Anda di halaman 1dari 13

TUGAS MATAKULIAH

GIZI DALAM SIKLUS HIDUP PEREMPUAN

“NUTRITION AND HEALTH BEAUTY”

Oleh:
Mahanutabah H.Q (186070400111001)
Hening Ryan Aryani (186070400111006)
Sabatina Windyaningrum (186070400111019)
Laras Putri Gamagitta (186070400111021)
Dini Ria Oktavia (186070400111022)

PROGRAM STUDI MAGISTER KEBIDANAN


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2018
HEALTH BEAUTY

A. Konsep Teori
Kesadaran masyarakat akan pentingnya perawatan kecantikan
mendudukkan porsi sepadan dengan upaya untuk kesehatan diri. Pemicu
munculnya kesadaran akan perawatan kecantikan ditimbulkan oleh banyak hal,
seperti kesadaran tampil cantik dan sehat, relaksasi, pergaulan, status, rekreasi,
relasi, dsb. You are what you eat, adalah pepatah yang mengeratkan hubungan
antara makanan yang masuk ke dalam tubuh kita dengan imbalan kesehatan yang
kita peroleh. Factor-faktor yang berpengaruh pada tampilan kecantikan seseorang
adalah : 1) Inner beauty atau inner glow atau kecantikan yang muncul dari olah
kepribadian sesorang. 2) Outer glow atau factor luar adalah hal-hal yang berkaitan
dengan upaya menuju cantik melalui perawatan dari luar dan tata rias atau make
up. Keberhasilan outer glow didukung oleh kesehatan tubuh, kulit, rambut yang
berkaitan dengan intake makanan ke dalam tubuh (Yuliarti, 2009).
Manusia tidak dapat menghindar dari proses penuaan. Penuaan pada
dasarnya diakibatkan oleh adanya radikal-radikal bebas yang merusak sel-sel atau
epitel-epitel dalam tubuh. Pengendalian radikal-radikal bebas dapat dikurangi oleh
antioksidan-antioksidan dalam sel-sel darah manusia. Salah satu cara untuk
meningkatkan keberadaan antioksidan dalam tubuh dengan cara mengkonsumsi
bahan-bahan pangan kaya antioksidan (vitamin E, C, dan beta karoten yaitu
sayuran dan buah-buahan. Berbagai hasil penelitian dan hasil studi menunjukkan
bahwa terdapat 10 macam bahan pangan super antioksidan yaitu alpukat, brokoli,
wortel, kubis, jeruk keprok, buah berry, anggur, bawang-bawangan, bayam, dan
tomat. Mengkonsumsi bahan-bahan kaya antioksidan memberikan manfaat antara
lain menghambat kanker, menjaga kemampuan mental dan fisik, menyelamatkan
penglihatan mata, menghindarkan terjadinya penyakit jantung, kolesterol,
pengumpulan darah (Yuliarti, 2009).
Membahas intake makanan untuk kesehatan dan kecantikan yang selaras
dengan booming perawatan kecantikan. Spa cuisineatau atau hidangan spa adalah
makanan yang memiliki keseimbangan kandungan dan untuk memudahkan
pencernaan serta memasukkan energy yang optimum ke dalam tubuh, menuju
makanan yang sehat untuk hidup yang sehat pula.
Hidangan spa mengandung sejumlah protein, karbohidrat, lemak, dan
tercantum jumlah kalori yang dihasilkan, untuk memenuhi kebutuhan diet,
sehingga perawatan spa yang khususnya bertujuan untuk perawatan tubuh atau
lebih khusus untuk menurunkan berat badan, harus diikuti dengan mengkonsumsi
makanan yang menunjang program perawatan (Proverawati dan Kusumawati,
2011).

B. Makanan Fungsional untuk Nutrisi Kecantikan


Fungsi pangan yang utama bagi manusia adalah (Wulandari, 2014):
1. Untuk memenuhi kebutuhan zat-zat gizi tubuh sesuai dengan jenis
kelamin, usia, aktivitas fisik, dan bobot tubuh (primary function)
2. Bahan pangan harus memiliki penampakan dan cita rasa yang baik.
(secondary function)
3. Bahan pangan harus memiliki fungsi biologis tertentu bagi tubuh (tertiary
function)
Semakin tinggi kesadaran manusia akan kesehatan, semakin tinggi pula
tuntutan terhadap ketiga fungsi makanan tersebut.
Menurut consensus pada The First International Conference East-West
Perspective on Functional Foods tahun 1996, pangan fungsional adalah
pangan yang karena kandungan komponen aktifnya dapat memberikan
manfaat bagi kesehatan, diluar manfaat yang diberikan oleh zat-zat gizi yang
terkandung di dalamnya. Sedangkan menurut badan POM, pangan fungsional
secara alamiah maupun melalui proses dan berdasar kajian ilmiah
mengandung senyawa yang mempunyai fungsi-fungsi fisiologis tertentu dan
bermanfaat bagi kesehatan, serta dikonsumsi sebagaimana layaknya makanan
atau minuman, mempunyai karakteristik sensori berupa penampakan, warna,
tekstur, dan cita rasa yang dapat diterima oleh konsumen. Selain tidak
memberikan kontr indikasi dan tidak memberi efek samping, pada umlah
penggunaan yang dianjurkan terhadap metabolism zat gizi lainnya.
Para ilmuwan Jepang menekankan pada tiga fungsi dasar pangan
fungsional, yaitu :
1. Sensory (warna dan penampilannya yang menarik dan cita rasanya yang
enak)
2. Nutritional (bernilai gizi tinggi)
3. Phsycological (memberikan pengaruh fisiologis yang menguntungkan bagi
tubuh)
Menurut ilmuwan Jepang beberapa persyaratan produk pangan fungsional
adalah :
1. Harus merupakan produk pangan (bukan berbentuk kapsul, tablet ataupun
bubuk) yang berasal dari bahan (ingredient) alami
2. Dapat dan layak dikonsumsi sebagai bagian dari diet atau menu sehari-hari
3. Mempunyai fungsi tertentu pada saat dicerna serta dapat memberikan
peran dalam proses tubuh tertentu seperti memperkuat mekanisme
pertahanan tubuh,mecegah penyakit tertentu, mengembalikan kondisi
tubuh setelah sakit, menjaga kondisi fisik dan menal serta memperlambat
proses penuaan
Fenomena pangan fungsional telah melahirkan paradigm baru bagi
perkembangan ilmu dan teknologi pangan serta bergesernya sikap
masyarakat terhadap pangan. Makanan fungsional di dunia kecantikan
adalah makanan yang bermanfaat untuk menjaga atau menghambat serta
terapi terhadap kondisi kesehatan dan kecantikan tertentu, missal makanan
yang berfungsi untuk mencegah penuaan dini, mengatasi keriput, jerawat,
obesitas, dll. Riset terkini menunjukkan kulit yang sehat juga ditentukan
oleh konsumsi makan yang tepat, yaitu makanan yag mengandung anti
oksidan, vitamin dan lemak yang baik. Makanan yang baik untuk jantung
juga dapat mencegah kerut, kerusakan kulit karena sinar matahari dan
kanker kulit.
Golongan senyawa yang dianggap mempunyai fungsi-fungsi
fisiologis tertentu di dalam pangan fungsional adalah senyawa-senyawa
alami di luar gizi dasar yang terkandung dalam pangan yang bersangkutan
yaitu :
1. Serat pangan
2. Oligosakarida
3. Gula alcohol
4. Asam lemak tak jenuh jamak
5. Peptide dan protein ertentu
6. Glikosida dan isoprenoid
7. Polivenol dan isoplavon
8. Kolin dan lesitin
9. Bakteri asam laktat
10. Phytosterol dan
11. Vitamin dan mineral
Penyusunan menu makanan untuk kesehatan kulit adalah sama,
yaitu memenuhi persyaratan :
1. Sehat
2. Diet seimbang dengan variasi makanan segar
3. Diet serat tinggi
4. Karbohidrat utuh
5. Cukup protein dan rendah lemak
6. Sedikit atau tanpa gula dan garam
7. Tercukupi vitamin dan mineral yang diperlukan untuk kecantikan
Kelompok makanan paling penting untuk kesehatan kulit adalah
protein. Proses peremajaan kulit terjadi secara kontinyu, karena asupan
protein juga harus kontinyu. Selain protein diperlukan 6-8 gelas air sehari,
karena berkhasiat melembabkan kulit serta membersihkan system tubuh
dari toksin. Protein penting untuk kesehatan rambut, kulit, kuku dan gigi
serta mengencangkan jaringan kulit, mencegah kerutdan menghaluskan
kerut.

C. Zat Gizi untuk Kesehatan dan kecantikan


Banyak rekomendasi diet bermanfaat bagi pria dan wanita, tubuh wanita
memiliki kebutuhan yang berbeda ketika berhubungan dengan vitamin.
Vitamin merupakan bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan.
Didapat dari daily recommended intake (DRI), akan menjadi mudah jika
dapat mempertahankan kesehatan dari diet yang seimbang.
Sebagian besar wanita bisa mendapatkan semua vitamin penting yang mereka
butuhkan dengan membuat pilihan makanan yang cerdas. Namun, beberapa
wanita mungkin membutuhkan suplemen vitamin. Berdasarkan Centers for
Diseases Control and Prevention (CDC), vitamin dan micronutrient
merupakan kebutuhan penting untuk fungsi sel, pertumbuhan dan
perkembangan.
1. Micronutrient
Mikrionutrien adalah komponen diet, sering disebut sebagai vitamin dan
mineral. Meskipun hanya dibutuhkan tubuh dalam jumlah sedikit, namun
sangat penting untuk pengembangan, pencegahan penyakit, dan
kesejahteraan.
Defisiensi micronutrient seperti zat besi, yodium, vitamin A, folat, dan
zink mengalami konsekuensi yang sangat efektif. Setengah dari anak-anak
di seluruh dunia berusia 6 bulan sampai 5 tahun mengalami defisiensi satu
atau lebih micronutrient.
a. Zat Besi (Iron)
Zat besi merupakan mineral yang sangat penting untuk pergerakan
dan perkembagnan kognitif. Anak-anak dan wanita hamil sangat
rentan terhadap konsekuensi defisiensi zat besi. Anemia selama
kehamilan menyebabkan resiko terhadap kematian maternal dan
perinatal serta berat badan lahir rendah. Oenyebab keduanya antara
2,5 juta dan 3,4 juta kematian di seluruh dunia. WHO menyarankan
suplement zat besi dan asam folat untuk mencegah anemia dan
memperbaiki status zat besi di kalangan wanita usia reproduktif.
b. Yodium
Yodium adalah salah satu mineral terpenting yang dibutuhkan oleh
janin untuk perkembangan otak dan kognitif. 18 juta bayi terlahir
cacat mental karena kekurangan yodium selama masa maternal.
Diperkirakan secara global bahwa 2 miliar memiliki asupan yodium
yang tidak mencukupi. Fortifikasi garam yodium telah menjadi salah
satu intervensi nutrisi yang paling sukses hingga saat ini. Sekitar 71%
rumah tangga memiliki akses ke garam beryodium. Garam iodisasi
telah menyebabkan peningkatan angka IQ dan penurunan yang
signifikan terhadap gangguan defisiensi yodium seperti gondok.
c. Vitamin A
Vitamin A berperan dalam pembentukan sel dari sel epitel epidermis
kulit, berperan dalam proses keratinisasi kulit, pengaturan produksi
sebum, membantu mengembalikan dan memperbaiki kerusakan akibat
cahaya. Vitamin A terdapat di dalam pangan hewani dan pangan
nabati. Anak-anak yang kekurangan vitamin A dapat menyebabkan
peningkatan resiko kebutaan dan kematian akibat infeksi seperti
campak dan diare.
d. Zink
Zink merupakan mineral yang meningkatkan imunitas, kekebalan
terhadap infeksi, dan persiapan pertumbuhan dan perkembangan
system saraf dan berhubungan dengan hasil kehamilan yang sehat.
17,3% dari populasi dunia memiliki resiko defisiensi zinc karena
ketidak cukupan gizi dari suatu makanan, hamir 30% dari penduduk
memiliki resiko pada beberapa region di dunia. Asupan zinc dapt
menekan persalinan premature, mengurangi diare pada anak, dan
infeksi pernapasan, menurunkan angka kematian serta meningkatkan
pertumbuhan dan berat badan pada masa bayi dan balita.
e. Folate
Folate merupakan vitamin esensial pada masa awal pertumbuhan bayi
untuk ksehatan pembentukan otak bayi, sumsum tulang belakang, dan
tulang. Memastikan kadar folat yang cukup pada wanita sebelum
konsepsi dapat mengurangi cacat pada rongga saraf hingga 50%.
Mencukupi asupan folat pada wanita 14-49 tahun dan fortifikasi
makanan seperti tepung gandum dengan asam folat, merupakan
intervensi yang efektif untuk mengurangi cacat lahir, morbisitas, dan
kematian pada bayi baru lahir.
D. MACAM-MACAM ZAT UNTUK KESEHATAN DAN KECANTIKAN
KULIT (Yuliarti, 2009)
1. Vitamin A dan Karoten
Vitamin A merupakan vitamin yang esensial untuk kesehatan mata
dan perbaikan jaringan di tulang
2. Vitamin B
Vitamin B berperan dalam menjaga kelembaban dan meregenerasi
kulit. Zat Panethenol yang dihasilkan dari vitamin B adalah zat dari
vitamin yang dapat dioleskan pada bagian luar kulit dan dapat diserap
sampai ke lapisan kulit bagian dalam. Yang bermanfaat menjaga
keseimbangan dan sekaligus menjaga kelembaban kulit. Beberapa
makanan yang mengandung vitamin B adalah alpukat, kacang, roti
gandum, daging panggang, outmeal, dan ikan salmon.
3. Vitamin C
Vitamin C berperan dalam menjaga kekebalan kulit akibat paparan
sinar matahari, membuat kulit menjadi lebih cerah, selain itu, vitamin C
terkenal akan keampuhannya untuk membuat kulit menjadi lebih putih,
serta dapat membantu meningkatkan produksi kolagen dalam kulit agar
kulit tetap elatis. Vitamin C bisa didapat pada jeruk, brokoli, buah kiwi,
peterseli, pepaya, tomat, dan sebagainya. Oleh karena itu, tak heran jika
vitamin ini sering digunakan sebagai tambahan vitamin pada produk
perawatan kulit.
4. Vitamin D
Vitamin D berperan dalam regulasi sistem imun kulit dan sumber
lainnya adalah dari makanan yaitu kuning telur, hati, krim, mentega, dan
minyak hati ikan.
5. Vitamin E
Vitamin E dikenal untuk menjaga kulit tetap awet muda. Vitamin
ini pun ternyata dapat mengurangi rasa tidak nyaman atau sakit pada
bagian kulit yang pecah-pecah atau meradang. Nutrisi vitamin E bisa kita
miliki dengan mengkonsumsi makanan mengandung vitamin E yang
tinggi seperti kacangkacangan, ikan tuna, toge, alpukat, lobster, atau
minyak zaitun.
6. Omega 3
Bagi orang-orang yang mengalami masalah kulit keriput atau tidak
elastis, omega 3 mampu membuat kulit menjadi elastis. Kita dapat
mengkonsumsi makanan yang mengandung omega 3 yang tinggi seperti
ikan sarden, ikan kembung, dan salmon. Tubuh tidak memproduksi
omega 3, sehingga kita harus mendapatkannya melalui makanan-
makanan tersebut.
7. Air
Air berperan untuk menjaga kulit tetaap lembab, mengurangi
garisgaris halus dan kerutan, membantu sel menyerap nutrisi dan
mengeluarkan racun. Apabila saudara mengkonsumsi atau menggunakan
produk perawatan kulit yang mengandung salah satu nutrisi diatas,
saudara mempunyai dua keuntungan sekaligus, yaitu tubuh dan kulit
yang sehat. Kulit yang cantik tak hanya indah dipandang mata saja, juga
harus terjaga kesehatnnya melalui produk perawatan kulit dan pola hidup
yang baik

E. 10 MAKANAN ANTI AGING UNTUK MENDUKUNG TUBUH


Pola makanan yang mengandung antioksidan, lemak tak jenuh, air,
dan nutrisi penting menjadi pembahasan menarik. Kulit menjadi bagian
pertama untuk menunjukkan masalah internal dalam tubuh kita. Para peneliti
telah menyimpulkan bahwa mengkonsumsi buah dan sayuran merupakan cara
yang aman dan sehat untuk melawan kulit kusam dan garis-garis halus.
Berikut 10 makanan yang mengandung anti aging (Yuliarti, 2009).
1. Selada air
Selada air berperan sebagai antiseptic didalam kulit dan
peningkatan sirkulasi dan pengantar mineral ke seluruh sel di tubuh,
menghasilkan peningkatan onsigenisasi di kulit. Kumpulan dari vitamin A
dan C, antioksidan di selada air dapat menetralkan radikal bebas
berbahaya, membantu menjaga gari-garis halus dan kerutan. Selada air
mengandung calcium, potassium, mangan, phosphor, vitamin A, C, K, B-
1, dan B-2
2. Paprika Merah
Paprika merah selain mengandung vitamin C tinggi, juga memiliki
banyak anti oksidan yang bermanfaat untuk antiaging. Kandungan anti
oksidan pada paprika merah disebut karotenoid. Karotenoid adalah
pigmen tumbuhan yang berrtanggung jawab untuk warna merah, kuning,
dan oranye yang ada di buah dan sayuran. Paprika merah memiliki
berbagai sifat anti inflamasi dan dapat membantu melindungi kulit dari
kerusakan akibat sinar matahari, polusi, dan pencemaran lingkungan.
3. Pepaya
Pepaya memiliki variasi dari oksidan, vitamin, dan mineral yang dapat
meningkatkan elastisitas kulit dan meminimalkan munculnya garis-garis
halus dan kerutan . Kandungan yang dimiliki papaya antara lain :
a. Vitamin A, C, K dan E
b. Kalsium
c. Potassium
d. Magnesium
e. Phosphorus
f. Vitamin B
Antioksidan dalam papaya membantu melawan radikal bebas dan
menunda tanda-tanda penuaan oleh karena enzim papain.
4. Blueberries
Bluenerries kaya akan vitamin A dan C dan antioxidant yaitu anthocyanin
yang menyebabkan blueberry berwarna biru. Antioksidan kuat ini dapat
membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat matahari, stress dan
polusi dengan mengatur respon inflamasi dan mencegah hilangnya
kolagen.
5. Broccoli
Brokoli adalah antiinflamasi, anti aging yang mengandung:
a. Vitamin C dan K
b. Antioxidants
c. Serat
d. Folate
e. Lutein
f. Calcium
Tubuh membutuhkan vitamin C untuk memproduksi collagen protein
utama pada kulit yang memberikan kekuatan dan elastisitas.
6. Bayam
Bayam mengandung antioksidan dan kaya akan kandungan :
a. Vitamin A, C, E dan K
b. Magnesium
c. Besi
d. Lutein
7. Kacang
Banyak kacang terutama almond merupakan sumber vitamin E, yang
dapat membantu memperbaiki jaringan kulit, mempertahankan
kelembaban kulit dan melindungi kulit dari sinar UV. Walnut
mengandung omega-3 asam lemak anti inflamsi yang dapat membantu :
a. Memperkuat lapisan sel kulit
b. Melindungi terhadap kerusakan akibat sinar matahari
c. Membuat kulit lebih berkilau
8. Alpukat
Alpukat mengandung asam lemak untuk mengatasi inflamasi yang
menjadikan kulit lebih halus dan lentur. Alpukat juga mengandung :
a. Vitamin K, C, E dan A
b. Vitamin B
c. Potassium
Kandungan vitamin A dalam alpukat dapat membantu melepaskan sel-sel
kulit mat da melindungi dari kanker kulit.
9. Ubi Jalar
Warna orange dari ubi jalar berasal dari antioksidan yang dissebut
betakaroten yang diubah menjadi vitamin A. vitamin A membantu
mengembalikan elastisitas kulit, membantu menggantikan sel kulit mati
swhingga membuat kulit menjadi berkilau.
10. Biji Delima
Delima telah digunakan selama berabad-abad sebagai buag obat
ppenyembuhan. Mengandung vitamin C dan berbagai antioksidan. Delima
dapat melindungi tubuh daru radikal bebas dan mengurangi tingkat
peradangan. Delima mengandung senyawa punicalagins yang membantu
kolagen kulit dan meperlambat tanda-tanda penuaan.
DAFTAR PUSTAKA

Fauziah, R. 2015. Cantik Sehat & Awet Muda dengan Buah & Sayur. Jogjakarta:
Moehji, S. 2017. Dasar-dasar Ahli Gizi 2. Jakarta: Pustaka Kemang
Proverawati, A. & Kusumawati, E. 2011. Ilmu Gizi untuk Keperawatan & Gizi
Kesehatan. Jogjakarta: Nuha Medika
Wulandari, T.W. 2014. Cantik Nggak Harus Repot!. Jogjakarta: Flashbook.
Yuliarti, N. 2009. A-Z Women Health & Beauty, Paduan Sehat dan Cantik bagi
Wanita.Ed .I. Jogjakarta: Andi.