Anda di halaman 1dari 4
KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA Vy BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN ® q ‘SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN NO Jalan Hang Jebat 3 Blok F3 Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12120 Telepon : (021) 724 5517 - 7279 7302 Faksimile : (021) 7279 7508 Laman (Website) : www.bppsdmk.depkes.go.id GERMAS Nomor 0G.03.01/3.1/2131/2019 02 April 2019 Lampiran 1 lembar Hal Revisi Informasi Peluang Kerja Perawat Indonesia ke Persatuan Emirat Arab dan Saudi Arabia Yth. (Daftar Terlampir) ‘Sehubungan dengan semakin terbukanya pasar Tenaga Kerja Kesehatan Indonesia ke luar negeri khususnya wilayah Timur Tengah, bersama ini kami sampaikan informasi peluang kerja bagi perawat penempatan di Saudi Arabia dan di Persatuan Emirat Arab (PEA), dengan persyaratan sebagai berikut A. Persyaratan perawat untuk penempatan di Saudi Arabia antara lain a. Wanita b, Lulusan Sarjana (S) / Sarjana Terapan (S.Tr) + Ners ¢. Lulusan PT terakreditasi 4d. Mampu berbahasa Ingaris (min IELT > 5.0) . Pengalaman kerja selama 1 tahun f, Mampu melaksanakan kompetansi keperawatan tingkat lanjut g. Mampu bekerja secara tim Kelengkapan dokumen yang harus disiapkan 1, FC KTP (Usia maksimal 40 tahun pada tahun 2019) 2. FC Surat Tanda Registrasi (STR) 3. Curriculum vitae 4. Surat keterangan Sehat mental dan fisik dari dokter. 5. FC ljazah legalisir : SMA/SMU/ setara 6. FC ijazah legalisir ; Sarjana (S) / Sarjana Terapan (S.Tr) + Ners dan transkrip nilai 7. Surat Pengalaman kerja selama 1 tahun 8. Sertifikat mampu berbahasa Inggris (min IELT > 5.0) 9. FC berwama : Passport 10. Pas Foto 4x6 : 2 lembar (berwamna) Persyaratan perawat untuk penempatan sebagai perawat Emergency Medical Technician (EMT) di National Ambulance, Persatuan Emirat Arab (PEA) antara lain a. Pria/wanita b, Usia maksimal 40 tahun (pada tahun 2019) . Lulusan Sarjana (S) / Sarjana Terapan (S.Tr) + Ners 4, Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) @. Mengikuti dan lulus EMT Basic course minimal 4 minggu (diselenggarakan oleh pihak National Ambulance, United Arab Emirate) f. Pengalaman sebagai EMT minimal 8 bulan. Kelengkapan dokumen yang harus disiapkan FC KTP (Usia maksimal 40 tahun pada tahun 2019) FC Surat Tanda Registrasi (STR) Curriculum vitae Surat keterangan Sehat mental dan fisik dari dokter. FC ljazah legalisir : SMA/SMU/ setara FC ijazah legalisir : Sarjana (S) / Sarjana Terapan (S.Tr) + Ners dan transkrip nilai FC Sertifikat BLS_dan ETLS PSEMT atau AREMT registrasi minimal 8 bulan terakhir Letter of Good Standing 10, Surat pengalaman bekerja sebagai EMT-B (minimal 8 bulan) 11. FC berwama : Passport 12. FC berwama : SIM Motor/Mobil 13. 2 lembar foto dengan ketentuan - Hitam putih dengan latar belakang putih - Berwarna dengan menggunakan pakaian resmi berkerah ~ Potongan rambut rapih (bagi pelamar Pria) ~ Posisi wajah tidak terhalangi rambut (bagi pelamar Pria dan Wanita ) - Gigi tidak terlihat SENOMAeNa Berdasarkan hal tersebut diatas, mohon kiranya Saudara dapat membantu menginformasikan kepada calon peserta yang memenuhi persyaratan di institusi/organisasi yang ‘Saudara pimpin. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut dapat disampaikan melalui Badan PPSDM Kesehatan, Kementerian Kesehatan Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDM Kesehatan Cq, Sub Bidang Pendayagunaan SDMK Indonesia ke Luar Negeri, JL. Hang Jebat Ill Blok F3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Email : fagtkkibidang3@amail.com Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih. \A 7) dr. Maxi)Rein Rofdonuwu, DHSM, MARS NIP 196405201991031003 Lampiran Surat Nomor :DG.03.01/3.1/2131/2019 Tanggal: 02 April 2019 Yth 1. Direktur Poltekkes Kemkes Riau 2. Direktur Poltekkes Kemkes Jambi 3. Direktur Poltekkes Kemkes Bengkulu 4. Direktur Poltekkes Kemkes Tanjungkarang, Lampung 5. Direktur Poltekkes Kemkes Semarang 6. Direktur Poltekkes Kemkes Yogyakarta T. Direktur Poltekkes Kemkes Malang 8. Direktur Poltekkes Kemkes Denpasar, Bali 9. Direktur Poltekkes Kemkes Mataram, NTB 10. Direktur Poltekkes Kemkes Pontianak, Kalimantan Barat 11. Direktur Poltekkes Kemkes Banjarmasin, Kalimantan Selatan 12. Direktur Poltekkes Kemkes Samarinda, Kalimantan Timur 13. Direktur Poltekkes Kemkes Manado 14. Direktur Poltekkes Kemkes Gorontalo 15. Direktur Poltekkes Kemkes Palu, Sulawesi Tengah 16. Direktur Poltekkes Kemkes Ternate 17. Direktur Poltekkes Kemkes Jayapura 18. Direktur Poltekkes Kemkes Banten 19. Direktur Poltekkes Kemkes Sorong 20. Dekan Fakultas limu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) 21. Dekan Fakultas limu Keperawatan Universitas Padjajaran (FIK UNPAD) 22, Dekan Fakultas limu Keperawatan Universitas Airlangga (FIK UNAIR) 23. Dekan Fakultas limu Keperawatan Universitas Brawijya Malang (FIK UBM) 24, Dekan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FKKMK UGM) 25. Dekan Fakultas llmu Keperawatan Universitas Hasanudin (FI UNHAS) 26. Dekan Fakultas llmu Keperawatan Universitas Sumatera Utara (FIK USU) 27. Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) 28. Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) 29. Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan 30. STIKES Cut Nyak Dien Langsa 31, Akademi Keperawatan Helvetia, Medan 32. STIKES Imelda Medan 33. STIKES RS Haji Medan 34. STIKES Muhammadiyah Palembang 35. Akper Kesdam Il, Palembang 36. STIKES Faletehan Serang Banten 37. AKPER Mangala, Jakarta 38. AKPER RSPAD, Jakarta