Anda di halaman 1dari 70

TUTORIAL - BASIC

a) General Workflow / Cara Kerja


Table of Contents 1. General Info b) Revit Interface / Tampilan Revit
c) Model Hirarki
a) Workflow Process
b) Project Baru & Templates
2. How to c) Setting up project
Table of Contents • LINK CAD
Modeling Building • Membuat AS Bangunan
• Membuat Elevasi Bangunan
• Menambahkan Tampilan Denah
 Struktur
 Arsitektur
 Reflected Ceiling Plan
d) Modelling : Struktur
• Fondasi Struktur
• Kolom Struktur
• Balok Struktur
• Lantai Struktur
• Dinding Struktur

Table of Contents
2. How to e) Modelling : Arsitektur
• Dinding arsitektur & Curtain Wall
Modeling Building • Lantai Arsitektur
• Pintu
• Jendela
• Plafond
• Rooms

f) Modelling : MEP
• Collaborate Mode Tools
• Mechanical
• Electrical
• Plumbing
a) Generate Schedule of quantity
Table of Contents 3. Quantity b) Filter Schedule
Take off c) Sorting & Grouping
a) Dimensi
b) Tag Element
Table of Contents 4. Documentation c) Section Plan
d) Sheets
e) Rendering
a) Copy / Paste
b) Join / Unjoin / Switch Join
Table of Contents 5. Modify Model c) Mirror
d) Rotate
e) Split Elements
a) General Workflow / Cara Kerja

GENERAL INFO b) Revit Interface / Tampilan Revit


c) Model Hirarki
Workflow: Autodesk Revit

New Projects
Object
Based
Pilih template Sesuai disiplin pekerjaan (Graphic)

Arsitektur Struktur Mechanical Electrical Plumbing

Link

Menghasilkan Data
Based
(Graphic &
Non-Graphic)
Quantity Take Off Dokumentasi Simulasi Visual
GENERAL : Interface

1. Menu Aplikasi
• Menu aplikasi menyajikan akses untuk membuat, membuka
file,mengatur export data dan tools pengaturan lanjutan
2. Quick Access Toolbar
3. Info center – Online Q & A
4. Options Bar
• Menampilkan opsi kondisional yang berbeda beda tergantung pada
elemen yang dipilih
5. Type Selector
GENERAL : Interface

6. Properties Pallete
• Palet properti adalah sebuah tampilan dialog yang dapat dilihat,
ditambahkan dan dimodif setiap parameter elemennya
7. Project Browser
• Project browser menampilkan hirarki view(Tampilan Gambar kerja,
3d), Schedule (Material Quantity), Sheets (Dokumentasi) yang
merupakan bagian dari proyek
8. Status Bar
• Status bar memberikan petunjuk pada apa yang harus
dilakukan.status bar juga akan menampilkan nama family beserta
tipe elemen atau komponen yang dipilih
9. View Control bar
• View Control Bar memberikan akses cepat dengan fungsi yang
mempengaruhi tampilan view
10. Area Gambar
11. Ribbon
• Memberikan semua tools yang penting untuk membuat proyek atau
komponen family.
12. Tabs in the ribbon
13. A contextual tab on the ribbon
• Menyajikkan sub tools yang relevan dengan object elemen yang
dipilih
14. Ribbon Tools
15. Panel ribbon tools
Introduction
Taxonomy of Organism
GENERAL
Family : Tipe dan Hirarki

Disiplin Pekerjaan Arsitektur, Struktur, MEP

Categories Contoh : Jendela, Pintu, Kolom Struktur dsb

Families Golongan Elemen dalam suatu Kategori

System Families Loadable Families Model In Place


Sistem Families adalah Loadable families dibuat Model in place elemen adalah
komponen yang tidak dapat di dengan format RFA dan di elemen yang dibuat unik dan
ambil dan disimpan dari import dari luar file sifatnya dibuat pada spesifik
maupun ke file eksternal proyek

Contoh : Wall, Ceiling, Floor, Contoh : Jendela, Pintu, Contoh : Bentuk Tanah,
Duct, Pipe Kolom Struktur dsb interior, dsb

Type 1 Type 2 Type 3 Type 1 Type 2 Type 3


Modeling Building – How To
a. Workflow Modeling
b. Set Up New Project & Manage Template
c. Modeling : Struktur
d. Modeling : Arsitektur
e. Modeling : MEP
Modeling Building – How To
Modeling Workflow
Flow Modelling Dari Gambar Kerja
*Sesuaikan dan buat level dari
tampak gedung (elevation) *Pisahkan gambar kerja CAD
Lalu buat denah melalui kedalam single File
ViewPlan viewfloorplan, dsb Dengan nama yang spesifik
*Pilih template sesuai
Dengan kebutuhan 4
METRIC 2 Cek Elevasi 3
Buat Denah dari level Masukkan Gambar kerja
1 New Project CAD gambar kerja elevasi pada setiap denah
tampak bangunan (Arsitektur, Struktur,Plafond) (InsertLink CAD)

5 6 7
Masukkan Gambar kerja
jiplak as gedung dari gambar Mulai Modelling
Denah Konsultan *Pastikan offset panjang as Pada tampilan elevasi
melebihi anotasi elevasi
Agar as muncul pada semua Level

8
Struktur Arsitektur MEP
Pondasi + Pile Dinding Mechanical
Kolom Struktur keramik Electrical
Balok Jendela Plumbing
Plat lantai Interior
Tangga Pintu
Core Wall Detail Lainnya

Quantity take off

Schedule Visualization
Modeling Building – How To
Set Up New Project & Manage Template
a. Membuat proyek baru
b. Mengatur Setting-an Proyek
c. Membuat Level elevasi
d. Membuat Tampilan gambar
e. LINK CAD
f. Membuat grid/as bangunan
Flow Modelling Dari Gambar Kerja
*Sesuaikan dan buat level dari
tampak gedung (elevation) *Pisahkan gambar kerja CAD
Lalu buat denah melalui kedalam single File
ViewPlan viewfloorplan, dsb Dengan nama yang spesifik
*Pilih template sesuai
Dengan kebutuhan 4
METRIC 2 Cek Elevasi 3
Buat Denah dari level Masukkan Gambar kerja
1 New Project CAD gambar kerja elevasi pada setiap denah
tampak bangunan (Arsitektur, Struktur,Plafond) (InsertLink CAD)

5 6 7
Masukkan Gambar kerja
jiplak as gedung dari gambar Mulai Modelling
Denah Konsultan *Pastikan offset panjang as Pada tampilan elevasi
melebihi anotasi elevasi
Agar as muncul pada semua Level

8
Struktur Arsitektur MEP
Pondasi + Pile Dinding Mechanical
Kolom Struktur keramik Electrical
Balok Jendela Plumbing
Plat lantai Interior
Tangga Pintu
Core Wall Detail Lainnya

Quantity take off

Schedule Visualization
Membuat Projek Baru

1 Klik “Browse”

Klik “new” 2

4
Pilih Project
3
5 Klik Template
Pilih “OK” Struktur
Mengatur Setting Projek
2 3
1

Pastikan Format
Projek unit yang dipakai
Information umum di Indonesia
Meliputi data- yakni (m, cm, mm)
data umum
Proyek, data
ini akan
muncul pada
konten
Dokumentasi /
sheets
Membuat level Elevasi

copy
Klik kanan pada
Jika ingin menambah
notasi elevasi
elevasi dapat disalin
Klik notasi melalui option bar
Pilih go to view elevasi Atau opsi copy pada
elevation view
copy ribbon bar

Perbedaan Warna pada


notasi elevasi menunjukkan
bagian level yang
copy sudah(Biru) dan belum
aktif(Hitam) pada salah satu
tampilan project browser
Membuat Tampilan Denah
1

Pilih Tampilan 3
semua lantai
untuk diaktifkan
pada project
browser
LINK CAD ke dalam Drawing Area

2
3

1
4

Pastikan
1. Place at pada level yang
akan dilampirkan
gambarnya
5 2. Positioning sesuai
gambar original CAD
3. Import unit sesuai
dengan unit CAD original
Membuat As/Grid bangunan

copy

1
Pilih tipe
as
Hingga titik ini

Klik dari
titik ini

Pilih Bentuk garis as


2 (Lurus, 3point, dsb)
Modeling Building – Structure
a. Fondasi
• Menambahkan komponen/load family
• Menambahkan variasi tipe fondasi
b. Kolom Struktur
• Menambahkan komponen/load family
• Menambahkan variasi tipe kolom
c. Balok Struktur
• Menambahkan komponen/load family
• Menambahkan variasi tipe balok
d. Lantai Struktur
• Menambahkan tipe slab
• Membuat bentuk lantai
e. Dinding Struktur
• Menambahkan tipe dinding
Flow Modelling Dari Gambar Kerja
*Sesuaikan dan buat level dari
tampak gedung (elevation) *Pisahkan gambar kerja CAD
Lalu buat denah melalui kedalam single File
ViewPlan viewfloorplan, dsb Dengan nama yang spesifik
*Pilih template sesuai
Dengan kebutuhan 4
METRIC 2 Cek Elevasi 3
Buat Denah dari level Masukkan Gambar kerja
1 New Project CAD gambar kerja elevasi pada setiap denah
tampak bangunan (Arsitektur, Struktur,Plafond) (InsertLink CAD)

5 6 7
Masukkan Gambar kerja
jiplak as gedung dari gambar Mulai Modelling
Denah Konsultan *Pastikan offset panjang as Pada tampilan elevasi
melebihi anotasi elevasi
Agar as muncul pada semua Level

8
Struktur Arsitektur MEP
Pondasi + Pile Dinding Mechanical
Kolom Struktur keramik Electrical
Balok Jendela Plumbing
Plat lantai Interior
Tangga Pintu
Core Wall Detail Lainnya

Quantity take off

Schedule Visualization
Modeling Building : Structure - Membuat Fondasi Struktur

5 6
Jika ingin
membuat tipe
baru dari
Level adalah fondasi
pada elevasi tersebut klik Parameter
2 berapa elemen edit type dimensi yang
tersebut perlu
ditempatkan diperhatikan
untuk di
modifikasi
3
4

7
Tempatkan
sesuai dengan
gambar kerja
Modeling Building : Structure - Membuat Kolom Struktur

4
List dan
keterangan
3 family dan type

2 Jika ingin
membuat tipe
baru dari 5
fondasi
tersebut klik
edit type

6
Parameter
dimensi yang
perlu
diperhatikan
untuk di
modifikasi
Ganti depthHeightpilih elevasi Batas atas kolom
Modeling Building : Structure - Membuat Balok Struktur

4 5
3

2
Parameter
dimensi yang
perlu
diperhatikan
untuk di
modifikasi

Parameter
posisi balok

Pastikan penempatan balok pada Pilih bentuk arah balok (lurus,


elevasi level yang diinginkan melengkung,freeform)

6
Modeling Building : Structure - Membuat Balok Struktur

Arahkan dan klik


pada titik
berikutnya

Klik dari titik ini


Modeling Building : Structure - Membuat Lantai Struktur

1 Untuk setiap lapisan


berikan tipe material
dan ketebalan
2 3
Klik EDIT TYPE Untuk
untuk menambahkan
menambahkan tipe slab
tipe slab
Untuk
LEVEL adalah memodifikasi
elevasi dimana lapisan tipe lantai
model akan
diletakkan Untuk
Ketebalan slab
menambah
HEIGHT OFFSET lantai yang telah
lapisan 4
adalah parameter dibuat
lantai
elevasi relative
terhadap
parameter level
Modeling Building : Structure - Membuat Lantai Struktur

Jika sudah
digambar klik
finish
5 Pilih bentuk
garis yang ingin
digambar

Klik dari titik ini

Hingga titik ini


Modeling Building : Structure - Membuat Dinding Struktur

1 Untuk setiap lapisan


berikan tipe material
dan ketebalan

2 Klik EDIT TYPE


3 Untuk
4
untuk menambahkan
menambahkan tipe dinding
tipe dinding
Untuk
BASE CONSTRAINT memodifikasi
adalah dimana lapisan dinding
model dinding
akan diletakkan
Ketebalan dinding
BASE OFFSET yang telah dibuat
adalah parameter
elevasi relative
permukaan bawah
dinding terhadap
parameter base
constraint Untuk
menambah
lapisan
dinding
Parameter yang
membedakan antara
dinding struktur
dengan arsitektur
Modeling Building : Structure - Membuat Dinding Struktur

Pilih bentuk
garis yang ingin
digambar
Pada option bar ganti depth menjadi
5
height, dan jika diperlukan rubah
parameter ketinggian dinding hingga
elevasi yang diinginkan

Hingga titik ini

Klik dari titik ini


Modeling Building – Arsitektur
a. Dinding Arsitektur dan curtain wall
• Menambahkan tipe dinding
• Menggambar dinding
b. Lantai Arsitektur
• Menambahkan tipe Lantai Arsitektur
• Membuat bentuk lantai
c. Pintu
• Menambahkan komponen/load family
• Menambahkan variasi tipe Pintu
d. Jendela
• Menambahkan komponen/load family
• Menambahkan variasi tipe Jendela
e. Plafond
• Menambahkan tipe Arsitektur
• Membuat bentuk lantai
f. Rooms
• Menambahkan fungsi room pada denah
Modeling Building : Arsitektur - Membuat Dinding Arsitektur

1 Untuk setiap lapisan


berikan tipe material
dan ketebalan
2 Klik EDIT TYPE 3
untuk Untuk 4
menambahkan menambahkan
tipe dinding tipe dinding

BASE CONSTRAINT Untuk


adalah dimana memodifikasi
model dinding lapisan dinding
akan diletakkan

BASE OFFSET Ketebalan dinding


adalah parameter yang telah dibuat
elevasi relative
permukaan bawah
dinding terhadap
parameter base
constraint
Top Constrain

Lt 2 Untuk
4000

menambah
Parameter ketinggian lapisan
dinding Base Constrain dinding

Lt 1
Modeling Building : Arsitektur - Membuat Dinding Arsitektur

Pilih bentuk garis Dinding


yang ingin digambar

5
Hingga titik ini
Pada option bar ganti depth menjadi
height, dan jika diperlukan rubah
parameter ketinggian dinding hingga
elevasi yang diinginkan Lanjutkan
bagian dinding
yang lain

Klik dari titik ini


Modeling Building : Arsitektur - Membuat Dinding Kaca (Curtain Wall)

1
Berikan
mullion pada
6
2 3 4 as dinding
yang sudah
Curtain Wall yang dibuat diberikan
diikat dengan dinding sebelumnya
Aktifkan automatically secara otomatis akan
embed pada dinding mengurangi bidang dinding
curtain wall masif

Untuk membuat
mullion musti dibuat
as pada dinding
curtain wall
Modeling Building : Arsitektur - Membuat Lantai Arsitektur

1 Untuk setiap lapisan


berikan tipe material
dan ketebalan

2 3
Klik EDIT TYPE Untuk 4
untuk menambahkan
menambahkan tipe slab
tipe slab
Untuk
LEVEL adalah
memodifikasi
dimana model
lapisan tipe lantai
akan diletakkan

HEIGHT OFFSET Ketebalan slab


adalah parameter lantai yang telah
elevasi relative dibuat
terhadap
parameter level
Modeling Building : Arsitektur - Membuat Lantai Arsitektur

5
Jika sudah
digambar klik
finish

Pilih bentuk
garis yang ingin
digambar
Modeling Building : Arsitektur - Membuat Pintu

4 5 6

3
Pintu yang dibuat harus
diikat dengan dinding jika
tidak, pintu secara
otomatis tidak dapat
dibuat
Dimensi dapat
dimodif sesuai
tipe pintu
Pilih Family pintu
yang diinginkan
Modeling Building : Arsitektur - Membuat Jendela

5 6

4
2

Dimensi dapat
dimodif sesuai
tipe Jendela Jendela yang dibuat harus
diikat dengan dinding jika
tidak, Jendela secara
otomatis tidak dapat
dibuat
3
Pilih Family
Jendela yang
diinginkan
Modeling Building : Arsitektur - Membuat Plafond

2 3
Untuk
menambahkan Terdapat 2 mode menggambar plafon
tipe Plafond 1.Automatic : jika sebuah ruang memiliki loop
ruang tertutup sempurna
Untuk 4 2.Sketch : menggambar secara manual dengan
memodifikasi 5 memilik bentuk garis terlebih dahulu
lapisan Plafond

Ketebalan Plafond
LEVEL adalah yang telah dibuat
elevasi dimana
model akan
diletakkan

HEIGHT OFFSET
adalah parameter
elevasi relative
terhadap
parameter level
Modeling Building : Arsitektur - Membuat Tangga

2
Pilih dropdown list
1
stair lalu pilih stair
by component Pertama tama buat
Pilih Family garis bantu tangga
3 monolithic Stair pada denah
4 arsitektur
Buat garis bantu
/ Ref line Atur elevasi tangga 5
(Base dan Top)

Ikuti arah tangga


seperti gambar berikut
Lebar Bordes pun
dapat diatur dengan
shape handle
Lebar anak tangga
dapat diatur dengan
shape handle

Secara otomatis software


menghitung MINIMAL Lebar Setiap bagian
kebutuhan anak tangga tangga dapat diatur
dengan ketinggian per pada panel properti
anak tangganya
Modeling Building : Arsitektur – Rooms

Klik pada ruang


yang sudah
tertutup dan beri
nama kemudian
Modeling Building – MEP
Set-up New Project
Collaborate Tools
• Link File Format (obj, rvt, IFC, SAT, dsb)
• Exploit data from link file
Modelling Building - MEP
MECHANICAL Electrical Plumbing
a. HVAC a. Panel a. Plumbing Fixtures
 Sistem Chiller • Meletakkan Genset • Meletakkan Closet
• Meletakkan Alat-alat pendinginan • Meletakkan Sub Panel • Meletakkan Wastafel
• Meletakkan air terminal b. Lampu • Meletakkan shower
• Mengkoneksikan semua alat • Meletakkan Switch/stopkontak • Meletakkan STP
 Sistem Indoor / Outdoor • Meletakkan Lampu • Meletakkan Roof Water Tank
• Meletakkan alat Pendinginan indoor • Mengkoneksikan semua alat • Mengkoneksikan seluruh sistem
• Meletakkan Outdoor Unit
• Mengkoneksikan Semua alat
 Sistem Tata Udara
• Meletakkan Exhaust
• Meletakkan Air terminal
• Mengkoneksikan semua alat
b. Fire Fighting
• Meletakkan alat mekanik
• Meletakkan Sprinkler
• Mengkoneksikan Semua alat
Set Up Project : MEP - templates

Pilih salah satu


template sesuai
kebutuhan
(Metric)
Set Up Project : Link Revit

Template MEP memiliki project browser


3 yang spesifik dibandingkan dengan
struktur dan arsitektur

Berikut merupakan file revit link


Pilih Nama proyek yang yang akan digabungkan dengan
akan di LINK an dengan file original MEP
file baru dengan
positioning auto – origin
to origin
Collaborate – Exploit data from link file

Pada ribbon tab pilih tab collaborate dan


2 klik drop down list lalu klik select link.
Pilih file link pada bidang gambar
Collaborate – Exploit data from link file

klik finish kedua kalinya


jika sudah confirm
3

klik finish jika sudah


Drag semua notasi elevasi dan grid untuk di
copy ke projek MEP. Hal ini dilakukan agar
tidak perlu membuat notasi elevasi dan grid
/as dari awal
Quantity Take Off - Building

a. Generate Schedule of Quantity


b. Filter Schedule
c. Sorting & Grouping
Quantity Take Off – Material Schedule
1

Membuat Schedule
Komponen Bangunan
Daftar parameter
yang tersedia dari Membuat daftar sub komponen
komponen material bangunan
Pilih komponen yang ingin dibuat schedule
material, sebagai contoh : Floor bangunan Parameter yang
ingin dilampirkan
dalam schedule
5
4

2
Membuat schedule dari file link
Membuat Parameter dengan formula,
hal ini dilakukan untuk menambahkan
parameter yang tidak terdapat pada
panel properties
Quantity Take Off – Material Schedule – Filter & Sorting/Grouping
1 2 3

Filter adalah Teknik menganalisa


Formatting berfungsi sebagai
data dengan menyingkirkan data Sorting dan grouping adalah
pengaturan warna, ketebalan
yang tidak diinginkan dengan Teknik menggolongkan sebuah
garis,kolom agar tampilan data yang
mengikuti aturan yang kita data agar tersusun dengan baik
disajikan sesuai dengan kebutuhan
rumuskan
Documentation Drawing

• Memberi Dimensi Pada Gambar


• Tag Element
• Section Plan
• Hatch
• Sheets
• Rendering
DOKUMENTASI – Menambahkan Dimensi pada Gambar kerja

Menambahkan dimensi pada


gambar kerja dapat diakses
melalui tab ANNOTATE

Klik! Klik! Klik! Klik! Klik!


Menambahkan Keterangan pada
DOKUMENTASI – Tag Element kategori elemen pada gambar

Memberikan keterangan pada elemen yang dibutuhkan. Jika


2 terdapat permintaan family anotasi, isikan dengan file yang terkait
dengan element yang akan diberikan keterangannya

3 Tag All memiliki fungsi


memberikan kerangan pada
semua elemen kategori pada
gambar kerja

Soroti kursor pada element yang


akan diberikan keterangan dan
klik untuk menampilkan
keterangan elemen
DOKUMENTASI – Memberikan Notasi dan gambar Potongan
1

Klik!
3
2

Arah
Potongan

Secara otomatis potongan gambar telah dibuat


Klik!
DOKUMENTASI – Memberikan Notasi Detail Hatch (Manual)

3
Pilih Tipe
Hatch yang
diinginkan Gambar Pada Area Kerja

Sebagai contoh hatch solid Masking region adalah fitur anotasi yang dapat
black menutup bagian gambar yang tidak diinginkan
DOKUMENTASI – Sheets
1

3 4
2 Drag tampilan gambar kerja
ke format kertas yang telah
tersedia 5

Pilih format
kertas yang ingin
di isi pada kolom
sheet

Tips & Trick


• Bila gambar terlalu besar sesuaikan
dengan cara mengatur skala tampilan
gambar
DOKUMENTASI – Perspective & Render
Opsi Pengaturan
3 render
1

Gambar Hasil Render


Klik!

Klik!

Gambar Perspektif

2
Fitur render
MODIFY MODEL

• 3d Section • Rotate
• Copy/paste model • Split Elements
• Join/unjoin/switch join • Hide/Unhide Element
• Mirror • Visual Graphic
• Model
• CAD
• Revit Link
3D section Box

1
Buka tampilan 3d VIEW

3
Klik kotak ini untuk
mengatur potongan
bangunan secara
3D

2
Checklist pada property
3d view “SECTION BOX”
Copy & Paste Element
2
Copy Element

Duplikasi dengan letak yang sembarangan

Berdasarkan Level Elevasi

Berdasarkan Tampilan yang sedang dibuka

Opsi untuk
menduplikat Di duplikasi pada elevasi yang sama
elemen
Di duplikasi pada elevasi yang ditentukan
3

1 Seleksi Elemen yang


ingin disalin/copy
Join/Switch Join/Unjoin

Secara Default join geometry


akan memprioritasikan
disiplin struktur daripada
arsitektur, sehingga area
dinding berkurang akibat
balok yang melintang

Switch Join menukar prioritas


elemen disiplin. Pada contoh
ini terdapat pengurangan pada
model balok yang sangat
hampir tidak pernah terjadi
akibat elemen dinding
arsitektur

Dinding versus Balok


Secara default jika 2 elemen bersinggungan maka kedua elemen tersebut
tidak serta merta mengikat
Unjoin Geometry
memungkinkan kedua elemen
saling bersinggungan
Mirror
Ada 2 tools mirror : mirror berdasarkan garis bantu
yang sudah ada atau membuat garis bantu sendiri

2 Seleksi Elemen yang Garis Bantu Mirror


ingin disalin/copy Element
Rotate

Jika ingin menyalin,


memindahkan control putar
pada elemen

Seleksi Elemen yang


ingin diputar
1
Split Element

Split elemen Split element with


gap
Hide Element

3
Untuk menyembunyikan single
elemen pilih elements, jika ingin
menyembunykan seluruh categori
pilih categories

2
Lalu klik kanan
untuk menampilkan
custom menu
1
Klik elemen yang
ingin di
sembunyikan
Unhide Element

2
Klik elemen yang
ingin di munculkan

Klik tools reveal hidden elemen pada view control bar


agar masuk pada mode hide/unhide element

1
Visibility Graphic
Visibility/graphic merupakan salah satu tools 1
mengendalikan grafik model elemen, anotasi, link file,
import file (CAD)
Gunakan tools ini untuk mengatur grafis (warna model, filter,
menyembunyikan dan memunculkan elemen) pada tampilan
area kerja

2
Seluruh grafik memiliki pengaturannya
berdasarkan kategori (model, notasi,
analytical,import,model link, design
option) dan dapat meng filter elemen
yang spesifik untuk di kustomisasi
grafisnya

Seluruh elemen memiliki checklist dimana


dapat berfungsi sebagai hide/unhide
CATEGORIES FAMILY