Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN OBSERVASI

SEKOLAH SEPAK BOLA BINA PUTRA JAYA

Disusun sebagai salah satu tugas observasi


Mata Kuliah Belajar dan Pembelajaran di Pendidikan Non-Formal

Dosen Pengampu:
Lovandri Dwanda Putra, M.Pd

Disusun Oleh:

KELOMPOK 5 KELAS 3G PGSD

1. Nurbaiti Janah (1700005332)

2. Eliza Noviasari (1700005340)

3. Eva Aina Husna (1700005348)

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN
2018
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
a. Latarbelakang
b. Tujuanobservasi
c. Manfaatobservasi
BAB II ISI
a.Sejarah SSB BPJ
b.Fungsi SSB BPJ
c.Tujuan SSB BPJ
d. TeoriPembelajaran yang digunakan
BAB III PENUTUP
a. Kesimpulan
b. Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN – LAMPIRAN
a. Lampiran 1DokumentasiObservasi
b. Lampiran 2Link Video Observasi di Youtube
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Sepak bola merupakan salah satu olahraga prestasi yang sangat digemari oleh
masyarakat Indonesia. Pengertian dari sepak bola adalah olahraga yang memainkan
bola dengan menggunakan kaki. Tujuan utama dari permaianan ini adalah untuk
mencetak gol atau skor sebanyak banyaknya yang tentunya harus dilakukan sesuai
dengan ketentuan yang telah ditetapkan (Agus Salim, 2008:10).
Upaya untuk meningkatkan prestasi dalam bidang olahraga tidaklah
membutuhkan waktu yang singkat, namun membutuhkan waktu yang cukup lama.
Agar siswa bisa mencapai prestasi yang maksimal diperlukan pembinaaan yang
terperogam, tearah dan berkesinambungan serta didukung dengan penunjang yang
memadai. Dengan pembinaan yang sistematis dan berksinambungan, diharapkan
prestasi olahraga sepak bola dapat meningkat. Terutama pembinaan tersebut
dilakukan terhadap siswa sejak usia dini. Tanpa ada pembinaan yang sistematis dan
berkesinambungan di tingkat SSB atau sejak usia dini secara umum. Hal ini
sebagaimana dijelaskan oleh Said Junaidi (2003:02) bahwa, untuk mendapat hasil
yang maksimal dan optimal, maka pembibitan sejak usia dini harus dilaksanakan
dengan konsisten, berkesinambungan, mendasar, sistematis, efisisien dan terpadu.
Hal yang sering menjadi masalah dalam olahraga anak-anak adalah kurangnya
pengetahuan dari pihak pelatih dan orang tua tentang bagaimana anak akan tumbuh
kembang sehingga menyebabkan anak berhenti untuk berolahraga. Beberapa faktor
juga dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak antara lain yaitu
orang lain, orang tua, dan pengaruh pelatih
Orang tua juga merupakan figur yang paling penting dalam kehidupan anak
anak, dan menjadi bagian dalam melihat bagaimana anaknya melakukan olaharga
karena kebanyakaan anak ingin orang tuanya menjadi senang.
Pelatih juga berpengaruh sebab mereka mengajarkan aktifitas yang baru dan
menyenangkan. Salah satu ciri pelatih yang baik yaitu pelatih yang mampu memilih
dan menciptakan metode latihan yang efektif dan efisien untuk mencapai tujuan
latihan. (ASDEP, 2010:89)
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana sejarah berdirinya SSB BPJ?
2. Apa Fungsi didirikannya SSB BPJ?
3. Apa tujuan didirikannya SSB BPJ?
4. Bagaimana teori pembelajaran yang diterapkan di SSB BPJ?
C. Tujuan Observasi
1. Mengetahui bagaimana sejarah berdirinya SSB BPJ.
2. Mengetahui apa Fungsi didirikannya SSB BPJ.
3. Mengetahui apa tujuan didirikannya SSB BPJ.
4. Mengetahui bagaimana teori pembelajaran yang diterapkan di SSB BPJ.
D. Manfaat Observasi
BAB II
ISI
A. Sejarah Sekolah Sepak Bola BPJ
Sekolah Sepabola Bina Putra Jaya didirikan pada tanggal 15 Oktober 2000
yang digagas oleh tokoh-tokoh Sepakbola Wedomartani seperti Bagyo Irianto (dosen
UNY yang saat itu dijajaran pelatih PSIM) dan R. Gutoyo yang melihat bakat anak-
anak di lingkungannya cukup bagus namun perlu adanya bimbingan. Maka dari itulah
beliau berinisiatif mendirikan sekolah sepakbola yang diberi nama BPJ (Bina Putra
Jaya) yang diharapkan mampu dijadikan sebagai wadah untuk menampung dan
mengembangkan bakat serta sebagai kegiatan positif untuk mengisi waktu luang
anak-anak.
Pada awal didirikannya Sekolah Sepabola Bina Putra Jaya Bagyo Irianto
menjabat sebagai palatih kepala yang dibantu oleh Wisnu Pamungkas, dkk. Sekolah
Sepabola Bina Putra Jaya sempat menurun progresnya pada tahun 2004 dan akhirnya
vakum selama 2 tahun pada tahun 2008 sampai dengan 2010 karena kekurangan
tenaga pelatih dan banyak siswa yang mengundurkan diri. Namun kembali aktif pada
2010 akhir sampai dengan sekarang dan telah mengalami progress yang signifikan,
terbukti Sekolah Sepakbola Bina Putra Jaya bisa menelurkan pemain-pemain yang
bisa unjuk kebolehan di pentas professional seperti, Anang Hadi (eks kapten PSS
Sleman), Agung Prasetyo (eks kiper PSS, PSIM, dan Persis Solo), Martinus
Widiatmoko (PSAU dan eks Jakarta FC di LPIS), Bagus Ramadhani (eks Persiba
Bantul), dan Vicky Aditya (PSS dan Persiba Bantul)
Untuk saat ini Sekolah Sepakbola Bina Putra Jaya diketuai oleh Muhammad
Irham dan jumlah siswa di Sekolah Sepakbola Bina Putra Jaya adalah:
1. U-16 sekitar 20 siswa
2. KU-11 sekitar 30 siswa
3. KU-10 sekitar 25 siswa
4. KU-9 sekitar 35 siswa
5. KU-8 sekitar 35 siswa
Jumlah pelatih di Sekolah Sepabola Bina Putra Jaya adalah:
1. Wisnu Pamungkas
2. Anang Hadi
3. Bramoro Hadi
4. Suko Susilo
5. Andhika Hendri
6. Pramono
7. Hanif
B. Fungsi Sekolah Sepakbola BPJ
Didirikannya Sekolah Sepakbola BPJ adalah berfungsi untuk membina bakat
dan kemampuan peserta didik dalam bidang sepakbola sehingga dapat memperoleh
manfaat yang diharapkan. Menurut penuturan narasumber awal mula didirikannya
Sekolah Sepakbola BPJ juga sebagai salah satu wadah kegiatan-kegiatan positif
melihat semakin maraknya pergaulan bebas sehingga diharapkan dengan melalui
pendidikan non formal sepakbola ini anak-anak mampu mengolah raga, mentalitas,
dan moralitas.
Sekolah Sepakbola BPJ juga berfungsi untuk menciptakan suasana dengan
sosialisasi yang tinggi dan dapat menambah keluarga baru seperti contoh dapat
menjalin persaudaraan yang kokoh diantara anggota club.
C. Tujuan Sekolah Sepak Bola BPJ
Adapun Tujuan didirikannya Sekolah Sepak Bola BPJ adalah:
1. Sebagai tempat pembinaan bakat sepak bola anak.
2. Mencetak pemain sepak bola yang profesional, bertaqwa, dan berintegritas.
3. Mencetak pemimpin/pelatih muda yang berwawasan, bertaqwa, dan berintegritas.
4. Sebagai wahana rekreasi olahraga untuk anak.
5. Menjadi tempat mengolah raga, Mental, dan Moralitas peserta.
6. Menjadi pelopor organisasi pengembangan bakat yang profesional dan sistematis.
7. Menjadi tempat pengabdian masyarakat olahraga yang perduli generasi.
8. Menjadi SSB yang berstandar tingkat Nasional dan internasional

D. Teori Pembelajaran yang Digunakan


Berdasarka hasil wawancara yang telah kami lakukn dapat disimpulkan pada SSB
BPJ dalam proses pembelajaran yang berlangsung adalah dengan menggunakan Teori
Pembelajaran Behaviouristik ………………………………….
Pada observasi yang kami amati pada SSB BPJ pembelajaran menggunakn teori
behaviouristik
Dalam Laporan Observasi tersebut menggunakan Teori Behavioristik
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
LAMPIRAN 1
DokumentasiObservasi
LAMPIRAN 2
Link Video Observasi di Youtube