Anda di halaman 1dari 4

1.

Penggal
Penggal sebuah kurva adalah titik-titik potong kurva tersebut pada sumbu-sumbu
koordinat. Penggal pada sumbu x dapat dicari dengan memisalkan y = 0, sedangkan
penggal pada sumbu y dapat dicari dengan memisalkan x = 0 sehingga nilai y dapat
dihitung.
Contoh :
I. y = 16 – 8x + x2
penggal pada sumbu x : y = 0 x = 4
penggal pada sumbu y : x = 0 y = 16
II. j
III. o

2. Simetri
Dua buah titik dikatakan simetrik terhadap sebuah garis apabila garis tersebut
berjarak sama terhadap kedua titik tadi dan tegak lurus teradap segmen garis yang
menghubungkannya. Dua buah titik dikatakan simetrik terhadap titik ketiga apabila
titik ketiga ini terletak persis di tengah segmen garis yang menghubungkan kedua
titik tadi.

y y
y
(x,y) (x,y)
(-x,y) (x,y)

0 x 0 x 0 x

(x,-y) (-x,-y)

Titik (x, y) adalah simetrik terhadap titik :


(x, -y) sehubungan dengan sumbu x
(-x, y) sehubungan dengan sumbu y
(-x, -y) sehubungan dengan titik pangkal
y y y
(x,y)

(-x,y) (x,y) (x,y)

0 0
x x x
(-x,-y)
(x,-y)

Kurva dari suatu persamaan f (x, y) = 0 adalah simetrik terhadap :

Sumbu x jika f(x, y) = f(x, -y) = 0

Sumbu y jika f(x, y) = f(-x, y) = 0

Titik pangkal jika f(x, y) = f(-x, -y) = 0

Contoh :

I. O
II. P
III. K

3. Perpanjangan
Dalam menggambarkan kurva dari suatu persamaan f(x,y) = 0, pada umumnya kita
membatasi diri hanya sampai nilai x dan y tertentu. Kita tidak tahu sampai seberapa
jauh ujung-ujung kurva dapat diperpanjang sampai ke nilai x dan y yang tak
terhingga.

Contoh :
I. /
II. K
III. L

4. Asimtot
Asimtot suatu kurva adalah sebuah garis lurus yang jaraknya semakin dan semakin
dekat dengan salah satu ujung kurva tersebut. Jarak tersebut tidak akan menjadi nol;
atau dengan kata lain, garis lurus dan kurva tadi tidak sampai berpotongan.
Pembicaraan asimtot tak dapat melibatkan konsep limit. Secara umum, garis y = a +
bx merupakan asimtot kurva y = f(x) jika f(x) senantiasa lebih kecil atau senantiasa
lebih besar dari a + bx dan semakin mendekati a + bx apabila x dan y diperpanjang
tanpa batas. Dengan notasi limit, hal ini dituliskan sebagai 𝑓(𝑥) → 𝑎 + 𝑏𝑥 apabila
𝑥, 𝑦 → ∞
Penyelidikan asimtot berguna untuk mengetahui pola kelengkungan kurva yang akan
digambarkan

x x
y = - a - bx
y = - a - bx

y y
y=
y=
f(x)
f(x)

x x

y=k

y y
x=k

Contoh :

I. F
II. K
III. J
5. Faktorisasi
Faktorisasi fungsi maksudnya ialah menguraikan ruas utama fungsi tersebut menjadi
bentuk perkalian ruas-ruas utama dari dua fungsi yang lebih kecil.
f(x, y) = g(x, y). h(x, y)

Contoh :
I.