Anda di halaman 1dari 21

ANATOMI SISTEM RANGKA

LAPORAN
UNTUK MEMENUHI TUGAS MATAKULIAH
SPH 1
yang dibina oleh Ibu Umie Lestari

oleh
Fahdina Rufiandita (160342606215)
Fita Nur Jannah (160342606225)
Rika Nur Azizah (160342606265)
Sulistya Ika Ramadhani (160343606299)

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN BIOLOGI
Maret 2017
A. Tujuan
a) Untuk menjelaskan sistem rangka manusia dan hewan.
b) Untuk menjelaskan fungsi rangka pada manusia dan hewan.
c) Untuk menjelaskan susunan rangka pada manusia dan hewan.
B. Dasar Teori
Tulang-tulang pada manusia membentuk rangka yang berfungsi untuk
memberikan bentuk tubuh, melindungi alat tubuh yang vital, menahan dan menegakkan
tubuh, tempat pelekatan otot, tempat menyimpan zat kapur, dan tempat pembentukan
darah. Kelainan dan gangguan pada tulang dapat menggangu proses gerakan yang
normal. Kelaianan dan gangguan ini dapat terjadi karena kekurangan vitamin D, penyakit
(arthiritis), kecelakaan, atau karena kebiasaan yang salah dalam waktu yang lama.
Osteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). Setiap satuan sel-sel tulang akan
melingkari pembuluh darah dan serabut saraf membentuk sistem haveres. Matriks akan
mengeluarkan kapur dan fosfor yang menyebabkan tulang menjadi keras.Proses
pengerasan tulang disebut penulangan atau Osifikasi.
Sistem rangka adalah sistem yang memiliki fungsi untuk menyimpan bahan mineral,
tempat pembentukan sel darah, tempat melekatnya otot rangka, melindungi tubuh yang
lunak dan menunjang tubuh. Terdiri dari tengkorak, tulang rusuk, tulang belakang,
rangka penopang tulang bahu, rangka penopang tulang pinggul, tulang angota badan atas
dan bawah. Organ adalah kumpulan dari beberapa jaringan untuk melakukan fungsi
tertentu di dalam tubuh sedangkan sistem tubuh adalah gabungan dari organ-organ tubuh
yang menjalankan fungsi tertentuSecara garis besar, rangka (skeleton) manusia dibagi
menjadi dua, yaitu rangka aksial dan rangka apendikuler.
C. Alat dan Bahan
Bahan :
1. Torso manusia
2. Rangka ikan (pisces)
3. Rangka biawak (reptil)
4. Rangka katak (amphibi)
5. Rangka ayam (aves)
6. Rangka kucing (mamalia)
D. Prosedur

Torso manusia

Diamati sistem rangka

Diamati fungsi rangka

Diamati susunan rangka

Rangka ikan

Diamati sistem rangka

Diamati fungsi rangka

Diamati susunan rangka

Rangka biawak

Diamati sistem rangka

Diamati fungsi rangka

Diamati susunan rangka

Rangka katak

Diamati sistem rangka

Diamati fungsi rangka

Diamati susunan rangka


Rangka ayam

Diamati sistem rangka

Diamati fungsi rangka

Diamati susunan rangka

Rangka kucing

Diamati sistem rangka

Diamati fungsi rangka

Diamati susunan rangka

E. Hasil
Gambar Rangka Gambar Literatur

Keterangan :
1. Tulang ubun-ubun
2. Tulang dahi
3. Tulang air mata
4. Tulang hidung
5. Tulang pipi
6. Tulang rahang atas
7. Tulang rahang bawah
8. Tulang tengkorak
9. Tulang pelipis
Keterangan :
1. 7 pasang tulang rusuk sejati
2. 3 pasang tulang rusuk palsu
3. 2 pasang tulang rusuk melayang
4. Tulang hulu
5. Tulang badan
6. Tulang taju pedang

Keterangan :
1. Tulang lengan atas
2. Tulang pengumpil
3. Tulang hasta
4. Tulang pergelangan tangan
5. Tulang jari-jari tangan

Keterangan :
1. Tulang usus
2. Tulang duduk
3. Tulang kemaluan

Keterangan :
1. Tulang paha
2. Tulang tempurung lutut
3. Tulang betis
4. Tulang kering
5. Tulang pergelangan kaki
6. Tulang telapak kaki
7. Tulang jari kaki

Keterangan :
1. 7 ruas tulang belakang
2. 12 ruas tulang punggung
3. 5 ruas tulang pinggang
4. 5 ruas tulang kelangkang
5. 4 ruas tulang ekor

Gambar tiap kelas

1. Pisces

Keterangan Gambar Gambar Literatur


1. Skull (Tengkorak)
2. Opercular
3. Orbit (Tulang mata)
4. Upper jaw (Rahang atas)
5. Lower jaw (Rahang bawah)
6. Clavicle (Tulang selangka)
7. Pelvic girdle (Sirip dada)
8. Pectoral fin ray (Sirip perut)
9. Pelvic fin ray
10. Ray of the anterior dorsal fin
(Sirip punggung)
11. Radial cartilage
12. Rib
13. Ray of the posterior dorsal fin
14. Radial cartilage
15. Anal fin ray (Sirip belakang)
16. Neural spine
17. Vertebra
18. Hypural
19. Caudal fin ray (Sirip ekor)
20. Hermal spine

2. Reptil

Keterangan Gambar Gambar Literatur


1. Cervical Vert.
2. Skull (Tengkorak)
3. Phalanges (Tulang ruas jari)
4. Metacarpals
5. Carpals
6. Scapula (Tulang belikat)
7. Radius
8. Ulna
9. Humerus
10. Trunk vertebrae (Tulang
belakang)
11. Ribs (Tulang rusuk)
12. Femur (Tulang paha)
13. Sacral vertebra (Tulang
panggul)
14. Pubis
15. Ischium
16. Ilium
17. Fibula
18. Tibia
19. Metatarsals
20. Tarsals
21. Caudal vertebrae
3. Amphibi

Keterangan Gambar Gambar Literatur


1. Skull (Tengkorak)
2. Pterygoid
3. Maxillary
4. Orbital cavity (Rongga mata)
5. Quadratojugal
6. Prootic
7. Occipital lateral
8. Phalanges (Ruas jari)
9. Carpus
10. Metacarpus
11. Urostyle
12. Illium (Tulang pangkal paha)
13. Ischium (Tulang ekor)
14. Calcanium
15. Talus
16. Scapular (Tulang belikat)
17. Radio-ulna
18. Humerus
19. Vertebra (Ruas tulang belakang)
20. Sacral vertebra
21. Tibiofibula
22. Femur
23. Tarsus (Mata kaki)
24. Metatarsus

4. Aves

Keterangan Gambar Gambar Literatur


1. Cranium
2. Upper mandible (Rahang atas)
3. Lower mandible (Rahang bawah)
4. Cervical vertebra (Tulang leher)
5. Furcula
6. Coracoid
7. Sternum (Tulang dada
8. Tibiotarsus (Tulang paha)
9. Radius
10. Humerus
11. Carpometacarpus (Tulang sayap)
12. Ulna
13. Phalanges (Tulang jari kaki)
14. Pygostyle
15. Ribs (Tulang rusuk)
16. Femur
17. Pelvic girdle (Tulang panggul)
18. Caudal vertebra (Tulang ekor)
19. Tarsometatarsus
5. Mamalia

Keterangan Gambar Gambar Literatur


1. Atlas (Tulang leher)
2. Axis
3. Scapula (Tulang belikat)
4. Thoracic vertebrae
5. Lumar vertebrae
6. Clavicle
7. Humerus
8. Ulna
9. Radius
10. Carpals (Tulang telapak tangan)
11. Metacarpals
12. Phalanges (Tulang jari kaki)
13. Sternum
14. Rib (Tulang rusuk)
15. Ilium
16. Pubis
17. Ischium
18. Sacrum
19. Femur (Tulang paha)
20. Tibia
21. Tarsals (Tulang telapak kaki)
22. Phalanges
23. Calcaneum
24. Astragalus
25. Metatarsals
26. Caudal vertebrae
6. Analisis dan Pembahasan
1. Pisces
Pada bagian tengkorak pisces terdapat, Skull (Tengkorak),Opercular,Orbit
(Tulang mata), Upper jaw (Rahang atas),Lower jaw (Rahang bawah). bagian tubuh lain
dari pisces yaitu sirip pectoral, klavikula, tulang rusuk, tulang punggung. Tulang
tengkorak pada pisces memiliki jumlah 180 tulang-tulang tengkorak, tulang tengkorak
pada pisces lebih banyak dibandingkan dengan tulang-tulang tengkorak pada aves,
amphibi, reptile maupun pada mamalia. Gelang pectoral ikan bertulang terdiri dari
korakoid dan scapula yang biasanya tereduksi. kadang-kadang terdapat pula
supraskapula. struktur dari tulang membrane ( tulang dermal) meliputi klavikula yang
tereduksi, kleitrum dan supra kleitrum. Gelang pelvis pada kebanyakan pisces terdiri dari
keping-keping pelvis bertulang atau bertulang rawan yang bersendian dengan sirip pelvis.
keping-keping tersebut bertemu dibagian tengah membentuk simfisis pubis (pada tulang
ikan yang rawan). Sirip ikan terdiri dari 2 macam yaitu sirip tunggal dan sirip
berpasangan. Sirip tunggal disebut juga sirip median yang terdiri dari :
a. sirip dorsal atau sirip punggung : terdapat sepanjang garis medio dorsal
b. sirip anal : terdapat diantara anus dan ekor.
c. sirip ekor : terdapat pada ujung ekor.
Fungsi sirip dorsal dan sirip anal adalah menjaga agar posisi tubuh tidak terbalik
atau oleng ketika berenang, sedangkan sirip ekor berfungsi untuk kemudi.Sirip ekor ikan
terdapat 4 tipe macam yaitu :
a. Tipe protoserka : merupakan tipe yang paling primitive. kolumna vertebralis
bagian dorsal dan vertebral terbagi hamper sama. ujung ekor membulat,
terdapat pada siklostomata dewasa.
b. Tipe bifiserkal : kolumna vertebralis lurus ke ujung ekor. ekor terbagi
simertris keluar maupun ke dalam.
c. Tipe heterosarkalis : kulonma vertebralis ke ekor agak membelok ke bagian
dorsal, sehingga ekor terbagi asimetris baik dari luar maupun dari dalam.
terdapat pada Selachei.
d. Tipe homoserkal : kolumna vertebralis berhenti pada pangkal ekor. ekor
simetris dari luar, asimetris dari dalam. terdapat pada kebanyakan ikan
bertulang belakang.
Sirip berpasangan terdiri dari : sirip dada ( pektorales) dan sirip pelvis atau sirip
perut. sirip berpasangan berfungsi untuk penyeimbang tubuh.Pada ekor pisces dari bagian
ventral sentrum timbul lengkung hemal yang mengelilingi pembuluh darah. pada
pertemuan kedua lengkung hemal tumbuh taju hemal kea rah media ventral. penonjolan
vertebra kea rah lateral disebut prosesus transverses, vertebra yang berdekatan selalu
berkesinambungan pada sentrumnya. Pada hasil rangka yang diamati pada praktikum ini
sirip ekor termasuk pada sirip ikan tipe homoserkal karena pada ikan tersebut kolumna
vertebralis berhenti pada pangkal ekor.

2. Amphibi
Rangka dari kelas amphibi dalam hal ini diwakili oleh katak, rangka katak
tersusun atas endoskeleton yang disokong oleh bagian-bagian yang lunak. Fungsi rangka
adalah untuk melindungi bagian-bagian tubuh yang vital, melekatnya otot daging yang
berguna untuk gerak dan jalan. Pada vase cebong (berudu) tulang-tulang masih lunak.
Kemudian pada vase dewasa menjadi keras. Tapi pada sambungan-sambungan tulang
masih tetap lunak dengan permukaan yang licin. Tempurung kepala, vertrebae dan
sternum merupakan skeleton axiale sedang kaki merupakan skeleton appendiculare.
Tempurung kepala yang besar serta pipih terdiri atas :
1. Cranium yang sepit
2. Beberapa pasang kapsula sensoris dari hidung kapsula pendengar dan kapsula yang
besar untuk mata
Kelas amphibi merupakan Vertrebrata yang pertaman mempunyai sternum (tulang dada)
tetapi perkembanganya kurang sempurna. Tulang iga hanya pendek dan kurang
berkembang sehingga tidak berhubungan dengan sternum seperti yang terjadi pada reptil,
burung atau mamalia. Sebagian besar amfibi mempunyai dua pasang tungkai dengan
empat jari kaki pada kaki depan dan lima jari pada kaki belakang..
Tulang punggung yang bersambung dengan kepala dan extermitas berfungsi menyokong
tubuh dan melindungi sumsum, terdiri atasi 9 columna vertreblaris, masing-masing
Tiap-tiap vertrebae terdiri atas centrum dan corpus yang memilki lengkung atas (archus
neuralis) sebagai tempat sumsum. Sebelah atasnya terdapat cuatan neuralis terdapat
sepasang processus articularis yang emnyebabkan vertrebae dapat sedikit bergerak, tidak
mempunyai tulang rusuk (costale).
Tempat tumpuan extemitas anterior berupa cingulum cranialis (pekctoral gridle) yang
berbentuk sebagai rangka yang melingkari alat-alat dalam thorax. cingulum cranialis
melekat pada vertrebae dengan otot daging. Masing-masing setengahnya terdiri atas
tulang rawan lebar. Supra scapula sebelah dorsal,scapula kecil sebelah lateral dan
clavicula yang silindris dan coracoid yang lebar sebelah ventral. Coracoid bergabung
dengan sternum yang berupa tulang rawan besar, tersusun atas episternum, omosternum,
mesosternum, xiphisternum. Pada sternum bertemulah os scapula dan coracoid, dan
berbentuk mangkok cavitalis glenoidalis yang merupakan sendi tempat kepala os
humerus.
Tumuan extemitas posterior berupa cingulum posterior (pelvic gridle) merupakan
persatuan tulang yang mempunyai bentuk yang terdiri atas os illium sebelah anterior, os
oschium sebelah posterior dan os pubis sebelah ventral. Pada ketiga tulang tersebut
bertemu terdapat mangkotan yang disebut acetabulum tempat kepala os femur melekat.
Tiap-tiap bagian dari bagian sepasang os illium yang merupakan tulang yang memanjang
sejajar dengan urostyl dan sejajar dengan sacrum.
Struktur rangka pada Amphibi dimulai pada skull (tengkorak ) terdapat bagian-
bagian lain yaitu seperti rahang atas, tulang rahang bawah, tulang orbit. Tulang tengkorak
pada amphibi memiliki jumlah 50-95 tulang tengkorak yaitu lebih sedikit daripda tulang
tengkorak pada pisces. Pada amphibi terbagi menjadi 4 vertebra yaitu vertebra servikalis
( vertebra leher), vertebra dorsalis, vertebra sakralis, dan vertebra kaudalis, pada bagian
vertebra kaudalis terdapat urutrus yang berfungsi untuk membantu reproduksi katak .
Tulang- tulang dada ( sternum) pada amphibi terbagi menjadi 2 yaitu Anterior dan
Posterior. Pada katak, tulang radius bersatu dengan ulna membentuk Radioulna, tulang
tibia bersatu dengan fibula membentuk Tibiofibula.
3. Reptile
Bagian- bagian tubuh reptile yaitu Cervical Vert., Skull (Tengkorak), Phalanges
(Tulang ruas jari), Metacarpals, Carpals, Scapula (Tulang belikat), Radius, Ulna,
Humerus, Trunk vertebrae (Tulang belakang), Ribs (Tulang rusuk), Femur (Tulang paha),
Sacral vertebra (Tulang panggul), Pubis, Ischium, Ilium, Fibula, Tibia, Metatarsals,
Tarsals, Caudal vertebrae.Tengkorak pada reptile memiliki jumlah 50-95 tulang
tengkorak, jumlah ini sama dengan jumlah tulang tengkorak pada amphibi. Pada reptile
juga terdapat tulang rusuk sejati, tulang rusuk palsu,dan tulang rusuk melayang. Terdapat
4 vertebra pada yaitu vertebra serfikalis, vertebra dorsalis, vertebra sakralis, vertebra
kaudalis. Gelang pelvis pada reptile terdapat fenestrum puboiskhiadika yang besar,
biasanya terletak diantara dua tulang ventral.
vertebra serfikalis pada reptile terdapat 6 ruas, vertebra dorsalis 21 ruas, vertebra
sakralis 3 ruas.

4. Aves
Skeleton pada ayam (aves) merupakan tulang yang berongga dan ringan. Hal ini
merupakan modifikasi untuk terbang. Tulng tempurung pada aves, khususnya pada aves
yang masih muda, tulangnya terpisah satu sama lainnya. Namun setelah tua, tulang
tersebut menyatu. Tulang tempurung kepala pada aves membentuk kotak. Maksila
terproyeksi dan keluar menjadi paruh. Rahang bawah mendibula bersendi dengan tulang
kuadral yang mudah digerakkan.
Bagian ekstremitas anterior terdiri dari :
1. Humerus sebagai lengan atas
2. Radius dan ulna
3. Os carpal
Bagian ekstremitas superior terdiri dari ;
1. Femur dan patella
2. Crus yang terdiri atas metatarsus dan tarso metatarsus sebagai tulang cakar
3. Digiti yang mempunyai ruas phalanges.
Pada pengamatan ini yang dibahas adalah skeleton pada aves. Skeleton aves jika
dibandingkan dengan reptile dan mamalia merupakan tulang yang berongga dan ringan.
Hal ini merupakan modifikasi untuk terbang. Aves adalah bipedal.. tulang tem purungnya
pada hewan yang masih mudah terpisah satu dengan yang lainnya. Setelah tua akan
bersenyawa menjadi satu. Tulang tempurung kepala terdiri atas kotak otak yang bulat,
rongga mata, dan rahang (maxillae) yang terproyeksi ke luar (sebagai paruh), rahang
bawah (mandibulae) bersendi dengan tulang quadrat yang mudah digerakkan.
Persendiaan antara tulang kepala dan leher dengan sebuah sistem condyl. Leher ytersusun
atas kurang lebih 16 vertebrae servicalis, yang masing-masing mempunyai persendian
bentuk sadel, sehinggga mudah untuk gerak dalam mengambil makanan dan lainlain.
columna vertebralis bagian truncus bersenyawa menjadi satru sedang bagian thorax
mempunyai persendian dengan costae. Sisa vertebrae lainnya menjadi tulang senyawa
synsacrum tempat menempelnya tulang pelvicus,. Tidak memiliki vertebrae lumbalis.
Tulang thorax melindungi alat-alat bagian dalam dan merupakan bagian yang menyokong
pada mekanisme terbang. Dalam mekanisme ini akan terjadi perluasan dan kontraksi
ronggga tubuh guna pernapasan.
Bagian-bagian tubuh pada aves Cranium, Upper mandible (Rahang atas),Lower
mandible (Rahang bawah), Cervical vertebra (Tulang leher), Furcula, Coracoid, Sternum
(Tulang dada), Tibiotarsus (Tulang paha), Radius, Humerus, Carpometacarpus (Tulang
sayap), Ulna, Phalanges (Tulang jari kaki), Pygostyle, Ribs (Tulang rusuk), Femur,
Pelvic girdle (Tulang panggul), Caudal vertebra (Tulang ekor),Tarsometatarsus. Pada
aves terdapat vertebra torakalis, vertebra lumbalis, verterbra sakralis, vertebra kaudalis.
vertebra kaudalis anterior bersatu membentuk sinsakrum. ruas vertebra servikalis disebut
tulang atlas, sedangkan bertebra servikalis kedua disebut tulang aksis. Gelang pectoral
yang berfungsi sebagai pengait anggota gerak depan, pola dasar gelang pectoral terdiri
dari tulang-tulang pengganti( tulang yang berasal dari tulang rawan) meliputi korakoid,
scapula, dan supraskapula dan tulang-tulang membrane, meliputi klavikula, kleitrum dan
suprakleitrum. Pada aves yang dapat terbang kedua klavikula bersatu di bagian tengah
dengan interklavikula membentuk furkula. Pada burung tulang-tulang karpal bersatu
dengan tulang-tulang metacarpal membentuk karpometakarpus. tulang tibia bersatu
dengan bagian proksimal dari tulang-tulang tarsal membentuk tibiotarsus. tulang-tulang
tarsal bagian distal bersatu dengan tulang-tulang metatarsal membnetuk tarsometatarsus.
5. Mamalia

Pada praktikum ini terdapat 2 macam rangka mamalia yang ke-1 rangka manusia
dan yang ke-2 rangka dari hewan kucing.

Tulang tengkorak merupakan bagian rangka yang paling tua, jumlah tulang
tengkorak pada mamalia yaitu tersusun atas 35 tulang atau lebih dari itu. meskipun
berjumlah sedikit , tulang-tulang tengkorak pada mamalia lebih kuat dan lebih padat. Di
samping melindungi otak dan organ-organ lunak didaerah kepala, tulang tengkorak juga
menjadi tempat pelekatan yang kuat bagi otot-otot kepala dan muka. Tulang tengkorak
manusi terdiri dari cranium dan tulang-tulang muka. cranium tersusun atas tulang-tulang:
frontal, sepasang parietal, oksipital, sepasang temporal, sepasang sphenoid dan etmoid.
tulang-tulang muka tersusun atas tulang-tulang : sepasang maksila, sepasang nasal,
sepasang konkha interior, sepasang lakrimal, sepasang zigomatik, sepasang palatin,
sebuah vomer dan mandibula.
Kolumna vertebralis pada mamalia terbagi menjadi 5 bagian yaitu vertebra
servikalis ( leher ), vertebra torakalis ( punggung), vertebra lumbalis, vertebra sakralis,
dan vertebra kaudalis ( ekor). Skapula pada mamalia merupakan bentukan yang lebar dan
pipih, dibagian tengahnya terdapat spina scapula. Ujung dari spina scapula melanjutkan
diri sebagai tonjolan akromion yang bersendian dengan klavikula. korakoid yang ada
pada mamalia hanya korakoid yang bersatu dengan scapula membentuk prosesus
korakoideus. Gelang pelvis pada mamalia, ilium, iskhium dan pubis menyatu untuk
membentuk tulang inominatus pada masing-masing sisi.
Struktur anatomi dari mamalia manusia:
1. Tengkorak : terdiri dari tulang ubun-ubun, tulang dahi, tulang air mata tulang rahang
atas, tulang rahang bawah, tulang hidung, tulang pipi.
2. Tulang rusuk : terdiri dari tulang rusuk sejati, tulang rusuk melayang tulang rusuk
palsu, tulang hulu, tulang badan dan tulang taju pedang.
3. Anggota gerak : anggota gerak dibagi menjadi 2 yaitu anggota gerak atas yang terdiri
dari, tulang lengan atas ( humerus), tulang radius dan ulna. terdapat juga karpus,
metacarpus dan phalanges. Sedangkan anggot agerak bawah yaitu femur, tibia, fibula,
patella, tarsal.
4. Gelang panggul( ilium), tulang kemaluan(pubis), tulang duduk (icium).
Perbedaan antara manusia dan hewan mamalia (kucing) yaitu:
vertebra pada manusia:
a. vertebra serfikalis : 7 ruas
b. vertebra torakalis : 12 ruas
c. vertebra lumbalis : 5 ruas
d. vertebra sakralis
e. vertebra kaudalis : 4 ruas
vertebra pada kucing :
a. vertebra serfikalis : 7 ruas
b. vertebra toralakis : 13 ruas
c. vertebra lumbalis : 7 ruas
d. vertebra sakralis : 3 ruas
e. vertebra kaudalis : 18-25 ruas

7. Kesimpulan
Pada rangka manusia terdiri dari: spenoidal, dan ethmoidal. Pada tulang bagian wajah
terdiri dari lacrimal, nasal, maxilla, mandibula, sigomatic, palatum, dan hyodeum. Tulang
belakang terdiri dari vertebrata servicalis, vertebrata thoracalis, vertebrata sacralis, dan
vertebrata cokgiales. Tulang dada terdiri dari manubrium sterni, corpus sterni, dan
prosessus xipodeus. Tulang rusuk meliputi costa vera, costa spuria dan costa fluktuantes.
Tulang gel;ang bahu meliputi clavikula dan scapula. Tulang panggul meliputi illium,
ischium, dan pubicum. Tulang lengan terdiri atas humerus, ulna, radius, carpal,
metacarpal dan pallanges. Tulang tungkai terdiri atas femur, patella, tibia, fibula, tarsal,
metatarsal maleus, calcaneus dan phalanges.
Pada aves terdiri dari: Pada bagian kepala terdiri atas orbital, mandibulla. Pada bagian
leher terdiri atas 16 ruas vertebrata servicalis. Pada bagian toraks mempunyai persendian
dengan costae. Pada tulang senyawa synsancrum terdapat tulang pelvicus. Umumnya
pada aves memiliki 8 buah costae dimana dua buah costae melekat pada vertebrata
servicalis dan yang lain melekat pada verttebrata thoracales. Pada bagian tungkai bawah
terdiri dari femur, patella, tibio-tarsus, dan tarso-metatarso.
Pada rangka amfibi (katak) meliputi: Tulang tempurung otak terdiri atas frontal,
pariental, oxipital, temporal. Pada rangka katak tersusun atas endoskeleton yang disokong
oleh bagian-bagian yang lunak. Tempurung kelapa, vertebrata, dan sternum merupakan
skeleton axiale sedangkan kaki merupakan skeleton appendiculare.
Pada rangka pisces (ikan) : Pada skeleton ikan yang bertulang keras memiliki sisik dan
sirip yang merupakan akseskeleton sedangkan endoskeleton terdiri atas tulang tempurung
kepala, columna vertebralis, cingulum pectoralis, tulang tulangt kecil tambahan yang
menyokong sirip

8. Daftar Pustaka

Adnan, Pagarra Halifah. 2010. Struktur Hewan. Jurusan Biologi FMIPA UNM.
Makassar.

Adnanb, Pagarra Halifah. 2010. Penuntun Praktikum Struktur Hewan. Jurusan Biologi
FMIPA UNM. Makassar.

Anonim, 2010. Rangka Tulang. http//wekipedia/biologi/jaringan tulang/org. diakses pada


tanggal 05 Mei 2010.

Anonimb, 2010. Amfibi. http//google/biologi/jaringan tulang/org. diakses pada tanggal 05


Mei 2010.

Machmudin Dadang. 2001. Penuntun Praktikum Struktur Hewan. Jurusan Biologi


FMIPA UPI.

Bandung. Sukiya. 2003. Biologi Vertebrata. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.


Soewolo, Basoeki Soedjono, Yudani Titi. 2003. Fisiologi Manusia. Jurusan Biologi
FMIPA UNEM. Malang.

Ningrum. 2012. Sistem Rangka Hewan


https://ningrum93.wordpress.com/2012/11/11/sistem-rangka-hewan-vertebrata/. diakses
pada tanggal 06 Maret 2017.

Handayani N., Gofur A., Lestari U., Maslikah I.S., Masjhudi, Rahayu E.S., Tenzer A.,
Wulandari N. 2014. Struktur Perkembangan Hewan: Jurusan Biologi FMIPA UM.
Malang.
Torso manusia

http://asagenerasiku.blogspot.co.id/2012/03/rangka-manusia-dan-fungsinya.html

https://lelahcintah.wordpress.com/2013/01/02/fungsi/

http://artikelmateri.blogspot.co.id/2015/10/bagian-bagian-dan-fungsi-rangka-manusia.html

http://ismi-relegia7114.blogspot.co.id/2014/06/struktur-rangka-tubuh-manusia.html

http://artikelmateri.blogspot.co.id/2015/10/bagian-bagian-dan-fungsi-rangka-manusia.html

https://rsop.co.id/anatomi-dan-fisiologi-tulang-belakang-bagian-1/

5 kelas

https://infovisual.info/en/biology-animal/skeleton-of-a-fish

http://jovikristen.weebly.com/basic-common-characteristics.html

http://commonfivelinedskink.weebly.com/physiology.html

http://people.eku.edu/ritchisong/skeleton.html

http://museum2.utep.edu/mammalogy/mammskel.htm