Anda di halaman 1dari 12

HIMPUNAN MAHASISWA ELEKTRO (HME)

FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
NAMA : SUTRA PURNAMA
NIM : 03041181823108

4. PERCOBAAN
4.1 Prosedur Percobaan
Percobaan 1 Pengujian DC
1. Hubungkan TRIAC seperti gambar 6.5. Perhatikan bahwa terminal M1
dihubungkan ke 15 V agar suplai ke rangkaian dapat mensuplai M2 dan
gate dapat dibuat 15 Volt positif atau negatif dengan mengacu pada M1.
Sebelum menghubungkannya, atur potensiometer 2,2 kΩ ke 0. Mulai
dengan menghubungkan keduanya ke + 30 volt.

Gambar 6.5. Rangkaian Pengujian DC

2. Siapkan tabel 6.1


3. Putar potensiometer, perhatikan pembacaan arus gerbang, catat nilai
yang dicapai sesaat sebelum lampu menyala pada baris pertama tabel.
4. Reset (kembalikan posisi) potensiometer kembali ke nol, putuskan
hubungan kedua suplai, kemudian hubungkan kembali lampu seperti
sebelumnya.
5. Hubungkan potensiometer ke 0 V ( -15 ke M1) dan kembali lampu
seperti sebelumnya dan balik polaritas multimeter yang mengukur Ig.
6. Ulangi percobaan sesuai dengan nilai negatif dari arus gerbang sesaat
sebelum konduksi. Hasil anda akan memperlihatkan bahwa TRIAC akan
berkonduksi dengan arah yang sesuai dengan sinyal gerbang yang
diaplikasikan dengan cara yang sama dengan SCR.

GITA PURNAMA SARI


03041181722075
HIMPUNAN MAHASISWA ELEKTRO (HME)
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
NAMA : SUTRA PURNAMA
NIM : 03041181823108

Percobaan 2 kontrol On-Off pada beban AC Menggunakan TRIAC :


1. Atur arus gerbang ke 0. Putuskan hubungan lampu dari suplai dan
hubungkan kembali ke 20 volt AC, gambar 6.6 ( jika suplai di switch
menggunakan PS 443, pilih tegangan yang tetap sebelum dihubungkan ).
Lihat gambar 6.6.

Gambar 6.6 Rangkaian Kontrol ON – OFF pada Beban AC TRIAC

Siapkan tabel 6.2


2. Naikkan arus gerbang sampai lampu menyala,kemudian kurangi
lagi.Catat bahwa lampu akan padam,hal ini berbeda dengan pengujian
AC ,alasannya adalah bahwa dua kali dalam tiap cycle suplai tegangan
dan arus melalui nol.Jika arus gerbang tidak cocok untuk mengulang
konduksi selama setengah cycle berikutnya,rangkaian arus beban akan
diblok TRIAC.
3. Naikkan secara perlahan arus gate sampai lampu menyala.gunakan
osiloskop menguji bentuk gelombang tegangan yang melintasi TRIAC.
Jelaskan observasi anda.
TRIAC sering digunakan dengan sinyal gerbang yang digantikan dengan
polaritas yang sama sebagai suplai utama. Pemutusan suplai gate, switch
multimeter untuk membaca AC dan hubungkan potensiometer ke suplai AC.
Perhatikan bahwa dengan pengaturan ini dimungkinkan untuk melihat range
batas dan kontrol kontinu cahaya lampu walaupun hal ini tidak kontinu di
atas titik dimana firing (penyulutan) menempati lebih dari 90% dalam half
cycle.

GITA PURNAMA SARI


03041181722075
HIMPUNAN MAHASISWA ELEKTRO (HME)
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
NAMA : SUTRA PURNAMA
NIM : 03041181823108

4.2 DATA HASIL PERCOBAAN

a. Data Pengujian TRIAC pada arus DC


V Suplai Arus Gerbang (mA)
V Suplai
Beban ke
Beban ke
Terminal M1 Keterangan
Terminal
R=0Ω R = 2k2 Ω
M2 (V)
(V)

30 15 0 53,7 Redup (16,5


mA)

30 0 0 12,9 Terang (16,1


mA)

30 30 0 0 Mati (0 mA)

Gambar 6.1 Data Pengujian TRIAC pada arus DC

b. Data Pengujian TRIAC pada arus AC


V Suplai V Suplai Arus Gerbang (mA)
Beban ke Beban ke
R = 2K2 Keterangan
Terminal M2 Terminal M1 R=0Ω
Ω
(V) (V)
20 15 0 54,8 Terang (18 mA)

20 0 0 37 Terang (7,0 mA)

20 30 0 0 Mati (Arus tidak


mengalir)
Gambar 6.2 Data Pengujian TRIAC pada arus AC

GITA PURNAMA SARI


03041181722075
HIMPUNAN MAHASISWA ELEKTRO (HME)
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
NAMA : SUTRA PURNAMA
NIM : 03041181823108

5. TUGAS DAN JAWABAN


1. Prinsip kerja TRIAC dan kurva karakteristiknya ! (Kurva di gambar di
milimeter block)
2. Review ulang materi
3. Pengaplikasian TRIAC
4. Jelaskan apa itu variabel resistor !
5. Sholat Duha dan sholat Tahajud

Jawaban

1. TRIAC akan tersambung (on) ketika berada di quadran I yaitu saat arus
positif kecil melewati terminal gate ke MT1, dan polaritas MT2 lebih tinggi
dari MT1, saat TRIAC terhubung dan rangkaian gate tidak memegang
kendali, maka TRIAC tetap tersambung selama polaritas MT2 tetap lebih
tinggi dari MT1 dan arus yang mengalir lebih besar dari arus genggamnya
(holding current/Ih), dan TRIAC juga akan tersambung saat arus negatif
melewati terminal gate ke MT1, dan polaritas MT1 lebih tinggi dari MT2,
dan TRIAC akan tetap terhubung walaupun rangkaian gate tidak memegang
kendali selama polaritas MT1 lebih tinggi dari MT2. Selain dengan cara
memberi pemicuan melalui teminal gate, TRIAC juga dapat dibuat
tersambung (on) dengan cara memberikan tegangan yang tinggi sehingga
melampaui tegangan breakover-nya terhadap terminal MT1 dan MT2,
namun cara ini tidak diizinkan karena dapat menyebabkan TRIAC akan
rusak. Pada saat TRIAC tersambung (on) maka tegangan jatuh maju antara
terminal MT1 dan MT2 sangatlah kecil yaitu berkisar antara 0.5 volt sampai
dengan 2 volt.

dikasih jarak untuk nempel milimeterblok nyo

GITA PURNAMA SARI


03041181722075
HIMPUNAN MAHASISWA ELEKTRO (HME)
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
NAMA : SUTRA PURNAMA
NIM : 03041181823108

2. reviewnyo ?

3. Pada umumnya TRIAC biasa diaplikasikan ataupun digunakan sebagai


komponen untuk mengalirkan arus pada suatu solid state relay. Pada
suatu rangkaian dimmer lampu AC, TRIAC merupakan komponen yang
berfungsi untuk mengalirkan arus listrik AC untuk lampu dengan
tegangan kerja AC. Dalam pengaplikasiannya TRIAC dikendalikan
menggunakan DIAC sebagai penyearah tegangan AC untuk trigger pada
gate TRIAC.

gambar rangkaiannya mano ?

4. Variabel resistor adalah sebuah komponen yang mempunyai karakteristik


seperti resistor namun nilainya tidak tetap (variable) dan bisa diubah
selama pemakaian. Perubahan nilai resistor ini karena di ubah oleh
sesuatu dari luar misalnya di putar atau digeser

GITA PURNAMA SARI


03041181722075
HIMPUNAN MAHASISWA ELEKTRO (HME)
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
NAMA : SUTRA PURNAMA
NIM : 03041181823108

GITA PURNAMA SARI


03041181722075
HIMPUNAN MAHASISWA ELEKTRO (HME)
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
NAMA : SUTRA PURNAMA
NIM : 03041181823108

6. Analisa Hasil Percobaan capslock

Dalam pratikum TRIAC atau Triode Alternating Current ,dimana


TRIAC bekerja di arus searah dan juga arus bolak-balik,dalam pengujian
TRIAC pada arus bolak-balik ketika tegangan suplai beban ke terminal M2
30 Volt dan tegangan suplai beban ke termianal M1 15 Volt,pada hambatan
0 Ohm arus yang mengalir 0 mA dan pada hambatan 2k2 Ohm arus 53,9
mA, dapat menyalakan lampu dengan redup ,arus yang mengalir di dalam
rangkaian itu sebesar 17,2 mA. Ketika tegangan suplai beban ke terminl M1
0 Volt dan tegangan suplai ke terminal M2 30 Volt ,pada hambatan 0 Ohm
arus yang mengalir 0 mA dan pada hambatan 2k2 Ohm arus 75,8 mA, dapat
menyalakan lampu terang,arus yang mengalir dalam rangkaian itu sebesar
16,3 mA. Ketika tegangan suplai beban ke terminal M2 30 Volt dan
tegangan suplai beban ke terminal M1 30 Volt,pada hambatan 0 Ohm arus
yang mengalir 0 mA dan pada hambatan 2k2 Ohm arus 0 mA lampu tidak
menyala karenan arus yang mengalir 0 mA.Ketika tegangan suplai beban ke
terminal M1 dan M2 sama,M1 sama denangan 30 Volt dan M2 juga sama
dengan 30 Volt ,maka pada rangkaian tidak terdapat perbedaan
potensial,sedangkan untuk arus sendiri hanya dapat mengalir ketika terdapat
perbedaan potensial tegangan.Dalam rangkaian tersebut tidak ada arus yang
mengalir sehinggaa lampu sebagai output tidak menyala atau mati,dan tidak
pula terdapat arus pada hambatan 0 Ohm dan 2k2 ohm.Pada perhitungan
arus di hambatan 0 Ohm,berapa pun tegangan pada M1 dan M2 nya tidak
ada arus yang mengalir,hal itu di karenakan tegangan berbandi lurus dengan
arus dan hambatan ,sehingga ketika hambatan sama dengan 0 Ohm arus
yang mengalir pula 0 Ohm mA. Lampu menyala terang ketika M2 30 Volt
dan M1 0 Volt ,dalam keadaan ini,beda potensialnya besar yaitu 30
Volt.Lampu menyala redup ketika beda potensial sebesar 15 Volt dengan
arus ketika hambatan sebesar 2k2 Ohm yaitu 53.9 mA, dan arus yang
mengalir pada rangkisn tersebut adalah 17,2 mA. Dalam pengujian TRIAC

GITA PURNAMA SARI


03041181722075
HIMPUNAN MAHASISWA ELEKTRO (HME)
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
NAMA : SUTRA PURNAMA
NIM : 03041181823108

pada arus searah atau AC ,ketika tegangan suplai beban ke terminal M2 20


Volt dan tegangan suplai beban ke terminal M1 15 Volt,arus yang mengalir
pada hambatan 0 Ohm sebesar 0 mA dan pada hambatan 2k2 sebesar 54,8
mA Lampu menyala terang dan arus yang mengalir pada rangkaiaan
sebesar 18 mA .Ketika tegangan suplai beban ke terminal M2 20 Volt
dengan tegangan suplai beban ke terminal M1 0 Volt arus yang mengalir
pada hambatan 0 Ohm sebesar 0 mA dann pada hambatan 2k2 Ohm sebesar
37 mA diamana lampu menyala terang dengan arus 7,0 mA. Ketika
tegangan suplai beban ke terminal M2 20 Volt dengan tegangan suplai
beban ke terminal M1 30 Volt arus yang mengalir pada hambatan 0 Ohm
sebesar 0 mA dan pada hambatan 2k2 Ohm sebesar 0 mA dimana lampu
mati dengan arus 0 mA Dalam hal ini, seperti hal nya pada arus DC,arus
mengalir karena adanya beda potensial pada rangkaian. Ketika M1 30 Volt
hambatan 2k2 Ohm tidak terdeteksi,hal ini diyakini sebgai kesalahan dalam
percobaan ini di karenakan alat yang digunakan dalam pratikum ini telah
usang atau telah dimakan usia.Beberapa jumper pun terlihat sudah mulai
berkarat.Dari data percobaan terlihat lampu yang menyala terang memiliki
arus pada tegangan yang tinggi,hal ini di karenakan perbedaan potensial
yang cukup besar antara tegangan suplai beban ke terminaal M1 dan M2,di
karenakan pula ada hambatan yang cukup besar dalam rangkaian. Tidak
adanya beda potensial membuat tidak adanya arus yang mengalir pada
rangkaian yang telah disusun sehingga mengakibatkan lampu tidak menyala,
Serta dapat juga diketahui bahwa besarnya arus yang mengalir dalam suatu
rangkian tergantung pada besarnya beda potensial yang dimiliki tegangan
tegangan, namun dalam pratikum ini, terjadi kesalahan seperti tidak
terdeteksinya arus dan tidak terlihatnya lampu menyala yang dikarenakan
oleh keusangan alat yang digunakan pada percobaan atau praktikum.
Sehingga perlu pembaharuan pada setiap alat agar dapat memperkecil
kesalahan dalam pengukuran.

GITA PURNAMA SARI


03041181722075
HIMPUNAN MAHASISWA ELEKTRO (HME)
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
NAMA : SUTRA PURNAMA
NIM : 03041181823108

7. Kesimpulan capslock

1. Beda potensial tegangan mempengaruhi bedanya arus yang mengalir


pada rangkaian.Semakin besar beda potensial, semakin besar pula arus
yang mengalir pada rangkaian
2. Alat yang digunakan dalam pratikum, menentukan keberhasilan dalam
percobaan, dengan menggunakan alat pratikum yang berkerja dengan
baik ,hasil yang di dapatkan pula akan lebih sesuai dan lebih akurat
ganti yo
3. TRIAC akan berfungsi sebagai switch ketika TRIAC menggunakan
sumber tegangan DC.
4. Semakin besar arus yang mengalir pada rangkaian tersebut, maka
semakin besar hambatan dan beda potensialnya. kebalik ini, semakin
besar beda potensial maka arus nya akan semakin besar
5. Intesitas cahaya lampu akan bertambah seiringnya semakin besarnya
beda potensial pada TRIAC.

GITA PURNAMA SARI


03041181722075
HIMPUNAN MAHASISWA ELEKTRO (HME)
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
NAMA : SUTRA PURNAMA
NIM : 03041181823108

DAFTAR PUSTAKA
Bishop, Owen. 2004. Dasar-Dasar Elektronika. Jakarta: Erlangga.

Hasad, Andi. 2011. Operasi dan Aplikasi TRIAC.


https://andihasad.com/2011/12/05/operasi-dan-aplikasi-triac.
(Diakses pada tanggal 27 Maret 2019).

Hendra, Kaka. 2013. Pengertian Triac dan Diac.


https://id.scribd.com/doc/171604054/Pengertian-Triac-Dan-Diac.
(Diakses pada tanggal 27 Maret 2019).

Kho, Dickson. 2016. Pengertian Triac dan Aplikasinya.


https://teknikelektronika.com/pengertian-triac-dan-aplikasinya-triac-
thyristor. (Diakses pada tanggal 27 Maret 2019).

Wibawanto, Hari. 2016. Elektronika Dasar. Jakarta: Elex Media Komputer.

space nyo

urutan nyo buku sesuai abjad, internet sesuai abjad, anonym sesuai tahun
terbaru

GITA PURNAMA SARI


03041181722075
HIMPUNAN MAHASISWA ELEKTRO (HME)
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
NAMA : SUTRA PURNAMA
NIM : 03041181823108

6.1 Lampiran Alat


6.1.1 Jumper

6.1.2 Power Supply

6.1.3 Multimeter

GITA PURNAMA SARI


03041181722075
HIMPUNAN MAHASISWA ELEKTRO (HME)
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
NAMA : SUTRA PURNAMA
NIM : 03041181823108

6.1.4 Modul BEE 422B

6.1.5 Power Supply AC

GITA PURNAMA SARI


03041181722075