Anda di halaman 1dari 2

PENATALAKSANAAN LEPTOSPIROSIS

No. Dokumen : /SOP/ADG/06/2016


No. Revisi :
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman : 1/2
UPT.
dr. AKHMAD MULTAZAM
PUSKESMAS
NIP. 19750808 200604 1 015
ANDONGSARI
1. Pengertian Leptospirosis adalah penyakit infeksi yang menyerang manusia
disebabkan oleh mikroorganisme Leptospira interogans dan memiliki
manifestasi klinis yang luas. Spektrum klinis mulai dari infeksi yang tidak
jelas sampai fulminan dan fatal. Pada jenis yang ringan, leptospirosis
dapat muncul seperti influenza dengan sakit kepala dan myalgia. Tikus,
adalah reservoir yang utama dan kejadian leptospirosis lebih banyak
ditemukan pada musim hujan.
2. Tujuan Menangani Infeksi pada Leptospirosis
3. Kebijakan Sebagai pedoman penanganan Menangani Leptospirosis
4. Referensi Buku Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan
Primer Edisi I tahun 2013
5. Alat dan a. Pulpen
Bahan b. Form Rekam medis
6. Langkah – 1. Anamnesa
Langkah 2. Pemeriksaan Fisik
3. Penegakan diagnosa : Penanganan Menangani Leptospirosis
4. Tatalaksana :
a. Pengobatan suportif dengan observasi ketat untuk mendeteksi
dan mengatasi keadaan dehidrasi, hipotensi,perdarahan dan
gagal ginjal sangat penting pada leptospirosis.
b. Pemberian antibiotik harus dimulai secepat mungkin. Pada
kasus-kasus ringan dapat diberikan antibiotika oral seperti
doksisiklin, ampisilin , amoksisilin atau erytromicin. Pada kasus
leptospirosis berat diberikan dosis tinggi penicillin injeksi.
7. Bagan Alir
(jika
dibutuhkan
)
8. Unit terkait Poli Umum, UGD, Rawat Inap
9. Dokumen 1. Rekam Medis
terkait

10. Rekaman Historis Perubahan

Tanggal Mulai
NO Yang di Ubah Isi Perubahan diberlakukan
DAFTAR TILIK

ASUHAN KEPERAWATAN

UPT.
dr. AKHMAD MULTAZAM
PUSKESMAS
NIP. 19750808 200604 1 015
ANDONGSARI

UNIT : ............................................................
NAMA PETUGAS : ............................................................
TGL PELAKSANAAN : ............................................................

DAFTAR KEGIATAN YA TIDAK KET


1. Apakah petugas melakukan Pengkajian meliputi
Pengumpulan data, analisa data, perumusan
masalah?
2. Apakah petugas menentukan Diagnosa Keperawatan?
3. Apakah petugas melakukan Rencana Keperawatan?
4. Apakah petugas melakukan Implementasi
Keperawatan?
5. Apakah petugas melakukan evaluasi Keperawatan?