Anda di halaman 1dari 2

PENGISIAN TROLI EMERGENSI

No. Revisi: Halaman:


1/2

SPO

PENGERTIAN Pengisian troli emergensi adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan


dalam pengisian awal perbekalan farmasi emergensi dan pengisian
kembali perbekalan perbekalan farmasi emergensi yang telah digunakan
oleh pasien saat terjadi kasus emergensi.
Trolit emergensi adalah sarana tempat penyimpanan alat kedokteran dan
perbekalan farmasi emergensi yang dibutuhkan untuk menyelamatkan
jiwa pasien (life saving).

TUJUAN 1. Sebagai acuan dalam pengisian awal dan pengisian kembali troli
emergensi.
2. Memastikan semua alat kedokteran dan perbekalan farmasi emergensi
tersedia saat terjadi kasus emergensi (code blue) di unit pelayanan
pasien.
KEBIJAKAN

PROSEDUR 1. Perbekalan farmasi emergensi disimpan dalam troli emergensi


terkunci, diperiksa, dipastikan selalu tersedia dengan jenis dan jumlah
sesuai daftar yang telah ditetapkan.
2. Perbekalan farmasi emergensi harus diganti segera jika jenis dan
jumlahnya sudah tidak sesuai lagi dengan daftar.
3. Troli emergensi hanya boleh diisi dengan perbekalan farmasi
emergensi, tidak boleh dicampur dengan perbekalan farmasi lain.
4. Perbekalan farmasi emergensi dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu troli
emergensi dan tas emergensi.
5. Setiap troli emergensi memiliki Daftar Perbekalan Farmasi Emergensi
sesuai dengan yang ditetapkan dan ditempel/digantung di troli
emergensi.
6. Troli emergensi disegel dengan kunci disposible dan dibuka hanya jika
terdapat kasus emergensi (code blue) yang membutuhkan perbekalan
farmasi emergensi dan pada saat stok opname bulanan di ruangan.
7. Koordinator ruangan bertanggung jawab terhadap pengelolaan
perbekalan farmasi emergensi, termasuk pengawasan terhadap
perbekalan farmasi emergensi melalui kegiatan pemantauan troli
emergensi harian.
8. Petugas farmasi mengganti perbekalan farmasi emergensi yang telah
digunakan / kadaluarsa / rusak, maksimal dalam waktu 2 (dua) jam.
PENGISIAN TROLI EMERGENSI

No. Revisi: Halaman:


2/2
9. Dokumen pendukung seperti Ceklis Pemakaian Perbekalan Farmasi
Emergensi, Formulir Pemantauan Troli Emergensi disimpan/digantung
pada troli emergensi.
10. Perawat ruangan bersama petugas farmasi menyimpan perbekalan
farmasi emergensi di dalam troli emergensi dan kemudian menyegel
troli emergensi dengan kunci disposible.
PROSEDUR A. Pengisian Kembali Troli Emergensi
1. Perawat membawa resep penggantian stok perbekalan farmasi
emergensi ke Unit Farmasi beserta patahan kunci/segel troli emergensi
dan menyerahkannya kepada petugas farmasi.
2. Petugas farmasi menginput resep penggantian stok troli emergensi ke
dalam sistem informasi farmasi.
3. Petugas farmasi menyiapkan perbekalan farmasi emergensi dan
memastikan bahwa perbekalan farmasi yang disiapkan tanggal
kadaluarsanya lebih dari 6 bulan ke depan.
4. PJ shift farmasi mengantar perbekalan farmasi emergensi ke lokasi troli
emergensi yang terpakai.
5. PJ shift farmasi bersama perawat ruangan menyimpan kembali
perbekalan farmasi emergensi ke dalam troli emergensi sekaligus
mengecek kelengkapan isi troli emergensi.
6. PJ shift farmasi bersama perawat ruangan menyegel kembali troli
emergensi dengan kunci disposible.
7. PJ shift farmasi bersama perawat ruangan mendokumentasikannya
pada Ceklis Pemakaian Perbekalan Farmasi Troli Emergensi yaitu pada
kolom “masuk”, kolom “ED”, nama dan paraf perawat, nama dan paraf
petugas farmasi serta mencantumkan nomor seri segel yang dipasang.

B. Pengisian Awal Troli Emergensi


1) Kepala /coordinator unit/ruangan mengajukan permintaan
perbekalan farmasi emergensi ke Sub Unit Perbekalan Farmasi
sesuai dengan Daftar Perbekalan Farmasi Emergensi yang telah
ditetapkan.
2) Petugas farmasi menyiapkan perbekalan farmasi emergensi sesuai
dengan permintaan dari ruangan dan memastikan bahwa obat/alkes
tersebut tanggal kadaluarsanya lebih dari 6 bulan ke depan.
3) Koordinator perbekalan farmasi dan koordinator ruangan
melakukan serah terima perbekalan farmasi emergensi dengan
menandatangani bukti serah terima.

UNIT TERKAIT 1. Unit Farmasi


2. Keperawatan