Anda di halaman 1dari 5

NAMA PERASAT : KOMPRES PANAS & DINGIN

UNIT : KETERAMPILAN DASAR KEBIDANAN (KDK) I

REFERENSI

1. Kusmiati, Yuni.2009. Keterampilan Dasar Praktik Klinik Kebidanan.


Fitramaya.Yogyakarta.
2. Marynani Anik.2011. Keterampilan Dasar Klinik Kebidanan. CV.Trans Info Media
Jakarta.

OBJEKTIF PRILAKU SISWA

1. Tanpa mengikuti praktikum, mahasiswa dapat menyiapkan alat untuk pemberian


terapi panas dan dingin sesuai dengan pedoman yang telah diberikan.
2. Mahasiswa dapat memberikan terapi panas dan dingin dengan benar sesuai dengan
prosedur yang ada pada job sheet.

DASAR TEORI SINGKAT

Pemberian kompres panas dan dingin dilaksanakan langsung diatas kulit dan terdiri
dari beberapa cara yaitu pemberian panas (pemberian basah steril/kompres, pemberian
panas kering), pemberian dingin (pemberian dingin basah/pemberian dingin kering),
rendaman (rendaman tangan, kaki, bokong, mandi rendam).

Yang dimaksud dengan pemberian panas adalah memberi rasa hangat pada bagian
tubuh yang memerlukan. Biasanya dilakukan pada pasien dengan perut kembung, yang
kedinginan, dengan radang misalnya persendian.

Tujuannya adalah
1. Agar sirkulasi darah menjadi baik
2. Mengurangi rasa sakit
3. Pengeluaran darah radang (eksudat) menjadi lancar.

Kompres dingin dilakukan menggunakan kirbat es yang telah diisi potongan-potongan


es.
Tujuannya adalah untuk mengurangi rasa sakit, mengurangi perdarahan dan
membatasi radang.
PETUNJUK

1. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan dan susun secara ergonomis.
2. Baca dan pelajari lembaran kerja yang tersedia.
3. Perhatikan dan ikutilah petunjuk instruktur.
4. Tanyakan pada instruktur bila terdapat hal-hal yang kurang dimengerti.
5. Bekerja secara hati-hati dan teliti.

KESELAMATAN KERJA

1. Patuhi prosedur pekerjaan


2. Bertindak hati-hati pada saat melakukan tindakan
3. Jangan mengompres terlalu panas karena akan membakar kulit
4. Bila tidak ada buli-buli maka dapat diganti dengan botol tertutup rapat
5. Memasang kirbet es jangan sampai terbalik (mulut tetap diatas)
6. Gunakan alat sesuai dengan kegunaannya
7. Dekatkan alat dan bahan saat akan melakukan tindakan

PERALATAN DAN PERLENGKAPAN


Peralatan Pemberian Panas Basah (Kompres Hangat) :
1. Bak instrumen berisi : 2 pinset, kassa didalam kom, mangkok berisi cairan
hangat
2. Perban
3. Gunting perban
4. Bengkok
5. Plester

Peralatan Kompres Hangat Kering :


1. Air panas
2. Buli-buli panas

Peralatan Kompres Dingin/Kirbet Es :


1. Kirbet es dan sarungnya
2. Perlak kecil dan alasnya
3. Mangkok berisi potongan es

PROSEDUR PELAKSANAAN

NO LANGKAH - LANGKAH GAMBAR


1 Mengucapkan
Bismillahirrohmanirrohiiiim.....
2 PERIAPAN ALAT
Susun alat secara ergonomis,periksa
kelengkapan alat dan letakkan pada
tempat yang mudah dijangkau.

3 PERSIAPAN RUANGAN
Ruangan dalam kedaan bersih dan
nyaman

4 LANGKAH – LANGKAH
Pemberian kompres hangat basah
a. Memberitahu pasien tindakan
yang akan dilakukan

b. Membawa alat-alat kedekat


pasien

c. Mengatur posisi pasien berbaring


senyaman mungkin

d. Mencuci tangan dengan sabun


dan air mengalir, mengeringkan
dengan handuk bersih

e. Mengambil kain kassa dengan


pinset, masukkan dalam cairan

f. Memeras sedikit, kemudian


meletakkan pada bagian yang
akan dikompres.

g. Membalut dengan kain


kassa/perban kering dan diplester

5. Pemberian kompres hangat kering


a. Mengisi buli-buli dengan 1/3 –
2/3 bagian air hangat
b. Mengeluarkan udara dengan cara
buli-buli diletakkan ditempat yang
rata, menekuk bagian atas sampai
kelihatan air dan tutup
c. Membungkus dengan kantong
buli-buli
d. Meletakkan pada tempat yang
akan dikompres

6 Memberikan Kirbet Es Biasa :


a. Masukkan potongan-potongan es
kedalam kirbet es 2/3 bagian
b. Mengeluarkan udara
c. Menutup kirbet es
d. Memeriksa apakah kirbat bocor
atau tidak
e. Memberi sarung kirbet
e. Meletakkan pada tempat yang
akan dikompres
7 Merapikan pasien

8 Membereskan alat

9 Mencuci tangan

10 Mendokumentasikan tindakan yang


telah dilakukan
11 Mengucapkan alahamdulillah