Anda di halaman 1dari 2

PENANGANAN MASALAH ETIK RUMAH SAKIT

No.Dokumen No.Revisi Halaman

Rumah Sakit
Khusus Mata
Ditetapkan,
Tanggal Terbit Kepala Rumah Sakit Khusus Mata
Provinsi Sumsel
STANDAR September 2017
OPERASIONAL
PROSEDUR

Dr. dr. Anang Tribowo, SpM (K)

Penanganan Masalah Etik Rumah Sakit adalah penanganan setiap


PENGERTIAN
perilaku atau tindakan yang menyimpang dari buku pedoman etik
Rumah Sakit Khusus Mata yang dilakukan oleh pelaksana Rumah
Sakit pada waktu menyelenggarakan pengabdian profesi.
TUJUAN
Sebagai acuan penetapan langkah-langkah dalam penanganan
masalah etik Rumah Sakit di lingkungan Rumah Sakit Khusus Mata.

Penanganan Masalah Etik Rumah Sakit di Rumah Sakit Khusus


KEBIJAKAN
Mata Masyarakat harus diproses melalui Kepala RS. Komite Medik
dan Panitia Etik Rumah Sakit
1. Penanganan kasus penyimpangan etik dilakukan apabila :
PROSEDUR
a. Ada pengaduan yang disampaikan kepada Panitia Etik
Rumah Sakit
b. Atas permintaan Pimpinan / Staf Medik Fungsional
c. Bila Panitia Etik Rumah Sakit menduga adanya
pelanggaran etik
2. Penanganan pengaduan pelanggaran etik dianggap sah jika
dilengkapi dengan bukti-bukti pendukung yang layak,
sedangkan dianggap tidak sah jika tanpa bukti-bukti
pendukung yang lengkap dan layak.
3. Penelaahan setiap pengaduan pelanggaran etik ditangani
berdasarkan azas praduga tak bersalah.
4. Penelaahan dilakukan dalam bentuk rapat Panitia Etik Rumah
Sakit dan jika perlu dapat disertai dengan kunjungan ke tempat
terjadinya kasus.
5. Urutan kegiatan penelaahan kasus dilakukan sebagai berikut :
a. Mempelajari keabsahan surat pengaduan
b. Mempelajari masalah yang diajukan
c. Mengundang saksi ahli sesuai masalah yang diadukan, jika
memang diperlukan.
6. Keputusan Panitia Etik Rumah Sakit dalam penanganan kasus
pelanggaran etik :
a. Harus menyatakan teradu bersalah atau tidak bersalah
b. Keputusan tentang kesalahan teradu dibedakan atas :
(1) Kesalahan ringan.
(2) Kesalahan sedang
(3) Kesalahan berat
c. Keputusan berupa perbaikan prosedur
PENANGANAN MASALAH ETIK RUMAH SAKIT

No.Dokumen No.Revisi Halaman

Rumah Sakit
Khusus Mata
Ditetapkan,
Tanggal Terbit Kepala Rumah Sakit Khusus Mata
Provinsi Sumsel
STANDAR September 2017
OPERASIONAL
PROSEDUR

Dr. dr. Anang Tribowo, SpM (K)

7. Penetapan kategori kesalahan didasarkan atas kriteria sbb :


a. Akibat yang ditimbulkan terhadap kehormatan
profesi.
b. Akibat yang ditimbulkan terhadap keselamatan
pasien.
c. Akibat yang ditimbulkan terhadap kepentingan
umum.
d. Akibat yang ditimbulkan terhadap citra Rumah Sakit.
e. Itikad baik teradu dalam turut menyelesaikan kasus.
f. Situasi lingkungan yang mempengaruhi timbulnya
kasus.
8. Sanksi yang diberikan tergantung berat ringannya kesalahan
berupa :
a. Peringatan lisan
b. Peringatan tulisan
c. Alih tugas
d. Penangguhan pengusulan kenaikan pangkat
golongan
Pemecatan
1. Kepala RS
UNIT TERKAIT
2. Komite Medik
3. Panitia Etik RS
4. Pimpinan Unit Kerja