Anda di halaman 1dari 1

Translokasi Air dan Hara

Pengaruh gangguan patogen terhadap translokasi nutrisi organik yang


diproduksi daun melalui fotosintesis mengalir melalui plasmodesmata
kedalam pembuluh floem, nutrisi tersebut dilirkan melalui plasmodesmata
ke dalam protoplasma sel yang tidak berfotosintesis yang akan digunakan
dalam proses metabolisme. Patogen tanaman akan mengganggu aliran
nutrisi baik dari sel daun ke dalam floem, selama berada di dalam pembuluh
floem, maupun dari floem ke dalam sel-sel tanaman.

A.Tanaman yang diinveksi virus

Walaupun ada beberapa pengecualian, infeksi virus biasanya


menyebabkan pengurangan laju transpirasi, yang sering berhubungan
dengan berkurangnya lubang stomata daun. Akumulasi karbohidrat pada jaringan daun adalah karakteris
tik penyakit virusyang parah.Biasanya diikuti oleh nekrosis floem dan/atau gummosis, khususnyatahap la
njut penyakit.

B.Tanaman yang terinveksi bakteri

Bakteri dapat memasuki sistem saluran pembuluh, baik xilem danfloem, melalui luka. Produktion exopol
ysaccharides (EPS) mungkin menghambat sistem saluran pembuluh dan menyebabkan layu.

C.Tanaman yang terinveksi jamur

Absorbsi air oleh akar yang terinfeksi jamur biasanya akan dihalangi.
Pada penyakit layu pembuluh, air yang mengalir melalui saluran batang
yang terinfeksi menjadi berkurang.

Patogen menganggu translokasi hara dan air karena pembuluh kayu juga jaringan vascular terutama
pada akar dan batang hancur atau membesar sehingga mengalami diskolasi dan selanjutnya fungsinya
pada translokasi hara dan air terganggu.

https://id.scribd.com/document/374097238/Pengaruh-Patogen-Terhadap-Fungsi-Fisiologis-Tanaman