Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH DIET NUTRISI DIABETES MILITUS

DI SUSUN OLEH KELOMPOK 3:

 AMIN SHOLIKAH
 DINI PRASETYA
 FAUZIA Y. MARIDIN
 HARDIYANTO INDRA
 HENDRA DANUN
 HENDRA M
 HERLINA A.L
 HELMIN M.I. RUBAN
 INDRI ASTRIANTY
 KRISTIANUS

YAYASAN WAHANA BHAKTI KARYA HUSADA


AKADEMI KEPERAWATAN DIPLOMA III
RUMAH SAKIT MARTHEN INDEY
JAYAPURA
2016

1
KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena Hidayah-Nyalah
tugas makalah Diet Nutrisi Diabetes Militus ini dapat terselesaikan. Dalam
penyusunan tugas ini kami sebagai penulis mengambil referensi atau materi dari
internet yang terkait dengan materi ini. Kemudian kami susun dan rangkum menjadi
bentuk yang lebih terperinci.

Penulis menyadari bahwa dalam penyususnan tigas makalah ini masih


terdapat yang sifatnya membangun agar penyusunan tugas yang berikutnya bias lebih
baik lagi.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb

Jayapura, 15 September 2016

Penyusun

2
DAFTAR ISI
Sampul..............................................................................................1

Kata Pengantar..................................................................................2

Daftar Isi............................................................................................3

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang.........................................................................4
B. Tujuan......................................................................................5

BAB II PEMBAHASAN

A. Pengertian Diabetes Militus.....................................................6


B. Prinsip Diet Pada Penderita Diabetes Militus...........................6
C. Faktor Yang Mempengaruhi Pengaturan Makan......................6
D. Tujuan Penyusunan Gizi Penderita Diabetes Militus................7
E. Syarat Diet.................................................................................8
F. Bahan Makanan yand Dianjurkan dan Tidak dianjurkan...........8

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan...............................................................................10
B. Saran.........................................................................................10

DAFTAR PUSTAKA

3
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Diabetes militus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan


karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-
duanya. Diagnosis DM umumnya akan dipikirkan bila ada keluhan khas DM berupa
polyuria, polydipsia, polifagia, dan penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
sebabnya. Secara epidemiologik diabetes seringkali tidak terdeteksi dan dikatakan
onset atau mulai terjadinya adalah 7 tahun sebelum diagnosis ditegakkan, sehingga
morbiditas dan mortalitas dini terjadi pada khusus yang tidak terdeteksi.

Diabetes militus jika tidak dikelola dengan baik akan dapat mengakibatkan
terjadinya berbagai penyakit menahun, seperti penyakit serebrovaskuler, penyakit
jantung koroner, penyakit pembuluh darah tungkai, penyakit pada mata, ginjal, dan
saraf. Jika kadar glukosa darah dapat selalu dikendalikan dengan baik, diharapkan
semua penyakit menahun tersebut dapat dicegah atau setidaknya dihambat.
Berbagai faktor genetik, lingkungan dan cara hidup berperan dalam perjalanan
penyakit diabetes.

Berbagai penelitian menunjukan bahwa kepatuhan pada pengobatan penyakit


yang bersifat kronis baik dari segi medis maupun nutrisi, pada umumnya rendah. Dan
penelitian terhadap penyandang diabetes mendapatkan 75% diantaranya menyuntik
insulin dengan cara yang tidak tepat, 58% memakai dosis yang salah, dan 80% tidak
mengikuti diet yang tidak dianjurkan.(Endang Basuki dalam Sidartawan Soegondo,
dkk 2004).

Jumlah penderita penyakit diabetes militus akhir-akhir ini menunjukan yang


bermakna di seluruh dunia. Perubahan gaya hidup seperti pola makan dan
berkurangnya aktivitas fisik dianggap sebagai faktor-faktor penyebab terpenting. Oleh
karenannya, DM dapat saja timbul pada orang tanpa riwayat DM dalam keluarga
dimana proses terjadinya penyakit memakan waktu bertahun-tahun dan sebagaian
besar berlangsung tanpa gejala. Namun penyakit DM dapat dicegah jika kita
mengetahui dasar-dasar penyakit dengan baik dan mewaspadai perubahan gaya
hidup kita.

4
B. Tujuan

Tujuan makalah ini adalah mengetahui tinjauan mengenai penyakit Diabetes


Militus baik dari segi pengertian klasifikasi etiologis, epidemiologi, gambaran klinis,
patofisiologi, diagnosa, komunikasi dan pemberian obat atau pengobatan pasien
Diabetes Militus.

5
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Diabetes Militus


Diabetes Melitus (DM) adalah kumpulan gejala yang timbul pada seseorang
yang mengalami peningkatan kadar gula (glukosa) darah akibat
kekurangan hormone insulin secara absolute atau relative yang ditandai
dengan gangguan energi, karbohidrat, lemak, dan protein. Sering terjadi
hiperglikemia dan glukosuria.

DM berhubungan dengan berbagai komplikasi. Komplikasi kronik utama


yaitu mempercepat terjadinya penyakit makrovaskular (penyakit jantung
koroner, penyakit pembuluh darah perifer, dan penyakit serebrovaskuler),
retinopati, nefropati, dan neuropati Komplikasi akut antara lain : diabetic
ketoasidosis (DKA), hipoglikemia, hiperglikemia hiperosmolar nonketotik
koma , dan infeksi.

B. Prinsip Diet Bagi Penderita Diabetes Militus


Prinsip diet bagi penderita DM mengurangi dan mengatur kosumsi
karbohidrat sehingga tidak menjadi beban bagi mekanisme pengaturan gula
darah. Menjadi diabetisi sering sehingga dikaitkan dengan tidak boleh
makan gula. Memang benar gula menaikkan gula darah namun perlu
diketahui bahwa semua makanan juga menaikkan gula darah.

C. Faktor Yang Mempengaruhi Pengaturan Makanan


Dalam pengaturan makn harus diingat beberapa faktor yang mempengaruhi
pengaturan makan yaitu:
1. Pola Makan
Penderita dm sering merasa lesu, lemah dan lapar karena hakikatnya
sel-sel organ menderita KEP karena glukosa dan asam amino susah
memasuki sel. Kondisi ini akan menyebabkan pola makan penderita DM
berubah yaitu:
a. Porsi besar
b. Frekuensi sering ngemil
c. Suka terhadap makana yang dibuat dari KH sederhana seperti
permen,coklat, soft drink, sirup, roti, mie, dll.

Pola kebiasaan makan yang seperti itu, menyebabkan penderita tidak


disiplin dalam mematuhi aturan makan yang diberikan. Tetapi anehnya
banyak penderita DM yang tahan berpuasa 12-14 jam tanpa makanan
dan minuman.

6
2. Status Gizi
Diawal dan sebelum DM manifes, penderita NIDDM sering dalam
kondisi kelebihan gizi atau kegemukan. Upaya menurunkan BB sering
efektif untuk mencegah kadar glukosa darah naik dan dapat memelihara
kadar normal glukosa darah. Pada DM lanjut, sering penderita dalam
kondisi gizi buruk dan pengaturan makan sering harus disertai dengan
terapi medikamentosa.
3. Kondisi Metabolik dan Komplikasi DM
Metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein penderita DM berubah
yang ditandai dengan hiperglikemi dan displidemi. Hiperglikemi
menyebabkan glukosaria yang menimbulkan poliuri dan polidipsi
sehingga terjadi gngguan keseimbangan cairan dan elektrolit.
Hiperglikemi juga menyebabkan proses glikalisasi pada sel organ yang
tidak tergantung pada insulin.

Glikasilasi yaitu reaksi non-ezimatic anatara karbohidrat dengan protein


struktur sel suatu organ sehingga fungsi organ terganggu. Glikasilasi ini menyebabkan
munculnya komplikasi DM seperti: nefropati, retinopati, neuropati, visus menurun,
aterosklerosis dan peningkatan HbA1C melebihi 6 %.
Perubahan metabolisme protein ditandai dengan preteolis di otot, peningkatan
glukoneogenesis di hepar yang kemudian lebih meningkatkan lagi glukosa darah.
Perubahan metabolisme lemak menimbulkan dislipidemia, ketosis, ketoasidosis, dan
komplikasi dispidemia dan aterosklerosis menyebabkan CHD.

D. Tujuan Penyusunan Gizi Penderita Diabetes Militus


1. Menormalkan (mendekati normal) kadar glukosa darah dengan
menyeimbangkan asupan makanan dengan insulin dengan obat penurun
glukosa oral dan aktifitas fisik.
2. Mencegah terjadinya displidemia.
3. Mencegah terjadinya komplikasi.
4. Mencapai berat badan yang diinginkan.
5. Meningkatkan derajat kesehatan menyeluruh melalui gizi optimal.
Pengaturan makan harus disertai dengan perubahan pola makan dan pola
aktifitas fisik. Dengan olahraga teratur sel organ lebih sensitif terhadap
insulin yaitu glukosa masih bisa masuk ke dalam sel walaupun insulin
rendah.

7
E. Syarat Diet
1. Energi cukup untuk mencapai dan mempertahankan berat badan
normal. Kebutuhan energi ditentukan dengan memperhitungkan
kebutuhan untuk metabolisme basal sebesar 25-30 kkal/kgBB normal,
ditambah kebutuhan untuk aktifitas fisik dan keadaan khusus misalnya
kehamilan atau laktasi serta ada tidaknya komplikasi. Makanan dibagi
dalam tiga porsi besar, yaitu makan pagi (20%), siang (30%), sore
(25%), serta 2-3 porsi kecil untuk makanan selingan (masing-masing 10-
15%).
2. Kebutuhan protein normal, yaitu 10-15% dari kebutuhan energy total.
3. Kebutuhan lemak sedang, yaitu 20-25% dari kebutuhan energi total.
Kolesterol ≤300 mg/hari.
4. Karbohidrat 60-70%, terutama karbohidrat kompleks dengan indeks
glikemik yang rendah.
5. Penggunaan gula murni dalam minuman dan makanan tidak
diperbolehkan kecuali sedikit sebagai bumbu masakan. Bila kadar gula
darah terkendali diperbolehkan mengkonsumsi gula murni sampai 5%
dari kebutuhan energi total.
6. Penggunaan gula alternative (selain sakarosa) dalam jumlah terbatas.
Ada dua jenis gula alternative yaitu yang bergizi (fruktosa, gula alcohol
berupa sorbitol, manitol, dan silitol) dan gula alternative tidak bergizi
(aspartame dan sakarin).
7. Asupan serat 25-50 g/hari dengan mengutamakan serat larut air.
8. Asupan natrim pada penderita DM tanpa hiprtensi yaitu1-3 g/hari, tetapi
bila terdapat hipertensi asupan natrium dikurangi.
9. Cukup vitamin dan mineral.

F. Bahan Makanan yang Dianjurkan dan Tidak Dianjurkan


1. Bahan makana yang dianjurkan
Bahan makanan yang dianjurkan untuk diet DM adalah sebagai berikut:
a. Sumber karbohidrat kompleks tingginserat dan rendah indeks glikemik
seperti nasi, roti, mie, kentang, singkong, ubi dan sagu.
b. Sumber protein rendah lemak, seperti ikan, ayam tanpa kulit, susu,
tempe, tahu, putih telur, dan kacang-kacangan.
c. Sumber lemak dalam jumlah terbatas yaitu bentuk makanan yang
mudah dicerna. Makanan terutama yang diolah dengan cara dikukus,
direbus, dipanggang dan dibakar. Minyak yang tinggi MUFA seperti
minyak zaitun dan minyak sawit.

8
Bahan makanan yang tidak dianjurkan pada penderita DM adalah:

a. Mengandung banyak gula sederhana, seperti


 Gula pasir, gula jawa
 Sirup, jelly, buah-buahan yang diawetkan dengan gula, susu
kental manis, minuman botol ringan, dan es krim.
 Kue-kue manis, dodol, cake, tar.
b. Mengandung banyak lemak seperti fast fppd dan gorengan.
c. Mengandung banyak natrium, seperti ikan asin, telur asin, dan makanan
yang diawetkan.
d. Sumber karbohidrat yang tinggi indeks glikemik.
e. Sumber lemak rendah PUFA, rendah MUFA, tinggi SAFA.

9
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan
Sebagai suatu gangguan kesehatn, diabetes diabetes memberikan beban
besar sebagai masalah kesehatan dengan melihat bahwa :
1. Diabetes Melitus merupakan kumpulan gejala yang timbul pada
seseorang yang mengalami peningkatan kadar gula (glukosa) darah
akibat kekurangan hormone insulin secara absolute atau relative yang
ditandai dengan gangguan energy10karbohidrat, lemak, dan protein.
Sering terjadi hiperglikemia dan glukosuria.

2. Penyakit Diabetes militus jika tidak dikelola dengan baik akan dapat
mengakibatkan terjadinya berbagai penyakit menahun, seperti penyakit
serebrovaskuler, penyakit jantung koroner, penyakit pembuluh darah
tungkai, penyakit pada mata, ginjal, dan saraf.

B. Saran
Siswa sebaiknya mengetahui segala hal yang berkaitan dengan penyakit
diabetes militus. Mulai dari pengertian diabetes militus, factor yang
mempengaruhi diabetes militus, syarat diet pada penyakit diabetes militus,
bahan makanan yang di anjurkan dan yang tidak di anjurkan bagi seorang
penderita diabetes militus. Agar kita dapat mengetahui dan menginggat bahwa
penyakit diabetes militus merupakan penyakit yang sangat mematikan.
Sehingga kita juga dapat lebih menjaga pola kehidupan kita sehari-hari dan
terhindar dari penyakit diabetes militus.

10
DAFTAR PUSTAKA

http://dokumen.tips/design/makala-diet-untuk-penyakit-diabetes-
militus.html
itha-aswar.blogspot.co.id

11