Anda di halaman 1dari 4

B.

Koneksi Matematika
1. Definisi Koneksi Matematika
Koneksi Matematis adalah pengaitan matematika dengan pelajaran lain atau
topik lain. Menurut NCTM (1989), ada dua tipe umum koneksi matematik, yaitu
modeling connections dan mathematical connections. Modeling connections
merupakan hubungan antara situasi masalah yang muncul di dunia nyata atau dalam
disiplin ilmu lain dengan representasi matematiknya sedangkan mathematical
connections adalah hubungan antara dua representasi yang ekuivalen dan antara proses
penyelesaian dari masing-masing representasi. Dari pengertian tersebut, koneksi
matematika dapat diindikasikan dalam tiga aspek yaitu: koneksi antar topik
matematika, koneksi dengan disiplin ilmu lain, dan koneksi dengan dunia nyata siswa
atau koneksi dengan kehidupan sehari-hari.
Koneksi dapat pula diartikan sebagai keterkaitan. Karena itu koneksi
matematika dapat diartikan sebagai keterkaitan antara konsep-konsep matematika
secara internal yaitu berhubungan dengan matematika itu sendiri ataupun keterkaitan
secara eksternal, yaitu matematika dengan bidang lain baik bidang studi lain maupun
dengan kehidupan sehari-hari (Herdian, 2009). Apa yang diutarakan Herdian sejalan
dengan teori Bruner yang menyatakan dalam matematika setiap konsep berkaitan
dengan konsep yang lain. Begitupula dengan yang lainnya, misalnya dalil dan dalil,
antara teori dan teori, antara topik dengan topik, ataupun antara cabang matematika
dengan cabang matematika lain. Oleh karena itu agar siswa lebih berhasil dalam belajar
matematika, maka harus banyak diberikan kesempatan untuk melihat keterkaitan-
keterkaitan itu.

Indikator dalam Koneksi Matematika


Menurut Sumarmo(2005 : 7), kemampuan koneksi matematis siswa dapat
dilihat dari indikator-indikator berikut: (1) mengenali representasi ekuivalen dari
konsep yang sama; (2) mengenali hubung an prosedur matematika suatu representasi
ke prosedur representasi yang ekuivalen; (3) menggunakan dan menilai keterkaitan
antar topik matematika dan keterkaitan diluar matematika; dan (4) menggunakan
matematika dalam kehidupan sehari-hari.
Gordah, 2009:27) memberikan beberapa indikator koneksi matematis yang
dapat digunakan sebagai berikut :

1. Mencari hubungan berbagai representasi konsep dan prosedur;


2. Memahami hubungan antar topik matematika;
3. Menerapkan matematika dalam bidang lain atau dalam kehidupan sehari-hari;
2. Kesimpulan Koneksi Matematis
Koneksi matematika adalah keterkaitan matematika dengan pelajaran lain,
kehidupan sehari-hari maupun topik lain.
3. Kisi-kisi
No Aspek Indikator No
Soal
1. Aspek koneksi dengan mata
pelajaran lain.
2. Aspek koneksi dengan koneksi
dengan kehidupan sehari-hari .
3. Aspek koneksi antar topik
matematika.

4. Mengembangkan Soal
1) Ibu membeli 40 kg gula pasir. Gula itu akan dijual eceran dengan dibungkus plastik
masing-masing beratnya 1/4 kg. Banyak kantong plastik yang diperlukan adalah...

1
2) Ibu Siska mempunyai sawah seluas 1 hektar, kemudian pada tahun 2017 ia
2
1
membeli lagi sawah seluas 4 hektar. Sawah Pak Dani tersebut ditanami jagung seluas
3 1 1
bagian, padi seluas bagian dan ditanami kacang tanah. Dari keterangan
5 3 15
tersebut, berapa luas masing-masing sawah yang ditanami jagung, padi dan kacang
tanah ?

3) Nilai pecahan yang ditunjukkan oleh daerah yang diarsir


adalah ...

4) Sebutkan 3 pecahan yang senilai dengan 8 ..

5) Bentuk desimal dari 5/6 adalah ..

5. Pembahasan
1) Total gula = 40 kg
Berat 1 plastik = 1/4
Banyak kantong plastik = 40 : 1/4
= 40 x 4/1
= 160

2) Luas sawah yang dimiliki Ibu Siska.


= 1 1⁄2 hektar + 1⁄4 hektar + 4⁄5 hektar
= 3⁄2 + 1⁄4 + 4⁄5
= 30⁄20 + 5⁄20 + 16⁄20
= 51⁄20
= 2 11⁄20 hektar.
Luas masing-masing sawah yang ditanami jagung, padi dan kacang tanah.
– Luas sawah yang ditanami jagung :
= 211⁄20 hektar x 3⁄5 = 51⁄20 x 3⁄5 = 153⁄100 = 1 3⁄100 hektar
– Luas sawah yang ditanami padi :
=2 11⁄20 hektar x= x 1⁄3 = 51⁄20 x 1⁄3 = 51⁄60 = 17⁄20 hektar
– Luas sawah yang ditanami kacang tanah :
= 2 11⁄20 hektar x 1⁄15= 51⁄20 x 1⁄15 = 51⁄300 = 17⁄100 hektar

3) Diket : Ba gian yang diarsir 2


Bagian keseluruhan 8
Ditanyan : Bagian yang diarsir bernilai ?
Bagian yang diarsir 2
Jawaban : Bagian keseluruhan = 8

4) Pecahan yang senilay dengan 8 adalah :


24
=8
3

48
=8
6

56
=8
7

5)

6. Pedoman Penilaian Tes Komunikasi Matematika

Aspek Penilaian Skor Indikator


Komunikasi 4 Mampu
Reseptif: 3
Mendengarkan, 2
membaca, dan 1
mengidentifikasi
Memahami 4 Mampu mengidentifikasi dan menginterpretasi
maksud/tujuan pesan dan menggambarkan kesimpulan yang logis.
3 Mampu mengidentifikasi dan menginterpretasi
pesan dan menggambarkan kesimpulan dengan
baik.
2 Mampu mengidentifikasi dan menginterpretasi
pesan dan menggambarkan kesimpulan dengan
cukup baik.
1 Belum ampu mengidentifikasi dan menginterpretasi
pesan dan menggambarkan kesimpulan dengan baik
Berkomunikasi 4 Saya selalu paham mengenai tujuan berkomunikasi
dengan jelas untuk 3 Saya sering paham mengenai tujuan berkomunikasi
mencapai suatu 2 Saya jarang paham mengenai tujuan berkomunikasi
tujuan 1 Saya mengalami kesulitan dalam
memahami tujuan
dan susah memahami isi pesan/informasi.
Keterampilan 4
Presentasi 3
2
1

Daftar Pustaka