Anda di halaman 1dari 14

LAPORAN

PRAKTIK PEMBUATAN JALUR ROUTING SEDERHANA


MENGGUNAKAN CISCO PACKET TRACER
( STATIS / DINAMIS )

Disusun oleh :

Rachmad Rizky Widodo 0320170007

PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA


POLITEKNIK MANUFAKTUR ASTRA
JAKARTA
2019
BAGIAN I
PC ROUTING
1. Sebelum melakukan pc routing siapkan sebuah pc yang memilik 2 NIC kemudian atur masing masing
NIC dengan IP Address yang berbeda.

Gambar 1 konfigurasi IP pada NIC pertama


Gambar 2 Konfigurasi IP pada NIC kedua

2. Setelah melakukan konfigurasi IP buka Aplikasi Routing And Remote Access kemudian nyalakan local servernya,
kemudian pilih LAN ROUTING
Gambar 3Konfigurasi RARS

3. Kemudian Buat lah static Route yang berisikan alur jaringan agar kedua jaringan dapat saling
berkomunikasi, isikan Destination dengan jaringan tujuan, SubnetMask dengan alama subnet,
kemudian Gateway dengan IP pada NIC yang digunakan. Lakukan hal yang sama pada kedua NIC
yang tersedia.
Gambar 4 Konfigurasi Static Route 1

Gambar 5Konfigurasi Static Route 2

4. Setalah konfigurasi pada static route selesai maka akan menampilkan table routing yang sudah dibuat. Contoh nya
seperti ini
5. Setelah konfigurasi selesai lakukan ping ke jaringan yang terhubung untuk memastikan bahwa jaringan
sudah saling terhubung.
BAGIAN III
ROUTING STATIC
1. Buatlah sebuah skema jaringan seperti gambar dibawah ini dengan menggunakan softwar Cisco Packet
Tracer

2. Konfigurasikan IP pada setiap PC yang tersedia.


3. Setelah itu, konfigurasikan juga ip pada setiap router yang ada, pastikan router yang terhubung dengan
switch dan pc berada pada satu jaringan yang sama, dan router yang terhubung ke router lain juga
berada pada jaringan yang sama.
4. Setelah semua router sudah diatur Alamat nya, sekarang buat lah table routing yang dapat
menghubungkan jaringan jaringan yang ada. Pertama pada router 0. Buatlah table routing seperti
dibawah ini.

Pada pembuatan table routing, network adalah jaringan yang akan di tuju, Mask adalah alamat
netmask pada jaringan dan next hop adalah router yang terhubung dengan jaringan yang akan dituju.
Bisa di lihat di contoh pertama 192.168.3.0/24 via 192.168.2.254 itu berarti router0 ingin menuju
jaringan 192.168.3.0 melalui router yang memiliki alamat 192.168.2.254. lakukan hal yang sama untuk
router 2.

5. Untuk Router 1 karena berada di jalur tengah lakukan konfigurari untuk menjembatani jaringan agar
setiap router terhubung.
6. Setelah proses konfigurasi selesai, coba periksa dengan cara melakukan ping ke pc lain dari pc awal.

7. Jika ping mendapatkan reply berarti jaringan yang anda bangun sudah terhubung dengan sempurna.
BAGIAN III
ROUTING DYNAMIC

1. Buatlah sebuah skema jaringan seperti gambar dibawah ini dengan menggunakan softwar Cisco Packet
Tracer

2. Konfigurasikan IP pada setiap PC yang tersedia.


3. Setelah itu, konfigurasikan juga ip pada setiap router yang ada, pastikan router yang terhubung dengan
switch dan pc berada pada satu jaringan yang sama, dan router yang terhubung ke router lain juga
berada pada jaringan yang sama.
4. Setelah semua router sudah diatur Alamat nya, sekarang buat lah petunjuk bahwa router berada di
jaringan apa saja dengan menggunakan RIP dan isikan dengan alamat jaringan yang terhubung dengan
Router yang ada.

Pada pembuatan pembuatan RIP Routing, setiap baris yang berada di box network address
menunjukan bahwa jaringan jaringan tersebut terhubung dengan router0.

5. Untuk Router 1 karena berada di jalur tengah lakukan konfigurari untuk menjembatani jaringan agar
setiap router terhubung.
6. Setelah proses konfigurasi selesai, coba periksa dengan cara melakukan ping ke pc lain dari pc awal.

7. Jika ping mendapatkan reply berarti jaringan yang anda bangun sudah terhubung dengan sempurna.