Anda di halaman 1dari 4

Menurut Victoria Government Australia melalui kanal betterhealth, secara singkat

ada 4 jenis olive oil yang dibedakan berdasarkan proses pembuatannya.

1. Extra Virgin Olive Oil (EVOO)

Extra Virgin Olive Oil merupakan Jenis olive oil dengan kualitas tertinggi yang
memiliki warna hijau gelap dan berbau lebih tajam alami khas olive oil. Jenis ini
diambil dari proses perasan pertama buah zaitun dengan hanya sedikit
menggunakan panas (cold-press process) dan tanpa bahan kimia. Kandungan
asam oleat dalam EVOO tidak lebih dari 1%. Titik asap EVOO juga lebih rendah
dari keempat jenis olive oil yaitu antara 165-190oC sehingga EVOO lebih cocok
digunakan untuk menumis, dressing salad dan pasta.

2. Virgin Olive Oil (VOO)

VOO dihasilkan dari perasan kedua dengan proses yang sama, yakni cold-press
process sehingga memiliki kualitas nomer dua terbaik. Berdasarkan standard
International Olive Council Perancis, kandungan asam oleat VOO lebih tinggi
sedikit dari EVOO yakni tidak boleh lebih dari 3%.

3. Olive Oil (OO)

OO inilah yang kita kenal sebagai minyak goreng serbaguna dan banyak ditemukan
di pasar atau supermarket. Meskipun kandungan asam oleat OO dikontrol tidak
boleh lebih dari 1%, kandungan vitamin dan mineral alaminya sudah banyak
mengalami kerusakan karena proses pemurnian. OO diproses berbeda yaitu
diambil dari ekstraksi buah zaitun hasil cold-press process yang kemudian
dimurnikan dengan proses lanjutan.

4. Light Olive Oil (LOO)

LOO merupakan jenis olive oil berkualitas paling rendah. LOO diproduksi dari
perasan terakhir buah zaitun ditambah dengan lebih banyak proses pemurnian.
Rasa, warna dan baunya pun sudah jauh dari karakteristik alami olive oil.

Setelah membaca dan mengetahui jenis-jenis olive oil yang ada. Anda tentu sudah
paham jenis olive oil yang memiliki kandungan yang mirip dengan ASI. Ya, itu
adalah EVOO.
Kandungan Dan Manfaat EVOO Mirip Dengan ASI

EVOO yang memiliki kualitas paling tinggi dari keempat jenis olive oil lain, memiliki
kandungan yang hampir mirip dengan ASI. Apa saja kandungannya? Simak
penjelasan berikut ini.

1. Mudah Dicerna untuk Perkembangan Otak Bayi

EVOO mengandung omega 3 dan omega 6 dalam jumlah yang hampir sama
dengan ASI. Selain itu, ASI dan EVOO, keduanya memiliki kandungan asam linoleat
dengan presentase yang sama. Manfaatnya sangat penting bagi tumbuh kembang
bayi karena porsi dan persentase yang sama. EVOO menjadi makanan yang mudah
dicerna untuk mencegah bayi terkena sembelit, memaksimalkan fungsi lambung
dan melindungi serabut saraf otak dari benturan serta perkembangan otak.

2. Memaksimalkan Pertumbuhan Tulang Bayi

EVOO juga membantu penyerapan vitamin D yang sangat penting untuk


pertumbuhan bayi dan bahkan hingga anak-anak. Keberadaan vitamin D yang
terdapat pada EVOO ditambah dengan kalsium dan fosfor, proses pengerasan
tulang pada tumbuh kembang bayi akan semakin cepat sehingga dapat mencegah
mereka dari risiko patah tulang dan osteoporosis saat bertambah usia.

3. Meningkatkan Sistem Imun Tubuh Bayi

Sebuah penelitian yang dimuat di laman oliveoiltimes.com menyebutkan bahwa


ibu hamil yang rutin mengkonsumsi EVOO dapat meningkatkan sistem imun pada
bayi dan mengurangi resiko terkena asma dan alergi.

4. Nutrisi penting untuk Bayi Prematur

Percobaan yang dilakukan secara klinis menemukan bahwa EVOO yang


dikombinasikan dengan minyak kedelai memiliki kandungan lipid yang hampir
sama dengan ASI dan sangat bermanfaat sebagai nutrisi bagi bayi prematur.

5. Mengatasi Keadaan Bayi yang Terus-menerus Menangis


Lebih lanjut lagi, Dr. Saverio Pandolfi merekomendasikan menambahkan EVOO ke
dalam susu formula untuk menggantikan ASI untuk mengatasi bayi kolik – kondisi
saat bayi yang sehat namun sering menangis berlebihan dan terus-menerus
hingga 3 jam sehari. Kenapa EVOO disarankan untuk bayi pada kondisi kolik?
EVOO mengandung oleuropein yang termasuk zat anti-inflamasi alami dan
bermanfaat sebagai obat alami penahan rasa sakit.

6. Membuat Bayi Tidur Lebih Nyenyak

Tidak hanya sebagai makanan, EVOO bisa diaplikasikan dengan cara memijat
(massage) kepada bayi. Manfaatnya juga tidak kalah hebat, dari berbagai sumber
penelitian memijat bayi dengan EVOO dapat meningkatkan kualitas tidur bayi,
mengatasi masalah ketombe, dan kulit kering di kepala. Namun yang perlu
diperhatikan adalah bahwa pada beberapa kasus terdapat efek samping
penggunaan olive oil kepada bayi.

7. Melembapkan kulit

Tugas utama kulit adalah sebagai penghalang paling luar dari debu dan kotoran
yang berusaha masuk ke dalam tubuh. Itu sebabnya bila tidak dirawat dengan baik
maka kulit bayi akan mudah rusak dan kehilangan kelembapannya.

Di sinilah peran minyak zaitun untuk kulit bayi, yakni sebagai pelembab alami guna
membantu menjaga tekstur alami kulit buah hati Anda.

8. Merawat kulit kering

Tidak bisa dipungkiri, meski bayi memiliki kulit yang halus nan lembut, pergantian
suhu dan cuaca ekstrem juga bisa mengubah tekstur kulit bayi dengan cepat.
Bahkan, kulit si kecil berisiko lebih mudah kering daripada kulit orang dewasa.

Bila tidak segera ditangani, kondisi ini dapat mengganggu aktivitasnya yang
membuat bayi jadi mudah rewel dan sulit ditenangkan. Akhirnya, Anda yang akan
dibuat pusing sendiri karena si kecil terkesan tidak mau diatur sepanjang hari.

Nah, salah satu cara mengatasinya bahkan mencegah sebelum kulit bayi benar-
benar kering adalah dengan membalurkan minyak zaitun ke area kulit bayi yang
kering. Efek hidrasi dan kelembapan yang dihasilkan oleh minyak zaitun mampu
menjaga kulit bayi tetap halus.

Mengatasi kulit yang bermasalah

Kulit punya lapisan terluar bernama epidermis yang harus bekerja keras untuk
menjaga struktur kulit dan organ di bawahnya. Sayangnya, lapisan epidermis yang
dimiliki kulit bayi masih sangat tipis sehingga membuatnya cukup sensitif dan
mudah bermasalah.

Salah satu yang mungkin sering si kecil alami adalah eksim dan ruam popok, entah
karena kulit yang sensitif ataupun akibat terlalu sering terkena gesekan popok.
Ternyata, campuran dua sendok minyak zaitun dan satu sendok air bisa
membantu memulihkan masalah kulit bayi.

Selanjutnya, gosokkan campuran tersebut pada kedua tangan Anda dan usapkan
perlahan di bagian kulit yang mengalami ruam.

Efek Samping Olive Oil Pada Bayi


Seperti yang kita ketahui bersama, kulit bayi sangat sensitif jadi penggunaan olive
oil secara langsung ke kulit bayi bisa jadi berisiko. Seperti dilansir di situs
kesehatan terkenal stylecraze.com, Efek samping dari penggunaan olive oil pada
kulit bayi bisa menyebabkan gatal, iritasi, dan alergi. Jika memang ingin
menggunakan olive oil untuk memijat bayi, selalu pilih EVOO dengan kualitas
tinggi untuk menghindarkan bayi dari efek alergi olive oil.