Anda di halaman 1dari 8

PANJANG DAN SUDUT DIRUANG HASIL KALI DALAM

Rumus umum panjang dan sudut diruang hasil kali dalam .

Di 𝑅 2 panjang vektor u = ( 𝑢1 . 𝑢2 )diberikan oleh

‖𝑢‖ = √𝑢12 + 𝑢22

Yang dapat ditulis dengan hasil kali dalam titik sebagai


1⁄
‖𝑢‖ = √𝑢 . 𝑢 = (𝑢. 𝑢) 2

Dengan cara yang sama, Jika u = (𝑢1 . 𝑢2 . 𝑢3 ) adalah vektor di 𝑅 3 , maka

‖𝑢‖ = √𝑢12 + 𝑢22 + 𝑢32 = √𝑢 . 𝑢 = (𝑢. 𝑢)1⁄2

Dari penjelasan diatas, didapat definisi sebagai berikut.

Definisi. Jika V adalah sebuah ruang hasil kali dalam, maka norma
(panjang) vektor u dinyatakan oleh ‖u‖ didefinisikan oleh

‖𝑢‖ = 〈𝑢, 𝑢〉1⁄2

Di 𝑅 2 , jarak antar dua titik dua titik u =( 𝑢1 , 𝑢2 ) dan v = ( 𝑣1 , 𝑣2 ) diperoleh

d(u,v) = √(𝑢1 − 𝑣1 )2 + (𝑢2 − 𝑣2 )2 = ‖𝑢 − 𝑣‖

Dengan cara yang sama, di 𝑅 3 jarak antara dua titik u = (𝑢1 , 𝑢2 , 𝑢3 ) dan v =
(𝑣1 , 𝑣2, 𝑣3 ) diperoleh

d(u,v) = √(𝑢1 − 𝑣1 )2 + (𝑢2 − 𝑣2 )2 + (𝑢3 − 𝑣3 )2 = ‖𝑢 − 𝑣‖

Dari penjelasan diatas, didapat definisi sebagai berikut.

Definisi. Jika V adalah sebuah ruang hasil kali dalam, maka jarak antara dua
titik (vector) udan v dinyatakan oleh d(u,v) didefinisikan
d(u,v) = ‖u − v‖

1
Contoh 54

Jika u = (u1,u2,...,un) dan v = (v1,v2, ..., vn) adalah vektor pada Rn dengan hasil kali
dalam Euclidis, maka
1
‖𝒖‖ = 〈𝒖, 𝒖〉2 = √𝑢1 2 + 𝑢2 2 + ⋯ + 𝑢𝑛 2
dan
d(u,v) = ‖𝐮 − 𝐯‖ = 〈𝒖 − 𝒗, 𝒖 − [3(1)(1) + 2(−1)(−1)]〉1/2

= √(𝑢1 − 𝑣1 )2 + (𝑢2 − 𝑣2 )2 + ⋯ + (𝑢𝑛 − 𝑣𝑛 )2


Contoh 55
Pentingnya mengingat bahwa norma dan jarak bergantung pada hasil kali dalam yang
digunakan. Jika hasil kali dalam tersebut kita ubah, maka norma dan jarak antara
vektor juga akan berubah. Misalnya, untuk vektor u =(1,0) dan v=(0,1) di R 2 dengan
hasil kali dalam Euclidis, kita mempunyai

‖𝒖‖ = √12 + 02 = 1
dan
d(u,v) = ‖u − v‖ = ‖1, −1‖ = √12 + (−1)2 = √2

Akan tetapi, jika kta mengubahnya menjadi hasil kali dalam Euclidis yang diboboti
〈𝑢, 𝑣〉 = 3𝑢1 𝑣1 + 2𝑢2 𝑣2 , maka kita peroleh

‖𝑢‖= 〈𝑢, 𝑢〉1/2 = ⌊3(1)(1) + 2(0)(0)⌋1/2= √3


dan
d(u,v) = 〈(1, −1), (1, −1)〉1/2

= [3(1)(1) + 2(−1)(−1)]1/2 = √5

2
u u+v u u+v

v u
u u−v

u
v
∥ 𝑢+𝑣 ∥≤∥ 𝑢 ∥ +∥ 𝑣 ∥ ∥ 𝑢 + 𝑣 ∥2 + ∥ 𝑢 − 𝑣 ∥2 = 2(∥ 𝑢 ∥2 + ∥ 𝑣 ∥2 )

( Gambar diatas menyatakan Gambar diatas menyatakan| jumlah


bahwa jumlah panjangdari dua kuadrat dari diagonaljajar genjang
sisi segitiga ternyata lebih besar samadenganjumlah kuadrat empat
dari panjang tiga sisi segitiga sisi

Jika u dan v adalah vektor tanol di R3 maka u . v = ∥ 𝑢 ∥ ∥ 𝑣 ∥ cos 𝜃, dimana θ


adalah sudut diantara u dan v. Jika dikuadratkan baik ruas-ruas dari ketaksamaan
ini maupun penggunaan hubungan-hubungan ∥ 𝑢 ∥2 = u. u, ∥ 𝑣 ∥2 = v . v dan

cos2 θ ≤ 1.

T Teorema 20 (Ketaksamaan Cauchy-Schwarz *). Jika u dan v adalah vektor pada sebuah
ruang hasil kali dalam, maka

〈𝑢, 𝑣〉2≤ 〈𝑢, 𝑢〉〈𝑣, 𝑣〉

3
Berikut ini adalah sifat-sifat yang paling penting dari panjang Euclidis dan jarak
Euclidis dalam R2 dan R3

Sifat-sifat Sifat-sifat
dasar panjang dasar jarak
L1. ∥ 𝑢 ∥ ≥ 0 D1. d(u,v) ≥ 0
L2. ∥ 𝑢 ∥ = 0 jika dan hanya jika u = 0 D2. d(u,v) = 0 jika dan hanya jika u=v
L3. ∥ 𝑘𝑢 ∥ = |𝑘| ∥ 𝑢 ∥ D3. d(u,v) = d(v,u)
L4. ∥ 𝑢 + 𝑣 ∥ ≤ ∥ 𝑢 ∥ + ∥ 𝑣 ∥ D4. d(u,v) ≤ d(u,w) + d(w,v)
(ketaksamaan segitiga) (ketaksamaan segitiga)

1
T Teorema 21. Jika v adalah ruang hasil kali dalam, maka norma ∥ 𝑢 ∥ = 〈𝑢, 𝑢〉2
dan jarak d (u,v) = ∥ 𝑢 − 𝑣 ∥ memenuhi semua sifat yang didaftarkan pada tabel
diatas.

Bukti L4. Menurut definisi maka

∥ 𝑢 + 𝑣 ∥2 = 〈𝑢 + 𝑣, 𝑢 + 𝑣〉

= 〈𝑢, 𝑢〉 + 2〈𝑢, 𝑣〉 + 〈𝑣, 𝑣〉

≤ 〈𝑢, 𝑢〉 + 2|〈𝑢, 𝑣〉| + 〈𝑣, 𝑣〉

≤ 〈𝑢, 𝑢〉 + 2 ∥ 𝑢 ∥ ∥ 𝑣 ∥ +〈𝑣, 𝑣〉

= ∥ 𝑢 ∥2 + 2 ∥ 𝑢 ∥ ∥ 𝑣 ∥ +∥ 𝑣 ∥2

= (∥ 𝑢 ∥ +∥ 𝑣 ∥)2

Dengan mengambil akar-akar kuadratnya maka akan memberikan

‖𝑢 + 𝑣‖ ≤ ‖𝑢‖ + ‖𝑣‖

Kita kini akan menunjukkan bagaimana ketaksamaan Cauchy-Schwarz


dapat digunakan untuk mendefinisikan sudut-sudut pada ruang hasil kali dalam
yang lebih umum.Anggaplah bahwa u dan v adalah vektor-vektor taknol dalam
ruang hasil kali dalam V. Jika kita memberikan kedua sisi dari rumus
〈𝑢, 𝑣〉2 ≤ ‖𝑢‖2 ‖𝑣‖2 dengan ‖𝑢‖2 ‖𝑣‖2 , kita peroleh

4
2
〈𝑢, 𝑣〉
( ) ≤1
∥𝑢 ∥∥ 𝑣 ∥

Atau secara ekivalen

〈𝑢, 𝑣〉
−1 ≤ ≤1
∥𝑢 ∥∥𝑣 ∥

Kini jika θ adalah sudut yang mengukur radian dari 0 hingga 𝜋, maka cos θ
mengasumsikan setiap nilai antara -1 dan 1

Jadi, dari (4,25) kita peroleh sudut θ yang unik, sehingga

〈𝑢,𝑣〉
cos θ = dan 0≤θ≤ 𝜋
∥𝑢∥∥𝑣∥

Contoh 57
1. Carilah cosinus sudut θ di antara vektor-vektor.

u = ( 4,3,1,− 2) dan v = (−2,1,2,3 )

yang ruang vektornya adalah R4 dengan hasil kali dalam Euclid \is.

Pemecahan

∥ 𝒖 ∥ = √30 ∥ 𝒗 ∥ = √18 dan 〈𝑢, 𝑣〉 = −9

sehingga dengan demikian

〈𝑢,𝑣〉 9 3
cos θ = =− =−
∥𝑢∥∥𝑣∥ √30√18 2√15

5
Contoh 57 ini merupakan sebuah latihan matematis yang utama, yang
secara relative adalah kebutuhan kecil untuk mencari sudut-sudut diantara vector
R2 dan R3 dengan hasil kali dalam Euclidis. Akan tetapi, permasalahan utama yang
tidak kalah pentingnya pada semua ruang hasil kali dalam adalah menentukan
apakah kedua vector itu adalah ortogonal. Yaitu, apakah vektor tersebut
mempunyai sudut θ = 𝜋/2 di antara vektor-vektor tersebut.

Definisi. Dalam ruang hasil kali dalam, dua vector u dan v dinamakan
ortogonal jika < u, v > = 0. Selanjutnya, jika u orthogonal terhadap setiap
vector pada himpunan W, maka kita katakana bahwa u ortogonal
terhadap W.

Ortogonalitas bergantung pada pemilihan hasil kali dalam. Dua vektor dari
ortogonal terdapat satu hasil kali dalam tetapi tidak ortogonal terhadap hasil kali
dalam yang lain.

Contoh 59

Misalkan P2 mempunyai hasil kali dalam


1
< 𝑝, 𝑞 > = ∫−1 𝑝(𝑥)𝑞(𝑥)𝑑𝑥

Misalkan

p = x, q = x2

Maka
1 1⁄2 1 1⁄2 2
‖𝑝‖= 〈𝑝, 𝑝〉1⁄2 = [∫−1 𝑥𝑥𝑑𝑥 ] = [∫−1 𝑥 2 𝑑𝑥] = √3

1 1⁄2 1 1⁄2 2
‖𝑞‖ = 〈𝑞, 𝑞〉1⁄2 = [∫−1 𝑥 2 𝑥 2 𝑑𝑥 ] = [∫−1 𝑥 4 𝑑𝑥] =√
5

1 1
〈𝑝, 𝑞〉 = ∫−1 𝑥𝑥 2 𝑑𝑥 = ∫−1 𝑥 3 𝑑𝑥 = 0

Karena < 𝑝, 𝑞 > = 0 maka vektor-vektor p = x dan q = x2 adalah relatif ortogonal


terhadap hasil kali dalam yang diberikan.

6
Teorema 22. ( Teorema Pythogoras yang digeneralisasikan ).

Jika u dan v adalah vektor-vektor ortogonal pada ruang hasil kali dalam, maka

‖𝒖 + 𝒗‖𝟐 = ‖𝒖‖𝟐 + ‖𝒗‖𝟐

Bukti

‖𝑢 + 𝑣‖2 = 〈(𝑢 + 𝑣), (𝑢 + 𝑣)〉 = ‖𝑢‖2 + 2〈𝑢, 𝑣〉 + ‖𝑣‖2

= ‖𝑢‖2 + ‖𝑣‖2

Perhatikanlah bahwa dalam R2 dan R3 dengan hasil kali dalam Euclidis maka
teorema ini di reduksi terhadap teorema Pythagoras yang umum, sebagai berikut.

u u+v

vv v

7
8