Anda di halaman 1dari 4

TOR (TERM OF REFERENSI)

Kabupaten : Lampung Timur


Instansi : Dinas Kesehatan
Program : JPKMM
Puskesmas : Sumber Rejo
Nama Kegiatan : Penyusunan POA Askeskin
Tahun Anggaran : 2008

I. PENDAHULUAN
Latar Belakang
PAO merupakan salah satu dasar pelaksanaan berbagai kegiatan dimana seluruh
cakupan pelaksanaan mulai dari preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif dibahas dan
POA merupakan salah satu indikator keberhasilan pelaksanaan berbagai kegiatan
kesehatan yang ada di puskesmas.
Langkah-langkah pelaksanaan program di bahan sesuai dengan sasaran yang telah
ditentukan dari berbagai aspek untuk menunjang keberhasilan kegiatan terutama sumber
daya manusia dan dana.
Hal yang demikian dipandang sangat perlu untuk mewujudkan Indonesia Sehat 2010
sesuai dengan harapan bangsa Indonesia pada umumnya dan masyarakat pada khususnya.
Seluruh hasil pelaksanaan kegiatan dimuat sebagai tolak ukur untuk peningkatan program
di masa yang akan datang sesuai dengan perencanaan yang didukung oleh alokasi dana
yang tersedia dan ditunjang oleh sumber daya manusia dalam pelaksanaan berbagai
kegiatan tersebut.
Kalau tidak ada POA maka tingkat kkeberhasilan pelaksanaan berbagai kegiatan
kesehatan akan sulit dipantau dikarenakan tidak ada tolak ukur dalam mengevaluasi setiap
program.

II. TUJUAN
a. Tujuan Umum
Untuk mengetahui keberhasilan program dalam rangka meningkatkan derajat
kesehatan seoptimal mungkin.
b. Tujuan Khusus
1. Memuat data sasaran program
2. Memuat datapencapaian program tahun sebelumnya
3. Menentukan prioritas masalah
4. Mengevaluasi hasil pelaksanaan kegiatan
5. Menentukan besaran dana yang dibutuhkan dalam pelaksanaan
kegiatan untuk menunjang peningkatan derajat kesehatan
III. SASARAN
a. Seluruh Program Puskesmas
b. Seluruh Staf Puskesmas, Ka. Pustu, Bidan Poskesdes dan
Bidan di desa
c. Seluruh desa se wilayah kerja puskesmas

IV. PROSES
INPUT
 DANA
Menggunakan dana Askeskin tahun 2008 dalam bentuk Dana Operasional Dalam
Gedung
 SDM
Kepala Puskesmas, dokter puskesmas, kepala puskesmas pembantu, staf puskesmas,
bidan poskesdes, bidan di desa, pekarya dan tenaga penunjang lainnya.
OUTPUT
 Melaksanakan pertemuan di puskesmas dengan
mengundang seluruh SDM yang ada
 Melaporkan hasil pelaksanaan program tahun
sebelumnya
 Menilai seluruh hasil pelaksanaan kegiatan
kesehatan
OUT CAME (DAMPAK)
 Diharapkaon dengan adanya POA, maka seluruh
permasalahan kesehatan dapat diantisipasi dan dapat mewujudkan WawayKarya
Sehat 2010 dan di waktu-waktu yang akan datang.
 Memudahkan dalam memberikan penilaian
terhadap hasil pelaksanaan kegiatan kesehatan di berbagai bidang serta kendala-
kendala yang ditemui dilapangan dapat segera di antisipasi

V. STRATEGI DAN RENCANA KEGIATAN


a. Strategi
1. Pertemuan di puskesmas
2. Pemeriksaan hasil pencatatan dan pelaporan
b. Rencana Kegiatan
1. Membentuk tim pembuatan POA
 Kepala Puskesmas
 Koordinator Program
 Tenaga Pendukung (Ka.Pustu, Bidan Poskesdes,
Bidan di Desa, Pekarya)
2. Materi
Melaporkan seluruh hasil kegiatan sesuai dengan yang direncankan
3. Persiapan Lapangan
Mempersipakan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk membuat POA
VI. WAKTU PELAKSANAAN
POA dibuat pada minggu pertama bulan Januari tahun 2008 dengan melibatkan seluruh
sumber daya manusia yang ada di puskesmas, Pustu, Poskesdes dan Bidan si Desa.

VII. RENCANA PEMBIAYAAN