Anda di halaman 1dari 4

Pengembangan Model Pengelolaan Sekolah Dasar

BAB V

SIMPULAN, IMPLIKASI, DAN SARAN

A. Simpulan

Simpulan umum penelitian ini adalah model pengelolaan yang

dikembangkan adalah model manajemen terpadu dalam mewujudkan sekolah

yang mandiri di SD Muhammadiyah Kecamatan Pasar Manna Kabupaten

Bengkulu Selatan. Simpulan khususnya adalah sebagai berikut: Pertama,

kebutuhan model pengelolaan sekolah dasar SD Muhammadiayah mencakup

enam aspek yaitu: (a) model pengelolaan kurikulum dan pembelajaran harus

menggunakan KTSP yang dibuat sendiri oleh SD Muhammadiyah. Dengan KTSP

lebih bebas untuk mengatur dan menentukan apa yang menjadi prioritas dan

keunggulan sekolah berdasarkan visi dan misi; (b) model pengelolaan tenaga

pendidik dan kependidikan seperti, pola perekrutan harus sesuai dengan

kebutuhan sekolah dan sekolah harus memiliki program peningkatan kompetensi

bagi guru seperti pelatihan inovasi metode pembelajaran, pelatihan sistem

manajemen kelas dan penilaian, pelatihan komputer. Tentu saja dari guru yang

profesional ini akan melahirkan siswa yang berprestasi. (c). model pengelolaan

peserta didik dengan mengembangkan kecerdasan majemuk (multiple

intellegence), bahwa kecerdasan sangat komplek maka semua murid di gali

kecerdasannya dan dikembangkan secara optimal. Manajemen amanah merupakan

cara pandang yang berbeda dalam rangka memotivasi guru dalam menghadapi

muridnya. Memandang bahwa murid-murid SD Muhammadiyah adalah amanah

107
Pengembangan Model Pengelolaan Sekolah Dasar

orang tua dan amanah Allah untuk kita bentuk agar menjadi manusia yang

berakhlak karimah. (d) model pengelolaan sarana dan prasaran dengan

mengusahakan sarana dan prasara yang menjadi prioritas SD Muhammadiyah

berupa sarana ibadah dan sarana olaraga. (e) model pengelolaan keuangan dengan

membuat standarisasi pembiayaan pendidikan dan penggalian sumber dana

masyarakat melalui infaq. (e) model pengelolaan peran serta masyarakat dengan

penguatan peran masyarakat dan alumni SD Muhammadiyah.

Kedua, Dari kebutuhan model pengelolaan SD Muhammadiyah

mencakup enam aspek pendidikan maka dapat dirumuskan sebuah model

pengelolaan Kebutuhan akan model pengelolaan SD Muhammadiyah yaitu:

Pengembangan Model Manajemen Terpadu dalam Mewujudkan Sekolah Mandiri

di SD Muhammadiyah Kabupaten Bengkulu Selatan.

Ketiga. pengembangan Model Manajemen Terpadu dalam mewujudkan

sekolah Mandiri di SD Muhammadiyah Kabupaten Bengkulu Selatan sudah

efektif untuk dilaksanakan di lapangan karena di rumuskan sesuai dengan

langkah-langkah penelitian dan pengembangan sebuah model.

B. Implikasi

Implikasi yang ditimbulkan dari hasil penelitian ini adalah bahwa: (a)

kebutuhan model pengelolaan sekolah dasar yang mencakup enam aspek

pendidikan dilakukan di SD Muhammadiyah memberikan dampak positip kepada

pihak sekolah. Pihak sekolah memberikan respon yang baik selama penelitian

dilaksanakan ;(b) model Manajemen Terpadu dalam mewujudkan sekolah

Mandiri di SD Muhammadiyah memberikan arah dan pedoman kepada sekolah

108
Pengembangan Model Pengelolaan Sekolah Dasar

untuk melakukan pengembangan sekolah untuk mewujudkan harapan sekolah; (3)

model manajemen terpadu dalam mewujudkan sekolah mandiri di SD

Muhammadiyah sudah efektif dilaksanakan sebagai model pengembangan

sekolah.

C. Saran

1. Bagi pihak sekolah

Kepada pihak sekolah agar dalam menjalankan model pengelolaan

terpadu ini untuk mewujudkan sekolah yang mandiri. Dengan kemandirian di

enam aspek pengelolaan pendidikan yaitu pengelolaan kurikulum dan

pembelajaran, pengelolaan tenaga didik dan kependidikan, pengelolaan peserta

didik, pengelolaan sarana dan prasarana, pengelolalan keuangan dan pengelolaan

peran serta masyarakat, maka SD Muhammadiyah bisa berkembang menuju apa

yang dicita-cita oleh sekolah maupun lembaga yaitu menjadikan SD

Muhammadiyah sebagai pilihan masyarakat untuk menyekolahkan anaknya.

2. Bagi pihak persyarikatan muhammadiyah

Majlis Dikdasmen Pimpinan Cabang Manna untuk segera memberikan

pembinaan dan pengembangan kepada SD Muhammadiyah. SD Muhammadiyah

ini merupakan amal usaha di bidang pendidikan yang memiliki sejarah panjang

dalam memberikan sumbangsihnya kepada dunia pendidikan di Kecamatan

Manna.

3. Bagi Masyarakat

109
Pengembangan Model Pengelolaan Sekolah Dasar

Masyarakat perlu memahami bahwa SD Muhammadiyah ini adalah

sekolah swasta yang mempunyai beban biaya pendidikan, yaitu: (1) biaya

operasional sekolah; (2) biaya personal/gaji; (3) biaya pembangunan/investasi.

Pemerintah membantu berupa biaya opersioanal dalam bentuk dana BOS, maka

masyarakat harus tetap membantu dalam pembiayaan yang lainnya.

Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam mengontrol,

mengawasi, mendampingi secara langsung dalam pengembangan SD

Muhammadiyah agar bisa mewujudkan kemandiriannya.

110