Anda di halaman 1dari 2

III.

HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Hasil

Hasil praktikum kali ini adalah:


Cara menghitung konsentrasi larutan setelah dilakukan pengenceran.
Molaritas HCl = 0,4 M
Volume HCl = 25 mL
Volume Aquades = 75 mL
Rumus pengenceran :

M1 X V1 = M2 X V2
0,4 M X 25 ml = M2 X 100 ml
10
= M2
100

M2 = 0,1 M

B. Pembahasan

Larutan-larutan yang tersedia di dalam laboratorium umumnya dalam


bentuk pekat. Untuk memperoleh larutan yang konsentrasinya lebih rendah
biasanya dilakukan pengenceran. Pengenceran dilakukan dengan
menambahkan aquadest ke dalam larutan yang pekat. Penambahan aquadest
ini mengakibatkan konsentrasi berubah dan volume diperbesar tetapi jumlah
mol zat terlarut tetap.
Pengenceran adalah proses mencampur larutan (zat terlarut) yang
berkonsentrasi tinggi dengan cara menambahkan zat pelarut hingga diperoleh
volume yang lebih besar dan konsentrasi zat terlarut yang lebih rendah.
Pelarut yang digunakan bersifat netral. Pelarut yang lazim digunakan pada
proses pengenceran adalah seperti penjelasan di atas, yakni aquadest.
Pengenceran juga dapat meningkatkan jumlah pH dalam larutan.
Mengingat pengenceran di laboratorium sangatlah penting, biasanya
digunakan labu ukur dan pipet ukur untuk menakarnya, karena beda sedikit
saja maka hasil yang di dapatkan tidaklah sempurna. untuk percobaan yang
memerlukan ketelitian tinggi pengambilan larutan sebaiknya menggunakan
pipet volume. Pengambilan larutan dapat juga menggunakan gelas ukur jika
larutan tersebut akan digunakan untuk percobaan yang tidak memerlukan
ketelitian tinggi (kualitatif).
Pengenceran dapat dilakukan dengan mengetahui terlebih dahulu
konsentrasi yang diinginkan. Dalam pengenceran berlaku rumus V1M1=V2M2.
Dimana V1 adalah volume awal larutan sebelum diencerkan. M1 adalah
konsentrasi awal larutan sebelum diencerkan. V2 adalah volume akhir larutan
yang telah diencerkan. M2 adalah konsentrasi larutan yang telah diencerkan.
Praktikum kali ini kita akan mempraktekkan bagaimana cara
mengencerkan suatu larutan. Larutan yang digunakan kali ini adalah larutan
HCl 0,4 M dengan Aquades. Seperti pada rumus di atas, kita telah mengetahui
volume akhir dan konsentrasi akhir larutan yang kita inginkan. Sehingga
selanjutnya kita harus mengetahui berapa banyak volume larutan HCl 0,4 M
dan volume Aquades yang diperlukan sebelum digunakan pada proses
pengenceran.
Setelah dilakukan perhitungan, didapatkan bahwa volume larutan HCl
0,4 M yang diperlukan adalah 25 ml dan volume Aquades adalah 75 ml.
Setelah mengetahui volume awal larutan, selanjutnya kita mengambil labu
ukur sesuai dengan volume akhir yang kita inginkan, yakni labu ukur 100 ml.
Gunakan pro pipet untuk memindahkan larutan HCL 0,4 M terlebih dahulu
ke dalam labu takar. Proses selanjutnya kita menambahkan pelarut aquadest
sebanyak 75 ml, lalu campurkan larutan tersebut dengan menggerak-
gerakkan labu takar. Larutan HCl 0,4 M pun sudah siap dan mulai
menghitung molar akhir campuran kedua larutan tersebut