Anda di halaman 1dari 1

TUGAS OSEANOGRAFI

Nama : Ayunani Agustina (230110140095)


: Indriani Okfri Auralia (230110140100)
Kelas : Perikanan B

Konservatif properties atau sifat konservatif adalah suatu sifat dari


komposisi air laut yang keberadaanya dilaut sangat tetap, dan konsentrasinya
tidak mengalami perubahan yang berarti akibat reaksi biologi dan kimia di laut.
Senyawa-senyawa non konservatif merupakan senyawa yang mudah terurai dan
berubah bentuk didalam suatu badan perairan, seperti senyawa-senyawa organik
antara lain karbohidrat, lemak, dan protein yang mudah terlarut menjadi zat-zat
anorganik oleh mikroba.
Unsur-unsur mayor disebut juga elemen konservatif air laut. Elemen
mayor disuatu perairan jumlahnya sangat banyak. Elemen mayor sendiri tergolong
dalam beberapa logam – logam, yang termasuk dalam elemen mayor adalah B, Br,
Cl, Cs, F, K, Lr, Mg, Mo, Na, Rb, S, Ti, dan U. Gas yang memiliki sifat
Konservatif (tidak terpengaruh oleh proses biologi; N2, Ar dan Xe), serta bersifat
Non-konservatif (dipengaruhi oleh proses biologi; O2 dan CO2).
Unsur karbon merupakan unsur mayor serta bersifat berbeda dibanding
dengan unsur-unsur mayor yang lain. Unsur carbon memiliki sifat konservatif
dikarenakan mudah bereaksi dengan unsur oksigen baik O2 maupun O3, sehingga
unsur karbon bisa dikatakan sebagai unsur yang konservatif, serta waktu tinggal di
dalam lautan pun tidak terlalu lama, namun karena hewan- hewan di laut
melakukan respirasi sehingga banyak menghasilkan unsur karbon sebagai hasil
sampingan yang dihasilkan dari respirasinya, sehingga unsur karbon banyak
dihasilkan di laut.