Anda di halaman 1dari 7

II. RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN KEPADA TN.

DENGAN MASALAH KEPERAWATAN DEPRESI

N DIAGNO PERENCANAAN
O SA
KEPERA TUJUAN KRITERIA HASIL INTERVENSI RASIONALISASI
WATAN
1 Ganggu TU : Klien
an alam tidak
perasaa menceder
n ai dirinya
sendiri

TK : klien - Setelah satu - Perkenalan diri dengan klien - Meningkatkan


mampu kali dengan cara menyapa klien kepercayaan
BHSP pertemuan dengan ramah, baik verbal pasien terhadap
pasien dan non verbal, selalu kontak perawat, sehingga
mampu BHSP mata selama interaksi dan pasien dapat
perhatikan kebutuhan dasar menerima
klien kehadiran perawat
- Lakukan interaksi dengan - Meningkatkan
pasien sesering mungkin kepercayaan
dengan sikap empati pasien bahwa
perawat benar-
benar ingin
membantunya
- Dengarkan pernyataan pasien - Meningkatkan
dengan sikap sabar, empati kepercyaan pasien
dan lebih banyak memakai bahwa perawat
bahasa non verbal, misalnya benar-benar ingin
memberikan sentuhan, membantunya
anggukan
- Perhatikan pembicaraan - Pasien merasa
pasien serta beri respon dihargai oleh
sesuai keinginan pasien perawat
- Bicara dengan nada yang - Pasien mudah
rendah, jelas dan singkat, memahami
sederhana dan mudah perkataan perawat
dimengerti
- Terima pasien apa adanya - Pasien merasa
tanpa membandingkan dihargai oleh
dengan orang lain. perawat

Klien - Setelah diberi - Beri dorongan untuk - Pasien menjadi


dapat penjelasan mengungkapkan perasaannya lebih terbuka
menggun pasien dan mengatakan bahwa dalam
akan mampu perawat memahami apa yang mengungkapkan
koping menggunakan dirasakan pasien perasaannya
adaptif mekanisme - Tanyakan kepada pasien cara - Mengidentifikasi
koping adaptif yang biasa dilakukan untuk cara yang
mengatasi perasaan dilakukan pasien
sedih/menyakitkan dalam mengatasi
masalahnya.
- Diskusikan dengan pasien - Mendorong pasien
manfaat dari koping yang untuk
biasa dilakukan menggunakan
koping yang adaptif
- Memberikan
- Bersama pasien mencari beberapa pilihan
berbagai alternatif koping koping yang dapat
dilakukan pasien
- Pasien mampu
- Beri dorongan kepada pasien memilih koping
memilih koping yang paling adaptif yang tepat
tepat dan dapat diterima - Agar pasien mau
- Beri dorongan kepada pasien mencoba koping
untuk mencoba koping yang yang telah dipilih
telah dipilih - Agar pasien
- Anjurkan pasien untuk mempunyai
mencoba alternatif lain untuk alternatif lain
menyelesaikan masalah untuk
menyelesaikan
masalah

- Menghindari agar
Klien - Klien - Pantau dengan seksama resiko pasien tidak
terlindun mengetahui bunuh diri/melukai diri sendiri melukai diri sendiri
gi dari bahaya - Jauhkan dan simpan alat-alat - Menghindari agar
prilaku mencederai yang dapat digunakan oleh pasien tidak
menceder diri sendiri pasien untuk mencederai melukai diri sendiri
ai diri dan mampu dirinya atau orang lain,
menghindarin ditempat yang aman dan
ya terkunci
- Awasi dan tempatkan pasien - Menghindari agar
di tempat yang mudah pasien tidak
dipantau petugas melukai diri sendiri

- Kaji dan manfaatkan sumber- - Menjadi sumber


Klien - Setelah diberi sumber eksternal individu pendukung untuk
dapat penjelasan (orang-orang terdekat, tim meningkatkan
meningka tentang harga kesehatan, kelompok harga diri pasien
tkan diri, klien pendukung, agama yang
harga diri dapat dianut)
meningkatkan - Kaji sistem pendukung - Mengetahui dan
harga diri keyakinan (nilai, pengalaman meningkatkan
masa lalu, aktifitas sistem pendukung
keagamaan, kepercayaan keyakinan yang
agama) telah ada pada
dirinya
- Lakukan rujukan sesuai - Memberikan
indikasi (mis : konsling tindakan yang
pemuka agama) tepat pada pasien

- Diskusikan tentang obat - Pasien mengetahui


Klien - Setelah diberi (nama, dosis, frekuensi, efek, manfaat dan efek
dapat penjelasan dan efek samping minum obat samping obat
menggun klien dapat itu)
akan obat menyebutkan - Bantu menggunakan obat - Pasien mampu
dengan kegunaan dengan menggunakan prinsip menggunakan obat
benar dan obat, dan 5 benar (benar pasien, obat, dengan prinsip 5
tepat menggunakan dosis, cara, waktu) benar (benar
nya secara pasien, obat, dosis,
benar dan cara, waktu)
tepat - Anjurkan membicarakan - Pasien mengetahui
pengaruh obat dan efek pengaruh obat dan
samping yang dirasakan efek samping yang
dirasakan
- Berikan reinforcement positif - Meningkatkan
bila menggunakan obat harga diri pasien
dengan benar
III. CATATAN PERKEMBANGAN

N TGL DIAG
O NOSA TUJUAN/INTERVENSI IMPLEMENTASI EVALUASI
KEPE
RAWA
TAN
1 08/4/10 Ganggu 1. Klien mampu BHSP :
(08.00- an alam - Perkenalan diri dengan klien dengan - memperkenalkan diri dengan klien dengan cara S:
08.20) perasaa cara menyapa klien dengan ramah, baik menyapa klien dengan ramah, baik verbal dan - pasien bersedia berkenalan dengan
n verbal dan non verbal, selalu kontak non verbal, selalu kontak mata selama interaksi perawat
mata selama interaksi dan perhatikan dan perhatikan kebutuhan dasar klien - pasien mau berinteraksi dengan
kebutuhan dasar klien perawat sesering mungkin
- Lakukan interaksi dengan pasien - meLakukan interaksi dengan pasien sesering - pasien mampu mengungkapkan
sesering mungkin dengan sikap empati mungkin dengan sikap empati perasannya
- Dengarkan pernyataan pasien dengan - mendengarkan pernyataan pasien dengan sikap - pasien mengerti apa yang dikatakan
sikap sabar, empati dan lebih banyak sabar, empati dan lebih banyak memakai oleh perawat
memakai bahasa non verbal, misalnya bahasa non verbal, misalnya memberikan O:
memberikan sentuhan, anggukan sentuhan, anggukan - pasien bersikap terbuka dan
- Perhatikan pembicaraan pasien serta - memperhatikan pembicaraan pasien serta beri mendengarkan penjelasan perawat
beri respon sesuai keinginan pasien respon sesuai keinginan pasien A:
- Bicara dengan nada yang rendah, jelas - berbicara dengan nada yang rendah, jelas dan - pasien mampu BHSP
dan singkat, sederhana dan mudah singkat, sederhana dan mudah dimengerti P:
dimengerti - pasien : mempelajari mengenai
- Terima pasien apa adanya tanpa - menerima pasien apa adanya tanpa penggunaan koping yang adaptif
membandingkan dengan orang lain. membandingkan dengan orang lain. - perawat : mempersiapkan beberapa
koping adaptif yang dapat
dipergunakan pasien

2. Klien dapat menggunakan koping


08/4/10 adaptif
(11.00- - Beri dorongan untuk mengungkapkan - memberi dorongan untuk mengungkapkan S:
11.20) perasaannya dan mengatakan bahwa perasaannya dan mengatakan bahwa perawat - pasien dapat mengungkapkan
perawat memahami apa yang dirasakan memahami apa yang dirasakan pasien perasannya
pasien - pasien mengatakan cara yang biasa
- Tanyakan kepada pasien cara yang biasa - menanyakan kepada pasien cara yang biasa dilakukan untuk mengatasi perasaan
dilakukan untuk mengatasi perasaan dilakukan untuk mengatasi perasaan sedih/menyakitkan
sedih/menyakitkan sedih/menyakitkan - pasien mengetahui manfaat dari
- Diskusikan dengan pasien manfaat dari - mendiskusikan dengan pasien manfaat dari koping yang dilakukan
koping yang biasa dilakukan koping yang biasa dilakukan - pasien mengetahui berbagai
- Bersama pasien mencari berbagai - Bersama pasien mencari berbagai alternatif alternatif koping
alternatif koping koping - pasien mampu memilih koping yang
- Beri dorongan kepada pasien memilih - memberi dorongan kepada pasien memilih paling tepat
koping yang paling tepat dan dapat koping yang paling tepat dan dapat diterima - pasien mencoba koping yang telah
diterima dipilih
- Beri dorongan kepada pasien untuk - memberi dorongan kepada pasien untuk - pasien mencoba alternatif lain untuk
mencoba koping yang telah dipilih mencoba koping yang telah dipilih menyelesaikan masalah
- Anjurkan pasien untuk mencoba - menganjurkan pasien untuk mencoba alternatif O:
alternatif lain untuk menyelesaikan lain untuk menyelesaikan masalah - pasien mau mengungkapkan
masalah perasaan dan bersedia melakukan
koping adaptif untuk mengatasi
perasaan sedih/menyakitkan
A:
- pasien mampu menggunakan koping
secara efektif
P:
- pasien :
 pasien mampu mengulang
kembali koping adaptif yang
telah dipelajari
 pasien akan mempelajari cara
menghindari prilaku mencederai
diri sendiri
- perawat : mempersiapkan cara
perlindungan pasien dari prilaku
mencederai diri
09/4/10 3. Klien terlindungi dari prilaku
(08.00- mencederai diri
08.20) - Pantau dengan seksama resiko bunuh - memantau dengan seksama resiko bunuh S:
diri/melukai diri sendiri diri/melukai diri sendiri - pasien terhindarkan dari resiko
- Jauhkan dan simpan alat-alat yang - menjauhkan dan menyimpan alat-alat yang bunuh diri/melukai diri sendiri
dapat digunakan oleh pasien untuk dapat digunakan oleh pasien untuk mencederai O:
mencederai dirinya atau orang lain, dirinya atau orang lain, ditempat yang aman - pasien menyadari bahaya bunuh
ditempat yang aman dan terkunci dan terkunci diri/melukai diri sendiri
- Awasi dan tempatkan pasien di tempat - mengawasi dan menempatkan pasien di tempat A:
yang mudah dipantau petugas yang mudah dipantau petugas - pasien terlindungi dari prilaku
mencederai diri
P:
- pasien :
 mampu menyebutkan kembali
bahaya bunuh diri/melukai diri
sendiri
 pasien belajar cara
meningkatkan harga diri
- perawat : mempersiapkan cara
untuk meningkatkan harga diri
pasien
08/4/10 4. Klien dapat meningkatkan harga diri
(11.00- - Kaji dan manfaatkan sumber-sumber - mengkaji dan memanfaatkan sumber-sumber S:
11.20) eksternal individu (orang-orang eksternal individu (orang-orang terdekat, tim - pasien mampu memanfatkan
terdekat, tim kesehatan, kelompok kesehatan, kelompok pendukung, agama yang sumber-sumber pendukung yang
pendukung, agama yang dianut) dianut) ada disekitarnya
- Kaji sistem pendukung keyakinan (nilai, - mengkaji sistem pendukung keyakinan (nilai, - pasien mampu memanfaatkan
pengalaman masa lalu, aktifitas pengalaman masa lalu, aktifitas keagamaan, sumber-sumber pendukung yang
keagamaan, kepercayaan agama) kepercayaan agama) ada di dalam dirinya
- Lakukan rujukan sesuai indikasi (mis : - melakukan rujukan sesuai indikasi (mis : - pasien bersedia dirujuk sesuai
konsling pemuka agama) konsling pemuka agama) indikasi
O:
pasien menyadari pentingnya
peningkatan harga diri
A:
Pasien dapat meningkatkan harga diri
P:
- pasien :
 pasien mampu menyebutkan
kembali sistem pendukung yang
ada disekitar dan di dalam dirinya
 pasien dapat memahami
pentingnya prinsip 5B
- perawat :
mempersiapkan penjelasan tentang
penggunaan obat dengan benar dan
tepat (5B)

10/4/10 5. Klien dapat menggunakan obat dengan


(08.00- benar dan tepat S:
08.20) - Diskusikan tentang obat (nama, dosis, - mendiskusikan tentang obat (nama, dosis, - pasien mengetahui tentang manfaat
frekuensi, efek, dan efek samping frekuensi, efek, dan efek samping minum obat obat dan prinsip 5Benar
minum obat itu) itu) - pasien mengetahui pengaruh dan
- Bantu menggunakan obat dengan - membantu menggunakan obat dengan efek samping obat yang dirasakan
menggunakan prinsip 5 benar (benar menggunakan prinsip 5 benar (benar pasien, O:
pasien, obat, dosis, cara, waktu) obat, dosis, cara, waktu) Pasien bersedia mendapatkan
- Anjurkan membicarakan pengaruh obat - menganjurkan membicarakan pengaruh obat penjelasan tentang obat dan prinsip
dan efek samping yang dirasakan dan efek samping yang dirasakan 5B
- Berikan reinforcement positif bila - memberikan reinforcement positif bila A:
menggunakan obat dengan benar menggunakan obat dengan benar Pasien dapat menggunakan obat
dengan benar dan tepat
P:-