Anda di halaman 1dari 1

Gambaran Kejadian Sepsis Neonatorum di RSUD Dr. H.

Moch Ansari Saleh

GAMBARAN KEJADIAN SEPSIS NEONATORUM DI RSUD DR. H. MOCH


ANSARI SALEH BANJARMASIN PERIODE JANUARI 2016 – MEI 2017

Fauziah* Nur lathifah1*, Hendy Agus Rochyanto2


1
Mahasiswa, Prodi D III Kebidanan, AKBID Sari Mulia Banjarmasin
2
STIKES Sari Mulia Banjarmasin
E-mail: zianew27@yahoo.com

ABSTRAK

Latar Belakang: Menurut SDKI (2012), Penyebab utama kematian neonatal dini adalah infeksi
(56%), asfiksia (45%), dan kelainan bawaan (11%). Data neonatus yang mengalami sepsis
neonatorum didapatkan di RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin pada tahun tahun
2013-2017 adalah 299 kasus
Tujuan: Mengetahui Gambaran Kejadian Sepsis Neonatorum di RSUD Dr. H. Moch Ansari
Saleh Banjarmasin, meliputi karakteristik ibu dan karakteristik bayi.
Metode: Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif. Pengambilan sampel dengan total
sampling yaitu seluruh neonatus yang mengalami sepsis. Pengolahan data disajikan melalui table
dan perhitungan presentasi kejadian sepsis. Penelitian ini ada data sekunder diambil dari buku
register, rekam medik dan dan didokumentasikan ke dalam ceklist penelitian.
Hasil: ibu dari neonatus yang mengalami sepsis berusia 20-35 tahun sebanyak 46 orang
(49,46%),ibu dengan paritas primipara sebanyak 50 orang (53,76%), ibu dengan usia gestasi
aterm sebanyak 62 (59,52%) kasus, ibu yang melahirkan secara spontan sebanyak 71 (76,34%),
neonatus sepsis dengan berat normal sebanyak 72 (77.42%), neonatus sepsis dengan jenis
kelamin laki-laki adalah yang terbanyak yaitu sebesar 57 (61,29%)
Simpulan: Kejadian sepsis neonatorum ini banyak terjadi pada ibu dengan usia tidak beresiko
pada primipara usia gestasi aterm dan persalinan spontan. Sedangkan karakteristik neonatus yang
mengalami sepsis pada berat lahir normal dan jenis kelamin laki-laki
Kata Kunci: Sepsis neonatorum, karakteristik ibu, karakteristik neonatus