Anda di halaman 1dari 36

REALISASI PENANAMAN MODAL PMDN-PMA

Triwulan II dan Januari – Juni Tahun 2017


Jakarta, 26 Juli 2017

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) - RI


DAFTAR ISI

I. TRIWULAN II DAN JANUARI - JUNI 2017: Dibanding Tahun 2016

II. TRIWULAN II 2017: Sektor, Lokasi, dan Negara Asal

III. JANUARI – JUNI 2017 : Sektor, Lokasi, Negara Asal, dan Wilayah

IV. PENYERAPAN TENAGA KERJA INDONESIA

V. PERKEMBANGAN REALISASI INVESTASI 2012 – JUNI 2017

The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia


2
I. Triwulan II 2017 dan Januari – Juni : Dibanding Tahun 2016

The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia


3
Triwulan II dan Januari – Juni 2017: Dibanding Tahun 2016
Perkembangan Realisasi Penanaman Modal Triwulan II Tahun 2017
550
500
450
400
350
Rp Triliun

300
250
200
150
100
50
0
TW I 2016 TW II 2016 Jan - Jun 2016 TW I 2017 TW II 2017 Jan - Jun 2017 Target 2017*) Capaian**)
TOTAL 146,5 151,6 298,1 165,8 170,9 336,7 678,8 49,6%
PMA 96,1 99,4 195,5 97,0 109,9 206,9 429,0 48,2%
PMDN 50,4 52,2 102,6 68,8 61,0 129,8 249,8 52,0%

PMDN : Penanaman Modal Dalam Negeri *) Target Penanaman Modal 2017 Renstra BKPM 2015 – 2019
PMA : Penanaman Modal Asing **) Terhadap target 2017

 Nilai investasi Triwulan II 2017 merupakan realisasi investasi langsung yang dilakukan Triwulan II 2017 y-o-y q-o-q
selama 3 bulan periode laporan (April-Juni 2017) berdasarkan Laporan Kegiatan
Penanaman Modal (LKPM) yang diterima BKPM dari perusahaan PMA dan PMDN. PMDN 16,9% -11,3%

 Di luar investasi Migas, Perbankan, Lembaga Keuangan Non Bank, Asuransi, Sewa PMA 10,6% 13,3%
Guna Usaha, dan Industri Rumah Tangga. TOTAL 12,7% 3,1%
 Nilai investasi dalam Rp Triliun (T) dan kurs US$ 1 = Rp 13.300 sesuai dengan APBN
2017.
Jan - Jun 2017 y-o-y
 Realisasi investasi pada Triwulan II 2017: Rp 170,9 T meningkat 3,1% dari Triwulan I
2017 (Rp 165,8 T) atau meningkat 12,7% dari Triwulan II 2016 (Rp 151,6 T) PMDN 26,5%
 Realisasi Investasi pada Januari – Juni 2017 : Rp 336,7 T, meningkat 12,9% dari tahun PMA 5,8%
sebelumnya yaitu Januari – Juni 2016 (Rp 298,1 T)
TOTAL 12,9%
The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia
4
Triwulan II dan Januari – Juni 2017: Dibanding Tahun 2016
Realisasi Penanaman Modal Triwulan II dan Januari-Juni 2017 Dibanding Periode
Sama Tahun 2016: PMDN dan PMA
1. Triwulan II 2016 dan Triwulan II 2017: PMDN dan PMA
Triwulan II 2016 Triwulan II 2017
Total : Rp 151,6 T Total : Rp 170,9 T
PMDN PMDN
Rp 52,2 T Rp 61,0 T
(34,4%) (35,7%)

Realisasi y-o-y

PMDN 16,9%
PMA 10,6%
PMA PMA
Rp 99,4 T TOTAL 12,7% Rp 109,9 T
(65,6%) (64,3%)

2. Jan-Jun 2016 dan Jan-Jun 2017: PMDN dan PMA


Jan-Jun 2016 Jan-Jun 2017
Total : Rp 298,1 T Total : Rp 336,7 T
PMDN PMDN
Rp 102,6 T Rp 129,8 T
(34,4%) (38,6%)

Realisasi y-o-y
PMA PMDN 26,5%
Rp 195,5 T
(65,6) PMA 5,8%
PMA
TOTAL 12,9% Rp 206,9 T
T= Triliun (61,4%)
The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia
5
Triwulan II dan Januari – Juni 2017: Dibanding Tahun 2016
Realisasi Penanaman Modal Triwulan II dan Januari-Juni 2017 Dibanding Periode
Sama Tahun 2016: Jawa dan Luar Jawa
1. Triwulan II 2016 dan Triwulan II 2017: Jawa dan Luar Jawa
Triwulan II 2016 Triwulan II 2017
Total : Rp 151,6 T Total : Rp 170,9 T

Luar Jawa Luar Jawa


Rp 69,6 T Rp 79,7 T
(45,9%) (46,6%)
Realisasi y-o-y

Jawa 11,2%
Jawa Jawa
Luar Jawa 14,5%
Rp 82,0 T Rp 91,2 T
(54,1%) TOTAL 12,7% (53,4%)

2. Jan-Jun 2016 dan Jan-Jun 2017: Jawa dan Luar Jawa


Jan-Jun 2016 Jan-Jun 2017
Total : Rp 298,1 T Total : Rp 336,7 T
Luar Jawa
Rp 135,5 T Luar Jawa
(45,5%) Rp 155,0 T
(46,0%)

Realisasi y-o-y

Jawa 11,7%
Jawa
Jawa Luar Jawa 14,4% Rp 181,7 T
Rp 162,6 T (54,0%)
TOTAL 12,9%
(54,5%)
T= Triliun
The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia
6
II. Triwulan II 2017:
Sektor, Lokasi, dan Negara Asal

The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia


7
Triwulan II 2017: Sektor, Lokasi, Negara Asal, dan Wilayah
Realisasi Triwulan II 2017: Berdasarkan Sektor
PMDN PMDN + PMA
Konstruksi
Lainnya Rp 10,0 T
Rp 23,7 T (16,3%)
(38,9%)
Industri
Makanan
Pertambangan
Rp 9,5 T
Rp 20,8 T
(15,6%)
(12,2%)

Listrik, Gas dan Air


Transportasi, Pertambangan Rp 19,0 T
Gudang dan Rp 7,4 T (11,1%)
Listrik, Gas dan Air Lainnya
Telekomunikasi (12,1%)
Rp 5,8 T Rp 81,9 T
Rp 4,6 T
(9,6%) (47,9%)
(7,5%)

PMA
Industri Logam Dasar,
Barang Logam, Mesin
dan Elektronik
US$ 1,1 M
Lainnya
(13,7%) Industri
US$ 3,6 M
(43,9%) Pertambangan Makanan
US$ 1,0 M Rp 18,9 T
(12,2%) (11,1%)
Listrik, Gas dan
Air
US$ 1,0 M Industri Logam Dasar,
(12,0%) Barang Logam, Mesin
Industri Kimia Dasar,
dan Elektronik
Industri Industri Kimia Dasar, Barang Barang Kimia dan Farmasi
Rp 17,5 T
Makanan Kimia dan Farmasi Rp 12,8 T
(10,2%)
US$ 0,7 M US$ 0,8 M (7,5%)
(8,5%) (9,7%)
T= Triliun
The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia M= Miliar
8
Triwulan II 2017: Sektor, Lokasi, Negara Asal, dan Wilayah
Realisasi Triwulan II 2017: Berdasarkan Sektor
PMDN PMA
INVESTASI INVESTASI
NO BIDANG USAHA PROYEK NO BIDANG USAHA PROYEK
(Rp Miliar) (US$ Juta)
1 Konstruksi 9.965,7 135 Industri Logam Dasar, Barang Logam, 1.131,2 944
1
2 Industri Makanan 9.523,7 599 Mesin dan Elektronik
2 Pertambangan 1.006,3 353
3 Pertambangan 7.450,8 69
3 Listrik, Gas dan Air 989,6 285
4 Listrik, Gas dan Air 5.830,1 205
Industri Kimia Dasar, Barang Kimia 798,9 560
5 Transportasi, Gudang dan 4.563,9 143 4
dan Farmasi
Telekomunikasi
5 Industri Makanan 705,3 787
6 Industri Kertas, Barang dari kertas 3.826,1 103
dan Percetakan 6 Jasa Lainnya 493,7 1.956
7 Tanaman Pangan dan Perkebunan 3.640,6 197 Industri Alat Angkutan dan 438,0 418
7
8 Industri Tekstil 3.074,5 120 Transportasi Lainnya
8 Perdagangan dan Reparasi 437,1 3.356
9 Perumahan, Kawasan Industri dan 2.656,3 227
Perkantoran 9 Tanaman Pangan dan Perkebunan 401,9 273
10 Industri Logam Dasar, Barang 2.441,7 274 Perumahan, Kawasan Industri dan 393,7 417
10
Logam, Mesin dan Elektronik Perkantoran
11 Industri Kimia Dasar, Barang Kimia 2.129,9 241 11 Hotel dan Restoran 301,5 1.019
dan Farmasi Industri Kertas, Barang dari kertas 283,9 132
12 Industri Mineral Non Logam 1.901,0 91 12
dan Percetakan
13 Perdagangan dan Reparasi 839,7 499 Transportasi, Gudang dan 236,4 347
13
14 Industri Karet, Barang dari karet dan 803,3 215 Telekomunikasi
Plastik Industri Karet, Barang dari karet dan 137,3 350
14
15 Hotel dan Restoran 617,6 185 Plastik
16 Industri Alat Angkutan dan 513,8 53 15 Industri Kayu 100,6 130
Transportasi Lainnya 16 Industri Tekstil 76,1 411
17 Industri Lainnya 314,4 64 17 Konstruksi 74,9 232
18 Jasa Lainnya 314,3 158 18 Peternakan 68,4 71
19 Industri Kayu 292,6 84 19 Industri Mineral Non Logam 62,7 143
20 Peternakan 188,3 57 20 Industri Lainnya 54,4 283
21 Industri Kulit, Barang dari kulit dan 86,4 13 Industri Kulit, Barang dari kulit dan 40,5 136
21
Sepatu Sepatu
22 Perikanan 22,6 9 22 Kehutanan 22,1 36
23 Kehutanan 8,0 3 23 Perikanan 3,6 58
24 Industri Instrumen Kedokteran, 0,0 3 Industri Instrumen Kedokteran, 1,7 13
24
Presisi, Optik dan Jam Presisi, Optik dan Jam
TOTAL 61.005,4 3.747 TOTAL 8.259,7 12.710
The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia
9
Triwulan II 2017: Sektor, Lokasi, Negara Asal, dan Wilayah
Realisasi Triwulan II 2017 : Berdasarkan Lokasi
PMDN PMDN + PMA
Lainnya
Jawa Timur,
Rp 17,4 T
Rp 15,6 T
(28,4%)
(25,5%)

DKI Jakarta
Rp 24,8 T
Jawa Tengah
Lainnya (14,5%)
Rp 2,8 T
Rp 77,9 T
(4,6%)
(45,6%)

Jawa Barat,
Rp 11,8 T
Kalimantan (19,3%)
Timur
Rp 3,3 T DKI Jakarta
(5,4%) Rp 10,2 T
(16,7%)
Jawa Barat
PMA Rp 24,8 T
(14,5%)
DKI Jakarta,
Lainnya US$ 1,1 M
US$ 4,1 M (13,3%)
(49,7%) Jawa Barat
US$ 1,0 M Jawa Timur
(11,8%) Rp 21,3
(12,5%)

Sulawesi
Tengah
US$ 0,7 M Sumatera Selatan Banten
(8,6%) Rp 10,6 Rp 11,5 T
(6,2%) (6,7%)

Sumatera Selatan Banten


US$ 0,7 M US$ 0,7M
(8,0%) (8,6%)
T= Triliun
The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia M= Miliar
10
Triwulan I 2017: Sektor, Lokasi, Negara Asal, dan Wilayah
Realisasi Triwulan I 2017: Berdasarkan Lokasi
PMDN PMA
INVESTASI INVESTASI
NO LOKASI PROYEK NO LOKASI PROYEK
(Rp Miliar) (US$ Juta)
1 Jawa Timur 15.561,4 730 1 Daerah Khusus Ibukota Jakarta 1.098,8 4.644
2 Jawa Barat 11.797,4 478 2 Jawa Barat 977,2 2.273
3 Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10.181,8 355 3 Sulawesi Tengah 709,8 89
4 Kalimantan Timur 3.292,8 109 4 Banten 708,8 1.157
5 Jawa Tengah 2.816,5 544 5 Sumatera Selatan 664,2 99
6 Banten 2.035,6 282 6 Bali 467,6 663
7 Lampung 1.800,4 25 7 Kalimantan Timur 447,7 170
8 Sumatera Selatan 1.734,7 83 8 Jawa Tengah 432,0 499
9 Kalimantan Tengah 1.462,9 57 9 Jawa Timur 431,7 830
10 Sumatera Utara 1.440,3 145 10 Sumatera Utara 397,3 313
11 Nusa Tenggara Barat 1.244,2 27 11 Sulawesi Selatan 289,1 109
12 Riau 1.227,1 117 12 Papua 274,1 65
13 Kalimantan Barat 1.124,2 111 13 Kepulauan Riau 217,4 311
14 Sulawesi Tenggara 1.063,1 38 14 Riau 192,6 173
15 Sulawesi Tengah 982,5 33 15 Kalimantan Barat 167,7 185
16 Sulawesi Selatan 805,1 91 16 Sulawesi Tenggara 167,4 50
17 Gorontalo 358,7 5 17 Kalimantan Tengah 128,2 110
18 Kalimantan Selatan 279,4 77 18 Maluku Utara 82,8 20
19 Sulawesi Barat 270,9 5 19 Kalimantan Selatan 71,1 60
20 Kepulauan Bangka Belitung 255,3 29 20 Bengkulu 62,9 15
21 Sumatera Barat 237,7 102 21 Kalimantan Utara 45,5 36
22 Jambi 226,9 29 22 Sulawesi Utara 39,6 52
23 Kepulauan Riau 183,2 53 23 Nusa Tenggara Timur 34,3 82
24 Nusa Tenggara Timur 168,5 17 24 Gorontalo 32,9 24
25 Daerah Istimewa Yogyakarta 131,2 47 25 Maluku 29,1 17
26 Kalimantan Utara 83,0 45 26 Papua Barat 25,2 30
27 Sulawesi Utara 61,5 26 27 Nusa Tenggara Barat 20,7 289
28 Aceh 61,1 11 28 Lampung 11,6 51
29 Bali 54,8 41 29 Daerah Istimewa Yogyakarta 10,8 113
30 Papua 31,8 12 30 Sumatera Barat 7,1 63
31 Bengkulu 22,7 10 31 Aceh 5,5 39
32 Maluku 8,6 2 32 Kepulauan Bangka Belitung 5,1 36
33 Maluku Utara 0,0 2 33 Jambi 3,9 33
34 Papua Barat 0,0 9 34 Sulawesi Barat 0,0 10
TOTAL 61.005,4 3.747 TOTAL 8.259,7 12.710
The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia
11
Triwulan II 2017: Sektor, Lokasi, Negara Asal, dan Wilayah
Realisasi Triwulan II 2017: Berdasarkan Negara Asal

Singapura
US$ 1,6 M
Lainnya (19,5%)
US$ 2,8 M
(33,4%)

Jepang
US$ 1,4 M
(17,5%)

Korea Selatan
US$ 0,5 M
(5,8%)
R.R. Tiongkok
Hongkong, RRT US$ 1,3 M
US$ 0,6 M (16,4%)
(7,5%)

M= Miliar
The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia
12
Triwulan II 2017: Sektor, Lokasi, Negara Asal, dan Wilayah
Realisasi Triwulan II 2017: Berdasarkan Negara Asal
INVESTASI INVESTASI INVESTASI
NO NEGARA ASAL PROYEK NO NEGARA ASAL PROYEK NO NEGARA ASAL PROYEK
(US$ Juta) (US$ Juta) (US$ Juta)
1 Singapura 1607,1 3.045 38 Spanyol 51 75 Slovakia 2
1,0 0,0
2 Jepang 1443,0 1.840 39 Norwegia 16 76 Samoa Barat 37
1,0 0,0
3 R.R. Tiongkok 1355,6 763 40 Yordania 13 77 Denmark 26
0,9 0,0
4 Hongkong, RRT 617,5 540 41 Ceko 2 78 Maldives 1
0,8 0,0
5 Korea Selatan 478,2 1.582 42 Swedia 29 79 Somalia 1
0,7 0,0
6 Amerika Serikat 381,5 348 43 Afrika Selatan 7 80 Kenya 2
0,6 0,0
7 Malaysia 343,6 785 44 Yaman 12 81 Sudan 1
0,6 0,0
8 Inggris 332,6 286 45 Libya 1 82 Peru 1
0,4 0,0
9 Swiss 330,1 122 46 Siera Leone 0,4 4 Marshall Island 9
83 0,0
10 Mauritius 260,6 126 47 Isle of Man 0,3 2 Kamerun 2
84 0,0
11 Belanda 244,2 387 48 Irlandia 0,3 5 Liberia 1
85 0,0
12 Jerman 174,7 191 49 Guinea 0,3 2 Aljazair 1
86 0,0
13 British Virgin Islands 170,2 550 50 Meksiko 0,3 4 Vietnam 4
87 0,0
14 Perancis 97,4 222 51 Bulgaria 0,3 2 Chili 1
88 0,0
15 Taiwan 70,5 260 52 Slovenia 0,3 2 Papua Nugini 1
89 0,0
16 Belgia 70,4 66 53 Saudi Arabia 0,3 15 90 Mali 0,0 1
17 Seychelles 64,6 50 54 Panama 0,2 13 91 Jibouti Rep. 0,0 2
18 Australia 59,3 366 55 Austria 17
0,2 92 Belize 0,0 4
19 Luxembourg 33,9 49 56 Siprus 4
0,2 93 Bahama 0,0 4
20 Thailand 30,1 106 57 Maroko 5
0,1 94 Puerto Rico 0,0 1
21 Cayman Islands 18,4 48 58 Tanzania 1
0,1 95 Islandia 0,0 2
22 Kanada 15,3 52 59 Mesir 7
0,1 96 Myanmar 0,0 1
23 India 10,4 234 60 Afghanistan 20
0,1 97 Senegal 0,0 1
24 Philipina 8,0 14 61 Pantai Gading 1
0,1 98 Finlandia 0,0 4
25 Uni Emirat Arab 5,0 32 62 Fiji 0,1 1 99 Hungaria 0,0 1
26 Brunei Darussalam 4,4 12 63 Kuwait 0,1 5 100 Latvia 0,0 1
27 Malta 4,1 1 64 Cook Islands 0,1 3 101 Suriah 0,0 1
28 Mauritania 3,5 3 65 Nigeria 0,1 3 102 Rumania 0,0 2
29 Selandia Baru 2,6 34 66 Netherlands Antilles 0,1 6 103 Argentina 0,0 3
30 Polandia 2,6 11 67 Channel Islands 0,0 6 104 Lebanon 0,0 3
31 Italia 1,9 87 68 Kolumbia 0,0 2 105 Bermuda 0,0 2
32 Pakistan 1,8 17 69 Bangladesh 0,0 4 106 Sri Lanka 0,0 1
33 Guernsey 1,7 2 70 Ukraina 0,0 2 107 Bahrain 0,0 1
34 Irak 1,4 6 71 Turki 0,0 31 108 Iran 0,0 8
35 Rusia 1,3 19 72 Yunani 0,0 1 109 Nicaragua 0,0 1
36 Anguilla 1,2 4 73 Skotlandia 0,0 5 110 Burkina Faso 1
0,0
37 Brasil 1,1 6 74 Suriname 0,0 2 111 Liechtenstein 0,0 3
The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia TOTAL 8259,7 12.710
13
III. Januari – Juni 2017:
Sektor, Lokasi, Negara Asal, dan Wilayah

The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia


14
Januari – Juni 2017: Sektor, Lokasi, Negara Asal, dan Wilayah
Realisasi Januari – Juni 2017: Berdasarkan Sektor
PMDN PMDN + PMA
Industri Makanan
Rp. 21,6 T
Lainnya (16,7%)
Rp. 47,9 T
(36,9%) Transportasi, Pertambangan
Gudang dan Rp 44,4 T
Telekomunikasi
(13,2%)
Rp. 20,5 T
(15,8%)
Lainnya
Pertambangan Industri Makanan
Rp 160,4 T
Konstruksi Rp. 15,5 T Rp 37,4 T
(47,6%)
Rp. 11,0 T (12,0%) (11,1%)
(8,5%)
Listrik, Gas dan Air
Rp. 13,1 T
(10,1%)

PMA
Lainnya Pertambangan Industri Logam
US$ 7,3 M US$ 2,2 M Dasar, Barang
(46,6%) (14,0%) Logam, Mesin dan
Elektronik
US$ 2,0 M
(12,7%) Listrik, Gas dan Air
Rp 35,7 T
Listrik, Gas dan Air (10,6%)
US$ 1,7 M
(10,9%)
Transportasi, Gudang dan
Industri Kimia Industri Logam Dasar, Barang
Telekomunikasi
Dasar, Barang Logam, Mesin dan Elektronik
Kimia dan
Rp 26,1 T
Rp 32,7 T
Farmasi (7,7%)
(9,7%)
Industri Makanan US$ 1,3 M
US$ 1,2 M (8,3 %) T= Triliun
(7,6 %) M= Miliar
The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia
15
Januari – Juni 2017: Sektor, Lokasi, Negara Asal, dan Wilayah
Realisasi Januari – Juni 2017: Berdasarkan Sektor
PMDN PMA
INVESTASI INVESTASI
NO BIDANG USAHA
(Rp Miliar)
PROYEK NO BIDANG USAHA PROYEK
(US$ Juta)
1 Industri Makanan 21.638,7 887 1 Pertambangan 2.171,7 585
2 Transportasi, Gudang dan 20.548,9 257 2 Industri Logam Dasar, Barang Logam, 1.969,5 1231
Telekomunikasi Mesin dan Elektronik
3 Pertambangan 15.544,5 104 3 Listrik, Gas dan Air 1.696,3 543
4 Listrik, Gas dan Air 13.124,1 373 4 Industri Kimia Dasar, Barang Kimia 1.283,6 738
dan Farmasi
5 Konstruksi 11.013,4 196
5 Industri Makanan 1.181,6 1203
6 Tanaman Pangan dan Perkebunan 7.473,8 351
6 Perumahan, Kawasan Industri dan 1.173,6 719
7 Industri Logam Dasar, Barang 6.518,9 377 Perkantoran
Logam, Mesin dan Elektronik
7 Industri Alat Angkutan dan 941,6 570
8 Industri Kertas, Barang dari kertas 6.178,2 140 Transportasi Lainnya
dan Percetakan 8 Tanaman Pangan dan Perkebunan 852,0 501
9 Industri Kimia Dasar, Barang Kimia 6.118,6 343 9 Hotel dan Restoran 696,3 1500
dan Farmasi
10 Jasa Lainnya 669,4 2490
10 Perumahan, Kawasan Industri dan 5.972,8 342
11 Perdagangan dan Reparasi 603,6 4318
Perkantoran
12 Industri Karet, Barang dari karet dan 432,5 445
11 Industri Tekstil 5.028,6 156 Plastik
12 Industri Mineral Non Logam 3.003,4 140 13 Transportasi, Gudang dan 416,1 481
13 Industri Karet, Barang dari karet dan 1.845,1 284 Telekomunikasi
Plastik 14 Industri Kertas, Barang dari kertas 399,9 183
14 Hotel dan Restoran 1.685,7 248 dan Percetakan
15 Perdagangan dan Reparasi 1.442,5 748 15 Industri Mineral Non Logam 294,7 233
16 Industri Alat Angkutan dan 708,9 73 16 Industri Kulit, Barang dari kulit dan 187,0 163
Transportasi Lainnya Sepatu
17 Industri Kayu 515,8 104 17 Industri Tekstil 184,3 494
18 Industri Kayu 112,5 164
18 Jasa Lainnya 512,0 237
19 Peternakan 83,7 127
19 Industri Lainnya 462,7 87
20 Konstruksi 81,6 293
20 Peternakan 298,7 73
21 Industri Lainnya 76,1 370
21 Industri Kulit, Barang dari kulit dan 99,7 17
22 Kehutanan 35,9 60
Sepatu
23 Perikanan 7,9 83
22 Perikanan 24,3 13
24 Industri Instrumen Kedokteran, 1,9 16
23 Kehutanan 10,9 6 Presisi, Optik dan Jam
TOTAL 129.770,2 5.559 TOTAL 15.553,4 17.510

The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia


16
Januari – Juni 2017: Sektor, Lokasi, Negara Asal, dan Wilayah
Realisasi Januari – Juni 2017 : Berdasarkan Lokasi
PMDN PMDN + PMA

Jawa Timur
Lainnya Rp 25,0 T
Rp 45,3 T (19,4%) Jawa Timur
(35,3%) Rp 54,1 T
(16,1%)

DKI Jakarta Lainnya


Rp 22,0 T Rp 155,3 T
Banten (17,1%) (46,1%) DKI Jakarta
Rp 7,5 T
(5,9%) Rp 49,0 T
Jawa Barat
Jawa Tengah (14,6%)
Rp 20,9 T
Rp 7,8 T (16,3%)
(6,1%)

PMA

Jawa Barat
US$ 2,5 M
(16,1%)

DKI Jakarta
US$2,0 M Jawa Barat
Lainnya
(13,1%)
US$ 8,2 M Rp 33,9 T
(52,6%) Banten (10,1%)
US$1,2 M Jawa Tengah
(7,9%) Rp 23,8 T
Sulawesi Tengah (7,1%)
Banten
US$ 1,0 M Rp 20,4 T
Jawa Tengah (6,1%) (6,1%)
US$ 0,9 M T= Triliun
(4,3%) The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia M= Miliar
17
Januari – Juni 2017: Sektor, Lokasi, Negara Asal, dan Wilayah
Realisasi Januari – Juni 2017: Berdasarkan Lokasi
PMDN PMA
INVESTASI INVESTASI
NO LOKASI PROYEK NO LOKASI PROYEK
(Rp Miliar) (US$ Juta)
1 Jawa Timur 24.952,0 1.023 1 Jawa Barat 2.497,4 2924
2 Daerah Khusus Ibukota Jakarta 21.989,3 487 2 Daerah Khusus Ibukota Jakarta 2.033,6 6022
3 Jawa Barat 20.899,7 658 3 Banten 1.224,0 1525
4 Jawa Tengah 7.790,2 768 4 Sulawesi Tengah 979,1 146
5 Banten 7.524,1 393 5 Jawa Tengah 950,9 667
6 Kalimantan Timur 6.490,0 162 6 Sumatera Selatan 867,8 182
7 Sumatera Utara 5.751,8 209 7 Papua 863,8 122
8 Sumatera Selatan 4.366,2 158 8 Kalimantan Timur 747,8 275
9 Riau 4.228,7 191 9 Jawa Timur 674,1 1128
10 Kalimantan Barat 3.563,5 187 10 Bali 602,9 964
11 Nusa Tenggara Barat 3.444,2 48 11 Sumatera Utara 592,6 465
12 Lampung 3.390,3 34 12 Kepulauan Riau 493,1 470
13 Sulawesi Tenggara 2.469,3 63 13 Sulawesi Selatan 490,9 177
14 Kalimantan Selatan 2.130,0 105 14 Sulawesi Tenggara 439,6 88
15 Kalimantan Tengah 1.779,0 83 15 Kalimantan Barat 358,3 332
16 Kepulauan Bangka Belitung 1.514,0 44 16 Kalimantan Tengah 337,1 197
17 Sulawesi Tengah 1.239,7 60 17 Riau 306,7 244
18 Sulawesi Selatan 1.056,8 151 18 Sulawesi Utara 191,1 106
19 Sumatera Barat 808,3 169 19 Kalimantan Selatan 146,5 84
20 Jambi 612,1 61 20 Maluku 121,0 27
21 Aceh 564,5 54 21 Maluku Utara 115,0 35
22 Nusa Tenggara Timur 531,3 40 22 Bengkulu 76,6 30
23 Gorontalo 441,1 11 23 Kalimantan Utara 69,9 63
24 Papua 384,9 29 24 Nusa Tenggara Timur 63,2 136
25 Sulawesi Barat 375,8 8 25 Kepulauan Bangka Belitung 53,4 65
26 Maluku Utara 344,1 4 26 Nusa Tenggara Barat 51,2 486
27 Sulawesi Utara 319,1 46 27 Papua Barat 49,7 55
28 Kepulauan Riau 286,7 98 28 Lampung 46,6 85
29 Daerah Istimewa Yogyakarta 203,5 71 29 Gorontalo 35,0 38
30 Kalimantan Utara 145,0 55 30 Jambi 31,8 54
31 Bali 133,9 58 31 Daerah Istimewa Yogyakarta 14,6 139
32 Bengkulu 22,7 16 32 Sumatera Barat 12,7 98
33 Maluku 18,6 5 33 Sulawesi Barat 8,8 19
34 Papua Barat - 9 34 Aceh 6,5 62
TOTAL 129.770,2 5.558 TOTAL 15.553,4 17.510
The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia
18
Januari – Juni 2017: Sektor, Lokasi, Negara Asal, dan Wilayah
Realisasi Januari – Juni 2017: Berdasarkan Negara Asal

Singapura
US$ 3,7 M
Lainnya
(23,5%)
US$ 5,1 M
(32,8%)

Jepang
US$ 2,8 M
(18,3%)
Amerika Serikat
US$ 1,0 M
(6,2%)

Hongkong, RRT
US$ 1,0 M R.R. Tiongkok
(6,6%) US$ 2,0 M
(12,6%)

M= Miliar
The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia
19
Januari – Juni 2017: Sektor, Lokasi, Negara Asal, dan Wilayah
Realisasi Januari – Juni 2017: Berdasarkan Negara Asal
INVESTASI INVESTASI INVESTASI
NO NEGARA ASAL PROYEK NO NEGARA ASAL PROYEK NO NEGARA ASAL PROYEK
(US$ Juta) (US$ Juta) (US$ Juta)

1 Singapura 3.661,4 4.359 41 Sri Lanka 3,4 4 81 Nigeria 0,1 7


2 Jepang 2.845,6 2.254 42 Polandia 3,3 15 82 Lebanon 0,1 4
3 R.R. Tiongkok 1.955,1 1.243 43 Afrika Selatan 1,7 10 83 Latvia 0,1 3
4 Hongkong, RRT 1.019,5 812 44 Irlandia 1,6 9 84 Hungaria 0,1 3
5 Amerika Serikat 968,8 442 45 Guinea 1,5 5 85 Vietnam 0,0 5
6 Korea Selatan 901,3 1.984 46 Irak 1,5 7 86 Bangladesh 0,0 6
7 Malaysia 559,0 1.117 47 Yordania 1,5 19 87 Denmark 0,0 30
8 Mauritius 516,9 175 48 Yaman 1,4 22 88 Burkina Faso 0,0 2
9 Belanda 490,2 527 49 Ceko 1,3 3 89 Argentina 0,0 5
10 Inggris 448,8 405 50 Marshall Island 1,1 13 90 Yunani 0,0 1
11 Swiss 375,9 147 51 Norwegia 1,1 23 91 Venezuela 0,0 2
12 British Virgin Islands 362,5 740 52 Samoa Barat 0,8 50 92 Skotlandia 0,0 6
13 Taiwan 294,8 330 53 Austria 0,7 22 93 Slovakia 0,0 3
14 Australia 206,0 524 54 Saudi Arabia 0,7 24 94 Suriname 0,0 2
15 Jerman 182,3 234 55 Bahrain 0,6 3 95 Maldives 0,0 1
16 Perancis 131,8 319 56 Myanmar 0,5 2 96 Somalia 0,0 1
17 Seychelles 122,7 86 57 Libya 0,4 1 97 Kenya 0,0 3
18 Belgia 105,8 90 58 Bulgaria 0,4 6 98 Sudan 0,0 1
19 Thailand 70,7 169 59 Makao 0,4 1 99 Peru 0,0 1
20 Luxembourg 59,8 69 60 Siera Leone 0,4 4 100 Liberia 0,0 1
21 Cayman Islands 55,3 68 61 Isle of Man 0,3 2 101 Aljazair 0,0 2
22 Kanada 30,5 82 62 Lithuania 0,3 1 102 Chili 0,0 2
23 Philipina 22,0 26 63 Meksiko 0,3 7 103 Papua Nugini 0,0 1
24 India 19,2 324 64 Slovenia 0,3 5 104 Mali 0,0 2
25 Channel Islands 14,8 7 65 Senegal 0,3 2 105 Jibouti Rep. 0,0 2
26 Brasil 14,3 13 66 Mesir 0,2 10 106 Belize 0,0 7
27 Italia 13,2 145 67 Kuwait 0,2 6 107 Bahama 0,0 4
28 Iran 11,3 17 68 Suriah 0,2 4 108 Puerto Rico 0,0 1
29 Swedia 9,4 40 69 Siprus 0,2 5 109 Islandia 0,0 2
30 Uni Emirat Arab 8,1 43 70 Cook Islands 0,2 5 110 Finlandia 0,0 4
31 Pakistan 7,1 24 71 Afghanistan 0,2 22 111 Rumania 0,0 3
32 Selandia Baru 6,8 44 72 Maroko 0,1 5 112 Niger 0,0 1
33 Malta 5,0 2 73 Tanzania 0,1 1 113 Bermuda 0,0 3
34 Rusia 4,8 29 74 Ukraina 0,1 3 114 Nicaragua 0,0 1
35 Brunei Darussalam 4,5 18 75 Turki 0,1 40 115 Maladewa 0,0 1
36 Anguilla 4,3 5 76 Kolumbia 0,1 4 116 Liechtenstein 0,0 3
37 Guernsey 4,0 4 77 Netherlands Antilles 0,1 8 TOTAL 15.553,4 17.510
38 Panama 3,9 14 78 Fiji 0,1 1
39 Spanyol 3,8 70 79 Pantai Gading 0,1 1
40 Mauritania 3,5 3 80 Kamerun 0,1 10
The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia
20
Januari – Juni 2017: Sektor, Lokasi, Negara Asal, dan Wilayah
Realisasi Januari – Juni 2017: Berdasarkan Wilayah
PMDN dan PMA PMDN
90.000 83.358,8
Maluku dan Bali dan Nusa
Papua 80.000
Tenggara
Sulawesi Rp 16,0 T Rp 13,7 T 70.000
34,4 T (4,8%) (4,1%)
(10,2%) 60.000

Rp Miliar
50.000
40.000
30.000
Kalimantan 21.545,2
Rp 36,2 T Jawa
Rp 181,7 T
20.000 14.107,5
(10,7%)
(54,0%) 10.000 5.901,7 4.109,3
747,6
0
Jawa Sumatera Kalimantan Sulawesi Bali dan Maluku
Sumatera
Rp 54,6 T
Nusa dan Papua
Tenggara
(16,2%) PMA
8.000 7.394,6
T= Triliun
7.000

6.000
Berdasarkan Wilayah pada periode Januari – Juni 2017, 5.000
US$.Juta

realisasi PMDN dan PMA tertinggi ada di Wilayah Jawa


Realisasi PMDN terbesar berikutnya berada di Wilayah 4.000
Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara, serta 3.000 2.487,8
Maluku dan Papua. Sedangkan PMA terbesar berikutnya 2.144,5
berada di Wilayah Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Maluku 2.000 1.659,6
1.149,5
dan Papua, serta Bali dan Nusa Tenggara. 1.000 717,3

0
Jawa Sumatera Sulawesi Kalimantan Maluku dan Bali dan
The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia
Papua Nusa
21
Tenggara
IV. Penyerapan Tenaga Kerja Indonesia

The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia


22
Penyerapan Tenaga Kerja Indonesia : Tahun 2012 – Juni 2017
Perkembangan Penyerapan Tenaga Kerja Indonesia 2012 – Juni 2017 : Per Triwulan

Orang

700.000

600.000

500.000

400.000

300.000

200.000

100.000

0
TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV TW I TW II
2012 2013 2014 2015 2016 2017
PMDN 107.674 141.625 144.784 149.617 148.521 239.810 150.016 159.315 67.697 82.250 84.550 180.626 113.342 147.868 132.595 111.006 136.560 87.039 92.017 124.843 67.807 104.255
PMA 250.711 209.888 126.864 158.343 213.403 386.566 261.527 270.792 192.459 268.553 264.827 289.884 201.887 223.077 240.965 264.976 190.610 267.700 184.006 309.623 126.327 241.068
Total 358.385 351.513 271.648 307.960 361.924 626.376 411.543 430.107 260.156 350.803 349.377 470.510 315.229 370.945 373.560 375.982 327.170 354.739 276.023 434.466 194.134 345.323

Catatan:
Sejak Triwulan II Tahun 2016 data Tenaga Kerja Indonesia (TKI) merupakan data tambahan penyerapan TKI.

The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia


23
V. Perkembangan Realisasi Investasi 2012 – Juni 2017

The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia


24
Perkembangan Realisasi Investasi: Tahun 2012 – Juni 2017
Perkembangan Realisasi Investasi 2012 – Juni 2017: Per Triwulan

180

160

140

120
Rp Triliun

100

80

60

40

20

0
TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV TW I TW II
2012 2013 2014 2015 2016 2017
PMDN 19,7 20,8 25,2 26,5 27,5 33,1 33,5 34,1 34,6 38,2 41,6 41,7 42,5 42,9 47,8 46,2 50,4 52,2 55,6 58,1 68,8 61,0
PMA 51,5 56,1 56,6 56,8 65,5 66,7 67,0 71,2 72,0 78,0 78,3 78,7 82,1 92,2 92,5 99,2 96,1 99,4 99,7 101,3 97,0 109,8
Total 71,2 76,9 81,8 83,3 93,0 99,8 100,5 105,3 106,6 116,2 119,9 120,4 124,6 135,1 140,3 145,4 146,5 151,6 155,3 159,4 165,8 170,8

The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia


25
Perkembangan Realisasi Investasi: Tahun 2012 – Juni 2017
Perkembangan Realisasi Investasi PMA 2012 – Juni 2017 Dalam US Dolar: Per Triwulan
PMA
9,0

8,0

7,0

6,0
US$ miliar

5,0

4,0

3,0

2,0

1,0

-
TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV TW I TW II
2012 2013 2014 2015 2016 2017
PMA 5,7 6,2 6,3 6,3 7,0 7,2 7,0 7,4 6,9 7,4 7,4 6,8 6,6 7,4 7,4 7,9 6,9 7,1 7,4 7,5 7,3 8,2

Catatan:
- 2010, 2011 dan 2012, kurs US$ 1 = Rp 9.000
- 2013 (TW I dan TW II), kurs US$ 1 = Rp 9.300 (sesuai APBN 2013)
- 2013 (TW III dan TW IV), kurs US$ 1 = Rp 9.600 (sesuai APBN-P 2013)
- 2014 (TW I, TW II dan TW III kurs US$ 1 = Rp 10.500 sesuai APBN 2014)
- 2014 (TW IV kurs US$ 1 = Rp 11.600 sesuai APBN-P 2014)
- 2015 (TW I, TW II, TW III dan TW IV) kurs US$ 1 = Rp 12.500 (sesuai APBN-P 2015)
- 2016 (TW I dan TW II) kurs US$ 1 = Rp 13.900 (sesuai APBN 2016)
- 2016 (TW III dan TW IV) kurs US$ 1 = Rp 13.500 (sesuai APBN-P 2016)
- TW I & II 2017, kurs US$ 1 = Rp 13.300 (sesuai APBN 2017)

The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia


26
Perkembangan Realisasi Investasi: Tahun 2012 – Juni 2017
Perkembangan Realisasi Investasi 2012 – Juni 2017: Proyek Baru dan Perluasan
700

600

500
Rp Triliun

400

300

200

100

0
2012 2013 2014 2015 2016 Jan – Jun 2017 % Jan-Jun 2017 2012 – Jun 2017 % Jan-Jun 2017
Baru 161,7 250,8 323,2 399,1 462,6 269,9 80,2 1.867,5 69,9
Perluasan 151,5 147,8 139,9 146,3 150,2 66,7 19,8 802,4 30,1
Total 313,2 398,6 463,1 545,4 612,8 336,6 100,0 2.669,9 100,0

PMDN 2012 2013 2014 2015 2016 Jan – Jun 2017 2012 – Jun 2017
I % I % I % I % I % I % I %
Baru 46 49,9 74,8 58,3 110,1 70,5 114,7 63,9 156,9 72,6 98,7 76,0 601,2 66,7
Perluasan 46,2 50,1 53,4 41,7 46 29,5 64,8 36,1 59,3 27,4 31,1 24,0 300,8 33,3
Total 92,2 100 128,2 100 156,1 100 179,5 100 216,2 100 129,8 100 902,0 100

PMA 2012 2013 2014 2015 2016 Jan – Jun 2017 2012 – Jun 2017
I % I % I % I % I % I % I %
Baru 115,7 52,4 176 65,1 213,1 69,4 284,4 77,7 305,7 77,1 171,2 82,8 1.266,1 71,6
Perluasan 105,3 47,6 94,4 34,9 93,9 30,6 81,5 22,3 90,9 22,9 35,6 17,2 501,6 28,4
Total 221 100 270,4 100 307 100 365,9 100 396,6 100 206,9 100 1.767,8 100

I = Investasi (Rp Triliun) The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia
27
Perkembangan Realisasi Investasi: Tahun 2012 – Juni 2017
Perkembangan Realisasi Investasi 2012 – Juni 2017: Berdasarkan Sektor Primer, Sekunder, Tersier
700
600
500
Rp Triliun

400
300
200
100
0
2012 2013 2014 2015 2016 Jan – Jun 2017 % Jan-Jun 2017 2012 - Jun 2017 %2012 - Jun 2017
Primer 73,8 86,8 91,7 95 89 65,3 19,4 501,6 18,8
Sekunder 155,8 201,1 199,1 236 335,8 146,1 43,4 1273,9 47,7
Tersier 83,6 110,7 172,3 214,4 188 125,3 37,2 894,3 33,5
Total 313,2 398,6 463,1 545,4 612,8 336,6 100 2.669,7 100

PMDN 2012 2013 2014 2015 2016 Jan – Jun 2017 2012 - Jun 2017
I % I % I % I % I % I % I %
Primer 20,4 22,1 25,7 20 16,5 10,6 17,1 9,5 27,7 12,8 23,4 18,0 130,8 14,5
Sekunder 49,9 54,1 51,2 40 59 37,8 89 49,6 106,8 49,4 52,1 40,2 408,0 45,2
Tersier 21,9 23,8 51,3 40 80,6 51,6 73,4 40,9 81,7 37,8 54,3 41,8 363,2 40,3
Total 92,2 100 128,2 100 156,1 100 179,5 100 216,2 100 129,8 100 902,0 100

PMA 2012 2013 2014 2015 2016 Jan – Jun 2017 2012 - Jun 2017
I % I % I % I % I % I % I %
Primer 53,4 24,2 61,1 22,6 75,2 24,5 77,9 21,3 61,3 15,5 41,9 20,3 370,8 21,0
Sekunder 105,9 47,9 149,9 55,4 140,1 45,6 147 40,2 229 57,7 94,0 45,4 865,9 49,0
Tersier 61,7 27,9 59,4 22 91,7 29,9 141 38,5 106,3 26,8 71,0 34,3 531,1 30,0
Total 221 100 270,4 100 307 100 365,9 100 396,6 100 206,9 100 1767,8 100
I = Investasi (Rp Triliun) The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia
28
Perkembangan Realisasi Investasi: Tahun 2012 – Juni 2017
Trend Sektor PMDN: 2012 – Juni 2017
2012 2014
2013 Peternakan
Perikanan
Kehutanan Peternakan Tanaman Rp 0,7 T
Rp 0,1 T Rp 0,1 T Pangan dan Rp 0,02 T
Peternakan Pertambangan (0,4%) Kehutanan
Tanaman Pangan (0,2%) (0,1%) Perkebunan (0,0%)
Rp 0,3 T Rp 3,1 T Rp 0,0003 T
dan Perkebunan Perikanan Rp 6,6 T (0,3%) Jasa (2,0%) (0,0%)
Rp 9,6 T Rp 0,01 T (5,1%) Rp 51,3 T
(10,4%)
(0,0%) Tanaman Pangan
(40,0%)
Pertambangan dan Perkebunan
Pertambangan Rp 12,7 T
Rp 18,8 T
Rp 10,5 T (8,1%)
(14,6%)
(11,4%)

Industri
Pengolahan Industri Pengolahan
Jasa (Manufacturing) (Manufacturing) Jasa
Rp 21,9 T Industri Pengolahan Rp 51,2 T Rp 59,0 T Rp 80,6 T
(23,8%) (Manufacturing) (40,0%) (37,8%) (51,6%)
Rp 49,9 T
(54,1%)
2015 Peternakan 2016 Jan-Jun 2017
Pertambangan
Kehutanan Rp 0,3 T
Rp 4,0 T Tanaman Pangan Peternakan Tanaman Pangan dan Perikanan
Rp 0,5 T (0,2%) Perikanan Kehutanan Peternakan
(2,2%) dan Perkebunan Rp 1,1 T Perkebunan Rp 0,02 T
(0,3%) Rp 0.3 T Rp 1,3 T (0,2%) Rp 0,3 T
(0,1%) Rp 42,8 T (0,2%) Rp 7,5 T (0,2%) (0,0%)
(7,0%) (5,8%)
Tanaman Pangan
Industri Perikanan
dan Perkebunan Kehutanan
Pertambangan Rp 0,6 T Pertambangan
Rp 12,0 T Pengolahan Rp 0,01 T
Rp 43,6 T (0,1%) Rp 15,5 T
(6,7%) (Manufacturing) (0,0%)
Rp 89,0 T (7,0%) (12,0%)
(49,6%)
Jasa
Rp 188,0 T
(30,7%)

Jasa
Rp 54,3 T
Industri
Jasa Industri (41,8%)
Pengolahan
Rp 73,4 T Pengolahan
(Manufacturing)
(40,9%) (Manufacturing)
Rp 335,8 T
Rp 52,1 T
(54,8%)
(40,2%)

T = Triliun The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia


29
Perkembangan Realisasi Investasi: Tahun 2012 – Juni 2017
Trend Sektor PMA: 2012 – Juni 2017
2012 2013 2014 Perikanan
Perikanan Tanaman Pangan
Kehutanan US$ 0,03 M Kehutanan Peternakan dan Perkebunan Kehutanan US$ 0,04 M
Tanaman Pangan Tanaman Pangan US$ 0,03 M US$ 0,01 M US$ 2,2 M US$ 0,05 M (0,1%)
US$ 0,03 M (0,1%) Peternakan
dan Perkebunan dan Perkebunan (0,1%) (0,1%) (7,7%) (0,2%)
US$ 1,6 M (0,1%) Peternakan Perikanan US$ 0,03 M
US$ 1,6 M Pertambangan
(6,5%) US$ 0,02 M US$ 0,01 M (0,1%)
(5,6%) US$ 4,7 M
Pertambangan (0.1%) (0,0%) (16,4%)
Pertambangan
US$ 4,2 M US$ 4,8 M
(17,3%) (16,8%)
Industri
Pengolahan
(Manufacturing)
Industri Industri US$ 13,0 M
Pengolahan Jasa Pengolahan (45,6%)
Jasa (Manufacturing) Jasa
(Manufacturing) US$ 6,3 M
US$ 6,9 M US$ 15,8M US$ 8,5 M
US$ 11,8 M (22,0%)
(28,0%) (55,4%) (29,9%)
(47,9%)

2015 2016 Jan-Jun 2017


Peternakan
Peternakan Perikanan Tanaman Pangan dan Tanaman Pangan Peternakan Kehutanan
Kehutanan Kehutanan US$ 0,05 M
US$ 0,1 M US$ 0,0 M Perkebunan dan Perkebunan US$ 0,1 M US$ 0,04 M
US$ 0,0 M US$ 0,08 M (0,2%)
US$ 1,6 M
Tanaman Pangan (0,3%) (0,2%) (0,1%) (0,3%) Perikanan
US$ 0,9 M (0,5%) (0,2%)
(5,5%) (5,5%)
dan Perkebunan US$ 0,04 M Perikanan
US$ 2,0 M Industri Pengolahan
Pertambangan (0,1%) Pertambangan US$ 0,008 M
(7,0%) (Manufacturing)
US$ 2,7 M US$ 2,2 M (0,1%)
US$ 11,8 M Industri Pengolahan
Pertambangan (14,0%)
(40,2%) (9,5%) (Manufacturing)
US$ 4,0 M
(13,7%) US$ 16,7 M
(57,6%)

Jasa
US$ 7,8 M Industri
(26,8%) Jasa Pengolahan
Jasa US$ 5,3 M (Manufacturing)
US$ 11,3 M (34,3%) US$ 7,1 M
(38,5%)
(45,4%)

M = Miliar
The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia
30
Perkembangan Realisasi Investasi: Tahun 2012 – Juli 2017
Trend Sektor PMDN dan PMA: 2012 – Juni 2017
2012
Peternakan 2014
Tanaman Pangan dan
Rp 0,3 T 2013
Perkebunan Kehutanan Peternakan
(0,1%) Tanaman Pangan Rp 1,0 T Kehutanan
Rp 24,0 T Perikanan
Rp 0,4 T dan Perkebunan Peternakan Perikanan Tanaman (0,2%) Rp 0,6 T
(7,7%) (0,1%) Rp 0,6 T Rp 0,4 T
Perikanan Rp 21,8 T Rp 0,1 T Pangan dan (0,1%)
(0,2%) (0,1%)
Rp 0,2 T (5,5%) (0,0%) Perkebunan
Pertambangan (0,1%) Pertambangan Industri
Kehutanan Rp 36,4 T
Rp 48,8 T Rp 64,3 T Pengolahan
(15,6%) Rp 0,1 T (7,9%)
(16,1%) (Manufacturing)
(0,0%)
Rp 199,1 T
Industri Pertambangan (43,0%)
Pengolahan Rp 53,3 T
(Manufacturing) (11,5%)
Rp 201,1 T
Jasa Industri (50,5%)
Rp 83,6 T Pengolahan
(26,7%) (Manufacturing) Jasa
Jasa
Rp 155,8 T Rp 110,7 T
Rp 172,3 T
(49,7%) (27,7%)
(37,2%)

2015 2016 Jan-Jun 2017


Peternakan Perikanan
Rp 1,3 T Kehutanan Rp 0,7 T Peternakan
(0,1%) Tanaman Pangan Kehutanan Tanaman Pangan Peternakan
(0,2%) Rp 0,9 T Rp 1,1 T
dan Perkebunan Rp 1,3 T dan Perkebunan Rp 1,4 T Kehutanan
Tanaman Pangan dan (0,2%) Industri (0,2%)
Rp 42,8 T (0,2%) Rp 18,8 T (0,4%) Rp 0,5 T
Perkebunan Pengolahan
(7,0%) (5,6%) (0,1%)
Rp 37,9 T (Manufacturing) Perikanan
(7,0%) Rp 236,0 T Pertambangan Perikanan
Pertambangan Rp 0,6 T
Pertambangan (43,3%) Rp 0,1 T
Rp 43,6 T (0,1%) Rp 44,4 T
Rp 54,2 T (0,0%)
(7,0%) (13,2%)
(9,9%)
Jasa
Rp 188,0 T
(30,7%)
Industri
Pengolahan
(Manufacturing)
Industri Rp 146,1 T
Jasa Pengolahan Jasa (43,4%)
Rp 214,4 T (Manufacturing) Rp125,3 T
(39,3%) Rp 335,8 T (37,2%)
(54,8%)

T = Triliun
The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia
31
Perkembangan Realisasi Investasi: Tahun 2012 – Juni 2017
Trend Lokasi PMDN: 2012 – Juni 2017
2013 2014
2012 Lainnya Lainnya
Jawa Timur Rp 55,0 T Jawa Timur
Rp 47,7 T
Jawa Timur Rp 34,8 T (35,3%) Rp 38,1 T
(37,2%)
Lainnya Rp 21,5 T (27,1%) (24,4%)
Rp 39,1 T (23,3%)
(42,4%)

Jawa Barat
Rp 11,4 T
Kalimantan
(12,3%)
Timur
Rp 15,8 T Jawa Barat
DKI Jakarta Kalimantan (12,3%) Rp 18,7 T
Rp 8,5 T Selatan Kalimantan (12,0%)
(9,3%) Rp 8,3 T Jawa Tengah
Timur
(6,5%) Rp 12,6 T DKI Jakarta
Jawa Rp 12,9 T
Kalimantan Jawa Barat (9,8%) Rp 17,8 T
Tengah (8,2%) Jawa
Timur Rp 9,0 T (11,4%)
Rp 5,8 T Tengah
Rp 5,9 T (7,0%)
(6,3%) Rp 13,6 T
(6,4%)
(8,7%)

2015 Jawa Timur 2016 Jan-Jun 2017


Jawa Timur
Rp 35,5 T Rp 46,3 T Lainnya Jawa Timur
(19,8%) (21,4%) Rp 46,6 T Rp 24,9 T
Lainnya (36,0%)
Lainnya (19,2%)
Rp 90,8 T
Rp 75,9 T (42,0%)
(42,3%) Jawa Barat
Rp 26,3 T Jawa Barat DKI Jakarta
(14,6%) Rp 30,4 T Rp 21,9 T
(14,0%) (16,9%)

DKI Jakarta
Rp 15,5 T
(8,6%)

Sumatera Jawa Banten


Selatan Tengah Jawa Rp 7,5 T
DKI Jakarta
Rp 10,9 T Rp 15,4 T Tengah Jawa Barat
Rp 12,2 T Banten (5,8%) Jawa Tengah
(6,1%) (8,6%) Rp 12,4 T Rp 24,1 T Rp 7,8 T Rp 20,9 T
(5,6%)
(5,7%) (11,1%) (6,0%) (16,1%)

T= Triliun The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia


32
Perkembangan Realisasi Investasi: Tahun 2012 – Juni 2017
Trend Lokasi PMA: 2012 – Juni 2017 2014
2012 2013 Lainnya Jawa Barat
Jawa Barat US$ 11,5 M US$ 6,6 M
Lainnya Jawa Barat Lainnya US$ 7,1 M (40,3%) (23,0%)
US$ 9,2 M US$ 4,2 M US$ 9,4 M (24,9%)
(37,5%) (17,1%) (32,9%)

DKI Jakarta
US$ 4,1 M
DKI Jakarta
(16,7%)
US$ 4,5 M
(15,8%)
Papua Banten
Kalimantan Banten US$ 2,4 M US$ 3,7 M
Timur US$ 2,7 M (13,0%) Jawa Timur Kalimantan
Jawa Timur (8,2%) Jawa Timur
US$ 2,0 M (11,1%) DKI Jakarta US$ 1,8 M Banten Timur
US$ 2,3 M US$ 2,6 M US$ 3,4 M (6,3%)
(8,2%) US$ 2,0 M US$ 2,1 M
(9,4%) (9,1%) (11,9%)
(7,1%) (7,5%)

2015 2016 Jan-Jun 2017


Lainnya Jawa Barat Jawa Barat
US$ 12,4 M Jawa Barat Lainnya US$ 2,5 M
US$ 5,7 M
(42,3%) Lainnya US$ 5,5 M US$ 7,9 M (16,1%)
(19,6%)
US$ 12,4 M (18,9%) (50,6%)
(43,0%)

DKI Jakarta
US$ 3,4 M
DKI Jakarta (11,7%)
US$ 3,6 M
(12,4%) DKI Jakarta
US$ 2,0 M
(13,1%)

Banten
Banten
US$ 1,2 M
Jawa Timur US$ 2,9 M
Kalimantan Jawa Timur (10,1%) (7,9%)
US$ 2,6 M Sumatera
Timur Banten US$ 1,9 M Jawa Tengah
(8,9%) Selatan
US$ 2,4 M US$ 2,5 M (6,7%) US$ 1,0 M Sulawesi Tengah
(8,7%) US$ 2,8 M
(8,1%) (6,1%) US$ 1,0 M
(9,6%)
M = Miliar The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia (6,3%)
33
Perkembangan Realisasi Investasi: Tahun 2012 – Juni 2017
Trend Lokasi PMDN dan PMA : 2012 – Juni 2017
2012 2013 2014
Lainnya Lainnya
Rp 157,5 T Jawa Barat
Jawa Barat Rp 184,0 T
(39,5%) Jawa Barat Rp 89,3 T
Rp 49,3 T (39,7%)
Lainnya Rp 76,5 T (19,3%)
(15,7%) (19,2%)
Rp 123,6 T
(39,5%) DKI Jakarta
Rp 45,5 T DKI Jakarta
(14,5%) Rp 66,3 T
Jawa Timur
(14,3%)
Rp 67,0 T
Jawa Timur (16,8%)
Rp 42,2 T
(13,5%)
Jawa Timur
Banten Banten
Kalimantan Rp 57,5 T
Banten Rp 30,0 T Kalimantan
Kalimantan Timur Rp 39,0 T (12,4%)
Rp 29,6 T TImur DKI Jakarta (6,5%) Timur
Rp 23,1 T (9,8%)
(9,4%) Rp 28,3 T Rp 30,2 T Rp 36,0 T
(7,4%) (7,1%) (7,6%) (7,8%)

2015 2016 Jawa Jan-Jun 2017


Barat Lainnya
Jawa Barat Jawa Barat
Lainnya Rp 105,3 T Rp 155,3 T
Lainnya Rp 98,0 T Rp 54,1 T
Rp 236,9 T Rp 276,8 T (17,2%) (46,1%)
(18,0%) (16,1%)
(43,4%) Jawa Timur Jawa
(45,2%)
Rp 67,9 T Timur
(12,5%)
Rp 72,9 T
DKI Jakarta
(11,9%)
Rp 49 T
(14,6%)

DKI Jakarta DKI


Rp 60,7 T Jakarta
Jawa Timur
(11,1%) Rp 58,8 T
Rp 33,9 T
(9,6%)
Sumatera (10,1%)
Kalimantan Banten Selatan Banten
Timur Rp 42,5 T
Rp 39,4 T Rp 46,8 T Rp 52,3 T
(7,8%) Banten
(7,2%) (7,6%) (8,5%) Jawa Tengah
Rp 20,4 T Rp 23,8 T
T = Triliun The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia (6,1%) (7,1%)
34
Perkembangan Realisasi Investasi: Tahun 2012 – Juni 2017
Trend Negara Asal PMA (5 Besar): 2012 – Juni 2017
2012 2013 2014 Singapura
Singapura Lainnya Jepang
US$ 5,8 M
US$ 4,9 M US$ 13,5 M US$ 4,7 M
(20,4%)
(19,8%) (47,2%) (16,5%)

Jepang
US$ 2,7 M
Jepang Singapura (9,5%)
US$ 2,5 M US$ 4,7 M
(10,0%) (16,3%)
Malaysia
US$ 1,8 M
Korea Selatan (6,2%)
US$ 1,9 M Amerika
Lainnya (7,9%) Serikat Belanda
US$ 13,0 M Inggris Korea US$ 2,4 M Lainnya
Amerika Serikat US$ 1,7 M
(52,9%) Mauritius US$ 1,1 M Selatan (8,5%) US$ 14,9 M Inggris
US$ 1,2 M (6,1%)
US$ 1,1 M (3,8%) US$ 2,2 M (52,2%) US$ 1,6 M
(5,1%)
(4,3%) (7,7%) (5,6%)

2016 Jan-Jun 2017


2015 Singapura
Lainnya Singapura
Singapura Lainnya US$ 5,1 M US$ 3,7 M
US$ 5,9 M US$ 8,0 M US$ 9,2 M
(32,8%) (23,5%)
(20,2%) (27,6%) (31,7%)

Malaysia
US$ 3,0M
(10,5%)

Amerika
Serikat
US$ 1,5 M
Amerika
(5,1%) Jepang
Jepang Serikat
US$ 2,8 M
US$ 2,9 M US$ 1,0 M
Hongkong (18,3%)
Lainnya (9,8%) (6,2%)
US$ 14,9 M , RRT Jepang
(50,9%) Belanda US$ 2,2 M R.R. US$ 5,4 M Hongkong. RRT
Korea US$ 1,3 M (7,8%) Tiongkok (18,6%) US$ 1,0 M
Selatan US$ 2,7 M R.R. Tiongkok
(4,5%) (6,6%)
US$ 1,2 M (9.2%) US$ 2,0 M
(4,1%) (12,6%)
M = Miliar
The Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia
35
Thank you

Badan Koordinasi
Penanaman Modal
(BKPM)
Indonesia Investment
Coordinating Board
Jln. Jend. Gatot Subroto No. 44
Jakarta 12190 - Indonesia
t .+62 21 5292 1334
f .+62 21 5264 211
e .info@bkpm.go.id

www.bkpm.go.id Thank you