Anda di halaman 1dari 6

All Rights Reserved

 HOM EPAGE
 PELUANG USAHA
PELUANG USAHA

Peluang Usaha Kerupuk Aneka Rasa Lengkap Dengan Cara

Membuatnya

Usaha kerupuk kerap dipandang sebelah mata oleh


sebagian orang. Margin satu buah kerupuk memang terbilang sedikit. Tapi
pernahkah Anda melihat pedagang kerupuk membawa segunung kerupuk?
Demikianlah para pelaku usaha kerupuk, selalu berpikir dalam kerangka
kuantitas, margin kecil, jika terkumpul dalam kuantitas yang besar, maka
jadinya banyak juga.
Kerupuk adalah makanan khas Indonesia. Tak sedikit orang yang merasa
tak nikmat makan jika tidak menggunakan kerupuk sebagai pelengkap.
Atau, makan akan serasa lebih nikmat dengan tambahan kerupuk. Dalam
perkembangannya, kerupuk bukan hanya sebagai “teman” makan saja,
namun juga disuguhkan sebagai kudapan di meja tamu.

Apalagi jika kerupuk yang ditawarkan memiliki berbagai keunggulan,


seperti pilihan rasa yang beraneka macam, bentuk dan warna yang cantik,
serta menggunakan bahan alami yang aman bagi kesehatan. Kerupuk
aneka rasa juga bisa dijadikan oleh-oleh saat seseorang mengunjungi
suatu tempat.

Jika dibentuk dan dikemas dengan baik, kerupuk bisa menjadi komoditi
andalan. Tiap-tiap daerah di Indonesia bisa mengembangkan rasa dan
bentuk kerupuk sesuai dengan potensi daerah masing-masing. Daerah
pesisir dengan kerupuk rasa ikan, udang dan aneka hewan laut. Daerah
pegunungan dengan kerupuk rasa buah-buahan. Sementara daerah lain
dengan kerupuk rambak yang terbuat dari kulit sapi. Dan masih banyak lagi
macam kerupuk yang dapat dikembangkan.

Langkah-langkah Memulai Usaha Kerupuk


Pertama siapkan konsep kerupuk yang hendak diproduksi. Maksud dari
konsep kerupuk adalah meliputi; Rasa apa saja yang akan diproduksi?
Bagaimana bentuk kerupuk Anda nanti? Warnanya apa? Kemasan
kerupuknya seperti apa? Kerupuk akan dipasarkan dalam bentuk mentah
atau matang?

Selanjutnya adalah pemilihan lokasi pembuatan atau pabrik kerupuk. Anda


perlu memikirkan lokasi, karena ini berkaitan dengan biaya dan strategi
pemasaran. Jika dalam strategi pemasaran Anda lokasi usaha kerupuk
tidak memiliki pengaruh yang besar, maka Anda tidak perlu mengejar
lokasi yang strategis. Apakah cukup dikerjakan di rumah dengan
memanfaatkan dapur dan atau ruang lain di dalam dan disekitar rumah?
Ataukah perlu menyewa tempat khusus?

---------- ***** ----------

Jangan Ketinggalan!!! Sikat peluang ini sekarang: 20


Peluang Usaha Rumahan Modal Kecil Yang
Menjanjikan Di Tahun 2018
---------- ***** ----------

Setelah lokasi, maka langkah selanjutnya adalah perlengkapan produksi


pembuatan kerupuk. Beberapa alat produksi pembuatan kerupuk dapat
dibeli di toko mesin industri. Ada yang dioperasikan secara manual
maupun semi manual. Perlengkapan produksi pembuatan kerupuk skala
rumah tangga meliputi:

 Alat penggiling dan pengaduk adonan


 Alat cetak dan memasak kerupuk
 Pengering (bisa secara alami atau menggunakan alat sejenis oven)
 Alat penggoreng dan peniris minyak, jika kerupuk dijual dalam bentuk
matang
 Alat pengemas
Langkah keempat dari cara memulai usaha kerupuk adalah rekrutmen
karyawan. Anda dapat merekrut karyawan dari orang-orang yang ada di
sekitar lokasi produksi. Namun demikian hendaknya jangan lupa untuk
mengatur jam kerja, tugas-tugas yang harus dilakukan masing-masing
karyawan, sistem pengupahan dan bonus. Jangan ketinggalan baca juga
artikel terkait berjudul Tips Rekrutmen Karyawan Yang Harus Anda Punyai.
Selanjutnya, untuk menghasilkan penjualan Anda harus menyusun
rencana pemasaran, dan distribusi. Jika merasa perlu, bentuklah tim
marketing yang solid. Strategi marketing dapat dilakukan dalam bermacam
cara, saya sudah banyak menulis artikel tentang pemasaran, diantaranya
Anda dapat membacanya artikel mengenai strategi pemasaran produk
baru dan juga artikel berjudul Strategi Promosi Pemasaran Yang Terbukti
Jitu. Nanti saya akan bahas tersendiri mengenai strategi pemasaran dan
tips sukses bisnis kerupuk.
Tak kalah penting dari kelima hal tersebut diatas, langkah berikutnya yang
sebaiknya juga Anda perhatikan adalah mengurus perijinan PIRT.
Terutama apabila Anda ingin produk Anda masuk ke dalam toko, atau
dikirim ke luar daerah, maka Anda harus menyertakan ijin minimal
setingkat PIRT. Ijin ini dapat diperoleh dengan mengirim pengajuan ke
departemen perijinan dan departemen kesehatan setempat. Petugas akan
melakukan survey ke lokasi usaha kerupuk Anda . Jika hasil survey sesuai
dengan standar kesehatan dan produksi, maka petugas akan membantu
Anda mendapatkan PIRT.

Resep Dan Cara Membuat Kerupuk


Bahan Membuat Kerupuk
 10 kg tepung kanji/tapioka kualitas bagus
 5 kg ikan kakap puti, ambil dagingnya
 ½ kg bawang putih, kupas dan haluskan
 Garam dan gula pasir secukupnya
 15 liter air, boleh ditambah atau dikurangi sesuai kebutuhan
Cara Membuat Kerupuk
1. Haluskan daging ikan kakap putih bersama bawang putih, tambahkan
garam dan gula,
2. Masukkan tepung tapioka berseling dengan air sedikit demi sedikit sambil
dimixer dengan pengaduk spiral/diuleni,
3. Aduk hingga adonan tidak lengket di tangan atau di baskom,
4. Cetak kerupuk atau bungkus dengan daun pisang lalu kukus sampai
matang,
5. Biarkan kerupuk menjadi dingin, jika kerupuk dibungkus daunmaka
selanjutnya iris kerupuk hingga tipis,
6. Jemur kerupuk sampai benar-benar kering,
7. Kerupuk siap dikemas atau bisa digoreng terlebih dahulu baru dikemas,
8. Jika kerupuk dijual dalam keadaan matang, disarankan untuk
menggunakan wadah berbahan alumunium foil yang kedap udara agar
kerupuk tidak mudah melempem,
Analisa Usaha Kerupuk Aneka Rasa
Modal Awal
 Mesin pengolah dan pengemas kerupuk: Rp 20.000.000,-
 Renovasi pabrik: Rp 5.000.000,-
 Alat masak lain: Rp 2.000.000,-
 JUMLAH: Rp 27.000.000,-
Biaya Operasional
 Bahan baku kerupuk 100 kg/hari @Rp 2.600.000,- x 20 hari: Rp
52.000.000,-
 Gaji karyawan 3 orang @Rp 1.500.000: Rp 4.500.000,-
 Perlengkapan lain: Rp 1.500.000,-
 Biaya promosi dan marketing: Rp 1.500.000,-
 JUMLAH: Rp 59.500.000,-
Omset/Pendapatan
= 100 kg kerupuk per hari x 20 hari x Rp 34.000

= 68.000.000,-

Keuntungan/Laba Bersih
= Pendapatan – Biaya Operasional

= Rp 68.000.000 – Rp 59.500.000

= Rp 8.500.000,-

Break Event Point


= Modal Awal / Laba Bersih

= Rp 27.000.000 / Rp 8.500.000

= 3,18 bulan = 96 hari


Bagaimana Sahabat PoBis? Bisnis kerupuk tidak bisa dipandang sebelah
mata bukan?! Semoga tulisan komplit mengenai peluang usaha kerupuk ini
dapat memberi gambaran bagi Anda yang ingin memulai bisnis kerupuk.

sumber gambar usaha kerupuk: tanjegwagir.wordpress.com

---------- ***** ----------


Modal Pas-pasan? Baca ini:
Ide dan Tips Peluang Usaha Modal Kecil
---------- ***** ----------
Salam sukses! Apapun peluang usaha yang Anda geluti, saya selalu
berdoa, semoga semua Sahabat PoBis dilapangkan jalan dalam menjalani
usaha... Aaamiiinnnnn...

Artikel Bisnis Pilihan


VIEW COMMENTS

 sukman

June 3, 2018 at 3:57 pm

ada tempat pelatihan nggak di jakarta timur?


alamat tempat jual peralatan?
o Heri Kusdianto

June 5, 2018 at 8:47 am

mohon maaf, untuk sementara belum ada tempat pelatihan di Jakarta Timur

Leave a Comment

SHARE



 Copyright

 Disclaimer

 Privacy Policy

 Contact Us

 About

All Rights ReservedView Non-AMP Version Top