Anda di halaman 1dari 1

Resiko Ketidakefektifan Perfusi Jaringan Cerebral

Tujuan :
Setelah dilakukan tidakan keperawatan selama 3x24 jam klien menunjukkan hasil pemeriksaan
TTV dalam batas normal dan TD dapat turun secara bertahap

Kriteria Hasil : NOC Tissue Perfusion: Cerebral


No. Indikator 1 2 3 4 5
1 Tekanan darah sistolik
2 Tekanan darah diastolic
3 Mean Aterial Pressure (MAP)
4 Tingkat kesadaran

Keterangan Penilaian : (AHA/ASA, Class IIa, Level of evidence B)


a. TD Sistolik c. Mean Blood Pressure
1: 200 mmHg 1: >150 mmHg
2: 170-185 mmHg 2: 130 mmHg
3: 160 mmHg 3: 120 mmHg
4: 140 mmHg 4: 110 mmHg
5: 130 mmHg 5: 70-100 mmHg

b. TD Diastolik d. Tingkat kesadaran


1: 130 mmHg 1: Coma (GCS 3)
2: 120 mmHg 2: Sopor (GCS 6-5)
3: 110 mmHg 3: Delirium (GCS 11-10)
4: 90-100 mmHg 4: Apatis (GCS 13-12)
5: 80 mmHg 5: compos mentis (GCS 15-14)

Intervensi NIC: Neurologic Monitoring


1. Monitor tanda-tanda vital: suhu, nadi, tekanan darah, dan RR
2. Monitor tingkat kesadaran (GCS) dan Mean Aterial Pressure (MAP)
3. Monitor adanya batuk dan muntah (resiko aspirasi)
4. Monitor pantau ukuran pupil, bentuk, dan kesimetrisan dan reaktivitas
5. Hindari kegiatan yang bisa meningkatkan TIK, Head up 300 dan O2 NRBM 15 lpm
6. Kolaborasi pemberian obat citicolin 3 x 250 mg IV, manitol 100 cc/3 jam/hari, inj Antrain 3x1
gr IV.