Anda di halaman 1dari 28

PENATALAKSANAAN ICRA PADA

AREA PENUNJANG
Susilowati, S.Kep, Ners
Tempat Tanggal Lahir : Kulon Progo, 17 November 1981
Alamat : Asrama Polri Cipinang RT009 RW 06
Cipinang Pulogadung Jakarta Timur
Pendidikan Formal
– 1999: SPK DEP KES RI YOGYAKARTA
– 2003: AKPER NOTOKUSUMO YOGYAKARTA

C
– 2015: FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS INDONESIA
Pelatihan
– 2010: KURSUS PPI DI HONGKONG
– 2011: PPI DASAR

V
– 2011: PPI LANJUT
– 2016: PELATIHAN IPCN
– 2017: PELATIHAN IPCN LANJUT
– 2019: APSIC VIETNAM
Riwayat Organisasi
– PENGURUS HIPPII DKI JAKARTA:KETUA DIVISI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
Riwayat Pekerjaan
– 1999 – 2007: RS LUDIRA HUSADA TAMA YOGYAKARTA
– 2007 – SEKARANG: RSUP PERSAHABATAN JAKARTA
• 2015 – SEKARANG: IPCN
• CDC : infeksi di dapat di RS jumlahnya diperkirakan 1.7 juta,
ada sekitar 99.000 meninggal setiap tahun

• USA : 5 – 10% pasien dengan perawatan akut memperoleh


satu atau lebih infeksi di RS

• USA : Infeksi di RS adalah penyebab utama ke-6 pasien


meninggal dengan biaya perawatan meningkat
CSSD

INSTALASI GIZI INSTALASI SANITASI


INSTALASI PEMULASARAN JENAZAH
Pengertian Risk Asesment

Suatu proses penilaian untuk menguji:


• Proses kegiatan perawatan, pengobatan ataupun service yang
diberikan berpotensi terjadi atau menyebabkan Infeksi atau
tidak

ICRA:
- HAIs
- Unit
- Prosedur invasif
- Bangunan
ICRA Area Penunjang
SNARS Edisi 1: Standar PPI 7.1
Rumah sakit melaksanakan identifikasi
prosedur dan kegiatan penunjang
pelayanan yang berisiko infeksi serta
menerapkan strategi
untuk menurunkan risiko infeksi
Tujuan ICRA Area Penunjang

1. Mencegah dan mengontrol risiko infeksi ke pasien


dan petugas dari paparan kuman patogen yang
mungkin bisa dihasilkan oleh area penunjang

2. Melakukan penilaian terhadap masalah yang ada


agar dapat ditindak lanjuti berdasarkan hasil
penilaian skala prioritas
Proses ICRA Area Penunjang
Pengkajian

Evaluasi Analisa Masalah

Pelaksanaan Perencanaan
Pengkajian

• Perlu tools Cheklist Ya/Tidak/Na


• Tools Pengkajian dengan kalimat positif

• Penilaian ICRA dilakukan oleh IPCN

• Penilaian ICRA dilakukan setiap 1 bulan sekali
Contoh Cheklist Pengkajian Laundry Ingat: Kalimat Positif
NO INDIKATOR Ya Tdk Na

1 Petugas melakukan kebersihan tangan sesuai 5 moment


Petugas menggunakan APD dalam menangani linen kotor (Tutup kepala, sepatu tertutup, gown
2 anti air, sarung tangan panjang dan masker)
3 Tidak menggunakan perhiasan tangan
1 bulan sekali
4 Kuku pendek dan bersih
5 Linen infeksius dibungkus dalam kantong bertanda linen infeksius
6 Tersedia tempat linen kotor yang tertutup dan kondisi baik
7
8 Ceklist pembersihan trolley linen TIDAK lengkap
Trolley linen milik unit kerja TIDAK dicuci setelah mengantarkan linen kotor oleh pekarya unit
9 ybs (ceklist)
10 Alat dispensing bahan kimia berfungsi dengan baik
11 Pompa ejeksi pemutih berfungsi dengan baik
12 Penyimpanan linen dikelompokkan berdasarkan jenisnya
13 Ruang penyimpanan linen tertata baik
Rekapan satu tahun
PENILAIAN/SKORING ICRA
ICRA INSTALASI STERILISASI SENTRAL (1) Kalimat Negatif
Potensi risiko Probabilitas Risiko /Dampak Sistem tersedia JML
/Frekuensi /Kesiapan
Sertifikat

4 3 2 1 0 5 4 3 2 1 5 4 3 2 1

Terdapat SDM ISS TIDAK mempunyai sertifikat yang masih berlaku


Kualitas dan kelembaban udara seluruh ruangan TIDAK sesuai standar
Cheklist Suhu Kelembaban
(suhu 22-30 derajat Celcius, kelembaban 40-60%)
Sebelum memulai bekerja petugas TIDAK melakukan hand hygiene Hand hygiene

Petugas ruang dekontaminasi TIDAK menggunakan APD lengkap


APD
Petugas TIDAK menggunakan baju kerja bekerja aktif Baju Kerja
Terdapat alat medis single use yang dilakukan reprosesing sterilisasi
namun TIDAK terdata dalam panduan PPI
Single use reuse
Alat medis single use digunakan reuse TANPA PENANDA FREKUENSI
pemakaian
TIDAK ADA dokumentasi permintaan resterilisasi alat medis single use Penyimpanan
reuse Alat Steril
Ruang penyimpanan alat steril KUMUH, LEMBAB, TIDAK TERTUTUP,
atau TIDAK sesuai standar Pencatatan Indikator Kimia
TIDAK ADA pencatatan indikator kimia per hari
ICRA INSTALASI STERILISASI SENTRAL (2)
Potensi risiko Probabilitas Risiko /Dampak Sistem tersedia JML
/Frekuensi /Kesiapan
4 3 2 1 0 5 4 3 2 1 5 4 3 2 1

Monitoring mutu hasil sterilisasi TIDAK dilakukan setiap hari (indikator biologi) Indikator Biologi
Sterilisasi linen TIDAK didokumentasikan sesuai standar (sesuai jenis, ada Dokumentasi Sterilisasi linen
indikator internal dan eksternal, dibungkus 2 rangkap linen pembungkus,
menempelkan labelling) Labelling produk
Labelling produk TIDAK lengkap (waktu sterilisasi, kode ruangan, nomor mesin,
nomor siklus, kode operator)
Set alat ganti balut TIDAK lengkap Bowiedick
Uji fungsi autoclave (print dan Bowiedick) TIDAK dilakukan perhari FIFO
Pendistribusian TIDAK melalui proses FIFO
Dokumentasi penerimaan alat TIDAK lengkap
Dokumentasi
Dokumentasi pendistribusian alat TIDAK lengkap

Alat emergensi jika petugas terpapas gas Ethylen Oxide (EO) TIDAK lengkap EO
(masker respiratoar, tabung oksigen dan selang oksigen)
Ruangan dekontaminasi dan mesin EO TIDAK bertekanan negatif
Tekanan Ruangan
4

Ruang kerja bersih dan ruangan penyimpanan TIDAK bertekanan positif


Uji Mikrobiologi
Uji mikrobiologi produk sterilisasi TIDAK dilakukan per 6 bulan
ICRA LAUNDRY
Potensi risiko Probabilitas Risiko /Dampak Sistem tersedia JML
/Frekuensi /Kesiapan
4 3 2 1 0 5 4 3 2 1 5 4 3 2 1

Petugas TIDAK melakukan cuci tangan sesuai 5 moment Instalasi Laundry Hand Hygiene
Petugas pengumpul linen kotor TIDAK menggunakan APD lengkap
Kantung berisi linen infeksius kotor TIDAK ada penanda infeksiusnya APD
Ditemukan linen infeksius diluar kantong bertanda linen infeksius
Linen di dalam trolley TIDAK tertutup Linen Infeksius
Alat dispensing bahan kimia TIDAK berfungsi
Pompa ejeksi pemutih TIDAK berfungsi
Penyimpanan linen TIDAK dikelompokkan berdasarkan jenisnya Troley Linen Bersih dan Kotor
Ruang penyimpanan linen TIDAK tertata baik
Pendistribusian linen TIDAK melalui proses FIFO
Linen rusak TIDAK dipisahkan
Penyimpanan Linen
TIDAK ditemukan dokumentasi bukti supervisi linen per 3 (tiga) bulan ke ruang
rawat
Trolley tampak kotor
FIFO
Ceklist pembersihan trolley linen TIDAK lengkap
Trolley linen milik unit kerja TIDAK dicuci setelah mengantarkan linen kotor oleh Supervisi Linen ruang Rawat
pekarya unit ybs (ceklist)
Ruang penyimpanan bahan kimia TIDAK terkunci
Eye washer TIDAK berfungsi Eye wash
ICRA SANITASI
Potensi risiko Probabilitas Risiko Sistem JML
/Frekuensi /Dampak tersedia
/Kesiapan
4 3 2 1 0 5 4 3 2 1 5 43 2 1
Bak Kontrol Air Limbah
TIDAK ditemukan dokumentasi pemeriksaan perpipaan air limbah pada bak kontrol
/minggu Pembersihan
TIDAK ditemukan dokumentasi pembersihan dak dan atap bangunan perminggu
Atap/Dak
Saat membuang sampah, petugas TIDAK menggunakan APD lengkap (apron, bot, Jadwal Buang Sampah
masker, sarung tangan)
Pembuangan sampah TIDAK sesuai jadwal (3 x/hari, ceklist)
Double bucket petugas CS tidak lengkap (kain+gagang pel, cairan pembersih, double
Double Bucket
ember isi air bersih dan air kotor) APD
Troli kebersihan petugas CS tidak lengkap (sapu, lap, pembersih kaca, sikat lantai, spill
kit infeksius) Spilkit
Spill kit di troli TIDAK lengkap (sarung tangan, masker, apron, penutup kepala, google,
plastik pembungkus sepatu, kantong plastik kuning, spons, desinfektan)

Petugas CS tidak menggunakan kain pel sesuai fungsi (kuning ruang rawat, biru utk Kamar Mandi
adm, hijau dapur, merah kamar mandi)
Kamar mandi tampak kotor (nat berlumut, sarang laba2, kloset kotor) Hasil Pemeriksaan Air: Bersih,
TIDAK ditemukan dokumentasi pemeriksaan air bersih perbulan
TIDAK ditemukan dokumentasi pemeriksaan air limbah perbulan Limbah, RO HD
Tidak ditemukan dokumentasi pemeriksaan endotoksin air RO HD perbulan
ICRA GIZI (1)
Potensi risiko Probabilitas Risiko /Dampak Sistem tersedia JM
/Frekuensi /Kesiapan L
Kebersihan Dapur

4 3 2 1 0 5 4 3 2 1 5 4 3 2 1
Dapur tampak kotor (minyak,basah, berdebu, sarang laba2) Kebersihan petugas
Terdapat petugas berkuku panjang atau menggunakan perhiasan di
tangan FIFO
Disstribusi bahan makanan kering dari logistik TIDAK sesuai kaidah FIFO

Suhu ruangan penyimpan bahan makanan kering TIDAK dalam range


19-21 derajat Celcius (ceklist) Suhu Kulkas
Suhu kulkas (cold room) terpantau TIDAK dalam range 1-4 derajat
Celcius
Suhu kulkas penyimpan sayur dan bumbu terpantau TIDAK dalam
range 5-10 derajat Celcius
Suhu freezer penyimpan daging terpantau TIDAK dalam range -5 - 0
derajat Celcius (lama penyimpanan <3 hari)
Suhu diswasher Nayati terpantau TIDAK salam range 90-93 derajat
Celcius
Suhu diswasher Zanusi terpantau TIDAK salam range 83-85 derajat Suhu Dishwasher Celcius
ICRA GIZI (2)
Potensi risiko Probabilitas Risiko Sistem tersedia J
/Frekuensi /Dampak /Kesiapan M
Tikus
L
4 3 2 1 0 5 4 3 2 1 5 4 3 2 1

Terdapat tanda2 adanya binatang pengerat di ruang penyimpanan


makanan kering di logistik
Produk Enteral
Tidak ada kontrol produk nutrisi enteral yang telah digunakan
(maksimal 1 bln)
Dokumentasi Sampel
TIDAK ADA dokumentasi penyimpanan sampel makanan matang Makanan Matang 2x24jam
2x24 jam
TIDAK ADA kelengkapan isian formulir standar diet khusus (tgl, nama
ps, tanggal lahir, RM, ruangan, diet, macam makanan, porsi,
frekuensi, pantangan, ttd KaRu). Lihat di ruang rawat
Logistik: FIFO
Tidak ada bukti penggunaan bahan makanan mengikuti kaidah FIFO
(logistik)
TIDAK ditemukan dokumentasi pemeriksaan rectal swab seluruh food
Rectal Swab Pertahun
handler (juru masak dan pramusaji) pertahun
Pengisian ceklist pembuangan sampah TIDAK lengkap Kebersihan Troley
Trolley tampak kotor atau basah
ICRA FORENSIK
Potensi risiko Probabilitas Risiko Sistem tersedia JM
/Frekuensi /Dampak /Kesiapan L

4 32 10 5 4 3 2 1 5 43 2 1
Ruangan dan peralatan TIDAK bersih (debu, basah, noda cairan tubuh,
sarang laba2)
APD tersedia TIDAK lengkap
Saat bekerja petugas TIDAK melakukan tindakan cuci tangan (sebelum Kebersihan Ruangan
dan sesudah)
Saat bekerja petugas TIDAK menggunakan APD lengkap
Alat cuci tangan di wastafel TIDAK LENGKAP APD
TIDAK tersedia handrub di mobil jenazah
TIDAK tersedia spillkit di mobil jenazah
Saat melakukan pembersihan dan dekontaminsasi post mortem, petugas Hand Hygiene
TIDAK menggunakan APD lengkap
Ditemukan cairan/ alat infeksius di dalam tempat sampah non infeksius Jenazah
DItemukan formalin diluar ruang penyimpanan khusus
Mobil
Saat pencampuran formalin petugas TIDAK menggunakan masker N95
atau di lemari asam
Suhu Lemari Jenazah
Suhu lemari penyimpanan jenazah terpantau TIDAK dalam range 10-20
derajat Celcius (ceklist)
Menyusun skor jumlah

Probability, Dampak, Sistem

Analisa Contoh:
score probability : 3
Masalah score dampak : 2
sistem berkelanjutan : 4
Jadi total score : 3 x 2 x 4 = 24

Program prioritas berdasarkan nilai terbesar


Contoh Analisa Masalah

ANALISA HASIL AUDIT PPI PADA INSTALASI LAUNDRY


1. Kebersihan ruangan penerimaan linen kurang; terjadi karena:
• penempatan peralatan terlalu rapat yang membuat celah-celah di
antaranya kurang dapat dibersihkan dengan sempurna.
• Petugas cleaning service masih kurang teliti dalam menjaga
kebersihan ruangan.
2. Suhu ruangan terlalu panas, hal ini disebabkan karena:
• Kurangnya ventilasi ruangan
• Luas ruangan terlalu sempit sehingga komposisi mesin dan ventilasi
tidak seimbang
Perencanaan
• Pengkajian selama 1 tahun penuh dikumpulkan
 
Dianalisa digunakan untuk perencanaan program PPI tahun
berikutnya.
• Perencanaan berdasarkan prioritas skoring tertinggi.
Pelaksanaan

• Pelaksanaan dapat dilakukan segera dari temuan.


• Pelaksanaan juga dilakukan berdasarkan program tahunan agar
masalah yang sama tidak akan muncul ditahun berikutnya.
Evaluasi

- 1 tahun sekali
- menilai keberhasilan program ICRA Area Penunjang di tahun
sebelumnya untuk digunakan sebagai dasar program PPI
Area penunjang tahun berikutnya.

- Evaluasi dilakukan dengan pertemuan bersama antara


Tim/Komite PPI dengan unit-unit terkait.
PELAPORAN

• Hasil Evaluasi ICRA dan rekomendasinya


dilaporkan kepada Atasan Langsung: Direktur
Utama
• Akhir tahun
• Direktur Utama akan memberikan umpan
balik untuk perbaikan program
SIMPULAN
• Infection Control Risk Assessment pada Area Penunjang
perlu dilakukan di Rumah Sakit untuk menekan angka
HAIs.

• Untuk meningkatkan mutu RS, hasil Scoring ICRA area


penunjang digunakan untuk membuat program
tahun berikutnya.
TERIMA KASIH
087888890202 usiadisty@yahoo.com