Anda di halaman 1dari 2

PENATALAKSANAAN SYOK

No. Dokumen : /SOP/ADG/06/2016


No. Revisi :
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman : 1/2
UPT.
dr. AKHMAD MULTAZAM
PUSKESMAS
NIP. 19750808 200604 1 015
ANDONGSARI
1. Pengertian Syok adalah keadaan kesehatan yang mengancam jiwa ditandai dengan
ketidakmampuan tubuh untuk menyediakan oksigen untuk mencukupi
kebutuhan jaringan.
2. Tujuan Menangani Syok
3. Kebijakan Sebagai pedoman penanganan Syok
4. Referensi Buku Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan
Primer Edisi I tahun 2013
5. Alat dan a. Pulpen
Bahan b. Form Rekam medis
6. Langkah – 1. Anamnesa
Langkah 2. Pemeriksaan Fisik
3. Penegakan diagnosa : Penanganan Menangani Exanthematous Drug
Eruption
4. Tatalaksana :
a. Pengenalan dan restorasi yang cepat dari perfusi adalah kunci
pencegahan disfungsi organ – multiple dan kematian.
b. Pada semua bentuk syok, manajemen jalan nafas dan
pernafasan untuk memastikan oksigenasi pasien baik, kemudian
restorasi cepat dengan infus cairan.
c. Pilihan pertama adalah kristaloid (Ringer laktat/Ringer asetat)
disusul darah pada syok perdarahan. Keadaan hipovolemi diatasi
dengan cairan koloid atau kristaloid sekaligus memperbaiki
keadaan asidosis.
d. Pengobatan syok sebelumnya didahului dengan penegakan
diagnosis etiologi.
7. Bagan Alir
(jika
dibutuhkan
)
8. Unit terkait Poli Umum, UGD, Rawat Inap
9. Dokumen 1. Rekam Medis
terkait

10. Rekaman Historis Perubahan

Tanggal Mulai
NO Yang di Ubah Isi Perubahan diberlakukan
DAFTAR TILIK

ASUHAN KEPERAWATAN

UPT.
dr. AKHMAD MULTAZAM
PUSKESMAS
NIP. 19750808 200604 1 015
ANDONGSARI

UNIT : ............................................................
NAMA PETUGAS : ............................................................
TGL PELAKSANAAN : ............................................................

DAFTAR KEGIATAN YA TIDAK KET


1. Apakah petugas melakukan Pengkajian meliputi
Pengumpulan data, analisa data, perumusan
masalah?
2. Apakah petugas menentukan Diagnosa Keperawatan?
3. Apakah petugas melakukan Rencana Keperawatan?
4. Apakah petugas melakukan Implementasi
Keperawatan?
5. Apakah petugas melakukan evaluasi Keperawatan?