Anda di halaman 1dari 3

PENATALAKSANAAN FIXED DRUG

ERUPTION (FDE)
No. Dokumen : /SOP/ADG/06/2016
No. Revisi :
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman : 1/2
UPT.
dr. AKHMAD MULTAZAM
PUSKESMAS
NIP. 19750808 200604 1 015
ANDONGSARI
1. Pengertian Prosedur penanganan Fixed Drug Eruption (FDE) yaitu salah satu jenis
erupsi obat yang sering dijumpai dan merupakan kelainan yang terjadi
berkali-kali pada tempat yang sama.
2. Tujuan Menangani Fixed Drug Eruption (FDE)
3. Kebijakan Sebagai pedoman penanganan Fixed Drug Eruption (FDE)
4. Referensi Buku Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan
Primer Edisi I tahun 2013
5. Alat dan a. Pulpen
Bahan b. Form Rekam medis
6. Langkah – 1. Anamnesa
Langkah 2. Pemeriksaan Fisik
3. Penegakan diagnosa : Penanganan Menangani Exanthematous Drug
Eruption
4. Tatalaksana :
a. Prinsip tatalaksana adalah menghentikan obat terduga. Pada
dasarnya erupsi obat akan menyembuh bila obat penyebabnya
dapat diketahui dan segera disingkirkan.
b. Untuk mengatasi keluhan, farmakoterapi yang dapat diberikan,
yaitu:
- Kortikosteroid sistemik, misalnya prednison tablet 30
mg/hari dibagi dalam 3 kali pemberian per hari
- Antihistamin sistemik untuk mengurangi rasa gatal;
misalnya hidroksisin tablet 10 mg/hari 2 kali sehari selama 7
hari atau loratadin tablet 1x10 mg/hari selama 7 hari
- Pengobatan topikal
- Pemberian topikal tergantung dari keadaan lesi, bila terjadi
erosi atau madidans dapat dilakukan kompres NaCl 0,9%
atau Larutan Permanganas kalikus 1/10.000 dengan 3 lapis
kasa selama 10-15 menit. Kompres dilakukan 3 kali sehari
sampai lesi kering.
- Terapi dilanjutkan dengan pemakaian topikal kortikosteroid
potensi ringan-sedang, misalnya hidrokortison krim 2.5%
atau mometason furoat krim 0.1%
c. Konseling dan Edukasi
- Prinsipnya adalah eliminasi obat terduga
- Pasien dan keluarga diberitahu untuk membuat catatan
kecil di dompetnya tentang alergi obat yang dideritanya.
- Memberitahukan bahwa kemungkinan pasien bisa sembuh
dengan adanya hiperpigmentasi pada lokasi lesi. Dan bila
alergi berulang terjadi kelainan yang sama, pada lokasi
PENATALAKSANAAN FIXED DRUG ERUPTION (FDE)
UPT. No. Dokumen : /SOP/ADG/06/2016
No. Revisi :
PUSKESMAS SOP
Tanggal Terbit :
ANDONGSARI Halaman : 2/2
yang sama.
d. Kriteria rujukan
- Lesi luas, hampir di seluruh tubuh, termasuk mukosa dan
dikhawatirkan akan berkembang menjadi Sindroma Steven
Johnson.
- Bila diperlukan untuk membuktikan jenis obat yang diduga
sebagai penyebab:
o Uji tempel tertutup, bila negatif lanjutkan dengan
o Uji tusuk, bila negatif lanjutkan dengan
o Uji provokasi.
- Bila tidak ada perbaikan setelah mendapatkan pengobatan
standar selama 7 hari dan menghindari obat.
- Lesi meluas.

7. Bagan Alir
(jika
dibutuhkan
)
8. Unit terkait Poli Umum, UGD, Rawat Inap
9. Dokumen 1. Rekam Medis
terkait

10. Rekaman Historis Perubahan

Tanggal Mulai
NO Yang di Ubah Isi Perubahan diberlakukan
DAFTAR TILIK

ASUHAN KEPERAWATAN

UPT.
dr. AKHMAD MULTAZAM
PUSKESMAS
NIP. 19750808 200604 1 015
ANDONGSARI

UNIT : ............................................................
NAMA PETUGAS : ............................................................
TGL PELAKSANAAN : ............................................................

DAFTAR KEGIATAN YA TIDAK KET


1. Apakah petugas melakukan Pengkajian meliputi
Pengumpulan data, analisa data, perumusan
masalah?
2. Apakah petugas menentukan Diagnosa Keperawatan?
3. Apakah petugas melakukan Rencana Keperawatan?
4. Apakah petugas melakukan Implementasi
Keperawatan?
5. Apakah petugas melakukan evaluasi Keperawatan?