Anda di halaman 1dari 6

Tugas Makroekonomi

Oleh :

Andy Juni Alter Siregar


MN – 3
21209124

1. Bandingkan pandangan ahli-ahli ekonomi klasik dan keynes mengenai dua hal berikut:
i. Penentuan suku bunga
ii. Penentuan tingkat upah

Apakah implikasi dari perbedaan pandangan tersebut?

Jawab:

i. Pandangan ahli-ahli ekonomi klasik:


Berkeyakinan bahwa perubahan-perubahan yang dapat dengan mudah berlaku ke
atas suku bunga akan menjamin terciptanya kesamaan diantara jumlah tabungan
yang akan disewakan rumah tangga dan jumlah investasi yang akan dilakukan oleh
pengusaha. Menurut pendapat mereka keadaan seperti itu akan terjadi karena suku
bunga menentukan besarnya tabungan maupun investasi yang akan dilakukan
dalam perekonomian.
Pandangan menurut keynes:
Keynes mengeritik pamdangan klasik mengenai penentuan suku bunga. Dalam
teorikeuangan modern yang di kembangkan oleh keynes, suku bunga di tentukan
oleh permintaan dan penawaran uang. Bank central dan sistem perbankan adalah
institusi yang akan menentukan besarnya penawaran uang pada waktu tertentu.
Sedangkan permintaan uang ditentukan oleh keinginan masyarakat untuk
memegang uang.

ii. Pandangan ahli-ahli ekonomi klasik:


Meyakini bahwa tingkat upah dapat mengalami perubahan-perubahan dan ini
merupakan faktor lain yang akan menjamin terciptanya tingkat penggunaan tenaga
penuh.
Pandangan menurut keynes:
Keynes juga mengeritik pendapat analisis klasik dan selanjutnya menunjukan
bahwa dari sudut kenyataan yang terdapat dalam masyarakat dan dari sudut teori
pendapat itu tidak benar. Kalau di bandingkan pendapat ahli ekonomi klasik itu
dengan kenyataan yang sebenarnya wujud dalam suatu perekonomian modern
akan dapat dilihat bahwa tingkat upah tidak mudah mengalami penurunan. Sebagai
akibatnya pengannguran menjadi lebih sukar untuk di hapuskan.

2. Apakah yang dimaksud dengan “Supply Creates its own demand”? Mengapakah
ungkapan tersebut dikaitkan dengan pandangan klasik bahwa tingkat penggunaan
tenaga kerja penuh selalu tercapai dalam perekonomian? Menurut ahli-ahli ekonomi
Klasik bagaimanakah tingkat kegiatan ekonomi ditentukan?

Jawab:

“Supply Creates its own demand” adalah suatu keyakinan seorang ahli ekonomi klasik
dari bangsa perancis Jean Baptiste Say (1767-1832) yang menerangkan bahwa
penawaran akan selalu menciptakan sendiri permintaan terhadapnya.

Hal ini dikaitkan dengan pandangan klasik karena ahli-ahli ekonomi klasik berkeyakinan
bahwa didalam suatu perekonomian sering sekali wujud keadaan dimana jumlah
keseluruhan penawaran barang-barang dalam perekonomian ( Penawaran Agregat)
pada penggunaan tenaga kerja penuh akan selalu diimbangi oleh keseluruhan
permintaan terhadap barang-barang tersebut ( Permintaan Agregat) yang sama
besarnya. Oleh karenanya kekurangan permintaan tidak akan berlaku.

Tingkat kegiatan ekonomi ditentukan oleh:

1. Jumlah barang modal yang tersedia dan digunakan dalam perekonomian (K).
2. Jumlah dan kualitas tenaga kerja yang tersedia dalam perekonomian (L).
3. Jumlah dan jenis kekayaan alam yang digunakan (R).
4. Tingkat tekhnologi yang digunakan (T)

Dengan demikian, tingkat kegiatan ekonomi atau pendapatan nasional dapat ditentukan
dengan menggunakan persamaanY berikut :
= f (K,L,R,T)
3. a. Bandingkan pandangan ahli-ahli ekonomi Klasik dan keynes mengenai penentuan
tabungan masyarakat.
b. Secara rinkas terangkan “Teori makro ekonomi” ahli-ahli ekonomi Klasik.
Jawab:
a. Pandangan ahli-ahli ekonomi klasik:
menerangkan tentang jumlah tabungan ditentukan oleh suku bunga. Oleh karena itu
perekonomian selalu mencapai penggunaan tenaga kerja penuh dan jumlah tabungan
yang diwujudkan adalah jumlah tabungan pada ketika perekonomian mencapai tingkat
penggunaan tenaga kerja penuh.
Pandangan keynes:
menerangkan mengenai sifat tabungan masyarakat diantaranya sebagai berikut:
1. apabila tingkat pendapatan nasional rendah, tabungan masyarakat negatif.
Keadaan ini berarti masyarakat menggunakan tabungan dimasa lalu untuk
membiayai hidupnya
2. semakin tinggi pendapatan nasional, semakin banyak tabungan masyarakat.
b. Makro yang dominan adalah apa yang sekarang disebut dengan teori ekonomi makro
klasik.
Pada perkembangan selanjutnya pemikiran teori ekonomi makro ini dipengaruhi oleh
dua teori besar yaitu teori makro Klasik dan teori makro Keynesian. Sampai dengan
tahun 1937 teori makro klasik masih merupakan teori satu-satunya yang dianut oleh
para ahli ekonomi pada masa itu. Pada tahun 1937 baru muncul pemikiran baru yang
dilontarkan oleh John Meynard Keynesian sebagai jawaban atas krisis ekonomi yang
dialami Eropa pada masa itu, dimana ekonomi mengalami depresi, pengangguran
terjadi dimana-mana, pabrik bangkrut, dan pendapatan merosot tajam sehingga daya
beli menjadi turun. Teori ekonomi yang ditulis pada tahun 1936 dan tahun-tahun
sebelumnya disebut oleh Keynes sebagai teori makro klasik.
4. “Analisis Keynes mengenai penentuan tingkat kegiatan ekonomi negara dapat di
bedakan kepada dua aspek. Aspek pertama menerangkan kelemahan-kelemahan teori
ahli-ahli ekonomi klasik. Aspek kedua menerangkan pandangan Keynes mengenai
penentuan tingkat kegiatan perekonomian negara”. Terangkan maksud pernyataan ini!
Jawab:
Telah dinyatakan bahwa teori makro ekonomi berkembang setelah keynes menunjukan
kelemahan-kelemahan dari pandangan ahli-ahli ekonomi klasik mengenai penentuan
tingkat kegiatan perekonomian negara. Sebagai alternatif keynes mengemukakan suatu
pandangan lain mengenai proses penentuan tingkat kegiatabn ekonomi dalam suatu
negara. Dalam teori keynes ditunjukan bahwa tingkat kegiatan perekonomian tidak
selalu mencapai tingkat penggunaan tenaga kerja penuh. Menurut keynes yang
sebaliknyalah yang selalu berlaku, yaitu perekonomian selalu menghadapi masalah
pengangguran dan penggunaan tenaga kerja penuh jarang berlaku.
5. a. Terangkan pandangan beberapa golongan ahli ekonomi sesudah Keynes.
b. Terangkan kelemahan teori keseimbangan pendapatan nasional Keynesian.
Apakah kurva AD dan AS. Bagaimana keseimbangan AD-AS ditentukan????
Jawab:
a. Golongan Monetaris
Golongan ini dipelopori oleh Milton Friedman, yang lama mengembangkan karirnya di
Universitas Chicago. Pada dasarnya Friedman mengeritik pandangan keynes dalam
hal-hal berikut:
i. Friedman yakin sistem pasar bebas cukup efisien dalam mengatur kegiatan
ekonomi dan mampu menyebabkan perekonomian selalu beroperasi pada
kesempatan kerja penuh.
ii. Friedman menunjukan peranan penawaran uang dalam menentukan tingkat
krgiatan ekonomi.
iii. Mengenai bentuk kebijakan pemerintah, Friedman lebih menyukai kebijakan
pemerintah yang berbentuk kebijakan moneter.

Golongan Ekspektasi Rasional (klasik Baru)


Pandangan golongan Ekspektasi Rasional didasarkan kepada dua pemisalan penting.
yang pertama, teori ini menganggap bahwa semua pelaku kegiatan ekonomi bertindak
secara rasional, mengetahui seluk beluk kegiatan ekonomi dan mempunyai informasi
yang lengkap mengenai peristiwa-peristiwa dalam perekonomian.

Golongan keynesian Baru


Segolongan ahli ekonomi masih belum dapat menerima pandangan – pandangan yang
mengeritik pemikiran Keynesian dan masih tetap yakin akan kesesuaian pandangan
keynesian yang utama. Pemikir ekonomi yang masih tetap memberi sokongan kepada
pandangan Keynesian di golongkan kepada Mazhab Keynesian Baru.
b. Analisis keseimbangan Keynesian yang menunjukan peranan pengeluaran agregat
dalam menentukan tingkat pendapatan nasional mempunyai dua kelemahan penting
sebagai berikut:
i. Analisis tersebut tidak memperhatikan efek perubahan tingkat harga terhadap
keseimbangan pendapatan nasional.
ii. Dalam menentukan keseimbangan, analisis Keynesian tidak memperhatikan
penawaran agregate yaitu sikap para pengusaha dalam perekonomian
menghasilkan barang dan menjualnya ke pasar.

Kurva AD menerangkan hubungan diantara harga umum dalam perekonomian dan


perbelanjaan yang akan di lakukan dalam perekonomian. Keseimbangan AD ditentukan
oleh dua faktor yaitu:

i. Nilai pengeluaran agregat (AE)


ii. Permintaan dan penawaran uang

Kurva AS menerangkan tentang pendapatan nasional rendah dan pengangguran


tinggi. perubahan harga menjadi semakin pesat apabila tingkat kesempatan kerja
penuh telah dicapai dan kegiatan ekonomi masih berkembang dan meningkat lebih
lanjut. Keseimbangan As di tentukan oleh dua faktor yaitu:

i. Kurva SRAS, adalah kurva penawaran barang dalam perekonomian apabila


tingkat harga saja yang berubah, sedangkan harga faktor produksi termasuk
upah tenaga kerja tidak mengalami perubahan.
ii. Kurva LRAS, adalah kurva penawaran agregat dalam jangka panjang yaitu pada
periode dimana harga arang maupun harga fktor produksi mengalami
perubahan.