Anda di halaman 1dari 5

1.3.

LINGKUP BATAS WILAYAH STUDI


Batas wilayah studi dibentuk dari empat unsur yang berhubungan
dengan dampak lingkungan suatu rencana kegiatan, yaitu :
2.3.1 Batas proyek
Batas proyek merupakan lokasi di mana seluruh komponen rencana
kegiatan akan dilakukan, terutama komponen yang menjadi sumber dampak.
Batas proyek ditetapkan berdasarkan batas kepemilikan lahan yang dimiliki
oleh pemrakarsa.

2.3.2 Batas ekologis


Batas ekologis ruang persebaran dampak dari suatu rencana usaha atau
kegiatan menurut media transportasi limbah (air, udara) dimana proses alami
yang berlangsung di dalam ruang tersebut diperkirakan akan mengalami
perubahan mendasar. Batas ekologis ini mengarah pada penentuan lokasi
pengumpulan data rona lingkungan awal dan analisis persebaran dampak.

Batas tersebut ditentukan berdasarkan kecepatan dan pola arah aliran


angin terhadap pola vegetasi dan kontur lahan sekitar tambang sehingga dapat
berpengaruh terhadap pemukiman sekitar. Selain itu batas ekologis ini juga
ditentukan berdasarkan pola arah aliran sungai dan penggunaan air baku sungai
yang ada di sekitar lokasi proyek tambang.

2.3.3 Batas sosial


Batas sosial merupakan ruang di mana masyarakat yang terkena dampak
limbah emisi atau kerusakan lingkungan. Batas sosial ini dipengaruhi
identifikasi kelompok masyarakat yang terkena dampak sosial, ekonomi, dan
kesehatan masyarakat .
2.3.4 Batas administratif

Secara administratif wilayah Kabupaten Kolaka terdiri atas 12


kecamatan, 33 kelurahan dan 102 desa. Selain itu, Kabupaten Kolaka
mempunyai beberapa buah pulau baik besar maupun kecil, yaitu : Pulau
Padamarang, Lambasina Kecil, Lambasina Besar, Buaya, Pisang, Maniang
dan Pulau Lemo. Batas-batas wilayah Kabupaten Kolaka dengan wilayah di
sekitarnya adalah sebagai berikut :

- Utara : Kabupaten Kolaka Utara dan Kolaka Timur.


- Timur : Kabupaten Kolaka Timur.

- Selatan : Kabupaten Bombana.

- Barat : Teluk Bone.

Peta Wilayah Administrasi Kabupaten


Kolaka. Kabupaten Kolaka terletak di bagian barat Provinsi Sulawesi
Tenggara dengan posisi memanjang dari Utara ke Selatan, tepatnya berada
pada 3o37’-4o38’ Lintang Selatan dan 121o05’-121o46’ Bujur Timur. Terletak ±
165 km dari Kota Kendari ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara, Kabupaten
Kolaka merupakan pintu gerbang ekonomi sebelah barat Provinsi Sulawesi
Tenggara yang dapat diakses dengan mudah melalui transportasi darat
(Trans Sulawesi), laut (feri Bajoe-Kolaka dan kapal cepat Siwa-Kolaka) serta
transportasi udara (Bandara Sangia Nibandera).