Anda di halaman 1dari 6

ROLE PLAY PERAWATAN LUKA BAKAR

NAMA ANGGOTA & PERAN:

1. SWASTI TELAUMBANUA : PERAWAT 1


2. BIKA UTAMI : PERAWAT 2
3. SHINTIYA PUTRI TARIGAN : PERAWAT 3
4. ERMIHIZZAH RIFAMI : PERAWAT 4
5. YULI PERMATA SARI : PERAWAT 5
6. RISMA AFIKA SINAGA : ANAK PASIEN
7. RUTINA PASARIBU : PASIEN
8. ANDI SAHPUTRA : SUAMI PASIEN

“ Ny. R datang ke IGD Rumah Sakit X di temani oleh suami dan anaknya, yang
mengelu.h kesakitan pada kakinya karena kesiram air panas , Ny. R merasa nyeri pada
kakinya”

Andi : Suster…. Suster…. Tolong istri saya suster


Rutina : Haduh pah, perih pah sakit pah, mama gak kuat pah
Bika : Mari pak buk saya bantu. ( sambil membopoh klien sampai ke bad)
Afika : tolong ibu saya sus.
Bika : ia dek. Saya akan bantu ibu kamu, sebelumnya saya perkenalkan terlebih dahulu nama
saya perawat bika. Saya yang akanmerawat ibu di UGD, dan rekan saya
Shintiya : selamat malam ibu saya perawat shintiya saya juga ayng akan merwat ibu di UGD ya
buk. Sebelumnya saya ingin bertanaya kenapa kaki ibu bisa seperti ini?
Rutina : ia suster kaki saya tersiram air panas sus. Tolong sus
Bika : Boleh saya liat kakinya buk. Suster Shintiya tolong bawakan peralatan perawatan luka
bakar ya segera.
Shintiya : baik sus. ( sambil berlari mengambil peralatan perawatan luka bakar)
Bika : Apa yang ibu rasakan saat ini?
Rutina : saya merasakan sangat nyeri sekali sus, saya sudah tak tahan lagi.
“ tak lama kemudian Perawat shintiya datang dan membawa alat perawatan luka bakar”
Shintiya : permisi pak buk, sus saya sudah bawakan alat perawatan lukanya. (mendekatakn
peralatan ke dekat tempat tidur pasien)
Bika ; terimakasih suster shintiya
Bika : ayu buk kita bersihkan lukanya, tujuan perawatn luka bakar Ini, agar tidak terjadinya
infeksi pada area luka bakar ibu. ibu bisa Naikkan kakinya ya buk ke bad?
Rutina : oh seperti itu ya sus.
Andi : bisa mah angkat kakinya keatas tempat tidur?
Rutina : aduh pah sakit sekali kaki mamah, gak bisa mamah angkat kaki mamah pah.
Shintiya : mari buk saya bantu angkat kaki ibu.
Rutina : aduh sus sakit sekali sus, pelan…
Andi : ia sus pelan-pelan ya, mamah tahan sedikit ya mah
Rutina ; Ia pah
Bika : Sekarang saya akan bersihkan dulu ya luka bakar ibu. Suster Shintiya tolong bantu saya
untuk mengukur ttv pasien ya sus.
Shintiya : baik suster Bika. (sambil ttv klien )
Bika : oke sus
Rutina : sus sakit gak dibersihkan luka bakar ini? Takut sekali saya sakit sus
Afika : mamak jangan nangis ya mak, mamak harus berani
Andi : ia mah, mamah harus kuat biar cepat sembuh
Bika : sedikit perih buk, ibu tahan ya buk.
Rutina : haduh sus sakit sekali sus, pelan-pelan sus
Bika : ia buk.
“ tak lama kemudian, selesai melakukan perawatan luka, dan melakukan ttv”
Shintiya : suster ini hasil yang saya dapat dari ttv klien
Do : klien tampak lemas dan pucat
Kulit kaki terlihat kemerahan, oedem, dan timbulnya bula
TD : 140/100 mmhg
Temp : 37,5 derajat celcius
Nadi : 74 x/mnt
RR ; 21 x/mnt
Skala nyeri : 7
Grade : 2
Bika : baik lah sus, siapkan alat infuse set, dan telpon bagian nurse station Ruang Melati D
dan suruh siapkan ruangan untuk pasien baru dan buat status pasien ya sus.
Shintiya: ia sus. Ibu punya BPJS?
Rutina : ada sus.
Shintiya : bisa ibu tunjukkan sama saya
Rutina : bisa sus, pah ambilkan tolong BPJS mamah
Andi : ini sus BPJS istri saya
Shintiya : baik pak sebentar ya pak saya antarkan kebagian resepsionis. Saya permisi dulu ya pak
buk
Andi & afika : baik sus

“ Perawat Shintiya pun pergi kebagian respsionis dan menelpon bagian nurse station
Lantai 3 Melati D”

Tuuutttttt,…………tuuutttt,. Tuttttttttt ( suara nada dering Telepon Lantai 3 Melati D)


Yuli : Halo selamat malam, dengan Suster Yuli Nurse Station Lantai 3 Melati,
Shintiya : Halo suster Yuli, tolong siapkan ruangan untuk pasien baru kita dari ruang UGD
Yuli : baik sus akan saya siapkan,
Shintiya : baik sus. (menutup telepon)
Yuli : Suster Ermi…
Ermi : ia suster yuli?
Yuli : Mari sus kita bereskan ruanagn dan bad untuk pasien baru kita
Ermi : baik sus

“ setelah membereskan kamar klien, tak lama kemudian perawat Shintiya pun datang
dengan klien dan keluarga”
Shintiya : selamat siang sus, ini sus pasien baru kita, ruangannya dimana ya sus?
Ermi : disini sus saya hantarkan keruangannya.
Shintiya : baik sus, mari.
“ mereka pun akhirnya samapi keruangan”
Swasti : sini buk saya bantu untuk naik keatas bad
Rutina : ia sus, pelan-pelan ya sus
Swasti : baik bu.
Shintiya : baiklah suster Swasti, yuli ermi. Saya kembali ke IGD dulu ya, dan ini status
pasiennya ya sus, pasien ini BPJS ya sus.
Yuli : oh ia suster Shintiya, terimakasih ya.
Shintiya : baik sus, sama-sama
“akhirnya pun perawat shintiya pergi meninggalkan ruangan tersebut.”
Yuli : halo ibu, selamat malam ibu, perkenalkan saya perawat yuli, dan kedua rekan saya
Swasti : halo ibu selamat malam saya perawat Swasti
Ermi : saya perawat Ermi buk, saya dan kedua rekan saya yang akan merawat ibu dari jam
20:00- 09:00 pagi, jika ibu butuh sesuatu, bapak bisa hubungin bagin nurse station ya pak
bu.
Andi : oh ia sus terimaksih ya sus atas informasinya
Afika : mak cepat sembuh ya, biar pulang kita
Swasti : ia pak , apa yang iburasakan saat ini buk?
Rutina : masih nyeri sus, rasanya sakit sekali
Swasti : selain nyeri apakah ada lagi yang ibu rasakan ?
Rutina : gak ada sus hanay nyeri saja sama sakit lah sus kayak denyut gitu dia
Swasti : baiklah buk, sekarang ibu istirahat saja dulu, besok kita akan melakukan perawatan luka
bakar lagi ya buk. Saya dan kedua rekan saya permisi ya bu
Rutina : baik sus terimakasih ya sus.
Yuli : selamat malam ibu semoga mimpi indah dan lekas sembuh

“keesokan harinya perawat pun mendatangi ruangan dimana klien dirawat”


Yuli : Selamat pagi ibu, bagaimana keadaan ibu sekarang
Rutina : sudah mendinagn sus nyeri saya juga sudah berkurang sus.
Ermi : apakah ibu sudah makan?
Rutina : sudah sus
Swasti : baiklah buk saya akan melakukan perawatan luka bakar pada ibu
Rutina : oh ia sus silahkan
Swasti : suster ermi tolong siapkan alat perawatan luka bakar ya
Ermi : baik sus. Saya permisi dulu ya sus (smabil pergi mengambil alat perawatan luka bakar)
Swasti : suster yuli tolong perika ttv pada klien kita ya sus.
Yuli : baik sus

“:tak lama kemudian Perawat ermi pun datang dan membawa peralatan perawatan luka,
dan perawat yuli pun melakukan selesai melakukan ttv”
Yuli : sus ini hasil yang saya dapatkan
TD : 120/100 mmhg
Nadi : 60 x/mnt
RR : 21x/mnt
Swasti : baiklah sus . terimaksih
Ermi : permisi ibu, ini peralatan perawatan luka bakarnya
Swasti : terimaksih ya sus.
Yuli : ada yang ingin ibu tanyakn kepada kita
Rutina : tidak ada sus
Swasti : baiklah buk saya akan merawat luka bakar ibu ( melakukan tindakan )
Rutina : silahkan sus
“ tak lama kemudin perawat swasti pun selesai melakukan perawatan luka”
Swasti : baik lah buk disini saya sudah selesai melakukan perawatan pada ibu. Saya permisi ya
pak buk dek.
Andi : terimaksih ya sus.
Swasti : ia pak
“ setelah beberapa hari klien pun sembuh dan diperbolehkan pulang”

SEKIAN DAN TERIMAKASIHS