Anda di halaman 1dari 8

PROYEK PEMBANGUNAN

RUMAH SAKIT UMUM-DAERAH (RSUD)


RUJUKAN I-II-III
KABUPATEN SORONG – PAPUA

DAFTAR ISI
Proyek Pembangunan Rumah Sakit Umum RSUDR III
Kabupaten Sorong

 Pendahuluan…………………………………………

 Lingkup Pekerjaan………………………….............

 Pekerjaan Arsitektur…………………………………

 Pekerjaan ME………………………………………..

PENDAHULUAN
Sehubungan dengan rencana pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kepada

masyarakat dalam bidang pelayanan kesehatan. Maka Pembangunan Rumah Sakit

Umum Daerah Rujukan dirasa sangatlah penting untuk dilaksanakan demi terciptanya

masyarakat yang sehat .

Dalam rangka pelaksanaan proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Rujukan

kabupaten Sorong maka metode kerja ini disusun untuk menunjang proses pekerjaan

proyek tersebut.

Proyek ini merupakan proyek lanjutan dari paket pekerjaan sebelumnya sehingga pada

pekerjaan-pekerjaan tertentu seperti pada pekerjaan struktur, hanya pada pekerjaan

upper struktur.

LOKASI PROYEK

Lokasi proyek terletak di kabupaten Sorong-Papua tepatnya di distrik Aimas-Sorong Km

22. Melihat kondisi lokasi proyek Pembangunan RSUD ini yang berada di pinggir jalan

poros sangatlah mepermudah dalam pengadaan atau mobilisasi baik itu material ataupun

peralatan untuk menunjang pekerjaan tersebut.


LINGKUP PEKERJAAN

Gedung Main Building (Polyclinic)

Gedung Support

Gedung Ward

Pekerjaan Arsitektur :

- Pek. Pasangan Batu Bata

- Pek. Plesteran Dinding

- Pek. Kusen Pintu & Jendela Alumunium

- Pek. Plafond

- Pek. Lantai Granito

- Pek. Lantai Keramik

Pekerjaan Mekanikal & Elektrikal


SITE PLAN

Gudang
RSUD-R
Barak Pekerja

Pintu Masuk Proyek Direksi Keet


MCK
Pagar Proyek

Pos Satpam

Pekerjaan Persiapan
Urutan Pekerjaan Persiapan Meliputi :
1. Pembuatan Barak Pekerja
2. Pengadaan Air Kerja
3. Pengadaan Listrik Kerja
4. Pembersihan lokasi
5. Setting Out
PEKERJAAN ARSITEKTUR
Pekerjaan Pasangan Dinding Batu Bata

AS

Pas. Batu Bata

Kolom

AS

Urutan Pekerjaan Pas. Batu Bata adalah Sebagai berikut :

 Dari Acuan Shop drawing yang telah disetujui oleh konsultan pengawwas, surveyor

menarik as-as yang nantinya akan digunakan sebagai acuan pelaksana dilapangan

untuk memulai pekerjaan pasangan dinding.

 Sebelum memulai pekerjaan, dipastikan pasangan awal harus terbebas dari

kotoran dan lumpur.

 Jika permukaan pertemuan dengan beton, maka permukaannya harus pahat-pahat


dahulu dan diberikan Mortar .
 Pasangan Batu bata berjarak spesi antara 1,5 cm - 2 cm.
 Tinggi Maksimum pekerjaan pas. Batu bata adalah 1 mtr.
Pekerjaan Plesteran Dinding

 Plesteran dinding batu bata disesuaikan campurannya untuk trasram


menggunakan campuran 1:2 dan untuk pasangan dinding biasa menggunakan
campuran 1:5.
 Dinding yang akan di plester, harus dalam keadaan jenuh air.
 Plesteran yang melebihi ketebalan 2 cm, maka plesteran tersebut harus diberi
kawat rang atau kawat anyaman.

Pekerjaan Plafond

Seteleh pekerjaan Plesteran selesai dilakukan maka pekerjaan selajutnya adalah


pekerjaan pemasangan plafond. Urutan pekerjaannya adalah sebagai berikut:
 Membuat marking pada dinding sehingga elevasi plafond dapat sesuai
dengan gambar shop drawing yang telah di setujui oleh konsultan pengawas.
 Fabrikasi rangka plafond yang kemudian dilanjutkan dengan pemasangan
rangka plafond.
 Pemasangan Plafond sesuai dengan gambar rencana.

Pekerjaan Lantai Granito

 Pelaksanaan dimulai dengan membuat as pola Pas. Granito yang akan digunakan.
 Granito yang akan dipasang, sebelumnya direndam terlebih dahulu di dalam air.
 Tempat dimana yang akan dikerjakan, harus dibersihkan dari Kotoran dan lumpur.
 Tebal spesi adalah ± 2 cm. Untuk ketebalan melebihi 2 cm, sebaiknya pemasangan
mortar dilakukan sebanyak dua lapis, dengan pertimbangan sisa ketebalan tidak
kurang dari 1,5 cm.
 Untuk Campuran mortar tidak boleh terlalu encer, dan juga tidak terlalu kering.
 Agar perekatan lebih kuat, sebaiknya sebelum keramik dipasangkan, terlebih
dahulu bagian bawah permukaan keramik ditaburi pasta semen.

Pekerjaan Lantai Keramik

 Pelaksanaan dimulai dengan membuat as pola Pas. Keramik yang akan


digunakan.
 Keramik yang akan dipasang, sebelumnya direndam terlebih dahulu di dalam air.
 Tempat dimana yang akan dikerjakan, harus dibersihkan dari Kotoran dan lumpur.
 Tebal spesi adalah ± 2 cm. Untuk ketebalan melebihi 2 cm, sebaiknya pemasangan
mortar dilakukan sebanyak dua lapis, dengan pertimbangan sisa ketebalan tidak
kurang dari 1,5 cm.
 Untuk Campuran mortar tidak boleh terlalu encer, dan juga tidak terlalu kering.
 Agar perekatan lebih kuat, sebaiknya sebelum keramik dipasangkan, terlebih
dahulu bagian bawah permukaan keramik ditaburi pasta semen.

Pekerjaan Plafond

 Membuat marking elevasi Plafond


 Marking ukuran rangka pada jarak 60 cm x 120 cm
 Tembak dengan paku ramset untul pengantung dengan jarak yang ditentukan
 Pasang penggantung, clip dan rangka
 Sesuaikan elevasi dengan adjuster clip
 Pasang plafond PVC