Anda di halaman 1dari 12

MEMORY INTERNAL

DASAR TEKNOLOGI INFORMASI

OLEH :
PUTU RUSDI ARIAWAN (0804405050)

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO


FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS UDAYANA
DENPASAR
2009
BAB I
PENDAHULUAN

Memory komputer bisa diibaratkan sebagai papan tulis, di mana setiap orang
yang masuk ke dalam ruangan bisa membaca dan memanfaatkan data yang ada
dengan tanpa merubah susunan yang tersaji. Data yang diproses oleh komputer,
sebenarnya masih tersimpan didalam memory, dan dalam hal ini komputer hanya
membaca data dan kemudian memprosesnya. Satu kali data tersimpan didalam
memory komputer, maka data tersebut akan tetap tinggal disitu selamanya. Setiap kali
memory penuh, maka data yang ada bisa dihapus sebagian ataupun seluruhnya untuk
diganti dengan data yang baru.
Besar kecilnya komputer, ditentukan oleh besar kecilnya memory yang
dimilikinya. Apabila komputer memiliki memory besar, maka kemampuan komputer
dalam hal menyimpan data juga menjadi besar, demikian pula sebaliknya. Satuan data
yang tersimpan didalam memory dinyatakan dengan Byte, Kilo-byte, Mega-byte,
ataupun Giga-byte. Dalam hal ini, 1 Character = 1 byte. Data yang akan diproses
ataupun hasil pemrosesan komputer, disimpan didalam internal memory. Disamping
itu, internal memory juga digunakan untuk menyimpan program yang digunakan
untuk memproses data. Dengan demikian, kapasitas internal memory harus cukup
besar untuk menampung semuanya. Setiap data yang disimpan akan ditempatkan
dalam address (alamat) tertentu, sehingga komputer dengan cepat dapat menemukan
data yang dibutuhkan. Apabila ada sebuah data yang masuk ke-address tertentu, dan
pada address tersebut telah terisi dengan data yang lama, maka data yang baru akan
menumpuk data lama. Dengan demikian, data lama akan tertumpuk/hilang, dan isinya
akan diganti dengan data yang baru.
Dengan kemampuan dalam hal menyimpan data yang semakin meningkat,
ternyata harga memory juga semakin murah, dan bentuknya juga semakin kecil. Pada
tahun 1950-an, harga sebuah memory yang dapat digunakan untuk menyimpan 2.500
character adalah 1 juta dolar. dan pada tahun 1990-an, harga memory untuk ukuran
tersebut, hanyalah 50-sen.

PUTU RUSDI ARIAWAN 1


BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Memory Internal


Pengertian internal memori terbagi menjadi:
Read Only Memory (ROM), berfungsi untuk menyimpan pelbagai program
yang berasal dari pabrik komputer. Sesuai dengan namanya, ROM (Read Only
Memory), maka program yang tersimpan di dalam ROM, hanya bisa dibaca
oleh para pemakai.
Random Access Memory (RAM), merupakan bagian memori yang bisa
digunakan oleh para pemakai untuk menyimpan program dan data.

ROM bisa diibaratkan sebuah tulisan yang sudah tercetak, di mana pemakai
hanya bisa melakukan pembacaan data yang ada di dalamnya tanpa bisa melakukan
perubahan apapun pada tulisan yang ada. ROM biasanya berisi instruksi atau program
khusus yang bisa digunakan pemakai untuk memanfaatkan komputer secara
maksimal. ROM biasanya berisi program BIOS (Basic Input Output System),
program ini berfungsi untuk mengendalikan perpindahan data antara microprocessor
ke komponen lain yang meliputi keyboard, monitor, printer dan lainnya. Program
BIOS juga mempunyai fungsi untuk self-diagnostik, atau memeriksa kondisi yang
ada didalam dirinya. Program Linkage/Bootstrap, bertugas untuk memindahkan
operating system yang tersimpan di dalam disket untuk kemudian ditempatkan di
dalam RAM.
RAM berfungsi untuk menyimpan program dan data dari pemakai komputer
dalam bentuk pulsa-pulsa listrik, sehingga seandainya listrik yang ada dimatikan,
maka program dan data yang tersimpan akan hilang. ROM menyimpan program yang
berasal dari pabrik dalam bentuk komponen padat, sehingga tidak akan mengalami
gangguan seandainya aliran listrik terputus. Isi RAM bisa dihapus oleh pemakai
komputer, isi ROM tidak. Secara pisik, RAM berbentuk seperti sebuah chip yang
sangat kecil, dan saat ini mampu menyimpan data antara 8 MB hingga 32 GB.

PUTU RUSDI ARIAWAN 2


Apabila pemakai komputer ingin menambah kapasitas memori yang dimilikinya,
pemakai tinggal menambahkan chip RAM pada tempat yang telah disediakan (chip-
set).
Secara prinsip pengertian RAM terbagi menjadi Input Area tempat untuk
menampung data-data input yang akan diolah. Program Area tempat untuk
menampung program yang akan dipergunakan untuk memproses data. Working Area
tempat untuk menampung kegiatan pengolahan data yang akan dikerjakan. Output
Area tempat untuk menampung hasil pengolahan data.

2.2 Jenis- Jenis Read Only Memory (ROM)


a. PROM (Programable Read Only Memory)
Bersifat non volatile dan hanya bisa ditulisi sekali saja. Proses penulisan
dibentuk secara elektris. Diperlukan peralatan khusus untuk proses penulisan
atau “pemrograman”.
b. EPROM (Erasable PROM)
Dibaca secara optis dan ditulisi secara elektris. Sebelum operasi write, seluruh
sel penyimpanan harus dihapus menggunakan radiasi sinar ultra-violet
terhadap keping paket. Proses penghapusan dapat dilakukan secara berulang,
setiap penghapusan memerlukan waktu 20 menit. Untuk daya tampung data
yang sama EPROM lebih mahal dari PROM.
c. EEPROM (Electrically EPROM )
Dapat ditulisi kapan saja tanpa menghapus isi sebelumnya. Operasi write
memerlukan watu lebih lama dibanding operasi read. Gabungan sifat
kelebihan non-volatilitas dan fleksibilitas untuk update dengan menggunakan
bus control, alamat dan saluran data. EEPROM lebih mahal dibanding
EPROM.

2.3 Jenis-Jenis Random Access Memory (RAM)


a. RAM Dinamik (DRAM)
Disusun oleh sel-sel yang menyimpan data sebagai muatan listrik pada
kapasitor. Ada dan tidak ada muatan listrik pada kapasitor dinyatakan sebagai

PUTU RUSDI ARIAWAN 3


bilangan biner 1 dan 0. Perlu pengisian muatan listrik secara periodik untuk
memelihara penyimpanan data.
Untuk operasi suatu sinyal tegangan berlaku untuk baris bit, tegangan tinggi
merepresentasikan 1, dan tegangan rendah merepresentasikan 0. Suatu sinyal
kemudian diaplikasikan ke baris alamat, membiarkan muatan untuk ditransfer
ke kapasitor.
Untuk operasi baca, ketika baris alamat terpilih, transistor dinyalakan dan
muatan tersimpan pada kapasitor akan diambil ke baris bit dan amplifier yang
sensitif. Amplifier yang sensitif bandingkan tegangan kapasitor dengan
penilaian dan penentuan acuan sel berisi logika 1 atau logika 0. baca keluar
mengosongkan sel kapasitor, yang harus dikembalikan untuk melengkapi
operasi.
Walaupun sel DRAM digunakan untuk menyimpan bit tunggal (0 atau 1), sel
DRAM merupakan perangkat analog yang sangat esensial. Kapasitor dapat
menyimpan setiap nilai muatan di dalam suatu ruang, nilai thresh-old
menentukan apakah charge dapat diinterpretasikan sebagai 1 atau 0.

Organisasi DRAM
Synchronous DRAM
Salah satu yang paling digunakan luas bentuk DRAM adalah synchronous
DRAM (SDRAM). Tidak sama dengan DRAM yang tradisional
(Asynchronous) SDRAM menukar data dengan prosesor yang disamakan
ke sinyal pewaktu eksternal dan bekerja pada kecepatan penuh dari
prosesor/bus memory tanpa keadaan menunggu yang lama.
Dalam DRAM secara umum, hadirnya alamat prosesor dan peningkatan
kontrol memori, menunjukkan bahwa satu set data pada lokasi tertentu
dalam memori yang manapun harus dibaca dari atau ditulis ke dalam
DRAM. Setelah masa penundaan waktu akses, DRAM melakukan
berbagai fungsi internal, seperti mengaktifkan kapasitansi tinggi dari
saluran-saluran baris dan kolom, pendeteksian data, dan mengeluarkan

PUTU RUSDI ARIAWAN 4


data keluar melalui buffer output. Prosesor harus menunggu sebentar
melalui penundaan ini, kinerja sistem menjadi lambat.
Dengan synchronous akses, DRAM memindahkan data keluar masuk di
bawah kontrol pewaktu sistem. Prosesor atau master lain mengeluarkan
instruksi dan informasi alamat, yang dikancing oleh DRAM. DRAM
kemudian menanggapinya setelah seperangkat jumlah siklus pewaktu.
Sementara itu, master dapat dengan aman melakukan tugas lain ketika
SDRAM sedang memproses permintaan.
Rambus DRAM
Rambus DRAM (RDRAM), dikembangkan oleh Rambus [FARM92,
CRIS97], telah diadopsi oleh intel dengan penciumnya dan prosesor
titanium. RDRAM telah menjadi pesaing utama dari SDRAM. Keping
RDRAM merupakan kemasan vertikal, dengan semua pin pada satu sisi.
Keping menukar data dengan prosesor di atas 28 kawat yang panjangnya
tidak lebih dari 12 cm. Bus dapat mengalamati di atas 320 keping
RDRAM dan dinilai pada 1,6 GBps.
Bus RDRAM yang khusus membawa alamat dan informasi kontrol
dengan menggunakan suatu protokol berorientasi blok asynchronous.
Setelah waktu akses awal 480 ns, menghasilkan nilai data 1,6 GBps. Apa
yang membuat kecepatan ini mungkin adalah bus itu sendiri, yang
mendefinisikan impedansi, pewaktuan dan sinyal dengan tepat. Dibanding
dengan yang sedang dikontrol oleh RAS, CAS, R/W, dan CE secara
eksp;isit sinyal digunakan pada DRAM yang konvensional, RDRAM
mendapatkan permintaan memori di atas bus berkecepatan tinggi.
Permintaan ini berisi alamat yang diinginkan, jenis operasi dan banyaknya
byte pada operasi.
Cache DRAM (CDRAM)
Cache DRAM (CDRAM), yang dikembangkan oleh Mitsubishi [HIDA90,
ZHAN01], mengintegrasikan suatu chace SRAM kecil (16 Kb) ke suatu
keping DRAM umumnya.

PUTU RUSDI ARIAWAN 5


SRAM pada CDRAM dapat digunakan pada dua cara. Pertama dapat
digunakan pada chace sebenarnya, yang terdiri dari jumlah saluran 64 bit.
Mode chace dari CDRAM adalah efektif untuk akses acak yang biasa ke
memori.
SRAM pada CDRAM juga dapat digunakan sebagai suatu buffer untuk
mendukung akses yang serial dengan suatu blok data. Sebagai contoh
untuk menyegarkan suatu layar bit-mapped, CDRAM dapat pra
pengambilan data dari DRAM ke dalam buffer SRAM. Akses berikut
terhadap keping menghasilkan semata-mata akses untuk SRAM.
b. RAM Statis (SRAM)
Secara kontras, SRAM merupakan perangkat digital, menggunakan elemen-
elemen logika sama yang digunakan pada prosesor. Dalam SRAM, nilai-nilai
biner disimpan dengan menggunakan gerbang logika flip-flop yang
tradisional. RAM Statis akan menjaga data sepanjang tersedia tenaga untuk
itu.

2.4 Karakteristik Fisik


Ada dua kriteria yang mencerminkan karakteristik fisik memori, yaitu:
 Volatile dan Non-volatile
o Pada memori volatile, informasi akan rusak secara alami atau hilang bila
daya listriknya dimatikan.
o Pada memori non-volatile, sekali informasi direkam akan tetap berada di
sana tanpa mengalami kerusakan sebelum dilakukan perubahan. Pada
memori ini daya listrik tidak diperlukan untuk mempertahankan
informasi tersebut.Memori permukaan magnetik adalah non volatile.
Memori semikonduktor dapat berupa volatile atau non volatile.
 Erasable dan Non-erasable
o Erasable artinya isi memori dapat dihapus dan diganti dengan informasi
lain.
o Memori semikonduktor yang tidak terhapuskan dan non volatile adalah
ROM.

PUTU RUSDI ARIAWAN 6


2.5 Kinerja Memori
Ada tiga buah parameter untuk kinerja sistem memori, yaitu :
 Waktu Akses (Access Time)
Bagi RAM, waktu akses adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan
operasi baca atau tulis.
Bagi non RAM, waktu akses adalah waktu yang dibutuhkan untuk
melakukan mekanisme baca tulis pada lokasi tertentu.

 Waktu Siklus (Cycle Time)


Waktu siklus adalah waktu akses ditambah dengan waktu transien hingga
sinyal hilang dari saluran sinyal atau untuk menghasilkan kembali data bila
data ini dibaca secara destruktif.
 Laju Pemindahan (Transfer Rate)
Transfer rate adalah kecepatan pemindahan data ke unit memori atau
ditransfer dari unit memori.
Bagi RAM, transfer rate sama dengan 1/(waktu siklus).
Bagi non-RAM, berlaku persamaan sbb.:

N
TN TA
R
TN = Waktu rata-rata untuk membaca atau menulis sejumlah N bit.
TA = Waktu akses rata-rata
N = Jumlah bit
R = Kecepatan transfer, dalam bit per detik (bps)

2.6 Metode Akses Memori


Terdapat empat jenis pengaksesan satuan data, sebagai berikut :
Sequential Access
Direct Access
Random Access
Associative Access

PUTU RUSDI ARIAWAN 7


 Sequential Access
 Memori diorganisasikan menjadi unit-unit data, yang disebut record.
 Akses dibuat dalam bentuk urutan linier yang spesifik.
 Informasi pengalamatan dipakai untuk memisahkan record-record dan
untuk membantu proses pencarian.
 Mekanisme baca/tulis digunakan secara bersama (shared read/write
mechanism), dengan cara berjalan menuju lokasi yang diinginkan untuk
mengeluarkan record.
 Waktu access record sangat bervariasi.
 Contoh sequential access adalah akses pada pita magnetik.

 Direct Access
 Seperti sequential access, direct access juga menggunaka shared
read/write mechanism, tetapi setiap blok dan record memiliki alamat
yang unik berdasarkan lokasi fisik.
 Akses dilakukan secara langsung terhadap kisaran umum (general
vicinity) untuk mencapai lokasi akhir.
 Waktu aksesnya bervariasi.
 Contoh direct access adalah akses pada disk.

 Random Access
 Setiap lokasi dapat dipilih secara random dan diakses serta dialamati
secara langsung.
 Waktu untuk mengakses lokasi tertentu tidak tergantung pada urutan
akses sebelumnya dan bersifat konstan.
 Contoh random access adalah sistem memori utama.

PUTU RUSDI ARIAWAN 8


 Associative Access
 Setiap word dapat dicari berdasarkan pada isinya dan bukan berdasarkan
alamatnya.
 Seperti pada RAM, setiap lokasi memiliki mekanisme pengalamatannya
sendiri.
 Waktu pencariannya tidak bergantung secara konstan terhadap lokasi
atau pola access sebelumnya.
 Contoh associative access adalah memori cache.

PUTU RUSDI ARIAWAN 9


BAB III
KESIMPULAN

1. Besar kecilnya komputer, ditentukan oleh besar kecilnya memory yang


dimilikinya. Apabila komputer memiliki memory besar, maka kemampuan
komputer dalam hal menyimpan data juga menjadi besar, demikian pula
sebaliknya. Satuan data yang tersimpan didalam memory dinyatakan dengan
Byte, Kilo-byte, Mega-byte, ataupun Giga-byte. Dalam hal ini, 1 Character = 1
byte.
2. Memory internal dari komputer dibagi menjadi dua yaitu :
a. Read Only Memory (ROM), berfungsi untuk menyimpan pelbagai program
yang berasal dari pabrik komputer. Sesuai dengan namanya, ROM (Read Only
Memory), maka program yang tersimpan di dalam ROM, hanya bisa dibaca
oleh para pemakai.
b. Random Access Memory (RAM), merupakan bagian memori yang bisa
digunakan oleh para pemakai untuk menyimpan program dan data.

PUTU RUSDI ARIAWAN 10


BIODATA PENULIS

Nama : Putu Rusdi Ariawan

TTL : Denpasar. 19 April 1990

Agama : Hindu

Mahasiswa Teknik Elektro Unv. Udayana

Email : turusdi.info@gmail.com

www.facebook.com/turusdi

PUTU RUSDI ARIAWAN 11