Anda di halaman 1dari 14

MAKALAH REKAYASA PERANGKAT LUNAK

NAMA : RANI JUITA


NIM : 41813120165
DOSEN : WACHYU HARI HAJI. S.Kom.MM

JURUSAN SISTEM INFORMASI


FAKULTAS ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS MERCU BUANA
JAKARTA
2015
BAB I
PENDAHULUAN

A. SEJARAH SINGKAT REKAYASA PERANGKAT LUNAK


Rekayasa perangkat lunak telah berkembang sejak pertama kali diciptakan pada tahun
1940-an hingga kini. Fokus utama pengembangannya adalah untuk mengembangkan
praktek dan teknologi untuk meningkatkan produktivitas para praktisi pengembang
perangkat lunak dan kualitas aplikasi yang dapat digunakan oleh pemakai.
Ø 1945 - 1965: Awal
Istilah software engineering digunakan pertama kali pada akhir 1950-an dan awal 1960-
an. Saat itu, masih terdapat debat tajam mengenai aspek engineering dari pengembangan
perangkat lunak.
Pada tahun 1968 dan 1969, komite sains NATO mensponsori dua konferensi tentang
rekayasa perangkat lunak, yang memberikan dampak kuat terhadap perkembangan
rekayasa perangkat lunak. Banyak yang menganggap bahwa dua konferensi inilah yang
menandai awal resmi profesi rekayasa perangkat lunak.
Ø 1965 - 1985: krisis perangkat lunak
Pada tahun 1960-an hingga 1980-an, banyak masalah yang ditemukan para praktisi
pengembangan perangkat lunak. Banyak projek yang gagal, hingga masa ini disebut
sebagai krisis perangkat lunak. Kasus kegagalan pengembangan perangkat lunak terjadi
mulai dari projek yang melebihi anggaran, hingga kasus yang mengakibatkan kerusakan
fisik dan kematian. Salah satu kasus yang terkenal antara lain meledaknya roket Ariane
akibat kegagalan perangkat lunak.
Ø 1985 - kini: tidak ada senjata pamungkas
Selama bertahun-tahun, para peneliti memfokuskan usahanya untuk menemukan teknik
jitu untuk memecahkan masalah krisis perangkat lunak.
Berbagai teknik, metode, alat, proses diciptakan dan diklaim sebagai senjata pamungkas
untuk memecahkan kasus ini. Mulai dari pemrograman terstruktur, pemrograman
berorientasi object, perangkat pembantu pengembangan perangkat lunak (CASE tools),
berbagai standar, UML hingga metode formal diagung-agungkan sebagai senjata
pamungkas untuk menghasilkan software yang benar, sesuai anggaran dan tepat waktu.
Pada tahun 1987, Fred Brooks menulis artikel No Silver Bullet, yang berproposisi bahwa
tidak ada satu teknologi atau praktek yang sanggup mencapai 10 kali lipat perbaikan dalam
produktivitas pengembangan perangkat lunak dalam tempo 10 tahun.
Sebagian berpendapat, no silver bullet berarti profesi rekayasa perangkat lunak dianggap
telah gagal. Namun sebagian yang lain justru beranggapan, hal ini menandakan bahwa
bidang profesi rekayasa perangkat lunak telah cukup matang, karena dalam bidang profesi
lainnya pun, tidak ada teknik pamungkas yang dapat digunakan dalam berbagai kondisi.
B. PENGERTIAN REKAYASA PERANGKAT LUNAK
Menurut Wikipedia : Rekayasa perangkat lunak adalah satu bidang profesi yang
mendalami cara-cara pengembangan perangkat lunak termasuk pembuatan, pemeliharaan,
manajemen organisasi pengembanganan perangkat lunak dan manajemen kualitas.
Menurut IEEE Computer Society : Rekayasa perangkat lunak sebagai penerapan suatu
pendekatan yang sistematis, disiplin dan terkuantifikasi atas pengembangan, penggunaan
dan pemeliharaan perangkat lunak, serta studi atas pendekatan-pendekatan ini, yaitu
penerapan pendekatan engineering atas perangkat lunak.
Rekayasa Perangkat Lunak adalah pengubahan perangkat lunak itu sendiri guna
mengembangkan, memelihara, dan membangun kembali dengan menggunakan prinsip
rekayasa untuk menghasilkan perangkat lunak yang dapat bekerja lebih efisien dan efektif
untuk pengguna.
Istilah Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) secara umum disepakati sebagai terjemahan
dari istilah Software Engineering. Istilah Software Engineering mulai dipopulerkan tahun
1968 pada Software Engineering Conference yang diselenggarakan oleh NATO. Sebagian
orang mengartikan RPL hanya sebatas pada bagaimana membuat program komputer.
Padahal ada perbedaan yang mendasar antara perangkat lunak (software) dan program
komputer.
RPL atau Software Engineering (SE) à Disiplin ilmu yang membahas semua aspek
produksi perangkat lunak, mulai dari tahap awal spesifikasi sistem sampai pemeliharaan
sistem setelah digunakan. Ada 2 istilah kunci disini :
a. “disiplin rekayasa” à Perekayasa membuat suatu alat bekerja. Menerapkan teori,
metode, dan alat bantu yang sesuai, selain itu mereka menggunakannya dengan selektif
dan selalu mencoba mencari solusi terhadap permasalahan.
b. “semua aspek produksi perangkat lunak” à RPL tidak hanya berhubungan dengan
proses teknis dari pengembangan perangkat lunak tetapi juga dengan kegiatan seperti
Manajemen proyek PL dan pengembangan alat bantu, metode, dan teori untuk
mendukung produksi PL.
Kesimpulannya, Rekayasa Perangkat Lunak adalah proses membuat perangkat lunak
dengan menggunakan kaidah-kaidah atau prinsip-prinsip rekayasa sehingga dihasilkan
perangkat lunak yang berkualitas.
Secara lebih khusus kita dapat menyatakan tujuan RPL adalah :
a. Memperoleh biaya produksi perangkat lunak yang rendah.
b. Menghasilkan perangkat lunak yang kinerjanya tinggi, andal dan tepat waktu.
c. Menghasilkan perangkat lunak yang dapat bekerja pada berbagai jenis platform.
d. Menghasilkan perangkat lunak yang biaya perawatannya rendah.
C. METODE-METODE RPL
Pendekatan-pendekatan terstruktur terhadap pengembangan perangkat lunak mencakup
model, notasi, aturan, saran pengembangan sistem (rekomendasi), dan panduan proses.
Deskripsi model sistem -> Deskripsi model yang harus dikembangkan dan notasi yang
digunakan untuk mendefinisikan model-model ini. Ex : model aliran data.
Aturan -> Batasan yang berlaku bagi model sistem. Ex : Setiap entitas pada model sistem
harus memiliki nama yang unik.
Rekomendasi -> Saran dalam membentuk perancangan yang baik. Ex : Tidak ada objek
yang memiliki lebih dari tujuh sub-objek yang berhubungan dengannya.
Panduan Proses -> Aktifitas yang bisa diikuti untuk mengembangkan model sistem. Ex :
Atribut objek harus didokumentasi sebelum mendefinisikan operasi yang berhubungan
dengan objek.
D. TUJUAN REKAYASA PERANGKAT LUNAK
Secara lebih khusus kita dapat menyatakan tujuan dan Rekaya Perangkat Lunak ini adalah:
 Memperoleh biaya produksi perangkat lunak yang rendah.
 Menghasilkan pereangkat lunak yang kinerjanya tinggi, andal dan tepat waktu
 Menghasilkan perangkat lunak yang dapat bekerja pada berbagai jenis platform
 Menghasilkan perangkat lunak yang biaya perawatannya rendah

E. Kriteria Dalam Merekayasa Perangkat Lunak


 Dapat terus dirawat dan dipelihara (maintainability)
 Dapat mengikuti perkembangan teknologi (dependability)
 Dapat mengikuti keinginan pengguna (robust).
 Efektif dan efisien dalam menggunakan energi dan penggunaannya.
 Dapat memenuhi kebutuhan yang diinginkan (usability).
BAB II
PEMBAHASAN

A. RUANG LINGKUP REKAYASA PERANGKAT LUNAK

 Software requirements berhubungan dengan spesifikasi kebutuhan dan persyaratan


perangkat lunak.
 Software design mencakup proses penentuan arsitektur, komponen, antarmuka, dan
karakteristik lain dari perangkat lunak.
 Software construction berhubungan dengan detil pengembangan perangkat lunak,
termasuk algoritma, pengkodean, pengujian, dan pencarian kesalahan.
 Software testing meliputi pengujian pada keseluruhan perilaku perangkat lunak.
 Software maintenance mencakup upaya-upaya perawatan ketika perangkat lunak telah
dioperasikan.
 Software configuration management berhubungan dengan usaha perubahan
konfigurasi perangkat lunak untuk memenuhi kebutuhan tertentu.
 Software engineering management berkaitan dengan pengelolaan dan pengukuran
RPL, termasuk perencanaan proyek perangkat lunak.
 Software engineering tools and methods mencakup kajian teoritis tentang alat bantu
dan metode RPL.
 Software engineering process berhubungan dengan definisi, implementasi,
pengukuran, pengelolaan, perubahan dan perbaikan proses RPL.
Software quality menitikberatkan pada kualitas dan daur hidup perangkat lunak.

B. RPL DAN DISIPLIN ILMU KOMPUTER


Disiplin ilmu komputer lahir awal tahun 1940 yang merupakan integrasi teori
algoritma, logika matematika, dan ditemukannya penyimpanan program secara elektronik
pada komputer.
C. RPL DISIPLIN ILMU LAIN

 Bidang ilmu manajemen meliputi akutansi, finansial, pemasaran, manajemen operasi,


ekonomi, analisis kuantitatif, manajemen sumber daya manusia, kebijakan dan
strategi bisnis.
 Bidang ilmu matematika meliputi aljabar linier, kalkulus, peluang, statistik, analisis
numerik dan matematika diskrit.
 Bidang ilmu manajemen proyek meliputi semua hal yang berkaitan dengan proyek,
seperti ruang lingkup proyek, anggaran, tenaga kerja, kualitas, manajemen resiko, dan
penjadwalan proyek.
 Bidang ilmu manajemen kualitas meliputi pengembangan sistem kualitas, manajemen
resiko dan keandalan, perbaikan kualitas, dan metode-metode kuantitatif.
 Bidang ilmu ergonomika menyangkut hubungan (interaksi) antara manusia dengan
komponen-komponen lain dalam sistem komputer.
 Bidang ilmu rekayasa sistem meliputi teori sistem, analisis biaya-keuntungan,
pemodelan, simulasi, proses dan operasi bisnis.
Rekayasa perangkat Lunak membahas mengenai semua hal yang berkaitan dengan
pengembangan suatu perangkat lunak atau yang biasa kita kenal sebagai software,
meskipun perangkat lunak tidak hanya software saja terkadang juga batch programming,
prosedur ataupun class dan lain sebagainya.
Rekayasa perangkat lunak juga menjadi salah satu jurusan di SMK di Indonesia. Adapun
pembahasan materinya di dalam sekolah menengah kejuruan menjelaskan semua tentang
proses-proses pembuatan suatu perangkat lunak, tetapi lebih ditekankan didalam proses
coding dan pembuatannya saja untuk analisis dan beberapa komponen lain masih belum
di perdalam. Rekayasa perangkat lunak sebenarnya adalah proses update atau pengubahan
suatu perangkat lunak yang bertujuan untuk mengembangkan, memelihara serta
membangun suatu perangkat lunak agar dapat bekerja secara efisien dan efektif bagi user.
Didalam perkuliahan materi rekayasa perangkat lunak secara garis besar ada 6 materi
yaitu :
1. Pengenalan Rekayasa Perangkat Lunak
2. Konsep dasar rekayasa perangkat lunak
3. Metode Pengembangan perangkat lunak
4. Analisis Risiko
5. Persiapan Project perangkat lunak
6. Analisis Desain
7. Testing dan implementasi
Di dalam materi pengenalan rekayasa perangkat lunak yang pertama dipelajari adalah
materi secara umum yaitu pengertian berdasarkan kesepakatan serta beberapa tokoh,
definisi secara umum, sejarah, perkembangan, tokoh-tokohnya. Di dalam materi ini juga
di jelaskan tentangperangkat lunak secara umum, mulai dari karakteristik suatu perangkat
lunak, tujuan pembuatan dari beberapa sisi baik itu dari sisi pengguna, dari sisi sponsor
atau pihak yang mendanai ataupun dari sisi pengembang.
Konsep Dasar Rekayasa Perangkat Lunak. Didalam materi ini di jelaskan tentang
konsep-konsep dasar dalam mengembangkan suatu perangkat lunak. Dijelaskan juga
tentang rekayasa perangkat lunak di dalam dunia praktis atau lapangan. Di dalam materi
ini juga di jelaskan tentang siklus suatu rekayasa perangkat lunak mulai dari pra produksi,
pengembangan, pasca produksi hingga rekayasa atau yang biasa kita lakukan dalam
software adalah patch (menutupi kekurangan). Di sini juga dijelaskan mengenai
tingkatan perangkat lunak, jenis-jenis perangkat lunak dan perkembangan
perusahaan perangkat lunak.
Metodologi pengembangan perangkat lunak atau disebut juga model proses atau
paradigmarekayasa perangkat lunak adalah suatu strategi pengembangan yang
memadukan proses, metode, dan perangkat (tools). Didalam matei ini di jelaskan
mengenai metode-metode pengembangan perangkat lunak yang pernah di pakai dan
sering di pergunakan di dalam mengembangkan software diantaranya metode sekuensial
linier, prototype, RAD, Fouth Generation Techniques (4GT) , spiral, metode
Proses Perangkat Lunak Evolusioner (pertambahan, spiral, konkruen), dan metode
formal.
D. JENIS PERANGKAT LUNAK
Jenis perangkat lunak terbagi menjadi:
1. Sistem Operasi
2. Perangkat Lunak Bahasa
3. Program Aplikasi
Perangkat lunak secara umum dapat di bagi 2 yaitu perangkat lunak sistem dan perangkat
lunak aplikasi. Perangkat lunak sistem dapat di bagi lagi menjadi 3 macam yaitu :
1). Bahasa pemrograman : merupakan perangkat lunak yang bertugas mengkonversikan
arsitektur dan algoritma yang di rancang manusia ke dalam format yang dapat di jalankan
komputer, contoh bahasa pemrograman di antaranya : BASIC, COBOL, Pascal, C++,
FORTRAN
2). Sistem Operasi : saat komputer pertama kali di hidupkan, sistem operasilah yang
pertama kali di jalankan, sistem operasi yang mengatur seluruh proses, menterjemahkan
masukan, mengatur proses internal, memanejemen penggunaan memori dan memberikan
keluaran ke peralatan yang bersesuaian, contoh sistem operasi : DOS, Unix, Windows 95,
IMB OS/2, Apple’s System
3). Utility : sistem operasi merupakan perangkat lunak sistem dengan fungsi tertentu,
misalnya pemeriksaan perangkat keras (hardware troubleshooting), memeriksa disket
yang rusak bukan rusak fisik), mengatur ulang isi harddisk (partisi, defrag), contoh Utilty
adalah Norton Utility. Berikut penjelasan lebih lengkapnya:

1. SISTEM OPERASI
Sistem Operasi adalah perangkat lunaksistem yang bertugas untuk melakukan kontrol
dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk
menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser
web. Sistem Operasi merupakan sisitem operasi pada lappisan pertamayan di
tempatkan pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan sofware
lainnya dijalankan setelah sistem Operasi berjalan. Untuk mengendalikan Program
Kerja Komputer secara mendasar seperti :
 Mengatur Media Input
 Proses
 Output
 Mengatur Memory
Penjadwalan Proses :
 PC DOS
 MS DOS
 MICROSOFT WINDOWS
 LINUX
 UNIX
 MACINTOSH
 FREE BSD

2. PERANGKAT LUNAK BAHASA


Program yang digunakan untuk menerjemahkan instruksi-instruksi yang ditulis dalam
bahasa mesin agar dapat diterima dan dimengerti oleh komputer.
1). MACAM-MACAM PERANGKAT LUNAK BAHASA
a. Bahasa Tingkat Rendah
b. Bahasa Tingkat Menengah
c. Bahasa Tingkat Tinggi
Merupakan Bahasa Komputer yang sudah dibuat dan dikembangkan dengan
menggunakan bahasa sehari-hari seperti :
 Basic
 Cobol
 Pascal

3. Program Aplikasi (Aplication Program)


Merupakan suatu program paket yang telah dirancang dan dibuat khusus untuk
kebutuhan tertentu.
a) Word Processing
Merupakan salah satu program aplikasi dimana dalam pengoperasiannya
menggunakan text (Text Based)
 Wordstar Profesional
 Word Perfect
 Chiwriter
 Microsoft Word
 Word Star

b) Program Database
Merupakan salah satu program aplikasi yang berfungsi untuk merancang atau
membuat serta mengelola DATABASE
 Ms.Acces
 SQL Server
 MySql
 Oracle

c) Program SpreadSheet
Merupakan salah satu program aplikasi yang berfungsi untuk bidang keuangan,
pembukuan, atau melakukan perhitungan secara otomatis.
 Lotus 123
 Ms.Excel
 Quatro
 Supercheck

d) Program CAD (Computer Aided Design)


Merupakan Salah satu program aplikasi yang berfungsi untuk media lukis (Alat
lukis)
 Auto Cad
 Pro Design
 Corel Draw
 Adobe Photoshop

e) Program Layout Artikel


Merupakan salah satu program aplikasi yang berfungsi khusus untuk mengatur tata
letak obyek yang digunakan pada cover suatu media cetak/Elektronik
 Page Maker
 Ventura
 Harvard Publisher
 Newmaster

f) Aplikasi Multimedia
Aplikasi multimedia saat ini sangat banyak dan beragam. Di katakan multimedia
kerana selain penggunaan media teks, aplikasi ini dapat memproses/menampilkan
dalam bentuk yang lain yaitu gambar, suara dan film. Aplikasi multimedia sangat
berkaitan dengan format data yang digunakan. Aplikasi Multimedia umumnya
dipisahkan lagi menjadi aplikasi yang digunakan untuk membuat, yang hanya
digunakan untuk menampilkan saja dan aplikasi pengaturan.
Format-format digital multimedia di antaranya:
 MIDI (Musical Instrument Digital Interface) , format suara instrumen ini di
perkenalkan pada tahun 1983 oleh perusahaan musik elektrik seperti Roland,
Yamaha dan Korg. Format MIDI bersifat sangat kompak dengan ukurannya yang
kecil, suara yang di hasilkan oleh MIDI dengan dukungan sound card yang memilik
synthesizer (penghasil suara elektrik) sangatlah mirip dengan organ elektrik yang
bisa memainkan berbagai alat musik.

 MP3, format suara yang terkenal saat ini berbeda dengan MIDI yang hanya
instrument, MP3 merekam seluruh suara termasuk suara penyanyinya. Kualitas
suara MP3 akan erbanding dengan ukuran penyimpannya. Kualitas yang banyak di
gunakan untuk merekam musik adalah standar CDROM (44,2 KHz, 16 bit, stereo),
sementara kualitas terendah adalah kualitas seperti telepon (5 KHz, 8 bit, mono).

 MPEG (Moving Picture Experts Group), merupakan format yang di susun oleh ahli
dari berbagai penjuru dunia untuk format multimedia.

 AVI (Audio Video Interleave), format AVI di buat oleh Microsoft dan mudah di
pindah-pindahkan di aplikasi buatan Microsoft lainnya seperti Word atau
PowerPoint

 Quicktime, sama dengan AVI, Quicktime dapat digunakan baik di komputer


berbasis Intel maupun

 Mac. Quicktime dapat menyaingin AVI di karenakan tingkat kompresinya yang


lebih baik. Tingkat kompresi menentukan besar-kecilnya file yang akan
menentukan pula besar-kecilnya media penyimpanan, dan lebar jalur data yang
dibutuhkan untuk transfer.

E. PENTINGNYA REKAYA PERANGKAT LUNAK


Berbagai instansi pemerintah maupun swasta, baik dalam maupun luar negeri
menggunakan perangkat lunak (software) sebagai kebutuhan esensial. PL digunakan dari
berbagai tingkatan manajemen. Terdapat tingkatan manajemen tertentu yang bertugas
untuk mengembangkan atau bahkan membuat perangkat lunak (software engineering).
Bahkan saat ini banyak instansi/perusahaan tersebut yang dengan sengaja menciptakan
departemen/bagian yang mengurusi perangkat lunak atau rekayasa perangkat lunak.
Berikut ini adalah pentingnya RPL dan PL:
 Semua negara maju ekonominya bergantung pada perangkat lunak.
 Makin banyak sistem yang dikendalikan oleh PL
 RPL berkaitan dengan teori, metode dan alat untuk pembangunan PL secara rofesional.
 Pengeluaran dana untuk PL di negara maju sangat besar.
 Harga PL sering lebih mendominasi harga sistem komputer. Harga PL pada PC sering
lebih mahal dari pada harga perangkat kerasnya.
 Biaya pemeliharaan PL lebih mahal dibanding biaya pembuatannya.
 RPL berkaitan dengan biaya efektif pembuatan PL.

Dari poin-poin di atas, peninjauan pengadaan PL dan pengembangan PL ternyata


menimbulkan komponen biaya yang tidak sedikit. Hal ini cukup beralasan, karena dengan
PL yang dimilikinya pihak manajemen dapat membuat keputusan berdasarkan data yang
disediakan oleh PL dengan akurat, cepat, efisien dan dapat menyesuaikan kondisi saat ini
(relevan).
BAB III
PENUTUP

KESIMPULAN
1. Rekayasa Perangkat Lunak adalah pengubahan perangkat lunak itu sendiri guna
mengembangkan, memelihara, dan membangun kembali dengan menggunakan prinsip
rekayasa untuk menghasilkan perangkat lunak yang dapat bekerja lebih efisien dan
efektif untuk pengguna.

2. Tujuan Rekayasa Perangkat Lunak:


 Memperoleh biaya produksi perangkat lunak yang rendah.
 Menghasilkan pereangkat lunak yang kinerjanya tinggi, andal dan tepat waktu
 Menghasilkan perangkat lunak yang dapat bekerja pada berbagai jenis platform
 Menghasilkan perangkat lunak yang biaya perawatannya rendah

3. Pentingnya Perangkat Lunak:


 Semua negara maju ekonominya bergantung pada perangkat lunak.
 Makin banyak sistem yang dikendalikan oleh PL
 RPL berkaitan dengan teori, metode dan alat untuk pembangunan PL secara
rofesional.
 Pengeluaran dana untuk PL di negara maju sangat besar.
 Harga PL sering lebih mendominasi harga sistem komputer. Harga PL pada PC
sering lebih mahal dari pada harga perangkat kerasnya.
 Biaya pemeliharaan PL lebih mahal dibanding biaya pembuatannya.
 RPL berkaitan dengan biaya efektif pembuatan PL.
DAFTAR PUSTAKA

https://hendrawidiatmaja.wordpress.com/sejarah-perkembangan-rekayasa-
perangkat-lunak/

http://asjoke.blogspot.com/2013/03/sejarah-rpl.html

http://rpl-kel5.blogspot.com/2008/11/pentingnya-rekayasa-perangkat-lunak-
rpl.html

http://pheebles.blogspot.com/2013/11/jenis-perangkat-lunak-dan-fungsinya.html