Anda di halaman 1dari 342

2011

laporan tahunan

Building A Solid Foundation


2011 Building A Solid Foundation 1
laporan tahunan daftar isi
Ikhtisar Kinerja 2011 2

Tentang Perusahaan
Sekilas Perusahaan 8
Visi, Misi dan Nilai-nilai Perusahaan 10
Sinergi Bisnis 12
Wilayah Operasional 14
Jejak Langkah Perusahaan 16
Peristiwa Penting 2011 18
Penghargaan dan Sertifikasi 2011 19
Ikhtisar Keuangan 20
Ikhtisar Saham 22
Ikhtisar Operasional 24
Rencana dan Strategi Perusahaan 2011 25
Tinjauan Industri 29

Dari Manajemen
Laporan Dewan Komisaris 42
Laporan Direksi 48

Tinjauan Bisnis 58
Tinjauan Kinerja Bisnis 60
Tinjauan Pendukung Bisnis 80
Sumber Daya Manusia 96
Teknologi Informasi 102

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan 106


Laporan CSR 108

Laporan Tata Kelola Perusahaan 114


Tata Kelola Perusahaan 116

Tinjauan Keuangan 136


Diskusi dan Analisa Manajemen 138

Data Perusahaan 161


Profil Dewan Komisaris 162
Profil Direksi 164
Struktur Organisasi 166
Alamat Entitas Anak 168
Lembaga dan Profesi Penunjang 168
Tanggung Jawab Anggota Dewan Komisaris
dan Direksi Atas Laporan Tahunan 2011 169

Laporan Keuangan Konsolidasi 171


1
Tahun 2011 merupakan tahun yang dinamis bagi ABM Investama.
Sinergi unit bisnis, kerja keras dan semangat meraih prestasi

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


tertinggi menghasilkan pencapaian kinerja yang meningkat signifikan.
Di saat yang sama, Perusahaan berfokus untuk membangun
landasan operasional yang solid di seluruh unit usaha dengan
menyempurnakan proses bisnis, membangun sistem yang efektif
dan handal sesuai karakteristik bisnis masing-masing unit usaha,
serta mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkarakter
dan berkompetensi. “Building a solid foundation” adalah tema yang

Building A Solid Foundation


tepat untuk menggambarkan tekad dan semangat kami mewujudkan
grup ABM sebagai entitas bisnis lokal yang tangguh dan tangkas
menghadapi berbagai tantangan dan mampu bertahan sampai abad
berikutnya.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Menciptakan
pertumbuhan
kinerja
berkelanjutan
2
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Dengan dukungan sinergi yang terintegrasi dari unit-


unit usaha yang terangkum dalam bisnis sumber
daya energi, jasa energi dan infrastruktur energi,
serta kontribusi dari sumber daya manusia yang
handal, pada tahun 2011 ABM Investama berhasil
meraih pertumbuhan pendapatan sebesar 47,7%
dan peningkatan laba bersih sebesar 226%, yang
mencerminkan konsistensi peningkatan kinerja
berkelanjutan dari seluruh unit usaha bisnis grup ABM.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

226 %
(dalam juta Rupiah)

415.740
127.324

LABA BERSIH meningkat


signifikan dibandingkan
tahun sebelumnya.
2010 2011

47,7 %
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
(dalam juta Rupiah)
6.626.275
4.486.419

PENDAPATAN tumbuh
pesat dibandingkan tahun
sebelumnya.
2010 2011
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

4
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

SDM Berkualitas
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Untuk merespon tantangan dan menyesuaikan


diri terhadap tuntutan pasar yang dinamis dan
terus berkembang, ABM Investama mengerahkan
seluruh sumber daya manusia yang berkualitas dan
kemampuan yang dimiliki agar Perusahaan menjadi
kuat dan kompetitif.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

6
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Program CSR
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Setiap kegiatan usaha yang dilaksanakan


Perusahaan, akan memberikan dampak ekonomi,
sosial dan lingkungan bagi masyarakat, serta
menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat
lingkar tambang agar dapat memberikan nilai
tambah bagi kualitas hidupnya.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Laporan
Data
Keuangan Laporan
Data
Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan
Konsolidasi Perusahaan
Konsolidasi

Sekilas Perusahaan

8
PT ABM Investama Tbk (ABM Investama), adalah perusahaan energi
terintegrasi yang melakukan investasi strategis di sektor terkait energi antara
lain sumberdaya (resources), jasa (services) dan infrastruktur (infrastructure).
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Grup ABM menyediakan solusi energi terintegrasi dengan bisnis sinergi yang
berfokus pada tiga unit bisnis utama yaitu produksi batubara, jasa kontraktor
pertambangan, dan solusi tenaga listrik yang didukung oleh dua komponen
bisnis penting yaitu jasa servis engineering dan logistik terintegrasi.

Perusahaan didirikan pada tanggal 1 Juni 2006 dengan nama PT Adiratna Bani
Makmur di bawah naungan grup Tiara Marga Trakindo (TMT). Grup TMT adalah
sebuah kelompok usaha dengan 12 anak perusahaan yang berkecimpung di
industri alat berat dan telah membangun reputasi bisnis selama 40 tahun.
Pendirian Perusahaan menandakan keinginan grup TMT untuk mengembangkan
dan mengoptimalkan unit-unit usaha yang terkait dengan sektor energi untuk
menciptakan sinergi dan efisiensi terbaik.

Pada tahun 2009 perusahaan berganti nama menjadi PT ABM Investama dan
mengakuisisi mayoritas saham beberapa perusahaan di bawah grup TMT.
Reorganisasi ini menjadikan ABM Investama sebagai perusahaan holding yang
kuat yang bertugas untuk memberikan arahan dan perencanaan bisnis serta
melakukan ekspansi melalui investasi strategis sehingga unit-unit usaha dapat
menjadi entitas bisnis yang lebih terbuka, lebih progresif dan lebih responsif
menghadapi iklim persaingan usaha yang semakin ketat dan menantang serta
mampu memberikan nilai tambah kepada seluruh pemangku kepentingan.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Sekilas Perusahaan

Mengembangkan organisasi
yang komprehensif, saling
bersinergi dan terintegrasi.
9
Pada tanggal 6 Desember 2011 melakukan ekspansi melalui investasi
perusahaan mencatatkan 550,6 strategis di masing-masing anak
juta lembar saham di Bursa Efek usahanya. Hingga saat ini, unit-

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Indonesia dengan kode ABMM. Sejak unit usaha ABM Investama yaitu
saat itu PT ABM Investama menjadi PT Reswara Minergi Hartama
perusahaan publik dengan nama (Reswara), PT Cipta Kridatama
PT ABM Investama Tbk. (CK), PT Sumberdaya Sewatama
(Sewatama), PT Sanggar Sarana
Sebagai perusahaan holding, Baja (SSB) dan PT Cipta Krida Bahari
peran utama ABM Investama (CKB Logistics), telah berkembang
tidak hanya mengintegrasikan menjadi sub-holding dengan 11 anak
anak-anak usahanya, namun juga perusahaan dengan total karyawan
melakukan investasi strategis sekitar 7.500 orang.
dalam upaya memberdayakan
(empower) unit usaha agar dapat Perusahaan terus berupaya
tumbuh lebih cepat dan lebih kuat memperluas portofolio bisnis sektor
serta mampu memberikan nilai energi melalui pertumbuhan unit
tambah kepada seluruh pemangku usaha, meningkatkan profitabilitas
kepentingan. Dalam dua tahun dan mengembangkan organisasi yang
terakhir, ABM Investama telah komprehensif, saling bersinergi dan
berhasil mendampingi anak usahanya terintegrasi.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Visi, Misi dan Nilai-nilai Perusahaan

Visi

Untuk menjadi perusahaan investasi


terkemuka dengan melakukan berbagai
investasi strategis di bidang sumber daya
energi, jasa energi dan infrastruktur energi.

Misi

1. Secara terus menerus menciptakan lapangan kerja yang


layak dan berkualitas bagi sebanyak mungkin rakyat
10
Indonesia.
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

2. Selalu memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan


dan menguntungkan yang selalu memaksimalkan nilai
pemegang saham.

3. Senantiasa menyediakan solusi-solusi bernilai tambah


yang akan mengoptimalkan kepuasan pelanggan.

4. Secara aktif terlibat dalam masyarakat sebagai warga


korporat yang baik.

Karyawan kami memiliki semangat menghadapi


tantangan, melakukan perbaikan terus menerus
untuk menuju kesempurnaan.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Visi, Misi dan Nilai-nilai Perusahaan

Nilai-nilai Inti
Perusahaan menanamkan setiap nilai dalam operasional sehari-hari untuk
memperkuat jiwa kepemimpinan.
INTEGRITAS
Kita senantiasa menerapkan standar etika dan moral tertinggi dengan selalu
mengedepankan azas kejujuran dan keadilan dalam setiap kegiatan.

PENGEMBANGAN BERKELANJUTAN
Kita bertekad untuk senantiasa mengembangkan perusahaan kita berikut sumber daya
manusianya.

KEUNGGULAN
Kita terus berupaya untuk mencapai standar kinerja tertinggi.

PROAKTIF
Kita terus mencari teknik-teknik dan pendekatan-pendekatan baru untuk meningkatkan mutu
bisnis kita.

AKUNTABILITAS
Kita bertanggung jawab kepada seluruh pemangku kepentingan atas segala keputusan dan
tindakan yang kita ambil.

KERJA SAMA KELOMPOK


Kita mendorong dan mendukung keanekaragaman tenaga kerja berdasarkan azas saling
percaya dan saling menghormati, serta bersama-sama mencapai semua sasaran yang telah 11
ditetapkan dengan berkomunikasi secara baik.

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Sifat-sifat Kepemimpinan
KOMPETEN
Menunjukkan kompetensi kepemimpinan dalam mengambil keputusan yang tepat.

BERWAWASAN KE DEPAN
Dapat menetapkan tujuan secara menyeluruh; memiliki visi yang dapat dikomunikasikan
dengan baik dan kemudian dimiliki oleh seluruh anggota organisasi; mempunyai gambaran
bagaimana cara untuk meraih keberhasilan dan menetapkan prioritas berdasarkan nilai-nilai
inti perusahaan.

MENGINSPIRASI
Memperlihatkan kepercayaan diri dalam semua interaksi; memegang kendali; memiliki daya
tahan; senantiasa berkomunikasi, memberi inspirasi, dan memberdayakan para karyawan
untuk terus berprestasi.

MENGAKTUALISASI DIRI
Terus mengembangkan potensi diri dan mencari tantangan baru.

JUJUR DAN RENDAH HATI


Selalu bersikap tulus, rendah hati, dapat diandalkan, dan jujur dalam menjaga kepercayaan.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Sinergi Bisnis

Diperkirakan terdapat 221 juta ton cadangan


batubara dan 561 juta ton sumber daya batubara

Kapasitas produksi diharapkan meningkat secara Kemampuan untuk meningkatkan layanan


signifikan dari 1,0 juta ton menjadi 12,5 juta ton ABM Group.
dalam jangka sedang.

Perusahaan penyedia Termasuk kontraktor


listrik temporer terbesar, pertambangan 5 besar*
dengan pangsa pasar 42% di Indonesia.
di Indonesia.
Kapasitas pembangkit listrik Menyediakan layanan penuh jasa
mendekati 1 GW. pertambangan dari tambang ke pelabuhan

Memperluas portofolio dengan


meningkatkan bisnisnya
disektor Independent Power
Production (IPP).

12
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

SSB dan CKB menyediakan layanan jasa rekayasa dan dukungan


logistik terintegrasi untuk grup ABM dan grup TMT.

Anak perusahaan menyediakan layanan intragroup, sehingga dapat mencapai efisiensi biaya
dan meningkatkan dukungan untuk bisnis grup.

Bisnis kami terdiri dari tiga unit bisnis utama yakni produksi batubara, jasa kontrak pertambangan dan solusi
ketenagalistrikan, yang didukung oleh dua komponen penting yakni layanan jasa rekayasa dan logistik terintegrasi.

Berkomitmen untuk memberikan layanan dan produk yang lebih beragam, pola bisnis terpadu ini menciptakan sinergi
dan memberikan solusi energi yang menyeluruh, sehingga kami dapat menciptakan struktur biaya yang lebih efisien;
meningkatkan profitabilitas, dan menjamin keberlanjutan bisnis.

* Dengan catatan Thiess dan Leighton tergabung dalam satu group yaitu Leighton Group.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Sinergi Bisnis

ABM Investama adalah


sebuah perusahaan energi terpadu

Valle Verde Pte. PT Tiara Marga


Publik
Ltd. Trakindo (“TMT”)
55% 23% 22%

99,99% 99,99% 99,98% 99,96% 99,99%

PT Reswara PT Cipta PT Sumberdaya PT Sanggar PT Cipta Krida


Minergi Hartama Kridatama Sewatama Sarana Baja Bahari
COAL PRODUCTION CONTRACT MINING POWER SOLUTIONS ENGINEERING SERVICES INTEGRATED LOGISTICS

PT Tunas Inti PT Prima Wiguna PT Alfa Trans


PT Meppogen 13
Abadi Parama Raya
COAL PRODUCER IPP – GAS MATERIAL HANDLING SHIPPING COMPANY

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


PT Pelabuhan PT Pradipa PT Baruna Dirga
Buana Reja Aryasatya Dharma
PORT SERVICE/ IPP – THERMAL ENERGY COAL LOGISTICS
MANAGEMENT

PT Media Djaya PT Nagata Bisma


Bersama Shakti
IPP – RENEWABLE
HOLDING COMPANY ENERGY

PT Bara Energi
Lestari
COAL PRODUCER

PT Mifa
Bersaudara
COAL PRODUCER

Berkomitmen untuk tumbuh dalam kegiatan bisnis yang


fokus pada penambangan batubara, jasa kontraktor
pertambangan, solusi ketenagalistrikan, jasa rekayasa, dan
logistik terintegrasi.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Wilayah Operasional

14
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

KEBERADAAN DAN CAKUPAN PASAR DI SELURUH INDONESIA

Sebagai perusahaan energi terpadu yang terkemuka, kami menyadari bahwa tanggung
jawab kami kepada bangsa dimulai dari peran kami sebagai penyedia energi untuk
kehidupan modern. Cara kami menjalankan bisnis dengan menjunjung tinggi standar
etika dan hukum, menjaga lingkungan, serta melaksanakan praktik-praktik warga
korporat yang baik di tengah masyarakat adalah bagian dari tanggung jawab kami.
Begitu pula dengan interaksi kami dengan seluruh pemangku kepentingan, dalam hal
ini masyarakat luas.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Wilayah Operasional

Dengan menjalankan kegiatan bisnis terpadu sejak 2009 di seluruh


Indonesia melalui anak perusahaannya, ABM Investama memastikan
kehadirannya dan menyediakan layanan dari bagian barat hingga jauh ke
timur Indonesia.

15

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Kantor Logistik Lokasi Proyek Workshop Jasa Rekayasa Kantor Jasa Rekayasa
Terintegrasi Pertambangan
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Jejak Langkah Perusahaan

PT Alfa Trans Raya dibentuk


sebagai anak perusahaan dari
CKB Logistics pada tanggal
AHK Hamami mendirikan PT Sumberdaya
28 November sebagai
PT Trakindo Utama (Trakindo), Sewatama, anak
perusahaan perkapalan yang
yang kemudian menjadi satu- Perusahaan di bawah Trakindo Utama menjadi
memberikan pelayanan
satunya distributor resmi dari Trakindo didirikan pada sebuah induk perusahaan
terutama di sektor yang
peralatan berat dan mesin-mesin tanggal 27 Maret untuk yang terintegrasi, hal
PT Cipta Krida Bahari, terkait dengan industri energi,
Caterpillar di Indonesia. penyediaan tenaga listrik ini ditandai dengan
sebuah perusahaan serta membeli kapal pertama
melalui penyewaan berubahnya PT Trakindo
freight forwarding yang diberi nama Alfa Trans
genset untuk berbagai Utama menjadi PT Tiara
didirikan pada tanggal Satu pada Desember.
proyek. Marga Trakindo (TMT)
9 Mei.
pada tanggal
16 Agustus.
16

1970 1977 1992 2006


1997 2000
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

PT Cipta Krida Bahari


memperkenalkan nama
Trakindo mendirikan anak PT Cipta Kridatama didirikan dan logo baru sebagai
perusahaan, PT Sanggar pada tanggal 8 April untuk CKB Logistik.
Sarana Baja pada memenuhi kebutuhan
tanggal 19 Maret untuk pasar terhadap jasa
menyediakan rancangan pelayanan sewa alat berat
(desain) dan pelayanan dan kemudian menjadi
fabrikasi untuk kebutuhan kontraktor pada industri
pasar yang berkaitan dengan pertambangan.
peralatan berat.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Jejak Langkah Perusahaan

Pada bulan Maret, PT ABM Investama meningkatkan investasi saham


dengan melakukan konversi Obligasi Wajib Konversi, yang setara dengan
64,7111% saham PT ABM Investama. Konversi in dilakukan oleh Valle
Verde Ltd, perusahaan berbasis Singapura milik Keluarga Hamami.

PT ABM Investama menjadi


pemilik saham mayoritas
atas PT Cipta Kridatama pada
Pada tanggal 23 Mei, PT Sumberdaya Sewatama (SS) membentuk 2 anak
tanggal 10 Desember.
perusahaan baru dengan nama PT Nagata Bisma Shakti (Nagata), yang
berfokus pada energi terbarukan, dan PT Pradipa Aryasatya (Pradipa)
dengan fokus pada energi thermal, sejalan dengan rencana ekspansinya
ke Pembangkit Tenaga Listrik Independen/Captive.

Pada bulan Desember, PT Reswara Minergi Hartama


PT Sumberdaya Sewatama didirikan pada tanggal Pada tanggal 26 Mei, PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics) memperluas
dan PT Sanggar Sarana Baja 16 November, diposisikan portofolio melalui pendirian PT Baruna Dirga Dharma (BDD), sebuah
mengambil alih PT Tunas sebagai sebuah sub-holding perusahaan untuk transportasi batubara & layanan tongkang dan
Inti Abadi, sebuah konsesi di bidang pertambangan kapal tunda.
batubara di Kalimantan Selatan. terintegrasi menangani sektor
industri yang berkaitan dengan Pada tanggal 26 Juni PT Sanggar Sarana Baja (SSB) mendirikan PT Prima
pertambangan batubara. Wiguna Parama (PWP) untuk mengelola penanganan peralatan yang
terkait dengan industri energi.

2009
2007 2010 2011 17

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


PT Tiara Marga Trakindo
mengambil alih PT Adiratna
Bani Makmur pada bulan Pada tanggal 28 Juni Reswara mengakuisisi PT Media Djaya Bersama
Agustus dan mengubah Pada bulan Desember, untuk
(MDB), yang mengoperasikan dua konsesi batubara di Aceh yaitu
nama menjadi PT ABM mendukung perdagangan
PT MIFA Bersaudara dan PT Bara Energi Lestari (BEL).
Investama, yang kemudian Compliant Coal yang
menjadi pemilik saham diproduksi oleh PT TIA dan
mayoritas dari PT Sanggar batubara lainnya. Reswara
Sarana Baja, PT Sumberdaya mendirikan PT Pelabuhan
Sewatama, PT CKB Logistics, Buana Reja yang akan
PT Tunas Inti Abadi, dan juga menjadi pemilik dan pengelola
pemilik minoritas PT Cipta pelabuhan untuk batubara.
Pada tanggal 21 September, PT Sanggar Sarana Baja (SSB)
Kridatama. memperkenalkan logo baru perusahaan.

Pada bulan November,


PT Sumberdaya Sewatama
membeli saham minoritas di
Pada tanggal 6 Desember, ABM Investama berhasil melaksanakan
PT Metaepsi Pejebe Power
pencatatan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia dan resmi
Generation (Meppogen),
menjadi Perusahaan Publik.
sebuah perusahaan pembangkit
listrik yang beroperasi di
Sumatera Selatan.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Peristiwa Penting 2011

03
01
Desember
26 Mei
CKB Logistics melebarkan portofolio
nya dengan mendirikan PT Baruna Dirga November
Dharma (BDD), jasa transportasi untuk
Maret batubara (Tug & Barges).
ABM Investama meningkatkan Oktober
ekuitasnya dengan mengkonversi
Obligasi Wajib Konversi ABM yang
dimiliki oleh Valle Verde Ltd. September

02
Agustus

Juli
08
23 Mei
Sumberdaya Sewatama mendirikan
2 anak usaha yaitu PT Nagata Bisma Juni
Shakti & PT Pradipa Aryasatya.

Mei
18 6 Desember
Listing Day di IDX
April
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Maret 09 26 Desember
ABM Investama melakukan pelunasan
pinjaman terhadap Bank Permata
Februari 06 22 September sebesar Rp225 miliar.
ABM Investama melakukan
penandatangan prospektus untuk
Januari submission ke Bappepam sebagai
bagian dari proses menuju IPO.

04
07

28 Juni
Anak usaha ABM Investama, Reswara
melakukan akuisisi PT Media Djaja
Bersama (MDB), yang mengoperasikan
2 konsesi batubara di Nanggroe Aceh
Darussalam.
8 November
Public Expose di Ritz Carlton.

05

21 September
Sanggar Sarana Baja memperkenalkan
logo baru untuk lebih memperkuat
positioningnya.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Penghargaan dan Sertifikasi 2011

KADARIGAT AWARD KADARIGAT AWARD KADARIGAT AWARD


(Medium W/S – Best EMS ISO 14001) (Medium W/S – Best Hydrocarbon (Medium W/S – Best Total Score)
PT Sumberdaya Sewatama Management) PT Sumberdaya Sewatama
PT Sumberdaya Sewatama

19

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Sertifikat OHSAS Penghargaan Upakarti
18001:2007 Pratama Keselamatan
PT Sumberdaya Pertambangan
Sewatama PT Tunas Inti Abadi
Penghargaan Kecelakaan
Nihil (Zero Accident)
Sertifikat Audit Sertifikat Pencatatan
PT Tunas Inti Abadi
Sistem Manajemen Bursa Efek Indonesia
Keselamatan dan PT ABM Investama
Kesehatan Kerja
PT Sumberdaya
Sewatama

Sertifikat Sertifikat
ISO 9001:2008 ISO 14001:2004
PT Sanggar Sarana Baja PT Sanggar Sarana Baja
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Ikhtisar Keuangan

(dalam juta Rupiah)


URAIAN 2011 2010 2009 2008 2007

LAPORAN POSISI KEUANGAN

Aset Lancar 4.268.611 2.106.194 2.001.334 1.384.649 1.174.987


Aset Tetap - Bersih 4.007.349 2.107.655 1.532.725 1.469.802 1.266.307
Total Aset 9.883.180 4.890.266 4.199.977 3.549.129 3.062.585
Liabilitas Jangka Pendek 3.134.821 2.359.085 1.797.869 2.338.481 1.743.025
Liabilitas Jangka Panjang 3.725.353 1.404.745 1.301.583 2.022.469 1.559.872
Total Liabilitas 6.860.174 3.763.830 3.099.452 4.360.950 3.302.897
Total Ekuitas (Defisiensi Modal) 3.023.006 1.126.436 1.100.525 (811.821) (240.312)
Total Liabilitas dan Ekuitas 9.883.180 4.890.266 4.199.977 3.549.129 3.062.585
KINERJA OPERASI

Penjualan dan Pendapatan Jasa 6.626.275 4.486.419 3.926.320 3.235.172 2.379.876


Laba Bruto 1.381.717 713.025 469.094 120.790 168.762
Laba (Rugi) Usaha 656.022 315.772 491.429 (469.841) (341.516)
Laba (Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan 464.406 237.417 379.814 (578.617) (413.843)
Laba (Rugi) Bersih Komprehensif 415.740 127.324 (11.346) (3.913) (3.817)
RASIO USAHA
20
Laba (Rugi) Usaha/Penjualan dan Pendapatan Jasa 9,9% 7,0% 12,5% -14,5% -14,4%
Laba (Rugi) Bersih Komprehensif/Penjualan dan 6,3% 2,8% -0,3% -0,1% -0,2%
Pendapatan Jasa
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Laba (Rugi) Usaha/Total Ekuitas 21,7% 28,0% 44,7% -57,9% -142,1%


Laba (Rugi) Bersih Komprehensif/Total Ekuitas 13,8% 11,3% -1,0% -0,5% -1,6%
Laba (Rugi) Usaha/Total Aset 6,6% 6,5% 11,7% -13,2% -11,2%
Laba (Rugi) Bersih Komprehensif/Total Aset 4,2% 2,6% -0,3% -0,1% -0,1%
RASIO PERTUMBUHAN

Penjualan dan Pendapatan Jasa 47,7% 14,3% 21,4% 35,9% -


Laba Bruto 93,8% 52,0% 288,4% -28,4% -
Laba (Rugi) Usaha 107,8% -35,7% 204,6% -37,6% -
Laba (Rugi) Bersih Komprehensif 226,5% 1222% -190,0% -2,5% -
Total Aset 102,1% 16,4% 18,3% 15,9% -

Total Liabilitas 82,3% 21,4% -28,9% 32,0% -

Total Ekuitas 168,4% 2,4% 235,6% -237,8% -


Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Ikhtisar Keuangan

Total Aset dan Total Liabilitas


(dalam juta Rupiah)

9.883.180

6.860.174

4.890.266

4.360.950
4.199.977
3.763.830

3.549.129

3.302.897
3.099.452

3.062.585
Total Aset

Total Liabilitas

11 10 09 08 07

Total Hutang dan Total Ekuitas


(dalam juta Rupiah)
4.928.352

1.924.066

1.882.069

21
1.726.372
1.678.949
1.126.436

1.100.525
3.023.006

(811.821)

(240.312)

Total Hutang

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Total Ekuitas

11 10 09 08 07

Penjualan & Pendapatan Jasa dan Laba (Rugi) Usaha


(dalam juta Rupiah)
6.626.275

4.486.419

3.926.320

3.235.172
656.022

2.379.876
491.429
315.772

(341.516)
(469.841)

Penjualan & Pendapatan Jasa

Laba (Rugi) Usaha

11 10 09 08 07
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Ikhtisar Saham

550,6 juta
Penawaran Umum Perdana Penjual dengan nilai nominal Rp500
Saham setiap saham (Saham Divestasi), yang
Pada tanggal 28 November 2011, terdiri dari 137.463.000 saham biasa
PT ABM Investama Tbk melakukan aksi atas nama milik TMT dan 5.000 saham Lembar Saham dilepas pada
Penawaran Umum Perdana Saham (Initial biasa atas nama milik Achmad Hadiat IPO ABM Investama (20%)
Public Offering – IPO) kepada masyarakat Hamami.
dengan menawarkan 550.633.000 saham
Sebanyak-banyaknya 10% dari jumlah

3.750
biasa atas nama dengan nilai nominal
Rp500 setiap saham. Saham-saham
yang ditawarkan dalam Penawaran
saham yang ditawarkan dalam Penawaran
Umum atau sejumlah 55.063.000
Rp
Umum ini dicatatkan pada PT Bursa Efek saham akan dialokasikan pada program
Indonesia (BEI) sesuai dengan Perjanjian Management and Employee Stock Harga Penawaran Perdana
Pendahuluan Pencatatan Efek yang telah Allocation (MESA) sesuai Pernyataan
dibuat antara Perseroan dengan BEI Keputusan Rapat Para Pemegang Saham
No.S-05664/BEI/PPJ/08-2011 tanggal Secara Edaran Sebagai Pengganti Rapat
16 Agustus 2011. Umum Pemegang Saham Perseroan
tanggal 27 Juli 2011.
Jumlah saham ditawarkan merupakan
20% (dua puluh persen) dari modal Keseluruhan saham tersebut ditawarkan
ditempatkan dan disetor penuh dalam dengan harga penawaran sebesar
Perseroan setelah Penawaran Umum Rp3.750 setiap saham sehingga jumlah
22 Perdana, yang terdiri dari: seluruh nilai Penawaran Umum adalah
• Sejumlah 413.165.000 saham biasa sebesar Rp2.064.873.750.000 yang
atas nama yang merupakan saham terdiri dari sebesar Rp1.549.368.750.000
baru Perseroan dengan nilai nominal saham biasa atas nama dan sebesar
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Rp500 setiap saham; Rp515.505.000.000 dari Saham Divestasi.


• Sejumlah 137.468.000 saham biasa
atas nama milik Pemegang Saham

Struktur Pemilikan Saham


Pemilik Minimal 500 Lembar Saham
No Status Pemilik
Jumlah PS Jumlah Saham % Pemilikan

PEMODAL NASIONAL
1. Perorangan INDONESIA 595 74.632.500 2,71079
2. Karyawan 423 7.270.500 0,26408
3. Yayasan 3 5.047.500 0,16333
4. Dana Pensiun 7 5.863.000 2,21295
5. Asuransi 2 1.300.000 0,04722
6. Perseroan Terbatas 30 667.822.000 24,25652
7. Reksadana 20 50,049.500 1,81789
Sub Total 1.080 811.985.000 29,49278
PEMODAL ASING
8. Perorangan Asing 10 1.160.000 0,04213
9. Badan Usaha Asing 50 1.940.020.000 70,46508
Sub Total 60 1.941.180.000 70,50721
TOTAL 1.140 2.753.165.000 100
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Ikhtisar Saham

Komposisi Pemegang Saham per 31 Desember 2011

11,54% 10,46%

23,00%

CitiBank Singapore A/C BJBS AS Asia

PT Tiara Marga Trakindo


Pemegang Saham Pengendali
Valle Verde PTE LTD

Publik dibawah 5%
55,00%

Kinerja Saham di Bulan Desember 2011 setelah IPO

23

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Kebijakan Dividen
Berdasarkan Undang-undang No. 40 ditetapkan oleh Direksi setelah mendapat dapat mengurangi jumlah dividen yang
Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, persetujuan dari Dewan Komisaris. akan dibayarkan atau tidak melakukan
pembagian dividen dilakukan berdasarkan pembayaran dividen sama sekali.
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Setelah dilaksanakannya Penawaran Pembayaran dividen di masa yang akan
Tahunan (RUPST) atau Rapat Umum Umum Perdana Saham, mulai tahun 2013 datang akan bergantung pada berbagai
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). berdasarkan laba bersih tahun 2012, faktor, antara lain pada:
Perseroan berniat untuk mempertahankan • Laba ditahan, kinerja operasional dan
Sebelum berakhirnya tahun keuangan, rasio pembayaran dividen sebanyak- keuangan, kondisi keuangan, kondisi
dividen interim dapat dibagikan sepanjang banyaknya 35% dari laba bersih untuk masa likuiditas, prospek bisnis di masa yang
hal itu diperbolehkan oleh anggaran dasar yang akan datang. akan datang, kebutuhan kas, peluang
Perseroan dan pembagian dividen interim bisnis; serta
tidak menyebabkan aset bersih Perseroan Dengan tetap memperhatikan persetujuan • Kepatuhan terhadap hukum dan
menjadi kurang dari modal ditempatkan RUPS, Direksi dapat, dari waktu ke waktu, peraturan yang berlaku serta faktor lain
dan disetor penuh serta cadangan wajib mengubah kebijakan pembagian dividen yang dianggap relevan oleh Direksi.
Perseroan. Pembagian dividen interim Perseroan. Dalam kebijakannya, Direksi
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Ikhtisar Operasional

Pertambangan Batubara

Produksi dan Penjualan Strip Ratio Rata-rata*


(ribu ton) (%)

5,8
2.163

4,4

4,1
1.179

113

11 10 09 11 10 09
* Strip ratio rata-rata adalah strip ratio yang digunakan sebagai dasar
perhitungan biaya penambangan berdasarkan Laporan JORC

Kontraktor Pertambangan

Pengupasan Lahan Pengambilan Batubara


(juta BCM) (juta ton)
24
118

10,6
104
100
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

8,3

7,1

11 10 09 11 10 09

Solusi Ketenagalistrikan

Total Kapasitas Terpasang Tingkat Utilisasi Rata-rata


(MW) (%)
934

792

758

74

74

70

11 10 09 11 10 09
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Rencana dan Strategi Perusahaan 2011

Di tahun 2011 Perusahaan fokus untuk


memastikan bahwa seluruh unit usaha
telah terintegrasi secara lengkap, sinergis
dan saling terkait serta mengukuhkan
komitmen untuk melakukan perbaikan 25
dan penyempurnaan proses bisnis di
semua lini agar menjadi sistem yang

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


berkelanjutan.

Sampai akhir tahun 2010, kondisi Strategi Pertumbuhan


ekonomi Indonesia sangat baik. Tingkat Visi ABM Investama adalah menjadi
pertumbuhan GDP (Gross Domestic perusahaan investasi terkemuka di
Product) mencapai 6,1%, yang merupakan bidang sumber daya energi, jasa energi
pencapaian tertinggi dibandingkan dengan dan infrastruktur energi. Dengan visi
tahun-tahun sebelumnya. Kondisi ini juga tersebut, perusahaan harus memastikan
didukung oleh situasi sosial dan politik bahwa portofolio bisnis yang dimiliki telah
yang relatif stabil dan terkendali sepanjang didukung oleh sumber daya yang cukup
tahun sehingga mampu meningkatkan dan strategi pertumbuhan yang tepat
kembali iklim investasi yang sebelumnya untuk menjadi pemimpin di industrinya
sempat tertahan. Berdasarkan fakta masing-masing. Strategi yang baik
tersebut ABM Investama melangkah harus didukung dengan langkah-langkah
optimis memasuki tahun 2011 dengan implementasi yang terukur dan perbaikan
merencanakan percepatan pertumbuhan proses-proses bisnis yang ada secara
dengan memacu peningkatan berkelanjutan.
produksi, merger dan akuisisi serta
merencanakan alternatif pendanaan untuk
ekspansi Perusahaan.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Rencana dan Strategi Perusahaan 2011

Perusahaan terus mencari dan perusahaan tidak membatasi kemungkinan


mengembangkan peluang-peluang yang berinvestasi ke segmen energi lainnya
terkait dengan bisnis energi, baik melalui seperti minyak dan gas (migas), sumber
strategi pertumbuhan organik maupun energi terbarukan dan lainnya sepanjang
non-organik. Pertumbuhan organik dipacu masih relevan dengan visi Perusahaan.
melalui penambahan kapasitas unit bisnis
yang sudah ada, sedangkan pertumbuhan Strategi Efisiensi Biaya
non-organik dilakukan melalui merger dan Strategi lainnya adalah melakukan upaya-
akuisisi. Dalam menilai peluang akuisisi, upaya efisiensi untuk menekan biaya.
perusahaan juga mempertimbangkan Perusahaan melakukan langkah-langkah
26 potensi sinergi antara target akuisisi efisiensi biaya dengan melakukan integrasi
dengan portofolio bisnis yang sudah ada. bisnis dan membangun sinergi yang
Hal ini penting untuk memastikan bahwa optimal di antara anak-anak perusahaan
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

langkah akuisisi tersebut memberikan termasuk upaya memperbaiki dan


peningkatan nilai dan dapat diintegrasikan menyempurnakan proses bisnis. Selain itu
dengan baik ke dalam kegiatan perusahaan mengembangkan Center of
operasional Perusahaan. Excellence (COE).

Sebagai holding, Perusahaan fokus COE merupakan inisiatif untuk


pada pertumbuhan non-organik. mensinergikan beberapa kegiatan
Sedangkan pertumbuhan organik operasional yang dapat menjadi lebih
merupakan tanggung jawab unit- efektif bila dikelola di tingkat holding
unit bisnis untuk memformulasikan dimana skala ekonomisnya akan
dan mengimplementasikan langkah- menjadi lebih baik dan diharapkan akan
langkah strategis pencapaiannya. memberikan mutual benefit untuk holding
Meskipun demikian, sebagai holding, dan unit bisnis. Mutual benefit dapat
secara periodikal Perusahaan harus berupa efisiensi biaya, efisiensi sumber
senantiasa mengkaji secara keseluruhan daya manusia dan kehandalan sistem.
pertumbuhan setiap unit bisnis agar Aspek-aspek yang dapat dikelola secara
komposisinya tetap seimbang. terpusat diantaranya adalah sentralisasi
pelaporan keuangan dari seluruh unit
Saat ini Perusahaan fokus bisnis, teknologi informasi dan komunikasi
mengembangkan bisnis di industri (ICT), cash management atau cash pooling
pertambangan batubara dan penyedia yang mengelola dana idle dari seluruh
solusi kelistrikan. Namun demikian, unit bisnis sebagai salah satu alternatif
pendanaan.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Rencana dan Strategi Perusahaan 2011

Implementasi Strategi 2011 (CK) dan perusahaan jasa pengangkutan


Bisnis ABM Investama terus batubara (coal logistics) PT Baruna Dirga
dikembangkan lebih jauh melalui Dharma (BDD). BDD baru didirikan pada
bisnis pendorong pertumbuhan utama, bulan Mei 2011 sebagai anak perusahaan
yaitu bisnis produksi batubara yang PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics) dan
dijalankan oleh PT Reswara Minergi telah mempunyai kontrak pengangkutan
Hartama (Reswara), bisnis kontraktor batubara dengan TIA.
pertambangan yang dijalankan
oleh PT Cipta Kridatama (CK) dan Menyempurnakan Proses Bisnis
bisnis infrastruktur energi melalui Salah satu aksi korporasi yang penting
PT Sumberdaya Sewatama (Sewatama). dan cukup sukses di tahun 2011 adalah
Tiga bisnis ini didukung oleh dua penawaran umum perdana saham
komponen penting yaitu bisnis logistik (Initial Public Offering - IPO) di Bursa
terintegrasi dan jasa engineering yang Efek Indonesia. Persiapan menuju IPO
dikelola oleh PT Cipta Krida Bahari menjadi momentum yang tepat untuk
(CKB Logistics) dan PT Sanggar Sarana mengukuhkan komitmen seluruh jajaran
Baja (SSB). perusahaan untuk merapikan barisan
dalam melakukan berbagai perbaikan dan
Pada tahun 2011, salah satu fokus penyempurnaan proses bisnis di semua
Perusahaan adalah memastikan bahwa anak perusahaan agar menjadi sistem 27
bisnis pertambangan batubara sudah yang berkelanjutan.
terintegrasi dengan unit-unit bisnis

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


lainnya secara lengkap dan sinergis. Strategi penyempurnaan proses bisnis
Unit-unit bisnis yang telah dimiliki, yaitu menggunakan perangkat yang disebut
tambang batubara, kontraktor tambang, APEX (ABM Business Practice and
coal logistics, pengelola pelabuhan dan Process Excellence) yang terbagi
pembangkit listrik yang menggunakan dalam empat fase. APEX1 adalah fase
batubara diintegrasikan secara sinergis membangun strategi, dimulai dari visi,
dan saling terkait. misi, nilai-nilai perusahaan, sasaran,
analisa SWOT, matriks SWOT, menyusun
Perusahaan memperkuat portofolio bisnis strategi secara kuantitatif (budgeting).
Reswara untuk menjadi sub-holding bisnis
tambang batubara. Reswara yang didirikan Fase kedua atau APEX2 menerjemahkan
pada tahun 2010 telah menyelesaikan strategi yang telah ditetapkan menjadi
proses akuisisi PT Media Djaya Bersama tugas individu dengan menggunakan
(MDB) yang memiliki konsesi tambang balance scorecard. Sasaran yang telah
batubara di Aceh dan membentuk anak diformulasikan dibagikan ke Direksi,
perusahaan PT Pelabuhan Buana Redja semua unit bisnis sampai ke tingkat
(PBR) yang menangani pelabuhan. supervisor.
MDB dan PT Tunas Inti Abadi (TIA)
anak perusahaan Reswara lainnya yang Fase ketiga atau APEX3 adalah
memiliki konsesi batubara di Kalimantan menyelaraskan seluruh acuan operasional
Selatan akan menjadi motor produksi mulai dari strategi, job description, work
batubara Reswara dengan dukungan instruction dan sebagainya. Mekanisme
kontraktor tambang PT Cipta Kridatama sistem pelaporan, pemantauan dan
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Rencana dan Strategi Perusahaan 2011

koordinasi dibakukan dalam bentuk rapat- Isu lingkungan hidup yang dikaitkan dengan
rapat berkala, mulai dari rapat tahunan, produk batubara dapat mempengaruhi kinerja
tiga bulanan, bulanan, mingguan sampai perusahaan. Salah satu keunggulan batubara
harian. Rapat harian memungkinkan Direksi produksi TIA adalah mempunyai kandungan
memantau kinerja dan memperoleh laporan sulfur dan abu yang rendah yang dipasarkan
data operasi terkini dengan segera termasuk dengan nama TIA Compliant Coal, yang
EBITDA dan profit harian. dapat dikategorikan sebagai batubara ramah
lingkungan karena menghasilkan pembakaran
Fase keempat atau APEX4 adalah yang lebih bersih.
penyempurnaan proses dan pengendalian
kualitas dengan menggunakan alat Selain itu perilaku perusahaan dalam
manajemen yang sudah teruji di dunia bisnis menjalankan bisnis pertambangan juga
seperti Six Sigma dan Toyota Ways. Di fase ini menunjukan kepedulian dan komitmen
diharapkan sudah terjadi peningkatan kualitas, perusahaan terhadap lingkungan. Dalam
efektivitas dan efisiensi dalam pencapaian melakukan operasi penambangan,
kinerja bisnis. Perusahaan secara konsisten melakukan
reklamasi dan rehabilitasi lahan dengan
Fase-fase ini akan terus berulang untuk revegetasi sebagai upaya memperbaiki,
sistem yang lebih sempurna lagi dan pada memulihkan kembali dan meningkatkan
28 saatnya, sistem yang sudah berjalan dengan kondisi lahan yang kritis dan kemudian
sendirinya akan menjadi budaya perusahaan. ditanami kembali.
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Tantangan ke Depan Komitmen untuk keberlanjutan usaha


Perusahaan berada di dalam Industri yang semacam ini diterapkan secara konsisten
sangat kompetitif karena prospek industri pada setiap aktivitas bisnis ABM Investama.
energi di Indonesia sangat menjanjikan. Orientasi bisnis perusahaan adalah
Dengan naiknya peringkat utang Indonesia untuk jangka panjang. Setiap investasi
masuk ke status “Layak Investasi” oleh yang dilakukan harus bertumbuh secara
lembaga pemeringkat Fitch Ratings dan berkelanjutan dan menguntungkan. Hal ini
Moody’s Investors Services, banyak pemain yang membedakan bahwa ABM Investama
dari luar Indonesia yang ingin berkompetisi di bukan sekedar perusahaan investasi yang
bisnis energi, sementara pemain lama juga mempunyai orientasi jangka pendek. Unit-unit
semakin berkembang dan tangguh. Bagi ABM usaha di bawah naungan ABM Investama
Investama kompetisi adalah suatu tantangan, dibangun dari nol sejak belasan bahkan
baik dengan kompetitor lokal maupun puluhan tahun lalu dan telah mempunyai
dari luar. positioning tersendiri di industrinya masing-
masing. Oleh karena itu peran ABM
Investama lebih sebagai strategic investment
company yang melengkapi portofolio usaha
yang sudah ada dengan investasi-investasi
jangka panjang yang meningkatkan sinergi.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Industri

29

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Industri Tambang Batubara b) Batubara thermal, yang digunakan untuk
Indonesia proses pembakaran yang menghasilkan
uap bagi pembangkit listrik, sistem
Batubara adalah sumber daya alam yang pemanas dan aplikasi industri seperti
dihasilkan berbagai negara di dunia. Batubara pembuatan semen.
merupakan produk yang bersifat heterogen,
dengan diferensiasi kualitas dan harga yang Klasifikasi batubara thermal berdasarkan
signifikan berdasarkan jenis, nilai kalorifik, kandungan energinya dapat mengacu pada
kandungan kelembaban, kandungan mineral berbagai sumber referensi seperti US system
serta mutu yang merupakan kriteria standar di (ASTM), International system (UN-ECE),
perdagangan batubara. Amandemen I-SNI 13-50414-1998 dan
Keppres no. 13 tahun 2000 diperbaharui
Berdasarkan penggunaan akhir, pasar dengan PP No. 45 tahun 2003 tentang
batubara dibagi kedalam dua sub pasar Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan
utama, yaitu: Pajak Yang Berlaku Pada Departemen
a) Batubara metalurgis, yang digunakan Pertambangan dan Energi Bidang
dalam produksi baja. Batubara ini Pertambangan Umum.
digunakan untuk memproduksi kokas
(coke), yang kemudian dimasukkan ke Mengacu pada Keppres 13/2000 dan
dalam bagian atas tungku tinggi (blast PP 45/2003, pembagian kualitas batubara
furnace) bersama dengan bijih besi. Indonesia adalah sebagaimana tabel berikut:
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Industri

Klasifikasi batubara thermal berdasarkan Keppres 13/2000 dan PP 45/2003


Jenis Batubara Nilai Kalori (kal/g adb)

Kalori rendah <5.100


Kalori sedang 5.100 – 6.100
Kalori tinggi 6.100 – 7.100
Kalori sangat tinggi >7.100

Kualitas batubara akan ditentukan oleh Pasar Batubara Thermal


faktor suhu, tekanan, serta lama waktu Pasar batubara thermal dan metalurgis
pembentukannya yang dikenal dengan tidak saling mempengaruhi satu sama
istilah maturitas organik. Semakin tinggi lain. Batubara thermal berkontribusi lebih
maturitas organiknya, semakin tinggi dari 98% terhadap total produksi dan
kualitas batubara yang dihasilkan, begitu ekspor batubara Indonesia. Data historis
juga sebaliknya. Berdasarkan hal tersebut, permintaan global terhadap pasokan
batubara diidentifikasikan menjadi batubara thermal dalam rentang waktu 10
5 jenis, yaitu: tahun (2000-2010) menunjukkan tren yang
a) Antrasit, yang merupakan batubara terus bertumbuh sehingga diproyeksikan
30 kelas tertinggi dengan warna hitam pada tahun 2014 peningkatan permintaan
berkilauan (luster) metalik. Kandungan mencapai 830 mtpa (juta ton per tahun).
karbonnya (C) sangat tinggi, berkisar
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

antara 86%-98% dan kadar air sangat


rendah, hanya 8%. Historis Permintaan Impor Global
b) Bituminous, mengandung kadar Batubara Thermal (2000-2010)
karbon lebih rendah yaitu 68%-86% mtpa

dengan kadar air antara 8%-10% dari 700

beratnya. Jenis batubara ini paling


600
banyak ditambang di Australia.
c) Sub-Bituminous, mengandung lebih 500

banyak air daripada karbon, sehingga


400
menghasilkan panas yang lebih
rendah. 300

d) Lignit, mempunyai kadar karbon yang


200
sangat rendah. Batubara ini bahkan
bukan lagi berwarna hitam melainkan 100
coklat. Kadar airnya sangat tinggi,
0
35%-75% dari berat keseluruhan. 00 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10

e) Gambut, memiliki tekstur berpori


dengan kadar air paling tinggi, lebih
dari 75%.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Industri

Proyeksi pertumbuhan permintaan di pasar total menguasai 55% dari pasokan batubara
Asia Pasifik lebih kuat dibandingkan dengan dunia akan meningkat sampai lebih dari 60%
pasar Atlantik, dimana terjadi perlambatan pada tahun 2014.
pertumbuhan ekonomi dan menguatnya isu
lingkungan yang membatasi penggunaan Pertumbuhan produksi Indonesia mampu
batubara untuk pembangkit listrik. Permintaan mendukung kenaikan ekspor dan memenuhi
pasar Asia Pasifik saat memberi kontribusi permintaan domestik yang tengah
sebesar 70% dari permintaan global. bertumbuh. Pertumbuhan ekspor Indonesia
akan didominasi oleh batubara jenis sub-
Di pasar Asia Pasifik, Asia Timur merupakan bituminous berkalori rendah, walaupun
pusat permintaan utama. Pembeli tradisional ekspor batubara jenis bituminous masih
Asia Timur adalah Jepang, Korea Selatan tetap tinggi. Rendahnya biaya produksi dan
dan Taiwan. Importir terbesar dari Asia Timur transportasi, dipadukan dengan penetapan
adalah China. Pada tahun 2011 impor China harga yang kompetitif, akan terus mendorong
mencapai 114 juta ton termasuk sejumlah pertumbuhan yang kuat dalam ekspor
batubara sub-bituminous berkalori rendah batubara kalori rendah Indonesia.
dalam kuantitas yang signifikan dari Indonesia.
Peningkatan permintaan domestik maupun
Di Asia barat, India diperkirakan akan ekspor mendorong peningkatan produksi
mengalami pertumbuhan terbesar dalam batubara di Indonesia secara signifikan. 31
kebutuhan batubara thermal. Di masa Mayoritas pertumbuhan produksi bersumber
mendatang India akan mengungguli China dari operasi pertambangan yang sudah ada

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


dan Jepang sebagai importir batubara thermal atau proyek baru yang langsung memacu
terbesar di dunia. Sejumlah pembangkit listrik kapasitas produksinya.
besar tengah dibangun saat ini yang dirancang
untuk dapat menggunakan batubara sub- Sumberdaya dan Cadangan Batubara
bituminous dan kalori rendah. Permintaan Indonesia
India yang terus bertumbuh akan dipenuhi Mengacu data dari Pusat Sumberdaya
pasokan dari Indonesia dan Afrika Selatan Geologi Badan Geologi Kementerian ESDM
yang memiliki kedekatan geografis. tahun 2011, total sumber daya (resources)
batubara di Indonesia mencapai 161,34
Permintaaan dari negara-negara ASEAN miliar ton. Sumatera memiliki sumber daya
khususnya Malaysia, Thailand, Vietnam dan terbesar yaitu 85,25 miliar ton dan Kalimantan
Filipina, juga akan meningkat seiring dengan 75,03 miliar ton. Sisanya tersebar di Jawa,
pembangunan pusat pembangkit listrik Sulawesi, Maluku dan Papua. Dari sumber
batubara di negara-negara tersebut. daya tersebut, terdapat cadangan batubara
(reserves) sebesar 28,17 miliar ton dengan
Pasokan Batubara Thermal cadangan terkira (probable) sebesar 17,7
Pasokan batubara thermal diprediksi akan miliar ton dan cadangan terbukti (proven)
meningkat dari sekitar 700 juta ton pada sebesar 10,3 miliar ton. Berdasarkan
tahun 2011 menjadi 830 juta ton pada tahun kalorinya, Indonesia memiliki cadangan
2014 sejalan dengan peningkatan permintaan. batubara kalori rendah sebesar 10 miliar ton,
Australia dan Indonesia akan meningkatkan kalori sedang 16,1 miliar ton dan kalori tinggi
ekspor batubara thermal sehingga ekspor dari 1,6 miliar ton.
Indonesia dan Australia yang saat ini secara
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Industri

Sumberdaya dan Cadangan Batubara di Indonesia

32

(Sumber: Badan Geologi Kementerian ESDM)


ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Sumatera memiliki cadangan terbukti Produksi dan Ekspor


sebesar 3,4 milar ton sedangkan Produksi batubara Indonesia sebagian
Kalimantan 6,8 miliar ton. Cadangan terkira besar berasal dari Kalimantan. Pada
di Sumatera mencapai 11,3 miliar ton tahun 2011, Kalimantan menyumbang
dan Kalimantan 6,4 miliar ton. “Cadangan 92% dari produksi batubara nasional atau
terbukti” dan “cadangan terkira” adalah sebesar 293 juta ton. Tambang-tambang
kategorisasi geologis berdasarkan data di Kalimantan masih akan memberikan
pengambilan sampel batubara dengan kontribusi terbesar dari produksi Indonesia
melakukan pengeboran dengan kerapatan selama beberapa tahun mendatang. Hal
(jumlah) lubang bor per jarak/area tertentu. ini disebabkan karena secara geografis
wilayah Kalimantan lebih diuntungkan
Sekitar 98% cadangan batubara Indonesia dan sarana-prasarana angkutan maupun
merupakan batubara thermal. Sisanya pelabuhan di Kalimantan sudah lebih
sejumlah kecil deposit batubara metalurgis memadai dibandingkan dengan wilayah
yang ditemukan terutama di Kalimantan. pertambangan lainnya di Indonesia.
Sejalan dengan menurunnya cadangan
batubara kalori sangat tinggi dan kalori
tinggi, eksploitasi cadangan batubara kalori
sedang dan rendah akan meningkat.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Industri

Perkiraan Produksi Batubara menurut Jenis Batubara (2011-2014)

Produksi Total Hanya Ekspor


mta mt

550 60% 400 60%


500
350
450 50% 50%
400 300

350 250
40% 40%
300
200
250
30% 30%
200 150
150
100
100 20% 20%

50 50

0 10% 0 10%
2011 2012 2013 2014 2011 2012 2013 2014

Bituminous Sub-bituminous Bituminous Sub-bituminous

Low rank Metallurgical Low rank Metallurgical

Low rank (%) Low rank (%)

33

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Produksi batubara Sumatera akan Pasokan domestik terutama untuk
berkembang pesat. Dari produksi nasional memenuhi kebutuhan pembangkit
sebesar 317 juta ton pada tahun 2011, listrik dan sebagian kecil dialokasikan
produksi Sumatera masih relatif kecil untuk industri semen dan industri
yaitu sebesar 24 juta ton (8%). Namun lainnya. Konsumsi pembangkit listrik
demikian, diprediksi dalam 3 tahun ke akan terus meningkat di tahun-tahun
depan produksi batubara Sumatera akan mendatang sejalan dengan crash
meningkat sampai lebih dari 38 juta program pembangunan pembangkit
ton. Sejumlah faktor yang berkontribusi listrik. Pemerintah akan meningkatkan
terhadap pertumbuhan di Sumatera kapasitas pembangkit tambahan sebesar
diantaranya adalah peningkatan kebutuhan 7 GW (Giga Watt) sebelum tahun 2014,
batubara domestik dan meningkatnya yang mengakibatkan kebutuhan batubara
penerimaan pasar terhadap batubara thermal domestik di Indonesia diprediksi
kalori rendah dimana Sumatera memiliki meningkat sampai 90 juta ton pada tahun
cadangan yang berlimpah. Pengembangan 2014. Pembangkit baru dirancang untuk
produksi Sumatera bergantung pada dapat menggunakan batubara sub-
sejumlah pembangunan prasarana dan bituminous berkalori rendah.
pengembangan armada tongkang.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Industri

Perkiraan Permintaan Domestik Batubara Thermal menurut Sektor


(mtpa)

90

70
domestic demand (mt)

50

30 General Industry

Cement Production

10 Power Generation

2011 2012 2013 2014

Keunggulan Produk Tekanan konsumen kepada produsen


Produk batubara kalori rendah Indonesia untuk mengurangi kandungan abu akan
memiliki nilai kalorifik lebih rendah dan terus berlanjut dan menjadi kekuatan tawar
34 kandungan kelembaban yang lebih tinggi bagi pembeli dan pemasok batubara sub-
daripada batubara yang sebelumnya diterima bituminous dan kalori rendah yang mencoba
di pasar. Akan tetapi, biaya produksi yang berkompetisi di pasar. Persyaratan tingkat abu
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

rendah dan penetapan harga yang kompetitif dan kandungan sulfur rendah dari konsumen
telah mendorong pertumbuhan yang kuat akan semakin diantisipasi. Kandungan
dalam ekspor batubara jenis ini. Pasar utama sulfur rendah lebih disukai oleh kebanyakan
untuk batubara kalori rendah Indonesia perusahaan dengan berbagai alasan, seperti
adalah India dan china, yang mengoperasikan untuk menunda bahkan menghindari
pembangkit-pembangkit listrik baru yang pemasangan peralatan cerobong desulfurisasi
dirancang untuk dapat menggunakan batubara gas (flue gas desulphurization-FGD), atau
kalori rendah. agar dapat mencampurkan batubara ini
dengan batubara bersulfur tinggi dari sumber-
Parameter mutu lainnya seperti sulfur, juga sumber lain.
mempengaruhi kinerja batubara. Batubara
thermal Indonesia pada dasarnya rendah Preferensi yang meningkat terhadap
dalam abu dan sulfur, dibandingkan dengan kandungan abu dan sulfur yang rendah
mayoritas batubara yang diperdagangkan di memberikan suatu peluang bagi batubara
pasar. Batubara dari Afrika Selatan, Australia dari kawasan konsesi TIA dan MDB, anak
dan China mempunyai kandungan abu yang perusahaan Reswara. Tipe batubara TIA
relatif tinggi, 10% hingga 15%, sehingga Compliant Coal merupakan batubara kalori
mengakibatkan biaya penanganan sisa rendah ekspor berdasarkan parameter-
pembakaran yang substansial bagi pengguna parameter mutu utama seperti tingkat
batubara, terutama di negara-negara yang energi, kelembaban total, serta kandungan
berpenduduk padat dengan kesadaran abu dan sulfur. Sementara batubara MDB
lingkungan yang tinggi seperti Hong Kong, Coal mempunyai tingkat energi lebih rendah
Taiwan, Jepang dan Eropa Barat. dan kandungan air lebih tinggi daripada
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Industri

rata-rata pasokan kalori rendah Indonesia, “Risk sharing” antara pemilik konsesi dan
tetapi memiliki kandungan sulfur yang sangat kontraktor umumnya terjadi dalam hal
rendah sehingga diminati konsumen terutama investasi modal. Investasi pemilik konsesi
sebagai batubara campuran. Sama halnya sebagian besar telah dikeluarkan pada
dengan batubara kalori rendah Indonesia tahap “pemenuhan keyakinan atas jumlah
lainnya, batubara ini juga menunjukkan tingkat cadangan” melalui proses pengeboran yang
abu rendah. lebih akurat, serta pembangunan sarana-
prasarana tambang seperti jalan angkut,
sarana pelabuhan, mesin pemecah batu
Industri Jasa Kontraktor (crusher), conveyor load-out dan sebagainya.
Pertambangan Indonesia Sementara kontraktor diharapkan berbagi
investasi dan risiko dalam hal pengadaan
Kontraktor mempunyai peran penting di peralatan tambang dan proses produksi. Oleh
sektor pertambangan Indonesia. Para karena itu, faktor efisiensi dan efektivitas
produsen komoditas pertambangan penggunaan peralatan bagi kontraktor
menyerahkan operasi konsesi mereka dalam memenuhi target produksi sangat
kepada kontraktor tambang di bawah menentukan tingkat profitabilitas kontraktor
perjanjian kontrak jangka panjang, dalam tambang.
beberapa kasus perjanjian jangka sepanjang
usia tambang. Hal ini akan memungkinkan Tingkat Persaingan 35
mereka mengenal dengan baik kegiatan Saat ini terdapat 116 perusahaan kontraktor
operasionalnya, sehingga meningkatkan jasa pertambangan di Indonesia. Perusahaan-

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


efisiensi. perusahaan ini melayani sekitar 60 produsen
batubara. Beberapa pemain utama kontraktor
Kontraktor berperan atas aktivitas ekstraksi jasa pertambangan di Indonesia adalah
batubara dan pemindahan pengupasan tanah, PT Pamapersada Nusantara (PAMA),
serta pelayanan jasa lainnya mencakup PT Thiess Contractors Indonesia dan PT Bukit
eksplorasi, perencanaan tambang, pengolahan Makmur Utama Mandiri (BUMA). Pemain
batubara, transportasi (pengangkutan, besar lainnya adalah PT Leighton Contractors
pengapalan dengan tongkang dan pengapalan Indonesia, yang bersama Thiess merupakan
transhipment) serta rehabilitasi dan reklamasi bagian dari konglomerat multi-nasional besar,
lahan tambang. Leighton Group serta PT Saptaindra Sejati
(SIS), anak perusahaan dari Adaro Energy.
Kontrak pemindahan pengupasan tanah
merupakan sumber pendapatan utama Kontraktor terbesar adalah PAMA, anak
kontraktor tambang. Kontraktor dibutuhkan usaha PT United Tractors Tbk, dengan pangsa
oleh pemilik konsesi sebagai mitra untuk pasar 33 persen. Kontraktor pertambangan
“risk sharing” dalam usaha pertambangan batubara terbesar kedua nasional memiliki
yang mempunyai banyak aspek risiko. pangsa pasar sebesar 19 persen yakni
Konsesi pertambangan besar cenderung BUMA. Thiess ada di peringkat ketiga dengan
menggunakan beberapa kontraktor guna pangsa pasar sebesar 12 persen. Kontraktor
mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh PT Cipta Kridatama (CK), unit usaha dari ABM
kontraktor tunggal jika terjadi kondisi atas Investama pada tahun 2010 masuk dalam 6
kinerjanya yang kurang baik. besar kontraktor utama dalam hal pemindahan
pengupasan tanah.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Industri

Kontraktor Tambang Utama di Indonesia Berdasarkan Ekstraksi Batubara dan


Pemindahan Pengupasan Tanah Tahun 2010

Ekstraksi Batubara Pemindahan Pengupasan Tanah

Petrosea Madhani

Darma Henwa Darma Henwa

Cipta Kridatama Petrosea

Madhani Cipta Kridatama

Leighton SIS

SIS Leighton

Thiess Thiess

BUMA BUMA

Other Other

PAMA PAMA
0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 0 100 200 300 400 500 600 700
Tambang Batubara Mentah (MT) Pengupasan Tanah (Mbcm)

36
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Para pemain yang telah mapan umumnya Rencana Umum Ketenagalistrikan


memiliki aliansi yang kuat dengan Nasional (RUKN) yang menetapkan
produsen dan pemasok alat berat. kebijakan pengembangan luas untuk
Kontraktor yang memiliki hubungan sektor tenaga termasuk penyediaan
kuat dengan pemasok alat berat akan tenaga listrik, pengelolaan pasokan dan
diuntungkan dalam memenangkan permintaan untuk mengoptimalisasikan
kontrak karena jaminan ketersediaan penggunaan listrik. RUKN memperkirakan
serta kehandalan peralatan berkaitan permintaan dan pasokan listrik serta
erat dengan kelancaran kegiatan operasi. menetapkan investasi dan kebijakan
Selain ketersediaan, pasokan alat berat pendanaan.
tertentu membutuhkan masa tunggu (lead
time) 18-24 bulan di muka. Armada yang Berdasarkan RUKN, disusun program
besar dan canggih juga meningkatkan Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik
efisiensi dan produktivitas. 2010–2019 (RUPTL) yang merupakan
rencana pengembangan tenaga listrik
sepuluh tahun. RUPTL disiapkan oleh
Sektor Pembangkit Listrik badan usaha listrik milik negara, PT PLN
Indonesia (Persero), disetujui oleh Kementerian
ESDM, dan memperoleh wewenang
Sektor pembangkit listrik di Indonesia sesuai ketentuan hukum perundang-
diawasi oleh Kementerian Energi undangan yang berlaku. RUPTL berisi
dan Sumber Daya Mineral (ESDM). proyeksi permintaan dan pembangkitan,
Kementerian ESDM mengembangkan rencana ekspansi kapasitas pembangkitan,
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Industri

estimasi kebutuhan bahan bakar dan Undang-undang Ketenagalistrikan


proyek yang akan dikembangkan oleh PLN tahun 2009 membagi kegiatan dalam
dan penyandang dana swasta. sektor tenaga listrik dalam dua kategori
besar, yaitu:
PT PLN (Persero) 1. Usaha Penyediaan Energi Listrik,
PT PLN (Persero) adalah badan usaha milik termasuk pembangkit listrik untuk
negara otoritas pengelola kelistrikan di penggunaan sendiri maupun penjualan 37
Indonesia. PLN beroperasi di 33 provinsi kepada masyarakat, transmisi,
di seluruh Indonesia yang terbagi dalam distribusi dan penjualan.

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


23 wilayah operasi. Sebagai perusahaan 2. Usaha Penunjang Tenaga Listrik,
negara, PLN diatur dan disupervisi termasuk kegiatan konsultasi,
oleh Kementerian ESDM, Kementerian pembangunan, pemasangan, operasi
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan dan pemeliharaan peralatan tenaga
Kementerian Keuangan. PLN saat ini listrik serta pengembangan teknologi
bertanggung jawab atas lebih dari 85% peralatan pendukung listrik.
kapasitas total terpasang Indonesia.
Undang-undang Ketenagalistrikan tahun
Pada tahun 2009, Pemerintah Indonesia 2009 telah mencabut peran PLN sebagai
telah mengeluarkan Undang-undang Pemegang Kuasa Usaha Ketenagalistrikan
Ketenagalistrikan yang baru untuk (PKUK). Peran PLN saat ini hanya sebagai
memperkuat kerangka kerja regulasi pemegang Izin Usaha Penyediaan Tenaga
sektor tenaga listrik. Ketentuan hukum Listrik (IUPTL). Akan tetapi, PLN masih
ini memberi peran yang lebih besar bagi memiliki wewenang eksklusif sehubungan
Pemerintah Daerah dalam hal perizinan dengan transmisi, distribusi dan pasokan
dan dalam menentukan tarif listrik. listrik bagi umum, yang memberikan hak
Peraturan ini mendorong investasi pihak kepada PLN untuk menolak pelaksanaan
swasta dengan memperbolehkan peran listrik di suatu daerah, sebelum
serta swasta dalam kegiatan sektor Pemerintah Pusat atau Daerah dapat
tenaga listrik dalam kerangka kerja menawarkan kesempatan tersebut kepada
kemitraan pemerintah-swasta. perusahaan milik daerah, swasta atau
koperasi di daerahnya.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Industri

Program Percepatan 10.000 MW Tidak seperti program Percepatan 10.000


Tahap I MW I, di mana beban untuk memperoleh
Permintaan yang bertumbuh cepat pembiayaan semata-mata pada pada PLN
menyebabkan Indonesia terus mengalami saja, dalam program Percepatan 10.000
kekurangan daya. Kekurangan daya MW II baik PLN maupun sektor swasta
kini menjadi masalah umum di seluruh bertanggung jawab atas penjaminan
Indonesia dan sekitar seperempat kredit.
populasi penduduk Indonesia belum
menikmati listrik. Untuk menangani Produsen Listrik Independen
kekurangan ini, pada tahun 2006, (Independent Power Producers-IPP)
Pemerintah Indonesia telah meluncurkan Di masa lalu, harga listrik rendah dan imbal
program Percepatan 10.000 MW yang hasil investasi (ROI) yang kurang menarik
dimulai dengan diterbitkannya keputusan menyurutkan minat swasta untuk terlibat
Presiden 71/2006 pada Agustus 2006. dalam proyek-proyek pembangkit listrik di
Di bawah program ini, direncanakan Indonesia. Disamping faktor pembiayaan
pembangunan pembangkit listrik batubara yang menjadi tantangan utama, krisis
dangan kapasitas total 10 GW di 35 lokasi keuangan global telah memaksa banyak
di Indonesia. Semua instalasi pembangkit perusahaan energi untuk menahan
listrik program Percepatan 10.000 investasinya, menangguhkan atau bahkan
38 MW I akan dibangun oleh PLN dengan membatalkan proyeknya.
pendanaan melalui kredit ekspor dari
pemerintah China, dan dikucurkan melalui Permintaan yang meningkat cepat dan
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

perusahaan pembangunan instalasi kebutuhan yang mendesak mendorong


tenaga China. pemerintah untuk terus berupaya
menarik investasi swasta di sektor ini.
Program Percepatan 10.000 MW Perbaikan regulasi terkait, dipadukan
Tahap II dengan dukungan fiskal untuk menjamin
Program Percepatan 10.000 MW II risiko khusus tertentu, diharapkan dapat
menggariskan penambahan kapasitas mengatasi permasalahan yang ada dan
daya total 10 GW antara 2014 dan 2018 menarik investasi sektor swasta di masa
di 94 lokasi di seluruh Indonesia. Lebih mendatang.
dari 55% dari kapasitas ini direncanakan
untuk grid daya Jawa-Bali. Sekitar 47% Permintaan Pasokan Listrik
dari kapasitas total yang direncanakan Permintaan pasokan listrik di Indonesia
akan memanfaatkan sumber energi pada 2011 secara total diperkirakan
geothermal. mencapai 155 Tera Watt jam (TWh) dan
akan terus meningkat sejalan dengan
Sekitar separuh dari kapasitas Program pertumbuhan PDB. Permintaan listrik
Percepatan 10.000 MW II akan dibangun datang dari sektor residensial/hunian dan
oleh PLN dan separuh lainnya oleh IPP. komersial, serta sektor industri.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Industri

Prediksi Permintaan Pasokan Listrik menurut Sektor Pelanggan dan Daerah

Permintaan menurut Sektor Permintaan menurut Daerah

250 250

200 200

150 150
Power demand (TWh)

Power demand (TWh)


100 100

50 50

0 0
2011 2012 2013 2014 2011 2012 2013 2014

Bisnis dan Pemukiman Industri Jawa-Bali Sumatera

Indonesia Lainnya

39

Sesuai dengan RUPTL 2009, Permintaan Listrik Captive

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


pemerintah menargetkan peningkatan Permintaan listrik captive di Indonesia
rasio elektrifikasi dari 65% di tahun berasal dari industri minyak, gas dan
2009 menjadi 96% pada tahun 2018. tambang, sampai ke ribuan unit generator
Kenaikan sebesar ini tidak mungkin set yang digunakan baik sebagai pasokan
dapat diimplementasikan dalam waktu listrik utama maupun sumber listrik
cepat mengingat keterbatasan jaringan siaga untuk industri. Listrik merupakan
prasarana saat ini. satu-satunya sumber daya untuk banyak
masyarakat di daerah atau pulau terpencil.
Sebagai wilayah kepulauan, kondisi Permintaan listrik captive tersebar luas
geografis beberapa daerah pulau karena PLN belum dapat memenuhi
dan daerah terpencil mengharuskan permintaan dan juga karena banyak
pembangunan pembangkit listrik sendiri perusahaan telah beralih ke generator
yang tidak akan terhubung dengan sendiri karena rendahnya variabel mutu
jaringan listrik regional manapun. Investasi dan keandalan pasokan PLN.
kelistrikan bagi daerah terpencil semacam
ini bukanlah hal yang mudah, sementara Sumatera memiliki proporsi permintaan
menghubungkan ke grid regional listrik yang sangat tinggi karena konsumsi
dengan kabel transmisi mungkin tidak industri pertambangan, manufaktur kertas,
feasible. Pihak swasta tidak akan tertarik pupuk, dan migas. Sebelum tahun 2010,
untuk berinvestasi di instalasi terpencil permintaan listrik captive di Sumatera
semacam ini, dan PLN menghadapi telah melebihi permintaan listrik grid.
kesulitan dalam mendanai proyek-proyek Diperkirakan bahwa permintaan listrik
yang telah direncanakan. captive akan melambat dan kemudian
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Industri

stabil setelah penyelesaian sejumlah besar sementara diperkirakan tetap stabil pada
pusat pembangkit listrik berbahan bakar angka sekitar 1,5 GW dalam lima tahun
batubara dibawah program Percepatan ke depan.
10.000 MW. Pembangkit baru ini akan
meningkatkan pasokan listrik dan menarik Pasar pembangkit listrik sementara
40
para pengguna daya listrik. di Indonesia sebagian besar untuk
memenuhi permintaan di daerah terpencil
Pasar Pembangkit Listrik Sementara dan kebutuhan listrik pada saat beban
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Indonesia puncak PLN. Hampir semua kebutuhan


Indonesia merupakan suatu kepulauan listrik sementara saat ini dipasok oleh
dengan lebih dari 17.000 pulau, 6.000 pembangkit dengan pembakaran diesel,
pulau di antaranya telah dihuni. Karena karena fleksibilitas operasional diesel
populasi yang sangat tersebar, maka yang tinggi dan kemudahan mobilisasi.
sektor daya Indonesia secara perlahan Kapasitas pembangkit bermesin diesel
berkembang sebagai suatu paduan saat ini disediakan oleh PLN, IPP, dan
antara grid yang saling terhubung untuk penyedia generator set sewa. Meskipun
pemerataan distribusi listrik, dan sistem demikian, peluang sumber daya biomassa
daya terpencil untuk melayani kelompok dan sumber energi terbarukan lainnya
desa berpenduduk yang terpencil dari dapat mengambil peran dalam pasar listrik
pulau-pulau utama, atau grid terpisah sementara.
untuk pulau-pulau lebih kecil.
Pemain Kunci
Untuk melayani permintaan daya di Pasar listrik sementara Indonesia dipenuhi
daerah terpencil yang tidak bisa dijangkau oleh pemain dari perusahaan kecil,
jaringan transmisi, instalasi pembangkit menengah sampai besar. Sewa jangka
listrik berukuran kecil yang dekat dengan pendek dan sewa guna jangka panjang
konsumen merupakan satu-satunya generator set merupakan sumber bisnis
solusi. Pembangkit listrik sementara utama pelaku pasar. Sebagian besar
akan memainkan peran penting dalam fokus untuk melayani industri tambang,
memenuhi kebutuhan listrik bagi migas, perusahaan dan industri lainnya.
masyarakat daerah terpencil. Pasar listrik Tidak ada hambatan masuk bagi pemain
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Industri

baru dan peralatan generator set berbagai PT Coates Hire dan PT Atlas Copco,
ukuran kapasitas tersedia dari berbagai merupakan anak perusahaan yang
manufaktur peralatan internasional seperti sepenuhnya dimiliki perusahaan induk
Caterpillar, Cummins, Perkin, Mercedes, internasional mereka. Kedua perusahaan
Deutz dan Honda. Sesuai ketentuan fokus pada usaha rental dan sewa guna
hukum di Indonesia, perusahaan generator diesel kepada sektor industri
internasional tidak dapat beroperasi dan tambang, dengan penetrasi kecil ke
langsung di dalam negeri. Mereka pasar PLN.
beroperasi melalui anak perusahaan atau
melalui agen-agen yang ditunjuk. PT Sumberdaya Sewatama (Sewatama)
adalah salah satu dari pemain pasar yang
Aggreko adalah salah satu dari pemain terbesar dalam pasar listrik sementara
global terbesar, dan kehadirannya di dengan fokus utama pada sektor PLN.
Indonesia telah semakin menonjol. Namun Mayoritas dari peralatan yang tersedia
Aggreko beroperasi hanya melalui kantor untuk disewakan oleh perusahaan
regionalnya di Singapura dan usaha rental berasal dari Caterpillar, dimana agen
generator di Indonesia dilaksanakan oleh tunggalnya di Indonesia, yaitu Trakindo
agen-agen yang ditunjuknya. Utama merupakan sister company dari
Sewatama.
41

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Laporan Dewan Komisaris

42
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

RACHMAT MULYANA HAMAMI


Komisaris Utama

Pemegang saham yang terhormat,


Dengan memanjatkan syukur kehadirat Secara umum, kondisi dunia usaha pada
Tuhan Yang Maha Esa, bersama ini tahun 2011 cukup menggembirakan
kami sampaikan kepada pemegang karena didukung oleh fundamental
saham PT ABM Investama Tbk, laporan ekonomi yang kondusif. Pertumbuhan
tentang pengawasan Dewan Komisaris ekonomi mencapai 6,5%, tingkat inflasi
atas perkembangan dan pengelolaan cukup rendah dan nilai tukar Rupiah relatif
perusahaan sepanjang tahun 2011. stabil. Stabilitas ekonomi Indonesia juga
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Laporan Dewan Komisaris

Kondisi eksternal yang baik membuat kami


lebih percaya diri untuk memacu pertumbuhan,
melakukan aksi korporasi penting serta mendorong
anak-anak usaha untuk terus meningkatkan
kapasitas dan kinerja, membangun sinergi dan
meningkatkan efisiensi.

43
diakui oleh komunitas internasional. portofolio usaha, mencapai efektivitas
Pada pertengahan Desember 2011 investasi, optimalisasi alokasi sumber
lembaga pemeringkat utang Fitch Ratings daya, serta pertumbuhan yang

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


menaikkan peringkat utang Indonesia menguntungkan dan berkelanjutan.
untuk jangka panjang valuta asing dari Disamping itu kami mendorong anak-
BB+ menjadi BBB- dengan prediksi stabil. anak usaha dan afiliasi untuk terus
Dengan peringkat tersebut, Indonesia meningkatkan kapasitas dan kinerja,
sudah termasuk pada negara layak membangun sinergi antar anak usaha dan
Investasi. Hal ini selain berdampak positif meningkatkan efisiensi.
terhadap investor dan pembeli asing, juga
meningkatkan kepercayaan masyarakat Pencapaian 2011
sehingga indeks kepercayaan konsumen Dewan Komisaris menyampaikan
semakin menguat dan pasar domestik apresiasi kepada jajaran Direksi beserta
terus meningkat. seluruh karyawan grup ABM yang mampu
mencapai kinerja sangat baik dengan
Kondisi eksternal yang baik membuat meraih Pendapatan sebesar Rp6,626
kami lebih percaya diri untuk memacu triliun, meningkat 47,7% dibandingkan
pertumbuhan perusahaan dengan target- Pendapatan tahun 2010 sebesar Rp4,486
target pencapaian yang optimistis. triliun. Perusahaan mencatat Laba Bersih
Sepanjang tahun 2011 ABM Investama Rp415,7 miliar, naik 226% dari Laba
telah melakukan berbagai aksi korporasi Bersih pada tahun 2010.
penting seperti akuisisi dan pendirian
anak-anak usaha baru di bawah naungan Kami meyakini bahwa pencapaian
unit-unit usaha yang sudah ada. Kami ini merupakan hasil dari kemampuan
mengevaluasi dan memilih peluang- Direksi yang secara cermat mengelola
peluang terbaik untuk memperkuat perusahaan dengan prinsip-prinsip
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Laporan Dewan Komisaris

manajemen yang profesional termasuk Abadi (TIA), yang juga merupakan anak
membangun komunikasi ke segala arah, perusahaan Reswara. PBR telah memiliki
serta melaksanakan praktik-praktik tata izin sebagai Badan Usaha Pelabuhan dan
kelola perusahaan yang baik. Keberhasilan oleh karena itu dapat memberikan jasa
perusahaan tidak dapat dilepaskan dari operasi pelabuhan dimana saja di seluruh
kerja keras yang ditunjukkan oleh unit-unit Indonesia. Dukungan logistik terhadap
usaha, yaitu PT Reswara Minergi Hartama operasi pertambangan TIA diberikan
(Reswara), PT Cipta Kridatama (CK), oleh CKB Logistics dengan membentuk
PT Sumberdaya Sewatama (Sewatama), anak usaha PT Baruna Dirga Dharma
PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics) dan (BDD) yang mengoperasikan tugs and
PT Sanggar Sarana Baja (SSB). Dewan barges untuk mengangkut produk TIA
Komisaris menyampaikan penghargaan dari pelabuhan ke titik buang sauh kapal
dan ucapan terimakasih kepada Direksi pengangkut di tengah laut.
dan karyawan anak-anak perusahaan atas
kinerja yang baik dan sinergi yang solid Infrastruktur energi masih menawarkan
sepanjang tahun 2011. peluang yang besar. Rasio elektrifikasi
di Indonesia relatif masih rendah
Dewan Komisaris mendukung dan sehingga bisnis temporary power yang
memberi arahan terhadap berbagai dijalankan Sewatama masih menjanjikan
44 langkah strategis untuk menangkap pertumbuhan yang sangat baik. Di sisi lain,
peluang peningkatan pendapatan dan pemerintah telah membuka kesempatan
profitabilitas termasuk pengembangan bagi pihak swasta untuk memasuki bisnis
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

usaha terintegrasi yang difokuskan untuk penyedia listrik independen (Independent


memperkuat portofolio Perusahaan Power Producer – IPP) untuk mendukung
di bidang sumber daya energi dan program percepatan 10.000 MW. Setelah
infrastruktur energi. memasuki bisnis IPP pada tahun 2010
melalui akuisisi PT Meppogen, perusahaan
Pada tahun 2011, Reswara mengakuisisi IPP di Sumatera Selatan, pada tahun 2011
PT Media Djaya Bersama (MDB) di Aceh. Sewatama telah melebarkan sayapnya
MDB memiliki 169 juta ton cadangan di bisnis IPP dengan menandatangani
batubara dari 455 juta ton sumberdaya perjanjian jual beli saham bersyarat
batubara jenis sub-bituminous berkalori (Conditional Sale and Purchase of Share
rendah. Didukung berbagai keunggulan Agreement – CSPA) untuk mengakuisisi
kompetitif seperti kondisi geografis pembangkit listrik tenaga batubara 15 MW
yang sangat strategis dan dekat dengan di Aceh dan pembangkit listrik tenaga gas
pelabuhan serta jarak transportasi yang 100 MW di Jambi.
pendek ke pasar Asia Barat, MDB akan
menjadi mesin pertumbuhan perusahaan Sewatama juga membentuk dua anak
di masa depan. usaha yaitu PT Pradipa Aryasatya, yang
akan fokus pada bisnis pembangkitan
Untuk melengkapi infrastruktur dan listrik berbahan bakar thermal seperti
sarana pendukung usaha pertambangan, batubara dan gas, dan PT Nagata
Reswara mendirikan PT Pelabuhan Buana Bisma Shakti yang akan melakukan
Reja (PBR) yang saat ini mengoperasikan mengembangkan usaha pembangkitan
pelabuhan milik lokasi PT Tunas Inti listrik energi terbarukan seperti
mikro hydro.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Laporan Dewan Komisaris

Dari kiri ke kanan

MIVIDA HAMAMI
Komisaris

RACHMAT MULYANA HAMAMI


Komisaris Utama
Penawaran Umum Perdana Saham saham di lantai bursa terkemuka dunia 45
ERRY RIYANA HARDJAPAMEKAS ABM Investama telah melakukan langkah seperti di Inggris, Jerman, Perancis,
Komisaris Independen
bersejarah dengan melakukan penawaran Jepang dan Hong Kong. Namun dengan

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


umum perdana saham (Initial Public dukungan penuh dari TMT sebagai induk
Offering – IPO) di Bursa Efek Indonesia perusahaan yang memiliki reputasi
pada tanggal 6 Desember 2011. Dengan dan tingkat kredibilitas tinggi di mata
menjadi perusahaan publik, Perusahaan investor, IPO tetap dilaksanakan dan
bukan hanya bertujuan menghimpun dana berjalan sukses.
masyarakat, tetapi juga agar pengelolaan
perusahaan menjadi lebih transparan, Perusahaan melepas 550,6 juta lembar
akuntabel dan terbuka dengan melibatkan saham (20%) kepada publik dengan harga
partisipasi masyarakat. Dengan mengelola perdana Rp3.750 per lembar dan berhasil
dana masyarakat, Perusahaan harus memperoleh dana sebesar Rp2,1 triliun.
senantiasa meningkatkan kinerja, menjaga IPO ABM Investama merupakan IPO
reputasi dan mematuhi aturan-aturan terbesar ketiga di Bursa Efek Indonesia
otoritas pasar modal termasuk pelaporan pada tahun 2011.
keuangan secara berkala dan tepat waktu.
Tata Kelola Perusahaan
Rencana IPO yang telah disiapkan Dewan Komisaris mendukung penuh
dengan kerja keras oleh seluruh jajaran implementasi tata kelola perusahaan yang
perusahaan dan unit-unit usaha sejak baik berdasarkan pada prinsip-prinsip GCG
awal tahun 2011 sempat terganggu oleh yang meliputi transparansi, akuntabilitas,
situasi perekonomian global yang tidak tanggung jawab, independensi, dan
menguntungkan pada triwulan ketiga. kewajaran di seluruh aspek kegiatan
Krisis keuangan di Amerika Serikat dan perusahaan.Dewan Komisaris bersama
Eropa berpengaruh negatif kepada kinerja Direksi telah sepakat untuk menerapkan
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Laporan Dewan Komisaris

prinsip-prinsip tata kelola secara konsisten sistematis untuk mengidentifikasi,


dan menjadikan praktik tata kelola mengukur, mengevaluasi dan mengelola
perusahaan yang baik sebagai landasan berbagai faktor risiko yang ada, baik
operasionalnya. risiko strategis maupun risiko operasional
Perusahaan. Proses manajemen risiko
Dewan Komisaris telah dilengkapi telah dilaksanakan di tingkat holding
dengan Komite Audit yang dibentuk maupun anak-anak usaha melalui berbagai
pada bulan November 2011. Komite perangkat, kebijakan dan prosedur serta
Audit sedang mempersiapkan program metodologi.
kerja dan telah menyusun perangkat
kerja termasuk Piagam Komite Audit. Perubahan Susunan Dewan
Terkait dengan kegiatan audit laporan Komisaris
keuangan tahun buku 2011, Komite Kami sangat berbesar hati dengan
Audit telah mengadakan kick-off meeting bergabungnya bapak Erry Riyana
dengan auditor eksternal, Internal Audit Hardjapamekas sebagai Komisaris
dan manajemen. Komite Audit akan Independen. Kami yakin, dengan
menjalankan tugasnya secara efektif di reputasi beliau yang telah dikenal luas
tahun 2012. integritas dan komitmennya terhadap
pemberantasan korupsi, implementasi
46 Pada tahun 2012, Dewan Komisaris GCG di ABM Investama semakin berjalan
akan melengkapi komite-komite lainnya di jalur yang benar sesuai kaidah-kaidah
untuk membantu Dewan Komisaris hukum dan sebagai warga korporasi
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

melaksanakan fungsi dan tanggung yang baik.


jawabnya yaitu Komite Nominasi dan
Remunerasi serta Komite Investasi. Prospek 2012
Komite Investasi akan membantu Dewan Harga komoditas batubara Indonesia
Komisaris dalam melakukan kajian- pada tahun 2012 diproyeksikan
kajian komprehensif sudut pandang mengalami kenaikan 5-10 persen, dipicu
atas peluang usaha baru, termasuk meningkatnya permintaan domestik dan
mengidentifikasi potensi-potensi risikonya. ekspor. Permintaan domestik akan terus
Kajian dari komite akan menjadi dasar meningkat sejalan dengan crash program
pertimbangan bagi keputusan-keputusan pemerintah membangun pusat-pusat
penting investasi. pembangkit listrik batubara. Sementara
permintaan ekspor terutama untuk
Kondisi lingkungan bisnis yang terus tujuan China dan India menunjukkan tren
berubah secara dinamis mempertegas yang meningkat. India mengoperasikan
pentingnya manajemen risiko yang dapat pembangkit-pembangkit listrik baru yang
diandalkan. Dewan Komisaris mendorong dirancang untuk dapat menggunakan
Direksi untuk melakukan proses batubara jenis kalori rendah yang dapat
manajemen risiko yang menyeluruh dipenuhi oleh produk perusahaan, MDB
dengan melakukan langkah-langkah Coal yang merupakan batubara jenis
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Laporan Dewan Komisaris

sub-bituminous berkalori rendah dengan Penutup


keunggulan rendah abu dan rendah Akhirnya, atas nama Dewan Komisaris,
sulfur. MDB Coal dihasilkan dari konsesi saya menyampaikan terima kasih
penambangan di Aceh yang memiliki atas dukungan dan kepercayaan yang
keuntungan jarak transportasi relatif dekat diberikan oleh para pemegang saham dan
dengan pasar India. pemangku kepentingan ABM Investama.
Penghargaan yang tulus kami sampaikan
Kami percaya perusahaan mampu kepada Direksi, manajemen dan seluruh
menangkap peluang tersebut dengan karyawan dari PT ABM Investama Tbk
baik dan terus memantapkan posisi beserta anak-anak usaha yang telah
sebagai perusahaan produsen batubara bekerja dengan penuh kesungguhan
terkemuka di tengah pasar yang terus dan dedikasi dalam mewujudkan visi
tumbuh. Dengan sinergi yang solid, unit- dan misi Perusahaan. Kami berharap,
unit usaha lainnya akan ikut bertumbuh perusahaan senantiasa dapat memberikan
di sektor energi secara terintegrasi dan kontribusinya bagi kepentingan seluruh
lebih menguntungkan. masyarakat Indonesia.

47

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Atas nama Dewan Komisaris

Rachmat Mulyana Hamami


Komisaris Utama
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Laporan Direksi

48
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

ACHMAD ANANDA DJAJANEGARA


Direktur Utama

Pemegang saham yang terhormat,


Dengan mengucapkan syukur ke hadirat yang terjadi di Eropa dan Amerika Serikat.
Tuhan Yang Maha Kuasa, perkenankanlah Namun demikian kondisi fundamental
kami melaporkan ringkasan kinerja ekonomi dan politik Indonesia yang stabil
PT ABM Investama Tbk (ABM Investama) mampu meminimalisasi dampak negatif
untuk tahun yang berakhir pada krisis global tersebut. Indikator ekonomi
31 Desember 2011. makro berada pada kondisi yang cukup
baik. Laju inflasi sebesar 3,79%, jauh
Pada tahun 2011 situasi ekonomi global lebih rendah dibandingkan tahun lalu
masih tertekan akibat krisis ekonomi yang mencapai 6,96%. Produk Domestik
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Laporan Direksi

Pendapatan yang tumbuh 47,7% dan laba


bersih yang meningkat lebih dari tiga kali lipat
merupakan pencapaian yang sangat bermakna
dan mencerminkan konsistensi peningkatan
kinerja berkelanjutan dari seluruh unit usaha yang
membangun sinergi bisnis grup ABM.

Di sisi lain, pesatnya pertumbuhan 49


Bruto (PDB) tumbuh mencapai 6,5%
dibandingkan 6,1% pada tahun 2010. Para ekonomi di Cina dan India yang
pengamat memprediksi bahwa Indonesia membutuhkan suplai energi yang besar,

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


akan menjadi negara tujuan investasi yang meningkatkan permintaan dan harga
besar, karena pertumbuhan ekonomi yang komoditas batubara yang digunakan untuk
terus meningkat, rasa aman dan nyaman pembangkit tenaga listrik.
dalam menjalankan usaha, serta stabilitas
yang terjaga. Kinerja dan Pencapaian 2011
ABM Investama sebagai perusahaan
Di awal tahun, Badan Koordinasi penyedia jasa energi terintegrasi mampu
Penanaman Modal (BKPM) menargetkan menangkap peluang pasar dengan baik.
pencapaian Foreign Direct Investment Semua anak usaha menunjukkan kinerja
(FDI) dan Domestic Direct Investment usaha dan keuangan yang jauh lebih baik
(DDI) naik 15% dari tahun 2010 menjadi dari tahun 2010. Secara keseluruhan,
Rp240 triliun. Faktanya, realisasi investasi Perusahaan berhasil meraih pendapatan
modal asing dan dalam negeri pada tahun sebesar Rp6,626 triliun, atau tumbuh
2011 mencapai Rp251,3 triliun atau 4,7% 47,7% dibandingkan tahun 2010.
di atas target. Mendekati akhir tahun, Perusahaan juga membukukan laba bersih
lembaga pemeringkat internasional Fitch sebesar Rp415,7 miliar, meningkat lebih
Ratings menaikkan peringkat utang dari tiga kali lipat dibandingkan pencapaian
Indonesia dari BB+ menjadi BBB- yang tahun sebelumnya. Pencapaian yang
menjadikan Indonesia masuk kategori sangat bermakna dan mencerminkan
sebagai negara layak investasi. Kondisi konsistensi peningkatan kinerja
ini diprediksi akan segera mendorong berkelanjutan dari seluruh unit usaha yang
pengalihan tujuan investasi ke Indonesia. membangun sinergi bisnis grup ABM.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Laporan Direksi

Bisnis Batubara Terintegrasi di Kalimantan Selatan dan MDB di Aceh.


Bisnis batubara yang dijalankan oleh Pelabuhan ini akan menunjang operasional
sub-holding PT Reswara Minergi Hartama pertambangan dan meningkatkan efisiensi
(Reswara) mencatat pencapaian- biaya transportasi serta pengapalan.
pencapaian penting. Pada tahun 2011 Pengoperasian pelabuhan yang lebih
Reswara membukukan produksi dan baik dan jadwal pengapalan yang
penjualan batubara mencapai 2,163 terencana akan mengurangi potensi
juta metrik ton, dengan sumbangan penalty dari pembeli, menghindari
Pendapatan sebesar Rp918,6 miliar biaya demurrage, sehingga dapat
terhadap Pendapatan konsolidasi menekan biaya operasional. Strategi
ABM Investama. Pencapaian produksi bisnis Reswara adalah memproduksi
meningkat hingga 2 kali lipat dibandingkan batubara sub-bituminous dengan biaya
tahun sebelumnya, dimana hampir sekompetitif mungkin.
seluruhnya merupakan kontribusi dari
anak usaha Reswara yaitu PT Tunas Inti Sampai akhir tahun 2011 pembangunan
Abadi (TIA) yang memiliki Ijin Usaha pelabuhan milik TIA di Kalimantan Selatan
Penambangan (IUP) di daerah Kalimantan telah diselesaikan dan dimanfaatkan untuk
Selatan. TIA menghasilkan batubara sub- aktivitas pengiriman batubara TIA.
bituminous rendah kalori yang dipasarkan
50 dengan merek dagang “TIA Compliant Bisnis Kontraktor Tambang
Coal”. Produk TIA memiliki karakteristik Bisnis penyedia jasa kontraktor tambang
rendah sulfur dan rendah kadar abu yang yang dijalankan oleh PT Cipta Kridatama
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

semakin diminati pasar karena relatif (CK) terus bertumbuh seiring dengan
lebih ramah lingkungan dan mengurangi pertumbuhan industri pertambangan.
biaya pengelolaan sisa pembakaran Selain melakukan operasi penambangan
yang substansial bagi perusahaan di lokasi tambang TIA di Kalimantan
pembangkit listrik. Selatan, saat ini CK juga mendapat kontrak
penambangan dari enam produsen
Pada tahun 2011 Reswara mengakuisisi batubara lainnya.
PT Media Djaya Bersama (MDB) yang
memiliki konsesi pertambangan di CK merupakan satu dari sekitar 160
Aceh. Saat ini MDB belum beroperasi kontraktor tambang batubara yang
secara penuh dan hanya memasok beroperasi di Indonesia. Salah satu
batubara untuk pembangkit listrik di keunggulan kompetitif CK adalah “close
lokasi pertambangan. Perusahaan relationship” dengan produsen-produsen
tengah mempersiapkan infrastruktur alat berat terkemuka disamping dukungan
tambang dan pelabuhan di Aceh dan akan penuh dari Trakindo Utama sebagai dealer
segera meningkatkan produksinya mulai alat berat merk “Caterpillar”. Dengan
pertengahan tahun 2012 untuk memasok keunggulan tersebut, skala kegiatan
pasar yang sangat prospektif di Asia Barat. operasi CK berada dalam posisi 6 besar
diantara kontraktor tambang utama
Reswara melalui anak usahanya, dalam hal pemindahan pengupasan tanah
PT Pelabuhan Buana Reja (PBR), (overburden removal).
mengelola operasi pelabuhan untuk
mendukung aktivitas pertambangan TIA
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Laporan Direksi

Dari kiri ke kanan

WILLY AGUNG ADIPRADHANA


Direktur Keuangan
Pada tahun 2011 CK menyumbangkan Di tahun 2011, Sewatama mengelola lebih
ACHMAD ANANDA DJAJANEGARA
Direktur Utama Pendapatan Rp2,961 triliun terhadap dari 70 proyek sewa pengadaan tenaga
51
Pendapatan konsolidasi ABM Investama, listrik diesel dan gas di seluruh wilayah
SYAHNAN POERBA
Direktur Layanan Pendukung Korporat naik 45,6% dari tahun 2010 sebesar Indonesia, baik di segmen pelanggan
Rp2,034 triliun. Volume pengupasan PLN maupun non-PLN. Sewatama telah

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


YOVIE PRIADI
Direktur Strategi Korporat lahan meningkat 18% menjadi 118 juta memiliki kapasitas daya listrik sebesar
BCM dan ekstraksi batubara meningkat 934 Mega Watt dengan tingkat utilisasi
28% menjadi 10,6 juta ton. Pencapaian 74% dan menyumbangkan Pendapatan
tersebut menggambarkan tingkat Rp989,9 miliar terhadap Pendapatan
pertumbuhan yang agresif untuk segera konsolidasi ABM Investama, atau naik
mencapai puncak produksi beberapa 26% dari Rp788,4 miliar pada tahun
tahun mendatang. 2010. Sewatama saat ini menguasai
pangsa pasar terbesar di pasar bisnis
Bisnis Penyedia Tenaga Listrik temporary power di Indonesia, baik dari
PT Sumberdaya Sewatama (Sewatama) sisi pendapatan maupun kapasitas daya
yang selama ini telah memantapkan yang dimiliki.
eksistensinya di bidang penyedia daya
listrik sementara (temporary power) Pelanggan utama Sewatama untuk
mulai dikembangkan sebagai power temporary power adalah PT PLN (Persero).
solution provider. Setelah mengakuisisi Pelanggan lainnya adalah sektor swasta
Meppogen, sebuah pembangkit listrik dari industri pertambangan dan migas.
independen berkapasitas 80 MW di Pangsa pasar non-PLN masih terbuka
Sumatera Selatan pada tahun 2010, pada luas untuk meningkatkan pendapatan.
tahun 2011 Sewatama mendirikan dua Demikian juga tenaga listrik cadangan
anak usaha yang akan berfokus sebagai bagi industri-industri yang membutuhkan
penyedia tenaga listrik independen kontinuitas pasokan daya dalam proses
(Independent Power Producer - IPP) produksinya.
dengan sumber energi thermal dan energi
terbarukan.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Laporan Direksi

Bisnis Logistik Terintegrasi site services, re-pabrikasi dan transport


Bisnis logistik terintegrasi yang dijalankan equipment kepada pelanggan yang
oleh PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics) bergerak dalam industri pertambangan,
mencakup jasa freight forwarding, minyak dan gas, petrokimia dan
warehouse management, project logistic, tenaga listrik.
shorebase management, perkapalan dan
logistik batubara. CKB Logistics terus Pada tahun 2011 SSB membangun
berupaya meningkatkan kemampuannya fasilitas workshop tambahan untuk jasa
dalam melayani pelanggan baik dari re-pabrikasi di Kariangau dan Samarinda,
lingkungan grup maupun eksternal. CKB Kalimantan Timur serta fasilitas site
Logistics telah membangun rantai bisnis services di Kuala Kencana, Papua.
logistik batubara untuk mendukung Fasilitas ini dekat dengan lokasi pelanggan
operasional tambang. Sejak tahun 2011, sehingga dapat menawarkan jasa yang
anak usahanya yaitu PT Baruna Dirga efisien dari segi waktu, transportasi dan
Dharma (BDD) telah menyediakan jasa biaya bagi pelanggan.
kepada TIA untuk transportasi batubara
dari pelabuhan ke titik buang sauh di SSB mencatat sumbangan Pendapatan
tengah laut. BDD telah membeli satu sebesar Rp1,006 triliun terhadap
set tongkang dan kapal tunda (tug & Pendapatan konsolidasi ABM Investama
52 barge) Kaili VIII dan Moana VIII, dan pada tahun 2011, meningkat 24% dari
memesan enam set tugs and barges yang pendapatan tahun sebelumnya sebesar
rencananya akan diterima sepanjang tahun Rp808,5 miliar. Pendapatan yang
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

2012 untuk mendukung kegiatan TIA. menembus angka Rp1 triliun merupakan
kebanggaan tersendiri di tengah semakin
Anak usaha lainnya, PT Alfa Trans Raya ketatnya persaingan terutama di sektor
(ATR) menyediakan jasa penyewaan kapal pabrikasi serta meningkatnya harga bahan
untuk industri lepas pantai. Sekitar 60% baku terutama baja.
armada ATR disewa oleh perusahaan
industri pertambangan serta minyak dan Penawaran Umum Perdana Saham
gas, sedangkan sekitar 40% armada ATR Satu langkah korporasi yang penting
melayani bisnis pengiriman kargo dan bagi ABM Investama adalah melakukan
project logistic CKB Logistics. penawaran umum perdana saham (Initial
Public Offering - IPO) di Bursa Efek
Pada tahun 2011 CKB menyumbangkan Indonesia pada tanggal 6 Desember
Pendapatan sebesar Rp750,2 miliar 2011. Lebih dari sekedar untuk
terhadap Pendapatan konsolidasi ABM menghimpun dana masyarakat, tujuan
Investama, naik 62% dari pendapatan menjadi perusahaan publik adalah untuk
pada tahun 2010 sebesar Rp461,6 miliar. mengukuhkan komitmen kami agar
senantiasa meningkatkan aspek-aspek
Bisnis Engineering Services kualitas kerja operasional, pelayanan
PT Sanggar Sarana Baja (SSB) telah kepada pelanggan dan pemangku
mempunyai pengalaman panjang dalam kepentingan lainnya serta sistem
membangun reputasi di bisnis solusi pelaporan dan pengawasan keuangan,
engineering. SSB menyediakan jasa karena kinerja Perusahaan akan selalu
engineering yang mencakup pabrikasi, diawasi langsung oleh masyarakat.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Laporan Direksi

Kondisi pasar global yang melemah yang sempurna serta manajemen SDM
memasuki kuartal ketiga tahun 2011 yang tepat. Dengan demikian, semua
nyaris menyurutkan langkah untuk tetap unit usaha akan siap menyongsong
melakukan IPO pada tahun ini. Namun pertumbuhan yang pesat dan menjadi
mengingat kerja keras dan semangat yang leader di industrinya masing-masing.
tinggi dari seluruh komponen Perusahaan
termasuk anak-anak usaha selama satu Di tahun 2010 Perusahaan telah
tahun penuh untuk mempersiapkan IPO membentuk sub-holding untuk menangani
dan dukungan dari pemangku kepentingan bisnis tambang batubara. Selanjutnya,
serta investor, IPO tetap dilaksanakan sumber-sumber daya yang terkait bisnis
sesuai rencana dan terbukti sukses. tambang terintegrasi dipersiapkan
Sebanyak 550,6 juta lembar saham (20%) secara simultan. Mulai dari perusahaan
dengan harga perdana Rp3.750 per lembar konsesi tambang batubara, kontraktor
terjual dan mengumpulkan dana sebesar tambang, coal logistics, pelabuhan sampai
Rp2,1 triliun. Yang lebih membesarkan pembangkit listrik yang menggunakan
hati, IPO ABM Investama tercatat sebagai batubara.
IPO terbesar ketiga dari 25 perusahaan
yang melakukan IPO di tahun 2011. Strategi yang berikutnya adalah
memperkuat dan mengembangkan
Fokus Strategi 2011 tiga bisnis utama kami, yaitu produsen 53
Perusahaan tetap melakukan berbagai batubara, jasa kontraktor tambang, dan
penyempurnaan di setiap aspek secara penyedia tenaga listrik. Ketiganya akan

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


berkesinambungan dengan fokus di tiga didukung oleh bisnis logistik terintegrasi
area. Area pertama adalah perbaikan dan jasa engineering.
dalam proses, baik proses produksi,
proses engineering maupun proses Strategi-strategi yang telah ditetapkan
manufaktur. Area yang kedua adalah sebelum memasuki tahun 2011 saat
penyempurnaan sistem sehingga benar- ini masih terus berjalan. Pencapaian
benar handal dan sesuai kebutuhan yang baik di tahun 2011 barulah langkah
masing-masing unit usaha. Kemudian awal. Di tahun 2012 tantangannya
yang ketiga adalah sumber daya manusia akan lebih besar lagi, karena pada saat
(SDM), yang kompetensinya harus selalu IPO, Perusahaan telah menjanjikan
ditingkatkan agar dapat menjalankan pertumbuhan yang lebih baik lagi kepada
sistem dengan baik. investor sesuai tekad ABM Investama
untuk menjadi fast growing, profitable,
Berbagai parameter kinerja menunjukkan integrated energy company.
pertumbuhan usaha ABM Investama
yang terus meningkat cepat. Secara size Pengembangan Sumber Daya
of business, pertumbuhan dari tahun Manusia
2010 ke 2011 meningkat sekitar 40%. Di antara nilai-nilai inti perusahaan adalah
Kebutuhan SDM terlatih terutama di komitmen yang tinggi untuk senantiasa
industri pertambangan (Reswara dan CK) mengembangkan sumber daya manusia
sangat tinggi dalam 2 tahun ke depan. secara berkelanjutan serta berupaya
Oleh karena itu, pertumbuhan Perusahaan mencapai standar kinerja tertinggi. Sejalan
harus ditopang dengan proses dan sistem dengan nilai tersebut, adalah tanggung
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Laporan Direksi

jawab manajemen untuk mengembangkan menjalankan usahanya. Nilai-nilai inti


sumber daya manusia (SDM) yang perusahaan yang telah ditanamkan oleh
dimiliki agar mempunyai kompetensi pendiri grup TMT dan telah dijalankan
kelas dunia dan siap menjawab setiap dengan konsisten dan konsekuen selama
tantangan. Di tingkat holding, fokus lebih dari 40 tahun di lingkungan grup TMT
pengembangan SDM diarahkan pada soft diadopsi untuk diterapkan dalam seluruh
skill development sementara yang bersifat aktivitas operasional Perusahaan.
functional skill bisa dilakukan oleh masing-
masing anak perusahaan. Nilai-nilai inti seperti integritas,
pengembangan berkelanjutan,
Mempertahankan SDM berkualitas keunggulan, proaktif, akuntabilitas dan
yang dimiliki merupakan tantangan kerja sama kelompok diterjemahkan
tersendiri. Mayoritas anak usaha kami dengan bahasa yang sederhana dan lugas
berada di industri yang sekarang sedang agar dapat dipahami dan menjadi karakter
booming, yaitu sektor tambang batubara serta perilaku dasar bagi setiap karyawan
dan kontraktor tambang. SDM spesialis dalam menjalankan aktivitasnya. Seorang
di sektor tersebut masih terbatas dan pemimpin di grup ABM Investama
menjadi incaran perusahaan kompetitor. setidaknya harus memiliki 5 sifat dasar
Perusahaan merancang program-program yaitu berwawasan ke depan, jujur dan
54 yang berpihak kepada karyawan yang rendah hati, kompeten, sumber inspirasi
mampu meminimalkan angka turn- dan aktualisasi diri sehingga Perusahaan
over karyawan. Selain program yang dapat menjalankan usahanya secara
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

bersifat reaktif, ke depan kami akan berkelanjutan, berkompetisi dengan


membuat program Talent Pool, untuk santun, menjadi warga korporasi yang baik
mengidentifikasi SDM yang mempunyai dan mampu mencapai visinya menjadi
kinerja yang baik dari sisi pekerjaan perusahaan investasi terkemuka.
maupun kepemimpinan (talent employee).
Perusahaan senantiasa mencari strategi Pada tahun 2011, Perusahaan melakukan
yang tepat baik dari sisi pengembangan kodifikasi nilai-nilai telah yang terkandung
pribadi, karir serta kompensasi dan dalam budaya perusahaan untuk
benefitnya agar mereka mau bertahan dan dituangkan dalam pedoman-pedoman
terus maju bersama kami. seperti misalnya Board Manual, Code
of Conduct, Piagam Komite Audit dan
Tata Kelola Perusahaan Peraturan Perusahaan. Sosialisasi dan
Di ABM Investama, penerapan prinsip- penandatanganan Code of Conduct telah
prinsip tata kelola perusahaan yang baik selesai dilaksanakan di holding dan pada
(Good Corporate Governance - GCG) telah tahun 2012 dilanjutkan ke seluruh anak
melekat dalam budaya kerja dan kegiatan perusahaan.
operasional Perusahaan. Walaupun
Perusahaan sendiri sebagai holding Sejak bulan November 2011, Perusahaan
relatif baru, beberapa anak usaha telah telah memiliki Komite Audit yang akan
beroperasi 20 tahun bahkan lebih dengan membantu fungsi Dewan Komisaris
menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dalam memastikan kesesuaian prinsip-
sesuai etika bisnis yang pantas dalam prinsip transparansi, tanggung jawab,
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Laporan Direksi

akuntabilitas, kemandirian dan kesetaraan sosial perusahaan (Corporate Social


dalam perencanaan dan pelaksanaan Responsibility – CSR) dari interaksi
operasional Perusahaan termasuk kami dengan masyarakat sekitar lokasi
pelaporan keuangan. tambang Perusahaan. Pada prinsipnya,
kami mendukung anak-anak usaha untuk
Unit Internal Audit juga telah dibentuk melakukan sesuatu yang bermanfaat
melalui keputusan Direksi pada bulan untuk meningkatkan kesehatan,
September 2011 yang memberlakukan pendidikan dan kesejahteraaan sosial
Piagam Internal Audit dan menunjuk ekonomi masyarakat.
Manager Departemen Manajemen
Risiko untuk menjalankan fungsi Ketua Program-program pengembangan
Internal Audit. Ketua Internal Audit masyarakat telah dilaksanakan TIA di
bertugas mempersiapkan perangkat kerja, desa-desa sekitar wilayah konsesi TIA,
organisasi dan program audit untuk dapat memberi manfaat bagi lebih dari 8.000
dilaksanakan pada tahun 2012. warga. Sementara CK sebagai kontraktor
tambang memberi kesempatan kerja
Kami juga melakukan proses manajemen bagi masyarakat lokal, sub-kontraktor dan
risiko untuk mengantisipasi kemungkinan badan usaha lokal sebagai mitra kerja.
Perusahaan mengalami tekanan keuangan CK juga mendukung program perbaikan
dan perlindungan terhadap kerugian infrastruktur dan fasilitas dekat tambang. 55
serius. Departemen Manajemen Risiko Sedangkan Sewatama menjalin kemitraan
mengelola proses manajemen risiko, dengan pihak lain untuk membangunan

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


termasuk memfasilitasi anak-anak pembangkit listrik mini hydro berbasis
perusahan untuk membentuk manajemen pemberdayaan masyarakat pedesaan di
risiko di masing-masing organisasinya. 26 lokasi di wilayah Indonesia Timur.

Dalam rangka sosialisasi, pada tahun Ke depan, kegiatan-kegiatan CSR yang


2011 Departemen Manajemen Risiko dilaksanakan oleh masing-masing unit
(ERM Department) mengadakan suatu usaha dan tersebar di berbagai lokasi
workshop besar untuk Risk Management akan dikoordinasikan oleh Departemen
Committee dan Risk Management khusus yang menangani hal ini. Kegiatan
Coordinator dilanjutkan dengan roadshow CSR yang dinilai baik secara kualitas dan
ke unit-unit usaha untuk mengadakan mempunyai dampak jangka panjang, akan
workshop dan presentasi risk awareness. dijadikan program CSR korporat yang
Tujuannya adalah menyamakan visi diimplementasikan secara terintegrasi.
mengenai pentingnya manajemen risiko
dalam setiap kegiatan bisnis sebelum Perubahan Susunan Direksi
mengambil keputusan. Untuk memperkuat kinerja Direksi, pada
tanggal 17 Januari 2011 para pemegang
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan saham telah menyetujui perubahan
Bagi ABM Investama, keberadaan susunan Direksi perseroan dengan
Perusahaan harus dirasakan dampak mengangkat Yovie Priadi sebagai Direktur
positifnya bagi masyarakat. Kami memulai Strategi Korporat.
pemahaman terhadap tanggung jawab
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Laporan Direksi

Prospek ke Depan Dengan rasio elektrifikasi di Indonesia


Melihat ke depan, tantangan di tahun 2012 yang masih di kisaran 70%, peluang usaha
akan lebih berat lagi. Sebagai perusahaan temporary power juga masih terbuka,
energi terintegrasi, secara makro terutama di daerah-daerah yang secara
Perusahaan sangat sensitif pada resesi geografis tidak mempunyai akses ke
ekonomi global yang selalu berdampak sumber energi seperti batubara dan gas.
terhadap harga komoditas khususnya Disamping itu, Perusahaan juga secara
batubara. Kebijakan pemerintah di bidang serius mendalami peluang pengembangan
infrastruktur juga dapat mempengaruhi usaha membangun IPP dengan sumber
bisnis di sektor tenaga listrik. Namun energi alternatif termasuk panas bumi,
demikian, sebagai perusahaan terbuka, tenaga matahari, dan energi terbarukan
kami harus memegang komitmen lainnya.
pertumbuhan yang telah disampaikan
kepada masyarakat. Pencapaian- Bisnis logistik juga diyakini akan terus
pencapaian Perusahaan secara kuantitatif membesar karena selain melayani
maupun kualitatif harus lebih baik lagi. kebutuhan pasar eksternal, kebutuhan
internal juga akan meningkat baik untuk
Kami optimis prospek bisnis anak-anak tranportasi batubara maupun mobilisasi
usaha tetap menjanjikan. Diharapkan alat berat dan peralatan tambang lainnya
56 perusahaan batubara kita sudah dapat serta peralatan pembangkit listrik.
beroperasi dengan kecepatan penuh Sedangkan bisnis jasa engineering akan
ditunjang oleh fasilitas pelabuhan tetap menunjang pertumbuhan bisnis
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

dan infrastruktur lainnya yang terus Perusahaan.


dipersiapkan. Usaha kontraktor tambang
juga tetap menjanjikan, karena tidak Dengan fundamental yang bagus,
banyak kompetitor yang memiliki pencapaian operasional Perusahaan akan
akses ke alat berat, seperti yang kami terus melakukan quantum leap sampai
miliki. Sementara bisnis tenaga listrik beberapa tahun mendatang dimana
mempunyai prospek yang cerah sejalan perusahaan tambang PT Media Djaya
dengan program pemerintah untuk Bersama (MDB) di Aceh akan beroperasi
memacu pertumbuhan infrastruktur penuh dan menyokong pertumbuhan
termasuk tenaga listrik. Reswara. Pada saat itu, unit-unit usaha
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Laporan Direksi

lainnya akan ikut bertumbuh dan Direksi serta karyawan anak-anak usaha
saling bersinergi secara optimal dan yang telah menunjukkan dedikasi dan
menguntungkan. profesionalisme dalam bekerja serta
konsistensi dalam menjaga nilai-nilai
Apresiasi perusahaan. Kami yakin dengan dukungan
Mewakili Direksi, saya ingin semua pihak, di masa mendatang
menyampaikan terima kasih kepada ABM Investama bukan hanya semakin
seluruh pemegang saham, Dewan terdepan sebagai perusahaan energi,
Komisaris, pelanggan dan mitra usaha tetapi juga semakin dirasakan manfaat
atas dukungan dan kerja samanya. Saya keberadaannya di masyarakat.
sampaikan juga penghargaan kepada
seluruh karyawan ABM Investama dan

Atas nama Direksi

57

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Achmad Ananda Djajanegara
Direktur Utama
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

58
Tinjauan Bisnis
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

59

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Membangun
sinergi
bisnis grup ABM
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Kinerja Bisnis

COAL PRODUCTION
Sampai akhir tahun 2011, Reswara telah
menghasilkan produksi dan penjualan
hingga sekitar 2,163 juta metrik ton dan
akan terus meningkat sejalan dengan
meningkatnya kemampuan logistik
dan perluasan rantai logistik batubara
terintegrasi.

60
PT Reswara Minergi Hartama (Reswara) pada pembangkit listrik thermal berbahan
didirikan pada tahun 2010 untuk menjadi bakar batubara.
sub-holding di bisnis pertambangan
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

terintegrasi. Setelah pendiriannya, Produk batubara TIA dipasarkan dengan


Reswara segera melakukan berbagai nama TIA Compliant Coal untuk pelanggan
langkah penting untuk memperkuat industri pembangkit listrik di India, Cina,
portofolio bisnis di bidang pertambangan Thailand dan Filipina, selain juga memasok
batubara. Pada bulan Desember 2010 ke pasar domestik. TIA juga menjalankan
Reswara mengakuisisi PT Tunas Inti Abadi bisnis trading batubara dengan membeli
(TIA) yang memiliki konsesi tambang sejumlah batubara tertentu dari produsen
batubara di Kalimantan Selatan dan pada lain yang kemudian dipasarkan sebagai
bulan Juni 2011 Reswara mengakuisisi TIA Traded Coal.
PT Media Djaya Bersama (MDB).
Untuk mendukung kegiatan pengapalan
Konsesi tambang milik TIA berada di batubara, pada bulan Desember 2010
wilayah Sungai Loban dan Kusan Hulu, Perusahaan juga mendirikan PT Pelabuhan
Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Buana Reja (PBR) untuk mengelola
Selatan dengan luas 3.074 hektar. Wilayah jasa pelabuhan. PBR telah mendapat
konsesi TIA telah dipastikan mengandung izin Badan Usaha Pelabuhan dari
52 juta metrik ton cadangan (reserves) Kementerian Perhubungan sehingga PBR
batubara dari 106 juta metrik ton sumber dapat melakukan usaha jasa pelabuhan
daya (resources) dengan perkiraan umur kepada TIA. Pada akhir tahun 2011
tambang 13 tahun. Cadangan batubara pelabuhan yang dikelola PBR di TIA telah
TIA umumnya terdiri dari batubara sub- mencapai kapasitas penuh dan dapat
bituminous berkalori rendah berkandungan menyediakan pengelolaan stockpile,
abu dan sulfur rendah yang digunakan crushing, pengelolaan conveyor pemuatan
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Kinerja Bisnis

COAL PRODUCTION

61
tongkang, dan dermaga di wilayah adalah cadangan terukur. Dalam 4 tahun
konsesi TIA. ke depan (2012-2016), TIA dan MDB
akan menjadi motor produksi batubara

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Pada bulan Juni 2011 Perusahaan Reswara dengan target pertumbuhan
mengakuisisi PT Media Djaya Bersama sampai 66% menjadi 17 juta metrik
(MDB), yang melalui dua anak ton. Sebanyak 5 juta metrik ton akan
perusahaannya, PT Bara Energi Lestari dihasilkan dari TIA dan sebesar 12 juta
(BEL) dan PT Mifa Bersaudara (Mifa) metrik ton akan diproduksi oleh MDB.
memiliki konsesi tambang batubara yang Dari sisi infrastruktur, saat itu Perusahaan
berdampingan di provinsi Nanggroe Aceh sudah memiliki kapasitas sebesar 15 juta
Darussalam. Konsesi penambangan metrik ton sehingga memungkinkan untuk
tersebut secara total memiliki luas 4.629 empat tahun ke depan memenuhi target
hektar di Seunagan, Suka Makmue, produksinya.
Kabupaten Nagan Raya (BEL) dan
Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat (Mifa). PT Tunas Inti Abadi (TIA)
Di kedua konsesi ini, MDB diperkirakan Sebelum diakuisisi Reswara, TIA
memiliki 169 juta metrik ton cadangan merupakan anak usaha ABM Investama.
batubara dari 455 juta metrik ton sumber Saat itu TIA yang masih tahap konstruksi
daya batubara jenis batubara sub- telah berproduksi dan menjual produknya
bituminous. ke pasar ekspor sejak bulan Oktober
2009 sebesar 0,1 juta metrik ton.
Dengan demikian, secara total wilayah Berikutnya, TIA telah menghasilkan
konsesi Reswara mencakup luas 7.703 produksi 1 juta metrik ton pada tahun
hektar dengan estimasi sumber daya 2010. Suatu pencapaian kinerja yang
batubara sebesar 561 juta metrik ton, cukup agresif walaupun pada saat itu
dimana 221 juta metrik ton diantaranya masih menggunakan fasilitas pelabuhan
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Kinerja Bisnis

COAL PRODUCTION

62
milik orang lain. Pada tahun 2011 TIA telah underpass di titik persimpangan sebidang
menyelesaikan pembangunan infrastruktur dengan jalan raya provinsi. Pembangunan
tambang dan sarana pendukung termasuk jalan sendiri dan underpass merupakan
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

jalan angkut utama, pelabuhan stockpile, investasi infrastruktur yang cukup besar
crushing plant dan barge loading facility namun memberikan dampak yang
sehingga memungkinkan untuk beroperasi signifikan bagi kelancaran hauling batubara
penuh sesuai kapasitas disain. Di tahun ke pelabuhan, meminimalisasi biaya serta
2011 TIA berhasil membukukan volume mengurangi risiko ketergantungan dengan
penjualan hingga 2,163 juta metrik ton. infrastruktur pihak eksternal.

Lokasi tambang TIA secara geografis Dengan faktor-faktor yang menguntungkan


sangat menguntungkan karena jarak tersebut, tambang-tambang di sekitar
transportasi batubara mulai dari tambang lokasi TIA sangat potential untuk
sampai ke pelabuhan hanya sekitar 24 bekerja sama dalam perluasan kapasitas
kilometer dengan sebagian besar akses trading TIA. Pada bulan Mei 2011, TIA
jalan berada di lahan milik Perusahaan memperoleh izin pengangkutan dan
yang dibangun sendiri. penjualan batubara dari Kementerian
ESDM dan membeli batubara dari konsesi
Transportasi batubara tidak melalui daerah lain dekat wilayah konsesi Perusahaan.
permukiman penduduk, jalan masyarakat Perusahaan menjual TIA Compliant
maupun jalan provinsi. Perusahaan Coal dan TIA Traded Coal melalui trader
menyediakan jalur pengangkutan batubara batubara yang pada umumnya memasok
tahan cuaca selebar 20 meter dengan batubara kepada perusahaan pembangkit
kapasitas stock sampai dengan 50 ton. tenaga listrik di China, India, Thailand dan
Perusahaan juga telah membangun Filipina. Selain penjualan dengan perjanjian
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Kinerja Bisnis

COAL PRODUCTION

63
pasokan berjangka waktu tertentu, geoteknik, hidrologi, dan oseanografi
Perusahaan juga melakukan penjualan yang dibuat oleh konsultan-konsultan
batubara melalui spot market. international untuk membangun

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


infrastruktur dan pengembangan tambang
PT Media Djaya Bersama (MDB) yang direncanakan akan dimulai pada
Konsesi MDB berlokasi sekitar 14 km tahun 2012.
arah timur kota Meulaboh, Aceh Barat.
Wilayah konsesi MDB diperkirakan Dari sisi pasar, lokasi tambang MDB
memiliki 169 juta metrik ton cadangan di pantai Barat Sumatera sangat dekat
yang diidentifikasikan sebagai batubara dengan pasar Asia Barat. Pasar Asia Barat
sub-bituminous berkalori rendah. Selain seperti India sendiri merupakan pengguna
cadangan yang relatif besar, MDB batubara jenis sub-bituminous rendah
mempunyai banyak keunggulan kompetitif sulfur dan rendah abu yang merupakan
baik dari sisi kemudahan akses ke lokasi produk dari tambang MDB.
tambang maupun dari sisi pasar.
Perusahaan telah mencanangkan target
Dari sisi kemudahan akses, lokasi pertumbuhan MDB yang agresif. Dalam
konsesi MDB hanya berjarak 30 menit siklus waktu 2 tahunan, kapasitas MDB
dari bandar udara Cut Nyak Dhien di akan ditingkatkan dua kali lipat untuk
Nagan Raya, sekitar 45 kilometer dari mendukung target pertumbuhan produksi
kota Meulaboh dan telah tersedia Reswara sebesar 10 juta metrik ton
jalan-jalan perintis. Selain itu, lokasi dalam dua tahun ke depan. Dengan
tambang hanya berjarak 12,3 kilometer akan diselesaikannya infrastruktur yang
dari pesisir pantai. Perusahaan telah terdiri dari stockpile, jalan angkut utama,
membuat disain konseptual dan studi crusher, overland conveyor, barge loading
kelayakan berdasarkan data-data conveyor, pilihan antara FBOS atau
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Kinerja Bisnis

COAL PRODUCTION

Floating Crane, MDB diproyeksikan untuk Pada tanggal 25 Juli 2011, PBR
memproduksi batubara skala besar (>10 mendapatkan Izin Badan Usaha
juta metrik ton per tahun). Dukungan Pelabuhan yang dikeluarkan oleh Menteri
infrastruktur dan jarak transportasi yang Perhubungan. Infrastruktur pelabuhan
pendek ke pasar Asia Barat menyebabkan telah siap dan beroperasi pada akhir
tercapainya Delivered Energy Unit (DEU) tahun 2011 dengan kapasitas 5 juta
yang lebih kompetitif dibandingkan metric ton per tahun. Saat ini pelabuhan
dengan tambang batubara lain sekelasnya. yang dioperasikan PBR masih difokuskan
Nilai DEU yang merefleksikan kecepatan untuk mendukung kegiatan usaha TIA.
waktu penyerahan sangat menentukan PBR diproyeksikan untuk berkembang
nilai jual produk disamping karakteristik menyediakan jasa pelabuhan batubara
dan jenis batubara. terintegrasi yang mencakup:
1. Pengelolaan stockpiling, termasuk
Perusahaan telah menjajaki pasar stockpile atau persediaan dengan
India dengan menandatangani nota kapasitas 120.000 metrik ton;
kesepahaman dengan satu pembangkit 2. Crushing batubara melalui crushing
tenaga listrik India, Sarash, untuk plant dengan kapasitas output dapat
menyediakan 5 juta metrik ton batubara mencapai 750 metrik ton pecahan
produksi MDB dalam jangka waktu batubara per jam;
64 yang akan ditentukan dalam perjanjian. 3. Pemuatan melalui conveyor sepanjang
Perusahaan juga telah membicarakan 900 meter dengan kapasitas sebesar 5
kontrak jangka panjang dengan juta metrik ton per tahun dan dermaga
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

perusahaan lain di India. pemuat (jetty loading).

PT Pelabuhan Buana Reja Pasar dan Profil Pelanggan


(PBR) Perusahaan memasok batubara ke
PBR mengoperasikan pelabuhan yang China, India, Thailand, Filipina dan pasar
berlokasi di Sebamban Baru, Kalimantan domestik. Perusahaan juga melakukan
Selatan yang meliputi wilayah seluas trading batubara, membeli batubara
27 hektar. Pelabuhan dilengkapi fasilitas dari produsen lain untuk memasok
conveyor sepanjang 900 meter untuk tambahan batubara kepada pelanggan
memudahkan pemuatan batubara dan dua di saat permintaan relatif lebih tinggi
fasilitas pemuatan (sea berth) yang dapat dari suplai yang tersedia. Penjualan ke
mengakomodasi tongkang berukuran pasar internasional dilakukan melalui
300 kaki (8.000 metrik ton). Pelabuhan perusahaan trading yang melayani
berlokasi sekitar 25 kilometer dari perusahaan pembangkit listrik batubara
wilayah konsesi TIA. Hal ini memberikan seperti Agarwal, MSPL, Sarash dan Oorja,
jarak pemuatan yang pendek dan biaya yang umumnya mensuplai batubara
transportasi yang lebih rendah. Kedekatan kepada pengguna akhir pembangkit listrik
dan kemudahan akses tambang pada di India. Pelanggan pedagang batubara
fasilitas pemuatan tongkang serta kepada lainnya adalah LG, IMR dan Sinar Energi
para pelanggan di Asia dan India, akan Alam yang umumnya mensuplai batubara
mengurangi biaya pengiriman batubara kepada pembangkit listrik pengguna akhir
dan dengan demikian memberikan di Cina. Konsumen lainnya pada tahun
keunggulan kompetitif tersendiri. 2011 adalah Siam Cement Group.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Kinerja Bisnis

COAL PRODUCTION

Uraian mengenai pasar batubara dunia Upaya peningkatan produktivitas juga


secara lengkap ada pada pembahasan dilakukan dengan pengoperasian
Tinjauan Industri. pelabuhan dan pengaturan jadwal
pengapalan yang lebih baik dan terencana
Rencana dan Strategi untuk mengurangi penalty dari buyer yang
Perusahaan menyadari bahwa umur berakibat langsung kepada meningkatnya
tambang mempunyai jangka waktu biaya operasional.
tertentu sampai suatu saat nilai
keekonomiannya menurun. Untuk Kinerja Operasional
menjaga dan meningkatkan tingkat Kinerja Reswara mengalami peningkatan
pertumbuhan Perusahaan dan menunjang pesat pada tahun 2011. Dengan
portofolio grup ABM, dalam periode 2-3 pertumbuhan yang sangat baik,
tahun Perusahaan harus menambah Perusahaan memproyeksikan produksi
jumlah properti tambang, baik melalui batubara TIA akan mencapai 5 juta metrik
akuisisi atau joint operation. Selain itu, ton pada tahun 2013 dengan dukungan
Perusahaan juga akan membentuk divisi sinergis dari anak perusahaan grup
trading batubara untuk memfasilitasi ABM lainnya. Pada akhir tahun 2011
perusahaan-perusahaan batubara dalam Reswara telah menghasilkan produksi dan
mendapatkan pasarnya. Divisi Trading ini penjualan hingga sekitar 2,163 juta metrik
juga akan mendukung rencana strategi ton. Produksi ini akan terus meningkat 65
joint operation. sejalan dengan meningkatnya kemampuan
logistik dan perluasan rantai logistik

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Untuk mewujudkan operation excellence, batubara terintegrasi.
Perusahaan harus melakukan berbagai
inovasi untuk mengoptimalkan Pada tahun 2011 MDB belum beroperasi
produktivitas untuk menekan biaya penuh dan hanya memasok batubara
produksi. Perusahaan menerapkan batubara ke pembangkit listrik di
program K3L (Keselamatan, Kesehatan lokasi pertambangan. MDB sedang
Kerja dan Lingkungan) secara ketat mempersiapkan pembangunan
untuk mencegah kecelakaan fatal dan infrastruktur untuk logistik batubara
terwujudnya operasi pertambangan yang termasuk pelabuhan dan jalan mulai tahun
aman. Perusahaan mengembangkan 2012. Untuk sementara, Perusahaan
sistem manajemen keselamatan dan masih menggunakan infrastruktur yang
kesehatan kerja (SMK3) sendiri mengacu ada, termasuk pelabuhan dan jalan milik
pada SMK3 berbasis resiko dengan pemerintah.
elemen-elemen pencegahan fatal yang
dikembangkan sendiri berdasarkan Kinerja operasional Reswara tercermin dari
kebutuhan aktual di lapangan sesuai produsi batubara dibandingkan dengan
risk assessment yang telah dilakukan rasio pengupasan lahan (strip ratio) yaitu
menyeluruh di semua bidang operasi. perbandingan antara volume pengupasan
Disamping itu, Perusahaan juga tanah untuk dibuang yang dihitung
mengadopsi sistem manajemen dalam meter kubik untuk mendapatkan
K3 OHSAS 18001:2007 dan sistem (ekstraksi) satu ton batubara. Kinerja
manejemen lingkungan ISO 14001:2004. Perusahaan pada tahun 2011 dirangkum
dalam tabel berikut:
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Kinerja Bisnis

COAL PRODUCTION

Parameter Kinerja Operasional

Strip Ratio Rata-rata* Volume Produksi dan Harga Penjualan Rata-rata


(%) Penjualan (US$/metric ton)
(ribu ton)
5,8

47,1
2.163
4,4

37,1
4,1

28,4
83,5%
1.179

113

Pertumbuhan Volume
Penjualan 2010-2011
11 10 09 11 10 09 11 10 09
* Strip ratio rata-rata adalah strip
ratio yang digunakan sebagai dasar
perhitungan biaya penambangan
berdasarkan Laporan JORC

66
Kontrak Baru yang Diperoleh pada 2. Contract to Sale & Purchase of
Tahun 2011 Coal No. 023/S&P.VSL/TCT-MS/
Penjualan batubara Perusahaan umumnya XII/2010 tanggal 9 Desember
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

melalui kontrak satu tahun, sembilan 2010 sebagaimana diubah dengan


bulan dan pasar spot. Kontrak jual beli Addendum-A Contract to Purchase &
batubara yang diperoleh pada tahun Sale of Coal tanggal 20 Januari 2011
2011 dengan TIA sebagai penjual adalah dengan MSPL, dimana MSPL sepakat
sebagai berikut: untuk membeli batubara sebanyak
600.000 metrik ton dari TIA untuk
1. Contract to Sale & Purchase of periode pengapalan yang dimulai
Coal No. 022/S&P.VSL/TCC-ACC/ sejak Januari 2011 sampai dengan
XII/2010 tanggal 9 Desember Desember 2011 dengan harga yang
2010 sebagaimana diubah dengan disepakati untuk FOB Muara Satui
Addendum-A Contract to Purchase & Anchorage.
Sale of Coal tanggal 20 Januari 2011 3. Contract to Sale & Purchase of
dengan Agarwal, dimana Agarwal Coal No. 024/S&P.VSL/TCC-MS/
sepakat untuk membeli batubara XII/2010 tanggal 9 Desember
sebanyak 1.200.000 metrik ton dari 2010 sebagaimana diubah dengan
TIA untuk periode pengapalan yang Addendum-A Contract to Purchase &
dimulai sejak Februari 2011 sampai Sale of Coal tanggal 20 Januari 2011
dengan Januari 2012. dengan MSPL, dimana MSPL sepakat
untuk membeli batubara sebanyak
600.000 metrik ton dari TIA untuk
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Kinerja Bisnis

COAL PRODUCTION

periode pengapalan yang dimulai Membangun Sinergi


sejak Januari 2011 sampai dengan Kontraktor tambang grup ABM Investama,
Desember 2011 dengan harga yang PT Cipta Kridatama (CK), melakukan jasa
disepakati untuk FOB Muara Satui penambangan bagi TIA. CK menambang
Anchorage. dan melakukan pemindahan dengan truk
4. Kontrak jual beli batubara No.TCC-029/ ke lokasi yang lebih dekat ke pelabuhan
BYR/FOB-VSL/TIA-MS/XII-11 tanggal 6 dimana terdapat fasilitas pemuatan
Desember 2012 dengan Mega Strada batubara ke tongkang untuk dipindahkan
Pte Ltd, dimana Mega Strada Pte ke dalam kapal.
Ltd sepakat untuk membeli batubara
sebanyak 1.200.000 metrik ton dari Sejak bulan Juli 2011, PT Cipta Krida
TIA untuk periode pengapalan yang Bahari (CKB Logistics) mulai menyediakan
dimulai sejak Januari sampai dengan jasa tongkang bagi TIA dengan
Desember 2012. mengakomodasi pemuatan batubara ke
tongkang sampai dengan 100.000 ton
batubara per bulan.

67

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Kinerja Bisnis

CONTRACT MINING
Pada tahun 2011, CK telah melakukan
pengupasan tanah sebesar 118 juta BCM
(Bank Cubic Metre), dan mengekstraksi
10,6 juta ton batubara, masing-masing
meningkat 18,2% dan 27% dibandingkan
tahun sebelumnya.

68
PT Cipta Kridatama (CK) yang dibentuk sistem pengelolaan armada (JigSaw)
pada tahun 1997, adalah pengembangan untuk memantau tingkat kinerja armada
dari divisi penyewaan dan penjualan dan peralatan melalui data komunikasi
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

alat berat rekondisi merek Caterpillar dan teknologi GPS (global positioning
PT Trakindo Utama. Saat ini CK telah system). Hubungan historis yang kuat
bertransformasi menjadi salah satu dengan Trakindo Utama merupakan
pemain utama jasa pertambangan di keunggulan kompetitif tersendiri bagi CK
Indonesia yang didukung oleh lebih karena tidak banyak kontraktor tambang
dari 2.800 karyawan dan empat kantor memiliki kemudahan akses ke alat berat.
perwakilan di Kalimantan. Perusahaan CK juga menjalin aliansi yang erat dengan
menyediakan jasa kontraktor tambang produsen dan pemasok alat berat lainnya.
“dari tambang ke pelabuhan” (pit to
port) yang meliputi jasa eksplorasi, Untuk mendukung proses bisnisnya,
perencanaan penambangan, pengupasan perusahaan memiliki sistem pengawasan
tanah, ekstraksi dan pemuatan batubara, produksi dan perencanaan untuk
transportasi dan pengolahan, reklamasi memantau dan meninjau pengoperasian
dan rehabilitasi. pada setiap lokasi proyek setiap hari
melalui program Project Calculator pada
Sampai 31 Desember 2011 CK sistem manajemen operasi internal
memiliki 428 alat berat dan peralatan yang dinamakan CMOS (Ciptakridatama
pertambangan yang digunakan dalam Management Operating System). Dengan
penambangan dan produksi batubara sistem yang terintegrasi ini, CK dapat
seperti excavator, truk, dozer, grader, memantau proses bisnis Perusahaan di
wheel loader, compactor dan mesin berbagai lokasi proyek secara real time.
pengeboran. Perusahaan menerapkan
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Kinerja Bisnis

CONTRACT MINING

69
Pasar dan Profil Pelanggan Kalimantan Timur. ITM memiliki sejumlah
Di Indonesia terdapat sepuluh produsen tambang di Kalimantan Timur, Tengah
batubara terbesar yang menyumbangkan dan Selatan. Tata merupakan perusahaan

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


hampir 60% dari total produksi batubara konglomerasi India yang bermitra dengan
domestik. Adaro Energy dan Bumi Bumi Resources.
Resources memberikan kontribusi lebih
dari seperempat total produksi. Kedua Selain pemain-pemain di atas, produsen
perusahaan tersebut memiliki cadangan batubara dengan skala lebih kecil juga
dan rencana-rencana ekspansi yang merupakan pasar potensial bagi CK. Pada
substansial. Pemain lainnya termasuk tahun 2011, Perusahaan mempunyai
Tata, Indo Tambangraya Megah (ITM), dan kontrak jasa pertambangan untuk tujuh
Berau Coal Energy. produsen batubara yaitu PT Mahakam
Sumber Jaya, PT Gema Rahmi Persada,
Adaro Energy adalah pemilik tunggal PT Kaltim Bumi Manunggal, PT Multi
tambang besar Tutupan dan Wara di Harapan Utama, PT Arutmin Indonesia,
Kalimantan Selatan. Bumi Resources PT Titan Wijaya, dan perusahaan grup
adalah pemilik saham mayoritas di ABM yaitu PT Tunas Inti Abadi (TIA).
Arutmin Indonesia dan di Kaltim Prima Kontrak dengan produsen batubara
Coal (KPC) disamping juga memiliki umumnya dengan jangka waktu yang
proyek batubara di Pendopo Energi berkisar dari tiga tahun sampai dengan
Batubara di Sumatera. Arutmin memiliki masa manfaat seumur tambang.
tambang Satui, Mulia, Batulicin dan Sampai dengan 31 Desember 2011, dari
Senakin yang berlokasi di Kalimantan ketujuh kontrak tersebut CK telah dan
Selatan dan KPC memiliki tambang di akan mengerjakan sekitar 34,4 juta ton
Sangatta dan Bengalon yang berlokasi di ekstraksi batubara dan 465,3 juta BCM
pengupasan tanah (overburden removal).
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Kinerja Bisnis

CONTRACT MINING

Profil Proyek Jasa Pertambangan CK


Estimated Outstanding
Contracted Volume of Coal/
Pemegang Site Proyek
Target Lama Kontrak Overburden (Million Tons/
Konsensi Pertambangan
Million BCM) as of Dec
31, 2011

Samarinda–
1 Kalimantan Timur
14 Juni 2004–31 Agustus 2015 125.0

Kotabangun, Kutai 2 1
Dari Desember 2007–Penyelesaian semua pekerjaan < 42
2 Kertanegara– 12.5 4
months from the commencement of overburden removal 3
Kalimantan Timur

Desa Batuah (Air


Panas), Kecamatan 6
From Mar 18, 2005–Target of 54.2 million BCM of overburden 5
3 Los Janan, Kabupaten 2.8/12.3
and/or 7.7 MT coal ROM is reached
Kutai Kertanegara
–Kalimantan Timur

Jonggong, Busang
4 dan Loa Kulu From Nov 29, 2007–October 19, 2015 1.1/14.4
–Kalimantan Timur

Satui dan Kusan


5 Hulu, Tanah Bumbu From Jun 25, 2009–Later of Life of Mine, or Jun 30, 2020 27.0/155.3
–Kalimantan Timur

From Jul 1, 2006–Life of mine


Batulicin–Kalimantan Sungkai site: From start or operations or by AUg 2008–Earlier
6 3.5/16.2
Selatan of Jul 2011 or when the pit coal reserve is considered to be
7
un-economical to mine

Desa Tanjung From March 18, 2011–72 months from start of operations, or
7 -/129.6
Dalam–Bengkulu completion of obligations, whicever is earlier

Total 34.4/465.3
70

Lokasi Operasi CK Pada Tahun 2011 Dengan Tujuh Perjanjian Operasional


ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

PT GEMA RAHMI PERSADA PT MULTI HARAPAN UTAMA PT MAHAKAM SUMBER JAYA PT KALTIM BATU MANUNGGAL
Kota Banggun, Kalimantan Selatan Jonggon, Kalimantan Timur Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur Sanga-sanga, Kalimantan Timur

KALIMANTAN
SUMATERA

SULAWESI

IRIAN
JAYA

JAWA

PT TITAN WIJAYA
Air Muning Muko-muko, Bengkulu
PT ARUTMIN INDONESIA PT ARUTMIN INDONESIA PT ARUTMIN INDONESIA
Mangkal Api, Kalimantan Selatan Sangkai, Kalimantan Selatan Batulicin ATA, Kalimantan Selatan
PT TUNAS INTI ABADI
Sungai Danau, Kalimantan Selatan
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Kinerja Bisnis

CONTRACT MINING

Rencana dan Strategi 1. Meningkatkan kemampuan untuk


Untuk menghadapi tantangan ke depan, menganalisis arah kebijakan
secara internal Perusahaan terus pemerintah pusat dan daerah dengan
membangun dan memperkuat sumber cara membangun komunikasi dan
daya manusia (SDM), kelengkapan kerja sama yang baik dengan lembaga-
peralatan, kondisi keuangan yang sehat lembaga pemerintah dan organisasi
serta proses bisnis yang sejalan dengan non pemerintah.
nilai-nilai perusahaan melalui komitmen 2. Melakukan optimalisasi penggunaan
dan prosedur kerja yang baik. teknologi terapan untuk meningkatkan
efisiensi dan efektivitas seluruh
Upaya memaksimalkan potensi sumberdaya.
Perusahaan dilakukan dengan cara sebagai 3. Mengembangkan SDM yang
berikut: mempunyai kompetensi tinggi
1. Mempertahankan dan meningkatkan dan meningkatkan kinerja secara
kinerja serta menjaga citra Perusahaan. berkelanjutan melalui Penilaian Kinerja
2. Merancang organisasi yang terstruktur, Individual dan Training Development
mendorong pengembangan inovasi bagi karyawan sesuai dengan
melalui pembinaan keahlian pada perencanaan karir setiap individu.
bidang Engineering, Operation
Excellence, K3L serta efisiensi Kinerja Operasional 71
keterjaminan pasokan (supply chain Pada tahun 2011, Perusahaan telah
efficiency). melakukan pengupasan tanah sebesar 118

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


3. Melakukan inisiatif backward juta BCM (Bank Cubic Metre), meningkat
integration di dalam portofolio inisiatif dari 100 juta BCM pada tahun 2010 dan
Perusahaan. mengekstraksi 10,6 juta ton batubara,
meningkat signifikan dibandingkan 8,3 juta
Disamping itu, Perusahaan juga ton batubara pada tahun 2010.
melakukan strategi meminimalisasi
kendala eksternal dengan cara sebagai Peningkatan produksi terjadi pada proyek
berikut: yang memiliki stripping ratio rendah. TIA
dan proyek di PT Arutmin Indonesia telah
memasuki area stripping ratio rendah
sehingga ekstraksi batubara meningkat
27,7% dibanding tahun 2010.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Kinerja Bisnis

CONTRACT MINING

Kinerja Operasional 2009-2010

Pengupasan Lahan Pengambilan Batubara


(juta BCM) (juta ton)
118,0

10,6
104,2
100,0

8,3

7,1
11 10 09 11 10 09

Kontrak Baru yang Diperoleh pada terkait. Perusahaan telah mengikat kontrak
72 Tahun 2011 berjangka dengan TIA, anak perusahaan
Pada tahun 2011 Perusahaan mendapat Reswara dimana syarat pembayaran diatur
beberapa kontrak baru sebagai berikut: oleh jadwal biaya tetap per BCM atas
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

1. Perpanjangan kerja sama kontrak tanah yang dikupas dan jumlah per ton
jasa penambangan antara PT Cipta batubara yang diserahkan dalam jangka
Kridatama dengan PT Titan Wijaya waktu yang disepakati.
untuk jangka waktu 6 (enam)
tahun hingga tahun 2017 dengan Di lokasi pertambangan milik TIA, CK
target produksi sebesar 1,8 juta melakukan penambangan, pengangkutan
BCM overburden per bulan, yang dan pemindahan dengan truk ke lokasi
ditandatangani pada tanggal yang lebih dekat ke pelabuhan yang
18 Maret 2011. terletak di Bunati, Kalimantan Selatan,
2. Ekspansi kerja sama kontrak jasa dimana terdapat fasilitas pemuatan
penambangan dengan perubahan tongkang untuk kemudian dipindahkan ke
harga antara PT Cipta Kridatama dalam kapal di lepas pantai.
dan PT Mahakam Sumber Jaya
untuk jangka waktu 5 (lima) tahun Dalam hal TIA meningkatkan produksi
hingga 2016. batubara dari wilayah konsesinya, CK
berkomitmen untuk menyediakan
Membangun Sinergi jasa kontraktor tambang bagi produksi
Sebagai bagian dari grup ABM, CK tambahan tersebut. Demikian juga untuk
menjalin kerja sama yang erat dengan wilayah konsesi lainnya, seperti wilayah
Reswara untuk mengoperasikan konsesi PT Bara Energi Lestari (BEL) dan
penambangan berdasarkan rencana PT Mifa Bersaudara (Mifa), anak usaha
penambangan dan ketentuan pemerintah Reswara di Aceh.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Kinerja Bisnis

CONTRACT MINING

Prospek ke Depan Perusahaan mengantisipasi masalah yang


Permintaan batubara di pasar domestik mungkin terjadi terkait alat berat dengan
maupun ekspor menunjukkan membangun close relationship dengan
peningkatan yang cukup besar dengan dealer alat berat seberti Hitachi, Liebherr,
estimasi pertumbuhan rata-rata 5-10%. Terex dan lain-lain, selain juga mendapat
Pertumbuhan permintaan mendorong dukungan penuh dari PT Trakindo Utama
produsen meningkatkan produksinya sebagai dealer Caterpillar. Sedangkan
dengan melakukan ekspansi dan untuk memenuhi kebutuhan tenaga
meningkatkan pembangunan infrastuktur kerja terampil, Perusahaan melakukan
yang kuat pada semua proyek tambang kerja sama dengan perguruan tinggi dan
yang di tangani. Hal ini berdampak positif sekolah kejuruan untuk mengadakan
terhadap pertumbuhan industri kontraktor knowledge sharing mengenai industri
tambang. Namun booming industri pertambangan sekaligus mencari dan
tambang tidak diikuti pertumbuhan menyeleksi calon karyawan dari lulusan-
alat berat yang seimbang. Demikian lulusan terbaik sekolah-sekolah tersebut.
pula tenaga kerja terlatih di sektor
pertambangan.

73

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Kinerja Bisnis

POWER SOLUTIONS

POWER SOLUTIONS
Kapasitas daya terpasang mencapai 934
MW pada tahun 2011 atau meningkat
sebesar 17,9% dengan tingkat utilisasi
74% mencerminkan pertumbuhan
permintaan yang nyata dari pelanggan dan
menghasilkan peningkatan pendapatan
secara bermakna.

74
PT Sumberdaya Sewatama (Sewatama) solutions provider. Sampai akhir 2011,
dibentuk pada tahun 1992 sebagai Sewatama telah memiliki kapasitas
divisi penyedia jasa sewa generator daya listrik total mendekati 1 Giga Watt
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

set PT Trakindo Utama. Sejalan dengan (934 MW) dengan cakupan layanan di


restrukturisasi PT Trakindo Utama menjadi seluruh wilayah Indonesia.
sebuah induk perusahaan terintegrasi
PT Tiara Marga Trakindo (TMT), pada tahun Untuk mendukung pengembangan bisnis
2000 Sewatama menjadi perusahaan yang sebagai penyedia solusi kelistrikan, saat ini
berdiri sendiri di bawah naungan holding Sewatama memiliki tiga divisi yaitu:
TMT. Selanjutnya, sejak tahun 2009 • Divisi Temporary Power, yang
Sewatama menjadi bagian dari grup ABM. merupakan penyumbang pendapatan
terbesar bagi Perusahaan dari jasa
Mengawali bisnis penyewaan generator sewa pembangkit listrik temporary,
set sejak 20 tahun lalu, bisnis inti pembangkit listrik emergency, tenaga
penyediaan daya listrik sementara listrik segera, tenaga listrik standby/
(temporary power) sudah berkembang back-up, tenaga listrik jangka panjang,
mencakup penyewaan peralatan dan jasa tenaga listrik sementara dan tenaga
pemeliharaan, konsultasi, perencanaan listrik tidak terinterupsi.
dan pelaksanaan. Pada tahun 2006, visi • Divisi Operational & Maintenance
Sewatama untuk menjadi a leading power (O&M), yang berfokus menyediakan
rental provider di Indonesia telah tercapai jasa pengoperasian dan pemeliharaan
dengan kapasitas daya listrik total yang end-to-end pembangkit listrik. Target
dimiliki mencapai 400 Mega Watt (MW). pelanggan adalah penyedia kelistrikan
Sejak saat itu Sewatama meningkatkan pemerintah dan swasta/independen,
visinya untuk menjadi a leading power industri minyak dan gas serta
pertambangan.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Kinerja Bisnis

POWER SOLUTIONS

Ke depan, bila penguasaan teknologi 75


• Divisi Pillar, yang menyewakan pompa
sentrifugal untuk kegiatan dewatering dan sumber daya telah mencukupi,
terutama kepada pelanggan yang Perusahaan juga akan menjajaki

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


melakukan operasi pertambangan dan pemanfaatan potensi geothermal, sel
disiapkan untuk mewadahi kegiatan surya dan tenaga angin sebagai sumber
Sewatama dalam bidang efisiensi energi baru dan terbarukan.
energi, consulting dan optimasi.
Pelanggan Divisi Pillar sebagian Pasar dan Profil Pelanggan
besar adalah perusahaan kontraktor Pasar sewa mesin pembangkit listrik di
pertambangan, termasuk PT Cipta Indonesia sangat kompetitif dan para
Kridatama (CK), salah satu anak pesaing Perusahaan memiliki kegiatan
perusahaan grup ABM Investama. operasional dan pangsa pasar yang
besar. Pesaing utama Sewatama adalah
Disamping itu, menyikapi dinamika Aggreko, penyedia daya listrik sementara
pertumbuhan usaha yang cepat, internasional, dengan jaringan kerja di
Sewatama memutuskan untuk mendirikan sekitar 34 negara dan 148 lokasi. Aggreko
dua anak perusahaan yaitu PT Pradipa menyediakan jasa kepada serangkaian luas
Aryasatya, yang akan menjadi wadah industri, termasuk pertambangan, minyak
invetasi Sewatama di pembangkitan dan gas, pembangunan, petrokimia,
listrik berbahan bakar thermal seperti perkapalan dan telekomunikasi. Sebagai
batubara dan gas, dan PT Nagata Bisma perusahaan internasional, Aggreko harus
Shakti yang direncanakan akan melakukan bekerja sama dengan mitra lokal seperti
beberapa investasi dan akuisisi untuk Bima Goltens Powerindo dan PT Cogindo
pengembangan usaha pembangkitan listrik Daya Bersama, yang merupakan anak
energi terbarukan seperti mikro hydro. perusahaan PLN.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Kinerja Bisnis

POWER SOLUTIONS

Di bisnis penyedia tenaga listrik independen bersifat corrosive resistant. Untuk pelanggan
(IPP), Perusahaan akan menghadapi pesaing di industri minyak dan gas, Sewatama
baik dalam sektor pembangkit listrik menyediakan pompa cooling tower dan
tenaga thermal maupun energi terbarukan. pompa fire untuk sistem pendingin cairan
Pemain besar di sektor IPP diantaranya yang mudah terbakar dan gas yang mudah
adalah PT Indika Energy Tbk, Bakrie Power meledak. Perusahaan juga menyediakan
dan Medco Power, serta perusahaan sistem air bervolume dan bertekanan tinggi
independen, seperti Navigat Energy dan untuk melakukan tes pada tangki, pipa, kapal
Keramasan Power. dan konstruksi baja lainnya di industri kelautan
serta sistem pompa air bagi pelanggan di
Pelanggan utama Sewatama adalah PT PLN industri properti.
(Persero), otoritas pengelola kelistrikan
negara. Selain PLN yang disebut sebagai Perusahaan meyakini bahwa bisnis sewa
segmen utility, Perusahaan juga mempunyai generator set masih terus berkembang
basis pelanggan yang kuat di segmen pesat dengan tingkat pertumbuhan
non-utility yang berasal dari perusahaan mencapai sekitar 20% setiap tahunnya.
pertambangan, minyak dan gas, konstruksi, Walaupun pertumbuhan PLN masih cukup
pengelola gedung serta penyelenggara event. tinggi, Perusahaan berharap segmen non-
Sewatama mengelola lebih dari 70 proyek utility juga bertumbuh secara signifikan.
76 sewa pengadaan tenaga listrik diesel dan gas Tren pertumbuhan di luar Jawa sudah
di seluruh Indonesia. menunjukkan ke arah non-utility seperti
misalnya sektor pertambangan, perminyakan,
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Sampai saat ini segmen utility masih memberi perkebunan dan industri kelautan. Pada
kontribusi sekitar 85% dari total pendapatan segmen non-utility, Perusahaan dapat
Sewatama. Perusahaan mempunyai kontrak menawarkan solusi premium bernilai tinggi
sewa pembangkit listrik dengan PLN di untuk kebutuhan-kebutuhan yang kritikal.
berbagai wilayah Indonesia. Umumnya Walaupun demikian, dari segi volume,
dengan jangka waktu 6 sampai 12 bulan, segmen PLN masih memberikan pendapatan
namun bisa juga jangka waktu yang lebih yang cukup besar bagi Perusahaan.
panjang. Dengan kontrak ini, Perusahaan Diharapkan dalam 5 tahun ke depan
menyediakan generator set dengan dapat tercapai komposisi ideal 60%:40%
total kapasitas terpasang 934 MW yang antara segmen utility dengan non-utility,
didistribusikan ke Indonesia Timur (Sulawesi- sehingga kedua segmen membentuk
Maluku-Papua), Kalimantan, Bali dan Nusa profil yang sinergis dan memberikan
Tenggara serta Jawa. Kontrak dengan profitabilitas optimal.
pelanggan non-utility umumnya lebih pendek,
berkisar 3 sampai 6 bulan. Rencana dan Strategi
Strategi yang dijalankan pada tahun 2011
Pelanggan non-utility masih sangat potensial adalah bagian dari strategi besar yang sudah
untuk meningkatkan pendapatan. Di dicanangkan sejak 4 tahun yang lalu, yaitu:
industri pertambangan, pompa dewatering • Mempertahankan dan menumbuhkan
merupakan bagian penting dari kegiatan bisnis inti penyediaan temporary power
operasional. Perusahaan menyediakan sistem dan jasa terkait, seperti O&M dan Pillar.
dewatering dengan volume tinggi dan sistem • Mengimbangi pertumbuhan di temporary
pompa tekanan multistage serta pompa power dengan memasuki bisnis penyedia
yang dilengkapi dengan set pompa yang
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Kinerja Bisnis

POWER SOLUTIONS

kelistrikan independen (Independent Pada tahun 2011 Sewatama melangkah


Power Producer – IPP) baik menggunakan lebih maju lagi di bisnis IPP dengan
tenaga thermal (batubara dan gas) menandatangani perjanjian jual beli saham
maupun tenaga energi terbarukan. bersyarat (Conditional Sale and Purchase of
Share Agreement – CSPA) untuk mengakuisisi
Perusahaan telah melangkah maju untuk dua proyek pembangkit listrik. Proyek
membangun fundamental pengembangan tersebut adalah pembangkit listrik tenaga
usaha mempeluas cakupan bisnis batubara 15 MW di Aceh dan pembangkit
pembangkitan listrik. Beberapa keputusan listrik tenaga gas 100 MW di Jambi. Perjanjian
akuisisi telah diambil agar Sewatama dapat ini diharapkan dapat dilanjutkan dengan
dengan segera memasuki bisnis IPP dan proses pembelian saham (SPA) pada tahun
memahami segala permasalahannya. Pada 2012. Dengan memiliki kedua pembangkit
saatnya, Sewatama akan membangun tersebut Sewatama semakin mengukuhkan
pembangkit listrik sendiri dengan kompetensi diri di bisnis IPP.
dan pengetahuan yang lebih lengkap.
Sebelumnya, pada tahun 2009 Sewatama
Pada tahun 2010 Sewatama mulai memasuki menjalin kemitraan dengan Jaya Dinamika
bisnis penyedia kelistrikan independen Geohidroteknika (JDG) yang didukung oleh
(IPP) dengan mengakuisisi 20% saham dana hibah dari IFC (International Finance
PT Metaepsi Pejebe Power Generation Corporation), untuk mengembangkan proyek 77
(Meppogen), sebuah perusahaan IPP yang pembangkit listrik mini hydro di 26 lokasi
memiliki dan mengoperasikan pembangkit di wilayah Indonesia Timur. Diharapkan

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


listrik tenaga gas SCPP (Simple Cycle Power secara agregat, dari 26 lokasi pembangkit
Plant) dengan kapasitas total 80 MW di listrik energi terbarukan mini hydro tersebut
Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten dapat dihasilkan daya sebesar 50 MW. Kerja
Muara Enim, Sumatera Selatan. Saat ini sama ini memperkaya portofolio Sewatama
Meppogen sedang meningkatkan kapasitas untuk pemanfaatan energi terbarukan bagi
pembangkitnya dengan mengkonversi ke masyarakat luas.
skema combined cycle sehingga dapat
menghasilkan 110 MW. Meppogen telah Kinerja Operasional
mengikat suatu perjanjian jual beli daya listrik Kinerja Sewatama tumbuh secara
(Power Purchase Agreement – PPA) dengan berkelanjutan dan menunjukkan tingkat
PLN pada tahun 2005 untuk jangka waktu pertumbuhan yang setara dengan kompetitor-
20 tahun. kompetitor yang beroperasi di tataran global
pada parameter-parameter pembanding yang
Langkah ini merupakan pintu masuk bagi relevan. Pertumbuhan bisnis penyediaan
Sewatama untuk memasuki dunia IPP daya listrik sementara terlihat dari kapasitas
dan terlibat langsung dalam perusahaan daya yang dimiliki yang mencapai 934 MW
pembangkitan listrik swasta yang sudah pada tahun 2011 atau meningkat sebesar
beroperasi. Selain memperoleh peluang 17,9% dibandingkan tahun 2010. Peningkatan
untuk meningkatkan kompetensi karyawan kapasitas daya terpasang dan tingkat
dengan melakukan OJT (on the job training) utilisasi yang tetap pada angka 74% secara
di tempat tersebut, sebagai pemegang umum mencerminkan adanya pertumbuhan
saham Perusahaan juga berharap suatu saat permintaan yang nyata dari pelanggan.
akan mendapatkan manfaat pengembalian
investasi yang baik.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Kinerja Bisnis

POWER SOLUTIONS

Kinerja Operasional Penyedia Daya Listrik Sementara

Total Kapasitas Terpasang Tingkat Rata-rata Utilisasi Tingkat Rata-rata Sewa


(MW) (%) (Rp/kWh)
934

255
792

235
758

74

74

70

199
11 10 09 11 10 09 11 10 09

Dari total pendapatan Sewatama pada Kontrak Baru yang Diperoleh pada
tahun 2011 sebesar Rp1.007 miliar, divisi Tahun 2011
Temporary Power memberi kontribusi Sepanjang tahun 2011, Sewatama
pendapatan sebesar Rp952,0 miliar mendapatkan kontrak-kontrak baru, baik
78
(94,5%), divisi Pillar Rp49,5 miliar (4,9%) berasal dari jasa sewa mesin pembangkit
dan divisi O&M Rp5,5 miliar (0,5%). listrik tenaga diesel dan gas baik untuk sektor
utility (PLN) maupun non-utility. Beberapa
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

kontrak dengan nilai di atas Rp250 juta per


bulan adalah sebagai berikut:

Nilai Sewa/Bulan
Pelanggan/Lokasi Proyek Produk/Jasa
(miliar Rp)
UTILITY – PLN
PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Utara Diesel Genset 8,91
(PLTG/D Teluk Lembu)
PT PLN (Persero) Wilayah Lampung (PLTD Tarahan) Diesel Genset 2,22
PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Selatan dan Diesel Genset 4,53
Kalimantan Tengah (PLTD Maburai)
PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Selatan dan Diesel Genset 4,53
Kalimantan Tengah (GI Rantau)
NON UTILITY
PT Pertamina EP UBEP Tanjung (Kalimantan) Diesel Genset 0,69
PT Pertamina EP, Tanjung (Kalimantan) Diesel Genset 0,50
PT Bhumi Pala Perkasa (Kalimantan) Diesel Genset 0,43
PT TanjungEnim Lestari Pulp and Paper, Muara Enim – Diesel Genset 0,39
Palembang (Sumatera Selatan)
PT Bhumi Pala Perkasa, Badak NGL Bontang Diesel Genset 0,33
(Kalimantan Timur)
PT Asahimas Chemical – Anyer, Cilegon Diesel Genset 0,29
PT Pertamina EP UBEP Sangasanga & Tarakan Gas Genset 0,29
(Kalimantan Timur)
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Kinerja Bisnis

POWER SOLUTIONS

Membangun Sinergi ekonomi domestik. Angka permintaan


Sewatama terus membangun dan masih tetap tinggi karena PLN tidak dapat
meningkatkan sinergi yang kuat dengan dengan segera memenuhi permintaan.
semua unit bisnis yang tergabung di Rasio elektrifikasi Indonesia masih
bawah naungan holding ABM Investama. disekitar angka 70%. Masih dibutuhkan
Pasokan batubara dan transportasi waktu beberapa tahun untuk mencapai
ke lokasi pembangkit listrik IPP serta rasio yang ideal karena untuk membangun
pabrikasi komponen-komponen sebuah pusat pembangkitan listrik
pembangkit listrik merupakan contoh membutuhkan waktu yang lama dengan
sinergi end-to-end yang dilakukan biaya infrastruktur yang tinggi.
Sewatama dengan unit bisnis lainnya.
PT Sanggar Sarana Baja telah membantu Di sisi lain, bisnis IPP memberikan
mewujudkan modul pembangkit listrik peluang yang besar. Namun Perusahaan
yang dikemas di dalam kontainer menyikapi peluang investasi di bisnis
yang memungkinkan peningkatan IPP secara sangat hati-hati dengan
fleksibilitas, kecepatan dan efisiensi dalam mempertimbangkan faktor-faktor
pemasangan instalasi listrik sementara fundamental dari pertumbuhan usaha
sesuai keinginan pelanggan. Armada yang berkelanjutan termasuk faktor
CKB Logistics memungkinkan mobilisasi- komersial, sosial dan lingkungan hidup.
demobilisasi mesin-mesin tersebut ke Tidak semua peluang harus ditangkap 79
lokasi proyek yang tersebar di seluruh walaupun kompetensi dan dukungan
wilayah Indonesia. finansial memungkinkan.

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Prospek Usaha Permintaan listrik captive di Indonesia
Sewatama telah memperhitungkan meliputi segmen yang sangat luas. Dari
bahwa iklim kompetisi akan lebih ketat. industri minyak dan gas, sumber daya
Dinamika persaingan telah diprediksi siaga untuk industri, sampai ke desa-desa
sebelumnya dengan masuknya para terpencil dan pulau-pulau terluar yang
pemain global ke indonesia yang melihat tidak tercapai oleh sumber-sumber energi.
Indonesia sebagai sebuah tujuan investasi, Sumatera secara khusus memiliki proporsi
termasuk di bidang ketenagalistrikan. Di permintaan listrik yang luar biasa tinggi.
sisi lain, kompetisi yang semakin berat Hal ini karena permintaan dari industri
memberikan banyak pembelajaran dan tambang, industri manufaktur kertas dan
memacu perbaikan yang berkelanjutan pupuk dan proyek-proyek minyak dan
agar kinerja Sewatama menjadi gas. Selain itu, banyak industri yang lebih
semakin baik. mengandalkan pasokan dari generator
set karena masih rendahnya variabel
Permintaan listrik di Indonesia masih mutu dan keandalan pasokan PLN di
akan terus meningkat. Permintaan listrik beberapa daerah. Semua kondisi tersebut
datang dari sektor residensial/hunian dan menunjukkan bahwa potensi pasar untuk
komersial serta sektor industri sejalan penyediaan listrik melalui sewa generator
dengan peningkatan pertumbuhan set masih terbuka luas sebagai peluang
Perusahaan.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Pendukung Bisnis

ENGINEERING SERVICES
Kinerja empat divisi SSB memberikan
kontribusi penting bagi pencapaian
pendapatan yang berhasil menembus
angka Rp1 triliun, meningkat 19,2% dari
tahun sebelumnya.

80
PT Sanggar Sarana Baja yang lebih dikenal Perusahaan. SSB memiliki welder yang
dengan SSB didirikan pada tahun 1977 mempunyai sertifikat keahlian tertinggi
sebagai pendukung bisnis PT Trakindo G6 dan diantaranya mampu melakukan
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Utama. SSB memfokuskan diri untuk pengelasan Titanium. Sampai dengan


memproduksi komponen dan asesoris 31 Desember 2011, SSB memperkerjakan
untuk alat berat produk Caterpillar. 2.883 karyawan (permanen dan kontrak)
Sejalan dengan meningkatnya kapabilitas tersebar di kantor pusat, pabrik, dan
engineering dan fasilitas produksi yang workshop yang berada di 10 lokasi di
dimiliki, pada tahun 1985 SSB mulai Indonesia.
melakukan diversifikasi usaha dan
melebarkan sayap bisnis. SSB mulai Divisi Fabrikasi (SSBF)
memasuki pasar industri minyak dan Pada tahun 1983, SSB membentuk Divisi
gas, petrokimia dan pembangkit listrik Pabrikasi untuk melayani pelanggan yang
selain juga tetap memperkuat bisnis semakin meningkat baik dari perusahaan
inti di industri pertambangan. Saat ini domestik maupun internasional. Divisi ini
SSB mempunyai empat divisi yang siap menawarkan jasa pabrikasi menyeluruh,
memberikan solusi engineering untuk mulai dari rancangan, pembuatan
berbagai kebutuhan industri. peralatan, pemasangan di lokasi dan
penyediaan solusi bagi kontrol proses dan
Perusahaan memiliki sumber daya instalasi. SSBF didukung tenaga ahli teknik
yang sangat lengkap baik dari sisi yang berpengalaman dan mempunyai
SDM, fasilitas, permesinan serta sertifikasi keahlian yang dibutuhkan
workshop yang dekat dengan lokasi dalam jasa perancangan dan pabrikasi.
operasi pelanggan. Pengalaman dan Proses pabrikasi dilakukan di fasilitas
keahlian SDM Perusahaan sudah diakui Perusahaan di Pulogadung, Jakarta.
oleh pasar sebagai kompetensi inti Instalasi dan pekerjaan commissioning
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Pendukung Bisnis

ENGINEERING SERVICES

Perusahaan mendapatkan sertifikasi 81


dapat dilaksanakan di fasilitas pelanggan
bila diperlukan. OHSAS 18001 untuk Sistem Manajemen
Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Kemampuan engineering Perusahaan ISO 14001 untuk Sistem Manajemen
telah mendapat pengakuan berbagai pihak Lingkungan.
dengan berbagai sertifikasi yang telah
diraih dari lembaga-lembaga sertifikasi Peralatan yang dibuat SSBF diantaranya
terkemuka. Sejak tahun 2008 SSBF adalah pressure vessel bertekanan tinggi,
memperoleh sertifikasi dari National gas separator, heat exchanger, carbon
Board Inspection Code (NBIC) untuk dioxide removal. SSBF mengerjakan
sertifikasi kelas R Stamp dan tahun 2009 pabrikasi baja untuk membuat incinerator,
dari American Society of Mechanical silo, bin dan chute, metering skid, clamp
Engineers (ASME) untuk sertifikasi kelas shell, transformer dan peralatan mud
U, U2 dan S Stamp. Divisi Pabrikasi tank. Sampai hari ini Divisi Pabrikasi
SSB juga telah menjalani asesmen dan telah menjalin hubungan bisnis yang
di sertifikasi oleh PT Chevron Pacific cukup lama, berkisar dari 26 sampai 31
Indonesia (PT CPI) sehingga diakui sebagai tahun dengan perusahaan-perusahaan
kontraktor yang berhasil menerapkan terkemuka seperti PT Chevron Pacific
Sistem Manajemen Keselamatan dan Indonesia (PT CPI), PT Total Indonesie dan
Kesehatan Kerja (SMK3). Perusahaan PT Pertamina (Persero).
juga telah memperoleh Surat Ketetapan
dari Direktorat Jendral Minyak dan Gas Divisi Site Service (SSBS)
Kementerian ESDM sebagai perusahaan Divisi Site Service (SSBS) memberikan
jasa pendukung bagi pekerjaan minyak jasa dan perbaikan teknis bagi perusahaan-
dan gas seperti yang dipersyaratkan oleh perusahaan pertambangan di lokasi
Undang-undang. Dalam bidang K3L, pelanggan (on site) maupun di workshop
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Pendukung Bisnis

ENGINEERING SERVICES

terdekat milik Perusahaan. Dengan dan perusahaan internasional yang


memberikan jasa perbaikan di site, bergerak dalam industri pertambangan
pelanggan tidak perlu mengirim barang di Indonesia. Jasa re-pabrikasi yang
yang akan diperbaiki ke Jakarta atau diberikan SSBR memungkinkan pelanggan
kemanapun sehingga dapat meminimalkan untuk memperpanjang masa pakai mesin
downtime dan memaksimalkan tingkat dan peralatan dengan mengganti atau
ketersediaan peralatan. memperbaiki komponen inti tertentu.
SSBR mengerjakan re-pabrikasi dan
Divisi Site Service menyediakan jasa perawatan kembali komponen inti drive
perbaikan mulai dari perawatan dasar train, trackpad shoe, silinder hidrolis,
sampai dengan perbaikan struktur untuk bagian-bagian dari mesin dan rotating
peralatan-peralatan yang digunakan equipment yang dibuat oleh Caterpillar,
pada aktivitas penambangan seperti Hitachi dan pabrik alat berat lainnya
wheel loader, Dozer, grader dan OHT yang digunakan dalam operasional
truck. SSBS melakukan perbaikan sasis, pertambangan. Perusahaan menyediakan
modifikasi sesuai kebutuhan, rekondisi komponen inti peralatan berat tertentu
(refurbishment) dan upgrade peralatan bagi pelanggan atau melakukan rekondisi
penambangan. komponen inti yang ada pada peralatan
pelanggan sehingga life time peralatan
82 Secara umum, jasa yang diberikan oleh tersebut menjadi lebih panjang.
SSBS meliputi:
• Pengelasan dan pekerjaan permesinan Perusahaan menangani sebagian besar
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

(lineboring, bubut, milling dan lain-lain). jasa re-pabrikasi di fasilitas Perusahaan


• Perakitan bak truk tambang, perbaikan di Pulogadung, Jakarta dan Kariangau,
keretakan pada struktur, pengelasan Balikpapan - Kalimantan Timur. Fasilitas
struktural, jasa fabrikasi dan jasa crack pertama di Kariangau beroperasi bulan
failure analysis, serta solusi untuk Oktober 2009 dan diperluas pada
masalah alignment. tahun 2011. Fasilitas tambahan telah
• Perbaikan sasis dan bak truk tambang. dibangun di Kuala Kencana - Papua dan
• Rekondisi komponen dan modifikasi telah beroperasi pada akhir tahun 2011.
alat penunjang. Fasilitas-fasilitas ini terletak dekat dengan
• Pelapisan dengan liner wear plate lokasi pelanggan dan calon pelanggan
untuk melindungi interior bak truk. yang bergerak dalam operasional
• Rancangan dan pabrikasi khusus pertambangan, sehingga menguntungkan
untuk memenuhi kebutuhan spesifik pelanggan dari sisi efisiensi, transportasi
pelanggan. dan waktu pengiriman barang.

Divisi Re-pabrikasi (SSBR) Komponen inti yang dire-pabrikasi atau


Divisi Re-pabrikasi (SSBR) berfokus dalam direkondisi oleh Divisi Re-pabrikasi
perbaikan dan re-pabrikasi komponen ditandai dengan stempel “SSB Reman”.
utama alat berat yang digunakan di industri Perusahaan telah mengembangkan
pertambangan. Pelanggan Divisi Re- kemampuan untuk melakukan re-
pabrikasi terdiri dari perusahaan domestik pabrikasi komponen inti dengan kualitas
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Pendukung Bisnis

ENGINEERING SERVICES

tinggi dengan melakukan investasi bobot tambahan bagi kendaraan. Dengan


dalam pembelian peralatan permesinan demikian daya angkut dan kapasitas
terbaru serta menerapkan sistem truk dapat dimaksimalkan dan biaya
manufaktur modern. pengangkutan dapat lebih efisien.

Divisi Transport Equipment (SSBT) Untuk melayani pelanggan dari sektor


SSBT menyediakan jasa spesialisasi industri minyak dan gas serta aviasi,
pada peralatan transportasi untuk industri SSBT juga memproduksi kendaraan
pertambangan, seperti merancang, tangki bahan bakar termasuk untuk bahan
memproduksi dan mendistribusikan bakar pesawat yang dilengkapi dengan
produk untuk transportasi personil dispenser, yang dirancang dengan standar
(manhaul bus) dan pemindahan material. keamanan maksimum.
Divisi Transport Equipment saat ini
mempunyai fasilitas di Kawasan Industri Pasar dan Profil Pelanggan
Millennium (Tigaraksa), Tangerang. Perjalanan panjang SSB selama 35
tahun telah membentuk basis pelanggan
SSBT memproduksi dan mendistribusikan tersendiri di segmen yang berorientasi
produk yang sangat beragam untuk pada kualitas produk. Perusahaan terus
peralatan transportasi, termasuk peralatan melakukan upaya untuk meningkatkan
yang dirancang khusus, seperti: keunggulan kompetitif dengan cara 83
• Bak truk tambang (dump body), side meningkatkan kompetensi SDM dan
tipper, trailer, bulk haulage, truk servis menciptakan nilai dari produk yang

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


(termasuk tangki bahan bakar dan air, dihasilkan agar dapat diapresiasi pasar
truk untuk servis pelumas, crane tray pada level harga premium.
dan low loader) serta bis modifikasi
untuk lokasi pertambangan, baik untuk Divisi Pabrikasi memiliki beberapa
penggunaan khusus di jalan tambang pelanggan utama dari industri minyak, gas
maupun di jalan raya. dan pertambangan serta industri lainnya
• Crane, hook loader, aerial lift platform, yang telah menjalin hubungan kerja
tangki bahan bakar aluminium dan sama yang panjang, diantaranya adalah
container side loader. Untuk produk PT Chevron Pacific Indonesia, PT Semen
ini SSBT memegang keagenan merek Tonasa dan PT Salamander Energy. Divisi
Palfinger (Eropa) untuk crane, Heil Pabrikasi telah melakukan terobosan
(North Amerika) untuk alumunium penting dengan memasuki pasar kontrak
tanker dan Hammar (Swedia) untuk servis untuk peralatan yang dibuat. Tahun
handling equipment. 2011, Perusahaan mengikat kontrak servis
• Jasa perawatan, layanan suku cadang, dengan Chevron dan ConocoPhillips.
dan perbaikan pada produk-produk
tersebut di atas. Divisi Site Services memberikan jasa
untuk proyek-proyek pertambangan
Salah satu produk unggulan SSBT adalah besar di Indonesia, seperti Newmont
light weight body, body truk pengangkut di Batu Hijau – Nusa Tenggara Barat,
barang atau orang dengan material yang Freeport di tambang Grassberg – Papua,
kuat namun ringan sehingga menghemat PT International Nickel Indonesia (INCO)
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Pendukung Bisnis

ENGINEERING SERVICES

di Soroako - Sulawesi Selatan, tambang citra Perusahaan di persepsi pelanggan.


PT Kaltim Prima Coal di Sangatta - Perusahaan memperkenalkan logo
Kalimantan Timur dan beberapa wilayah Perusahaan yang baru dengan
operasi sister company PT Cipta berpartisipasi pada Mining, Oil & Gas
Kridatama (CK) di Kalimantan Selatan Exhibition. Pembenahan website dilakukan
dan Kalimantan Timur. Perusahaan juga untuk menciptakan citra Perusahaan agar
memberikan jasa kepada sub-kontraktor lebih profesional dan informatif.
beberapa lokasi tambang, seperti Trakindo
Utama, PT Thiess Contractors Indonesia Melihat peluang yang baik dari
dan PT Liebherr Indonesia Perkasa. rencana perluasan pertambangan
Newmont di Batu Hijau, Perusahaan
Pada akhir tahun 2011, SSB memberikan akan meningkatkan kemampuan dan
kontribusi yang bernilai bagi PT Freeport kapasitas workshop di Batu Hijau agar
Indonesia (PTFI) yang saat itu sedang dapat segera melayani meningkatnya
mengalami kerusakan pipa jalur permintaan perbaikan dan perawatan
konsentrat. SSB Papua ditugaskan untuk peralatan tambang di Batu Hijau. Sebagai
memperbaiki jaringan pipa tersebut perusahaan yang telah mempunyai
dengan total sambungan keseluruhan fasilitas di sana, SSB tidak ingin peluang
mencapai 80 kilometer. SSB Papua melayani ekspansi pelanggan didahului
84 mampu menyelesaikan pekerjaan pipeline oleh kompetitor. Disamping itu, fasilitas
tersebut pada 21 Desember 2011, lebih baru juga akan dibuka di Kalimantan dan
cepat dari target yang diberikan oleh Papua yang masih merupakan wilayah
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

PTFI. Pencapaian tersebut memperoleh pertumbuhan utama bagi bisnis yang


apresiasi yang baik dari pemberi dijalankan Perusahaan.
pekerjaan. Dengan pencapaian tersebut,
Divisi Site Service mampu membuktikan Di tahun 2012 Perusahaan akan
bahwa SSB tetap yang terbaik dalam melakukan akuisisi produk baru sebagai
kualitas, kecepatan dan ketepatan untuk langkah investasi berikutnya. Perusahaan
mendukung pekerjaan pengelasan di akan memasuki segmen-segmen baru
wilayah dan kondisi apapun. dengan menawarkan produk yang spesifik.

Divisi Re-pabrikasi menjalin hubungan Kinerja Operasional


kerja sama selama lebih dari 5 tahun Keempat Divisi SSB mempunyai
dengan para pelanggan utamanya seperti pencapaian dan tingkat persaingan pasar
PT Trakindo Utama, PT Kaltim Prima Coal, yang berbeda-beda. Di tahun 2011, Divisi
Leighton Contractors dan Newmont. Site Service mencatat pendapatan terbaik
Perseroan juga menyediakan jasa sementara permintaan tertinggi diperoleh
re-pabrikasi kepada CK. Divisi Transport Equipment. Permintaan
untuk Divisi Pabrikasi juga tinggi, namun
Rencana dan Strategi kenaikan harga bahan baku baja dan
Pada tahun 2011, Perusahaan melakukan ketatnya persaingan mengoreksi tingkat
investasi penting untuk meningkatkan pendapatan.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Pendukung Bisnis

ENGINEERING SERVICES

Secara keseluruhan, pendapatan Kinerja operasional Divisi Pabrikasi (SSBF)


Perusahaan tumbuh 20% dibandingkan dan Divisi Transport Equipment (SSBT)
dengan pendapatan tahun sebelumnya. dapat diukur dengan indikator Tonnage
Kontrak baru untuk divisi Transport dari peralatan yang diproduksi. Sedangkan
Equipment yang didapat dari PT Pertamina kinerja Divisi yang memberikan jasa
(Persero) dan PT Chevron Pacific seperti Divisi Site Service (SSBS)
Indonesia berkontribusi terhadap dan Divisi Re-pabrikasi (SSBR) diukur
peningkatan pendapatan Perusahaan. dengan indikator Service Hours dimana
Pencapaian lain dari pendapatan pencapaiannya pada tahun 2011 dan
Perusahaan adalah keberhasilan perbandingannya pada tahun 2010 dan
menembus angka psikologis Rp1 triliun. 2009 adalah sebagai berikut:

Pendapatan SSB dalam 3 Tahun Terakhir


(juta Rupiah)
1.006.083

85
844.208

716.539

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


11 10 09

Kinerja Operasional Masing-masing Divisi dalam 3 Tahun Terakhir

Divisi Fabrikasi – SSBF Divisi Transport Equipment Divisi Site Service – SSBS Divisi Re-pabrikasi – SSBR
(ton) – SSBT (ribu - service hour) (ribu - service hour)
(ton)
1.700,0
7.351

6.836

1.411,9
5.261
4.576

4.486
4.483

679,5

220,2
549,0

525,3

11 10 09 11 10 09 11 10 09 11 10 09
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Pendukung Bisnis

ENGINEERING SERVICES

Pada tahun 2011 Perusahaan berhasil kelas U3 yang merupakan pengakuan


memperoleh sertifikasi ISO 14001 dan kompetensi tertinggi di bidang mekanikal
OHSAS 18001. Kedua sertifikasi tersebut engineering. Sertifikasi U3 menunjukkan
merupakan salah satu persyaratan pengakuan atas kompetensi SSB dalam
penting untuk berkompetisi di pasar membuat peralatan pressure vessel
industri minyak dan gas. Merupakan dengan kekuatan tekanan sampai 100 bar.
suatu prestasi dan kebanggaan tersendiri Tidak banyak perusahaan engineering yang
bagi seluruh jajaran Perusahaan bahwa mempunyai sertifikasi tersebut. Bahkan
sertifikasi tersebut mampu diraih tanpa baru SSB yang memilikinya di Indonesia
bantuan konsultan dan dapat diperoleh maupun kawasan regional Asia Tenggara.
dalam waktu persiapan hanya 6 bulan saja.
Hal ini membuktikan bahwa kapabilitas Kontrak Baru yang Diperoleh pada
sumber daya manusia Perusahaan Tahun 2011
sangat kompeten. Beberapa kontrak baru dan perpanjangan
yang nilainya signifikan yang diperoleh
Prestasi lainnya adalah pencapaian pada 2011 adalah sebagai berikut:
sertifikasi American Society of Mechanical
Engineers (ASME) untuk sertifikasi

86
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Nama Proyek/ Tanggal Pengiriman


No Pelanggan Nilai
Keterangan (sesuai Kontrak)
1 PT Chakra Jawara Manhaul Bus Body 30/11/2011 - 31/3/2012 USD5.403.600
PT Tri Swardana Supporting
2 30/4/2012 - 31/10/2012 USD3.660.000
Utama Equipment
Fuel Lube Service
3 PT Thiess Contractors 31/10/2011 - 30/9/2011 USD2.891.580
Body on CAT740
4 PT Freeport Indonesia Double Trailer 17/12/2011 USD1.937.061
PT Bukit Makmur
5 Coal Body 25/1/2012 - 23/3/2012 USD1.650.000
Mandiri Utama
6 PT Freeport Indonesia Trailers 20/11/2011 - 24/1/2012 USD1.380.933
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Pendukung Bisnis

ENGINEERING SERVICES

No Proyek/Keterangan Pelanggan Nilai

Heat Exchanger Service, Repair and ConocoPhillips


1 USD4.960.155,40
Modification Indonesia Inc, Ltd.
2 Tracks FL Smith USD4.128.336,00
Pembangunan Unit Heavy Poly Nuclear
Adsorption (HPNA) Removal Hydrocracking
3 PT Pertamina (Persero) USD3.250.000,00
Complex Unit (HCU-A) Refinery Unit V
Balikpapan
Pekerjaan Desain, Fabrikasi, dan Penggantian
4 Column CDU 1.C.01 Refinery Unit VII PT Pertamina (Persero) Rp28.050.000.000,00
Kasim-Sorong
Supply of Glycol Dehydration Package USD2.348.780,00
Amendment I ConocoPhillips USD162.500,00
5
(Grissik) Ltd.
Service order - HAZOP Meeting of Glycol
USD22.500,00
Package

Membangun Sinergi Prospek Usaha


Sebagai bagian dari grup ABM, Sepanjang tahun 2011 Perusahaan telah 87
Perusahaan mendukung upaya ABM meletakkan strategi fundamental untuk
Investama untuk memberdayakan energi memperbesar pasar, tidak hanya pasar
sebagai visi besarnya. Perusahaan siap domestik tetapi juga pasar internasional.

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


memberikan kontribusi yang terkait Langkah-langkah strategis telah diambil
dengan sinergi engineering dengan termasuk memperluas infrastruktur,
tetap menjalankan prinsip kewajaran dan mengambil sertifikasi yang diperlukan dan
dalam kaidah bisnis profesional. Saat ini meningkatkan kompetensi sebagai modal
Perusahaan mendukung operasi PT Cipta untuk memasuki pasar LNG. Beberapa
Kridatama (CK) di Kalimantan Selatan pasar ekspor telah terbuka lebar namun
dan Kalimantan Timur, dan membangun Perusahaan masih menyikapi dengan
“packager” bagi PT Sumberdaya hati-hati dan pertimbangan matang
Sewatama. terutama dalam hal alokasi modal kerja
dan kesiapan SDM untuk bertugas di
luar negeri.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Pendukung Bisnis

INTEGRATED LOGISTICS

INTEGRATED LOGISTICS
Pendapatan dan profitabilitas yang
dinamis dari enam portofolio bisnis
CKB Logistics, memberikan kontribusi
pendapatan konsolidasi yang saling
melengkapi dan menunjang dengan
tingkat pertumbuhan yang selalu positif.

88
PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics) seluruh Indonesia, termasuk 60 kota dan
didirikan pada tahun 1997 sebagai area yang sulit dijangkau oleh transportasi
perusahaan yang melayani jasa komersial. Layanan CKB Logistics
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

kepabeanan termasuk pengiriman melalui meliputi Integrated Logistics, Warehouse


darat, laut dan udara. Pada awalnya CKB Management, Project Logistics, Shore-
Logistics hanya berkantor di Jakarta dan base Management, Industrial Shipping
Surabaya untuk melayani jasa kepabeanan dan Coal Logistics. Secara umum
melalui pelabuhan Tanjung Priok dan Perusahaan melayani sektor energi
Tanjung Perak. Seiring dengan perjalanan (minyak dan gas, pertambangan), industri
waktu, pelayanan Perusahaan terus (alat berat, pabrik pupuk) dan infrastruktur
ditingkatkan mencakup jasa pengangkutan (PLN, Kontraktor EPC).
darat, laut dan udara hingga mampu
melayani pengangkutan peralatan dan alat Armada pendukung operasional
berat ke lokasi proyek yang dikategorikan Perusahaan terdiri dari armada truk,
sebagai jasa project logistics. peralatan, kapal dan tongkang yang
jumlahnya pada akhir tahun 2011 adalah
Selama kurun waktu 14 tahun, CKB sebagai berikut:
Logistics terus berkembang pesat menjadi 1. Armada Truk:
sub-holding yang menyediakan bisnis – 130 truk kapasitas antara 0.5T-12T
jasa logistik terintegrasi dengan fokus – Flat Bed Trailer 20’ dan 40’
pada pelanggan di sektor energi. Saat – Low Loader kapasitas 20T-80T
ini CKB Logistics mempunyai dua anak 2. Peralatan berat:
perusahaan dengan jumlah karyawan – Forklift kapasitas 2.5T, 5T, 30T
877 orang per 31 Desember 2011 – Heavy Duty Loader: Multi Axle
(permanen, kontrak dan outsource). Commetto (10 Axles)
Perusahaan mempunyai 35 cabang di – Hydraullic Roller dan Jacking Tools
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Pendukung Bisnis

INTEGRATED LOGISTICS

89
3. Kapal: 3. Project logistics, yang menyediakan
– MV Alfa Trans Satu: 60 TEU Semi jasa yaitu jasa transportasi khusus
Container Vessel untuk pengiriman kargo ekstra berat

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


– MV Alfa Trans Dua: 1.500 DWT dan besar (Over Weight Over Size
LCT – OWOS) seperti alat berat, mesin,
– MV JNW: 2,000 DWT LCT peralatan pabrik dan pembangkit listrik
– MV Adinda Azula: 1.200 LCT hingga ke lokasi terpencil.
4. Supply base atau shorebase
Saat ini, CKB Logistics telah mempunyai 6 management, yang melayani
portofolio usaha, yaitu: perusahaan minyak dan gas yang
1. Integrated logistics services, yang melakukan aktivitas pengeboran,
menyediakan jasa freight-forwarding eksplorasi dan produksi yang
yang mencakup jasa kepabeanan dan membutuhkan base atau lokasi untuk
pengiriman kargo biasa melalui darat, menyimpan sementara barang-barang
laut dan udara. yang akan disuplai ke anjungan. Jasa
2. Warehouse management dengan ini meliputi penanganan penyimpanan,
lokasi gudang di jakarta, Surabaya, pelabuhan, pengiriman dan
Banjarmasin, Balikpapan dan bongkar muat.
Samarinda. Melalui layanan 5. Anak usaha PT Alfa Trans Raya (ATR)
ini, CKB Logistics memberikan yang melayani industrial shipping,
solusi penyimpanan barang dan menyewakan kapal sesuai kebutuhan
mempersiapkannya untuk distribusi pelanggan di sektor pertambangan
lebih lanjut ke lokasi yang diinginkan dan energi.
pelanggan.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Pendukung Bisnis

INTEGRATED LOGISTICS

6. Anak usaha PT Baruna Dirga Dharma Pasar dan Profil Pelanggan


(BDD) yang menjalani bisnis coal Berawal dari melayani satu pelanggan,
logistics, melakukan transhipment kompetensi CKB Logistics semakin
batubara dari stockpile ke mother teruji dan terasah dengan melayani
vessel di tengah laut dengan pelanggan-pelanggan sektor energi yang
menggunakan tongkang. membutuhkan jasa pengiriman alat berat,
material dan mesin ke daerah-daerah
PT Alfa Trans Raya (ATR) terpencil. Basis pelanggan tidak hanya
ATR didirikan pada tahun 2006 sebagai berasal dari dari perusahaan-perusahaan
Perusahaan pelayaran untuk memperkuat satu grup tetapi juga perusahaan
kegiatan operasional logistik dan sewa pertambangan, minyak dan gas
kapal. Sampai tahun 2011, ATR memiliki multinasional serta dealer alat-alat berat
tiga kapal, yaitu kapal multi-guna Alfa Patria, Komatsu dan Hitachi.
Trans Satu, landing-craft-tank (LCT) Alfa
Trans Dua dan Adinda Azula. ATR telah Saat ini, sekitar 60% armada ATR terikat
membeli dua kapal lagi yaitu LCT Adinda kontrak satu sampai empat tahun untuk
Bella dan Adinda Celinna yang saat ini digunakan oleh pelanggan di sektor
sedang dalam proses pembangunan eksplorasi dan produksi minyak dan
di galangan dan akan diserahkan pada gas bumi. Sekitar 40% kapasitas kapal
90 pertengahan tahun 2012. Selain itu, untuk armada ATR digunakan untuk mendukung
melayani kebutuhan pelanggan, ATR juga bisnis pengiriman kargo dan project
menyewa dan mengoperasikan enam logistics CKB. Sementara jasa shorebase
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

LCT tambahan dengan kontrak sewa management telah dimanfaatkan oleh


berjangka. BP dan Conoco Phillips sepanjang tahun
2010-2011.
PT Baruna Dirga Dharma
(BDD) Dalam pasar bisnis logistik, keenam
BDD dibentuk pada bulan Mei 2011 portofolio Perusahaan memperoleh laba
untuk menjalankan usaha di bidang kotor yang berbeda. Bisnis integrated
jasa pengangkutan batubara (coal logistics atau jasa freight-forwarding
logistics). BDD telah membeli tug and berada pada kompetisi yang ketat dan
barge (tongkang) Kaili VIII dan Moana margin yang rendah. Sementara segmen
VIII sekaligus memesan 6 set tongkang usaha shipping mampu mendapatkan
kepada galangan yang akan diserahkan laba kotor yang bagus namun di sisi lain
pada tahun 2012. BDD sudah mempunyai menuntut belanja modal yang tinggi.
kontrak dengan PT Tunas Inti Abadi, Demikian juga warehouse, belanja
anak perusahaan Reswara yang memiliki modalnya juga tinggi, tetapi dapat
konsesi batubara di Kalimantan Selatan menghasilkan laba kotor yang baik untuk
untuk pengangkutan batubara dari layanan gudang terintegrasi sampai
pelabuhan ke titik buang sauh mother dengan jasa pengiriman ke lokasi proyek.
vessel di tengah laut. Project logistics yang menawarkan solusi
bagi pelanggan yang ingin mengirim Over
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Pendukung Bisnis

INTEGRATED LOGISTICS

Weight and Over Size cargo (OWOS) pada segmen coal logistics. Dengan
ke lokasi yang jauh, sulit dan berisiko menggunakan floating crane, kapasitas
tinggi, dapat menghasilkan pendapatan pemuatan batubara ke mother vessel
premium karena yang ditawarkan adalah bisa ditingkatkan dan pelanggan bisa
akurasi, konsistensi dan kehandalan dalam menggunakan kapal yang lebih besar.
pengiriman. Hal ini kemudian membuat
portofolio Perusahaan berimbang. Pola bisnis, kebutuhan pelanggan dan
arah pasar selalu mendasari keputusan
Rencana dan Strategi strategis pembelian aset kritikal.
CKB Logistics telah menetapkan, sasaran Menggunakan aset milik sendiri akan
jangka panjang untuk 5 tahun ke depan memberi dampak positif pada biaya
adalah untuk menjadi yang terdepan dalam operasional dan laba Perusahaan. Oleh
memberikan solusi logistik terintegrasi di karena itu Perusahaan secara bertahap
sektor energi. Langkah-langkah strategis menambah aset seperti gudang, truk
dan target finansial tahunan telah dan kapal.
diformulasikan. Di tahun 2011 Perusahaan
menginventarisasi aset-aset kritikal yang Memperluas basis pelanggan adalah visi
dapat memberikan dampak bagi kinerja Perusahaan yang berkeinginan untuk
operasional dan menciptakan pelayanan tumbuh berkembang bersama pelanggan.
yang prima bagi pelanggan. CKB Perusahaan mencanangkan bahwa 91
Logistics membeli gudang di Samarinda, proporsi pendapatan dari luar grup harus
membangun gudang di Banjarmasin serta jauh lebih besar daripada pendapatan dari

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


membangun gudang baru di Jakarta di internal.
atas lahan seluas 7,5 hektar di daerah
Cakung. Gudang di Cakung direncanakan Kinerja Operasional
akan diresmikan pada bulan Mei 2012. Secara individual, segmen usaha
integrated logistics mencatat pendapatan
Dalam upaya memberikan solusi terbesar, yaitu Rp819,92 miliar, tumbuh
logistik yang terintegrasi, CKB Logistics 60,3% dari Rp511,40 miliar pada tahun
telah mendirikan anak usaha BDD dan 2010. Sementara jasa sewa kapal yang
menambah armada kapal ATR. Pembelian dikelola ATR membukukan pendapatan
kapal baru untuk memperkuat armada sebesar Rp99,63 miliar, tumbuh 156,6%
dan menambah reabilitas dalam melayani dari Rp38,83 miliar pada tahun 2010.
pelanggan. Pada tahun 2011 BDD yang baru berdiri
dan mengelola jasa logistik batubara
Berikutnya, di tahun 2012-2013 CKB telah membukukan pendapatan sebesar
Logistics akan menyediakan floating Rp5,27 miliar.
crane untuk meningkatkan pelayanan
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Pendukung Bisnis

INTEGRATED LOGISTICS

Pendapatan CKB per Segmen Usaha Tahun 2011

CKB ATR BDD


Integrated Logistic Sewa Kapal Logistik Batubara
(miliar Rupiah) (miliar Rupiah) (miliar Rupiah)
819,917

511,404

457,088

99,631

38,822

31,055

5,270

11 10 09 11 10 09 11 10 09

Pencapaian kinerja operasional grup manifes, serta volume dan jumlah berat
CKB dapat ditunjukkan melalui angka- yang ditangani oleh grup CKB yang
angka pencapaian volume, baik jumlah kesemuanya menunjukkan peningkatan
DA (Delivery Advice), jumlah koli, jumlah pada tiga tahun terakhir seperti disajikan
92 pada grafik berikut:

Total DA Total Koli Total Berat


ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

(juta kg)
1.029.225

431,1
339.104

877.883

871.676
314.925

290.936

269,3

227,5

11 10 09 11 10 09 11 10 09

Total Volume Total Manifest


(juta m3)
190.793
12,4
10,6

134.907

120.006
1,5

11 10 09 11 10 09
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Pendukung Bisnis

INTEGRATED LOGISTICS

Kontrak-kontrak Baru yang Diperoleh menyumbangkan kenaikan pendapatan


pada tahun 2011 CKB Logistics secara signifikan adalah
Beberapa kontrak baru atau perpanjangan sebagai berikut:
yang diperoleh pada tahun 2011 yang

Mulai
Pelanggan Subjek Nilai Kontrak Kategori
Pelaksanaan

Indo Muro Kencana, Manage and coordinate Rp1.920.000.000/ Service 26-Feb-11


PT Land Transportation in year
MuaraTeweh
ConocoPhillips Provide Landing Craft Tank USD 759.500 Vessel 1-Apr-11
Indonesia, Inc. Ltd (LCT) on rental basis
ConocoPhillips Amandement 2 Agreement Rp1.576.230.000 Vessel 17-Jun-11
(Grissik) Ltd. to extend Contract term and
to add the total contract value
until April 13, 2012
ConocoPhillips Truck charter from Rp7.924.052.000 16-Sep-11
(Grissik) Ltd. Jabodetabek/Cilegon to
dayung/rawa staging area
Mangsang/Grissik and
airfreight services from
Jakarta to Palembang/Jambi
Medco E&P Perjanjian jasa sewa dan Rp266.040.000 Warehouse 1-Okt-11
Indonesia, PT pengelolaan pergudangan 93
Medco E&P Ekspedisi door-to-door Rp587.983.750 Airfreight 1-Nov-11
Indonesia, PT angkutan udara gudang
Medco ke lokasi

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Medco E&P Jasa Pengiriman Barang Rp13.308.409.000 Transportation 1-Nov-11
Indonesia, PT Kondisi FOT dari Medco
Jakarta ke Wilayah
Operasional Medco
ConocoPhillips Rental Light Vehicles and Rp9.104.097.500 Trucking 29-Des-11
Equipment forMatak Base
ConocoPhillips Addendum additional USD759.500 Transportation 1-Apr-11
Indonesia, Inc. Ltd route for loading offloading
equipments & mobilization
tools from jetty to Dayung-
Rawa
Trakindo Utama, PT Layanan transportasi untuk Rp1.250.000.000/ Vessel 1-Mar-11
pengiriman impor alat-alat round trip atas LCT
berat merk Caterpillar dari
Pelabuhan Singapura ke
lokasi pelanggan PTTU area
Kalimantan (Banjarmasin,
Balikpapan, Samarinda)
Suberdaya Sewa Forklift Kapasitas 25 Rp72.000.000/bulan Forklift 30-Jul-11
Sewatama, PT ton
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Pendukung Bisnis

INTEGRATED LOGISTICS

Membangun Sinergi berbasis pada proses (process based


Sinergi CKB Logistics dengan anak company). CKB Logistics juga berupaya
perusahaan lainnya di bawah naungan untuk senantiasa menjadi yang terdepan
grup ABM telah terbentuk sejak lama di sektor dimana Perusahaan melakukan
terutama dalam mendukung kegiatan- aktivitasnya dengan bertumbuh bersama
kegiatan yang membutuhkan jasa pelanggan yang juga menjadi pemimpin di
freight-forwarding, custom clearence dan industrinya masing-masing.
project logistics. Perusahaan melayani
pengangkutan alat berat untuk kegiatan Kendala terbesar dari bisnis logistik adalah
operasional kontraktor tambang PT Cipta masih rendahnya kualitas infrastruktur.
Kridatama. Kebutuhan pengangkutan Hal ini adalah di luar kendali Perusahaan.
batubara Reswara mendorong CKB Namun demikian, Perusahaan dapat
Logistics menambah portofolio dengan meminimalisasi risiko dengan memilih
membentuk anak perusahaan BDD aset yang tepat disesuaikan dengan
dan akan terus berkembang bersama kondisi infrastruktur yang ada.
pertumbuhan bisnis batubara Reswara.
Perusahaan juga mendukung aktivitas Keuntungan kompetitif Perusahaan adalah
mobilisasi dan demobilisasi generator set portofolio bisnis yang relatif lengkap
Sewatama ke seluruh lokasi di Indonesia. dan saling menunjang. Masing-masing
94 mempunyai kompetisi yang berbeda.
Prospek Usaha Dengan bermain di enam portofolio,
Ke depan, Perusahaan terus berupaya pendapatan dan profitabilitas yang
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

mewujudkan visi 2016 yaitu membangun berbeda dari tiap bisnis saling menunjang
CKB Logistics menjadi organisasi yang dan secara konsolidasi memberikan
pertumbuhan yang selalu positif.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

95

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Pendukung Bisnis

SUMBER DAYA MANUSIA

SUMBER DAYA MANUSIA


Pengembangan SDM difokuskan pada
penanaman core values dan leadership
traits untuk mewujudkan perilaku
yang positif dan kepemimpinan yang
berkarakter di dalam organisasi ABM
Investama.

Membangun dan Memberdayakan planning) sesuai dengan rencana kerja


SDM Berkarakter dan Berkompetensi operasional, maupun untuk diketahui
Bagi ABM Investama, sumber daya oleh para SDM kami dalam menata
96
manusia (SDM) adalah faktor penting pengembangan karirnya (career plan).
dalam mewujudkan visi untuk menjadi
perusahaan investasi terkemuka di Strategi Pengembangan SDM
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

bidang sumber daya energi, jasa energi Untuk merespon tantangan dan
dan infrastruktur energi. ABM Investama menyesuaikan diri terhadap tuntutan
harus berada pada posisi terdepan dalam pasar yang dinamis, ABM Investama
menangkap peluang pasar dengan mengerahkan seluruh sumber daya
keunggulan-keunggulan komparatif yang dan kemampuan yang dimiliki agar
dimiliki. Kami secara serius merancang Perusahaan menjadi kuat dan kompetitif.
program-program rekrutmen dan Setiap karyawan, baik secara individu
pengembangan kompetensi sekitar 7.500 maupun tim, diberi kesempatan
karyawan yang tersebar di 16 (enam (empowered) untuk mengambil peran
belas) perusahaan yang tergabung dalam yang lebih besar dari tugas dan tanggung
grup ABM sebagai mitra strategis dalam jawabnya, sehingga dapat memberikan
menjalankan usaha. kontribusi optimal bagi pencapaian kinerja
Perusahaan disamping sebagai ajang
Sebelum kami mengulas mengenai untuk peningkatan kompetensinya.
pengembangan SDM, tentunya kami
mempersiapkan struktur organisasi Secara umum, sesuai dengan konsep
yang telah disesuaikan dengan proses Balance Scorecard, Perusahaan telah
bisnis baik di level holding maupun menetapkan company objective yang
anak perusahaan sehingga siap untuk terbagi dalam empat perspektif sinergi,
merealisasikan visi, misi dan tujuan yaitu financial synergy, customer synergy,
jangka pendek perusahaan. Hal ini sangat process synergy dan learning and growth
penting untuk direncanakan baik untuk synergy. Dari sisi manajemen pengelolaan
pemenuhan organisasi/SDM (manpower SDM, kami fokus pada perspektif learning
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Pendukung Bisnis

SUMBER DAYA MANUSIA

and growth synergy, dimana ABM Penanaman Core Values dan


Investama sebagai holding mengambil Leadership Traits untuk Mewujudkan
peran strategis dalam pengembangan Kepemimpinan yang Berkarakter
97
SDM dengan cara: Pentingnya aspek leadership dan core
values ditunjukkan pada komposisi
1. Melakukan upaya-upaya untuk evaluasi kinerja. Untuk level manajer

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


memastikan tercapainya kinerja sampai eksekutif, komposisi evaluasi
organisasi terbaik dengan membantu dapat mencapai 60%:40%, dimana 60%
unit-unit bisnis melakukan proses adalah aspek kompetensi teknis dalam
rekrutmen dan promosi atau menangani penugasan dan 40% adalah
pengembangan eksekutif dan aspek leadership dan core values.
karyawan khususnya untuk mengisi
posisi-posisi strategis di masing- Perusahaan melibatkan konsultan untuk
masing unit usaha yang diyakini memberikan modul-modul pelatihan untuk
akan mampu merealisasikan tujuan memperbaiki dan meningkatkan core
organisasi. Perusahaan sedapat values dan leadership. Pada bulan
mungkin membantu mencari solusi Oktober - November 2011 dilakukan
termasuk merekrut SDM yang 360o Core Values and Leadership Survey
berkualitas dan memiliki pengalaman sehingga setiap karyawan dapat menilai
di bidang yang dibutuhkan atau karyawan lainnya dari aspek value,
mentransfer kandidat dari unit bisnis integritas dan leadership. Perusahaan
lain yang mempunyai kapabilitas juga akan mengadakan management
yang sesuai. workshop mengenai core values dan
2. Merancang program-program leadership agar terbentuk pemahaman
pengembangan kompetensi SDM dari mengenai pentingnya aspek perilaku yang
aspek leadership dan mengupayakan positif dan kepemimpinan yang baik di
terciptanya aspek-aspek yang dalam organisasi ABM Investama. Peserta
menunjang kepuasan kerja (job workshop yang terpilih akan dijadikan
satisfaction). kader pelatih untuk melakukan sosialisasi
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Pendukung Bisnis

SUMBER DAYA MANUSIA

core values dan leadership ke tingkat perbaikan-perbaikan berkelanjutan, baik


di bawahnya. Diharapkan tahun 2013 dari aspek kompensasi dan benefit,
program ini telah dapat mencakup seluruh jenjang karir, penempatan kerja dan
karyawan sampai ke tingkat operator. sebagainya.

Ke depan, program-program SDM di Aspek peningkatan kepuasan kerja ini


tingkat holding akan lebih mengarah pada lebih lanjut kami uraikan dalam 3 (tiga)
pengembangan soft skill, sementara bagian, yaitu:
pengembangan kompetensi teknis atau 1. Program Pengembangan Karir
fungsional dilakukan secara mandiri oleh 2. Pelatihan
masing-masing unit bisnis. Pelatihan 3. Kompensasi dan Benefit
98 yang diselenggarakan di holding selain
meningkatkan efektivitas dan efisiensi Program Pengembangan Karir
biaya, juga membangun hubungan Perusahaan telah mencanangkan target
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

antar karyawan lintas unit bisnis yang pertumbuhan yang ambisius untuk
diyakini sangat bermanfaat dalam meningkatkan skala usahanya dalam
membangun sinergi. kurun waktu empat tahun ke depan.
Setiap unit bisnis memiliki peran penting
Aspek Kepuasan Kerja dalam proses pencapaiannya. Untuk
Aspek kepuasan kerja merupakan faktor mendukung tekad tersebut, pada tahun
penting dalam peningkatan SDM karena 2011 telah dilakukan pemetaan untuk
perusahaan dan karyawan merupakan mengidentifikasi potensi dan kompetensi
mitra yang saling mendukung untuk karyawan.
mencapai tujuan perusahaan. Pada
dasarnya karyawan akan merasa terikat Selama setahun Perusahaan melakukan
(engaged) ketika perkerjaan yang identifikasi untuk menyeleksi karyawan
ditekuninya sesuai minatnya. Hal ini dapat yang dapat dikategorikan sebagai talent
memotivasi karyawan untuk melakukan atau star employee yang mempunyai
tugasnya secara efektif dan lebih dari kinerja dan core values yang baik
sekedar tuntutan pekerjaan. Perusahaan termasuk aspek leadership. Perusahaan
melakukan Employee Engagement Survey menyiapkan rencana pengembangan
yang dilakukan pada bulan Juli – Agustus karir melalui serangkaian pelatihan
2011 untuk mengetahui lebih mendalam dan penugasan khusus. Sistem ini
mengenai opini dan tingkat kepuasan secara efektif menciptakan talent pool
karyawan bekerja di grup ABM. Masukan yang berguna untuk mengantisipasi
hasil survei yang berupa data dan statistik pengembangan Perusahaan ke depan.
ditindak-lanjuti dengan melakukan
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Pendukung Bisnis

SUMBER DAYA MANUSIA

Pelatihan yang dilaksanakan secara in-house


Sudah menjadi komitmen Perusahaan (di korporat atau masing-masing anak
untuk mengembangkan dan melatih perusahaan), maupun di lembaga
karyawan secara berkesinambungan pendidikan/pelatihan luar. Jenis
sebagai salah satu kunci menjaga kualitas pelatihan bervariasi, mulai dari pelatihan 99

kinerja. Melalui program pengembangan keterampilan, kompetensi teknis/


manajerial, seluruh manajer dari semua fungsional, pendidikan keahlian yang

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


tingkatan terus diberdayakan untuk dibutuhkan sesuai tuntutan tugasnya,
mempercepat proses pengembangan pendidikan manajerial serta berbagai
kompetensi dan menghasilkan SDM knowledge sharing session untuk
terbaik untuk mengisi posisi-posisi mempertajam kualitas SDM.
strategis Perusahaan.
Sepanjang tahun 2011, ABM Investama
Setiap karyawan mempunyai telah mengeluarkan biaya pelatihan
kesempatan yang setara dalam dan pengembangan SDM sebesar total
meningkatkan kompetensi sesuai Rp599.817.047 atau meningkat 304%
dengan potensi, kemampuan dan dibanding tahun sebelumnya.
ketrampilan yang dipersyaratkan.
Perusahaan menyelenggarakan berbagai Kursus/seminar/pelatihan SDM yang
bentuk pelatihan untuk meningkatkan dilaksanakan di level holding pada tahun
pengetahuan dan kompetensi karyawan 2011 adalah sebagai berikut:

No. Pelatihan
1 Inhouse English Training
2 Valuation and Technical Economic Assessment of Mining Project (Singapore)
3 Sosialisasi Performance Management Process
4 Sosialisasi 360 Degree Survey (TMT Core Values & Leadership Traits)
5 Workshop Pengisian IDP (Individual Development Plan)
6 Sosialisasi Peraturan Perusahaan
7 Sosialisasi Employee Opinion Survey
8 Sosialisasi Tata Cara Pengisian SPT
9 Konferensi Tahun Ke-3 Batubara Indonesia
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Pendukung Bisnis

SUMBER DAYA MANUSIA

No. Pelatihan
10 IPO-Pembelajaran dari BUMN & BUMS, Panel Discussion
11 Workshop PSAK
12 The Future Policy Direction on Mining Tax
13 Accounting for Mining (Singapore)
14 Pendidikan Profesi Konsultan Hukum Pasar Modal Dasar 1
15 Legal & Corporate Communication Workshop
16 Aspek Pajak IFRS
17 GCG Workshop “How to do GCG Assessment Effectively”
18 Cloud Fundamentals, Cloud Deployment Option & Cloud Strategies for the Future
19 SAP BPC 420 Consolidation Administration
20 SAP BPC 430 Planning & Reporting
21 Targeted Selection Interview
22 SAP HR Master Data
23 How to Develop your KRI to Strengthen your Organization ERM
24 Guide in Implementing Project Risk Management
25 SAP BPC 430 Planning & Budgeting
26 Certified Talent Management Professional
27 Professional Director Program

100 Kompensasi dan Benefit memastikan bahwa kompensasi yang


Kompensasi adalah seluruh imbalan diterima karyawan yang meliputi gaji,
yang diterima karyawan atas hasil tunjangan-tunjangan, THR dan bonus
kerja karyawan tersebut. Perusahaan secara keseluruhan cukup kompetitif
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

memberikan kompensasi kepada dibandingkan perusahaan sejenis.


karyawan berdasarkan penilaian kinerja
dengan membuat sistem penilaian yang Profil SDM
berjenjang dan adil. Sampai dengan 31 Desember 2011,
jumlah karyawan ABM Investama
Perusahaan berupaya menyetarakan mencapai 7.582 orang, meningkat 20%
kompensasi dan benefit yang diterima dibandingkan tahun 2010 yang jumlahnya
karyawan di semua unit bisnis melalui 6.335 orang. Peningkatan karyawan
kebijakan dalam menentukan job grading sejalan dengan pertumbuhan dan
dan arahan agar kebijakan SDM di unit perluasan usaha Perusahaan sepanjang
bisnis senantiasa mematuhi peraturan tahun 2011. Profil SDM ABM Investama
ketenagakerjaan yang berlaku. Dengan pada tahun 2011 dan perbandingannya
melakukan survei kompensasi dan benefit dengan tahun 2010 ditunjukkan pada
ke pasar secara berkala, Perusahaan tabel-tabel berikut:
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Pendukung Bisnis

SUMBER DAYA MANUSIA

Komposisi Karyawan Berdasarkan Fungsi Bisnis


Fungsi Bisnis 2011 2010
Management 101 12
Support 1.173 371
Sales Marketing 214 94
Operational 6.094 5.858
TOTAL 7.582 6.335

Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenjang Manajemen


Jenjang Manajemen 2011 2010
Director 16 10
General Manager & Senior Manager 44 28
Manager 212 151
Staff & Non Staff 7.310 6.146
TOTAL 7.582 6.335

Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia


Kelompok Usia 2011 2010
< 25 tahun 1.533 1.244
101
25 – 45 tahun 5.554 4.649
46 – > 55 tahun 495 442

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


TOTAL 7.582 6.335

Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenjang Pendidikan


Tingkat Pendidikan 2011 2010
SD 127
SMP 675
SMA 3.831
D1, D2, D3 6.487 798
S1 1.013 867
S2 82 37
TOTAL 7.582 6.335

Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Karyawan


Staus Kayawan 2011 2010
Permanen 4.768 4.076
Kontrak 2.814 2.259
TOTAL 7.582 6.335
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Pendukung Bisnis

TEKNOLOGI INFORMASI

TEKNOLOGI INFORMASI
Pengembangan teknologi informasi dan komunikasi
mencakup peningkatan kompetensi SDM yang
mampu mendukung pengembangan aplikasi bisnis,
membangun infrastruktur termasuk Disaster Recovery
Unit serta jaringan intranet yang terintegrasi ke
seluruh unit bisnis.

102
Departemen Teknologi Informasi dan Pada awalnya, pengembangan ICT di
Komunikasi (ICT) di ABM Investama ABM Investama mendapat dukungan
berperan sebagai unit yang mendukung dari perusahaan satu grup yang
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

kegiatan operasional Perusahaan dengan bergerak di bidang teknologi informasi,


menyediakan layanan teknologi informasi PT Mitra Solusi Telematika (MST). MST
dan komunikasi yang mumpuni, handal memberikan dukungan teknis dan
dan selaras dengan kebutuhan bisnis fungsional pada modul-modul aplikasi
Perusahaan dan seluruh anak perusahaan. yang dikembangkan sejak tahun 2010.
Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan
Strategi Pengembangan ICT teknologi informasi, Perusahaan mulai
Perusahaan telah menyusun corporate menetapkan dan mengembangkan aplikasi
plan pengembangan ICT jangka panjang SAP (System Application and Product in
untuk 5 tahun ke depan dari 2010 sampai data processing) sebagai aplikasi standar
2014. Dimulai dari mempersiapkan di ABM Investama untuk mendukung
kompetensi SDM, pengembangan kegiatan operasional secara efektif dan
infrastruktur perangkat keras dan efisien. SAP sebagai software Enterprise
perangkat lunak, jaringan intranet yang Resources Planning (ERP), membantu
terintegrasi ke seluruh unit bisnis, dan Perusahaan merencanakan dan melakukan
pada akhirnya, setelah memperkuat berbagai aktivitas sehari-hari. Perusahaan
jaringan internal, maka Perusahaan akan menggunakan SAP karena memiliki
membuka jaringan untuk para customer sejumlah modul aplikasi yang mampu
dan vendor mengakses informasi mendukung semua transaksi yang perlu
Perusahaan (CRM dan SRM) serta internet dilakukan. Semua modul aplikasi di SAP
untuk memberikan informasi bagi publik. dapat bekerja secara terintegrasi satu
dengan lainnya.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Pendukung Bisnis

TEKNOLOGI INFORMASI

103
Sebagai perusahaan holding, prioritas Implementasi BPC untuk sistem pelaporan
pengembangan aplikasi pada tahun 2011 keuangan konsolidasi merupakan yang
adalah pada sistem yang mendukung pertama di Indonesia sehingga pada

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


pelaporan keuangan konsolidasi. tahun 2011 ABM Investama mendapat
Perusahaan menggunakan aplikasi penghargaan dari CPM Consulting Pte.
Business Planning & Consolidation Ltd. sebagai Best EPM Project.
(BPC), yaitu perangkat produk SAP untuk
planning dan budgeting. Secara bersamaan, modul sistem
informasi sumber daya manusia (HRIS)
Pada tahun 2011 ABM Investama fokus yang berhubungan dengan administrasi
pada penerapan modul Financial and personalia dan pengembangan
Controlling (FICO) agar Perusahaan kompetensi karyawan secara bertahap
dapat menyajikan pelaporan keuangan terus dikembangkan. Fungsi-fungsi seperti
konsolidasi. Di tahun berikutnya, ABM wawancara, perencanaan dan jenjang
Investama mulai mengimplementasikan karir serta pelatihan telah dimasukkan ke
new General Ledger yang sesuai dalam sistem dan telah digunakan oleh
dengan ketentuan PSAK (Pernyataan sebagian anak perusahaan. Ke depan,
Standar Akuntansi Keuangan) dan rencana pengembangan modul aplikasi
IFRS (International Financial Reporting akan mencakup fungsi Employee Self
Standard) yang baru mengenai Service sehingga setiap karyawan dapat
functional currency. Berikutnya adalah mengakses sistem untuk melihat sisa
pengembangan sistem anggaran cuti, pelatihan-pelatihan yang telah diikuti,
(Budgeting System) dan aplikasi BI dan sebagainya. Untuk para manager juga
(Business Intelligence) yang dapat akan dikembangkan Manager Self Service
membantu manajemen memantau kinerja yang memungkinkan proses approval
dan produktivitas operasional seluruh melalui sistem.
unit bisnis.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Pendukung Bisnis

TEKNOLOGI INFORMASI

Membangun Infrastruktur ICT Perusahaan menjalin kerja sama dengan


Infrastruktur ICT yang handal dan McAfee untuk mendapatkan perangkat
aman menjadi landasan utama dalam lunak anti virus yang terbaru. Perangkat
mengoperasikan system aplikasi bisnis, lunak anti virus untuk kantor anak
kebutuhan akses data serta komunikasi perusahaan dapat di-install dan di-update
Perusahaan. Pada tahun 2011 Perusahaan dari kantor pusat.
melakukan investasi membangun
Disaster Recovery System (DRC) sebagai Pelatihan dan Pengembangan
sistem back-up bagi Pusat Data. DRC SDM ICT
bekerja secara simultan memutakhirkan SDM ICT di ABM Investama terus
data sehingga bila ada masalah ditambah dan ditingkatkan kompetensinya.
terjadi pada Pusat Data, dalam waktu Perusahaan memanfaatkan jasa konsultan
singkat sistem akan beralih ke lokasi eksternal untuk merekrut SDM dengan
server DRC. Investasi DRC termasuk kualifikasi minimal berpengalaman dengan
membangun infrastruktur jaringan SAP 2 cycle implementation yang mampu
untuk menghubungkan kedua server memberikan dukungan sampai ke fase
tersebut telah diselesaikan pada akhir melakukan modifikasi alur proses bisnis
Agustus 2011. (customizing system). SDM dengan
kualifikasi tersebut dibutuhkan untuk
104 Pembangunan DRC merupakan salah satu mendukung pengembangan sistem
mitigasi risiko yang telah dilakukan untuk aplikasi bisnis yang dilakukan secara
mengantisipasi bila terjadi gangguan pada in-house. Saat ini Departemen ICT di
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

data center. Nilai investasi pengembangan Perusahaan terdiri dari empat karyawan
infrastruktur ICT tahun 2011 yang tetap yaitu ICT Department Head dibantu
mencakup pengadaan perangkat keras masing-masing satu orang File Application
DRC, infrastruktur sistem server dan Support, Logistics Application dan ABAP
aplikasi adalah sekitar USD500.000 Programmer. Departemen ICT juga
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tinjauan Pendukung Bisnis

TEKNOLOGI INFORMASI

dibantu oleh jasa konsultan eksternal • SAP TBW 10, TBW20 and TBW 42
yang berpengalaman minimal 2-cycle Enterprise Data Warehousing and
implementation. Reporting

Untuk meningkatkan kemampuan Rencana ke Depan


SDM yang ada, staf Departemen ICT Pada tahun 2012, rencana pengembangan
diberikan pelatihan intensif selaras akan lebih diarahkan pada implementasi
dengan arah pengembangan ICT di ABM aplikasi ke seluruh anak perusahaan
Investama. Pelatihan-pelatihan sepanjang yang baru diakuisisi. Investasi perangkat
2011 meliputi pengelolaan Business keras mungkin diperlukan ketika akan
Warehouse, yang merupakan pusat data melakukan pembenahan jalur akses
base Perusahaan, dan modul-modul jaringan untuk cabang dan lokasi proyek
aplikasi SAP seperti: yang berada di remote area.
• SAP BPC 420 Consolidation
Administration
• SAP BPC 430 Planning & Reporting
• SAP HR Master Data

105

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

106
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Memberikan
nilai tambah bagi
kualitas hidup
masyarakat
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan 107

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Laporan CSR

Berupaya berbuat sesuatu yang bernilai


bagi lingkup pemangku kepentingan
yang lebih luas melalui perspektif sosial,
ekonomi dan lingkungan hidup adalah
konsep CSR grup ABM.

108
ABM Investama meyakini bahwa Corporate Social Responsibility (CSR)
kesinambungan pertumbuhan usaha ditujukan untuk menciptakan hubungan
(business sustainability) tidak diperoleh yang harmonis dengan lingkungan, nilai,
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

melalui pencapaian target-target norma dan budaya masyarakat setempat.


operasional belaka, bukan pula hanya Sedangkan menurut World Business
dipengaruhi oleh kinerja finansial, tetapi Council on Sustainable Development,
juga berkorelasi positif dengan kinerja CSR adalah komitmen perusahaan
sosial yang memberikan nilai tambah bagi untuk berperilaku etis dan berkontribusi
semua pemangku kepentingan termasuk terhadap pembangunan ekonomi yang
para karyawan dan keluarga mereka, berkelanjutan, seraya meningkatkan
pemegang saham, pelanggan, pemasok, kualitas hidup karyawan dan keluarganya,
mitra usaha, masyarakat luas maupun komunitas lokal serta masyarakat luas.
pemerintah. Perusahaan mempunyai
kewajiban moral untuk memberi manfaat, Pada dasarnya, aktivitas CSR yang
termasuk memperbesar kesempatan bagi dilakukan oleh anak-anak perusahaan grup
masyarakat Indonesia untuk mencapai ABM telah dilaksanakan seiring perjalanan
kualitas kehidupan yang lebih baik dan usaha anak-anak usaha itu sendiri.
berkelanjutan. Tekad tersebut tidak hanya Setiap anak usaha dapat merancang
tercermin dalam misi utama grup ABM, program CSR baik secara mandiri
tetapi juga sesuai dengan definisi CSR maupun bersinergi dengan perusahaan
yang dikenal umum. induk maupun anak perusahaan lainnya
dalam upaya mewujudkan masa depan
Pasal 74 Undang-undang No. 40 tahun yang lebih baik bagi masyarakat luas,
2007 tentang Perseroan Terbatas komunitas lokal termasuk juga karyawan
menyatakan bahwa pelaksanaan dan keluarganya. Disamping itu, tentu saja
tanggung jawab perusahaan atau Perusahaan harus tanggap terhadap hal-
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Laporan CSR

109
hal yang bersifat musibah seperti bencana • Pemberian bantuan obat ke pusat-
alam dan musibah besar lainnya yang pusat kesehatan masyarakat di
terjadi di tengah masyarakat. sekitar lokasi penambangan dan

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


penyelenggaraan program donor darah
Kegiatan CSR tahun 2011 secara periodik yang dilaksanakan oleh
Kegiatan CSR anak-anak usaha di tahun PT Cipta Kridatama (CK).
2011 secara umum dapat dikelompokkan
dalam bidang-bidang (1) Kesehatan, (2) Bidang Sarana Prasarana Umum,
Sarana Prasarana Umum, Pemberdayaan Pemberdayaan Masyarakat dan
Masyarakat dan Lingkungan Hidup, (3) Lingkungan Hidup
Sosial Keagamaan dan (4) Pendidikan. • Program pengembangan
masyarakat proaktif dengan
Bidang Kesehatan menyediakan peralatan dan sarana
Program CSR untuk bidang kesehatan untuk melakukan penghijauan serta
difokuskan pada perbaikan dan pemberian bibit untuk perkebunan dan
peningkatan kualitas fasilitas kesehatan peternakan dilakukan oleh PT Tunas
masyarakat di sekitar perusahaan yang Inti Abadi (TIA) pada enam desa sekitar
diwujudkan dalam bentuk kegiatan daerah operasi TIA di Kalimantan
diantaranya: Selatan dengan jumlah penduduk
• Rehabilitasi delapan Puskesmas kurang lebih 8.000 jiwa.
Pembantu (Puskestu) dilaksanakan • Reklamasi dan rehabilitasi lahan
oleh PT Media Djaya Bersama (MDB) dengan revegetasi sebagai upaya
di sekitar wilayah konsesinya di Aceh, memperbaiki, memulihkan kembali
yang telah diselesaikan pada bulan dan meningkatkan kondisi lahan bekas
Juli 2011. tambang yang kritis dan kemudian
ditanami kembali dilakukan oleh
Reswara bersama CK.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Laporan CSR

• Pengeboran sumur air bersih desa Mentewe dan desa Teluk


untuk tiga desa di Pucok Reudeup Kepayang.
dan Reudeup, Aceh Barat dan – Bantuan pengurukan untuk
menghibahkannya untuk masyarakat perbaikan halaman dan drainase
setempat, dilakukan oleh MDB pada saluran air di SD Negeri 4, Desa
bulan Agustus 2011. Mentewe dan Halaman Puskesmas
• Rehabilitasi Pembangkit Listrik dan Pasar Baru di Desa Mentewe.
Tenaga Air Mikro Hidro (PLTMH) – Perbaikan jalan poros yang
di lokasi Taman Nasional Gunung menghubungkan desa Muara Wis
Halimun Salak (TNGHS) di desa Sirna dengan jalan poros SP II.
110 Rasa, Kecamatan Cikakak, Kabupaten – Bantuan pengadaan tandon air
Sukabumi Jawa Barat dilakukan oleh bersih kapasitas 2.000 liter untuk
Sewatama bekerja sama dengan warga Blok Adi Dusun SP II.
yayasan IBEKA (Institut Bisnis dan – Bantuan fasilitas olahraga dengan
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Ekonomi Kerakyatan). Di proyek membuat lapangan sepakbola


“Rehabilitasi PLTMH Ciganas I” ini, untuk Karang Taruna desa Joggon
karyawan Sewatama berkesempatan site MHU.
menjadi sukarelawan mendampingi • Kegiatan-kegiatan pemberdayaan
IBEKA melakukan rehabilitasi turbin masyarakat lokal dalam bentuk
dan genset dan mengedukasi program ekonomi yang dilakukan oleh
masyarakat penerima bantuan dalam CK seperti memberikan kesempatan
melakukan perawatan PLTMH secara kerja dan peluang untuk menciptakan
mandiri. Dalam kegiatan tersebut, lapangan kerja bagi masyarakat lokal
Sewatama juga mendapat dukungan sesuai dengan tingkat kebutuhan
dari sister company, CKB Logistics. perusahaan, penunjukan subkontraktor
• Pemberian bantuan untuk lokal atau perusahaan setempat
sarana dan prasarana umum sebagai mitra usaha sepanjang mampu
bagi masyarakat di lokasi tambang mengikuti standar kualitas yang
PT Arutmin Batulicin seperti: dipersyaratkan.
– Bantuan rehabilitasi rumah warga
dan bantuan penerangan lampu Bidang Sosial Keagamaan
untuk 12 rumah penduduk di desa • Program mengunjungi Panti
Mentewe km 42. Asuhan Remaja Masa Depan
– Bantuan solar untuk penerangan yang berlokasi di Jakarta untuk
rumah penduduk di sekitar memberikan santunan, berinteraksi
desa Batuharang, km 48- 50, dan memberikan motivasi bagi anak-
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Laporan CSR

111
anak dilaksanakan oleh CKB Logistics kegiatan keagamaan bersama
pada hari Sabtu dan Minggu, 10-11 masyarakat setempat dilakukan
September 2011. Acara motivation oleh CK.

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


days yang bertema “Aku Punya • Pembangunan Mesjid Baiturahman
Mimpi!” melibatkan karyawan CKB dan Musholla Darul Falah di Site
Logistics dan diikuti oleh 50 anak-anak Arutmin Batulicin dilaksanakan oleh
Panti Asuhan Remaja Masa Depan CK bersama PT Arutmin Tambang
yang berusia 5 tahun hingga 18 tahun. Batulicin.
• Perbaikan/renovasi rumah ibadah, • Safari Ramadhan dan buka puasa
melengkapi sarana rumah ibadah serta bersama dengan jamaah beberapa
kegiatan santunan anak yatim di 15 pengurus mesjid di beberapa desa
desa di Aceh Barat dilakukan oleh di sekitar lokasi tambang PT Gemida
MDB. Kegiatan renovasi rumah ibadah antara lain di desa Kedung Murung,
juga dilakukan oleh CKB Logistics. Muarawis, Kecamatan Kotabangun.
• Pemberian bantuan sosial berupa Sumbangan hewan kurban pada hari
pengadaan peralatan makan piring dan raya Idul Adha dan bantuan kain sarung
gelas sejumlah 36 lusin kepada Balai dan sajadah bagi pengurus masjid di
Adat Dayak pada acara upacara panen desa SP II, site Gemida, dilakukan
di daerah Desa Gunung Raya Site ATA oleh CK.
yang diberikan oleh CK.
• Pengadaan kasur busa sebanyak Bidang Pendidikan
20 buah untuk pesantren di desa • Kuliah Umum Program Studi D3
Kotabangun, memberikan santunan Higiene Perusahaan, Kesehatan
kepada kaum duafa dan yatim piatu, (Hiperkes) dan Keselamatan Kerja
merehabilitasi mesjid dan mushola Fakultas Kedokteran Universitas
serta menyelenggarakan berbagai Sebelas Maret Surakarta (FK UNS) di
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Laporan CSR

kampus Tirtomoyo Jebres dilaksanakan – TK Melati dan TK Budi Luhur,


oleh CK pada tanggal 7 Juni 2011 Km 42, SD Mentewe 2, Km 2,
bertujuan untuk menambah wawasan SD Batuharang dan Madrasah
mahasiswa tentang penerapan ilmu Tsanawiyah Miftahul Ulum
Hiperkes dan Keselamatan Kerja Batuharang, Desa Mentewe.
di tempat kerja khususnya pada – TK Tunas Harapan, Km 50, Desa
perusahaan pertambangan dengan Rejosari.
materi mencakup sistem operasional – TK Mantawakan Mulya, Desa
pertambangan, Sistem K3L Mantawakan Mulya.
(Keselamatan, Kesehatan Kerja dan – TK Tunas Rimba dan SD Teluk
Lingkungan) serta motivasi. Kapayang2, Desa Teluk Kapayang.
• Kerja sama dengan berbagai – TK/TPA Dinniyah Darussalam, Desa
kampus seperti UNS Surakarta Dukuhrejo.
dan Unisba Bandung dilakukan – TK/TPA Al Istiqomah dan SD Negeri
oleh CK untuk saling membantu, 1, Desa Manunggal.
memanfaatkan sarana penunjang – SD Sukadami 1 dan Madrasah
kegiatan dan penyediaan tenaga Tsanawiyah Bahrul Ulum, Desa
ahli dengan bidang tugas dan Sukadamai.
kemampuan masing-masing. CK – SD Mekarsari, Desa Mekarsari.
112 memberi kesempatan bagi mahasiswa – SD Sarigadung, Desa Sari Gadung.
untuk kerja praktik, magang hingga
penelitian tugas akhir di lokasi proyek Kegiatan CSR Lainnya
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

dan memberikan bantuan beasiswa • Dalam rangka memperigati hari


bagi mahasiswa berprestasi. Hal Kemerdekaan Indonesia ke-66,
serupa juga dilakukan oleh CKB dilakukan serangkaian kegiatan
Logistics pada tanggal 13 Mei 2011 yang diselenggarakan oleh Kantor
dengan dengan Sekolah Tinggi CKB Logistics Balikpapan. Diawali
Manajemen Transportasi Trisakti dengan kegiatan “go green” dengan
(STMT Trisakti) untuk bekerja sama melakukan kegiatan pembersihan
meningkatkan kualitas dan wawasan sampah di pantai yang diikuti oleh
mahasiswa STMT Trisakti. CKB seluruh karyawan CKB Logistics,
Logistics selanjutnya secara berkala lomba 17 Agustus, buka bersama
memberikan kuliah umum yang pemberian santunan di Panti Asuhan
disampaikan oleh Direksi dan para Yasma, Tanjung Kelor – Manggar.
Senior Manager. • Kegiatan dalam rangka peresmian
• Bantuan kegiatan belajar mengajar fasilitas baru CKB Logistics di
di beberapa sekolah TK, SD maupun Samarinda yang meliputi perbaikan
Madrasah di desa setempat berupa Posyandu, perbaikan Mesjid dan
donasi dan pengadaan beberapa bus perbaikan Jembatan.
untuk berdarmawisata, diberikan oleh
CK untuk sekolah-sekolah sebagai
berikut:
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Laporan CSR

Tekad Kami ke Depan Perusahaan menyadari bahwa aktivitas


Disamping kegiatan-kegiatan CSR CSR yang telah kami lakukan masih
di atas, ABM Investama juga harus belum cukup optimal dan mengakar
peka dan responsif terhadap kejadian dalam memberikan kontribusi positif
atau kebutuhan tertentu yang sifatnya bagi reputasi perusahaan. Untuk itu,
insidental, memenuhi kebutuhan sesaat kami terus berusaha menggali program-
ataupun tanggap darurat. Dalam hal program yang paling dibutuhkan untuk
memberikan bantuan terhadap bencana dikembangkan kualitas kegiatannya dan
alam, perusahaan akan memberikan diperluas cakupan programnya sehingga
bantuan infrastruktur secara terpadu mempunyai dampak yang bermakna
dengan mengerahkan sumber daya yang dan berkelanjutan. Ke depan, kegiatan
dimiliki anak-anak perusahaan. Sebagai CSR selain harus dapat membangun
contoh yang sudah pernah dilaksananakan citra perusahaan yang positif juga harus
adalah partisipasi CK dalam kegiatan berdampak jangka panjang, sehingga
tanggap darurat (emergency response manfaatnya dapat terus dinikmati oleh
team dan bantuan dapur umum) serta semua pihak, para pemangku kepentingan
pemulihan pada peristiwa bencana yang lebih luas lagi, masyarakat Indonesia.
runtuhnya jembatan Kutai Kartanegara di
Kalimantan Timur.
113

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Menerapkan GCG
sebagai budaya
kerja Perusahaan

114
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

115

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Laporan Tata Kelola


Perusahaan
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tata Kelola Perusahaan

Penerapan prinsip tata kelola perusahaan


yang baik di setiap kegiatan bisnis ABM
Investama akan meningkatkan nilai
perusahaan di mata pemegang saham
dan pemangku kepentingan lainnya
serta menjamin pertumbuhan usaha
berkelanjutan.

116
Komitmen Pelaksanaan GCG mengacu pada pemenuhan lima prinsip
ABM Investama berkomitmen untuk dasar GCG yang terdiri dari:
menjunjung tinggi nilai-nilai integritas a. Transparansi, yaitu keterbukaan dalam
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

dan menerapkan prinsip-prinsip tata melaksanakan proses pengambilan


kelola perusahaan yang baik (Good keputusan dan keterbukaan dalam
Corporate Governance - GCG) dalam mengemukakan informasi materil dan
setiap kegiatan usahanya. Praktik tata relevan mengenai perusahaan.
kelola perusahaan sesuai standar etika b. Akuntabilitas, yaitu kejelasan fungsi,
tertinggi sesungguhnya telah melebur pelaksanaan dan pertanggungjawaban
dalam setiap aktivitas usaha perusahaan organisasi sehingga pengelolaan
sesuai nilai-nilai budaya yang ditanamkan perusahaan terlaksana secara efektif.
oleh para pendiri Grup TMT yang telah c. Tanggung jawab, yaitu kesesuaian
beroperasi selama 40 tahun. Seluruh pengelolaan perusahaan terhadap
jajaran perusahaan meyakini bahwa peraturan perundang-undangan yang
pemenuhan aspek-aspek GCG dapat berlaku dan prinsip-prinsip korporasi
mendukung tujuan perusahaan baik dalam yang sehat.
hal pertumbuhan usaha, profitabilitas d. Kemandirian, dimana perusahaan
dan nilai tambah bagi seluruh pemangku dikelola secara profesional tanpa
kepentingan, serta keberlangsungan benturan kepentingan dan pengaruh/
usaha jangka panjang. tekanan dari pihak manapun.
e. Kewajaran, yaitu keadilan dan
Prinsip-prinsip GCG kesetaraan di dalam memenuhi
Prinsip-prinsip GCG yang hak-hak pemangku kepentingan
diimplementasikan dalam setiap aspek yang timbul berdasarkan perjanjian
bisnis dan operasional di ABM Investama dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tata Kelola Perusahaan

117
Asesmen Penerapan GCG 2. Kebijakan GCG,
Pada tahun 2011 ABM Investama 3. Penerapan GCG,
mengundang konsultan GCG independen 4. Pengungkapan Informasi (Disclosure),

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


untuk melakukan asesmen terhadap 5. Manajemen Risiko (Risk
pelaksanaan nilai-nilai tata kelola di Management),
perusahaan. Assessment GCG yang 6. Hubungan dengan Stakeholders
dilaksanakan pada tanggal 22 Mei (Stakeholders Relation),
2011 sampai tanggal 17 Juni 2011 7. Komitmen.
bertujuan untuk:
a. Melakukan pemetaan dan evaluasi Dari ketujuh aspek pokok tersebut,
terhadap kelengkapan dokumen, Perusahaan telah mengetahui
infrastruktur dan soft structure yang aspek mana saja yang perlu prioritas
terkait dengan GCG serta untuk perbaikan dan aspek mana yang harus
mengetahui tingkat kepatuhan disempurnakan lagi. Beberapa aspek
perusahaan (scoring) terhadap yang menyangkut praktik bisnis sesuai
praktik GCG. standar etika memperoleh skor yang
b. Mengetahui aspek-aspek yang perlu menunjukkan bahwa prinsip-prinsip
disempurnakan dalam implementasi GCG telah diterapkan dalam setiap
GCG agar sesuai best practices. aktivitas Perusahaan walaupun masih
perlu diperbaiki dan ditingkatkan.
Asesmen implementasi GCG dilaksanakan Namun demikian, Perusahaan belum
dengan menggunakan kriteria dan memiliki aturan-aturan tertulis yang
metodologi yang meliputi 7 (tujuh) aspek terdokumentasikan dengan baik seperti
pokok yaitu: Pedoman GCG, Board Manual, Code of
1. Hak Dan Tanggung Jawab Pemegang Conduct, Piagam Komite Audit (Audit
Saham/RUPS (Shareholders), Committee Charter), Piagam Internal
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tata Kelola Perusahaan

Audit (Internal Audit Charter), Kebijakan seperti Standar Etika Perseroan (Code
Sistem Pengendalian Internal, Kebijakan of Conduct), Peraturan Perusahaan,
Pemberian dan Penerimaan Hadiah serta Pedoman Tata Kerja Dewan Komisaris
Gratifikasi, Kebijakan Komunikasi Eksternal dan Direksi (Board Manual) serta
termasuk didalamnya pengelolaan Piagam Komite Audit dan Internal Audit.
informasi, Kebijakan Pengelolaan Aset Manajemen menindaklanjuti dengan
(Asset Management Policy), Piagam membentuk Unit Internal Audit pada
Sekretaris Perseroan (Corporate bulan September 2011 dan melakukan
Secretary Charter), Kebijakan Pengaduan sosialisasi Standar Etika Perusahaan ke
(Whistleblowing Policy), Kebijakan seluruh karyawan ABM Investama dan
Pengendalian Anak Perusahaan, Kebijakan beberapa anak perusahaan. Sosialisasi
Teknologi Informasi serta Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan dan
Corporate Social Responsibility (CSR). memperbaiki kelemahan implementasi
GCG yang selama ini sebenarnya telah
Sebagai perusahaan publik dan warga dilaksanakan di seluruh grup. Pada tahun
korporasi yang baik serta untuk menjamin 2011 seluruh karyawan ABM Investama
efektivitas penerapan GCG di Perusahaan telah menandatangani pernyataan
yang berkelanjutan, Perusahaan komitmen pemahaman Standar Etika
menyadari pentingnya mempersiapkan Perusahaan dan ditargetkan pada tahun
118 kodifikasi dan perangkat-perangkat 2012 sosialisasi dan penandatangan telah
pendukung GCG sesuai peraturan mencakup seluruh karyawan grup.
pemerintah dan perundang-undangan
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

yang berlaku. Sebuah tim ad-hoc telah Dengan demikian, sampai akhir tahun
ditugaskan untuk menyusun kodifikasi 2011 Perusahaan telah melengkapi
dan perangkat pendukung implementasi perangkat kerja dan sarana yang
GCG yang mengacu pada Undang-Undang dibutuhkan dalam implementasi GCG yang
Republik Indonesia Nomor 40 tahun akan dilanjutkan dengan menempatkan
2007 tentang Perseroan Terbatas (UU personil-personil yang mempunyai
PT), Undang-Undang Republik Indonesia kompetensi sesuai lingkup tugasnya.
Nomor 8 tahun 1995 tentang Pasar Perusahaan juga telah menargetkan
Modal, Peraturan Bapepam-LK, Peraturan pencapaian kepatuhan GCG pada tahun
Bursa Efek Indonesia, Pedoman Umum 2012 sebesar 70%.
Good Corporate Governance Indonesia
yang dikeluarkan oleh Komite Nasional Struktur Tata Kelola
Kebijakan Governance (KNKG), praktik- Berdasarkan UU PT, organ perusahaan
praktik terbaik di dunia bisnis serta nilai- terdiri dari tiga unsur, yaitu pemegang
nilai inti dan sifat-sifat kepemimpinan yang saham melalui Rapat Umum Pemegang
tumbuh dan mengakar kuat di lingkungan Saham (RUPS) sebagai forum
induk perusahaan yaitu TMT Group, yang pengambilan keputusan tertinggi bagi
selama ini dikenal menjalankan praktik pemegang saham, Dewan Komisaris
GCG secara konsisten. sebagai pengawas jalannya pengelolaan
Perusahaan, dan Direksi sebagai pengelola
Sampai akhir tahun 2011 tim ad-hoc Perusahaan. Dewan Komisaris dan Direksi
GCG telah bekerja dan secara bertahap memiliki wewenang dan tanggung jawab
menyelesaikan sejumlah kodifikasi yang jelas sesuai fungsinya masing-
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tata Kelola Perusahaan

masing sesuai anggaran dasar dan tim ad-hoc GCG adalah Sekretaris
peraturan perundang-undangan. Perusahaan dan Internal Audit. Kedua
organ pendukung tersebut diangkat dan
Pada akhir tahun 2011 Perusahaan telah bertanggung jawab langsung kepada
mengeluarkan Pedoman Tata Kerja Dewan Direktur Utama.
Komisaris dan Direksi (Board Manual)
melalui Keputusan Dewan Komisaris dan Rapat Umum Pemegang Saham
Direksi PT ABM Investama Tbk Nomor: Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
004/ABM-BOC-BOD/XII/2011. Board merupakan organ perusahaan tertinggi
Manual berisi kesepakatan antara Direksi yang wewenangnya diatur oleh undang-
dan Dewan Komisaris mengenai tugas, undang dan anggaran dasar. RUPS
wewenang dan tanggung jawab masing- memiliki wewenang untuk, antara lain,
masing organ untuk meningkatkan kualitas mengangkat dan memberhentikan
dan efektivitas hubungan kerja antar anggota Dewan Komisaris dan Direksi,
organ, menerapkan asas-asas GCG serta mengevaluasi kinerja Dewan Komisaris
membangun kemandirian dalam membuat dan Direksi, menyetujui perubahan
keputusan dan dapat menjalankan tugas anggaran dasar perusahaan, menyetujui
dan tanggung jawab masing-masing laporan keuangan, serta menetapkan
sesuai dengan harapan pemegang saham remunerasi bagi anggota Dewan
dan pemangku kepentingan lainnya. Komisaris dan Direksi. 119

Dewan Komisaris telah melengkapi RUPS terdiri dari RUPS Tahunan (RUPST)

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


perangkat kerja dan sarana yang dan RUPS Luar Biasa (RUPSLB). RUPST
dibutuhkan dalam implementasi GCG 2011 dilaksanakan pada tanggal 25 Mei
dengan membentuk Komite Audit pada 2011 yang diantaranya memutuskan
tahun 2011 untuk membantu Dewan sebagai berikut:
Komisaris dalam menjalankan fungsi 1. Menyetujui dan mengesahkan Laporan
pengawasan dan memberi saran sesuai Tahunan dan Laporan Keuangan
ruang lingkup tugas komite tersebut Perusahaan untuk tahun buku yang
termasuk mengawasi kebijakan keuangan berakhir pada tanggal 31 Desember
Perusahaan. Selanjutnya, Perusahaan 2010 termasuk laporan mengenai
berencana untuk membentuk Komite kegiatan dan jalannya Perusahaan
Nominasi dan Remunerasi, serta Komite dan pemberian pelunasan dan
Investasi pada tahun 2012. pembebasan tanggungjawab kepada
anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Selain itu, manajemen telah membentuk Perusahaan untuk pengurusan dan
organ-organ pendukung Direksi sebagai pengawasan Perusahaan untuk
unit kerja untuk mengendalikan, tahun buku yang berakhir pada
mengawal dan bertanggung jawab atas 31 Desember 2010.
implementasi GCG yang dijalankan oleh 2. Menyetujui penunjukkan Akuntan
tim ad-hoc GCG, sekaligus sebagai Publik Purwantono, Suherman dan
mitra kerja dari komite di bawah Dewan Surja (Ernst & Young) untuk tahun buku
Komisaris. Unit kerja tersebut diluar yang berakhir 31 Desember 2011.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tata Kelola Perusahaan

3. Menyetujui pemberian kewenangan Dewan Komisaris


kepada Dewan Komisaris Perusahaan
untuk menentukan gaji, tunjangan dan Tugas dan Wewenang Dewan
fasilitas yang diterima oleh anggota Komisaris
Direksi Perusahaan. Dewan Komisaris bertanggung jawab
kepada RUPS dan tugas Komisaris Utama
Selain dari RUPST tersebut, di tahun adalah mengkoordinasikan kegiatan
2011 para pemegang saham Perusahaan Dewan Komisaris.
melakukan beberapa kali pengambilan
keputusan di luar rapat dengan merujuk Tugas pokok Dewan Komisaris secara
kepada ketentuan perundang-undangan kolektif diantaranya adalah:
yang berlaku terkait perseroan terbatas. 1) Melakukan pengawasan atas
Para pemegang saham Perusahaan jalannya pengurusan Perusahaan
membuat keputusan-keputusan sebagai yang dilakukan oleh Direksi serta
berikut: memberikan nasihat dan persetujuan
1. Tanggal 24 Januari 2011 dengan berkenaan dengan kebijakan Direksi
keputusan menyetujui perubahan terhadap rencana pengembangan
susunan Direksi Perseroan terbaru Perusahaan, Rencana Kerja Jangka
dengan mengangkat Bapak Yovie Panjang (RKJP), Rencana Kerja
120 Priadi sebagai Direksi Perseroan. Tahunan (RKT) serta pelaksanaan
2. Tanggal 8 Maret 2011 dengan tugas, wewenang dan tanggung jawab
keputusan menyetujui konversi sesuai ketentuan anggaran dasar
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Mandatory Convertible Bond dan keputusan RUPS serta peraturan


milik Valle Verde Pte Ltd menjadi perundang-undangan yang berlaku.
kepemilikan saham Perseroan. 2) Melakukan tindakan untuk kepentingan
3. Tanggal 20 Juni 2011 dengan Perusahaan dan bertanggung jawab
keputusan menyetujui perubahan kepada RUPS. Dalam kapasitas
susunan Dewan Komisaris Perseroan ini, Dewan Komisaris mengikuti
dengan mengangkat Bapak Erry Riyana perkembangan kegiatan Perusahaan,
Hardjapamekas sebagai Komisaris dan segera melaporkan kepada RUPS
Independen Perseroan. apabila Perusahaan menunjukkan
4. Tanggal 21 Juli 2011 dengan gejala kemunduran yang mencolok
keputusan menyetujui perubahan disertai saran langkah perbaikan yang
anggaran dasar Perseroan sebagai harus ditempuh. Dewan Komisaris
konsekuensi dari perubahan status juga memberi saran yang sesuai
perusahaan dari tertutup menjadi dengan tugas pengawasan Dewan
terbuka. Komisaris kepada RUPS mengenai
5. Tanggal 27 Juli 2011 dengan setiap persoalan lainnya yang dianggap
keputusan menyetujui pelaksanaan penting, termasuk mengusulkan
program Management and Employee kepada RUPS mengenai akuntan
Stock Allocation – MESA terkait publik yang akan melakukan audit di
dengan pelaksanaan penawaran umum Perusahaan.
perdana saham ABM Investama.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tata Kelola Perusahaan

3) Menentukan sistem nominasi, evaluasi kerugian Perusahaan atau melalaikan


kinerja, remunerasi yang transparan kewajibannya atau terdapat alasan
bagi Dewan Komisaris dan Direksi mendesak bagi Perusahaan.
untuk selanjutnya diajukan untuk
memperoleh persetujuan RUPS. Masa Jabatan Dewan Komisaris
Dewan Komisaris juga menentukan Anggota Dewan Komisaris diangkat
sistem nominasi, remunerasi, evaluasi dan diberhentikan oleh RUPS. Setiap
kinerja para eksekutif senior (General anggota Dewan Komisaris menjabat
Manager atau setara) yang tidak untuk jangka waktu terhitung sejak
menjabat sebagai anggota Direksi. tanggal RUPS yang mengangkatnya dan
4) Menetapkan Key Performance berakhir pada penutupan RUPS Tahunan
Indicator (KPI) Direksi setiap awal yang ketiga setelah pengangkatannya
tahun kerja serta memantau efektivitas dan dapat dipilih kembali untuk masa
praktik GCG dan pelaksanaan tanggung jabatan berikutnya. RUPS mempunyai
jawab sosial Perusahaan (CSR). wewenang untuk memberhentikan
anggota Dewan Komisaris sebelum masa
Dalam menjalankan tugasnya melakukan tugasnya berakhir.
pengawasan terhadap pengelolaan
Perusahaan, Dewan Komisaris Komisaris Independen
mempunyai hak dan wewewang Komisaris Independen adalah anggota 121
diantaranya adalah: Dewan Komisaris yang berasal dari luar
1) Melihat buku-buku, surat-surat Perusahaan, tidak memiliki hubungan

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


serta dokumen lainnya, memeriksa keuangan, kepengurusan, kepemilikian
kas, surat berharga dan kekayaan saham dan/atau hubungan keluarga
Perusahaan termasuk meminta dengan anggota Dewan Komisaris lainnya,
penjelasan dari Direksi dan/atau Direksi dan/atau pemegang saham
pejabat lainnya mengenai segala pengendali atau hubungan lain yang dapat
persoalan yang menyangkut mempengaruhi kemampuannya untuk
pengelolaan Perusahaan untuk bertindak secara independen.
keperluan verifikasi.
2) Menghadiri rapat Direksi dan Perusahaan telah memiliki Komisaris
memberikan pandangan-pandangan Independen yang dijabat oleh Bapak
terhadap hal-hal yang dibicarakan, Erry Riyana Hardjapamekas berdasarkan
dan meminta Direksi dan/atau Keputusan Para Pemegang Saham melalui
pejabat lainnya di bawah Direksi RUPSLB tanggal 20 Juni 2011 yang
dengan sepengetahuan Direksi untuk dituangkan dalam Akta Notaris Ny. Djumini
menghadiri rapat Dewan Komisaris. Setyoadi, SH. Mkn. No.32 Tanggal 20
3) Melalui rapat setiap waktu berhak Juni 2011. Dengan demikian komposisi
memberhentikan untuk sementara Dewan Komisaris Perusahaan telah
waktu seorang atau lebih anggota memenuhi ketentuan Badan Pengawasan
Direksi, apabila mereka bertindak Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
bertentangan dengan anggaran dasar (Bapepam-LK) mengenai jumlah Komisaris
atau terdapat indikasi melakukan Independen yaitu sekurang-kurangnya
30% dari jumlah Komisaris.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tata Kelola Perusahaan

Susunan Dewan Komisaris Sesuai anggaran dasar Perusahaan dan


Dewan Komisaris ABM Investama terdiri Board Manual, Dewan Komisaris dapat
dari 3 orang anggota, yaitu 1 (satu) orang mengadakan rapat bila dipandang perlu
Komisaris Utama, 1 (satu) orang Komisaris oleh seorang Komisaris atau lebih,
dan 1 (satu) orang Komisaris Independen. atas permintaan tertulis satu atau lebih
Susunan Dewan Komisaris ABM pemegang saham yang secara bersama-
Investama saat ini adalah berdasarkan sama memiliki 1/10 atau lebih dari
Akta Nomor 32 tanggal 20 Juni 2011 jumlah seluruh saham dengan hak suara
yang dibuat oleh Ny Djumini Setyoadi, dengan menyebutkan hal-hal yang akan
SH, Notaris di Jakarta, yang telah dibicarakan.
diberitahukan kepada Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia melalui bukti Sepanjang tahun 2011 Dewan Komisaris
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan telah mengadakan pertemuan sebanyak
Data Perusahaan Nomor AHU-AH.01.10- 3 kali, yaitu pada tanggal 27 April, 10
21037 tanggal 5 Juli 2011yaitu: Agustus, dan 29 November 2011 dengan
mengundang Direksi untuk mendapatkan
Nama Jabatan hasil laporan Direksi atas kinerjanya
Rachmat Mulyana Komisaris Utama untuk waktu tertentu dalam menjalankan
Hamami Perusahaan. Dewan Komisaris ABM
122 Mivida Hamami Komisaris Investama dalam menjalankan fungsi
Erry Riyana Komisaris Independen pengawasannya juga melakukan
Hardjapamekas pertemuan-pertemuan informal. Selain itu,
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Dewan Komisaris juga secara bersama-


Pembagian Tugas Dewan Komisaris sama juga mengambil keputusan melalui
Pembagian tugas diantara para anggota Sirkular Dewan Komisaris sebagai berikut:
Dewan Komisaris diatur secara mandiri 1. Pembentukan Komite Audit
dan untuk kelancaran tugasnya Dewan Perusahaan berikut pemberlakuan
Komisaris dapat dibantu oleh Sekretaris Piagam Komite Audit;
Dewan Komisaris yang diangkat oleh 2. Pemberian persetujuan pemberian
Dewan Komisaris atas beban Perusahaan. pinjaman pemegang saham kepada
PT Cipta Krida Bahari;
Rapat Dewan Komisaris 3. Pemberian persetujuan pemberian
Rapat Dewan Komisaris adalah rapat pinjaman pemegang saham kepada
yang dilaksanakan oleh Dewan Komisaris PT Sanggar Sarana Baja;
yang berkenaan dengan masing-masing 4. Pemberian persetujuan pemberian
tugas dan fungsinya. Apabila dinyatakan pinjaman pemegang saham kepada
perlu Rapat Dewan Komisaris dapat PT Sumberdaya Sewatama;
mengundang Direksi. 5. Pemberian persetujuan pemberian
pinjaman pemegang saham kepada
PT Reswara Minergi Hartama; dan
6. Persetujuan dan Pemberlakuan Board
Manual Perseroan.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tata Kelola Perusahaan

KOMITE AUDIT Dewan Komisaris PT ABM Investama


Komite Audit adalah komite yang dibentuk Tbk No.005/ABM-RES-BOC/XII/2011
oleh Dewan Komisaris untuk membantu tentang Pemberlakuan Piagam Komite
Dewan Komisaris dalam mengawasi Audit tanggal 22 Desember 2011. Piagam
pelaksanaan pengelolaan Perusahaan yang Komite Audit ini mengatur secara rinci
baik sesuai dengan prinsip-prinsip GCG. mengenai visi, misi, tujuan, sasaran
Dalam melaksanakan tugasnya, Komite kerja, dan tugas Komite Audit, termasuk
Audit bersifat mandiri, serta bertanggung wewenang dan kode etik, tanggung jawab
jawab langsung kepada Dewan Komisaris. pelaporan, serta program pengenalan bagi
anggota baru.
Pembentukan Komite Audit bagi
perusahaan publik dan kriteria Susunan anggota Komite Audit ABM
keanggotaannya mengacu pada Lampiran Investama adalah sebagai berikut:
Keputusan Ketua Bapepam nomor:
Kep-29/PM/2004 tanggal 24 September Nama Jabatan
2004, Peraturan Nomor IX.I.5 tentang Erry Riyana Ketua/Komisaris
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Hardjapamekas Independen
Kerja Komite Audit. Dalam ketentuan Andradiet J. Alis Anggota
tersebut, anggota Komite Audit paling Lucy Saptari Anggota
kurang terdiri dari seorang Komisaris 123
Independen sebagai ketua komite dan dua Untuk menjaga independensi dalam
orang pihak independen. pelaksanaan tugasnya, dua anggota

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Komite Audit tersebut adalah pribadi
Persyaratan keanggotaan Komite Audit yang tidak memiliki hubungan, baik
terutama adalah memiliki integritas langsung maupun tidak langsung
yang tinggi, memiliki latar belakang dengan Perusahaan. Dengan demikian,
pendidikan akuntansi atau keuangan, seluruh anggota Komite Audit telah
memiliki pengetahuan yang cukup memenuhi kriteria independensi,
dalam membaca dan memahami laporan keahlian, pengalaman dan integritas yang
keuangan, mempunyai pengetahuan dan dipersyaratkan dalam ketentuan yang
pengalaman yang memadai sesuai dengan berlaku.
latar belakang pendidikannya serta mampu
berkomunikasi dengan baik. Tugas, Tanggung Jawab dan
Wewenang Komite Audit
Susunan Keanggotaan Komite Audit Tugas dan tanggung jawab Komite Audit
Komite Audit PT ABM Investama Tbk adalah membantu Dewan Komisaris
dibentuk melalui Surat Keputusan Dewan dalam melaksanakan fungsi pengawasan
Komisaris PT ABM Investama Tbk Nomor dan memberikan masukan kepada
001/ABM-RES-BOC/XI/2011 tanggal 9 manajemen. Dalam kaitan ini, Komite
November 2011. Komite Audit dibantu Audit menjalankan tugas dan tanggung
oleh tim ad-hoc GCG telah menyusun jawab secara profesional dan independen
Piagam Komite Audit yang akan menjadi tanpa campur tangan dari pihak manapun
landasan kerja Komite Audit sebagaimana yang tidak sesuai dengan peraturan
dituangkan dalam Surat Keputusan perundang-undangan.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tata Kelola Perusahaan

Komite Audit mendorong terciptanya Andradiet J.Alis (Anggota)


praktik yang sehat dalam pelaporan Dilahirkan di Pangkalpinang – Bangka,
keuangan, manajemen risiko, pada tanggal 17 Agustus 1963, Andradiet
pengendalian internal dan etika bisnis J. Alis (Andre Alis) lulus sebagai
yang baik. Dalam pelaksanaannya, sarjana Pertambangan, Fakultas Teknik
Direksi bertanggung jawab sepenuhnya Pertambangan dan Perminyakan Institut
atas penyajian laporan keuangan yang Teknologi Bandung (FTTM ITB) pada tahun
sesuai dengan standar dan ketentuan 1988. Mengawali karir di PT Kaltim Prima
yang berlaku, kecukupan pengelolaan Coal (KPC) sebagai Trainee Engineer pada
risiko dan sistem pengendalian internal tahun 1988, Andre Alis mengembangkan
serta kepatuhan terhadap peraturan karir profesional lebih dari 20 tahun
yang berlaku. di berbagai perusahaan industri
pertambangan nasional dan multinasional
Dalam menjalankan fungsinya, Komite tidak hanya di area engineering dan
Audit berwenang untuk mengakses produksi, tetapi juga marketing, project
catatan atau informasi tentang karyawan, management, konsultansi pertambangan
data keuangan, aset serta sumber daya dan business advisory. Pernah menjadi
Perusahaan lainnya yang berkaitan anggota Komite Audit PT Timah (Persero)
dengan pelaksanaan tugasnya. Dalam Tbk (2007-Juni 2011) dan sejak Juli
124 melaksanakan wewenangnya, Komite 2011 sampai saat ini beliau menjadi
Audit bekerja sama dan berkoordinasi anggota Komite GCG PT Timah (Persero)
dengan Unit Internal Audit dan auditor Tbk. Aktif di kepengurusan organisasi
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

eksternal. profesi seperti Ikatan Komite Audit


Indonesia (KAI) dan Perhimpunan Ahli
Kegiatan Komite Audit Tahun 2011 Pertambangan Indonesia (PERHAPI), juga
Komite Audit baru dibentuk pada bulan aktif sebagai pengajar (Dosen Luar Biasa)
November 2011 sehingga pada tahun di Departemen Teknik Pertambangan
2011 Komite Audit belum sepenuhnya Universitas Trisakti.
melakukan fungsi pengawasan. Meskipun
demikian, dalam periode 16 November Lucy Saptari (Anggota)
sampai 31 Desember 2011 Komite Audit Dilahirkan di Jakarta ada tanggal 30 April
telah melaksanakan kegiatan-kegiatan 1969, Lucy Saptari (Lucy) lulus dari
sebagaimana tertuang dalam “Laporan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara pada
Kegiatan Komite Audit Tahun 2011” yang tahun 1991 dan memperoleh gelar
dilampirkan pada Laporan Tahunan ini. Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi
Universitas Indonesia pada tahun 1998.
Profil Komite Audit Mengawali karir sebagai Auditor BPKP
Erry Riyana Hardjapamekas (Ketua) (1991-1997), kemudian selama 10 tahun
Profil Erry Riyana Hardjapamekas menjadi Auditor pada Kantor Akuntan
dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Publik (1997-2007), Manager pada
Komisaris. PT Advisia Sigma Dinamika (2007-2009)
dan sejak tahun 2009 sampai sekarang
menjadi anggota Komite Audit pada
Sucofindo-Surveyor Indonesia Joint
Operation.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tata Kelola Perusahaan

Laporan Kegiatan Komite Audit Tahun 2011

Komite Audit PT. ABM Investama Tbk. (Komite Audit) dibentuk dan mulai bekerja pada tanggal 16 November 2011. Komite
Audit, yang bekerja secara profesional dan independen serta berpedoman pada Piagam Komite Audit, berperan membantu dan
mendukung Dewan Komisaris dalam menjalankan pengawasan dan pemberian nasihat terhadap pengelolaan Perseroan.

Susunan Komite Audit serta kehadiran dalam rapat yang diselenggarakan dalam perioda 16 November 2011-31 Desember 2011
adalah sbb.:

Prosentase
Nama Jabatan Kehadiran Dalam Rapat
Kehadiran
1. Erry Riyana Hardjapamekas Ketua 3 100%
2. Andradiet J. Alis Anggota 3 100%
3. Lucy Saptari Anggota 3 100%
Catatan : Jumlah rapat Komite Audit : 3 kali

Tugas dan tanggung jawab Komite Audit meliputi:


1. Melakukan penelaahan atas kepatuhan terhadap standar dan kebijakan akuntansi yang berlaku dalam proses penyusunan
laporan keuangan, dan informasi keuangan lainnya yang akan dipublikasikan Perseroan;
2. Mendorong terbentuknya sistem pengendalian Internal yang memadai dalam pengelolaan Perseroan, dengan melakukan 125
evaluasi dan memberikan rekomendasi mengenai penyempurnaan sistem pengendalian internal Perseroan dan
implementasinya; serta memastikan Manajemen melakukan tindak lanjut atas rekomendasi yang diberikan oleh Auditor Internal
dan Auditor Eksternal;

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


3. Melakukan penelaahan atas kualitas pekerjaan dan independensi Auditor Internal dan Auditor Eksternal;
4. Melakukan penelaahan atas pengelolaan risiko usaha yang dilakukan Perseroan dan penerapan prinsip-prinsip tata kelola
perusahaan yang baik (good corporate governance) secara memadai, sesuai dengan praktik umum terbaik;
5. Melakukan identifikasi dan evaluasi atas hal-hal yang dianggap penting oleh Dewan Komisaris, termasuk pengaduan oleh para
pemangku kepentingan (stakeholders) lainnya;
6. Melaksanakan tugas lain dari Dewan Komisaris terkait dengan peran dan tanggung jawab Dewan Komisaris.

Dalam perioda 16 November 2011-31 Desember 2011, Komite Audit telah melaksanakan kegiatan sbb.:
1. Finalisasi penyusunan Piagam Komite Audit (Audit Committee Charter) PT. ABM Investama Tbk.
2. Melakukan ‘kick-off meeting’ untuk audit tahun buku Perseroan 2011, yang dihadiri oleh Manajemen, Auditor Eksternal dan
Auditor Internal.
3. Menyusun program kerja Komite Audit tahun 2012.

Jakarta, 4 Januari 2012


Komite Audit,

Erry Riyana Hardjapamekas Andradiet J. Alis Lucy Saptari


Ketua KA Anggota KA Anggota KA
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tata Kelola Perusahaan

DIREKSI 5) Mengajukan usulan RKT dan RKJP,


Tugas pokok Direksi adalah melaksanakan menetapkan usulan dan perubahan
pengurusan Perusahaan sesuai RJT dan RKJP serta menetapkan
kepentingan dan tujuan Perusahaan sasaran dan evaluasi kinerja unit kerja
dan bertindak selaku pimpinan dalam yang berada di bawah masing-masing
pengurusan tersebut. Direksi berwenang anggota Direksi sesuai dengan RKT
melakukan segala tindakan dan perbuatan dan RKJP.
baik mengenai pengurusan maupun 6) Menetapkan dan berusaha sebaik
mengenai pemilikan kekayaan Perusahaan mungkin untuk mencapai sasaran/Key
termasuk mengikat Perusahaan dengan Performance Indicator (KPI) perseroan
pihak lain dan/atau pihak lain dengan dan anak-anak perusahaan sesuai
Perusahaan, dengan pembatasan- RKT dan RKJP, mengkoordinasikan
pembatasan yang ditetapkan dalam pelaksanaan RKT dan RKJP terkait
anggaran dasar Perusahaan. Secara dengan pengendalian akuntansi dan
hukum, Direksi bertanggung jawab keuangan, treasury, serta pengelolaan
mewakili Perusahaan baik di dalam dan pengembangan sumber dana
maupun di luar pengadilan. perusahaan.
7) Mengusulkan kebijakan dan evaluasi
Tugas dan Tanggung Jawab Direksi secara periodik atas Limit of Authority
126 Dalam melaksanakan tugas pokok yang mengatur ketentuan nilai
tersebut, Direksi secara kolegial transaksi atau penggunaan/perolehan
diantaranya bertugas dan bertanggung aset yang masuk kewenangan Direksi
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

jawab untuk: dengan merujuk kepada kebijakan


1) Menetapkan visi, misi, strategi keuangan Perusahaaan.
Perusahaan dengan persetujuan 8) Mengangkat, memberhentikan,
Dewan Komisaris, dan merumuskan promosi dan demosi pejabat
pemahaman, komitmen dan Perusahaan.
penyempurnaan terhadap visi, misi dan 9) Melaksanakan analisa risiko,
strategi Perusahaan. menetapkan langkah-langkah untuk
2) Menetapkan kebijakan dasar korporat mengurangi dan menanggulangi
mengenai strategi, keuangan, berbagai jenis risiko yang dihadapi oleh
organisasi, SDM sistem sistem Perusahaan.
teknologi informasi dan komunikasi. 10) Menelaah, mengkaji, termasuk
3) Mengajukan usulan kebijakan/policy, melakukan koreksi dan memberikan
Standard Operating Procedure (SOP), persetujuan dalam pelaksanaan setiap
serta menjalankan Perusahaan sesuai proyek investasi sesuai kewenangan
kewenangan Direksi, yang diatur Direksi, serta melakukan pengawasan
dalam anggaran dasar, keputusan terhadap implementasi proyek dan
RUPS dan/atau Board Manual. investasi yang telah disetujui.
4) Direksi dan setiap anggota Direksi 11) Merumuskan, menyempurnakan dan
wajib untuk memberikan penjelasan melaksanakan rencana pengembangan
tentang segala hal yang ditanyakan bisnis grup ABM.
oleh Dewan Komisaris. 12) Mengidentifikasi dan mengembangkan
nilai-nilai yang dapat meningkatkan
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tata Kelola Perusahaan

daya saing Perusahaan dengan 5) Menetapkan struktur organisasi


memberikan perhatian dan perusahaan dan menetapkan sistem
penghargaan kepada sumber daya manajemen personalia Perusahaan.
manusia (Compensation and benefit).
13) Merancang dan mengembangkan Pencalonan dan Pengangkatan
organisasi yang dapat melaksanakan Direksi
strategi usaha dengan efektif serta Tata cara pencalonan, pengangkatan,
mencapai efisiensi dalam pelaksanaan penggantian, dan pemberhentian
rutinitas operasional Perusahaan anggota Direksi diatur dalam anggaran
(Organization planning). dasar Perusahaan. Pengangkatan dan
14) Merekrut, mengembangkan dan pemberhentian anggota Direksi dilakukan
mempertahankan personil kunci yang oleh RUPS dimana anggota Direksi
dibutuhkan grup ABM (Leadership tersebut dipilih dari calon-calon yang
development). diusulkan oleh Dewan Komisaris.
15) Mengelola, mengembangkan dan
memastikan komunikasi kepada Individu yang diusulkan sebagai calon
pemangku kepentingan melalui anggota Direksi menjalani proses penilaian
komunikasi korporat dilakukan secara kemampuan dan kepatutan (fit and
efektif dan sesuai dengan kebijakan proper test) oleh Dewan Komisaris. Para
Perusahaan. calon anggota Direksi yang telah lulus 127
16) Merencanakan, mengkoordinasikan penilaian kemampuan dan kepatutan
dan melaksanakan kewajiban maupun anggota Direksi yang diangkat

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Perusahaan yang berkaitan dengan kembali wajib menandatangani kontrak
tanggung jawab sosial dan lingkungan. manajemen sebelum ditetapkan sebagai
anggota Direksi.
Wewenang Direksi
Direksi memiliki wewenang yang Masa Jabatan Direksi
mencakup namun tidak terbatas kepada Setiap anggota Direksi menjabat untuk
hal-hal berikut: jangka waktu terhitung sejak tanggal
1) Mewakili dan/atau mengikat RUPS yang mengangkatnya dan berakhir
Perusahaan dengan pihak lain sesuai pada penutupan RUPS Tahunan yang
kewenangan yang ditetapkan dalam ketiga setelah pengangkatannya dan
anggaran dasar Perusahaan. dapat dipilih kembali untuk masa jabatan
2) Menyelenggarakan rapat Direksi tiap berikutnya.
kali dianggap perlu oleh seorang atau
lebih anggota Direksi. Masa jabatan anggota Direksi berakhir
3) Mengesahkan laporan tahunan apabila yang bersangkutan meninggal
Perusahaan termasuk di dalamnya dunia, masa jabatannya berakhir, dan
laporan keuangan. diberhentikan berdasarkan keputusan
4) Membuat kebijakan dan prosedur pemegang saham karena tidak lagi
di masing-masing departemen atau memenuhi persyaratan sebagai anggota
unit kerja yang bernaung di bawah Direksi.
masing-masing anggota Direksi guna
mencapai sasaran kerja departemen
atau unit kerja tersebut.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tata Kelola Perusahaan

Independensi Direksi Nama Jabatan


Independensi Direksi merupakan salah Achmad Ananda Direktur Utama
satu faktor penting yang harus dijaga agar Djajanegara
Direksi dapat bertindak sebaik-baiknya demi Willy Agung Direktur Keuangan
kepentingan Perusahaan. Untuk menjaga Adipradhana
independensi, maka Perusahaan menetapkan Syahnan Poerba Direktur Layanan
Pendukung Korporat
aturan bahwa pihak manapun kecuali organ
Perusahaan dilarang melakukan atau campur Yovie Priadi Direktur Strategi
Korporat
tangan dalam pengurusan Perusahaan dan
anggota Direksi dilarang melakukan aktivitas
Pembagian Tugas Direksi
yang dapat mengganggu independensinya
Pembagian tugas Direksi dilakukan untuk
dalam mengurus Perusahaan.
memastikan efektivitas pelaksanaan tugas
semua anggota Direksi dalam mengelola
Susunan Direksi
Perusahaan. Pembagian tugas dan tanggung
Direksi ABM Investama beranggotakan
jawab Direksi secara garis besar dapat dilihat
4 (empat) orang dan bertugas secara
pada bagan struktur organisasi pada bagian
kolegial. Agar lebih efisien dan efektif
Data Perusahaan pada laporan tahunan ini.
dalam melaksanakan tugas, dilakukan
Tugas masing-masing anggota Direksi ABM
pembidangan tugas diantara anggota Direksi
Investama adalah sebagai berikut:
128 sesuai bidang dan kompetensinya, namun
tidak menghilangkan tanggung jawab
1. Achmad Ananda Djajanegara, Direktur
Direksi secara kolegial dalam pengurusan
Utama
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Perusahaan. Setiap anggota Direksi dapat


Bertanggung terhadap seluruh kegiatan di
melaksanakan tugas dan mengambil
ABM Investama maupun anak perusahaan
keputusan namun keputusan Direksi
termasuk:
merupakan tanggung jawab bersama.
– Memberikan arahan dan
Kedudukan anggota Direksi termasuk
mengendalikan kebijakan, visi, misi
Direktur Utama adalah setara. Tugas Direktur
dan strategi Perusahaan.
Utama sebagai primus inter pares adalah
– Mengkoordinasikan pemecahan
mengkoordinasikan kegiatan Direksi.
masalah Perusahaan, kebijakan
perencanaan, pengendalian,
Komposisi Direksi PT ABM Investama Tbk
pencapaian sasaran jangka panjang
berdasarkan kepada Akta Nomor 25 tanggal
Perusahaan, kebijakan audit,
24 Januari 2011 yang dibuat Ny Djumini
peningkatan budaya, citra dan tata
Setyoadi, SH, Notaris di Jakarta, yang telah
kelola Perusahaan (GCG).
diberitahukan kepada Menteri Hukum dan
– Menyelenggarakan dan memimpin
Hak Asasi Manusia melalui bukti Penerimaan
rapat Direksi secara periodik
Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan
atau rapat-rapat lain apabila
Nomor AHU-AH.01.10-05228 tanggal
dipandang perlu.
21 Februari 2011 adalah sebagai berikut:
– Mengesahkan semua Keputusan
Direksi.
– Memilah dan memberikan informasi
tentang Perusahaan kepada pemangku
kepentingan.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tata Kelola Perusahaan

– Membawahi Unit Internal Audit dan – Merencanakan, mengkoordinasikan


Sekretaris Perusahaan. dan melaksanakan tanggung jawab
sosial dan lingkungan.
2. Willy Agung Adipradhana, Direktur – Membawahi departemen-departemen
Keuangan Legal, Corporate Communication, Risk
Bertanggung jawab terhadap pengendalian Management dan Human Resources.
seluruh kebijakan keuangan termasuk:
– Melaksanakan efisiensi dan efektivitas 4. Yovie Priadi, Direktur Strategi Korporat
fungsi-fungsi keuangan di Perusahaan Bertanggung jawab terhadap aspek-aspek
dan anak perusahaan. pengembangan usaha dan investasi
– Mengkoordinasikan pelaksanaan termasuk:
Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan – Melakukan pengawasan terhadap
Rencana Kerja Jangka Panjang implementasi proyek dan investasi
(RKJP) terkait dengan pengendalian yang telah disetujui.
akuntansi dan keuangan, treasury, – Merumuskan, menyempurnakan dan
serta pengelolaan sumber dana bagi melaksanakan rencana pengembangan
pengembangan Perusahaan. bisnis baru grup ABM.
– Membina dan menjaga hubungan – Mencari dan menetapkan mitra usaha
dengan investor publik. strategis.
– Membawahi departemen-departemen – Membawahi departemen Business 129
Treasury, Accounting & Tax, ICT dan Process Improvement, Corporate
Investor Relation. Planning Budgeting dan divisi Strategic

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Planning and Business Development.
3. Syahnan Poerba, Direktur Layanan
Pendukung Korporat Rapat Direksi
Bertanggung jawab terhadap aspek- Direksi melakukan rapat secara periodik 2
aspek penunjang operasional Perusahaan (dua) minggu sekali. Diluar waktu tersebut,
termasuk: rapat Direksi dapat dilaksanakan setiap waktu
– Strategi pengelolaan dan bila dipandang perlu oleh seorang atau lebih
pengembangan sumber daya manusia anggota Direksi, atas permintaaan tertulis dari
(SDM), memperoleh, mengembangkan seorang atau lebih anggota Dewan Komisaris
dan mempertahankan SDM yang dan atas permintaan tertulis seorang atau
berkinerja tinggi dan core values baik lebih pemegang saham yang bersama-sama
(Leadership development) termasuk memiliki 1/10 atau lebih dari jumlah seluruh
dari sisi perhatian dan penghargaan saham dengan hak suara.
(Compensation and benefit).
– Merancang dan mengembangkan Sepanjang tahun 2011, Direksi mengadakan
organisasi yang efektif. 28 kali rapat baik untuk melakukan evaluasi
– Mengelola, mengembangkan dan atas capaian kinerja perusahaan maupun hal-
memastikan komunikasi kepada hal lain yang dinilai penting. Data kehadiran
pemangku kepentingan. dari masing-masing anggota Direksi adalah
sebagai berikut:
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tata Kelola Perusahaan

Nama Jabatan Kehadiran


Achmad Ananda Djajanegara Direktur Utama 100%
Willy Agung Adipradhana Direktur Keuangan 100%
Syahnan Poerba Direktur Layanan Korporat 100%
Yovie Priadi Direktur Strategi Korporat 100%

Remunerasi Komisaris dan Direksi sebelumnya, beban tugas dan tanggung


Sesuai Anggaran Dasar Perusahaan, jawab, serta disesuaikan dengan tingkat
remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi remunerasi eksekutif pada industri sejenis.
ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Remunerasi dari pejabat kunci sesuai dengan
Saham (RUPS). Dalam menentukan definisi PSAK No.7 (Revisi 2010) yaitu dalam
remunerasi Direksi, Dewan Komisaris hal ini Direksi Perusahaan untuk tahun yang
mengajukan usul kepada RUPS untuk berakhir pada 31 Desember 2011 ditetapkan
memutuskan besarnya kompensasi yang akan sebesar Rp20.415.000.000, sementara pada
diberikan kepada Direksi. Penentuan besarnya tahun 2010 adalah sebesar Rp7.688.000.000.
kompensasi bagi Direksi berdasarkan proses
dan rumusan yang transparan dan Dewan Program Pendalaman Pengetahuan
Komisaris melakukan pemantauan terhadap Program Pendalaman Pengetahuan
pelaksanaan remunerasi Perusahaan. dimaksudkan agar Direksi dapat selalu
130
mengikuti perkembangan terbaru tentang
Berdasarkan keputusan RUPS Tahunan core business perusahaan di bidang
tanggal 25 Mei 2011, pemegang saham energi. Program Pendalaman Pengetahuan
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

melimpahkan wewenang penentuan gaji, dilaksanakan dalam rangka meningkatkan


fasilitas dan tunjangan anggota Direksi kepada efektivitas pelaksanaan tugas Direksi.
Dewan Komisaris Perseroan.
Pada tahun 2011 Direksi mengikuti beberapa
Besaran remunerasi ditetapkan dengan pelatihan, seminar dan lokakarya sebagai
memperhatikan besaran pendapatan tahun berikut:

Pelatihan Direksi 2011


No Tanggal Topik Penyelenggara Peserta
1 22-Feb-11 Human Resources Development Yayasan IICD Syahnan Poerba
2 12-Apr-11 Summit Meeting Coal Coaltrans Conferences Ltd Achmad Ananda
Djajanegara, Yovie
Priadi, Syahnan
Poerba
3 2-Mei-11 Seminar Evaluation and Technical IBC Asia Pte Ltd Yovie Priadi
Economic Assessment Mining
Project
4 8-Jun-11 Seminar Mining and Financial IBC Asia Pte Ltd Willy Agung
Accounting Adipradhana
5 31-Des-11 Understand all standards relating Euromoney Institutional Willy Agung
to financial instrument, including Investor (Jersey) Ltd Adipradhana
NEW IFRS 9
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tata Kelola Perusahaan

Internal Audit Tugas dan Tanggung Jawab


Untuk memastikan sistem pengendalian Internal Audit bertugas menguji dan
internal yang efektif dan terintegrasi antara mengevaluasi pelaksanaan pengendalian
Perusahaan dengan anak perusahaan guna internal dan sistem manajemen risiko sesuai
memastikan bahwa kegiatan operasional kebijakan Perusahaan. Untuk melaksanakan
sudah dijalankan dengan baik dan dapat tugasnya, Internal Audit menyusun rencana
meningkatkan nilai perusahaan melalui audit tahunan yang disetujui dan disahkan
efektivitas pengelolaan Perusahaan oleh Direksi. Internal Audit melakukan
berdasarkan prinsip-prinsip GCG dan pemeriksaaan dan penilaian atas efisiensi dan
manajemen risiko, Perusahaan membentuk efektivitas di bidang keuangan, akuntansi,
Internal Audit pada bulan September 2011. operasional, sumber daya manusia, teknologi
Internal Audit merupakan mitra manajemen informasi dan kegiatan lainnya.
dalam mencapai tujuan Perusahaan dengan
melaksanakan fungsi audit dan fungsi Berdasarkan hasil audit, Internal Audit
konsultasi secara independen dan objektif. membuat laporan hasil audit untuk
disampaikan kepada Direksi dan
Internal Audit dipimpin oleh seorang kepala Dewan Komisaris. Selanjutnya, Internal
Internal Audit yang bertanggung jawab Audit melakukan kegiatan monitoring
kepada Direksi. Dalam melaksanakan tindak lanjut untuk memastikan bahwa
tugasnya, Internal Audit mempunyai rekomendasi perbaikan yang telah 131
hubungan konsultatif dengan Komite Audit disepakati telah dilaksanakan sesuai dengan
dimana Komite Audit memberi masukan komitmen auditee.

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


mengenai penyusunan rencana audit tahunan,
masukan mengenai metodologi, alat bantu Piagam Audit Internal
dan sumber daya audit serta menelaah Untuk melaksanakan fungsinya secara
laporan hasil kerja Internal Audit dan independen dan obyektif, Internal Audit telah
memantau tindak lanjut hasil audit. memiliki Piagam Audit Internal (Internal Audit
Charter) yang ditetapkan melalui Keputusan
Aktivitas yang dilakukan oleh Internal Audit Direksi PT ABM Investama Tbk Nomor
dapat dikelompokkan menjadi kegiatan audit ABM-BOD/092/BOD/09/2011 tanggal 21
reguler, kegiatan audit khusus, monitoring September 2011 mengenai penunjukan ketua
tindak lanjut dan pengembangan audit. Audit Audit Internal dan Pemberlakuan Piagam
reguler merupakan audit yang dilakukan Audit Internal. Piagam Audit Internal menjadi
berdasarkan rencana audit tahunan yang acuan dalam melaksanakan seluruh kegiatan
mengatur fokus dan arah kegiatan audit pada audit internal.
tahun bersangkutan dengan prioritas sesuai
dengan hasil risk assessment. Audit khusus Piagam Audit Internal adalah pedoman kerja
merupakan audit yang tidak termasuk dalam unit Internal Audit yang memuat maksud,
rencana audit tahunan namun dilakukan visi, misi, struktur dan hubungan kerja, fungsi,
berdasarkan usulan Internal Audit atau tugas dan tanggung jawab, wewenang, ruang
ditugaskan oleh Direksi. lingkup, kebijakan, kode etik, evaluasi dan
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tata Kelola Perusahaan

penyempurnaan. Piagam Audit Internal sama BPMIGAS. Beliau memiliki sertifikasi


juga mengatur larangan perangkapan Integrated management system course
tugas dan jabatan auditor dan pelaksana untuk ISO 9001:2008, ISO 14001:2004
yang duduk dalam Unit Internal Audit dan OHSAS 18001:2007; Certified Risk
dari pelaksanaan kegiatan operasional Management Profession dan Enterprise
perusahaan baik di holding maupun Risk Management Certified Profession.
anak usaha.

Keputusan Direksi tersebut sekaligus Manajemen Risiko


mengangkat Bernado Agustono Mochtar Pada awalnya, kebijakan manajemen
sebagai ketua Internal Audit berlaku sejak risiko dan prosedur manajemen risiko
tanggal Keputusan Direksi tersebut. ABM Investama mengadopsi kebijakan
manajemen risiko PT Tiara Marga Trakindo
Kegiatan Internal Audit 2011 sebagai perusahaan induk. Namun dalam
Pada tahun 2011 Internal Audit belum perkembangannya, prosedur manajemen
melakukan kegiatan audit internal. Internal risiko yang ada tidak aplikatif dengan
Audit berkoordinasi dengan Komite Audit karakteristik bisnis yang dijalankan grup
mempersiapkan perangkat-perangkat ABM. Maka pada tahun 2011 perusahaan
kerja seperti rencana audit tahunan untuk mulai menata ulang kebijakan manajemen
132 tahun 2012, prosedur audit, alat bantu dan risiko dimulai dari penyusunan kerangka
personil auditor internal. kerja, infrastruktur dan soft structure
sampai terbentuk struktur pengelolaan
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Profil Kepala Internal Audit manajemen risiko.


Kepala Internal Audit adalah Bernado
Agustono Mochtar yang ditunjuk melalui Pengelolaan manajemen risiko di ABM
Surat Keputusan Direksi Nomor: ABM- Investama dilaksanakan oleh Departemen
BOD/092/BOD/09/2011 tanggal 21 ERM (Enterprise Risk Management).
September 2011 dan telah dilaporkan Fungsi Departemen ERM adalah
kepada PT Bursa Efek Indonesia melalui mengelola proses manajemen risiko
surat nomor: ABM-BOD/092/BOC/2011 yang ada di grup ABM, memfasilitasi dan
tanggal 21 September 2011. Saat ini memberi arahan kepada pemilik risiko
Bernado Agustono Mochtar merangkap untuk mengelola risiko-risiko yang ada di
sebagai ERM Department Head ABM masing-masing anak perusahaan atau unit
Investama. Berpengalaman lebih dari 10 bisnis. Departemen ERM juga mendorong
tahun di berbagai perusahaan diantaranya anak-anak perusahaan untuk membentuk
sebagai underwriter dan underwriting unit manajemen risiko di masing-
audit untuk perusahaan asuransi masing organisasinya yang disebut Risk
swasta nasional, manajemen resiko Management Unit (RMU).
dan Integrated audit pada perusahaan
publik yang bergerak dibidang jasa Pada tahun 2011 Departemen ERM
kontrak pertambangan serta manajemen melakukan sosialisasi kebijakan
risiko pada perusahaan minyak dan gas manajemen risiko dalam upaya
international - Kontraktor Kontrak Kerja membangun kesadaran pentingnya
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tata Kelola Perusahaan

manajemen risiko. Kebijakan perusahaan diambil, dilanjutkan ke proses asesmen


saat ini lebih kepada memberi manajemen risiko yang mencakup
pemahaman mengenai manajemen risiko, identifikasi, evaluasi, analisa, dan mitigasi.
bagaimana mengelolanya secara konsisten Proses mitigasi dipantau dan dievaluasi
sehingga menjadi budaya dalam setiap untuk memastikan bahwa mitigasi telah
aktivitas sebelum mengeksekusi sebuah efektif dan memadai atau perlu dirancang
keputusan bisnis. Selain mengadakan model mitigasi yang baru.
kegiatan workshop dalam rangka
penugasan Koordinator RMU, Departemen Identifikasi risiko dilakukan oleh masing-
ERM juga melakukan roadshow ke anak masing anak perusahaan. Setiap
perusahaan untuk mengadakan presentasi anak perusahaan mengidentifikasi 10
mengenai Risk Awareness, dilanjutkan risiko besar (Top Ten Risks) termasuk
dengan Risk Workshop yang mengkaji operasional dan finansial strategis yang
kasus dan diskusi kelompok. Sedikitnya tergantung pada karakteristik bisnisnya
telah diadakan lima kali Risk Workshop, masing-masing, membuat risk register dan
satu kali seminar besar dan lima kali studi memformulasikan mitigasinya. Kemudian
kasus di luar focus group. Koordinator RMU sebagai perwakilan
anak perusahaan melaporkannya di
Berdasarkan Inter Office Memo dari forum RMC secara periodik per triwulan
Direktur Utama ABM Investama, pada dan tahunan. Forum RMC membahas 133
tanggal 2 Maret 2011 telah dibentuk masukan tersebut dan memastikan
Komite Manajemen Risiko (Risk bahwa semua aspek telah diidentifikasi

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Management Committee – RMC) ABM secara lengkap. RMC melakukan analisa
Investama. RMC diketuai oleh Direktur terhadap risk register, memberikan saran-
Layanan Korporat, beranggotakan saran termasuk saran penyempurnaan
Direktur Keuangan, Manager Departemen mitigasinya, tetapi tidak mengubah isi.
ERM dan Manager Departemen ABM Hasil identifikasi risiko dikompilasi juga
Investama lainnya serta Koordinator RMU dilengkapi dengan mitigasi risikonya dan
masing-masing anak perusahaan. Komite dilaporkan kepada Direksi dalam bentuk
Manajemen Risiko membantu fungsi kerja ABM Operation Risk Management Report.
Direksi dalam mengelola risiko dengan Laporan tersebut juga berisi mitigasi risiko
cara memfasilitasi dan memastikan proses yang dirangkum dalam laporan Business
manajemen risiko dilaksanakan di seluruh Risk & Mitigation.
anak perusahaan. Komite juga bertugas
memberi saran, masukan dan koreksi
terhadap pelaksanaan manajemen risiko SEKRETARIS PERUSAHAAN
yang sedang berjalan. Sekretaris Perusahaan diangkat dan
bertanggung jawab pada Direktur
Proses manajemen risiko mengacu pada Utama. Secara umum, fungsi Sekretaris
Standar Penerapan Manajemen Risiko Perusahaan adalah sebagai Compliance
ISO31000 dimana proses dimulai dari Officer yang membantu tugas Direksi
menentukan cakupan dari risiko yang memenuhi ketentuan tata kelola
akan dikelola, risk appetite apa yang ingin perusahaan yang baik.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tata Kelola Perusahaan

Fungsi tersebut dijabarkan dalam tentang persyaratan keterbukaan


tugas dan tanggung jawab Sekretaris sesuai peraturan Perusahaan dan
Perusahaan sebagai berikut: peraturan yang berlaku.
1) Sebagai penghubung (contact 7) Mengkoordinasikan kegiatan Direksi
person) dan fasilitator komunikasi yang berkaitan dengan kegiatan
antara Direksi, Dewan Komisaris, korporasi untuk mendukung efektivitas
pemegang saham, pemerintah/instansi fungsi Direksi dan kinerja Perusahaan.
terkait, masyarakat dan pemangku 8) Mewakili Direksi untuk berhubungan
kepentingan. dengan pihak-pihak di luar atau di
2) Mengkoordinasikan pemberian dalam Perusahaan sesuai dengan
pendapat dari segi hukum, pengelolaan penugasan yang diberikan serta
dokumen, kehumasan protokoler kebijakan yang telah ditentukan.
dan seremonial Perusahaan untuk 9) Mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan
menunjang aktivitas Perusahaan agar yang berkaitan dengan kepentingan
berjalan dengan efektif dan efisien Perusahaan guna menjembatani
serta meningkatkan citra Perusahaan. hubungan Perusahaan dengan
3) Menyelenggarakan kegiatan pemangku kepentingan dan pihak
kesekretariatan dalam eksternal lainnya.
lingkungan Direksi, Dewan
134 Komisaris dan Perusahaan serta Profil Sekretaris Perusahaan
pengadministrasiannya termasuk Sesuai dengan laporan Perusahaan kepada
mengelola dokumen RUPS, risalah- PT Bursa Efek Indonesia dalam surat ABM
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

risalah rapat Direksi, Dewan Komisaris, Nomor: ABM-BOD/126/ADJ/2011 tanggal


rapat gabungan, Daftar Pemegang 5 Desember 2011, Sekretaris Perusahaan
Saham Khusus, dokumentasi PT ABM Investama Tbk adalah Ade
perbedaan pendapat (dissenting Renaldi Satari. Memiliki pemahaman
opinion), undangan, agenda dan materi yang mendalam mengenai prinsip-prinsip
rapat serta dokumen lainnya. kepatuhan dalam peraturan-peraturan
4) Mengkoordinasikan penyelenggaraan Pasar Modal melalui pengalamannya
RUPS, rapat-rapat Direksi, Dewan menjalankan fungsi Sekretaris Perusahaan
Komisaris, rapat gabungan, mengelola di perusahaan publik yang bergerak di
jadwal rapat agar berlangsung efektif. sektor jasa minyak dan gas bumi selama
5) mengkoordinasikan penyediaan lebih dari sembilan tahun sejak November
informasi dalam bentuk orientasi 2002. Ade Renaldi Satari juga memiliki
formal, kliping, surat elektronik dan pengetahuan memadai dalam prinsip-
media lainnya kepada Direksi dan prinsip dasar keuangan dan lulus dalam
Dewan Komisaris serta pemangku kualifikasi CFA level 1, serta memiliki
kepentingan lainnya. pemahaman hubungan investor dan media
6) Memberikan informasi secara berkala melalui pengalamannya sebagai Investor
kepada Direksi dan Dewan Komisaris Relations dan Media Relations pada
jika diminta, untuk memastikan bahwa perusahaan publik yang bergerak dibidang
Perusahaan mematuhi peraturan perbankan sejak tahun 1999.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Tata Kelola Perusahaan

KETERBUKAAN INFORMASI KASUS LITIGASI DAN PERKARA


Dalam melakukan penentuan klasifikasi PENTING
informasi, perusahaan akan senantiasa Selama tahun 2011 tidak ada perkara
mengacu pada peraturan dan ketentuan penting yang secara langsung sedang
yang berlaku. Informasi yang bersifat non dihadapi oleh ABM Investama maupun
rahasia dimungkinkan untuk dipublikasikan Direksi dan Komisaris yang sedang
dan dapat diakses oleh masyarakat melalui menjabat. Beberapa perkara hukum
sarana dan fasilitas yang cukup dan sedang dihadapi oleh anak perusahaan
memadai. namun tidak menimbulkan dampak negatif
secara material terhadap kelangsungan
Untuk memperoleh informasi mengenai usaha dan keuangan Perusahaan.
ABM Investama, Perusahaan membuka Selengkapnya penjelasan mengenai
akses informasi seluas-luasnya bagi kasus kasus litigasi yang dihadapi oleh
pemangku kepentingan, masyarakat anak perusahaan tercantum pada Laporan
umum dan investor melalui situs Keuangan Konsolidasian Tahun Buku
www.abm-investama.com yang memuat 2011, halaman 148-150.
informasi terkini seperti profil Perusahaan,
profil anak perusahaan, berita Perusahaan,
struktur organisasi, investor relations, TRANSAKSI YANG MENGANDUNG
tata kelola perusahaan (GCG), laporan BENTURAN KEPENTINGAN 135
keuangan, aksi korporasi, tanggung jawab Pada tahun 2011, secara korporasi
sosial perusahaan (CSR), kesempatan ABM Investama tidak melakukan

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


kerja dan lainnya. transaksi-transaksi yang mengandung
benturan kepentingan, sebagaimana
yang ditetapkan dalam ketentuan
Peraturan Bapepam-LK No.IX.E.1,
Lampiran Keputusan Ketua Bapepam
dan LK No.Kep-614/BL/2011 tanggal
28 November 2011.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

136

Tinjauan Keuangan
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Mencapai kinerja
usaha dan
keuangan yang
lebih baik
137

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Diskusi dan Analisa Manajemen

Kinerja yang optimal dari anak-anak


usaha membuat ABM Investama meraih
pendapatan sebesar Rp6,626 triliun dan
membukukan laba bersih sebesar Rp415,7
miliar, masing-masing tumbuh 47,7% dan
226% dibandingkan tahun sebelumnya.

138
Tinjauan Ekonomi Makro 3,79%, menurun tajam dibandingkan
Pada tahun 2011 terjadi krisis keuangan inflasi tahun 2010 yang mencapai 6,96%.
di Eropa sebagai imbas dari krisis hutang Tingkat suku bunga yang stabil juga ikut
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Yunani. Dunia juga mengkhawatirkan mendorong laju pertumbuhan ekonomi


kemungkinan resesi ekonomi di Amerika dimana Produk Domestik Bruto (PDB)
Serikat setelah penurunan peringkat tumbuh mencapai 6,5% dibandingkan
hutang Amerika Serikat untuk yang 6,1% pada tahun 2010. Kondisi ekonomi
pertama kalinya dalam sejarah. Gejolak makro yang baik ini membuat lembaga
tersebut menimbulkan ketidakpastian pemeringkat utang Fitch Ratings
global yang memperlambat pertumbuhan. pada pertengahan Desember 2011
menaikkan peringkat utang Indonesia
Namun demikian, Indonesia mampu dari BB+ menjadi BBB- atau peringkat
memelihara pertumbuhan ekonomi yang “layak investasi”. Hal ini diyakini akan
stabil dan kondisi politik yang kondusif meningkatkan arus dana investasi asing
sehingga krisis global tersebut relatif tidak dan mendorong pertumbuhan ekonomi
menimbulkan dampak negatif. Indikator yang lebih tinggi lagi.
ekonomi makro pada tahun 2011 berada
pada kondisi yang cukup baik. Nilai tukar Pencapaian
Rupiah selama tahun 2011 secara rata-rata Menyikapi kondisi eksternal yang
mengalami apresiasi 3,56% dibandingkan positif, Perusahaan telah mencanangkan
rata-rata pada tahun 2010, walaupun target pertumbuhan yang optimis dan
terjadi tekanan terhadap rupiah pada mendorong anak-anak perusahaan untuk
semester kedua yang disebabkan persepsi menunjukkan kinerja operasional dan
yang memburuk akibat krisis Eropa. Laju keuangan yang lebih baik dari tahun 2010.
inflasi sepanjang tahun terkendali di angka Secara keseluruhan, anak-anak usaha
telah memberikan kontribusi yang optimal
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Diskusi dan Analisa Manajemen

139
sehingga Perusahaan berhasil meraih Ketiga segmen usaha memberikan
pendapatan sebesar Rp6,626 triliun, atau kontribusi pendapatan yang bertumbuh
tumbuh 47,7% dibandingkan tahun 2010. secara signifikan dibandingkan pencapaian

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Perusahaan juga membukukan laba bersih pada tahun 2010. Dua diagram berikut
sebesar Rp415,7 miliar, meningkat 226% menggambarkan pertumbuhan masing-
dibandingkan tahun sebelumnya. masing segmen usaha dan komposisi
kontribusi tiap segmen bagi pendapatan
Pertumbuhan Usaha Perusahaan.
Perusahaan membagi segmentasi usaha
sebagai berikut:
1. Kontraktor tambang dan tambang
Pertumbuhan Usaha per Segmen
batubara.
Berdasarkan Pendapatan
2. Jasa: (miliar Rupiah)

a. Sewa mesin pembangkit listrik 2011


3.880,1

2010
b. Divisi Transport Equipment, Divisi
Site Service dan Divisi Re-pabrikasi
c. Logistik terintegrasi dan sewa
2.525,9
2.427,8

kapal
1.916,6

3. Pabrikasi.
220,2

142,0

Kontraktor Tambang Jasa Pabrikasi


dan Tambang
Batubara
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Diskusi dan Analisa Manajemen

Kontribusi Pendapatan per Segmen Usaha

3%
12%

11%

Kontraktor Tambang dan Tambang Batubara


59%
Sewa Mesin Pembangkit Tenaga Listrik

140 Logistik Terintegrasi dan Sewa Kapal

Divisi Transport Equipment, Divisi Site


15% Service, Refabrikasi

Pabrikasi
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Faktor-faktor yang Mempengaruhi PT Reswara Minergi Hartama (Reswara)


Kinerja Perusahaan juga meningkat seiring dengan ekspansi
Kinerja dan kondisi keuangan Perusahaan tambang batubara yang terus dilakukan.
sangat dipengaruhi oleh sejumlah faktor
penting baik internal maupun eksternal. Peningkatan volume produksi batubara
Faktor-faktor tersebut diantaranya adalah: tergantung pada manajemen perencanaan
tambang dan manajemen logistik untuk
Kontraktor Tambang dan Tambang mengekstraksi batubara dan transportasi
Batubara dari daerah konsesi pertambangan ke
Penjualan dan pendapatan jasa lokasi loading tongkang di pelabuhan,
Perusahaan sebagian besar masih serta titik pengapalan batubara. Kegiatan
bergantung pada segmen usaha pertambangan batubara dapat terpengaruh
Kontraktor Pertambangan, yang meliputi oleh cuaca buruk selama musim hujan
aktivitas usaha pengambilan batubara yang mungkin terjadi pada berbagai
(coal getting) dan pengupasan tanah waktu. Oleh karenanya, volume produksi
(overburden removal) yang dijalankan oleh perlu ditingkatkan pada bulan kering untuk
PT Cipta Kridatama (CK). Pendapatan dari menumpuk persediaan batubara sehingga
bisnis tambang batubara yang dikelola dapat mengimbangi kekurangan volume
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Diskusi dan Analisa Manajemen

141
produksi selama musim hujan. Produksi pembangunan pembangkit tenaga
dan volume penjualan juga dipengaruhi listrik dan fasilitas industri baru, serta
oleh permintaan pasar, ketersediaan kapal perubahan perekonomian dunia. Di sisi

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


dan kapasitas serta kinerja kontraktor. lain, peningkatan harga batubara dunia
akan mendorong para produsen batubara
Fluktuasi Harga Batubara Dunia untuk meningkatkan kapasitas yang
Fluktuasi harga batubara dunia yang pada gilirannya akan mengakibatkan
bersifat sangat siklis dan dapat surplus pasokan batubara sehingga harga
berfluktuasi secara signifikan sangat terkoreksi dan menurunkan pendapatan
mempengaruhi pendapatan Perusahaan Perusahaan.
dari usaha pertambangan. Sebagai
produk komoditas, harga batubara dunia Beban Pokok Penjualan dan
dipengaruhi oleh dinamika pasokan dan Pendapatan Jasa
permintaan pasar ekspor batubara global Beban pokok penjualan dan pendapatan
serta permintaan domestik terutama jasa (BPP) merupakan faktor penting
untuk sektor pembangkit listrik. bagi tingkat profitabilitas Perusahaan.
BPP terdiri dari biaya pengupasan
Pasar sangat sensitif terhadap dinamika tanah, ekstraksi batubara, crushing,
yang terjadi pada usaha pertambangan, pengangkutan batubara, bahan peledak,
termasuk pembukaan dan penutupan bahan bakar, suku cadang, penyusutan
pertambangan baru, penemuan deposit peralatan, amortisasi biaya eksplorasi
baru, ekspansi kegiatan pertambangan, tangguhan, biaya pemeliharaan peralatan,
gangguan terhadap distribusi batubara, biaya sewa, biaya tenaga kerja langsung,
peningkatan permintaan dari konsumen fee subkontraktor dan biaya lain-lain.
akhir batubara karena adanya
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Diskusi dan Analisa Manajemen

BPP bisnis kontraktor tambang Strip ratio rata-rata Perusahaan


memberikan kontribusi paling besar berfluktuasi sejalan dengan peningkatan
terhadap BPP konsolidasi dan secara produksi dan diperkirakan akan meningkat
substansial terdiri atas biaya bahan bakar dalam jangka waktu dekat seiring dengan
dan pelumas serta tenaga kerja. Oleh upaya pengembangan wilayah baru untuk
karena itu, harga bahan bakar berpengaruh memperluas wilayah produksi batubara.
signifikan terhadap hasil operasional Jika strip ratio rata-rata meningkat di masa
Perusahaan. Kenaikan harga bahan bakar depan, Perusahaan akan menghadapi
akan menyebabkan peningkatan biaya tingginya beban produksi batubara
dalam bisnis kontraktor tambang dan terutama karena meningkatnya biaya
tambang batubara, dan juga biaya untuk kontraktor dan beban produksi dalam
bisnis lainnya, seperti jasa logistik dan operasi Perusahaan.
sewa kapal, serta meningkatkan biaya
transportasi batubara. Beban Kontraktor Tambang
Dalam bisnis jasa kontraktor tambang
BPP akan terus meningkat seiring dengan (CK), Perusahaan harus menyediakan
perluasan kegiatan operasional tambang peralatan, mesin, perlengkapan, dan
di Kalimantan Selatan dan Aceh, serta tenaga kerja serta plant dalam sejumlah
ekspansi bisnis lainnya termasuk produksi porsi tertentu yang disepakati bersama,
142 tenaga listrik independen dan logistik untuk dapat menambang di wilayah
batubara. pit yang ditargetkan. Oleh karenanya,
Perusahaan harus melakukan sejumlah
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

BPP akan terus bertumbuh seiring dengan belanja modal yang signifikan untuk
perluasan kegiatan operasional tambang melaksanakan kegiatan operasional
di Kalimantan Selatan dan Aceh, serta tersebut dan memprediksi kebutuhan
ekspansi bisnis lainnya termasuk produksi modal kerja untuk memperluas usaha jasa
tenaga listrik independen dan logistik kontraktor tambang.
batubara.
Fee yang diterima untuk jasa kontraktor
Strip Ratio Penambangan tambang berdasarkan strip ratio di wilayah
Beban produksi batubara dipengaruhi oleh pertambangan. Pendapatan dari proyek
strip ratio pada saat melakukan ekstraksi pertambangan meningkat sejalan dengan
batubara dari tambang. Strip ratio adalah meningkatnya strip ratio pada wilayah
banyaknya volume kubik meter kupasan pertambangan tersebut. Pendapatan yang
tanah (batu dan tanah) yang harus berasal dari bisnis kontraktor tambang
dipindahkan untuk memperoleh satu ton akan terus berfluktuasi disebabkan oleh
batubara. Semakin tinggi strip ratio berarti strip ratio di wilayah pertambangan para
semakin tinggi volume tanah yang harus pemegang konsesi di luar grup yang
dikupas untuk memperoleh batubara, yang menjadi pelanggan CK.
pada akhirnya mengakibatkan semakin
meningkatnya beban produksi. Pada saat Pembayaran Royalti kepada
Perusahaan menambang di wilayah baru, Pemerintah Indonesia
strip ratio akan berbeda-beda tergantung Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun
karakteristik geologi dari batubara yang 2003 yaitu Tarif Atas Jenis Penerimaan
akan ditambang. Negara Bukan Pajak yang Berlaku
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Diskusi dan Analisa Manajemen

di Departemen ESDM (PP 45/2003) Armada dan Tingkat Utilisasi


mewajibkan pembayaran royalti sebesar Mayoritas pendapatan dari bisnis
5% dari pendapatan yang berasal dari kontraktor tambang (CK) dan sewa mesin
penjualan batubara. Selain itu, terdapat pembangkit listrik yang dikelola oleh
kewajiban kontribusi untuk pembangunan PT Sumberdaya Sewatama (Sewatama),
daerah setempat yang besarnya pada berasal dari utilisasi (pemanfaatan)
kisaran 2% dari penjualan batubara. unit mesin dan peralatan yang dikelola
dan dioperasikan, jumlah hari atau jam
Dalam laporan keuangan konsolidasi, lamanya unit beroperasi dalam suatu
pembayaran yang dilakukan kepada periode tertentu (tingkat utilisasi) dan tarif
Kementerian ESDM dicatat dalam beban yang dikenakan atas jasa yang diberikan
pokok penjualan sebagai pembayaran tersebut (tarif harian). Ketika kontrak
royalti kepada Pemerintah. telah berakhir atau tidak diperbarui, maka
Perusahaan akan mengalami tingkat
Kebijakan Pemerintah dan Perubahan utilisasi yang rendah.
Regulasi
Berdasarkan peraturan Menteri Energi dan Perjanjian bisnis kontraktor tambang
Sumber Daya Mineral Nomor 17 Tahun umumnya bersifat jangka panjang,
2010 tentang Tata Cara Penetapan Harga dengan jangka waktu lebih dari 3 tahun
Patokan Penjualan Mineral dan Batubara, hingga seumur tambang. Sedangkan 143
harga patokan batubara ditentukan setiap kontrak sewa mesin pembangkit listrik
bulan oleh Direktur Jenderal Mineral umumnya berjangka waktu enam bulan

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


dan Batubara berdasarkan formula yang sampai satu tahun, termasuk opsi untuk
mengacu pada rata-rata indeks harga perpanjangan kontrak. Kontrak jasa yang
batubara sesuai dengan mekanisme berkaitan dengan jasa divisi Transport
pasar dan/atau sesuai dengan harga yang Equipment, Site Service, Re-pabrikasi dan
berlaku umum di pasar internasional. Fabrikasi serta jasa logistik dan sewa kapal
Peraturan tersebut juga menyatakan umumnya memiliki jangka waktu yang
bahwa pemegang IUP Operasional lebih pendek.
Produksi harus menjual batubara yang
diproduksi dengan mengacu pada harga Kontrak Perusahaan dengan PLN
patokan baik untuk penjualan ekspor memberikan porsi pendapatan yang
maupun domestik. signifikan.

Kebijakan Pemerintah Indonesia terkait Ekspansi Bisnis dan Akuisisi


industri pertambangan batubara pada Perusahaan dan anak usaha telah
umumnya berorientasi pasar. Meskipun mengakuisisi sejumlah entitas bisnis
demikian, Pemerintah Indonesia dari termasuk perusahaan pemilik konsesi
waktu ke waktu dapat menetapkan batubara dan perusahaan pembangkit
kebijakan atau peraturan hukum baru listrik independen. Perusahaan akan terus
yang mempengaruhi usaha Perusahaan mempertimbangkan dan menilai setiap
di bidang kontraktor tambang dan kesempatan untuk melakukan kegiatan
tambang batubara. ekspansi dan akuisisi.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Diskusi dan Analisa Manajemen

Hubungan Perusahaan dengan PLN Pada umumnya Perusahaan menerima


Karena sebagian besar pendapatan pembayaran tagihan secara penuh dari
Perusahaan berasal dari pembayaran PLN PLN yang dicatat sebagai pendapatan
untuk jasa sewa mesin pembangkit listrik, dan membayar kepada PLN sejumlah
maka setiap peristiwa yang berdampak denda ekonomi yang diberlakukan, yang
negatif terhadap hasil kegiatan operasional dicatat sebagai beban pokok penjualan dan
dan kondisi keuangan PLN juga dapat pendapatan jasa dari segmen usaha Sewa
mempengaruhi Perusahaan. Beberapa hal Mesin Pembangkit Listrik.
yang dapat mempengaruhi kondisi keuangan
PLN antara lain, kebijakan pemerintah kepada Subkontraktor Pihak Ketiga, Pemasok
PLN, dan juga pengembangan dan perubahan Utama dan Beban-Beban Lainnya
peraturan yang sedang direncanakan atau Perusahaan memanfaatkan jasa subkontraktor
diajukan sehubungan dengan PLN dan untuk membantu penyelesaian berbagai
industri listrik di Indonesia. kontrak, khususnya untuk kegiatan
operasional bisnis kontraktor tambang.
Pembayaran Denda Berdasarkan Penggunaan mitra kerja dapat mengurangi
Kontrak Sewa Mesin Pembangkit belanja modal dan kebutuhan modal kerja.
Tenaga Listrik Estimasi biaya untuk subkontraktor pihak
Perusahaan memiliki kontrak sewa mesin ketiga diakumulasikan ke dalam estimasi
144 pembangkit listrik dengan PLN maupun seluruh biaya dalam proyek kontraktor
pelanggan lainnya, dimana Perusahaan tambang dalam penawaran kontrak. Kenaikan
menyediakan generator dengan total biaya subkontraktor karena kenaikan biaya
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

kapasitas terpasang sebesar 934 MW, bahan bakar, material dan biaya tenaga kerja,
pada faktor kapasitas berkisar antara 70- akan menyebabkan biaya kontrak yang lebih
75% tersebar di seluruh wilayah Indonesia. besar.
Kontrak sewa mesin pembangkit tenaga listrik
dengan PLN, pada dasarnya berisi ketentuan- Ketentuan dalam Kontrak
ketentuan yang menjamin hasil kinerja Kontrak-kontrak Perusahaan secara garis
(performance output guarantee provisions) besar dapat dikategorikan sebagai kontrak
yang telah disepakati untuk menyediakan dengan harga tetap dan kontrak dengan
daya listrik dengan prosentase yang waktu dan materi yang dapat ditagih.
disepakati dalam periode tertentu.
Kontrak dengan harga tetap menyebutkan
Berdasarkan kontrak Perusahaan dengan nilai kontrak tertentu yang mencakup
PLN maupun pelanggan lainnya, umumnya seluruh biaya termasuk marjin keuntungan
Perusahaan akan dikenakan sanksi apabila: untuk lingkup kerja yang dilakukan oleh
(1) Generator listrik Perusahaan kontraktor. Kontrak dengan harga tetap
mengkonsumsi bahan bakar dalam jumlah umumnya memiliki risiko yang lebih tinggi
yang melebihi batas konsumsi bahan karena kontrak ini mengharuskan Perusahaan
bakar yang telah disepakati; memperkirakan sejak awal banyaknya
(2) Terdapat penundaan dalam menghasilkan pekerjaan yang dilakukan dan biaya yang
daya dari generator listrik Perusahaan, dan diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan
(3) Perusahaan tidak mampu memenuhi tersebut. Perusahaan menghadapi beberapa
kinerja output yang telah disepakati. risiko dari mulai pelaksanaan kontrak sampai
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Diskusi dan Analisa Manajemen

dengan kontrak tersebut diselesaikan, Industri Batubara, Migas dan Utilitas di


diantaranya risiko biaya kelebihan produksi, Indonesia
inflasi biaya operasional, dan fluktuasi Berdasarkan International Energy Outlook
harga komoditas, perubahan harga dasar, yang diterbitkan oleh International Energy
keberadaan tenaga kerja, produktivitas, Agency pada bulan April 2011, konsumsi
pemasok serta kinerja subkontraktor. energi dunia pada tahun 2009 hingga 2035
Meskipun demikian, kontrak ini berpotensi diperkirakan meningkat mendekati 50%.
memberikan keuntungan yang lebih besar, Indonesia juga diharapkan mengalami
karena pelanggan membayar premi untuk pertumbuhan yang kuat dalam konsumsi
meminimalisasi risiko. Profitabilitas dari energi. Pertumbuhan konsumsi energi
kontrak harga tetap didorong oleh tingkat berdampak pada tumbuhnya industri di sektor
efisiensi dalam menyelesaikan pekerjaan energi di Indonesia. Anak-anak perusahaan
sesuai jadwal dan mengendalikan biaya menghasilkan pendapatan yang substansial
kontrak. Kontrak perjanjian sewa mesin dari penjualan dan jasa untuk pelanggan yang
pembangkit tenaga listrik menggunakan beroperasi di sektor batubara, migas dan
sistem kontrak dengan harga tetap. utilitas industri.

Kontrak dengan waktu dan materi yang dapat Dampak dari pergerakan nilai tukar
ditagih adalah kontrak dimana harganya Rupiah terhadap Dollar AS
didasarkan pada biaya aktual yang timbul Laporan keuangan konsolidasi Perusahaan 145
dari waktu dan material yang digunakan berdenominasi Rupiah sedangkan pendapatan
atau atas berbagai variabel pekerjaan yang Perusahaan sekitar 24% berdenominasi

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


dinilai dengan satuan tarif yang ditetapkan, Rupiah dan 76% pendapatan berdenominasi
termasuk berdasarkan jam kerja. Keuntungan Dollar Amerika Serikat (AS). Prosentase
kontrak diperoleh dari prosentase tertentu biaya kontrak Perusahaan dan pengeluaran
dari biaya yang timbul. Kontrak dengan waktu operasional yang berdenominasi Rupiah
dan materi yang dapat ditagih berisiko lebih jauh lebih tinggi dibandingkan dengan yang
rendah dibandingkan kontrak harga tetap berdenominasi Dollar AS. Penguatan Rupiah
karena pelanggan yang menghadapi risiko dapat meningkatkan beban kontrak dan
fluktuasi biaya. Perjanjian kontraktor tambang pengeluaran operasional yang berdenominasi
pada umumnya adalah kontrak dengan waktu atau terikat dalam nilai Rupiah, termasuk
dan materi yang dapat ditagih. Pendapatan pengadaan material dan peralatan lainnya
dari kontrak dengan waktu dan materi yang serta pembelian mesin yang berdenominasi
dapat ditagih relatif lebih stabil dibandingkan dalam Rupiah atau ditranslasikan ke dalam
pendapatan dari kontrak harga tetap Rupiah berdasarkan kurs pada tanggal
karena dapat melakukan penagihan kepada pembelian. Sebaliknya, melemahnya Dollar
pelanggan secara rutin, serta pelanggan AS dapat berdampak pada hasil kegiatan
diperkenankan untuk menyesuaikan operasional Perusahaan dengan menurunnya
perhitungan yang timbul akibat fluktuasi harga nilai relatif pendapatan dari kontrak yang
bahan bakar, material, suku cadang, dan berdenominasi atau terikat dalam nilai Dollar
tenaga kerja. AS terhadap beban yang berdenominasi
Rupiah.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Diskusi dan Analisa Manajemen

Laporan Laba Rugi 68,8% dari tahun sebelumnya. Sedangkan


pendapatan dari usaha penyewaan
Penjualan dan Pendapatan Jasa kapal meningkat karena adanya kontrak
Penjualan dan pendapatan jasa konsolidasi penyewaan kapal oleh Talisman Energy
Perusahaan pada tahun 2011 meningkat mulai akhir Februari 2012.
sebesar 47,7% menjadi Rp6,626 triliun dari
penjualan dan pendapatan jasa konsolidasi • Kenaikan pendapatan jasa dari sektor
tahun 2010 sebesar Rp4,486 triliun, yang usaha Sewa Mesin Pembangkit Listrik
terutama disebabkan oleh: sebesar 25,6% atau mencapai Rp989,935
• Kenaikan pendapatan jasa kontraktor miliar dari sebesar Rp788,375 miliar
pertambangan sebesar 45,6% menjadi pada tahun 2010. Kenaikan pendapatan
Rp2,961 triliun dari Rp2,034 triliun tersebut terutama dikarenakan tambahan
pada tahun 2010, karena adanya proyek baru selama tahun 2011 antara
peningkatan aktivitas over burden dan lain Pembangkit Listrik Tenaga Diesel
coal getting seiring dengan perluasan area (PLTD) Teluk Lembu 40 MW, Maburai
pertambangan dari pelanggan CK. & Rantau 40 MW, Tarahan 50 MW dan
Tegineneng 20 MW.
• Kenaikan penjualan dari sektor
pertambangan batubara sebesar 232% Komposisi pendapatan dari sektor Sewa
146 menjadi Rp918,6 miliar dari Rp393,6 Mesin Pembangkit Listrik terdiri dari
miliar pada tahun 2010 terutama pendapatan Divisi Temporary Power
dikarenakan peningkatan kapasitas sebesar 94,5%, pendapatan dari Divisi
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

produksi dan adanya kenaikan harga jual Pillar sebesar 4,5% dan pendapatan dari
batubara. Penjualan batubara mayoritas Divisi O&M sebesar 0,5%.
disumbangkan oleh TIA.
• Kenaikan penjualan dari segmen
• Kenaikan pendapatan jasa dari sektor Pabrikasi sebesar 55,1% atau mencapai
Logistik Terintegrasi dan sewa kapal Rp220,206 miliar pada tahun 2011 dari
sebesar 62,5% menjadi Rp750,25 miliar tahun sebelumnya sebesar Rp141,951
dari Rp461,617 miliar pada tahun 2010. miliar. Kenaikan pendapatan juga berasal
Kontribusi kenaikan pendapatan terbesar dari kontribusi segmen Divisi Transport
berasal dari Divisi Project Logistic yang Equipment, Site Service dan Re-pabrikasi
naik sebesar Rp156,6 miliar atau naik 93% yang naik 17,9% atau Rp785,752
dari tahun sebelumnya karena peningkatan miliar dari tahun sebelumnya sebesar
kuantitas barang yang diangkut sebesar Rp666,639 miliar.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Diskusi dan Analisa Manajemen

Untuk periode dua belas bulan yang berakhir


Pendapatan per pada tanggal 31 Desember
Segmen 2011 (audited) 2010 (audited) Pertumbuhan
Rp miliar % Rp miliar % Rp miliar %
Kontraktor 3.880 58,6% 2.428 54,1% 1.452 59,8%
Tambang dan
Tambang Batubara
Jasa
Sewa Mesin 990 14,9% 788 17,6% 202 25,6%
Pembangkit
Tenaga Listrik
Integrated 750 11,3% 461 10,3% 289 62,6%
Logistik
dan sewa kapal
Divisi Transport 786 11,9% 667 14,9% 119 17,9%
Equipment,Divisi
Site Service dan
Divisi Repabrikasi
Pabrikasi 220 3,3% 142 3,2% 78 55%
TOTAL 6.626 100% 4.486 100% 2.140 47,7% 147

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Beban Pokok Penjualan dan Pendapatan dan Sewa Kapal juga meningkat 67,9% atau
Jasa mencapai Rp694,97 miliar dari Rp413,85
Beban pokok penjualan dan pendapatan jasa miliar pada tahun 2010. Peningkatan biaya di
meningkat 39% atau mencapai Rp5.244,56 sektor ini terutama berasal dari peningkatan
miliar dari Rp3.773,4 miliar pada tahun biaya Freight (angkutan) dan biaya sewa
2010. Peningkatan biaya tersebut sebagian kapal seiring dengan peningkatan aktivitas
besar berasal dari biaya segmen usaha bisnis Perusahaan.
Pertambangan dan Kontraktor Pertambangan
yang meningkat 49,6% atau mencapai Beban pokok penjualan dan pendapatan
Rp3.210,5 miliar dari Rp2.146,1 miliar pada jasa dari segmen usaha Pabrikasi juga
tahun 2010 yang meliputi mining cost, meningkat 75% atau mencapai Rp208,5
biaya depresiasi, biaya fuel & lubricant, miliar dari Rp119,1 miliar pada tahun 2010.
biaya subkontraktor, biaya peralatan & suku Peningkatan biaya tersebut terutama berasal
cadang dan lainnya sebagai dampak dari dari peningkatan pemakaian bahan mentah
peningkatan volume produksi batubara dan (raw material) dan biaya subkontraktor seiring
aktivitas overburden. dengan peningkatan produksi Perusahaan
dan juga efek dari produk dimana banyak
Beban pokok penjualan dan pendapatan pekerjaan di divisi Pabrikasi yang memerlukan
jasa dari sektor usaha Logistik Terintegrasi pemakaian material yang lebih banyak.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Diskusi dan Analisa Manajemen

Beban Pokok Untuk periode dua belas bulan yang berakhir


Penjualan dan pada tanggal 31 Desember
Pendapatan 2011 (audited) 2010 (audited) Pertumbuhan
Jasa Per Segmen
% % %
Usaha Rp miliar Penjualan
Rp miliar Penjualan
Rp miliar Penjualan
Kontraktor 3.210 61,2% 2.146 56,9% 1.064 49,6%
Tambang dan
Tambang Batubara
Jasa
Sewa Mesin 565 10,8% 570 15,1% (5) -0,8%
Pembangkit
Tenaga Listrik
Integrated 695 13,3% 414 11,0% 281 67,9%
Logistik
dan sewa kapal
Divisi Transport 565 10,8% 524 13,9% 41 7,8%
Equipment,Divisi
Site Service
dan Divisi
Repabrikasi
148
Pabrikasi 208 4,0% 119 3,2% 89 75,0%
TOTAL 5.245 79,1% 3.773 84,1% 1.471 39,0%
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Laba Kotor dan Margin Laba Kotor Peningkatan Laba Kotor juga berasal
Perusahaan membukukan Laba Kotor dari kontribusi segmen usaha Sewa
sebesar Rp1,382 triliun atau naik 93,8% Mesin Pembangkit Listrik yang berhasil
dibandingkan Rp713 miliar pada tahun membukukan Laba Kotor sebesar
2010. Peningkatan tersebut terutama Rp424,4 miliar atau meningkat 94,6%
berasal dari peningkatan Laba Kotor dibandingkan Rp218,1 miliar pada
segmen usaha Kontraktor Pertambangan tahun 2010. Peningkatan Laba Kotor
dan Tambang Batubara yang membukukan tersebut sebagian besar berasal dari
Laba Kotor sebesar Rp669,6 miliar atau keberhasilan Perusahaan mengurangi
meningkat 137,6% dibandingkan dengan biaya pemeliharaan dan perawatan
Laba Kotor tahun 2010 sebesar Rp281,8 (repair & maintenance) dengan program
miliar. Peningkatan Laba Kotor terutama pemeliharaan dan perawatan yang lebih
berasal dari peningkatan volume penjualan terjadwal dengan baik, juga efisiensi dari
batubara dari 1.178.776 ton pada tahun biaya consumables dengan pemakaian
2010 menjadi 2.163.021 ton pada tahun material minyak pelumas lokal (Pertamina)
2011. Kenaikan dalam Laba Kotor juga dengan harga yang lebih kompetitif.
merupakan dampak dari adanya kenaikan Efisiensi produksi yang meningkat
harga jual rata-rata batubara menjadi berdampak pada turunnya biaya penalty
sebesar USD47,1 per ton pada tahun 2011 yang harus dibayar ke PLN.
dari rata-rata sebesar USD39,5 per ton
pada tahun 2010.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Diskusi dan Analisa Manajemen

Kenaikan dalam Laba Kotor tersebut Secara keseluruhan, Marjin Laba Kotor
sedikit terkoreksi dengan adanya (GPM) tahun 2011 sebesar 20,9% atau
penurunan dalam Laba Kotor segmen meningkat dibandingkan 15,9% pada
usaha Pabrikasi dimana terjadi penurunan tahun 2010. Peningkatan GPM tersebut
sebesar Rp11 miliar pada tahun 2011 terutama berasal dari GPM segmen
karena pemakaian material yang usaha Sewa Mesin Pembangkit Listrik
lebih tinggi dari tahun sebelumnya dan segmen usaha Pertambangan dan
(produk mixed). Kontraktor Pertambangan. Kenaikan marjin
tersebut selain berasal dari kontribusi
kenaikan penjualan, juga hasil dari proses
produksi yang lebih efisien.

Untuk periode dua belas bulan yang berakhir


Laba Kotor dan pada tanggal 31 Desember
Margin Laba Kotor
2011 (audited) 2010 (audited) Pertumbuhan
Per Segmen Usaha
Rp miliar % Margin Rp miliar % Margin Rp miliar % Margin
Kontraktor 669,6 17,3% 281,8 11,6% 387,8 137,6%
Tambang dan
Tambang Batubara
149
Jasa
Sewa Mesin 424,4 42,9% 218,1 27,7% 206,3 94,6%
Pembangkit

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Tenaga Listrik
Integrated 55,3 7,4% 47,8 10,3% 7,5 15,7%
Logistik
dan sewa kapal
Divisi Transport 220,7 28,1% 142,5 21,4% 78,2 54,8%
Equipment, Divisi
Site Service
dan Divisi
Repabrikasi
Pabrikasi 11,7 5,3% 22,8 16,1% (11,1) -48,6%
TOTAL 1.381,7 20,9% 713,0 15,9% 668,7 93,8%
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Diskusi dan Analisa Manajemen

Beban Penjualan, Umum dan 78,4% atau Rp21 miliar terutama


Administrasi terkait dengan bertambahnya ruangan
Total beban penjualan, umum dan kantor yang disewa Perusahaan dari
administrasi naik 55,1% atau mencapai PT Triyasa Propertindo sejalan dengan
Rp718,95 miliar dibandingkan Rp463,6 bertambahnya anak Perusahaan
miliar pada tahun 2010 terutama dan juga perluasan kantor untuk
berasal dari: mendukung perkembangan bisnis
Perusahaan.
• Gaji dan kesejahteraan karyawan yang
meningkat 53% menjadi Rp337,2 • Biaya perjalanan dinas tahun 2011
miliar atau naik Rp116,5 miliar dari meningkat 78% atau naik Rp14,5
tahun 2010 yang sebesar Rp220,8 miliar untuk kepentingan perjalanan
miliar karena hal-hal berikut: (1) dinas domestik dan luar negeri terkait
Peningkatan jumlah karyawan pada dengan bisnis Perusahaan.
tahun 2011, dimana karyawan tetap
bertambah menjadi 4.752 orang dari • Biaya lain-lain meliputi biaya depresiasi
tahun 2010 yang sejumlah 4.067 dan amortisasi, biaya pemeliharaan
orang, (2) Adanya tambahan bonus kantor, biaya kantor, biaya komunikasi,
karyawan berupa saham (MESA) biaya asuransi, biaya bank (bank
150 terkait IPO, (3) Kenaikan gaji regular charges) dan lain-lain. Kenaikan dalam
tahunan karena inflasi (4) Kenaikan gaji biaya tersebut terkait erat dengan
karena faktor promosi karyawan. penambahan jumlah karyawan,
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

peningkatan bisnis Perusahaan dan


• Biaya Penjualan meningkat 83,7% penambahan kapasitas ruang kantor.
atau naik Rp41 miliar sebagian besar
berasal dari kenaikan biaya pengapalan Pendapatan Operasi Lainnya, Biaya
dari segmen usaha Tambang Batubara Operasi Lainnya dan Laba (Rugi)
sejalan dengan peningkatan omzet Selisih Kurs
Perusahaan. Pendapatan operasi lainnya merupakan
pendapatan yang diperoleh Perusahaan
• Jasa profesional meningkat 233% di luar pendapatan bisnis utamanya.
atau naik Rp50,5 miliar meliputi biaya Sebagian besar pendapatan operasi
konsultan untuk berbagai proyek lainnya berasal dari keuntungan atas
perbaikan (improvement project) di penjualan aktiva tetap bekas, penjualan
bidang ICT, akuntansi dan manajemen, material scrap dan pendapatan dari pihak
biaya konsultan pajak dan biaya pengguna jalan milik Perusahaan di lokasi
konsultan hukum untuk segmen tambang yang dialokasikan untuk biaya
usaha Kontraktor Pertambangan dan pemeliharaan rutin jalan. Pendapatan
Tambang Batubara. operasi lainnya naik 193,3% menjadi
Rp70,9 miliar dari Rp24,2 miliar pada
• Biaya sewa dalam beban penjualan, tahun 2010.
administrasi dan umum meliputi biaya
sewa gedung untuk kantor dan biaya Biaya operasi lainnya sebagian besar
sewa kendaraan dinas. Kenaikan dalam merupakan biaya pajak yang dibayarkan
biaya sewa pada tahun 2011 mencapai oleh Perusahaan terkait dengan
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Diskusi dan Analisa Manajemen

pemberian bonus saham bagi karyawan Pendapatan Keuangan yang merupakan


dan biaya pajak yang timbul terkait dengan pendapatan bunga atas deposito
terbitnya SKP (Surat Ketetapan Pajak) atas Perusahaan naik 5,7% dari Rp22,5 miliar
pemeriksaan yang dilakukan oleh Kantor pada tahun 2010 menjadi 23,7 miliar.
Pajak. Biaya operasi lainnya naik 480,8% Kisaran bunga deposito pada tahun 2011
menjadi Rp13,5 miliar dari Rp2,3 miliar sekitar 4%-8,5% untuk IDR dan antara
pada tahun 2010. 0,3%-3,1% untuk USD.

Perusahaan menanggung rugi selisih kurs Biaya Keuangan berupa biaya bunga tahun
yang cukup besar terutama terkait dengan 2011 mencapai Rp215,62 miliar atau
kewajiban moneter - bersih Perusahaan meningkat sebesar 113,9% dibandingkan
dalam USD yang meningkat drastis dengan biaya bunga tahun 2010 sebesar
menjadi sebesar USD303.246.714 dari Rp100,8 miliar karena adanya peningkatan
tahun 2010 sebesar USD2.749.893. Kurs dalam hutang bank ke Bank Mandiri,
tahun 2011 ditutup dengan angka Rp9.068 DBS dan ANZ baik untuk kepentingan
per 1 USD atau melemah dibandingkan modal kerja maupun investasi terutama di
kurs tutup buku tahun 2010 yang sebesar segmen usaha Kontraktor Pertambangan,
Rp8.991 per USD. Laba (rugi) selisih Sewa Pembangkit Listrik, Kontraktor
kurs naik 244,1% dari Rp44,5 miliar pada Engineering dan Pertambangan Batubara.
tahun 2010 menjadi Rp(64,1) miliar pada 151
tahun 2011. Laba Sebelum Pajak Penghasilan
Perusahaan membukukan Laba Usaha

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Laba Usaha Sebelum Pajak Penghasilan sebesar
Laba Usaha konsolidasi tahun 2011 Rp464,4 miliar atau meningkat 95,6% dari
tercatat Rp656,02 miliar atau meningkat Rp237,4 miliar pada tahun 2010. Laba
107,8% dari Rp315,8 miliar pada tahun sebelum pajak penghasilan meningkat
2010. Kenaikan Laba Usaha terutama cukup signifikan terutama karena
berasal dari kontribusi kenaikan penjualan pencapaian Laba Kotor Perusahaan yang
dan pendapatan jasa Perusahaan sehingga juga meningkat sebesar Rp668,7 miliar
margin Laba Kotor Perusahaan juga atau naik 93,8% dibandingkan tahun 2010.
meningkat.
Beban Pajak Penghasilan
Laba Bersih Asosiasi, Pendapatan Beban Pajak Penghasilan yang terdiri
Keuangan dan Beban Keuangan dari pajak kini dan pajak tangguhan turun
Bagian atas laba netto asosiasi yang 28,5% dari Rp66,2 miliar pada tahun 2010
besarnya Rp0,3 miliar merupakan bagian menjadi Rp51,5 miliar pada tahun 2011.
perusahaan atas Laba Bersih perusahaan
asosiasi (PT Meppogen). Sejak bulan Pajak Penghasilan Kini (current income
Desember 2011 kepemilikan saham tax) tahun 2011 sebesar Rp39,4 miliar
Perusahaan di PT Meppogen terdilusi atau turun 36% dibandingkan Rp61,5
menjadi sebesar 12% karena adanya miliar pada tahun 2010. Penurunan Pajak
konversi hutang pemegang saham (PT Penghasilan Kini terutama dikarenakan
Widjaja Tunggal Sejahtera) menjadi modal adanya kenaikan dalam koreksi fiskal
sebesar USD10 juta. negatif di segmen usaha Sewa Mesin
Pembangkit Listrik karena besarnya
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Diskusi dan Analisa Manajemen

nilai perbedaan sementara (temporary Neraca


differences) yang dikoreksi pada tahun
2011 dimana secara pembukuan akuntansi TOTAL ASET
diakui sebagai laba karena menurunkan Saldo Aset Konsolidasi Perusahaan
biaya tetapi secara pajak dikoreksi negatif. meningkat sebesar 102% atau menjadi
Penurunan pajak penghasilan kini juga Rp9.883 miliar pada tahun 2011
dikarenakan pada tahun 2010 secara fiskal dibandingkan tahun 2010 sebesar Rp4.890
Perusahaan mengakui adanya keuntungan miliar. Peningkatan total aset terutama
dari penjualan saham anak perusahaan berasal dari kenaikan Kas dan Setara
sebesar Rp40,7 miliar. Kas yang meningkat sebesar Rp1.235,6
miliar, kenaikan Piutang Usaha sebesar
Pajak tangguhan tahun 2011 sebesar Rp420,4 miliar, peningkatan Aset Tetap
Rp12,14 miliar atau meningkat 162% sebesar Rp1.889,7 miliar, peningkatan nilai
dari pajak tangguhan tahun 2010 Persediaan sebesar Rp114,3 miliar, dan
karena meningkatnya jumlah perbedaan adanya goodwill sebesar Rp593,9 miliar.
sementara (temporary differences) yang
menyebabkan kenaikan dalam koreksi ASET LANCAR
fiskal negatif.
1. Kas dan Setara Kas
152 Total Laba Komprehensif Tahun Total Kas dan Setara Kas konsolidasi
Berjalan sebesar Rp1.668,67 miliar atau
Total Laba komprehensif konsolidasi meningkat 385% dibandingkan
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Perusahaan tahun 2011 sebesar dengan kas dan setara kas tahun 2010.
Rp415,7 miliar atau meningkat 226% Peningkatan dalam kas dan setara
dari total laba komprehensif tahun 2010 kas terutama berasal dari kontribusi
sebesar Rp127,3 miliar. Kenaikan laba kas dari aktivitas pendanaan sebesar
komprehensif tersebut dikarenakan Rp3.510,5 miliar atau meningkat
Perusahaan berhasil meningkatkan signifikan dibandingkan dengan
penjualan sebesar 47,7% dari tahun saldo tahun 2010 sebesar Rp197,25
sebelumnya, dan juga berhasil miliar. Kenaikan kas dari aktivitas
meningkatkan efisiensi proses produksi. pendanaan tersebut terutama berasal
dari pinjaman bank sebesar Rp3.339,8
miliar pada tahun 2011 untuk
kepentingan modal kerja, investasi
maupun pembiayaan kembali.
Sedangkan total hutang bank pada
tahun 2010 sebesar Rp1.636 miliar.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Diskusi dan Analisa Manajemen

Kas dari Aktivitas Operasi turun usaha merupakan akibat langsung dari
menjadi Rp148,1 miliar dari Rp612,5 kenaikan penjualan dan pendapatan
miliar pada tahun 2010 karena jasa Perusahaan sebesar 47,7%
kenaikan dalam pembayaran kepada pada tahun 2011. Kolektibilitas
pemasok, pembayaran bunga dan piutang usaha tahun 2011 rata-rata
pembayaran pajak penghasilan. selama 76 hari atau lebih cepat 3 hari
dibandingkan dengan kolektibilitas
Saldo Kas dari Aktivitas Investasi piutang rata-rata tahun 2010 sebesar
juga mengalami penurunan menjadi 79 hari.
minus Rp2.425,4 miliar dari semula
minus Rp983,4 miliar pada tahun 4. Piutang Lain-lain
2010 dikarenakan kenaikan yang Piutang Lain-lain sebesar Rp162
sangat signifikan untuk pembayaran miliar merupakan piutang pihak ketiga
pembelian aset tetap dan akusisi anak terutama berasal dari segmen usaha
Perusahaan Sewa Mesin Pembangkit Listrik
yang merupakan piutang kepada
2. Kas dan Setara Kas yang dibatasi PT Energi Alam Raya untuk proyek
Penggunaannya Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG)
Kas dan Setara Kas yang dibatasi Payo Selincah 100 MW dan piutang
Penggunaannya sebagian besar kepada PT Sinergi Pancawahana atas 153
merupakan deposito yang dibatasi uang muka pembelian saham dimana
penggunaannya oleh Bank DBS terkait Perusahaan membatalkan rencana

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


dengan perjanjian pinjaman gabungan pembelian saham tersebut.
Perusahaan untuk segmen usaha
Sewa Mesin Pembangkit Listrik dan 5. Jasa Penambangan Dalam Proses
PT Eramas Persada dengan PT Bank Jasa Penambangan Dalam Proses
DBS. Pada tahun 2011 nilainya naik merupakan akun yang terdiri
2347% menjadi Rp187 miliar dari dari biaya pengupasan tambang,
Rp8 miliar pada tahun 2010. biaya penambangan batubara dan
pengangkutan batubara dalam
3. Piutang Usaha penyediaan jasa pertambangan
Piutang Usaha konsolidasi Perusahaan kepada PT Arutmin Indonesia yang
tahun 2011 meningkat sebesar 43% masih dalam pelaksanaan dan akan
menjadi Rp1.406 miliar dibandingkan ditagihkan seluruhnya pada saat
Rp985 miliar pada tahun sebelumnya. batubara tiba di pelabuhan. Pada
Piutang usaha terdiri dari piutang tahun 2011 nilainya adalah Rp174
pihak ketiga sebesar Rp1.219 miliar, miliar, turun 22% dari tahun 2010
naik 33% dibandingkan Rp918 miliar sebesar Rp224 miliar. Penurunan
pada tahun 2010, dan piutang pihak dalam akun Jasa Penambangan Dalam
yang berelasi sebesar Rp186 miliar, Proses tersebut karena sebagian
naik 178% dari Rp67 miliar pada biaya tersebut sudah dibayarkan oleh
tahun 2010. Peningkatan piutang PT Arutmin Indonesia.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Diskusi dan Analisa Manajemen

6. Persediaan 10. Aset Lancar Lainnya


Persediaan Perusahaan naik sebesar Aset Lancar Lainnya turun 64% dari
38% menjadi Rp416 miliar dari Rp67 miliar pada tahun 2010 menjadi
tahun sebelumnya sebesar Rp301 Rp24 miliar. Penurunan aset lancar
miliar. Kenaikan Persediaan terutama lainnya terutama karena adanya
disebabkan kenaikan persediaan reklasifikasi akun untuk tagihan atas
batubara karena peningkatan usaha pembatalan uang muka pembelian
Perusahaan dan juga kenaikan dalam saham PT Kwartadaya Dirganusa
bahan baku untuk segmen Pabrikasi. menjadi piutang lain-lain.
Kenaikan nilai Persediaan tersebut
tidak berpengaruh terhadap level ASET TIDAK LANCAR
Persediaan dimana tahun 2011 dan
2010 masih berkisar di 30 hari. 1. Aset Pajak Tangguhan
Aset Pajak Tangguhan adalah jumlah
7. Uang Muka pajak penghasilan terpulihkan
Kenaikan Uang Muka pada tahun pada periode mendatang sebagai
2011 sebesar Rp73 miliar terutama akibat adanya perbedaan temporer
terkait dengan pembayaran uang yang dapat dikurangkan dan sisa
muka pembelian untuk segmen kompensasi kerugian. Nilainya pada
154 usaha Pabrikasi dan Kontraktor tahun 2011 adalah Rp156 miliar, naik
Pertambangan karena peningkatan 16% dari Rp134 miliar pada tahun
usaha Perusahaan. 2011. Kenaikan Aset Pajak Tangguhan
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

pada tahun 2011 terutama berasal dari


8. Beban Dibayar di Muka kenaikan dalam perbedaan sementara
Beban Dibayar di Muka naik 127% dari (temporer) yang dapat dikurangkan
Rp12 miliar pada tahun 2010 menjadi dimasa depan.
Rp26 miliar. Kenaikan Beban Dibayar
di Muka terutama untuk pembayaran 2. Aset Tetap
di muka atas biaya asuransi dan biaya Aset Tetap Bersih Perusahaan tahun
sewa kantor. 2011 sebesar Rp4.007,3 miliar atau
naik 90% dari aset tetap bersih
9. Pajak Dibayar di Muka tahun 2010 sebesar Rp2.107,6
Pajak Dibayar di Muka tahun 2011 miliar. Peningkatan Aset Tetap
meningkat 108% dari Rp62 miliar Bersih tersebut terjadi di hampir
pada tahun 2010 menjadi Rp129 semua segmen usaha Perusahaan
miliar, terutama karena kenaikan terkait dengan pertumbuhan bisnis
Pajak Pertambahan Nilai di segmen Perusahaan.
usaha Kontraktor Pertambangan
dan Sewa Mesin Pembangkit Listrik
seiring dengan pertumbuhan usaha
Perusahaan.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Diskusi dan Analisa Manajemen

Total pengeluaran modal selama tahun 4. Biaya Eksplorasi dan


2011 sebesar Rp2.489,9 miliar yang Pengembangan Tambang yang
dipergunakan untuk: Ditangguhkan
a. Pembelian mesin dan peralatan Biaya Eksplorasi dan Pengembangan
sebesar Rp1.509 miliar Tambang yang Ditangguhkan
b. Pembelian bangunan dan prasarana naik 107% menjadi Rp145 miliar
Rp63,9 miliar dari Rp70 miliar pada tahun 2010
c. Pembelian tanah sebesar dikarenakan adanya kenaikan dalam
Rp62,8 miliar biaya eksplorasi dan pengembangan
d. Pembelian kendaraan sebesar yang ditangguhkan sebesar Rp75
Rp45,7 miliar miliar pada tahun 2011. Kenaikan
e. Pengeluaran untuk jalan dan tersebut terutama berkaitan dengan
infrastruktur Rp23,8 miliar. perluasan area penambangan baik di
Pengeluaran untuk aset yang Kalimantan maupun di Aceh.
masih dalam penyelesaian
(kapal, pelabuhan, mesin dan 5. Aset Tidak Lancar Lainnya
peralatan) sebesar Rp729,6 miliar. Perusahaan mengakui adanya
Pengeluaran untuk perlengkapan, kenaikan Aset Tidak Lancar Lainnya
perabotan dan lain-lain sebesar 1.351% pada tahun 2011 atau
Rp55,1 miliar. mencapai Rp345 miliar dibandingkan 155
dengan Rp24 miliar pada tahun 2010.
Sumber dana pembelian barang Kenaikan aset tidak lancar lainnya

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


modal diperoleh dari hasil kegiatan tersebut terutama dari kontribusi
operasional, fasilitas kredit perbankan kenaikan dalam biaya pengupasan
dan dana yang diperoleh dari tanah tangguhan terkait dengan
pemegang saham. perluasan area tambang dan secara
aktual Stripping ratio yang dihasilkan
3. Goodwill lebih tinggi dari Stripping ratio yang
Pada tahun 2011 Perusahaan direncanakan. Kenaikan Aset Tidak
mengakui adanya goodwill sebesar Lancar Lainnya juga berasal dari
Rp593,8 miliar atas selisih antara harga adanya uang muka untuk pembelian
beli oleh perusahaaan dengan nilai aset saham di PT Energi Alamraya
dan liabilitas yang teridentifikasi pada Semesta (PT EAS).
saat melakukan akuisisi perusahaan
konsesi batubara MDB di bulan
Juni 2011.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Diskusi dan Analisa Manajemen

LIABILITAS 10% dari hutang usaha tahun 2010


sebesar Rp1.270,5 miliar. Peningkatan
Total liabilitas Perusahaan pada tahun hutang usaha terutama berasal dari
2011 adalah sebesar Rp6.860,2 miliar transaksi dengan pihak ketiga atas
atau meningkat 82% dari Rp3.763,8 miliar jasa subkontraktor, pemasok material,
pada tahun 2010. Peningkatan liabilitas pemasok bahan bakar, peralatan dan
terutama berasal dari peningkatan liabilitas lain-lain.
jangka panjang sebesar Rp2.320,6 miliar
atau meningkat 164% dari Rp1.404,7 3. Hutang Lain-lain
miliar pada tahun 2010. Peningkatan Perseroan membukukan hutang
liabilitas jangka panjang terutama karena lain-lain sebesar Rp59,6 miliar atau
adanya tambahan pinjaman bank dari naik 55% dari Rp38,5 miliar pada
Bank Mandiri, Bank DBS, ANZ dan OCBS tahun 2010. Kenaikan hutang lain-lain
NISP yang signifikan pada tahun 2011 tersebut dikarenakan banyak porsi
yang sebagian besar dimanfaatkan untuk hutang lain-lain yang belum jatuh
kepentingan investasi di hampir semua tempo seperti hutang pembelian
segmen usaha. perangkat lunak ICT, hutang ke
konsultan dan sebagainya.
Perusahaan juga mencatat peningkatan
156 liabilitas jangka pendek sebesar Rp775,7 4. Hutang Pajak
miliar atau menjadi Rp3.134,8 miliar Perusahaan membukukan hutang
pada tahun 2011 dari tahun sebelumnya pajak tahun 2011 sebesar Rp55,1
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

sebesar Rp2.359,1 miliar. Peningkatan miliar atau naik 63% dibandingkan


hutang berasal dari: dengan hutang pajak tahun 2010
sebesar Rp33,8 miliar. Kenaikan
1. Hutang Bank Jangka Pendek hutang pajak tersebut terutama
Peningkatan hutang bank jangka merupakan kontribusi hutang pajak
pendek sebesar Rp202 miliar atau Pph 23, Pph 21 dan CIT yang akan
menjadi Rp494 miliar pada tahun dilunasi pada saat jatuh temponya di
2011, meningkat 69% dari total hutang bulan Januari 2012.
jangka pendek tahun 2010 sebesar
Rp292 miliar. Peningkatan hutang 5. Beban yang Masih Harus Dibayar
bank jangka pendek terutama ke bank Beban yang masih harus dibayar
Mandiri, Bank DBS, ANZ dan Standard oleh Perusahaan pada tahun 2011
Chartered Bank yang digunakan untuk sebesar Rp231,9 miliar, turun 18%
pembiayaan modal kerja. dibandingkan dengan beban yang
masih harus dibayar tahun 2010
2. Hutang Usaha sebesar Rp282,1 miliar. Penurunan
Perusahaan membukukan adanya tersebut terutama dikarenakan
peningkatan hutang usaha sebesar penurunan dalam provisi atau
Rp124,9 miliar atau menjadi Rp1.395,4 pencadangan biaya perbaikan dan
miliar pada tahun 2011, meningkat pemeliharaan.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Diskusi dan Analisa Manajemen

6. Hutang Sewa Pembiayaan Ekuitas


Perusahaan mengakui adanya hutang Ekuitas Perusahaan tahun 2011 sebesar
sewa pembiayaan sebesar Rp1.133 Rp3.023 miliar atau meningkat 168% dari
miliar pada tahun 2011, meningkat ekuitas tahun 2010 sebesar Rp1.126,4
72% dari Rp658 miliar pada tahun miliar. Peningkatan ekuitas berasal dari
2010. Peningkatan hutang sewa kontribusi modal ditempatkan dan disetor
pembiayaan terutama berasal dari penuh dimana pada tahun 2011 berjumlah
hutang sewa pembiayaan kepada Rp1.376,6 miliar sedangkan pada tahun
pihak ketiga yaitu PT Caterpillar 2010 sebesar Rp1.170 miliar yang terdiri
Finance Indonesia dan PT Austindo dari modal ditempatkan dan disetor Rp413
Nusantara Jaya Finance untuk miliar dan obligasi wajib konversi Rp757
mendukung pembiayaan pembelian miliar, tambahan modal disetor netto (agio
barang modal Perusahaan. saham) sebesar Rp1.273,7 miliar dan
kontribusi dari kenaikan Laba Bersih tahun
7. Hutang Bank berjalan sebesar Rp415,74 miliar.
Hutang Bank sebesar Rp3.302 miliar
merupakan hutang bank ke Bank Solvabilitas dan Kolektibilitas
Mandiri, DBS, ANZ, dan OCBC NISP Dibandingkan tahun 2010, kemampuan
yang digunakan oleh Perusahaan untuk solvabilitas Perusahaan mengalami
pembiayaan investasi dan refinancing. penurunan dari tahun sebelumnya yaitu 157
dari 0,8 kali menjadi 0,7 kali karena adanya
8. Liabilitas Pajak Tanggguhan peningkatan total kewajiban sebesar

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Liabilitas Pajak Tangguhan sebesar 82%. Namun demikian total aset juga
Rp33,8 miliar pada tahun 2011 mengalami peningkatan sebesar 102%
merupakan liabilitas pajak tangguhan dibandingkan tahun sebelumnya
Perusahaan dari segmen usaha Sewa Kolektibilitas piutang usaha tahun
Mesin Pembangkit Listrik karena 2011 rata-rata meningkat menjadi 76
adanya koreksi atas biaya provisi hari dibandingkan dengan 79 hari pada
perbaikan dan pemeliharaan pada tahun 2010.
tahun 2011 dimana secara akuntansi
diakui sebagai keuntungan sementara Tingkat Likuiditas
secara pajak dilakukan koreksi fiskal Rasio Aktiva Lancar Perusahaan naik
negatif sehingga menimbulkan menjadi 1,4 dibandingkan 0,9 pada tahun
perbedaan temporer yang akan 2010 yang menunjukkan meningkatnya
terpulihkan di masa yang akan datang kemampuan Perusahaan dalam
berupa koreksi fiskal positif. memenuhi kewajiban jangka pendeknya.

9. Liabilitas Imbalan Kerja Struktur Modal


Pada tahun 2011, Liabilitas Imbalan Struktur Modal Perusahaan adalah sebagai
Kerja naik 36% menjadi Rp92,2 miliar berikut:
dari Rp67,9 miliar pada tahun 2010.
Kenaikan dalam Liabilitas Imbalan Kerja
merupakan efek langsung adanya
penambahan karyawan, kenaikan gaji
dan total masa kerja.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Diskusi dan Analisa Manajemen

Besaran Modal
bonus saham bagi karyawan dan biaya
Ditempatkan pajak terkait terbitnya SKP (Surat
(dalam juta Rupiah)
Ketetapan Pajak) atas pemeriksaan yang
Valle Verde Pte,Ltd 757.120
dilakukan oleh Kantor Pajak.
TMT 316.614
Momentum Fund SP.B 144.000
Peningkatan atau Penurunan
Masyarakat Umum 157.769
(dengan kepemilikan yang Material dari Penjualan atau
masing-masing di Pendapatan Bersih
bawah 5%)
Pada tahun 2011 tidak ada peningkatan
Total Modal 1.376.583
ditempatkan dan atau penurunan yang material dari
disetor penuh penjualan atau Pendapatan Bersih.

Kebijakan Manajemen atas Struktur Dampak Perubahan Harga terhadap


Modal Penjualan dan Pendapatan Bersih
Tujuan utama dari pengelolaan modal Kenaikan dalam penjualan dan pendapatan
Perusahaan adalah untuk memastikan bersih terutama merupakan kontribusi
agar Perusahaan mempertahankan rasio dari kenaikan volume penjualan dan
modal yang sehat dalam rangka untuk pendapatan jasa yang berhasil dicapai
mendukung usaha dan memaksimalkan oleh Perusahaan. Disamping itu
158 nilai Perusahaan. Perusahaan juga berhasil mencapai tingkat
produktivitas yang lebih tinggi dari tahun
Informasi Keuangan yang sebelumnya. Pengaruh dari perubahan
Mengandung Kejadian Luar Biasa
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

harga terhadap penjualan dan pendapatan


Tidak ada informasi keuangan yang bersih dapat dianggap tidak signifikan.
mengandung kejadian luar biasa.
Informasi dan Fakta Material Setelah
Komponen-komponen Substansial Tanggal Neraca
dari Pendapatan atau Beban Lainnya
Pendapatan operasi lainnya yang Sewatama
merupakan pendapatan Perusahaan di Pada bulan Maret 2012, Sewatama
luar bisnis inti berasal dari keuntungan memperoleh fasilitas pinjaman transaksi
penjualan aktiva tetap bekas, penjualan khusus III dengan total maksimal kredit
material scrap dan pendapatan dari pihak sebesar Rp600 miliar dari Bank Mandiri,
pengguna jalan milik Perusahaan di yang tersedia selama satu tahun sejak
lokasi tambang yang secara keseluruhan tanggal penandatanganan perjanjian.
mencatat peningkatan signifikan yaitu Pinjaman dari fasilitas ini dikenakan tingkat
193,3% dari Rp24,2 miliar pada tahun suku bunga 9,5% per tahun. Selain itu,
2010 menjadi Rp70,9 miliar. Sewatama melakukan perubahan batas
maksimum fasilitas bank garansi yang
Sedangkan biaya operasi lainnya yang diperoleh dari Bank Mandiri dari Rp70
mencatat peningkatan 480% dari Rp2,3 miliar menjadi Rp143 miliar, dengan
miliar pada tahun 2010 menjadi Rp13,5 periode penarikan diperpanjang sampai
miliar timbul dari biaya pajak yang tanggal 26 September 2013.
dibayarkan Perusahaan terkait pemberian
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Diskusi dan Analisa Manajemen

ATR Kebijakan Dividen yang Dibayarkan


Pada tanggal 16 Januari 2012, PT Talisman dan Dividend Payout Ratio
Energy Nuigini Limited (Talisman), Setelah dilaksanakannya Penawaran
pelanggan pihak ketiga di Papua Nuigini Umum Perdana Saham pada bulan
memutuskan kontrak sewa menyewa Desember 2011, mulai tahun 2013
kapal No. TENL00146 yang dimulai berdasarkan laba bersih tahun 2012,
pada tanggal 11 Oktober 2010. Talisman Perusahaan telah menetapkan kebijakan
setuju untuk membayar ATR sebesar rasio pembayaran dividen sebanyak-
USD460.165 sebagai penyelesaian banyaknya 35% dari laba bersih. Saat ini
akhir kontrak seperti tercatat dalam Perusahaan belum membagikan dividen.
Surat Penyelesaian Kontrak tanggal
8 Februari 2012. Realisasi Penggunaan Dana Hasil
Penawaran Umum
Reswara Perolehan dana hasil dari penawaran
Pada tanggal 20 Januari 2012, Reswara umum sebesar Rp2,06 triliun yang
melalui perjanjian antara TIA, anak diterima oleh Perusahaan terdiri dari
perusahaan Reswara, dan Subham Rp1,55 triliun saham biasa atas nama dan
Corporation Pvt. Ltd., menandatangani Rp515,5 miliar saham divestasi. Setelah
kontrak jual beli batubara sebanyak dikurangi seluruh biaya-biaya emisi dan
800.000 metrik ton dengan periode pengeluaran tertentu yang berhubungan 159
pengapalan antara Januari 2012 sampai dengan penawaran umum, hasil penjualan
dengan Desember 2012. Nilai kontrak saham divestasi Tiara Marga Trakindo

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


sekitar USD40.200.000 yang akan (TMT) telah dikembalikan kepada TMT dan
dikaji setiap tiga bulan sesuai dengan sebanyak Rp1,55 triliun sesuai rencana di
harga pasar. prospektus akan digunakan Perusahaan
dengan komposisi sebagai berikut:
CK a. Sekitar 70% digunakan untuk
Pada tanggal 29 Februari 2012, meningkatkan penyertaan modal
CK menandatangani kontrak jasa dalam dan/atau pemberian pinjaman
pertambangan batubara dengan kepada anak perusahaan yang akan
PT Riau Baraharum dengan nilai kontrak digunakan oleh anak perusahaan untuk
sekitar USD300.000.000 selama lima membiayai investasinya dalam bentuk
tahun. Jasa yang disediakan meliputi belanja modal pada tahun 2012 sampai
pembersihan lahan, pengupasan lahan dan dengan tahun 2013.
penyewaan alat.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Diskusi dan Analisa Manajemen

b. Sekitar 24% digunakan untuk Perubahan Peraturan perundang-


pengembalian pinjaman perusahaan undangan
kepada perbankan dimana pinjaman Di tahun 2011 tidak terdapat perubahan
tersebut telah digunakan untuk peraturan perundang-undangan yang
membiayai akuisisi melalui anak berpengaruh signifikan terhadap aktivitas
perusahaan terhadap perusahaan operasi dan laporan keuangan konsolidasi
dan/atau proyek yang sesuai dengan ABM Investama.
strategi pertumbuhan grup ABM.
c. Sekitar 6% digunakan untuk Kebijakan Akuntansi yang Signifikan
membiayai kebutuhan modal kerja Kebijakan akuntansi dijabarkan dalam
yang meliputi biaya operasional laporan keuangan akuntan publik mulai
seperti biaya-biaya umum dan dari halaman 20 sampai halaman 79.
peralatan kantor, yang terkait dengan
implementasi rencana strategi dan
pengembangan bisnis perusahaan.

160
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Data Perusahaan
161

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Profil Dewan Komisaris

162

RACHMAT MULYANA HAMAMI


Komisaris Utama
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Warga Negara Indonesia, 47 tahun. Mendapat gelar Bachelor of Arts dari jurusan
Business Studies University of Brighton, Sussex, Inggris pada tahun 1989.

Menjabat sebagai Komisaris Utama Perusahaan sejak tahun 2010.

Saat ini juga menjabat sebagai Direktur Valle Verde Pte. Ltd. (2010-sekarang), Direktur Utama
PT Tiara Marga Trakindo (2005-sekarang), Komisaris Utama PT Mahadana Dasha Utama (2010-
sekarang) dan Komisaris PT Chandra Sakti Utama Leasing (2005-sekarang). Sebelumnya
menjabat antara lain sebagai Direktur Utama PT ABM Investama (2009-2010), Komisaris Utama
PT Tri Swardana Utama (2008-2010), Direktur Utama PT Chakra Jawara (2006-2010), Komisaris
PT Sanggar Sarana Baja (2002-2010), Direktur Utama PT Trakindo Utama (2005-2008), Sekretaris
Jenderal KADIN KIKT (Indonesian Chamber Chinese Committee) (2005-2009), Direktur PT Cipta
Kridatama (1997-2004), Marketing Manager PT Trakindo Utama (1997-2005), Group Credit Controller
PT Trakindo Utama (1991-1997), Credit Manager Finning Ltd. Vancouver, Canada (1990-1991), Credit
Supervisor Leverton Plc, Windsor–UK (1989-1990), Risk Management Standard Chartered Bank Plc,
London–UK (1987-1988).
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Profil Dewan Komisaris

MIVIDA HAMAMI
Komisaris

Warga Negara Indonesia, 50 tahun. Mendapat gelar Sarjana dalam bidang Administrasi Niaga dari
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia pada tahun 1988, tahun 1989 mendapatkan
First English Certificate The Bell School of Languages Bath - England. Gelar Diploma in Marketing
dari The Hotel Career Centre, Bournemouth, Inggris pada tahun 1990 dan gelar Master of Business
Administration dari New Hampsire College, Manchester, Amerika Serikat pada tahun 1992.

Menjabat sebagai Komisaris Perusahaan sejak tahun 2009.

Saat ini juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Mahadana Dasha Utama (2010-sekarang),
Direktur PT Tiara Marga Trakindo (2005-sekarang), Komisaris Utama PT Chakra Jawara (2010-
sekarang), Komisaris Utama PT Tri Swardana Utama (2010-sekarang), Komisaris Utama PT Mitra
Solusi Telematika (2010-sekarang), Komisaris Utama PT Triyasa Propertindo (2010-sekarang), dan
Komisaris PT Chitra Paratama (2010-sekarang). Sebelumnya pernah menjabat antara lain sebagai
Direktur Utama PT Sumberdaya Sewatama (2008-2010), Direktur PT Sumberdaya Sewatama
(2004-2008), Direktur Utama PT Cipta Krida Bahari (2007-2010), Direktur PT Cipta Krida Bahari
(2002-2007), General Manager PT Cipta Krida Bahari (1998-2002), General Administration Manager
PT Krida Cipta Bahari (1997-1998), Trainee Caterpillar Asia Pte Ltd – CDL 200 Program, Singapura
(1997), Sales & Marketing Manager Aryaduta Hotel Management (1996), Business Development
Manager PT Wynncor Bali Grand Hyatt Bali Hotel (1993-1996), Sales Executive PT Wynncor Bali
Grand Hyatt Bali Hotel (1992-1993).
163

ERRY RIYANA HARDJAPAMEKAS

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Komisaris Independen

Warga Negara Indonesia, 62 tahun. Mendapat gelar Sarjana Ekonomi dari


Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran, Bandung pada tahun 1978.

Menjabat sebagai Komisaris Independen Perusahaan sejak tahun 2011.

Saat ini juga menjabat sebagai sebagai Komisaris PT Weda Bay Nickel (2010-sekarang). Komisaris
Independen PT Hero Supermarket Tbk. (2009-sekarang), Komisaris Independen PT Tirta Investama/
Danone (2011-sekarang). Sebelumnya sempat menjabat sebagai Komisaris Utama Bank BNI
(2008-2009), Ketua Tim Pelaksana Tim Nasional Pengalihan Aktivitas Bisnis TNI (2008-2009), Wakil
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (2003-2007), Komisaris Independen PT Kaltim Prima Coal
(2003), Komite Audit dan Komisaris Independen PT Kabelindo Murni Tbk. (2002-2003), Komisaris
Independen dan Ketua Komite Audit PT Hero Supermarket Tbk. (2002-2003), Komisaris dan Ketua
Komite Audit PT Pembangunan Jaya Ancol (2001-2003), Penasehat dan Anggota Komite Audit
PT Unilever Indonesia (2001-2003), Penasehat dan Komisaris Independen PT Semen Cibinong Tbk.
(2001-2003), Penasehat Komisaris PT Semen Cibinong Tbk. (2001), Komisaris Utama PT Agrakom
(2000-2003), Komisaris Utama Bursa Efek Jakarta (1998-2001), Komisaris Bursa Efek Jakarta (1996-
1998), Direktur Utama PT Timah Tbk. (1994-2002), Direktur Keuangan PT Timah Tbk. (1991-1994),
Kepala Divisi Akuntansi PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) (1987-1991), Kepala Urusan
Akuntansi dan Verifikasi PT Tambang Batu Bara Bukit Asam (Persero) (1982-1987), Kepala Bagian
Akuntansi Perum Perumnas (1980-1982), Kepala Bagian Audit Keuangan Perum Perumnas
(1979-1980).
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Profil Direksi

164

ACHMAD ANANDA DJAJANEGARA


Direktur Utama
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Warga Negara Indonesia, 45 tahun. Mendapatkan gelar Sarjana Bisnis Administrasi dari Fakultas
Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, pada tahun 1990 dan gelar Master of Business
Administration dari Rotterdam School of Management, Erasmus University, Rotterdam, Belanda
pada tahun 1992.

Menjabat sebagai Direktur Utama Perusahaan sejak tahun 2010.

Sebelumnya pernah menjabat sebagai Managing Director Perseroan (2009-2010), Chief Strategy
Officer PT Tiara Marga Trakindo (2008-2009), Managing Director Standard Chartered Bank (2007-
2008), Senior Director Standard Chartered Bank (2006-2007), Partner Corporate Finance and
Advisory Fund Asia (2006-2006), Managing Director Abacus Capital (2001-2003), dan berkarir di
Bank of America sejak tahun 1992. Jabatan yang pernah diemban di Bank of America antara lain
Assistant Vice President/Account & Credit Manager (1995-1996), Vice President/Relationship
Manager (1996-2000), Senior Vice President (2000-2001).
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Profil Direksi

SYAHNAN POERBA
Direktur Layanan Pendukung Korporat

Warga Negara Indonesia, 51 tahun. Mendapatkan gelar Sarjana Akuntansi dari Fakultas Ekonomi
Universitas Indonesia, pada tahun 1986 dan gelar Master of Economics in Accounting and Finance
dari Macquarie University, Sydney, Australia pada tahun 1992.

Menjabat sebagai Corporate Support Service Director Perusahaan sejak tahun 2009.

Sebelumnya menjabat antara lain sebagai Country Manager PT D&B (Dun & Bradstreet) Indonesia
(2007-2009), Direktur Operasional PT AXA Mandiri Financial Services (2004-2007), Director &
Chief Financial Officer John Hancock Indonesia (2000-2004), Senior Facilitator and Team Leader
for Jakarta & Bandung area The Jakarta Initiative Task Force/JITF (Prakarsa Jakarta) (1999-2000),
Corporate Secretary PT Bangun Tjipta Pratama Group (1997-1999), Managing Director PT Surya
Pelita Pratama (a subsidiary of PT Bangun Tjipta Pratama Group) (1994-1997), Accounting and
Tax Manager PT Bangun Tjipta Pratama Group (1992-1994), Management Consultant The Flagler
Management Group Inc. (Jakarta Office) (1987-1990), Auditor Arthur Young International – Public
Accounting Firm (1986-1987).

WILLY A. ADIPRADHANA
Direktur Keuangan

Warga Negara Indonesia, 43 tahun. Mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi
Universitas Katolik Parahyangan, Bandung pada tahun 1989.

Menjabat sebagai Finance Director Perusahaan sejak tahun 2009.

Sebelumnya pernah menjabat antara lain sebagai Chief Financial Officer Sime Darby (Minamas
Plantation) (2007-2009), Chief Financial Officer San Miguel Indonesia (2003-2007), Senior Financial 165
Controller PT John Crane Indonesia (1999-2003), General Manager pada Corporate Finance dan
Administrasi Keris Group (1997-1999), Deputy General Manager Sinar Mas Group (1996-1997),
Corporate Controller Sinar Mas Group (1995-1997), Financial Controller Sinar Mas Group (1994-1995)

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


dan Supervisor pada Prasetio Utomo & Co (1989-1994).

YOVIE PRIADI
Direktur Strategi Korporat

Warga Negara Indonesia, 42 tahun. Mendapatkan gelar Sarjana Teknik dari Fakultas Teknik Industri
Universitas Trisakti, Jakarta pada tahun 1991 dan meraih gelar Master of Business Administration dari
San Francisco State University, San Fransisco, Amerika Serikat pada tahun 1996.

Menjabat sebagai Corporate Strategy Director Perusahaan sejak tahun 2011.

Sebelumnya menjabat antara lain sebagai President Director PT Mitra Energi Batam dan PT Dalle
Energy Batam (bagian dari Grup Medco Energi) (2009-2010), Senior Vice President bagian corporate
growth and planning PT Medco Power Indonesia (2008-2009), Vice President Commercial &
Planning PT Medco Power Indonesia (2006-2008), Commercial Manager Corporate Business
Development Division PT Medco Energi Internasional Tbk. (2003-2006), Manager/Department Head
Finance & Planning Department PT Medco Energi Internasional Tbk. (2001-2003), Section Head,
Budget, Planning & Treasury, Finance & Planning Department PT Medco Energi Internasional Tbk.
(2000-2001), Business Development PT Pasaman & Soeparman Ch. Eng. (1999-2000), dan berkarir
di Bimantara Group dari tahun 1991-1999. Jabatan yang pernah diemban Beliau di Bimantara Group
antara lain pada divisi Infrastruktur, termasuk sebagai Project Controller/Scheduler, Project Engineer,
Business Analyst dan Manager.
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Struktur Organisasi

Presiden Direktur
Achmad Ananda
Djajanegara

Corporate Internal
Audit

166

Corporate Support
Finance Director
Services Director
Willy A. Adipradhana
Syahnan Poerba
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Head of Corporate
Head of Head of Corporate
Information & Corporate Head of Corporate Head of Corporate
Corporate Finance &
Communication Investor Relations Legal Human Resources
Treasury Accounting
Technology (ICT)
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Struktur Organisasi

Executive
Secretary

Corporate Secretary

Executive
Secretary

Secretary

167

Corporate Strategic
Director
Yovie Priadi

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


Head of Corporate
Head of Head of Corporate Head of Business
Head of Corporate Strategy Planning
Enterprise Planning & Process
Communication & Business
Risk Management Budgeting Improvement
Development
Tanggung Jawab Laporan Tata Kelola Tinjauan Data Laporan Keuangan
Tentang ABM Dari Manajemen Tinjauan Bisnis
Sosial Perusahaan Perusahaan Keuangan Perusahaan Konsolidasi

Alamat Entitas Anak

PT Reswara Minergi Hartama PT Sumberdaya Sewatama PT Cipta Kridatama


Gedung TMT 1, 9th Fl Suite 902 Gedung TMT 2 , Floor 1 & 2 Gedung TMT 2, 2nd & 3rd Floor
Jl, Cilandak KKO No. 1 Jl. Cilandak KKO No. 1 Jakarta 12560 Jl. Cilandak KKO No.1 Jakarta 12560
Jakarta 12560 Tel. : +62 21 2997 6712 (Hunting) Indonesia
Tel. : +62 21 2997 6733 Fax. : +62 21 2997 6725 Tel. : +62 21 2997 6866
Fax. : +62 21 2997 6731 / 6732 Fax. : +62 21 2997 6867

PT Cipta Krida Bahari PT Sanggar Sarana Baja


Gedung TMT 1, 7th Floor Suite 701 Gedung TMT 1, 5th Floor Suite 501
Jl. Cilandak KKO No. 1, Jakarta 12560 Jl. Cilandak KKO No. 1, Jakarta 12560
Tel. : +62 21 2997 67 77/88 Tel. : +62 21 2997 6830
168 Fax. : +62 21 2997 6797 Fax. : +62 21 2997 6835
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

Lembaga dan Profesi Penunjang


Public Accountant Firm: Share Registrar:

KAP Purwantono, Suherman & Surja PT Datindo Entrycom


Gedung Bursa Efek Indonesia Puri Datindo – Wisma Sudirman
Menara 2, Lantai 7 Jl. Jenderal Sudirman Kavling 34-35
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 10220
Jakarta 12190 Tel. : +62 21 5709009
Indonesia Fax. : +62 21 5709026
Tel. : +62 21 5289 5000
Fax. : +62 21 5289 4100
Tanggung Jawab Anggota Dewan Komisaris dan
Direksi Atas Laporan Tahunan 2011

Seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris PT ABM Investama Tbk (Perseroan) bertanggung jawab atas
penyusunan dan penyajian Laporan Tahunan 2011 yang termasuk didalamnya Laporan Keuangan Konsolidasi
Auditan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2011 (Laporan Keuangan Tahun 2011).

Laporan Tahunan 2011 Perseroan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Peraturan Badan Pengawas Pasar
Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) Nomor X.K.6 tentang Kewajiban Penyampaian Laporan Tahunan
Bagi Emiten atau Perusahaan Publik. Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia (SAK), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan
Akuntan Indonesia, serta Peraturan BAPEPAM-LK No. VIII.G.7 mengenai Pedoman Penyajian dan Pengungkapan
Laporan Keuangan.

Laporan Keuangan Konsolidasi 2011 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Suherman & Surja,
anggota dari Ernst & Young Global (EY), sebuah kantor akuntan independen yang ditunjuk oleh Pemegang Saham
sebagaimana diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 25 Mei 2011.

Kami, yang bertanda tangan dibawah ini, sebagai anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan, dengan ini 169

menyatakan bertanggungjawab penuh atas penyusunan dan penyajian Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan
Tahun 2011. Seluruh informasi dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahun 2011 telah disajikan dengan

ABM Investama • Laporan Tahunan 2011


lengkap dan benar, dan tidak ada informasi atau fakta material yang tidak benar atau dihilangkan.

Pernyataan ini dibuat oleh Dewan Komisaris dan Direksi dengan sebenar-benarnya dengan membubuhkan tanda
tangannya masing-masing dibawah ini.
Tanggung Jawab Atas Laporan Tahunan 2011

Dewan Komisaris

RACHMAT MULYANA HAMAMI


Komisaris Utama

MIVIDA HAMAMI ERRY RIYANA HARDJAPAMEKAS


Komisaris Komisaris Independen

170

Direksi
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011

ACHMAD ANANDA DJAJANEGARA


Direktur Utama

SYAHNAN POERBA WILLY AGUNG ADIPRADHANA YOVIE PRIADI


Direktur Direktur Direktur
Laporan Keuangan
Konsolidasi
PT ABM Investama Tbk
dan Entitas Anak

Laporan Keuangan Konsolidasi


beserta Laporan Auditor Independen
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2011 dan 2010
The consolidated financial statements are originally issued in
the Indonesian language.

PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN WITH INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT
TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEARS ENDED
TANGGAL-TANGGAL DECEMBER 31, 2011 AND 2010
31 DESEMBER 2011 DAN 2010

Daftar Isi Halaman/ Table of Contents


Page

Laporan Auditor Independen Independent Auditors’ Report

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian …………… 1-3 ……. Consolidated Statements of Financial Position

Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian ….. 4-5 ……… Consolidated Statements of Comprehensive
Income

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian ………… 6 …… Consolidated Statements of Changes in Equity

Laporan Arus Kas Konsolidasian ............................... 7-8 ………..…. Consolidated Statements of Cash Flows

Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian ........ 9 - 160 ….. Notes to the Consolidated Financial Statements

***************************
The consolidated financial statements are originally issued in
the Indonesian language.

PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL
31 Desember 2011 dan 2010 POSITION
(Disajikan dalam jutaan rupiah, December 31, 2011 and 2010
kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of rupiah,
unless otherwise stated)

Catatan/
2011 Notes 2010

ASET ASSETS

ASET LANCAR CURRENT ASSETS


Kas dan setara kas 1.668.670 2e,2x,4,34,35 433.039 Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas yang Restricted cash and cash
dibatasi penggunaannya 186.577 2f,2x,5,34,35 7.626 equivalents
Piutang usaha 2h,2x,6,34,35 Trade receivables
Pihak ketiga -
setelah dikurangi Third parties -
penyisihan kerugian atas net of allowance for
penurunan nilai sebesar impairment of
Rp20.707 pada tanggal Rp20,707 as of
31 Desember 2011 dan December 31, 2011 and
Rp36.378 pada tanggal Rp36,378 as of
31 Desember 2010 1.219.389 918.142 December 31, 2010
Pihak-pihak berelasi 186.207 2g,30 67.096 Related parties
Piutang lainnya 161.938 2h,2x,33,34,35 9.950 Other receivables
Jasa pertambangan dalam proses 173.613 7 223.634 Mining services in process
Persediaan - setelah dikurangi Inventories - net of allowance for
penyisihan keusangan dan inventory obsolescence
penurunan nilai persediaan and decline in value of
usang Rp798 pada tanggal Rp798 as of
31 Desember 2011 dan December 31, 2011 and
Rp2.277 pada tanggal Rp2,277 as of
31 Desember 2010 415.693 2i,2p,8 301.356 December 31, 2010
Uang muka 77.188 4.399 Advances
Beban dibayar dimuka 26.239 2j 11.526 Prepaid expenses
Pajak dibayar dimuka 129.049 62.091 Prepaid taxes
Aset lancar lainnya 24.048 2x,9,35 67.335 Other current assets

TOTAL ASET LANCAR 4.268.611 2.106.194 TOTAL CURRENT ASSETS

ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS


Penyertaan saham 59.780 2k,2x,10,35 59.919 Investment in shares of stock
Aset pajak tangguhan 156.082 2t,21e 134.465 Deferred tax assets
Aset tetap - setelah dikurangi Fixed assets - net of
akumulasi penyusutan accumulated depreciation
sebesar Rp2.283.129 pada of Rp2,283,129 as of
tanggal 31 Desember 2011 December 31, 2011
dan Rp1.890.848 pada 2g,2l,2n, and Rp1,890,848 as of
tanggal 31 Desember 2010 4.007.349 2p,2q,11,30 2.107.655 December 31, 2010
Taksiran tagihan pajak 307.172 21a 388.039 Estimated claims for tax refund
Goodwill 593.883 1c,2c,2o,2p - Goodwill
Biaya ekplorasi dan pengembangan Deferred mining exploration
tambang ditangguhkan 145.489 2m,12 70.222 and development costs
2j,2o
Aset tidak lancar lainnya 344.814 2u,2x,13,33,35 23.772 Other non-current assets

TOTAL ASET TIDAK LANCAR 5.614.569 2.784.072 TOTAL NON-CURRENT ASSETS

TOTAL ASET 9.883.180 4.890.266 TOTAL ASSETS

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan statements form an integral part of these consolidated financial
dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. statements taken as a whole.

1
The consolidated financial statements are originally issued in
the Indonesian language.

PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL
(lanjutan) POSITION (continued)
31 Desember 2011 dan 2010 December 31, 2011 and 2010
(Disajikan dalam jutaan rupiah, (Expressed in millions of rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

Catatan/
2011 Notes 2010

LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY

LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES


Utang bank jangka pendek 493.852 2x,14,34,35 292.208 Short-term bank loans
Utang usaha 2x,15,34,35 Trade payables
Pihak ketiga 615.875 478.751 Third parties
Pihak-pihak berelasi 779.531 2g,30 791.792 Related parties
Utang lainnya 2x,34,35 Other payables
Pihak ketiga 46.670 37.421 Third parties
Pihak-pihak berelasi 12.889 2g,30 1.102 Related parties
Utang pajak 55.086 21b 33.836 Taxes payable
Beban yang masih harus dibayar 231.911 2v,2x,17,34,35 282.130 Accrued expenses
Uang muka pelanggan 29.442 2g,18,30 20.831 Advances from customers
Kewajiban jangka panjang yang Current maturities of
jatuh tempo dalam satu tahun: 2x long-term debts:
Utang bank jangka panjang 470.526 16,34,35 131.813 Long-term bank loans
Utang sewa pembiayaan 2l,19,34,35 Obligations under finance lease
Pihak ketiga 197.280 95.028 Third parties
Pihak berelasi 201.759 2g,30 194.173 Related party

TOTAL LIABILITAS JANGKA


PENDEK 3.134.821 2.359.085 TOTAL CURRENT LIABILITIES

LIABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT LIABILITIES


Kewajiban jangka panjang - setelah Long-term debts - net of current
dikurangi bagian yang jatuh maturities:
tempo dalam satu tahun: 2x
Utang bank jangka panjang 2.831.156 16,34,35 715.785 Long-term bank loans
Utang sewa pembiayaan 2l,19,34,35 Obligations under finance lease
Pihak ketiga 561.350 74.981 Third parties
Pihak berelasi 172.429 2g,30 294.204 Related party
Utang jangka panjang lainnya - 2g,20, Other long-term loan -
Pihak berelasi - 30,34,35 125.874 Related party
Liabilitas pajak tangguhan 33.766 2t,21e - Deferred tax liabilities
Liabilitas imbalan kerja 92.194 2w,29 67.939 Employee benefits liability
Utang usaha jangka panjang - 2g,2x,15,30,35 56.435 Long-term trade payable
Beban yang masih harus dibayar
- setelah dikurangi bagian yang Accrued expenses - net of
jatuh tempo dalam satu tahun - 2x,17,35 35.361 current maturities
Uang muka pelanggan 34.458 2g,18,30 34.166 Advances from customers

TOTAL LIABILITAS JANGKA TOTAL NON-CURRENT


PANJANG 3.725.353 1.404.745 LIABILITIES

TOTAL LIABILITAS 6.860.174 3.763.830 TOTAL LIABILITIES

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan statements form an integral part of these consolidated financial
dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. statements taken as a whole.

2
The consolidated financial statements are originally issued in
the Indonesian language.

PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL
(lanjutan) POSITION (continued)
31 Desember 2011 dan 2010 December 31, 2011 and 2010
(Disajikan dalam jutaan rupiah, (Expressed in millions of rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

Catatan/
2011 Notes 2010

EKUITAS EQUITY

EKUITAS YANG DAPAT EQUITY ATTRIBUTABLE TO


DIATRIBUSIKAN KEPADA OWNERS OF THE
PEMILIK ENTITAS INDUK PARENT COMPANY
Modal saham - nilai nominal Share capital - Rp500 (full
Rp500 (dalam angka penuh) amount) par value
per saham pada tanggal per share as of
tanggal 31 Desember 2011 dan December 31, 2011
Rp1.000 (dalam angka penuh) and Rp1,000 (full amount)
pada tanggal 31 Desember 2010 as of December 31, 2010
Modal dasar - Authorized capital -
9.360.000.000 saham pada 9,360,000,000 shares as of
tanggal 31 Desember 2011 December 31, 2011 and
dan 1.651.520.000 saham pada 1,651,520,000 shares
tanggal 31 Desember 2010 as of December 31, 2010
Modal ditempatkan dan
disetor penuh - Issued and fully paid capital -
2.753.165.000 saham pada 2,753,165,000 shares as of
tanggal 31 Desember 2011 December 31, 2011 and
dan 412.880.000 saham pada 412,880,000 shares as
tanggal 31 Desember 2010 1.376.583 23 412.880 of December 31, 2010
Tambahan modal disetor - neto 1.273.719 2z,24 - Additional paid-in capital - net
Obligasi wajib konversi - 2g,2x,22 757.120 Mandatory convertible bonds

Difference arising from restructuring


Selisih nilai transaksi restrukturisasi transactions of entities under
entitas sepengendali (152.914) 2c,2d,25 (152.914) common control
Saldo laba 525.038 109.298 Retained earnings

Sub-total 3.022.426 1.126.384 Sub-total

Kepentingan nonpengendali 580 1c,2b 52 Non-controlling interests

TOTAL EKUITAS 3.023.006 1.126.436 TOTAL EQUITY

TOTAL LIABILITAS DAN TOTAL LIABILITIES AND


EKUITAS 9.883.180 4.890.266 EQUITY

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan statements form an integral part of these consolidated financial
dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. statements taken as a whole.

3
The consolidated financial statements are originally issued in
the Indonesian language.

PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN COMPREHENSIVE INCOME
Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal Years ended December 31, 2011 and 2010
31 Desember 2011 dan 2010 (Expressed in millions of rupiah,
(Disajikan dalam jutaan rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)

Catatan/
2011 Notes 2010

PENJUALAN DAN PENDAPATAN


JASA 6.626.275 2g,2r,26 4.486.419 SALES AND SERVICES

BEBAN POKOK PENJUALAN COST OF GOODS SOLD


DAN PENDAPATAN JASA 5.244.558 2g,2r,27 3.773.394 AND SERVICES

LABA BRUTO 1.381.717 713.025 GROSS PROFIT

Beban penjualan, umum dan Selling, general and


administrasi (718.953) 2g,2r,2aa,28 (463.599) administrative expenses
Pendapatan operasi lainnya 70.864 2r,11 24.161 Other operating income
Laba (rugi) selisih kurs - bersih (64.126) 2s 44.506 Gain (loss) on foreign exchange - net
Beban operasi lainnya (13.480) 2r,11 (2.321) Other operating expenses

LABA USAHA 656.022 315.772 INCOME FROM OPERATIONS

Bagian atas laba neto entitas Equity in net income of


asosiasi 261 2k,10 - associated company
Pendapatan keuangan 23.743 22.456 Finance income
Biaya keuangan (215.620) 2g,30 (100.811) Finance charges

LABA SEBELUM INCOME BEFORE


PAJAK PENGHASILAN 464.406 237.417 INCOME TAX

BEBAN PAJAK PENGHASILAN 2t,21c INCOME TAX EXPENSE


Kini 39.375 61.528 Current
Tangguhan 12.148 21e 4.635 Deferred

Total beban pajak penghasilan 51.523 66.163 Total income tax expense

LABA SEBELUM INCOME BEFORE


RUGI PROFORMA PROFORMA LOSS ARISING
DARI TRANSAKSI FROM RESTRUCTURING
RESTRUKTURISASI TRANSACTIONS OF ENTITIES
ENTITAS SEPENGENDALI 412.883 171.254 UNDER COMMON CONTROL

RUGI PROFORMA PROFORMA LOSS


DARI TRANSAKSI ARISING FROM RESTRUCTURING
RESTRUKTURISASI TRANSACTIONS OF ENTITIES
ENTITAS SEPENGENDALI - 1c (43.878) UNDER COMMON CONTROL

LABA BERSIH TAHUN BERJALAN 412.883 127.376 NET INCOME FOR THE YEAR

PENDAPATAN
KOMPREHENSIF LAIN - - OTHER COMPREHENSIVE INCOME

TOTAL LABA BERSIH


KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN 412.883 127.376 INCOME FOR THE YEAR

Laba bersih/total laba


komprehensif tahun berjalan yang Net income/total comprehensive
dapat diatribusikan kepada: income for the year attributable to:
Pemilik entitas induk 415.740 127.324 Owners of the parent company
Kepentingan nonpengendali (2.857) 2b 52 Non-controlling interests

TOTAL 412.883 127.376 TOTAL

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan statements form an integral part of these consolidated financial
dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. statements taken as a whole.

4
The consolidated financial statements are originally issued in
the Indonesian language.

PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN (lanjutan) COMPREHENSIVE INCOME (continued)
Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal Years ended December 31, 2011 and 2010
31 Desember 2011 dan 2010 (Expressed in millions of rupiah,
(Disajikan dalam jutaan rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)

Catatan/
2011 Notes 2010

LABA BERSIH PER SAHAM EARNINGS PER SHARE


YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN ATTRIBUTABLE TO THE
KEPADA PEMILIK ENTITAS OWNERS OF THE PARENT
INDUK (DALAM ANGKA PENUH) 2y,31 COMPANY (FULL AMOUNT)
Dasar 192 154 Basic
Dilusian 176 54 Diluted

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan statements form an integral part of these consolidated financial
dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. statements taken as a whole.

5
The consolidated financial statements are originally issued in the Indonesian language.

PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal Years ended
31 Desember 2011 dan 2010 December 31, 2011 and 2010
(Disajikan dalam jutaan rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of rupiah, unless otherwise stated)

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Equity attributable to owners of the parent company

Selisih Modal proforma


nilai transaksi dari transaksi
restukturisasi restrukturisasi
entitas entitas
sepengendali/ sepengendali/
Difference Proforma capital
Modal saham arising from arising from
ditempatkan dan Tambahan restructuring restructuring
disetor penuh/ modal transactions transactions Obligasi Saldo laba
Issued disetor - neto/ of entities of entities wajib konversi/ (defisit)/ Kepentingan
and fully Additional under under Mandatory Retained nonpengendali/ Total
Catatan/ paid paid-in-capital common common convertible earnings Total/ Non-controlling ekuitas /
Notes capital - net control control bonds (deficit) Total Interests Net equity

Saldo, 31 Desember 2009 412.880 - (143.454) 92.005 757.120 (18.026) 1.100.525 - 1.100.525 Balance, December 31, 2009
Proforma capital arising from
Modal proforma dari transaksi restructuring transactions of
restrukturisasi entitas sepengendali 1c - - - (92.005) - - (92.005) - (92.005) entities under common control
Difference arising from restructuring
Selisih nilai transaksi restrukturisasi transactions of entities
entitas sepengendali 2d,25 - - (9.460) - - - (9.460) - (9.460) under common control
Total laba komprehensif Total comprehensive income
tahun berjalan - - - - - 127.324 127.324 52 127.376 for the year

Saldo, 31 Desember 2010 412.880 - (152.914) - 757.120 109.298 1.126.384 52 1.126.436 Balance, December 31, 2010
Conversion of mandatory
Konversi obligasi wajib konversi 22 757.120 - - - (757.120) - - - - convertible bonds
Penerbitan saham melalui Issuance of shares through
penawaran umum 1b, 23 206.583 1.273.719 - - - - 1.480.302 - 1.480.302 public offering
Total laba komprehensif Total comprehensive income
tahun berjalan - - - - - 415.740 415.740 (2.857) 412.883 for the year
Kepentingan nonpengendali pada Non-controlling interest in newly
entitas anak yang baru diakuisisi 1c - - - - - - - 3.385 3.385 acquired subsidiary

Saldo, 31 Desember 2011 1.376.583 1.273.719 (152.914) - - 525.038 3.022.426 580 3.023.006 Balance, December 31, 2011

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these consolidated
dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. financial statements taken as a whole.

6
The consolidated financial statements are originally issued in
the Indonesian language.

PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal Years ended
31 Desember 2011 dan 2010 December 31, 2011 and 2010
(Disajikan dalam jutaan rupiah, (Expressed in millions of rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

Catatan/
2011 Notes 2010

ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM


OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan dari pelanggan 6.214.820 4.586.444 Receipts from customers
Pembayaran kepada pemasok, Payments to suppliers,
karyawan dan lainnya (5.877.532) (3.867.027) employees and others

Kas diperoleh dari operasi 337.288 719.417 Cash generated from operations

Penerimaan dari taksiran Receipts from estimated


tagihan pajak 80.867 21a 128.286 claims for tax refund
Penerimaan lainnya 45.032 2.134 Receipts from others
Penerimaan dari pendapatan bunga 23.743 22.456 Receipts from interest income
Pembayaran bunga (195.152) (112.342) Payments for interest
Pembayaran pajak penghasilan (130.223) (104.006) Payments for income taxes
Pembayaran lainnya (13.480) (43.469) Other payments

Kas neto yang diperoleh Net cash provided by


dari aktivitas operasi 148.075 612.476 operating activities

ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM


AKTIVITAS INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Hasil penjualan aset tetap 54.773 11 25.757 Proceeds from sale of fixed assets
Hasil dari penjualan Proceeds from sale of investment
penyertaan saham 1.000 10 - in shares of stock
Penambahan aset tetap (1.532.977) 11,38 (786.936) Acquisitions of fixed assets
Akuisisi Entitas Anak (601.310) 1c,38 - Acquisition of Subsidiary
Deposito berjangka yang digunakan Time deposits used
sebagai jaminan pinjaman (175.627) 5 - as loan collateral
Penambahan uang muka pembelian Payments of advances for purchases
aset tetap (72.852) 13 - of fixed assets
Penambahan biaya eksplorasi dan Expenditures for mining exploration
pengembangan tambang (56.708) 12,38 (9.897) and development costs
Penambahan uang muka Addition of advance for purchase
penyertaan saham (41.711) 13 - of investment in shares
Acquisition of additional investment
Penambahan penyertaan saham - (204.862) in shares of stock
Penambahan aset takberwujud - (7.426) Acquisitions of intangible assets

Kas neto yang digunakan untuk Net cash used in


aktivitas investasi (2.425.412) (983.364) investing activities

ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM


AKTIVITAS PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Perolehan utang bank 3.339.779 1.636.017 Proceeds from bank loans
Penerimaan dari penawaran umum Proceeds from initial
perdana saham - bersih setelah public offering of shares - net of
dikurangi biaya penerbitan 1.480.302 1b,24 - issuance costs
Pembayaran utang bank (855.112) (583.346) Payments of bank loans
Pembayaran utang sewa Payments of obligations under
pembiayaan (328.584) (593.461) finance lease
Pembayaran utang jangka panjang (125.874) 20 - Payments of long-term loans
Penambahan dari pihak-pihak berelasi - 166.220 Proceeds of loan from related parties
Pembayaran kepada
pihak-pihak berelasi - (428.179) Payments to related parties

Kas neto yang diperoleh dari Net cash provided by


aktivitas pendanaan 3.510.511 197.251 financing activities

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan statements form an integral part of these consolidated financial
dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. statements taken as a whole.

7
The consolidated financial statements are originally issued in
the Indonesian language.

PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN (lanjutan) CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal (continued)
31 Desember 2011 dan 2010 Years ended
(Disajikan dalam jutaan rupiah, December 31, 2011 and 2010
kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of rupiah,
unless otherwise stated)

Catatan/
2011 Notes 2010

KENAIKAN (PENURUNAN) NET INCREASE (DECREASE) IN


NETO KAS DAN SETARA KAS 1.233.174 (173.637) CASH AND CASH EQUIVALENTS

DAMPAK NETO PERUBAHAN NET EFFECT OF CHANGES


NILAI TUKAR ATAS KAS DAN IN EXCHANGE RATES ON
SETARA KAS 2.457 (7.899) CASH AND CASH EQUIVALENTS

KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS


AWAL TAHUN 433.039 4 614.575 AT BEGINNING OF YEAR

KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS


AKHIR TAHUN 1.668.670 4 433.039 AT END OF YEAR

Tambahan informasi arus kas disajikan pada Catatan 38. Supporting cash flow information is presented in
Note 38.

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan statements form an integral part of these consolidated financial
dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. statements taken as a whole.

8
The consolidated financial statements are originally issued in
the Indonesian language.

PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal Years ended December 31, 2011 and 2010
31 Desember 2011 dan 2010 (Expressed in millions of rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM 1. GENERAL

a. Pendirian Perusahaan a. The Company’s establishment

PT ABM Investama Tbk (Perusahaan) didirikan PT ABM Investama Tbk (the Company) was
berdasarkan Akta Notaris Asih Wahyuni established based on Notarial Deed No. 01
Martaningrum, S.H., No. 01 tanggal dated June 1, 2006 of Notary Asih Wahyuni
1 Juni 2006 di Depok, Indonesia dengan nama Martaningrum, S.H., in Depok, Indonesia
PT Adiratna Bani Makmur. Akta pendirian ini under the name PT Adiratna Bani Makmur.
telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak The deed of establishment was approved by
Asasi Manusia Republik Indonesia dengan the Ministry of Laws and Human Rights of the
Surat Keputusan No. C-22790.HT.01.01. Republic of Indonesia through Decision Letter
Tahun 2006 tanggal 3 Agustus 2006. No. C-22790.HT.01.01 Year 2006 dated
August 3, 2006.

Berdasarkan Akta Notaris Dwi Yulianti, S.H., Based on Notarial Deed No. 5 dated August
No. 5 tanggal 31 Agustus 2009, nama 31, 2009 of Dwi Yulianti, S.H., the Company’s
Perusahaan diubah dari PT Adiratna Bani name was changed from PT Adiratna Bani
Makmur menjadi PT ABM Investama. Makmur to PT ABM Investama. The change
Perubahan tersebut telah disetujui oleh was approved by the Minister of Laws and
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Human Rights of the Republic of Indonesia
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan through Decision Letter No. AHU-
No. AHU-50239.AH.01.02 Tahun 2009 tanggal 50239.AH.01.02 Year 2009 dated October 16,
16 Oktober 2009. 2009.

Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami The Company’s Articles of Association have
beberapa kali perubahan, perubahan terakhir been amended several times, the latest of
berdasarkan Akta Notaris Aulia Taufani, S.H. which was based on Notarial Deed No. 163
No. 163 tanggal 21 Juli 2011, sehubungan dated July 21, 2011 of Aulia Taufani, S.H., in
dengan Penawaran Umum Saham Perdana connection with the Initial Public Offering (IPO)
Perusahaan kepada masyarakat. Perubahan of the Company. The latest amendment of the
anggaran dasar terakhir telah disahkan oleh Articles of Association was accepted by the
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Minister of Law and Human Rights of the
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Republic of Indonesia in Decree No. AHU-
No. AHU-38025.AH.01.02. Tahun 2011 38025.AH.01.02. Year 2011 dated July 28,
tanggal 28 Juli 2011. 2011.

Perusahaan berkedudukan di gedung Tiara The Company is domiciled in Tiara Marga


th
Marga Trakindo lantai 18, Jl. Cilandak KKO Trakindo Building, 18 floor, Jl. Cilandak KKO
No.1, Jakarta Selatan, Indonesia. Perusahaan No. 1, South Jakarta, Indonesia. The
mulai beroperasi secara komersial tahun 2006. Company started its commercial operations in
2006.

Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar In accordance with Article 3 of the Company’s
Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha Articles of Association, the Company’s scope
Perusahaan adalah menjalankan jasa of activities are conducting business
konsultasi manajemen bisnis. management consultancy services.

Valle Verde Pte. Ltd., yang didirikan di Valle Verde Pte. Ltd., incorporated in
Singapura, adalah entitas induk akhir (ultimate Singapore, is the ultimate parent of the
parent) dari Perusahaan dan Entitas Anak Company and Subsidiaries (collectively
(secara bersama-sama disebut “Grup”). referred to as “the Group”).

9
The consolidated financial statements are originally issued in
the Indonesian language.

PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal Years ended December 31, 2011 and 2010
31 Desember 2011 dan 2010 (Expressed in millions of rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)

b. Penawaran umum Perusahaan b. The Company’s public offerings


Pada tanggal 24 November 2011, Perusahaan On November 24, 2011, the Company
memperoleh pernyataan efektif dari Badan obtained the effective statement from the
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Capital Market and Financial Institution
Keuangan (BAPEPAM-LK) untuk melakukan Supervisory Agency (BAPEPAM and
penawaran umum saham kepada masyarakat Lembaga Keuangan or BAPEPAM-LK) to
sebanyak 550.633.000 saham dengan nilai conduct public offering of its 550,633,000
nominal Rp500 (dalam angka penuh) per shares with nominal value of Rp500 (full
saham dengan harga Rp3.750 (dalam angka amount) per share at a price of Rp3,750 (full
penuh) per saham. Pada tanggal 6 Desember amount) per share. On December 6, 2011, the
2011, Perusahaan mencatatkan seluruh Company listed all of its issued shares in the
saham yang telah diterbitkan di Bursa Efek Indonesia Stock Exchange.
Indonesia.
c. Entitas Anak dan Entitas Asosiasi c. The Subsidiaries and Associated Company
Persentase kepemilikan Perusahaan, baik The percentages of ownership, either directly
secara langsung maupun tidak langsung, dan or indirectly, of the Company in, and total
total aset entitas anak dan entitas asosiasi assets of, the subsidiaries and associated
adalah sebagai berikut: company are as follows:
Tahun usaha
komersial Persentase Total aset sebelum
Kedudukan, dimulai/ kepemilikan/ eliminasi/
Ruang lingkup tanggal pendirian/ Year Percentage of Total assets before
aktivitas/ Domicile, commercial ownership elimination
Nama entitas/ Scope of date of operations
Name of entity activities establishment started 2011 2010 2011 2010

Entitas Anak/Subsidiaries

Kepemilikan langsung:/
Direct ownership:

PT Cipta Kridatama (CK) Kontraktor Jakarta, 1999 100% 100% 3.384.825 2.190.288
Pertambangan/ 8 April 1997/
Mining April 8, 1997
contractor
PT Sumberdaya Sewatama Penyewaan Jakarta, 1992 100% 100% 2.283.863 1.297.272
(SS) mesin pembangkit 31 Januari 1992/
tenaga listrik/ January 31,1992
Power engines
rental
PT Reswara Minergi Perdagangan/ Jakarta, 2011 100% 100% 1.145.727 250.576
Hartama (Reswara) Trading 19 Oktober 2010/
October 19, 2010
PT Sanggar Sarana Baja Perencanaan Jakarta, 1977 99,96% 99,96% 1.127.498 819.986
(SSB) rekayasa mesin, 19 Maret 1977/
pengembangan, March 19, 1977
dan pembuatan
perlengkapan
penunjang alat-
alat berat dan alat
angkut bahan/
Engineering,
development
and manufacture
of heavy
equipment
attachment
and materials
handling
products

10
The consolidated financial statements are originally issued in
the Indonesian language.

PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal Years ended December 31, 2011 and 2010
31 Desember 2011 dan 2010 (Expressed in millions of rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)

c. Entitas Anak dan Entitas Asosiasi (lanjutan) c. The Subsidiaries and Associated Company
(continued)
Tahun usaha
komersial Persentase Total aset sebelum
Kedudukan, dimulai/ kepemilikan/ eliminasi/
Ruang lingkup tanggal pendirian/ Year Percentage of Total assets before
aktivitas/ Domicile, commercial ownership elimination
Nama entitas/ Scope of date of operations
Name of entity activities establishment started 2011 2010 2011 2010

Entitas Anak/Subsidiaries

Kepemilikan langsung:/
Direct ownership:

Cipta Krida Bahari Jasa Jakarta, 1997 100% 100% 478.356 231
(CKB) logistik/ 9 Mei 1997/
Logistic May 9, 1997
services

Kepemilikan tidak langsung:/


Indirect ownership:

Melalui SS:/
Through SS:

PT Pradipa Aryasatya Industri pembangkit Jakarta, - 100% - 43.523 -


(PAS) listrik energi thermal/ 13 Mei 2011/
Thermal energy IPP May 13, 2011

PT Nagata Bisma Shakti Industri pembangkit Jakarta, - 100% - 1.026 -


(NBS) listrik energi yang 13 Mei 2011/
terbarukan/ May 13, 2011
Renewable energy IPP

Melalui Reswara:/
Through Reswara:

PT Tunas Inti Abadi Pengembangan Jakarta, 2009 100% 100% 820.826 311.253
(TIA) dan pertambangan 11 November 2003/
sumberdaya, November 11, 2003
terutama
batubara/
Development
and mining
resources,
principally coal

PT Media Djaya Bersama Perdagangan, Jakarta, - 70% - 121.772 -


(MDB) pengembangan 6 Mei 2005/
dan industri/ May 6, 2005
Trading,
development
and industry

PT Pelabuhan Buana Jasa Jakarta, - 100% 100% 52.264 50.003


Reja (PBR) pengelolaan 2 Desember 2010/
Pelabuhan/ December 2, 2010
Port
management
services

PT Mifa Bersaudara Pertambangan Aceh Darusalam, - 70% - 47.043 -


(Mifa) batubara/ 14 Januari 2002/
Coal mining January 14, 2002

PT Bara Energi Lestari Pertambangan Aceh Darusalam, 2011 70% - 12.691 -


(BEL) batubara/ 24 Juni 2005/
Coal mining June 24, 2005

Melalui SSB:/
Through SSB:

PT Prima Wiguna Parama Perdagangan Jakarta, - 100% - 5.000 -


(PWP) dan konstruksi/ 20 Juni 2011/
General trading June 20, 2011
and construction

11
The consolidated financial statements are originally issued in
the Indonesian language.

PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal Years ended December 31, 2011 and 2010
31 Desember 2011 dan 2010 (Expressed in millions of rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)

c. Entitas Anak dan Entitas Asosiasi (lanjutan) c. The Subsidiaries and Associated Company
(continued)
Tahun usaha
komersial Persentase Total aset sebelum
Kedudukan, dimulai/ kepemilikan/ eliminasi/
Ruang lingkup tanggal pendirian/ Year Percentage of Total assets before
Aktivitas/ Domicile, commercial ownership elimination
Nama entitas/ Scope of date of operations
Name of entity activities establishment started 2011 2010 2011 2010

Entitas Anak/Subsidiaries

Kepemilikan tidak langsung:/


Indirect ownership:

Melalui CKB:/
Through CKB:

PT Alfa Trans Raya Transportasi laut/ Jakarta, 2007 100% 100% 127.265 71.401
(ATR) Sea transportation 28 November 2006/
November 28, 2006

PT Baruna Dirga Dharma Transportasi laut Jakarta, 2011 100% - 74.655 -


(BDD) domestik/ 24 Mei 2011/
Domestic sea May 24, 2011
transportation

Entitas Asosiasi/
Associated Company

PT Metaepsi Pejebe Pembangkit Jakarta, 2007 12% 20% - -


Power Generation tenaga listrik/ 31 Januari 2005/
(Meppogen)*) Power January 31, 2005
generation

*) Pada tanggal 31 Oktober 2011, investasi di Meppogen terdilusi menjadi 12% (Catatan 10)/As of October 31, 2011, the investment in
Meppogen was diluted to become 12% (Note 10).

CK CK

Berdasarkan Akta Notaris Djumini Setyoadi, Based on Notarial Deed No. 18 dated
SH. M.Kn., No. 18 tanggal 14 Desember December 14, 2010 of Djumini Setyoadi, SH.
2010, Perusahaan meningkatkan kepemilikan M.Kn., the Company increased its investment
saham di CK sebesar Rp484.475 sehingga in CK by Rp484,475 making its equity interest
pemilikan saham di CK menjadi sebesar in CK to become 99.99%. As of December 31,
99,99%. Pada tanggal 31 Desember 2011 dan 2011 and 2010, the Company’s investment,
2010, pemilikan saham Perusahaan bersama together with that of SSB, in CK shares
dengan pemilikan saham SSB di CK represented 100% equity interest in CK. The
mencerminkan 100% kepemilikan saham di said increase in the investment constituted a
CK. Peningkatan investasi tersebut merupakan restructuring transaction among entities under
transaksi restrukturisasi entitas sepengendali, common control and, therefore, was
dan oleh karena itu, dicatat dengan metode accounted for in a manner similar to the
penyatuan kepemilikan (pooling-of-interests) pooling-of-interests method in accordance with
sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Statement of Financial Accounting Standards
Keuangan (PSAK) No. 38 (Revisi 2004), (PSAK) No. 38 (Revised 2004), “Accounting
"Akuntansi Restrukturisasi Entitas for Restructuring Transaction of Entities under
Sepengendali". Common Control”.

Reswara Reswara

Berdasarkan Akta Notaris Justriany Koni, S.H. Based on Notarial Deed No. 38 dated October
No. 38 tanggal 19 Oktober 2010, Perusahaan 19, 2010 of Justriany Koni, S.H., the Company
mendirikan Reswara dengan total modal awal established Reswara with total paid-in capital
yang disetor Rp250.000. Jumlah penyertaan amounting to Rp250,000. The Company’s
modal Perusahaan bersama dengan investment, together with that of SSB in
kepemilikan saham SSB di Reswara sebesar Reswara, amounted to Rp250,000,
Rp250.000, mewakili 100% kepemilikan representing 100% equity interest.
saham.

12
The consolidated financial statements are originally issued in
the Indonesian language.

PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal Years ended December 31, 2011 and 2010
31 Desember 2011 dan 2010 (Expressed in millions of rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)

c. Entitas Anak dan Entitas Asosiasi (lanjutan) c. The Subsidiaries and Associated Company
(continued)

Reswara (lanjutan) Reswara (continued)

Reswara memiliki 99,99% kepemilikan saham Reswara has 99.99% equity interest in TIA
atas TIA dan PBR dan 70% atas MDB. and PBR and 70% in MDB.

PAS PAS

Berdasarkan Akta Notaris Djumini Setyoadi, Based on Notarial Deed No. 25 dated May 13,
S.H., M.Kn., No. 25 tanggal 13 Mei 2011, SS 2011 of Djumini Setyoadi, S.H., M.Kn., SS and
dan SSB mendirikan entitas anak dengan SSB established a subsidiary under the name
nama PT Pradipa Aryasatya, dengan total PT Pradipa Aryasatya, with total initial paid-in
modal awal disetor Rp1.000. capital of Rp1,000.

NBS NBS

Berdasarkan Akta Notaris Djumini Setyoadi, Based on Notarial Deed No. 26 dated May 13,
S.H., M.Kn., No. 26 tanggal 13 Mei 2011, SS 2011 of Djumini Setyoadi, S.H., M.Kn., SS and
dan SSB mendirikan entitas anak dengan SSB established a subsidiary under the name
nama PT Nagata Bisma Shakti, dengan total PT Nagata Bisma Shakti, with total initial paid-
modal awal yang disetor Rp1.000. in capital of Rp1,000.

TIA TIA

Pada tanggal 31 Desember 2011, TIA memiliki As of December 31, 2011, TIA has mining
Ijin Usaha Pertambangan (IUP), sebagai business rights (Ijin Usaha Pertambangan/
berikut: IUP), as follows:

(Dalam jutaan ton)- tidak diaudit/


(In million tonnes)- unaudited
Produksi
untuk Tahun yang
Berakhir pada
tanggal Akumulasi Total
31 Desember Produksi pada
2011/ tanggal
IUP Operasi Production 31 Desember 2011/
Produksi/ for the Year Accumulated Total Sisa Cadangan/
Lokasi/ Kode Area/ Luas (ha)/ IUP Production Total Cadangan/ Ended December Production as of Remaining
Location Area Code Area (ha) Operations Total Reserves 31, 2011 December 31, 2011 Reserves

No. 51.A Tahun


2011
Kusan Hulu
TB.07 718,7 Berlaku sampai
dan/and Sungai
OKTPR 45 5 Maret 2021/
Loban Sub-district
Valid until
March 5, 2021 52,0 1,91 3,08 48,92
No. 217 Tahun
Kusan Hulu 2.355,2 2011
TB.04
dan/and Sungai Berlaku sampai
FEBPR 03
Loban Sub-district 16 Maret 2021/
Valid until
March 16, 2021

Cadangan didasarkan pada hasil survei yang The reserves are based on the results of the
dilakukan oleh PT Runge Indonesia untuk survey conducted by PT Runge Indonesia to
menilai cadangan dari daerah di atas appraise the reserves of the above areas as
berdasarkan laporan No. ADV-JA- described in its report No. ADV-JA-
03768_TIA_2011 yang dikeluarkan pada bulan 03768_TIA_2011 issued in September 2011.
September 2011.

13
The consolidated financial statements are originally issued in
the Indonesian language.

PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal Years ended December 31, 2011 and 2010
31 Desember 2011 dan 2010 (Expressed in millions of rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)

c. Entitas Anak dan Entitas Asosiasi (lanjutan) c. The Subsidiaries and Associated Company
(continued)

TIA (lanjutan) TIA (continued)

TIA telah mendapatkan izin lokasi untuk TIA has obtained location permit for special
pembangunan pelabuhan khusus dengan port construction based on Decision Letter No.
Surat Keputusan No. 95 Tahun 2005 tanggal 95 Year 2005 dated June 3, 2005 and special
3 Juni 2005 dan izin pembangunan pelabuhan port construction permit based on Decision
khusus dengan Surat Keputusan No. 125 Letter No. 125 Year 2007 dated May 10, 2007.
Tahun 2007 tanggal 10 Mei 2007. Kedua izin Both permits issued by the District Head of
tersebut dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah Tanah Bumbu, located at Sebamban Baru
Tanah Bumbu, yang berlokasi di Desa Village, Sungai Loban Sub-district, Tanah
Sebamban Baru, Kecamatan Sungai Loban, Bumbu Regency, South Kalimantan covered
Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan 221 hectares.
mencakup 221 hektar.

Pada tanggal 10 Maret 2008, TIA On March 10, 2008, TIA obtained operational
mendapatkan izin operasional dari Pemerintah permit from the District Head of Tanah Bumbu
Daerah Tanah Bumbu dengan Surat with Decision Letter No. 220 Year 2008 to
Keputusan No. 220 Tahun 2008 untuk operate a special port in Bunati Village,
menjalankan pelabuhan khusus di Desa Angsana Sub-district, Tanah Bumbu Regency,
Bunati, Kecamatan Angsana, Kabupaten South Kalimantan. This Decision Letter is valid
Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Surat until March 10, 2013. TIA has also obtained
Keputusan ini berlaku sampai dengan tanggal permit No. 483 Year 2010 to Operate Special
10 Maret 2013. TIA juga telah memperoleh Port from the Minister of Transportation, which
Persetujuan Pengelolaan Terminal untuk shall be valid as long as the port is used to
kepentingan sendiri berdasarkan keputusan support TIA’s main business activities.
Menteri Perhubungan No. 483 Tahun 2010
yang berlaku selama terminal dikelola untuk
menunjang kegiatan usaha pokok TIA.

TIA mengadakan perjanjian “Pinjam Pakai TIA entered into a “Pinjam Pakai Lahan”
Lahan” dengan PT Hutan Rindang Benua agreement dated January 19, 2010 with
(HRB) pada tanggal 19 Januari 2010, dimana PT Hutan Rindang Benua (HRB), wherein
HRB menyetujui untuk meminjamkan area HRB agreed to lend the Industrial Timber
Hutan Tanaman Industri kepada TIA sebesar Plantation area to TIA with an area of 1,753.8
1.753,8 hektar yang berlokasi di Kabupaten hectares located in Tanah Bumbu Regency,
Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Perjanjian South Kalimantan. The agreement is valid
tersebut berlaku selama umur tambang TIA. during the life of TIA’s mine. The rights of
Izin mengenai Pinjam Pakai Kawasan Hutan “Pinjam Pakai Kawasan Hutan” have been
telah mendapat persetujuan dari Menteri approved by the Minister of Forestry based on
Kehutanan berdasarkan Surat Keputusan Decision Letters No. SK.370/Menhut-II/2009
No. SK.370/Menhut-II/2009 tanggal 23 Juni dated June 23, 2009 and No. SK.479/Menhut-
2009 dan No.SK.479/Menhut-II/2010 tanggal II/2010 dated August 24, 2010.
24 Agustus 2010.

MDB MDB
Pada tanggal 10 Juni 2011, PT Agrotama On June 10, 2011, PT Agrotama Raya
Raya (Agrotama) dan Equity First International (Agrotama) and Equity First International
Limited (EFIL), keduanya adalah pihak ketiga, Limited (EFIL), both third parties, signed an
menandatangani option agreement, dimana option agreement, whereby Agrotama granted
Agrotama memberikan opsi tanpa syarat dan EFIL the unconditional and absolute option to
mutlak kepada EFIL untuk membeli 54.250 purchase Agrotama’s 54,250 MDB shares,