Anda di halaman 1dari 3

PENATALAKSANAAN MORBILI

No. Dokumen : /SOP/ADG/06/2016


No. Revisi :
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman : 1/2
UPT.
dr. AKHMAD MULTAZAM
PUSKESMAS
NIP. 19750808 200604 1 015
ANDONGSARI
1. Pengertian Prosedur penanganan suatu penyakit infeksi virus, yang ditandai dengan
gejala prodromal berupa demam, batuk, pilek, konjungtivitis, eksantem
patognomonik, diikuti dengan lesi makulopapular eritem pada hari ketiga
hingga hari ketujuh.
2. Tujuan Menangani Morbii
3. Kebijakan Sebagai pedoman penanganan Morbii
4. Referensi Buku Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan
Primer Edisi I tahun 2013
5. Alat dan a. Pulpen
Bahan b. Form Rekam medis
6. Langkah – 1. Anamnesa
Langkah 2. Pemeriksaan Fisik
3. Penegakan diagnosa : Penanganan Morbii
4. Tatalaksana :
a. Terapi suportif diberikan dengan menjaga cairan tubuh dan
mengganti cairan yang hilang dari diare dan emesis.
b. Obat diberikan untuk gejala simptomatis, demam dengan
antipiretik.
c. Jika terjadi infeksi bakteri sekunder, diberikan antibiotik.
d. Suplementasi vitamin A diberikan pada:
1. Bayi usia kurang dari 6 bulan 50.000 IU/hari PO diberi 2 dosis.
2. Umur 6-11 bulan 100.000 IU/hari PO 2 dosis.
3. Umur di atas 1 tahun 200.000 IU/hari PO 2 dosis.
4. Anak dengan tanda defisiensi vitamin A, 2 dosis pertama
sesuai umur, dilanjutkan dosis ketiga sesuai umur yang
diberikan 2-4 minggu kemudian.
e. Konseling dan Edukasi
- Edukasi keluarga dan pasien bahwa morbili merupakan
penyakit yang menular. Namun demikian, pada sebagian
besar pasien infeksi dapat sembuh sendiri, sehingga
pengobatan bersifat suportif. Edukasi pentingnya
memperhatikan cairan yang hilang dari diare/emesis.
- Untuk anggota keluarga/kontak yang rentan, dapat diberikan
vaksin campak atau human immunoglobulin untuk
pencegahan. Vaksin efektif bila diberikan dalam 3 hari terpapat
dengan penderita. Imunoglobulin dapat diberikan pada individu
dengan gangguan imun, bayi umur 6 bulan -1 tahun, bayi
umur kurang dari 6 bulan yang lahir dari ibu tanpa imunitas
campak, dan wanita hamil.
f. Kriteria rujukan
Perawatan di Rumah Sakit untuk campak dengan komplikasi
(superinfeksi bakteri, pneumonia, dehidrasi, croup, ensefalitis)
PENATALAKSANAAN MORBILI
UPT. No. Dokumen : /SOP/ADG/06/2016
PUSKESMAS No. Revisi :
ANDONGSARI SOP
Tanggal Terbit :
Halaman : 2/2
7. Bagan Alir
(jika
dibutuhkan
)
8. Unit terkait Poli Umum, UGD, Rawat Inap
9. Dokumen 1. Rekam Medis
terkait

10. Rekaman Historis Perubahan

Tanggal Mulai
NO Yang di Ubah Isi Perubahan diberlakukan
DAFTAR TILIK

ASUHAN KEPERAWATAN

UPT.
dr. AKHMAD MULTAZAM
PUSKESMAS
NIP. 19750808 200604 1 015
ANDONGSARI

UNIT : ............................................................
NAMA PETUGAS : ............................................................
TGL PELAKSANAAN : ............................................................

DAFTAR KEGIATAN YA TIDAK KET


1. Apakah petugas melakukan Pengkajian meliputi
Pengumpulan data, analisa data, perumusan
masalah?
2. Apakah petugas menentukan Diagnosa Keperawatan?
3. Apakah petugas melakukan Rencana Keperawatan?
4. Apakah petugas melakukan Implementasi
Keperawatan?
5. Apakah petugas melakukan evaluasi Keperawatan?