Anda di halaman 1dari 21

Asuhan Kebidanan Antenatal Care Patologis Pada Ny”N” Dengan

Masa Gestasi 32-34 Minggu Letak Sungsang


Di Puskesmas Pattingalloang Makassar
Tanggal 4 Februari 2009

No. Reg : 17/09


Tanggal Kunjungan : 4 Februari 2009 Jam 09.30 WITA
Tanggal pengkajian : 4 Februari 2009 Jam 09.40 WITA

Langkah I. Identitas Data Dasar

A. Identitas Istri / Suami

Nama : Ny “N” / Tn “I”

Umur : 38 thn / 44 thn

Suku : Bugis / Bugis

Agama : Islam / Islam

Pendidikan : D3 /S1

Pekerjaan : IRT / Wiraswasta

Pernikahan :1x

Lama Menikah : ± 18 thn

Alamat : Jl. Barukang 2

B. Riwayat Kehamilan Sekarang

1. Ibu mengatakan ini kehamilan yang keenam dan pernah keguguran 1 x

2. 2. Ibu mengatakan HPHT 25-06-2008

3. 3. Ibu mengatakan HTP 02-03-2009

4. 4. Ibu mengatakan umur kehamilan 8 bulan

5. Ibu merasakan janinnya bergerak kuat disebelah kiri perut ibu dan

tidak pernah merasakan nyeri perut hebat

1
6. ibu merasakan janinya mulai bergerak pada bulan November sampai

sekarang

7. Ibu tidak pernah mengkonsumsi obat-obatan selain yng diberikan dari

petugas

8. ibu telah mendapatkan imunisasi TT1, pada tanggal 17-01-2009.

Riwayat Kehamilan, Persalinan dan nifas yang Lalu

N kehamilan Persalinan Nifas

o
Thn Umr Jenis Penolong Perlang Keada BBL Perslang Menyusui

sungan an ibu (gr) sungan

& bayi
1 1992 Aterm Spontan Bidan Normal Baik 3100 Baik 2 tahun
2 1994 Aterm Spontan Bidan Normal Baik 3000 Baik 2 tahun
3 1991 Aterm Spontan Bidan Normal Baik 3300 Baik 1 tahun
4 2004 Abortus - - - - - - -

5 2006 Spontan Bidan Normal Baik 3300 Baik 2 tahun

Aterm

D. Riwayat Kesehatan Penyakit Lalu dan Sekarang

1. Ibu menyatakan tidak pernah menderita sakit jantung, DM, paru-paru,

hepatitis dalam keluarga juga tidak ada yang menderita penyakit tersebut

2. Ibu tidak pernah menderita penyakit kelamin

3. Ibu tidak pernah dioperasi dan transfuse darah

4. Ibu tidak ada riwayat penyakit kulit / alergi

5. Tidak ada riwayat keturunan kembar

E. Riwayat Reproduksi

2
 Menarche 15 th

 Siklus haid 28-30 hari, teratur

 Lamanya haid 7 hari

 Tidak ada dismenorchea

F. Riwayat KB

Ibu pernah menjadi akseptor KB yaitu jenis suntikan 3 bulan dan pil.

G. Riwayat Psikologis

 Ibu dan suami senang dengan kehamilannya

 Ibu merasa khawatir dengan letak janinnya yang diketahui pada pemeriksaan

sekarang

 Ibu berharap dapat melahirkan secara normal ditolong oleh bidan atau dokter.

H. Riwayat Sosial Ekonomi

 Hubungan ibu dengan suami dan keluarga baik

 Pengambilan keputusan adalah suami

 Ibu bekerja mengurus rumah tangga sendiri.

I. Riwayat Spiritual

 Ibu selalu berdoa untuk keselamatan kehamilannya

 Rajin melaksanakan shalat 5 waktu

 Mengikuti pengajian di lingkunganya 1 kali sebulan.

J. Kebiasaan sehari-hari

1. Pola nutrisi

o Kebiasaan

- Frekuensi makan : 3 x sehari

- Frekuensi minum : 7-8 gelas sehari

- Pola makan ibu : Nasi, sayur, lauk kadang makan buah

3
2. Pola Eliminasi

Eliminasi BAK

 Frekuensi : 2-3 kali

 Warna : kuning muda

 Ibu mengatakan tidak ada gangguan eliminasi BAK

selama hamil

Eliminasi BAB

 Frekunsi : 1 x sehari

 Konsistensi : lembek

 Warna : kuning

 Ibu mengatakan selama hamil tidak ada keluhan BAB

3. Pola Istirahat

Tidur siang : 12.00-15.00 wita

Tidur malam : 22.00-05.00 wita

4. Personal hygiene

 Mandi : 2 kali pakai sabun mandi

 Sikat gigi : 3 kali memakai pasta gigi

 Mencuci rambut : 3 kali seminggu memakai shampoo

K. Pemeriksaan Fisik

1. Kesadaran : Compasmentis

2. Penampilan ibu : keadaan ibu baik, emosi stabil

3. Tinggi badan : 155 cm

4. Berat badan : 58 kg

4
5. Lila : 26 cm

6. Tanda-tanda vital : TD :100/70 mmHg

N : 80X /mnt

P : 20X /mnt

S : 36°C

7. Rambut ibu hitam, bersih, tidak ronrok dan tidak mudah tercabut

8. Konjungtiva merah muda, sclera tidak ikterus

9. Gigi lengkap, gusi berwarna merah muda

10. Tidak ada pembesaran kelenjar tiroid dan vena jugularis

11. Payudara simetris kiri dan kanan, putting susu terbentuk tampak hiperpigmentasi

pada aereola mammae

12. Tampak pembesaran perut sesuai umur kehamilan, tampak Stiae albicans, tidak ada

luka bekas operasi, dinding perut longgar.

13. Hasil pemeriksaan Leopold :

L1 : TFU 1 Jbpx (30 cm)

L2 : PUKA

L3 : Bokong

L4 : BAP (covergen)

Lingkar perut : 93 cm, TBJ : 3162 gr

Saat palpasi janin bergerak.

. Auskultasi DJJ : 135X /mnt, teratur dan kuat terdengar jelas pada satu tempat

yaitu pada kuadran kanan.

14. Tidak ada varices dan oedem pada kaki

15. Refleks patella positif kiri dan kanan

16. Pemeriksaan laboratorium

5
Hb : 9 gr %

Alb : -

Red : -

Langkah II. Identifikasi Diagnosa / masalah Aktual

Diagnosa : GVI PIV AI, Gestasi 32 minggu, PUKA, Letak Bokong, intra uteri,

hidup, tunggal, keadaan janin baik dan ibu dengan masalah

kecemasan.

1. GVI PIV AI

Dasar :

Data subyektif : Ibu mengatakan hamil yang keenam dan pernah keguguran

Data obyektif : Tonus otot perut longgar dan tampak striae albicans

Analisa dan Interpretasi

Pada kehamilan yang keenam tonus otot perut kendor karena sudah

teregang sebelumnya. Peningklatan hormone melonophore stimulating (Mhs)

yang dikeluarkan oleh lobus anterior hipofisis mengakibatkan pecahnya

pembuluh darah kapiler pada perut yang merupakan jaringan perut yang disebut

strie. Warna berubah agak hiperemik dan kebiruan disebut strie livida, setelah

partus albicans dan pada multi gravida sering muncul bersama.

1. Hamil 32 minggu

Dasar

Data subyektif :

- HPHT 25-06-2008

- Menurut perkiraan ibu umur kehamilannya sudah 8 bulan

- HTP : 02-03-2009

6
Analisa Dan Interpretasi

Dengan mengguanakn rumus Neagle maka dari HPHT tanggal 25-06-

2008 sampai dengan tanggal 02-03-2009 maka lama kehamilan 32 minggu.

2. Punggung Kanan

Dasar

Data subyektif:

- Ibu mengatakan pergerakan janinya lebih sering pada bagian bawah

sebelah kiri.

Data obyektif

- Palapasi Leopold II teraba punggung kanan

- Djj terdengar pada perut sebelah kanan dengan frekuensi 135X /mnt.

Analisa Dan Interpretasi Data

Pada palpasi Leopold II teraba punggung disisi kanan ibu yaitu tahanan

keras dan lebar seperti papan dan teraba bagian-bagian kecil dari janin pada sisi

kanan ibu sehingga pergerakan janin lebih dominan dirasakan pada sisi kiri perut

ibu (synopsis obstetric, jilid 1 Hal 50-51).

3. Presentase Bokong, BAP

Dasar

Data subyektif :

- Ibu merasakan pergerakan janinnya lebih sering pada sisi perut

sebelah kanan bagian bawah.

Data obyektif :

- Leopold I teraba kepala pada fundus

- Leopold II Punggung kanan

7
- Leopold III bokong

- Leopold IV BAP (covergen)

Analisa dan Interpretasi

Letak janin memanjang dalam sumbu rahim berada di fundus dan

bokong pada bagian depan jalan lahir dan dapat digerakkan.

4. Intra Uterine

Dasar

DS : Ibu mengatakan selama hamil tidak ada nyeri tekan

DO :- Pada palpasi ibu tidak merasa nyeri

- Pembesaran perut sesuai dengan umur kehamilan

Analisa dan Interpretasi

Bagian besar janin dapat diraba saat palpasi dan tidak teraba massa

sinopsis obstetric, (Jilid 1 hal 50-51).

5. Tunggal

Dasar

DS : Ibu mengatakan pergerakan janin lebih sering disebelah kiri perut ibu

DO :- Pada palpasi Leopold I teraba bagian besar bulat, dan melenting

- Pada Leopold II teraba satu bagian memanjang, keras seperti papan

- Pada Leopold III teraba bulat, lembek, tidak melenting

- Pembesaran perut sesuai dengan umur kehamilan

- DJJ terdengar jelas pada kuadran kanan perut ibu.

Analisa dan Interpretasi

Adanya dua bagian besar janin yaitu satu kepala dan satu bokong serta

bagian bagian kecil dan satu punggung serta DJJ yang terdengar pada satu

8
tempat menandakan bahwa kehamilan tunggal (synopsis obstetric, Jilidn 1 hal

50-51).

6. Hidup. Keadaan ibu dan janin baik

Dasar :

DS : Ibu mengatakan janinnya bergerak lebih sering pada perut sebelah kanan

DO :- Auskultasi DJJ 135X /mnt terdengar jelas, kuat dan teratur.

- Tanda-tanda keadaan vital ibu :

a. TD : 100/70 mmHg

b. Nadi : 80X /mnt

c. Pernapasan : 20x /mnt

d. Suhu : 36°C

Analisa dan Interpretasi

- Pergerakan janin yang dirasakan ibu dengan kuat menandakan janin

dalam keadaan baik. DJJ normal antara 120-140X /mnt. DJJ dan frekuensi

135X /mnt menandakan jani masih dlam batas normal dan janin dalam

keadaan baik (synopsis obstetric, jilid 1 hal 50-51).

- Tanda-tanda vital ibu dalam batas normal. Tanda-tanda vital

merupakan indicator untuk mengetahui keadaan ibu dan tidak ada tanda-

tanda abnormal yang terlihat.

7. Masalah Kecemasan

Dasar

Data subyektif :

- Ibu khawatir dengan letak janinnya yang diketahui pada pemeriksaan

yang sekarang.

Data obyektif ;

9
- Ekspresi wajah ibu cemas.

Analisa dan Interpretasi Data

Adanya gangguan yang dirasakan ibu yaitu keadaan janin yang patologi

(prestase bokong) menyebabkan ibu cemas, kecemasan akan mengganggu

psikologis ibu sehingga dapat berakibat buruk terhadap ibu dan janinnya.

Langkah III. Merumuskan Diagnosa / masalah Potensial

Potensial terjadi persalinan letak sungsang

Dasar ;

Data subyektif :

Ibu mengatakan umur kehamilannya 8 bulan.

Data obyektif :

- Umur kehamilan 32 minggu

- Palpasi Leopold III : bokong

Analisa dan Interpretasi

Pada kehamilan 34-36 minggu jumlah air ketuban sudah berkurang

sementara janin semakin bertambah besar sehingga janin akan sulit berputar

menjadi letak kepala akibatnya kehamilan sungsang dapat berlanjut menjadi

kelahiran sungsang.

Langkah IV. Tindakan Segera / Kolaborasi

Kolaborasi dengan dokter untuk pemeriksaan USG

Langkah V. Rencana Tindakan

Tujuan:

a. Kehamilan berlangsung normal sampais aterm

b. Kecemasan teratasi

c. Keadaan umum ibu baik

10
d. Keadaan janin baik

Kriteria :

1. Pembesaran perut sesuai dengan umur kehamilan

2. Presentasse bokong berubah menjadi presentse kepala

3. Ibu dapat beradaptasi dengan kehamilannya yang letak

sungsang dan tidak merasa khawatir lagi dengan kehamilannya

4. Ibu siap fisik mental untuk menghadapai persalinan itu

sungsang

5. TTV dalam batas normal

1. TD : S :110-120 mmHg

D : 70-90 mmHg

2. Nadi : 60-80X /mnt

3. Suhu : 36,5-37,5°C

4. Pernapasan : 18-20X /mnt

6. Pergerakan janin kuat dan teratur (1X dalam 1 jam, minimal 10X dalam

10 jam)

7. DJJ dalam batas normal (120-160X /mnt)

8. BB janin bertambah secara bertahap sesuai umur kehamilan (0,5-1 kg

per minggu)

Rencana Asuhan Kebidanan

1. Berikan informasi kepada ibu tentang hasil pemeriksaaan pada ibu dan

keluarga

11
Rasional : Penyampaian dan penjelasan tentang hasil pemeriksaan kepada

ibu dan keluarga. Sangat penting agar ibu dapat mengetahui

perkembangan kehamilannya sehingga kecemasasn ibu

berkurang.

2. Pendidikan kesehatan tentang :

a. Gizi seimbang selama hamil dengan menganjurkan ibu untuk

memenuhi kebutuhan kalori sebanyak 300 kalori /hari.

Rasionalnya: Selama kehamilan sangat dibutuhkan gizi yang seimbang

(adekuat), dalam kehamilan kebutuhan akan gizi

meningkat dua kali lipat jika dibandingkan sebelum hamil

yang akan digunakan untuk pertumbuhan atau

perkembangan janin dalam rahim sehingga kebutuhan gizi

ibu dan janin terpenuhi.

b. Istirahat cukup selama kehamilan terutama siang hari dengan tidur

rebahan sesaat

Rasionalnya: Istirahat sejenak terutama disiang hari dapat mengurangi

bebankerja jantung yang meningkat pada masa kehamilan.

Istiraht juga dapat menghambat pemakaian energi /kalori

yang juga meningkat karena adanya janin.

c. Personal Hygien dalam kehamilan

Rasional: Kebersihan diri yang cukup memberikan rasa nyaman pada ibu

dan dapat mencegah terjadinnya infeksi.

d. Mengajarkan pada ibu cara menghitung gerakan janin, ibu dapat

memantau sendiri kondisi kesejahteraan janinnya secara obyektif,

sekaligus meningkatkan pengetahuan ibu.

12
3. Diskusi tentang 9 tanda bahaya dalam kehamilan yaitu perdarahan

jalan lahir, nyeri perut, bengkak pada wajah dan tangan, gangguan

penglihatan, sakit kepala menetap, penurunan gerak janin, demam /panas

tinggi, hiperemesis /muntah terus-menerus, BAB lebih dari 3X dalam satu hari

dengan konsisten cair.

Rasional: Ibu perlu diingatkan setiap saat bahaya yg mengancam

kehamilannya yg sebenarnya dapat dihindari denga aktifitas sehari-

hari yg positif & bila salah satu dari hal tersebut dialami, ibu segera

dating menemui petugas kesehatan.

4. Anjurkan ibu melakukan posisi menungging ( knee chest ) 5-15 mnt/hr

dengan cara merendahkan dada seperti sujud

Rasional:

 Posisi badan yg lebih rendah dari bokong /posisi sujud ditambah

gaya grafitasi bumi akan menyebabkan kepala janin lebih fleksi

sehinga dagu menyentu dadanya, penekanan ini menyebabkan

letak bokong menjadi kepala

 Posisi menungging (knee chest) akan menyebabaka bagian yg

besar & berat akan berputar mencari tempat yg lebih luas

5. Siapkan fisik & mental ibu dengan memberikan konseling pada ibu bahwa

walaupun letak janinnya tidak berubah ( tetap letak bokong ) tetapi persalinan

dapat berlangsung normal asal bersalin di puskesmas / RS.yg memiliki

perlatan lebih lengkap & tenaga yg terampil

Rasional: Persalinan letak sungsang dapat berlangsung pervaginam

hanya berbeda dengan letak kepala sehinga harus dilakukan

di PKM/RS.yg memiliki peralatan lebih lengkap & ditolong

13
oleh tenaga kesehatan (bidan/dokter) yg terampil dalam

pertolongan persalinan letak sungsang

6. Diskusi tetang persiapan persalinan & kelahiran & persiapan ibu jika timbul

komplikasi

Rasional: hal ini membantu ibu lebih siap terutama mengenai tempat

melahirkan,penolong persalinan,biaya yg disiapkan serta keluarga

yang mendampinginya,selama berada di RS & juga yang akan

menjaga ramahnya.ibu juga akan lebih siap jika nantinya akan

timbul komplikasi pada saat persalinan/ kelahiran.

7. Anjurkan pada ibu untuk tetap minum tablet Fe.

Rasional: suplemen zat besi dapat membantu meningkat kadar Hb ibu di

Samping intake makanan yg mengandung zat besi.

8. Anjurkan ibu untuk datang kembali 1 minggu kemudian

Rasional: Dengan penjelasan kepada ibu kapan ia harus kembali & hal - hal

yg akan dievaluasi pada kunjungan berikutnya, untuk ibu dapat

mengerti tentang perlunya datang kembali (memeriksakan diri

secara teratur) & akan mengadakan kesepakatan dengan bidan

sehingga tujuan asuhan dapat dicapai secara efektif.

Lankah VI Implementasi

Tgl. 4 Februari 2009 jam 10.00 – 10.20 wita

1. memberikan informasi pada ibu & keluarga tentang hasil pemeriksaan & ibu

tampak mengerti.

2. Memberikan pendidikan kesehatan tentang:

14
a. Gizi seimbang selama hamil dengan menganjurkan ibu untuk

memenuhi kebutuhan kalori sebanyak 300 kalori.

b. Istirahat selama hamil & dengan tidur siang sekitar 1 jam (jam 13-

14.00) & tidur malam sekitar 6-8 jam/hari (jam 21-05.00)

c. Menjelaskan pada ibu tentang menjaga kebersihan tubuh terutama

lipatan kulit & daerah genetalia.

d. Mengajarkan pada ibu cara menghitung gerakan janin untuk

memantau kesejahteraan janin & ibu tampak mengerti.

3. Mendiskusikan tentang 9 tanda bahaya didalam kehamilan :

a) Adanya perdarahan selama kehamilan

b) Nyeri perut,yaitu timbul nyeri perut yg menetap sebelum kehamilan

cukup bulan.

c) Odema/bengkak pada wajah & tangan.

d) Ganguan penglihatan, misalnya: penglihatan berkunang - kunang,

penglihatan kabur dll.

e) Sakit kepala menetap.

f) Penurunan gerakan janin,gerak janin normal minimal 1X dalam 1 jam.

g) Demam/panas tinggi.

h) Muntah terus menerus/hiperemisis.

i) Buang air besar lebih dari 3x /hari dengan konsistensi cair ( Hasil : ibu

dapat mengenali 9 tanda bahaya kehamilan & segera ke klinik / Bidan,jika

mengalami salah satu tanda bahaya,walaupun diluar jadwal kunjungan.

4. Menganjurkan ibu melakukan posisi menungging / sujud / knee chest

5-15 menit / hari & ibu bersedia melakukan posisi nungging di rumah.

15
5. Mendiskusikan mengenai persiapan kelahiran & persalinan di RS & persiapan ibu

jika timbul komplikasi,ibu ingin melahirkan di RS.secara normal & ditolong oleh

bidan atau dokter.

6. Menganjurkan pada ibu untuk tetap minum tablet Fe 1x1 .

7. Menganjurkan ibu kembali ke klinik 1 minggu kemudian tgl, 08-01- 2008.

Langkah VII Evaluasi

Tgl, 4 Februari 2008 jam 10.25 wita

 Kehamilan sementara dangan letak sungsang, keadaan janin baik karena djj

130x /menit, terdengar jelas, kuat ,& teratur, pergerakan janin teratur ( 1x/jam )

 Kecemasan mulai berkurang dimana ekspresi wajah nampak mulai tenang.

 Ibu sudah mulai siap mental & fisik untuk menghadapi persalinan dengan

letak sungsang.

Pendokumentasian Hasil Asuhan Kebidanan Antenatal Care Patologis pada Ny “N”


Masa Gestasi 32 – 34 Minggu Dengan Letak Sungsang

16
Di Puskesmas Pattingalloang
Tanggal 4 Februari 2009

No register : 17/09
Tgl kunjungan : 4 Februari 2000 jam 09.30 wita.
Tgl pengkajian : 4 Januari 2008 jam 09.40 wita.

Langkah I. Identitas Data Dasar

Identitas Istri / Suami

Nama : Ny “N” / Tn “I”

Umur : 38 thn / 44 thn

Suku : Bugis / Bugis

Agama : Islam / Islam

Pendidikan : D3 /S1

Pekerjaan : IRT / Wiraswasta

Pernikahan :1x

Lama Menikah : ± 18 thn

Alamat : Jl. Barukang 2

Subjektif ( S )

 G VI PIV A I

 HPHT 25-06-2008

 HTP 02- 03-2009

 Menurut perhitungan ibu umur kehamilan sudah lebih 8 bulan.

 Ibu merasakan pergerakan janin pertama kali pada bulan november sampai

sekarang.

17
 Janin bergerak kuat dominan pada sebelah kiri babian bawah.

 Ibu tidak pernah merasa nyeri perut yang hebat selama kehamilan.

Objektif ( O )

 Kesadaran composmentis.

 Tanda – tanda vital : TD : 100 / 70 mm hg.

N : 80 x / mnt

P : 20 x / mnt

S : 36 °c.

 Rambut ibu hitam,bersih tidak rontok & tidak mudah tercabut.

 Conjungtiva merah mudah,skera tidak ikterus

 Gigi lengkap,gusi berwarna merah muda.

 Tidak ada pembesaran kelenjar tiroid & vena jugularis

 Payudara simetris kira & kanan,putting susu terbentuk tampak

hiperpigmentasi pada aereola mammae

 Tampak pembesaran perut sesuai umur kehamilan, tampak striae albicans,

tidak ada luka bekas operasi, dinding perut longgar.

 Hasil pemeriksaan Leopold :

 Leopold I : TFU 1jbpx ( 30 cm ) teraba kepala .

 Leopold II : Puka

 Leopold III : Bokong.

 Leopold IV : BAP.( Convergen )

 Lingar perut : 93 cm, TBJ : 3162 gram.

 Saat palpasi janin bergerak .

 Auskultasi Djj : 135 x / mnt, teratur & kuat terdengar jelas pada satu tempat

yaitu pada kuadran kanan.

18
 Tidak ada varises & oedem pada kaki

 Refkeks patella positif kiri & kanan.

 Hasil Lab :

 Hb : 9 gram %

 Alb : Negatif ( - )

 Red : Negatif ( - )

Assesment (A )

- G VI P IV A I, kehamilan 32 minggu, punggung kanan, letak

Sungsang, BAP, Intra uterin, hidup, tunggal, keadan janin baik & dengan masalah

kecemasan.

- Potensial terjadi persalinan letak sungsang.

Planing ( P )

Tgl. 4 Februari 2009 jam 10.00-10.15 wita.

1. Memberikan informasi pada ibu & keluarga tentang hasil pemeriksaan (ibu

tampak mengerti)

2. Memberikan pendidikan kesehatan tentang :

a) Gizi seimbang selama hamil dengan menganjurkan ibu untuk

memenuhi kebutuhan kalori sebanyak 300 kalori /hari

b) Istirahat cukup selama hamil dengan tidur siang sekitar 1 jam (jam

13.00 – 14.00) & tidur malam sekitar 6 – 8 jam / hari (jam 21.00 – 05.00)

c) Menjelaskan pada ibu tentang menjaga kebersihan tubuh terutama

lipatan kulit & daerah genetalia

19
d) Mengajarkan pada ibu cara menghitung gerakan janin untuk

memantau kesejahtraan janin (hasil : ibu tampak mengeri semua

penyuluhan yg diberikan & mau melaksanakannya di rumah)

3. Mendiskusikan tentang 9 tanda bahaya

dalam kehamilan :

a) Adanya perdarahan selama kehamilan

b) Nyeri perut, yaitu timbul nyeri perut yang menetap sebelum kehamilan

cukup bulan.

c) Oedema / bengkak pada wajah & tangan

d) Gangguan penglihatan mis : penglihatan berkunang – kunang, kabur

dll

e) Sakit kepala yang menetap

f) Penurunan gerakan janin

g) Demam / panas tinggi

h) Muntah terus menerus / hiperemisis.

i) Buang air besar lebuih dari 3x / hari

dengan konsistensi cair

(Hasil: Ibu dapat mengenali 9 tanda bahaya kehamilan & bersedia segera

ke bidan / klinik jika mengalami salah satu tanda bahaya, walaupun diluar

jadwal kunjungan ).

4. Menganjurkan ibu melakukan posisi menungging / sujud / knee chest 5 – 15

menit / hari ( Hasil : ibu bersedia melakukan posisi menungging di rumah ).

5. Mendiskusikan mengenai persiapan kelahiran & persalinan di RS & persiapan

ibu jika timbul komplikasi ( Hasil : ibu ingin melahirkan di RS/PKM & berharap

dapat melahirkan normal, ditolong oleh bidan atau dokter.

20
6. Menganjurkan pada ibu untuk tetap minum tablet Fe 1x1 tablet

7. Menganjurkan ibu kembali keklinik 1 mgg kemudian. Tgl

11Februari 2009.

21