Anda di halaman 1dari 8

Kelompok … : Kunci LKPD 1.

1
1. ...............................................
2. ............................................... Gejala-Gejala
3. ...............................................
4. ...............................................
5. ..............................................
Listrik Statis

Tujuan
Peserta didik dapat:
1. Mengidentifikasi adanya gejala listrik statis pada
benda

Ilustrasi

Listrik statis merupakan suatu


fenomena kelistrikan yang dimana muatan
listriknya tidak bergerak dan biasanya
terdapat pada benda yang bermuatan
listrik. Listrik statis timbul karena adanya
fenomena dimana benda-benda yang
memiliki aliran listrik saling berpautan tanpa
adanya sumber daya listrik atau dengan kata
lain benda tersebut dapat menghasilkan
proton maupun elektron tanpa menggunakan Sumber : Dok. Pribadi
elemen pembangkit energi listrik. Contoh Gambar 1.1: Fenomena listrik
statis
fenomena listrik statis yaitu ketika kalian
menyisir rambut menggunakan sisir plastik, lalu sisir tersebut kalian dekatkan
pada kertas-kertas kecil maka kertas itu akan tertarik, hal tersebut menunjukkan
ketidakseimbangan muatan listrik pada benda tersebut. Listrik sangat erat
kaitannya dengan muatan yaitu elektron dan proton. Bagaimana interaksi antara
muatan- muatan listrik ? untuk lebih memahami, lakukan percobaan identifikasi
adanya gejala listrik statis berikut ini!

Alat dan Bahan


1. 2 buah batang plastik atau sisir plastik
2. 2 buah batang kaca atau gelas kaca
3. 2 tali/benang sepanjang 30 cm
4. 2 buah statif, dan
5. rambut kering
6. Kain sutera

IPA Kelas IX Semester 1 1


Langkah Kerja

1. Gantunglah dua sisir plastik pada dua statif dengan menggunakan tali. Atur
jarak kedua sisir kurang lebih 5 cm.
2. Amati yang terjadi, catat hasilnya pada tabel pengamatan kegiatan 1.
3. Gosokkan dua sisir plastik tersebut ke rambut kering, kemudian biarkan
kedua sisir tersebut tergantung bebas
4. Amati yang terjadi, catat hasilnya pada tabel pengamatan kegiatan 2.

Sumber: Zubaidah. Dkk (2015)


Gambar 1.2 Dua Sisir Bermuatan yang digantung
5. Lakukan langkah 1 dengan menggunakan batang kaca
6. Amati yang terjadi, catat hasilnya pada tabel pengamatan kegiatan 3.
7. Gosokkan kaca menggunakan kain sutera, kemudian biarkan kedua kaca
tersebut tergantung bebas
8. Amati yang terjadi, catat hasilnya pada tabel pengamatan kegiatan 4.
9. Gantunglah satu sisir plastik dan satu kaca masing-masing pada statif.
Gosokkan sisir dan batang kaca pada rambut kering, kemudian biarkan sisir
dan batang kaca tergantung bebas. Amati dan catat peristiwa yang terjadi
pada sisir dan batang kaca.

Saat melakukan percobaan dengan menggunakan batang kaca, pastikan pinggirannya


tidak tajam sehingga tidak melukai tanganmu. Kamu dapat mengganti batang kaca
dengan gelas kaca agar aman.

Hasil Pengamatan

No. Kegiatan Hasil Pengamatan


1 Sisir plastik tanpa digosok rambut Tidak ada tarikan/ tolakan
+ sisir plastik tanpa digosok rambut
2 Sisir plastik yang digosok rambut + Tolak menolak
sisir plastik yang digosok rambut
3 Kaca tanpa digosok kain sutera + Tidak ada tarikan/ tolakan
Kaca tanpa digosok kain sutera

IPA Kelas IX Semester 1 2


No. Kegiatan Hasil Pengamatan
4 Kaca yang digosok kain sutera + Tolak menolak
Kaca yang digosok kain sutera
5 Sisir plastik yang digosok rambut + Tarik menarik
Kaca yang digosok kain sutera

Diskusi
1. Bandingkan hasil pengamatan kegiatan 1-2 terhadap kegiatan 3 dan 4.
Jawab :
- Pada pengamatan Kegiatan 1 dua sisir tidak ada tarikan/ tolakan antar
benda. Pada Kegiatan 2 terjadi tolak menolak antar dua sisir tersebut
- Pada pengamatan Kegiatan 3 dua kaca tidak ada tarikan/ tolakan antar
benda. Pada Kegiatan 4 terjadi tolak menolak antar dua kaca tersebut
Mengapa hal tersebut terjadi?
- Pada pengamatan Kegiatan 1 dua sisir yang tidak bermuatan maka
yang terjadi tidak ada tarikan/ tolakan antar benda. Pada Kegiatan
2 sisir yang sama-sama digosok rambut akan memiliki muatan listrik
yang sama-sama negatif maka yang terjadi adalah tolak menolak
antar dua sisir tersebut
- Pada pengamatan Kegiatan 3 dua kaca yang tidak bermuatan maka
yang terjadi tidak ada tarikan/ tolakan antar benda. Pada Kegiatan
4 kaca yang sama-sama digosok kain sutera akan memiliki muatan
listrik yang sama-sama positif maka yang terjadi adalah tolak
menolak antar dua kaca tersebut

2. Bandingkan hasil pengamatan kegiatan 5 dengan hasil kegiatan sebelumnya.


Jelaskan!
Pada pengamatan Kegiatan 5 terjadi tarik menarik antar dua benda. Hal
tersebut karena kaca yang digosok rambut akan memiliki muatan
listrik positif sedangkan sisir pastik yang digosokkan rambut akan
memiliki muatan listrik negatif, karena kedua benda bermuatan berbeda
maka yang terjadi adalah tarik menarik antar dua kaca tersebut

Simpulan
Buatlah kesimpulan tentang muatan yang ada pada sisir plastik dan batang kaca
setelah digosok!
Dua benda akan saling tolak menolak bila didekatkan karena kedua benda tersebut
memiliki jenis muatan listrik yang sama, sedangkan dua benda akan saling tarik
menarik bila didekatkan karena kedua benda tersebut memiliki jenis muatan listrik
yang berbeda.

IPA Kelas IX Semester 1 3


Kelompok … : LKPD 1.2
1. ...............................................
2. ............................................... MUATAN LISTRIK
3. ...............................................
4. ...............................................
DAN ELEKTROSKOP
5. ..............................................

Tujuan
Peserta didik dapat:
1. Menyelidiki muatan listrik pada suatu
benda menggunakan elektroskop
2. Mengidentifikasi muatan listrik dan
interaksinya pada suatu benda
3. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja
elektroskop

Ilustrasi

Banyak benda yang menjadi bermuatan listrik


karena digosok dengan benda lain. Benda-benda tersebut
dapat menarik benda-benda lain disekitarnya. Disamping
itu, elektroskop merupakan alat yang dapat digunakan
untuk mengetahui apakah suatu benda bermuatan listrik
atau tidak dan jenis muatan suatu benda. Lalu, bagaimana
cara mengetahui ada atau tidaknya muatan pada suatu
benda dengan menggunakan elektroskop? Oleh karena itu,
lakukan kegiatan pengamatan berikut ini!

Alat dan Bahan Sumber : Zubaidah.dkk (2015)


Gambar 1.3: Elektroskop
1. Elektroskop
2. Penggaris plastik
3. Ebonit
4. Pipa paralon
5. Kaca
6. Kain wol
7. Kain sutera

IPA Kelas IX Semester 1 4


Langkah Kerja

1. Letakkan elektroskop pada tempat yang mudah teramati dari samping,


contohnya meja
2. Gosok penggaris plastik menggunakan kain wol dan dekatkan penggaris
dengan kepala elektroskop( jangan sampai menempel)

Dok. Pribadi
Gambar 1.3 Daun elektroskop

3. Amati hal yang terjadi pada daun elektroskop dan catat hasilnya pada tabel
4. Gosok ebonit dengan menggunakan kain wol dan dekatkan dengan kepala
elektroskop (jangan sampai menempel)
5. Amati yang terjadi pada daun elektroskop dan catat hasilnya dalam tabel
6. Gosok pipa paralon menggunakan kain wol dan dekatkan dengan kepala
elektroskop.
7. Amati yang terjadi pada daun elektroskop dan catat hasilnya dalam tabel
8. Gosok kaca menggunakan kain sutera dan dekatkan dengan kepala
elektroskop.
9. Amati yang terjadi pada daun elektroskop dan catat hasilnya dalam tabel

Hasil Pengamatan

Benda yang Didekatkan


No Reaksi Daun Elektroskop
pada Kepala Elektroskop
1 Penggaris plastik Membuka
2 Ebonit Membuka
3 Pipa paralon Membuka
4 Kaca Menguncup

IPA Kelas IX Semester 1 5


Diskusi

Berdasarkan hasil pengamatan yang telah kalian lakukan, jawablah


pertanyaan diskusi dibawah ini!

1. Bagaimana prinsip kerja elektroskop?


- Apabila sebatang pelat politen yang
bermuatan negatif didekatkan pada
kepala elektroskop yang netral
(Gambar b), maka elektron di dalam
kepala elektroskop berpindah menuju
pelat dan daun elektroskop. Akibatnya,
kepala elektroskop kekurangan
elektron (bermuatan positif) dan daun
elektroskop kelebihan elektron
(bermuatan negatif). Pelat dan daun
sama-sama bermuatan listrik negatif.
Sehingga terjadi gaya tolak-menolak. Sumber : Zubaidah.dkk (2015)
Gambar 1.4: Respon daun elektroskop
Dan daun elektroskop membuka (mekar).
- Apabila kepala elektroskop netral di dekatkan sebatang kaca yang
bermuatan listrik positif (Gambar c), maka elektron – elektron yang
berada pada daun dan pelat elektroskop ditarik menuju kepala elektroskop
(Ingat positif-negatif saling tarik menarik). Akibatnya, kepala elektroskop
bermuatan listrik negatif, pelat dan daun elektroskop bergerak
(menguncup) karena terjadi gaya tolak menolak.
- Elektroskop yang telah bermuatan listrik ini dapat digunakan unutk
mengetahui jenis muatan. Apabila benda yang didekatkan kepala
elektroskop menyebabkan daun elektroskop lebih mekar, maka muatan
listrik pada kepala elektroskop adalah sejenis dengan benda yang
didekatkan. Apabila benda yang di dekatkan menyebabkan daun
elektroskop lebih kuncup, maka muatan listrik pada kepala elektroskop
adalah tidak sejenis dengan benda yang di dekatkan.

2. Pada Penggaris plasik yang telah di gosok dengan kain wol akan memiliki
muatan listrik negatif hal itu ditunjukkan dengan reaksi daun elektroskop
yang membuka ketika penggaris plastik didekatkan pada kepala elektroskop.
Reaksi yang terjadi pada daun elektroskop karena Penggaris plastik yang
digosokkan dengan rambut bermuatan listrik negatif didekatkan dengan
ujung elektroskop netral, elektron-elektron pada tutup elektroskop ditolak
oleh penggaris plastik lalu menuju kebagian bawah elektroskop (daun
elektroskop). Sehingga tutup elektroskop bermuatan listrik positif dan daun
elektroskop bermuatan listrik negatif. Karena kedua daun elektroskop

IPA Kelas IX Semester 1 6


bermuatan negatif maka akan terjadi tolak menolak yaitu daun elektroskop
menjadi mekar.

3. Pada Ebonit yang telah di gosok dengan kain wol akan memiliki muatan listrik
Negatif hal itu ditunjukkan dengan reaksi daun elektroskop yang membuka
ketika ebonit didekatkan pada kepala elektroskop. Reaksi yang terjadi pada
daun elektroskop karena elektron di dalam kepala elektroskop berpindah
menuju pelat dan daun elektroskop. Akibatnya, kepala elektroskop
kekurangan elektron (bermuatan positif) dan daun elektroskop kelebihan
elektron (bermuatan negatif). Pelat dan daun sama-sama bermuatan listrik
negatif. Sehingga terjadi gaya tolak-menolak. Dan daun elektroskop membuka
(mekar).

4. Pada Pipa paralon yang telah di gosok dengan kain wol akan memiliki muatan
listrik Negatif hal itu ditunjukkan dengan reaksi daun elektroskop yang
Membuka ketika Pipa Paralon didekatkan pada kepala elektroskop. Reaksi
yang terjadi pada daun elektroskop karena elektron di dalam kepala
elektroskop berpindah menuju pelat dan daun elektroskop. Akibatnya, kepala
elektroskop kekurangan elektron (bermuatan positif) dan daun elektroskop
kelebihan elektron (bermuatan negatif). Pelat dan daun sama-sama
bermuatan listrik negatif. Sehingga terjadi gaya tolak-menolak. Dan daun
elektroskop membuka (mekar).
5. Pada Kaca yang telah di gosok dengan kain sutera akan memiliki muatan
listrik positif hal itu ditunjukkan dengan reaksi daun elektroskop yang
membuka ketika kaca didekatkan pada kepala elektroskop. Reaksi yang
terjadi pada daun elektroskop karena elektron – elektron yang berada pada
daun dan pelat elektroskop ditarik menuju kepala elektroskop. Akibatnya,
kepala elektroskop bermuatan listrik negatif, pelat dan daun elektroskop
bergerak (menguncup) .
6. Bagaimana cara menetralkan elektroskop?
Dengan cara menjauhkan benda yang telah bermuatan tersebut dari ujung
atas kawat yang ada pada elektroskop.

IPA Kelas IX Semester 1 7


Simpulan

Buatlah kesimpulan tentang kegiatan pengamatan yang telah kalian lakukan!

1. Muatan listrik yang diperoleh dengan cara induksi adalah berbeda jenis
dengan muatan yang digunakan untuk menginduksi. Jika benda yang
digunakan untuk menginduksi bermuatan listrik negatif, muatan listrik yang
diperoleh adalah positif.
2. Penggaris mika, ebonite danpipa paralon akan memiliki muatan negatif
setelah digosok kain wol, sedangkan kaca akan memiliki muatan positif
setelah digosokkan kain sutera
3. Benda bermuatan listrik sejenis tolak-menolak, dan benda bermuatan listrik
tidak sejenis tarik menarik.

IPA Kelas IX Semester 1 8

Anda mungkin juga menyukai