Anda di halaman 1dari 1

Kelompok 2:

Dhea Ayu K.R (4161015)

Emilia Nur S (4161016)

Hanggawati Puspita M.S (4161019)

Ika Kurniawati (4161021)

Peningkatan Bioavaibilitas Sediaan Rektal Ibuprofen Pada Tikus Dengan Poloxamer 188 dan
Menthol

Ringkasan:

Untuk meningkatkan bioavaibilitas ibuprofen ynag memiliki kelarutan yang buruk


dalam air dengan poloxamer dan menthol, meneliti efek menthol dan poloxamer 188 pada
kelarutan ibuprofen dalam air. Uji disolusi dan studi farmakokinetik ibuprofen ditunjukkan
oleh gel poloxamer yang terdiri daripoloxamer 188 dan menthol. Dengan tidak adanya
poloxamer, kelarutan ibuprofen meningkat sampai perbandingan methol:ibuprofen dari 0:10
menjadi 4:6, dimana 4 bagian menthol membentuk campuran eutektikum dengan bagian
ibuprofen. Dengan adanya poloxamer dan menthol dengan rasio yang sama dalam larutan
menunjukkan peningkatan kelarutan yang melonjak pada ibuprofen. Gel poloxamer dengan
rasio menthol dan ibuprofen 1:9 lebih tinggi 15% poloxamer 188 yang menunjukkan
kelarutan maksimum ibuprofen 1,2 mg/ml. Menthol meningkatkan kelarutan ibuprofen dari
gel poloxamer. Mekanisme pelepasan ditunjukkan dengan peningkatan pelepasan ibuprofen
dari poloxamer tanpa pelepasan menthol tetapi obat dilepaskan dari poloxamer gel dengan
menthol oleh difusi ficksion. Selanjutnya, gel poloxamer dengan menthol
(ploxamer/menthol/ibuprofen (15% / 0,25% / 2,5%) memberikan konsentrasi plasma awal
yang signifikan lebih tinggi, Cmax dan AUC ibuprofen daripada suppo padat, menunjukkan
obat dari poloxamer gel dapat lebih terabsorbsi dibangdingkan dengan yang padat pada tikus,
sehingga gel poloxamer dengan poloxamer 188 dan menthol adalah bentuk sediaan rektal
yang efektif untuk ibuprofen.