Anda di halaman 1dari 34

TUGAS MATA KULIAH

MANAJEMEN DAN KESEHATAN ANJING KINTAMANI


“Grooming pada Anjing Kintamani”

Oleh :
Kelompok I, Kelas 2016 D
Lilik Dwi Mariyana 1609511027
Ni Komang Valerie Suriana 1609511030
Putu Risma Oktaviandari 1609511031
Ni Luh Putu Nadia Apsari 1609511032
Ni Putu Sri Ayu Astini 1609511034
Ni Made Dhea Febrianty 1609511035
Ni Komang Lady Pramesti 1609511037
Genta Dhamara Adam Putranto 1609511069
Mahda Dwi Darmayanti 1609511074
Maria Anastasia Hutapea 1609511076

FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN


UNIVERSITAS UDAYANA
DENPASAR
2018
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas
berkat dan rahmat-Nyalah makalah yang berjudul ”Grooming pada Anjing
Kintamani” dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.
Tulisan ini dibuat untuk memenuhi tugas dari mata kuliah Manajemen dan
Kesehatan Anjing Kintamani, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana.
Pada kesempatan ini, penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada :
1. Prof. Dr. Drh. I Ketut Puja, M.Kes. selaku ketua dosen pengampu mata
kuliah Manajemen dan Kesehatan Anjing Kintamani, Fakultas Kedokteran
Hewan, Universitas Udayana yang telah membimbing selama proses
perkuliahan berlangsung.
2. Dosen-dosen pengampu mata kuliah Manajemen dan Kesehatan Anjing
Kintamani, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana yang telah
membimbing selama proses perkuliahan berlangsung.
3. Semua pihak yang telah membantu dalam proses pengerjaan makalah ini.

Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh
karena itu, segala kritik dan saran sangat kami harapkan demi kebaikan dari
makalah ini serta makalah selanjutnya yang akan dibuat.

Denpasar, 3 Desember 2018


Hormat kami,

Penulis

ii
DAFTAR ISI

Halaman Judul i

Kata Pengantar ii

Daftar Isi iii

Daftar gambar iv

BAB 1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang 1
1.2 Rumusan Masalah 2
1.3 Tujuan Penulisan 2
1.4 Manfaat Penulisan 3

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA 4


2.1 Anjing Kintamani 4
2.2 Perawatan Grooming 5

BAB 3. MATERI DAN METODE 10

BAB 4. PEMBAHASAN 11
4.1 Peralatan Grooming 11
4.2 Pre-grooming dan Perawatan 16
4.3 Persiapan Grooming 21
4.4 Memandikan dan Mengeringkan 23

BAB 5. PENUTUP 29

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

iii
DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Anjing Kintamani 4


Gambar 2.2 Tahap – tahap perawatan Grooming 5
Gambar 4.1 Sikat rambut anjing yang beragam (kiri) dan sisir (kanan) 11
Gambar 4.2 Berbagai jenis sisir pada anjing 12
Gambar 4.3 Alat cukur rambut 12
Gambar 4.4 Variasi gunting 13
Gambar 4.5 Berbagai ukuran dan jenis alat pemotong kuku 13
Gambar 4.6 Pembersih telinga 14
Gambar 4.7 Peralatan restrain 14
Gambar 4.8 Meja grooming elektrik 15
Gambar 4.9 Meja grooming statis 15
Gambar 4.10 Membersihkan Rambut yang tumbuh pada saluran telinga 17
Gambar 4.11 Memilih gunting yang sesuai 19
Gambar 4.12 Sampo, Conditioner dan Alat Pengering 24
Gambar 4.13 Proses Aplikasi Sampo Pada Tubuh Anjing 24
Gambar 4.14 Proses Pembilasan Tubuh Anjing 25
Gambar 4.15 High Velocity Dryer 26
Gambar 4.16 Hand-Held Dryer 26
Gambar 4.17 Stand Dryer 27
Gambar 4.18 Cabinet Dryer 27
Gambar 4.19 Cage dryer 28

iv
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Anjing merupakan salah satu hewan yang paling dekat dengan manusia,
diantaranya karena anjing adalah hewan yang sangat setia dan memiliki tingkat
kecerdasan yang relatif lebih tinggi dibanding dengan hewan lain. Anjing dapat
dilatih melakukan hal-hal untuk membantu manusia seperti menggembalakan
ternak, menjaga keamanan rumah, melakukan pelacakan, bahkan ada pula yang
dilatih untuk berperang, memandu tuna netra dan membantu mendeteksi
adanya penyakit berbahaya di dalam tubuh manusia.
Hubungan anjing dan manusia kini semakin dekat, hal ini terbukti
dengan keberadaan anjing didalam rumah. Anjing-anjing tersebut tidak hanya
berfungsi sebagai penjaga rumah, tetapi juga menjadi teman bermain. Setiap
pemilik anjing menginginkan anjing peliharaannya selalu bersih dan sehat
sehingga perlu dilakukan perawatan terhadap anjing secara rutin. Salah satu
perawatan yang biasa dilakukan adalah perawatan rambut atau grooming.
Anjing sebenarnya dapat melakukan grooming sendiri secara alami
tetapi untuk keperluan estetika, anjing-anjing tersebut membutuhkan bantuan
manusia untuk melakukan grooming tambahan agar tubuhnya menjadi lebih
bersih dan menarik. Grooming dapat dilakukan oleh pemilik anjing, apabila
pemilik sibuk grooming dapat dilakukan di salon khusus hewan, klinik ataupun
rumah sakit hewan yang memiliki layanan grooming.
Grooming bertujuan untuk menghilangkan kotoran, sel kulit mati,
bakteri, parasit yang bersarang di rambut, membuat rambut tidak lengket dan
berbau, serta untuk menjaga kesehatan kulit. Grooming disertai dengan
massage juga dapat menstimulasi kelenjar sebaceous anjing yang dapat
menghasilkan kondisioner untuk kulit dan rambut secara natural sehingga
rambut tampak bersinar dan sehat.
Hasil akhir grooming tidak hanya membuat anjing menjadi lebih cantik
dan bersih, tetapi dapat menjadikan anjing sehat karena dengan dilakukan
grooming kutu, pinjal dan ektoparasit lain dapat dihilangkan. Grooming

1 1
sebenarnya merupakan hal yang sederhana tetapi dapat memberikan manfaat
yang cukup besar. Pelaksanaan grooming dapat meminimalisir penyebaran
penyakit yang ditularkan dari anjing ke manusia.

1.2 Rumusan Masalah


Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka diperoleh rumusan
masalah sebagai berikut.
1. Apa saja peralatan yang diperlukan saat melakukan grooming pada anjing?
2. Tahapan apa sajakah yang harus dilakukan dalam proses pre-grooming dan
perawatan?
3. Apa saja yang dilakukan saat proses persiapan grooming pada anjing?
4. Bagaimana cara melakukan grooming pada anjing mulai dari memandikan
hingga proses pengeringan?

1.3 Tujuan Penulisan


Setelah didapatkan rumusan masalah, maka tujuan penulisan makalah ini
adalah sebagai berikut.
1. Dapat mengetahui peralatan yang diperlukan saat melakukan grooming
pada anjing.
2. Dapat mengetahui tahapan yang harus dilakukan dalam proses pre-
grooming dan perawatan.
3. Dapat mengetahui hal-hal yang harus dilakukan pada saat persiapan
grooming pada anjing.
4. Dapat mengetahui cara melakukan grooming pada anjing mulai dari
memandikan hingga proses pengeringan.

2
1.4 Manfaat Penulisan
Setiap tulisan yang dibuat pasti memiliki manfaat, begitu pula dengan
tulisan ini yang memiliki manfaat sebagai berikut.
1.4.1 Manfaat Teoritis
Manfaat teoritis dibuatnya makalah ini adalah untuk menambah
ilmu pengetahuan bagi penulis serta pembaca tentang grooming pada
anjing kintamani.

1.4.2 Manfaat Praktis


Selain manfaat teoritis yang telah dikemukakan di atas, tulisan ini
juga memiliki manfaat praktis yaitu untuk memenuhi tugas dari mata
kuliah Manajemen dan Kesehatan Anjing Kintamani.

3
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Anjing Kintamani Bali


Anjing Kintamani adalah sebutan kelompok anjing lokal jenis
pegunungan yang hidup di sekitar Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani,
Kabupaten Bangli, Bali. Anjing Kintamani memiliki penampilan yang sangat
cantik dan indah berbeda dengan anjing geledak atau liar yang ada di Bali
(Puja, 2007). Anjing Kintamani Bali merupakan satu – satunya anjing asli
Indonesia yang mempunyai penampilan yang menarik yang telah ditetapkan
sebagai anjing ras pertama Indonesia oleh PERKIN (Perkumpulan Kinologi
Indonesia) pada tahun 2006. Pada tahun 2012, Anjing Kintamani telah diakui
Asian Kennel Union (AKU) sebagai satu-satunya anjing asli Indonesia yang
menjadi ras Asia. Anjing Kintamni Bali merupakan satu – satunya anjing kuno
(ancient dog) yang ada di Bali terutama di Kintamani. Ada anggapan bahwa
anjing Kintamani berasal dari persilangan anjing Chow-Chow dengan anjing
lokal yang ada di Bali. Namun, hasil penelitian menyebutkan bahwa anjing
Kintamani berasal dari anjing lokal bali yang mengalami kehilangan
keragaman genetik (Puja et al., 2005).

Gambar 2.1 Anjing Kintamani


(Sumber: anjingdijual.com)
Anjing Kintamani berpenampilan indah dengan ukuran kecil sampai
ukuran sedang. Ukuran tinggi anjing Kintamani jantan rata – rata 51, 25 cm

4 4
dengan berat badan rata – rata 15, 90 kg. Ukuran tinggi anjing betina rata – rata
44, 65 cm dengan berat badan rata – rata 13, 24 kg. Anjing ini memiliki ciri
khas rambut yang indah, tebal, panjang terutama pada daerah pundak, ekor,
dan kaki belakang bagian belakang. Warna rambut anjing Kintamani Bali
adalah putih, hitam, coklat atau campuran. Telinga berdiri tegak dan berbentuk
segitiga dengan kekhasan pada ujungnya berwarna biskuit. Ukuran kepala
anjing Kintamani sangat proporsional dengan ukuran tubuhnya dengan dahi
lebar tanpa kerutan. Badan lurus dan kuat serta memiliki rambut pada ekor
yang tebal dan berbentuk bulan sabit. (Puja, 2007).

2.2 Perawatan Grooming


Anjing termasuk hewan yang suka bermain. Namun seringkali bermain
membuat tubuh anjing menjadi kotor. Kotoran yang menempel terlalu banyak
pada tubuh anjing juga membuat anjing tidak nyaman. Tubuh anjing yang kotor
juga dapat menjadi sumber penyakit, baik bagi anjing atau pemiliknya. Selain
menjaga kebersihan lingkungannya, memandikan anjing dan melakukan
perawatan (grooming) adalah salah satu langkah tepat untuk menjaganya tetap
bersih dan sehat. Grooming mengandung kata Groom yang menurut kamus
Bahasa Inggris Indonesia, artinya mengurus, merawat, rapi atau pelihara.
Grooming sendiri secara harfiah artinya penampilan diri, grooming secara
keseluruhannya adalah merawat, memelihara penampilan dan secara tidak
langsung menjaga kesehatan hewan peliharaan.

Gambar 2.2 Tahap – tahap perawatan Grooming


(Sumber : Petshop Tam Tam, 2017)

5
Grooming memiliki banyak tahap, mulai dari yang sederhana sekali
seperti untuk perawatan kesehatan hewan peliharaan. Seperti pemberian
vitamin, memandikan hewan peliharaan, perawatan rambut pada hewan
peliharan, pemeriksaan kuku, kuping, tubuh yang terdapat penyakit jamur kulit
dan sebagainya. Grooming yang disertai dengan massage akan menstimulasi
kelenjar sebaceous anjing menghasilkan kondisioner atau minyak untuk kulit
dan rambut secara natural sehingga rambut tampak bersinar dan sehat.
Perawatan pada anjing tergantung pada ras anjing dan tipe rambutnya seperti
panjang, jenisnya, ketebalan dan ada atau tidaknya mantel ganda (double coat).
Menurut Dallas (2006), Manfaat perawatan (grooming) pada anjing adalah
sebagai berikut :
a. Melakukan perawatan (grooming) pada rambut anjing bertujuan untuk
menjaga anjing agar terlihat menarik dan bersih, memiliki kulit dan rambut
sehat serta terhindar dari infestasi ektoparasit seperti pinjal dan caplak
b. Perawatan pada telinga anjing berguna agar telinga tetap bersih dan sehat
serta terhindar dari penyakit infeksi (bakteri dan jamur) dan parasit.
c. Perawatan gigi berguna agar gigi terlihat bersih putih, berkilau dan sehat
serta terhindar dari bau mulut, penyakit pada gigi dan gusi, pembentukan
karang gigi serta penumpukan plak yang berlebihan.
d. Saat melakukan perawatan (grooming) pada anjing juga dapat memberikan
kesempatan untuk memeriksa tubuh anjing terhadap kelainan atau gangguan
kesehatan.
Anjing harus diberi perawatan grooming secara profesional setidaknya
4 hingga 6 minggu sekali. Rambut semua jenis anjing harus disikat setiap hari
untuk mengurangi kerontokan rambut dan merangsang kulit mereka.
Penyikatan rambut setiap hari juga membantu agar rambut anjing tidak menjadi
kusut (gimbal). Anjing dapat dimandikan seminggu sekali menggunakan
sampo anjing premium, tanpa mengeringkan kulit serta rambutnya. Shampo
manusia atau pun produk pembersih lain tidak diformulasi untuk kulit anjing
yang sensitif, dan produk-produk ini dapat menyebabkan kulit kering, bersisik,
teriritasi, dan memberikan tampilan rambut yang kusam. Jika sampo atau
produk pembersih yang tidak tepat terus digunakan, ini dapat menyebabkan

6
masalah kulit dan rambut yang lebih serius. Menurut Ahmad (2018), Cara
melakukan perawatan (grooming) dirumah seperti berikut
• Sesuaikan dengan Jenis Anjing
Anjing peliharaan terdiri dari berbagai tipe dengan karakteristik tubuh dan
rambut yang berbeda beda. Anjing yang memiliki rambut pendek ketika
dilakukan penyisiran pada rambutnya membutuhkan sisir yang panjang dan
kukunya perlu untuk digunting secara teratur sebab jika dibiarkan
memanjang, kukunya akan melukai jari jari atau rambut di tubuhnya
• Alat yang Memadai
Sesuaikan juga sikat yang digunakan untuk menggosok tubuhnya, gunakan
sikat atau pembersih yang lembut seperti sarung tangan tebal atau sikat dari
karet yang lembut dan tidak menyakiti kulit kucing. Beri pengalaman yang
baik pada anjing anda agar ia tidak ketakutan atau mencegah luka ketika ia
di grooming di rumah.
• Jadikan Rutinitas
Agar terbiasa dilakukan grooming di rumah, lakukan secara teratur dan beri
waktu yang tepat untuk melakukan grooming agar anjing merasa nyaman.
Biasanya grooming dilakukan sebelum ia makan agar dapat membuat anjing
fokus dan memberi dampak yang positif. Setidaknya sekali dalam waktu 10
menit sudah cukup untuk anjing berrambut pendek maupun untuk anjing
yang memiliki rambut panjang.
• Perawatan
Mulai grooming dengan menyisir, perhatikan kesehatan rambut anjing anda
dan kulitnya, apakah terdapat partikel lain seperti rambut yang berlebihan
atau kutu, jika menyisir dilakukan setiap hari setiap masalah yang terjadi
akan lebih mudah diamati dan diatasi. Pastikan rambut anjing sehat dan
terlindung dari berbagai masalah kulit.
Jika rambut anjing terasa lembab atau kusut. anginkan anginkan atau sisir
dengan arah ke luar agar ada angin luar yang masuk dan kulitnya terasa
segar. Perhatikan juga respon anjing apakah ia merasa nyaman dan diam
ketika disisir, jika ia merasakan sakit pada bagian tertentu maka ada

7
kemungkinan ia menderita sakit kulit atau ada bagian tubuhnya yang
terluka.
• Kaki dan Kuku
Langkah selanjutnya ialah memeriksa kaki dan kuku anjing, periksa secara
seksama terhadap segala jenis benda asing antara jari kaki dan kukunya. Jika
kuku sudah panjang makan harus dipotong. Jari kaki anjing yang kotor
umumnya memang akan terjadi karena aktifitas sehari harinya, jangan
biarkan hal tersebut terus berkelanjutan agar anjing terhindar dari penyakit.
• Berendam
Setelah menyisir rambut dan memeriksa kaki serta kukunya, lanjutan
perawatan dengan mandi dan berendam. Namun untuk memandikan tak
perlu dilakukan setiap hari, cukup dua minggu sekali atau sebulan sekali
jika anjing anda jarang keluar rumah. Caranya lakukan dengan mengisi
ember atau tempat khusus yang digunakan untuk memandikannya dengan
air yang hangat suam suam kuku.
Gunakan gayung untuk membasahi tubuh anjing dan hindari bagian mata,
hidung, serta telinga dari air. Masukkan anjing ke dalam tempat tersebut,
pijat tubuhnya dengan lembut sekaligus mengoleskan dan meratakan
shampo hingga terakhir di bagian kepala. Siram kembali hingga bersih dan
keringkan dengan handuk.
• Clipping
Yaitu proses memotong rambut anjing yang terlihat mengganggu dan tidak
rapi, gunakan sisir yang bergigi rapat, pisau cukur, atau hair clipper khusus
anjing. Ajak jalan jalan terlebih dahulu dan pastikan rambutnya telah dalam
kondisi kering, hal ini akan memberinya rasa tenang dan rileks. Setelahnya
mulai lakukan pencukuran terhadap rambut yang mengganggu.
Awali dengan menyemprotkan coast mist agar kulitnya lebih rileks, sisir,
dan cukur sesuai dengan panjang yang anda inginkan. Cukur sesuai arah
rambutnya dengan menjauh dari mata dan hidung. Lakukan dengan hati
hati, jangan sampai merusak atau menyakiti kulitnya, periksa kembali
apakah ada bagian yang terlewat atau kurang rapi.

8
• Perawatan Gigi
Gigi anjing juga perlu untuk dirawat dalam perawatan grooming, sikat gigi
anjing anda dengan menggunakan sikat dan pasta gigi khusus untuk anjing,
Lakukan setidaknya seminggu sekali. Anjing mudah memiliki gigi yang
kotor karena makanannya yang berasal dari daging dan ia tidak bisa
membersihkannya secara alami, sebab itu sempurnakan kebersihan
tubuhnya dengan grooming.
• Kesehatan rambut
Rajin melakukan grooming membuat rambut anjing menjadi sehat dan
tubuhnya terhindar dari ppenyakit. Lakukan secara rutin kegiatan menyisir
rambut anjing agar bersih dan tidak kusut. Menyisir rambut anjing secara
rutin akan mencegahnya dari agresif dan membuatnya lebih jinak karena
memiliki sirkulasi darah yang lancar dan merilekskan tubuh.
Menyisir juga akan menghilangkan rambut yang rontok dan meningkatkan
produksi minyak alami tubuh untuk menjaga kesehatan kulit. Anjing yang
berrambut tebal juga wajib disisir bagian leher dan dadanya. Gunakan sisir
yang rapat untuk bagian kaki dan jangan lupa semprot terlebih dahulu setiap
kali melakukan grooming di rumah agar mencegah rambut rontok semakin
banyak.
• Lakukan Evaluasi
Periksa apakah perawatan yang anda berikan memberikan dampak yang
baik bagi anjing anda yakni ditandai dengan rambutnya yang sehat dan tidak
rontok serta tubuhnya yang bersih dan sehat. Jika anda pernah
melakukannya di salon coba dibandingkan hasilnya dan lakukan evaluasi
kekurangan ada dimana, banyak membaca pula mengenai perawatan
kebersihan untuk anjing agar bisa diterapkan setiap kali melakukan cara
grooming anjing sendiri di rumah agar perawatan dapat dilakukan secara
rutin dan memberikan hasil yang lebih baik dari hari ke hari.

9
BAB III
MATERI DAN METODE

3.1 Materi dan Alat


Materi dan alat yang diperlukan dalam grooming seekor anjing kintamani
adalah sebagai berikut :
Materi :
• Anjing Kintamani
• Shampo
• Air
• Pasta gigi
Alat :
• Sikat (sikat badan dan sikat gigi)
• Alat Cukur
• Gunting
• Pemotong Kuku
• Pembersih Telinga
• Peralatan Restrain
• Meja Grooming dan Tempat Peralatan

3.2 Metode
Metode yang digunakan dalam grooming anjing kintamani ini adalah
metode manual. Metode ini dilakukan secara konvensional oleh manusia tanpa
bantuan alat grooming (grooming box). Dalam pelaksanaannya, perlu
diperhatikan kondisi tubuh anjing sebelum di grooming, seperti kondisi
kesehatan. Anjing yang sedang mengalami flu, bersin atau gejala penyakit
lainnya hendaknya digrooming setelah kesehatannya kembali, hal ini
menghindari kondisi sakit semakin parah. Grooming pada hewan sakit juga
dapat menyebabkan stres dan imun tubuh menurun.

10 10
BAB IV
PEMBAHASAN

4.1 Peralatan Grooming


Terdapat banyak jenis peralatan yang dipergunakan untuk melakukan
grooming pada anjing. Peralatan yang mumpuni akan mendukung keberhasilan
grooming pada anjing sehingga hasil yang didapatkan akan baik. Berikut
adalah beberapa peralatan yang digunakan menurut Dallas,dkk (2006):
1. Sikat
Secara umum semua jenis rambut anjing menggunakan sikat yang
licin/halus, kecuali untuk anjing dengan rambut yang halus. Sebelum
membeli sikat, perlu diperhatikan bahwa sikat masih sangat keras sehingga
penting untuk mengurangi tenaga (berhati-hati) ketika menyikat rambut
anjing. Penggunaan sikat yang berlebih dapat menyebabkan luka (abrasi)
pada kulit anjing yang dikenal dengan istilah slicker burn atau brush burn.
Hal ini dapat menyebabkan munculnya penyakit kulit, terlebih anjing akan
menjilati bagian yang luka dan dapat memicu munculnya infeksi sekunder
sehingga penggunaan sikat yang benar sangatlah penting.
Saat menyikati hewan, pegang sikat dengan posisi ibu jari dan jari
telunjuk berada di atas. Posisi tangan haruslah mengurangi kemungkinan
munculnya luka akibat sikat. Menyikat dimulai dari pangkal rambut
kemudian ke luar dan tidak hanya menyikati bagian ujung rambut saja.
Proses ini sangat penting bagi jenis rambut anjing kintamani. Anjing
kintamani yang berambut halus, sikat karet atau glove adalah pilihan yang
tepat untuk menghilangkan kulit mati dan menciptakan rambut yang
berkilau.

Gambar 4.1 Sikat rambut anjing yang beragam (kiri) dan sisir (kanan)
(Sumber: Dallas, dkk. 2006)

11 11
Anjing kintamani yang memiliki rambut halus membutuhkan jenis
sisir yang kecil, seperti sisir kutu. Perlu diperhatikan untuk selalu menyikat
rambut terlebih dahulu sebelum menyisir rambut, dikarenakan sisir dapat
menarik rambut yang kusut sehingga dapat menimbulkan ketidaknyamanan
bagi anjing

Gambar 4.2 Berbagai jenis sisir pada anjing.


(Sumber: Dallas, dkk. 2006)

2. Alat cukur (bergas)


Salah satu alat cukur yang menjadi kegemaran para groomer adalah
“Mikki Mat Breaker”. Ketika menggunakan alat cukur, perlu diingat bahwa
pisau cukur dapat menyebabkan perdarahan dan melukai kulit. Penggunaan
alat cukur hanya untuk menghancurkan bagian rambut yang kusut, bukan
untuk merobeknya. Perlu berhati-hati menggunakan alat cukur di sekitar
telinga dan jangan digunakan apabila rambut hewan sangat pendek dan
mendekati kulit.

Gambar 4.3 Alat cukur rambut.


(Sumber: Dallas, dkk. 2006)

12
3. Gunting
Terdapat banyak ukuran dan jenis gunting yang tersedia untuk
grooming. Tiga tipe utama gunting adalah: lurus, melengkung, dan menipis.
Gunting sangat berguna untuk grooming di area telinga dan kaki. Gunting
adalah alat yang sangat individual terkait ukuran dan dapat disesuaikan
dengan tangan. Ukuran gunting sangat bervariasi bentuk dan harganya.

Gambar 4.4 Variasi gunting.


(Sumber: Dallas, dkk. 2006)

4. Pemotong kuku
Secara umum terdapat dua jenis pemotong kuku, yakni guillotine dan
gunting/tang. Penggunaannya dapat disesuaikan dengan keinginan.
Pemotong kuku memiliki ukuran yang bervariasi disesuaikan dengan
ukuran kuku anjing. Saat menggunakan pemotong kuku, pastikan agar
telapan kaki tidak mengalami cidera.

Gambar 4.5 Berbagai ukuran dan jenis alat pemotong kuku.


(Sumber: Dallas, dkk. 2006)

13
5. Pembersih telinga
Membersihkan telinga anjing merupakan hal yang sangat penting
dalam proses grooming. Rambut yang tumbuh di saluran telinga harus
dibersihkan.

Gambar 4.6 Pembersih telinga


(Sumber: Dallas, dkk. 2006)

6. Peralatan restrain
Restrain sangat diperlukan untuk mengontrol pergerakan anjing saat
proses grooming. Terdpat banyak metode restrain mulai dari kalung dan
moncong, namun bagian terpenting dari pengontrolan adalah membangun
kepercayaan terhadap anjing. Ketika melakukan restrain, perhatikan
tempramen anjing, usia, dan kondisi kesehatan. Hindari mengikat anjing
tanpa pengawasan diatas meja karena anjing cenderung akan melompat.
Penutup moncong harus digunakan untuk mencegah anjing menggigit saat
groomer lengah.

Gambar 4.7 Peralatan restrain.


(Sumber: Dallas, dkk. 2006)

14
7. Meja grooming dan tempat peralatan
Memilih meja grooming penting untuk diperhatikan. Terdapat
beberapa jenis meja grooming, seperti meja elektrik, hidrolik, dan statis.
Meja grooming haruslah kokoh dan permukaannya tidak licin untuk
menjamin keamanan dan kenyamanan anjing.

Gambar 4.8 Meja grooming elektrik.


(Sumber: Dallas, dkk. 2006)

Gambar 4.9 Meja grooming statis.


(Sumber: Dallas, dkk. 2006)

15
4.2 Pre-Grooming dan Perawatan
• Mata
Mata harus cerah dan bebas dari kotoran. Kelopak mata ketiga, juga
dikenal sebagai membran nictitan, harus dalam posisi normal (yaitu di
bawah tutup bawah, hanya terlihat di sudut mata bagian dalam). Idealnya,
mata harus dibersihkan sebelum grooming. Bersihkan semua kotoran atau
air mata kering dengan langkah sebagai berikut:
o Dengan lembut tahan kepala hewan dan dengan sepotong kapas yang
dibasahi dengan air hangat yang diseka dari sudut dalam mata, turun di
atas tutup atas ke hidung
o Putar kapas setelah menyelesaikan gerakan, untuk mencegah gupalan
bahan kering ke sudut bagian dalam mata. Ulangi gerakan sesuai
kebutuhan
o Terakhir bersihkan seluruh area kelopak mata
o Buang kapas yang digunakan untuk mata pertama dan mulailah lagi pada
mata yang lain dengan sepotong kapas baru yang dibasahi kapas

• Telinga
Telinga harus bebas dari lilin dan rambut, mereka harus berwarna
merah muda kusam dan tanpa bau. Periksa tanda-tanda ketidaknyamanan,
bau atau keengganan hewan ketika akan diperiksa daun telinga nya dengan
cara di bawah ini :
o Angkat daun telinga dengan lembut untuk membuka saluran telinga
o Basahi sepotong kapas dengan air hangat dan bersihkan kotoran telinga
atau kotoran dari saluran telinga. Ini mungkin membutuhkan lebih dari
satu potong kapas
o Ulangi ini untuk memasukkan bagian tulang rawan bagian luar dari daun
telinga, dengan lembut menyeka antara lembah-lembah tulang rawan.
Usap dengan lap kering
o Cotton buds (jika sedang digunakan) tidak boleh dimasukkan ke dalam
liang telinga. Jika hewan bergerak, gendang telinga bisa rusak. Cotton

16
buds seharusnya hanya digunakan di telinga luar untuk menyeka cairan
lilin yang telah dikeluarkan bebas dari saluran

Gambar 4.10 Membersihkan Rambut yang tumbuh pada saluran telinga.


(Sumber: Dallas, dkk. 2006)

• Mulut
Periksa apakah gusi dan lidah berwarna merah muda (kecuali dalam
breed dengan lidah dan gendang berpigmen, misalnya Chow Chow) atau
sebagian merah jambu dengan area berpigmen. Gusi harus terlihat baik di
sekitar setiap gigi, tanpa makanan atau bahan lain yang menempel. Gusinya
tidak boleh sakit (gingivitis) dan seharusnya tidak ada bau yang tidak biasa
di nafas. Periksa bahwa gigi tidak rusak dan berwarna putih normal tanpa
endapan tartar. Penggunaan pasta gigi hewan peliharaan secara teratur saat
membersihkan gigi jika hewan memungkinkan, dapat membantu mencegah
penumpukan gigi tartar pada gigi. Sikat gigi dengan lembut menggunakan
pasta gigi, sikat gigi atau, atau sikat jari pada permukaan luar gigi bawah
dan atas. Penghapusan tartar harus dilakukan oleh dokter hewan. Rekam dan
laporkan observasi apa pun kepada pemilik. Sebelum menyikat gigi terlebih
dahulu menilai bagaimana temperamen hewan. Sebaiknya membiasakan
memulai membersihkan gigi pada hewan ketika masih muda untuk
menjadikannya bagian rutinitas dari hewan untuk selanjutnya.

17
• Perawatan Wajah
Perawatan khusus diperlukan untuk breed yang memiliki banyak
lipatan kulit wajah, seperti Shar Pei atau Pug. Untuk mencegah peradangan
kulit dan infeksi pada lipatan kulit, penting untuk menjaga kerutan bersih
dan kering seperti yang akan dijelaskan di bawah ini :
o Bersihkan kulit dengan kapas yang dibasahi dalam air hangat
o Bersihkan seluruh wajah ke arah yang sama dengan lipatan bulu, ganti
kapas dengan yang bersih seperlunya
o Keringkan setiap bidang lipat secara bergantian
o Saat membersihkan, periksa setiap lipatan untuk tanda-tanda kemerahan
dan catat dan laporkan jika ada
o Periksa sisa wajah untuk parasit, benjolan / benjolan dan segala jenis
perubahan kulit

• Perawatan Kaki dan Kuku


Kaki harus bersih di sekitar alas kuku, dengan kuku hanya
bersentuhan dengan tanah. Rambut berlebih harus dipotong pendek diantara
bantalan dan kuku untuk mencegah kerikil dan serbuk biji rumput
menembus kulit dan menyebabkan peradangan atau infeksi. Kuku yang
berpigmen hitam cenderung memiliki alas kuku yang lebih panjang, jadi
berhati-hatilah untuk tidak memotong terlalu banyak. Prosedur untuk
memotong kuku pada anjing adalah sebagai berikut :
o Menahan dan meyakinkan hewan sebelum dan selama prosedur
pemotongan kuku
o Melebarkan setiap kaki dan periksa area di antara jari-jari kaki
o Pilih gunting kuku yang benar
o Periksa setiap kaki, identifikasi kuku yang perlu diperhatikan. Meremas
setiap jari kaki dengan lembut di antara ibu jari dan jari telunjuk
ditempatkan di atas dan di bawah alas masing-masing, untuk
memperpanjang kuku atau cakar
o Cari bagian yang berisi saraf dan suplai darah pada bagian kuku

18
o Potong di bawah bagian tersebut (hanya jika diperlukan), lepaskan hanya
ujung ujung kuku
o Menghaluskan ujung kasar dengan kikir kuku

Gambar 4.11 Memilih gunting yang sesuai


Sumber: Dallas,dkk (2006)

• Anus
Kelenjar anal terletak di kedua sisi anus, diposisikan pada jam 4 dan
8 dengan duktusnya mengarah ke bukaan di tepi anus. Sekresi kelenjar anal
memiliki bau yang tidak menyenangkan, dan diperkirakan hewan
menggunakannya sebagai feromon ketika menandai wilayah. Kadang-
kadang kantung dubur perlu dikosongkan. Jika pada pemeriksaan sebelum
mengosongkan kelenjar, mereka tampak merah, bengkak atau nyeri, jangan
kosongkan tetapi merekomendasikan pemilik untuk mencari saran dokter
hewan. Saat mengosongkan kelenjar, akan sangat membantu jika satu orang
berkonsentrasi menahan hewan, memungkinkan orang kedua untuk
mengosongkan kelenjar dengan aman. Prosedur untuk mengosongkan
kelenjar dubur adalah sebagai berikut :
o Memakai sarung tangan. (Ini penting untuk melindungi orang yang akan
mengosongkan kelenjar)
o Tempatkan pad kapas di telapak satu tangan.
o Angkat ekor anjing dengan tangan yang lain)
o Pegang pad di daerah anus

19
o Dengan jari tengah dan ibu jari diletakkan di kedua sisi anus, tekan
perlahan ke arah anus. Pada saat yang sama, tekan ke atas dengan jari-
jari lainnya di belakang kelenjar anal untuk mengosongkan isinya
o Bersihkan wilayah anus dan buang kapas yang terkontaminasi

• Evaluasi Kerontokan Rambut


o Tumor sel sertoli
Ini adalah tumor testis yang terlihat pada anjing setengah tua. Kerontokan
rambut terlihat secara bilateral di sisi-sisi, di sekitar area anus, perut, dan
selangkangan.
o Parasit eksternal
Rambut rontok yang terkait dengan parasit biasanya terlihat di area lokal,
tempat hewan menggaruk dirinya sendiri, misalnya dengan parasit
permukaan / bawah permukaan (kutu, kutu dan tungau). Rambut rontok
karena infeksi kurap (gelomofit atau spora jamur) terjadi di daerah
sirkuler. Area yang terkena memiliki bentuk melingkar merah.
o Kapalan
Ini terletak khususnya pada siku dan biasanya pada anjing besar yang
disebabkan oleh tekanan yang berlebihan pada area dari permukaan yang
keras tersebut. Rambut rontok dan penebalan kulit terlihat bersamaan

• Benjolan
Tumor adalah pembengkakan jaringan abnormal yang terjadi ketika
pertumbuhan dan pembelahan sel melebihi sel jaringan normal di
sekitarnya. Tumor dapat muncul di mana saja di dalam atau di luar tubuh.
Beberapa sangat lambat tumbuh dan biasanya independen atau bergerak
relatif ke jaringan tetangga. Orang lain dapat tumbuh dengan cepat atau
lambat, tidak memiliki bentuk independen dan menyerang jaringan lokal
juga. Laporkan kepada pemilik jika ada yang muncul sejak kunjungan
terakhir ke salon perawatan.

20
o Tumor Kulit
• Kutil (papilloma): Ini adalah tumor sel epitel, terlihat pada anjing dan
kucing, dan sering berada di bibir, mulut, kelopak mata, dan telinga.
• Lipoma: Ini adalah tumor sel lemak permukaan, terlihat pada hewan
yang lebih tua atau obesitas. Mereka dapat dipindahkan dengan bebas
ketika kulit di atas mereka diangkat.
• Kista: Ini adalah pembengkakan yang mengandung cairan (bukan
darah atau nanah). Bentuk paling umum terjadi ketika kelenjar kulit
sekretorik tersumbat, sehingga mencegah keluarnya cairan melalui
salurannya. Kista dapat berupa kista sebasea atau kista inter-digital.
Kista sebaceous terlihat pada hewan yang lebih tua dan terletak di
dalam kulit. Isinya lengket dan kental, dan sebagai akibatnya kista
terasa cukup kuat. Kista interdigital terlihat di antara jari-jari kaki.
Banyak yang mengandung benda asing, mis. bibit rumput.

o Hernia
Hernia terlihat sebagai benjolan di kulit di lokasi tertentu pada
tubuh ketika organ atau jaringan menjorok melalui celah di dinding
tubuh. Mereka tidak menyebabkan rasa sakit pada hewan kecuali ketika
organ atau jaringan menjadi tercekik. Hernia dijelaskan berdasarkan
lokasinya :
• Hernia Inguinal : Terjadi di selangkangan dan mungkin berisi rahim,
usus atau kandung kemih. Hal ini terlihat sebagai pembengkakan di
selangkangan, memanjang ke arah vulva / daerah anus.
• Hernia Umbilikalis : Terjadi di pusar dan biasanya terlihat pada hewan
muda.

4.3 Persiapan Grooming


• Handling
Sebelum prosedur perawatan dilakukan, penting untuk memahami
cara yang benar untuk menangani anjing. Bahasa tubuh adalah kuncinya,

21
kemampuan untuk memahami tanda-tanda dasar anjing. Ingatlah lima
kebebasan saat bekerja dengan anjing :
o Kebebasan dari rasa takut dan stres
o Bebas dari rasa sakit, cedera dan penyakit
o Kebebasan dari kelaparan dan kehausan
o Kebebasan dari ketidaknyamanan
o Kebebasan untuk mengekspresikan perilaku yang paling normal

Yang pertama dilakukan adalah berkenalan dengan anjing yang akan


ditangani. Jika anjing mencoba menggigit atau menjerit, jeda sejenak, tetapi
terus pegang anak anjing dengan lembut tetapi tegas. Jika Anda segera
melepaskan anak anjing itu saat berteriak, anjing itu akan tahu bahwa cara
itu adalah untuk menghentikan proses perawatan Tetap tenang selama
proses perawatan. Mulailah merawat di area yang lebih mudah dan secara
bertahap bekerja menuju area masalah yang menenangkan dan memuji
anjing ketika masih diam dan menerima proses.

• Pada Tempat Grooming


Pada saat di salon atau di tempat grooming, ada dua hal yang harus
diperhatikan, yaitu :
1. Hindari meletakkan anjing yang reaktif di tempat-tempat di mana akan
ada banyak orang yang lewat.
2. Anjing yang menakutkan harus tetap dekat dengan anjing yang tenang
tetapi ramah dan jauh dari area yang sibuk.

• Grooming Out
Setiap jenis anjing memiliki metode grooming yang hampir sama,
terkecuali untuk anjing dengan rambut yang halus. Sebelum memulai proses
grooming, harus diperhatikan jenis rambut anjing, kondisi rambut, dan
masalah pada kulit. Peralatan grooming yang disediakan hendaknya
lengkap dan disesuaikan dengan kebutuhan anjing agar dapat melaksanakan
kegiatan grooming dengan hasil yang maksimal. Contohnya apabila anjing
kintamani akan mengikuti perlombaan, penting bagi groomer untuk

22
memperhatikan jenis sikat rambut guna mencegah kerusakan pada rambut
(Dallas, dkk. 2006).

4.4 Memandikan dan Mengeringkan


4.4.1 Sampo
Ada lima jenis sampo yang biasa digunakan dalam memandikan
anjing, yaitu :
• Pembersihan : Tipe sampo ini mengandung zat kuat yang berfungsi
melawan lemak dan kotoran.
• Lembut : Tipe sampo ini digunakan untuk menghilangkan
lemak dan kotoran, serta meninggalkan beberapa
minyak alami.
• Obat : Tipe sampo ini mengandung produk anti-bakteri
ringan yang bekerja pada kulit.
• Dokter hewan : Tipe sampo ini diresepkan oleh dokter hewan untuk
kondisi kulit tertentu.
• Insektisida : Tipe sampo ini digunakan untuk membunuh parasit.

4.4.2 Prosedur Memandikan


Ada beberapa prosedur atau langkah-langkah dalam memandikan
anjing, yaitu :
1. Periksa suhu air pada shower yang akan digunakan untuk
memandikan anjing dengan tangan.
2. Persiapkan sampo dan conditioner dan alat pengering yang akan
digunakan.
3. Ambil anjing dan tempatkan di bak mandi yang sudah dipersiapkan
sebelumnya. Pastikan bagian bawah bak mandi telah dilapisi dengan
menggunakan alas karet demi keamanan anjing.
4. Basahi seluruh bagian tubuh anjing mulai dari belakang bahu, kembali
ke atas tubuh, menuruni kaki dan ekor dan akhirnya kepala. Pastikan
air jangan sampai air masuk ke telinga atau hidung karena dapat
menyebabkan iritasi.

23
5. Aplikasikan sampo pada tubuh anjing yang sudah dibasahi dengan
menggunakan spons mulai dari bagian ekor, lanjut ke kaki belakang,
kaki depan, bahu, dada dan akhirnya kepala. Hindari daerah mata dari
sampo.
6. Bilas tubuh anjing mulai dari kepala hingga ekor menggunakan tangan
untuk mengilangkan busa sampo.
7. Aplikasikan sampo kembali dan bilas sampai bersih. Biasanya anjing
dimandikan dengan sampo sebanyak dua kali.
8. Bila perlu, berikan conditioner pada rambut anjing dengan cara yang
sama lalu dibilas kembali hingga bersih.
9. Keringkan rambut anjing menggunakan alat pengering.

Gambar 4.12 Sampo, Conditioner dan Alat Pengering


(Sumber: Dallas, dkk. 2006)

Gambar 4.13 Proses Aplikasi Sampo Pada Tubuh Anjing


(Sumber: Dallas, dkk. 2006)

24
Gambar 4.14 Proses Pembilasan Tubuh Anjing
(Sumber: Dallas, dkk. 2006)

4.4.3 Pengeringan (Drying)


Pengeringan (drying) pada anjing dilakukan untuk beberapa hal, seperti:
➢ Mengeringkan rambut anjing secara menyeluruh
➢ Menghilangkan kekusutan atau simpul-simpul yang ada pada rambut
anjing
➢ Menghilangkan lapisan bawah kulit yang telah mati

Ada beberapa jenis alat pengering yang biasanya digunakan, antara lain:
▪ Kain penyerap kelembaban dan handuk
Kain penyerap kelembaban dan handuk dapat digunakan untuk
menghilangkan kelebihan air dari rambut. Kain penyerap kelembaban
dapat diperas dan digunakan lagi, sedangkan handuk dapat digunakan
untuk menahan air. Kain penyerap kelembaban dan handuk dapat
menyebabkan anjing dengan rambut panjang menjadi kusut apabila
tindakan menggosok dengan kain penyerap kelembaban dan handuk
dilakukan berlebihan.

▪ High Velocity Dryers


High velocity dryers atau pengering kecepatan tinggi (blasters) adalah
salah satu jenis pengering yang biasanya digunakan di salon dan
penggunaannya pada anjing harus dilakukan dengan hati-hati.

25
Gambar 4.15 High Velocity Dryer
(Sumber: Dallas, dkk. 2006)

▪ Hand-Held Dryers
Hand-held dryers merupakan jenis alat pengering yang biasanya
digunakan oleh manusia. Hand-held dryers digunakan untuk
mengeringkan area-area kecil yang basah dan area-area yang sulit
dijangkau pada anjing besar misalnya area axillaris (ketiak).

Gambar 4.16 Hand-Held Dryer


(Sumber: Dallas, dkk. 2006)

▪ Stand Dryers
Stand dryers adalah salah satu jenis pengering yang biasanya
digunakan di salon yang digunakan untuk anjing ras tertentu seperti
Poodle dan Bichon Frise.

26
Gambar 4.17 Stand Dryers
(Sumber: Dallas, dkk. 2006)

▪ Cage and Cabinet Dryers


Teknik penggunaan pengeringan ini prinsipnya sama, yaitu anjing
diapit di area aman dengan udara hangat yang bersirkulasi di
sekitarnya. Cave dryers adalah pengering yang biasanya menempel
pada peti anjing logam normal, sedangkan cabinet dryers adalah
pengering yang dirancang khusus dengan kipas sirkulasi udara dan
pengukur suhu untuk memastikan keamanan dan kenyamanan anjing.

Gambar 4.18 Cabinet Dryer


(Sumber: Dallas, dkk. 2006)

27
Gambar 4.19 Cage dryer
(Sumber: progroom.com)

28
BAB V
PENUTUP

5.1 Kesimpulan
Anjing Kintamani merupakan salah satu jenis anjing yang sering menjadi
hewan kesayangan manusia. Hal ini menyebabkan Anjing Kintamani
mendapatkan perawatan khusus seperti jenis anjing peliharaan lainnya. Salah
satu perawatan khusus tersebut adalah grooming. Grooming adalah merawat,
memelihara penampilan dan secara tidak langsung menjaga kesehatan hewan
peliharaan.
Peralatan yang umum digunakan untuk grooming anjing adalah brush,
sisir, dematting, clipper, gunting, nail clipper, dan grooming table. Tahapan
grooming adalah peralatan, handling, menyisir bulu, membersihkan bagian
mata, membersihkan telinga, membersihkan mulut dan gigi, memotong kuku,
mandi dan mengeringkan. Grooming sebaiknya dilakukan dua minggu sekali
atau sebulan sekali jika anjing tersebut jarang keluar rumah.

5.2 Saran
Banyak mahasiswa Kedokteran Hewan yang masih belum mengerti
dengan baik mengenai grooming. Oleh karena itu diharapkan pembuatan
makalah ini dapat berguna untuk menambah wawasan para mahasiswa di FKH
Unud dan hendaknya mahasiswa menjadi lebih aktif lagi dalam mencari
literatur mengenai manajemen pemeliharaan hewan kesayangan terutama
Anjing Kintamani.

29 29
DAFTAR PUSTAKA

Ahmad, Y. (2018). 10 Cara Grooming Anjing Sendiri Bagi Pemula. (Online).


Tersedia : http://arenahewan.com/cara-grooming-anjing-sendiri yang
direkam pada mei 2018. ( 01 Desember 2018).

Dallas, S., North, D., Angus, J., 2006. Grooming Manual for the Dog and Cat.
Oxford : Blackwell Publishing Ltd.

Fadhilah, D. (2013). Manfaat Perawatan pada Anjing. (Online). Tersedia :


http://ilmuveteriner.com/manfaat-perawatan-pada-anjing/ yang direkam
pada Agustus 20013. ( 01 Desember 2018).

Puja I K.2007. Anjing Kintamani Maskot Fauna Kabupaten Bangli. Penerbit


Universitas Udayana. Bali. J.