Anda di halaman 1dari 5

BLOK COMMUNITY MEDICINE – CASE 1 FEMUR

FAST AND FATAL


FIRST SESSION

1. Apa saja problem pasien?


- Kulit kepala gatal hingga ke leher belakang leher seiring betjalannya waktu sejak 2-4 hari yg
lalu
- Sesuatu merangkak di kulit kepala
- Luka garukan di kulit kepala dan leher
- Nodulus limfatikus di belakang telinga dan leher
- Banyak kutu hidup dan telurnya

2. DD pasien ?
Kutu Kepala , ketombe, eczema

3. Diagnosa pasti pasien?


Diagnosa pastinya adalah kutu kepala, karena dokter menemukan kutu hidup dan telur pada rambut
mereka.

4. Agen penyakit?
Parasit Pediculus humanus capitis.

5. Bagaimana epidemiologi penyakit?


Infestasi kutu kepala (Pediculus humanus capitis) sangat umum diantara anak usia sekolah TK dan
SD beserta anggota keluarga di rumah dan orang yg merawat mereka. Kutu kepala tidak
menyebabkan atau mentransmisikan suatu penyakit; namun infeksi bakterial sekunder kulit terjadi
akibat garukan dapat terjadi pada infestasi kutu apapun.

6. Transmisi
Kutu kepala terutama menyebar melalui kontak langsung dengan rambut orang yang terinfestasi.
Cara paling umum untuk terkena kutu kepala adalah kontak kepala antar kepala dengan orang yang
sudah terkena kutu kepala. Kontak yang sering pada anak anak ketika mereka bermain di sekolah,
rumah, dan sebagainya. Transmisi juga bisa disebarkan via:
a. Memakai pakaian, seperti topi, jaket, baju olah raga, atau ikat keoala yang telah digunakan
oleh org yang terinfestasi
b. Memakai sisir, atau handuk dari orang yang terinfestasi.
c. Tiduran di kasur, sofa, bantal, karpet, atau boneka yang sudah kontak dengan penderita

7. Faktor resiko
Orang yang sudah kontak langsung dengan rambut orang yang terinfeksi

8. Edukasi
Pada saat itu dokter tersebut sibuk, karena banyak pasien yang antri. Sehingga, dokter tersebut lupa
untuk menjelaskan cara pengobatan dan prevensi transmisi penyakit.

1
BLOK COMMUNITY MEDICINE – CASE 1 FEMUR

a. Cara penggunaan obat


Perawatan kutu kepapa direkomendasikan untuk orang yang didiagnosa dengan infestasi
yang aktif. Semua anggota keluarga dan kontak lainnya perlu di cek, orang dengan bukti
adanya infestasi aktif harus dirawat. Beberapa expert percaya bahwa pengobatan profilaksis
merupakan langkah yang baik untuk orang yang tidur 1 kasur dengan orang yang terinfeksi.
Semua orang yang sudah terinfestasi dan ayng tidur 1 kasur harus dirawat secara bersamaan.
b. Preventif
Cuci dan keringkan baju dan barang barang lain yang sudah digunakan oleh orang yang
terinfestasi dengan air panas (130°F). Rendam sisir dengan air panas selama 5-10 menit.
Jangan gunakan semprotan fumigasi, karena dapat menjadi toxic jika dihirup dan dapat
diserap oleh kulit.

9. Apakah pasien perlu dirujuk ke rumah sakit?


Pasien tidak perlu dirujuk ke rumah sakit

10. Resep
R/ Permethrin cream rinse 1% No. II
S uc

FAST AND FATAL


SECOND SESSION

1. Apa penyebab kematian dina dan sita?


Penyebab kematian dina dan sita yang paling memungkinkan ialah kematian karena keracunan
insektisida

2. Apa yang dilakukan dokter Puskesmas?


Yang dilakukan dokter puskesmas ketika didapati kasus kematian akibat intoksikasi diwilayah
kerjanya yaitu melakukan investigasi epidemiologi

3. Apa itu Investigasi Epidemiologi?


Investigasi epidemiologi adalah pengumpulan dan analisis data untuk memastikan apakah ada
hubungan antara satu kejadian dengan kejadian lainnya dan munculnya suatu penyakit.
Investigasi epidemiologi biasanya dilakukan jika terjadi wabah penyakit atau suatu kondisi
emergensi untuk memastikan penyebabnya dan menentukan tindakan yang diambil untuk
mencegah adanya komplikasi

4. Tahapan investigasi epidemiologi


a. Memastikan tes diagnosis lab jika diperlukan
Insektisida diazinon dan jenazah harus dilakukan otopsi untuk mengetahui penyebab
kematiannya

b. Memastikan hubungan antara munculnya suatu kejadian atau wabah, berdasarkan


kriteria outbreak.
Dengan membaca 7 kriteria wabah. Jika terdapat salah satu kriteria maka dapat ditetapkan
adanya wabah.

2
BLOK COMMUNITY MEDICINE – CASE 1 FEMUR

7 kriteria outbreak
Catatan = jika suatu kejadian ememenuhi salah satu syarat outbreak, maka kejadian itu adalah
outbreak
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia no 1501/Menkes/Per/X/2010 tentang jenis
penyakit menular tertentu yang dapat menimbulkan wabah dan upaya penanggulangan
 Timbulnya suatu penyakit menular tertentu yang seebelumnya tidak ada atau tidak
dikenal di suatu daerah
 Peningkatan kejadian kesakitan terus menerus selama tiga kurun waktu dalam jam
,hari atau minggu berturut-turut menurut jenis penyakitnya
 Peningkatan kejadian kesakitan dua kali atau lebih dibandingkan dengan periode
sebelumnya dalam kurun waktu jam , hari atau minggu menurut jenis penyakitnya
 Jumlah penderita baru dalam periode waktu satu bulan menunjukkan kenaikan 2
kali atau lebih dibandinhkan dengan angka rata-rata per bulan dalam tahun
sebelumnya
 Rata-rata jumlah kejjadian kesakitan per bulan selama satu tahun menunjukkan
kenaikan dua kali atau lebih dibandingkan dengan rata-rata jumlah kejadian
kesakitan per bulan pada tahun sebelumnya
 Angka kematian kasus suatu penyakit dalam satu kurun waktu tertentu
menunjukkan kenaikan 50% atau lebih dibandingkan dengan angka kematian kasus
suatu penyakit periode sebelumnya dalam kurun waktu yang sama. Pada kasus ini ,
fatalitas kasusnya 50% dimana sebelumnya tidak ditemukan.
 Angka proporsi penyakit penderita baru pada satu periode menunjukkan kenaikan
dua kali atau lebih dibandingkan satu periode sebelumnya dalam kurun waktu yang
sama

c. Menentukan jumlah kasus dan keparahan outbreak


Tim investigasi harus melacak kontak :
- Berapa banyak kasus yang terkena? 4
- Berapa banyak kasus yang dirawat di rumah sakit? 2
- Berapa banyak kasus yang meninggal sebagai proporsi dari semua kasus (Case Fatality
Rate)? 2/4 = 50%

d. Menggambarkan karakteristik outbreak dalam hal waktu, tempat, dan orang.


- Waktu : Kapan periode terpapar? Sekitar 1 jam
- Tempat : Dimana daerah yang paling terkena dampak? Di rumah tangga
- Orang : Siapa yang terkena penyakit? Ibu dan 3 anak perempuannya

e. Mengidentifikasi sumber outbreak dan mode transmisi


Pada kasus ini, sumber outbreak adalah penggunaan insektisida Diazinon untuk membunuh
kutu kepala. Diazinon di absorbsi melalui kulit kepala dan goresan luka di kulit kepala.
Siapapun yang memakai insektisida di kulit kepala akan terpengaruh.

f. Mengidentifikasi populasi beresiko


Populasi beresiko adalah mereka yang memakai diazinon untuk membunuh kutu rambut.

3
BLOK COMMUNITY MEDICINE – CASE 1 FEMUR

g. Menerapkan tindakan pengendalian


Insektisida harus dikirim ke BPOM untuk diidentifikasi bahayanya bagi kesehatan manusia
dan untuk diselidiki lebih jauh alasan menjual insektisida untuk membunuh kutu kepala
manusia.

h. Penyampaian temuan (dengan pihak berwenang, pelayanan kesehatan setempat, media,


orang-orang yang terkena dampak langsung dan masyarakat umum)
Penyelidikan epidemiologi harus dilaporkan ke kantor kesehatan dalam waktu 24 jam. Bila
penyebab kematian telah diidentifikasi, dokter harus mengkomunikasikan temuan tersebut ke
media dan masyarakat umum.

FAST AND FATAL


THIRD SESSION

1. Apa itu diazinon?


Diazinon merupakan suatu insektisida yang termasuk dalam kelompok bahan kimia yang
dikenal sebagai organofosfat. Diazinon digunakan pada pertanian untuk mengendalikan
serangga/insektida pada tanaman buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan dan ladang.

2. Bagaimana seseorang dapat terkena diazinon?


 Sejak diazinon hanya digunakan dalam pengaturan pertanian, cara utama di mana masyarakat
umum dapat terpapar adalah melalui makan makanan yang diobati/kontak dengan diazinon.
Diazinon mungkin juga ada di permukaan atau air sumur yang merupakan hasil aliran dan
pergerakan melalui tanah dari area dimana diazinon digunakan dalam pertanian.
 Paparan diazinon juga bisa terjadi jika seseorang mendapatkannya pada kulitnya atau
menghirupnya. Kecuali seseorang bekerja di lingkungan pertanian dimana diazinon sedang
digunakan, paparan dengan cara ini tidak mungkin terjadi.

3. Apa efek diazinon dalam tubuh manusia?


Diazinon dapat masuk ke dalam tubuh dengan cara dimakan, dihirup, atau kontak dengan kulit,
dengan cepat ditransport ke seluruh tubuh melalui darah menuju ke organ. Begitu diazinon
mencapai hati dan ginjal, ia kemudian bisa dikeluarkan dari tubuh dengan cara eliminasi dalam
urine dan feses. Sebagian besar diazinon yang masuk ke tubuh diubah menjadi bentuk kimia lain,
atau dimetabolisme, sebelum senyawa dasar diazinon dikeluarkan dari tubuh. Senyawa dasar
diazinon ini, yang dikenal sebagai metabolit, dapat ditemukan dalam tes urin pada hewan atau
manusia yang terpapar.

4. Bagaimana melaporkan temuan invetigasi epidemiologis ke dinas kesehatan?


Puskesmas harus menggunakan formulir W1

4
BLOK COMMUNITY MEDICINE – CASE 1 FEMUR

Anda mungkin juga menyukai