Anda di halaman 1dari 46

BAB II

ISI

2.1 Pengertian tentang energi


Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja (misal nya untuk energi
listrik dan mekanika). energi berasal dari bahasa Yunani yaitu energia yang mempunyai
arti kemampuan untuk melakukan usaha. Energi adalah besaran yang kekal, yang mem-
iliki arti energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, tetapi energi bisa diubah
dan berubah dari bentuk satu ke bentuk lainnya.
Semua makhluk hidup membutuhkan energi untuk hidup. Energi yang bersifat
abstrak yang sukar dibuktikan, tetapi dapat dirasakan adanya. Energi atau yang sering
disebut tenaga, adalah suatu pengertian yang sering sekali digunakan orang. Kita sering
mendengar istilah krisis energi yang bermakna untuk menunjukkan krisis bahan bakar
(terutama minyak). Bahan bakar adalah sesuatu yang menyimpan energi, jika dibakar
akan diperoleh energi panas yang berguna untuk alat pemanas atau untuk menggerakkan
mesin. Energi dalam kehidupan sehari-hari berarti gerak, misal seorang anak banyak
bergerak dan berlari-lari dikatakan penuh dengan energi. Energi juga dihubungkan
dengan kerja. Seseorang yang mampu bekerja keras dikatakan mempunyai energi atau
tenaga besar. Jadi boleh dikatakan energi adalah sesuatu kekuatan yang dapat
menghasilkan gerak, tenaga, dan kerja.
Contoh berikut ini mungkin akan memperjelas anda tentang definisi dari energy ;
Anda akan merasa lelah setelah mengayuh sepeda karena kamu mengeluarkan energi. Ji-
ka kamu terus mengayuh sepeda tanpa istrahat maka kamu akan kehabisan energi dan
akhirnya anda tidak mampu lagi mengayuh sepeda. Agar mampu mengayuh sepeda lagi,
kamu memerlukan istirahat atau bahkan harus makan. Dengan memakan makanan kamu
memperoleh energi kimia yang siap diolah dalam tubuh kamu untuk bisa menghasilkan
energi yang kamu perlukan untuk bisa mengayuh sepeda kembali.

2.1.1 Teori Hukum Kekekalan Energi


Energi dalam alam semesta bersifat tetap sehingga menjadikannya disebut
sebagai kekekalan energi. Semua energi yang ada tidak dapat dimusnahkan dan
hanya dapat diubah menjadi bentuk energi lainnya. Energi dibagi menjadi be-
berapa bentuk, yaitu bentuk energi kinetik, energi potensial, dan bentuk energi

3
lainnya. Setiap energi yang ada tersebut dapat dimanfaatkan manusia untuk
membantunya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian manusia menjadi
lebih mudah dalam melakukan berbagai hal dalam kesehariannya berkat energi
yang dapat dimanfaatkannya.
Berbicara mengenai energi, tentu kita hidup juga berkat adanya energi.
Mungkin kita akan membahasnya sedikit untuk Anda mengenai energi. Energi
sendiri dibagi menjadi energi kinetic dan potensial. Untuk lebih jelasnya, berikut
adalah penjelasan mengenai energi kinetic dan energi potensial.
Energi kinetic yaitu energi yang dimiliki suatu benda tertentu saat bergerak.
Energi ini memiliki beberapa jenis yaitu energi kinetic vibrasi, dan energi kinetic
rotasi. Secara matematis, energi kinetik dihitung sebagai ½ dari massa suatu
benda di kalikan dengan kecepatan tubuh kuadart, sehingga KE = ½ mv^2. Lalu
bagaimana energi ditranfer? Seperti yang kita ketahui salah satu konsep yang
mendasari energi kinetik adalah bagimana memahami transfer energi bekerja
dari satu bentuk ke ben tuk lainnya.
Contohnya yaitu ketika massa atau benda diam (tidak bergerak), maka ben-
da tersebut dianggap memiliki energi potensial. Akan tetapi ketika kekuatan dit-
erapkan pada benda tersebut, maka energi potensial berubah menjadi energi ki-
netik. Setelah ditranfer, energi kinetik suatu benda dapat diubag menjadi bentuk
lain, seperti gravitasi ataupun energi elastis.
Contoh energi kinetik yang lainnya adalah, sebuah planet yang berputar
mengelilingi matahari, sebuah kendaraan yang bergerak, anak yang mengetik di
komputer, seorang bayi yang merangkak, seorang yang berjalan atau berlari dan
masih banyak lagi.
Sedangkan energi potensial itu merupakan energi yang disimpan sementara
dalam sebuah benda saat diam pada medan gaya. Untuk lebih jelasnya, berikut
adalah perumpamaan untuk energi kinetik. Bagaimana jika bola disimpan di atas
mobil yang sedang diangkut oleh mobil derek?Jika bola tetap diam apakah ada
energi kinetik di dalamnya? Jawabannya adalah iya. Hal ini dikarenakan energi
potensial merupakan energi yang disimpan sementara di dalam sebuah benda da-
lam keadaan diam.
Intinya bentuk energi yang ada dapat Anda rubah menjadi bentuk energi yang
lainnya tapi tidak dapat dimusnahkan. Banyak sekali hal yang dapat Anda

4
lakukan untuk membuat dan mengubah energi yang ada menjadi energi yang
lainnya sehingga Anda dapat memanfaatkannya dengan maksimal.
Ingatlah dengan hukum kekekalan energi yang menyatakan jika energi tidak
dapat dimusnahkan tapi hanya dapat diubah menjadi energi lainnya. Misalnya sa-
ja Anda dapat memanfaatkan energi panas matahari untuk menyalakan sebuah
lampu atau listrik. Itulah pemanfaatan energi yang dapat Anda lakukan atau pen-
gubahan energi yang dapat Anda lakukan. Apakah Anda dapat menghilangkan
energi panas matahari? Tentu jawabannya adalah tidak bukan? Nah, itulah men-
gapa energi disebut kekal.

Pengertian dan definisi energi ada banyak sekali diantaranya adalah ;


1. Energi adalah kemampuan membuat sesuatu terjadi (Robert L. Wolke)
2. Energi adalah kemampuan benda untuk melakukan usaha (Mikrajuddin)
3. Energi adalah suatu bentuk kekuatan yang dihasilkan atau dimiliki oleh suatu
benda (Pardiyono)
4. Energi adalah sebuah konsep dasar termodinamika dan merupakan salah satu
aspek penting dalam analisis teknik (Michael J. Moran), dan masih banyak
lagi.
Dari berbagai pengertian dan definisi energi diatas dapat disimpulkan bahwa
secara umum energi dapat didefinisikan sebagai kekuatan yang dimilki oleh suatu
benda sehingga mampu untuk melakukan kerja. Energi banyak sekali bentuknya,
berikut ini adalah beberapa jenis energi yang dapat kita temui sehari-hari.

2.1.2 Macam-macam Energi


Bentuk energi bermacam-macam, seperti energi listrik, energi gerak, energi
bunyi dan energi cahaya Energi secara umum terbagi menjadi 2 macam yaitu ener-
gi kinetik dan potensial. Energi kinetik disebabkan oleh materi yang bergerak, sep-
erti air yang mengalir, kincir yang berputar, dan sebagainya. Energi potensial
disebabkan oleh zat-zat yang mempunyai potensi energi didalamnya, yang tidak
dapat diukur tetapi perubahan energi potensial tersebut menjadi energi lain yang
dapat diukur. Energi potensial yang dikandung benda sering disebut dengan energi
potensial kimia. Energi potensial kimia dapat dirubah menjadi bermacam-macam
energi, seperti energi mekanik, energi kalor, energi cahaya, energi listrik, energi
nuklir (Salirawati, 2007). Berikut ini macam-macam energi yaitu:
5
a. Energi Mekanik
Energi mekanik merupakan yang tersimpan dalam energi kinetik atau energi
potensial dan dapat ditransisi atau transfer untuk menghasilkan usaha/kerja.

b. Energi Listrik
Energi yang berkaitan dengan akumulasi arus elektron dan bentuk transisi atau
transfernya adalah aliran elektron melalui konduktor jenis tertentu. Energi listrik
dapat disimpan sebagai energi medan elektrostatis dan merupakan energi yang
berkaitan dengan medan listrik akibat terakumulasinya muatan elektron pada
pelat-pelat kapasitor. Energi medan listrik ekivalen dengan energi medan el-
ektromagnetis yang sama dengan energi yang berkaitan dengan medan magnet
yang timbul akibat aliran elektron melalui kumparan induksi.

c. Energi Kimia
Energi yang keluar sebagai hasil interaksi elektron di mana dua atau Lebih at-
om/molekul berkombinasi sehingga menghasilkan senyawa kimia yang stabil.
Energi kimia hanya dapat terjadi dalam bentuk energi tersimpan. Bila energi
dilepas dalam suatu reaksi maka reaksinya disebut reaksi eksotermis yang
dinyatakan da lam kJ, BTU, atau kkal. Bila dalam reaksi kimia energinya
terserap maka disebut dengan reaksi endotermis. Sumber energi bahan bakar
yang sangat penting bagi manusia adalah reaksi kimia eksotermis yang pada
umumnya disebut reaksi pem bakaran. Reaksi pembakaran melibatkan oksidasi
dari bahan bakar fosil.

d. Energi Nuklir
Energi nuklir adalah energi dalam bentuk energi tersimpan yang dapat dilepas
akbat interaksi partikel dengan atau di dalam inti atom. Energi ini dilepas se-
bagai hasil usaha partikel-partikel untuk memperoleh kondisi yang lebih sta-
bil. Satuan yang digunakan adalah juta-an elektron reaksi. Reaksi nuklir dapat
terjadi pada peluluhan radioaktif, fisi, dan fusi.

6
e. Energi Termal (Panas)
Merupakan bentuk energi dasar di mana dalam kata lain adalah semua energi
yang dapat dikonversikan secara penuh menjadi energi panas. Sebaliknya, pen-
gonversian dari energi termal ke energi lain dibatasi oleh hukum Ther-
modinamika II. Bentuk energi transisi dan energi termal adalah energi panas
(kalor), dapat pula dalam bentuk energi tersimpan sebagai kalor laten atau kalor
sensibel yang berupa entalpi.

f. Energi Bunyi
Energi bunyi adalah energi yang ditimbulkan oleh benda yang mengeluarkan
bunyi. Bunyi dihasilkan dari getaran. Bunyi kuat dihasilkan dari getaran yang
kuat. Contoh bunyi yang kuat adalah halilintar, petasan dan bom. Bunyi yang
kuat menghasilkan energi yang besar. Bunyi kuat dapat memekakkan telinga,
menggetarkan dan bahkan memecahkan kaca jendela.

g. Energi kinetik
Energi kinetik adalah energi yang dimiliki oleh benda yang sedang bergerak.
Contoh benda yang bergerak dan menghasilkan energi kinetik antara lain kincir
angin dan dinamo sepeda. Kincir angin dimanfaatkan oleh manusia untuk
menggerakkan tur bin dan menghasilkan listrik. Sementara itu, putaran roda
sepeda mampu memutar dinamo sepeda dan menghasilkan energi listrik untuk
menyalakan lampu sepeda.

h. Energi potensial
Energi potensial adalah energi yang tersimpan dalam suatu benda. Ketapel yang
teregang mempunyai energi potensial. Energi tersebut sewaktu-waktu dapat
Dilepaskan. Contoh benda yang memiliki energi potensial selain ketapel ada-
lah per yang tegang, busur anak panah yang teregang, dan lain-lain. Energi po-
tensial yang ada pada per disebut sebagai energi potensial pegas.

7
i. Energi Cahaya
Cahaya merupakan energi yang menyertai dari proses perpindahan elektron dari
tingkat energi yang lebih tinggi ke tingkat energi yang lebih rendah (kembalinya
electron yang sudah tereksitasi ke tempatnya semula). Elektron tersebut berada
dalam keadaan tereksitasi karena diberikan energi (misalnyaenergi panas).

Berikut adalah beberapa contoh energi beserta defenisi nya.


energi atom ; adalah energi yang diperoleh dengan peleburan nuklir; tenaga
atom.
energi bebas ; adalah sebagian dari energi potensial yang dilepaskan dan di
pakai untuk pekerjaan yang berguna.
energi bersih ; sejumlah energi yang terkandung dalam cadangan tubuh atau
dalam hasil produksi, misal lemak badan, protein tubuh, air
susu, telur, wol, atau tenaga.
energi geothermal ; panas yang terdapat di dalam bumi yang digunakan se
bagai pembangkit tenaga.

Gambar 2.1 : Ilustrasi pemanfaatan energy geomthermal

8
 energi inti ; energi yang dilepaskan oleh pembelahan inti atau paduan inti.

 energi kinetic ; energi yang disebabkan oleh gerak suatu massa; tenaga gerak.

Gambar 2.2 : Ilustrasi energy kinetic

 energi kotor ; energi yang terkandung dalam bahan makanan yang dapat diman
faatkan oleh binatang
 energi matahari ; sumber utama energi atmosfer yang penyebarannya di seluruh
muka bumi merupakan pengendalian yang besar terhadap cuaca
dari iklim, selain ber pengaruh terhadap tanaman dan binatang
 energi mekanis ; kekuatan yang mampu menggerakkan atau memindahkan bagian-
bagian rangkaian peralatan.

Gambar 2.3 : Ilustrasi energy mekanis

9
 energi metabolism ; jumlah energi yang didapat dari bahan makanan dan digunakan
untuk metabolism.
 energi nuklir ; tenaga yang dikaitkan dengan reaksi nuklir.

 energi tekan ; tenaga yang ditimbulkan dengan penekanan sesuatu.

 energi potensial ; energi yang ada pada suatu benda karena letak benda itu dalam
medan gaya atau dapat juga disebut energy diam, Contoh nya terdapat pada pegas
dan air terjun.

Gambar 2.4 : Pemanfaatn energy potensial.

 energi putar ; tenaga yang ditimbulkan dengan pemutaran sesuatu

Gambar 2.5 : Ilustrasi energy putar pada crankshaft motor bakar

10
Tabel 2.1 : Bentuk – bentuk energy

11
2.2 Pembagian – Pembagian Energy
Menurut Einstein Energy adalah produk dari massa dan kuadrat kecepatan caha-
ya. Energi merupakan sesuatu yang bersifat abstrak, dimana sulit untuk dibuktikan tetapi
dapat dirasakan adanya. Energi adalah suatu kemampuan untuk melakukan kerja (energy
is the capacity for doing work).
Dalam Hukum Termodinamika pertama, energi itu bersifat kekal. Energi tidak
dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, tetapi dapat dikonversi atau diubah dari
bentuk energi yang satu ke bentuk energi yang lain.
Contoh perubahan energi atau konversi energi : Bahan bakar bensin yang merupakan en-
ergi kimia berbentuk cair dimasukkan ke dalam tangki bensin motor. Kemudian sistem
pembakaran terjadi di dalam mesin motor terhadap bensin, bensin yang semulanya ada-
lah energi kimia dikonversi menjadi energi gerak oleh mesin motor.

Secara umum energi dapat dikategorikan menjadi berbagai macam, yaitu :


1. Energi Mekanik,
Energi Mekanik ; merupakan salah satu dari macam-macam energi. Bentuk
transisi dari energi mekanik adalah kerja. Energi mekanik yang tersimpan ialah
energi potensial atau energi kinetik.
Jenis energi ini masih termasuk dalam jenis energi kinetik namun mampu
menghasilkan gerakan, serta termasuk dalam tenaga potensial karena mampu
menghasilkan energi yang dikeluarkan dari fungsi dan posisi masing-masing
benda. Secara umum, mekanis membutuhkan bantuan kerja dari sistem gravitasi,
terlebih lagi pada sistem ilmu kimia yang terlahir dari kerja molekul-molekul
yang harus diperhatikan.

Cara Menghitung Energi Mekanik


Rumus mudah untuk menghitung energi mekanik adalah dengan men-
jumlahkan sistem mekanik dengan energi kinetik maupun energi potensial. Secara
umum kita bisa membuat satuan rumus sebagai berikut:
Ep = Energi potensial
H = Tinggi benda dari pusat gravitasi (tanah)
M = Massa
G= Kekuatan luncuran gravitasi (g yaitu 9,8 m/s2)

12
Jadi, rumus dasar menghitung Energi potensial adalah
Ep = H x M x G.
Energi kinetik suatu benda (EK) adalah hasil kali dari ½ massa dan kecepatan
kuadrat nya (v).
Ek = ½ mv2.
Massa diberikan dalam satuan kilogram (kg), tinggi dalam satuan meter (m), ke-
cepatan memiliki satuan meter per detik (m/s) dan energi yang diberikan adalah
memiliki satuan joule (j). Sehingga setelah energi potensial dan energi kinetik
diketahui, maka jumlah energi mekanik pun dapat ditemukan. Yaitu hanya
dengan menambahkan keduanya.
Energi Mekanik = Ep + Ek.
Kerja mekanik juga bisa dihasilkan dari sistem kimia dan nuklir, namun ka-
dang kita sulit membedakannya. Pada sistem kerja kimia, tenaga bisa dihasilkan
dari kerja molekul. Sedangkan pada nuklir bisa mengeluarkan tenaga dari atom
partikel. Hal ini menjadi tugas ilmuwan untuk menyederhanakan fungsi kinetik
yang dihasilkan dari kerja molekul.

2. Energi Listrik,
Energi listrik adalah energi yang berkaitan dengan akumulasi arus el-
ektron, listrik/energi yang tersimpan dalam arus listrik dengan satuan amper (A)
dan tegangan listrik dengan satuan volt (V) dengan ketentuan kebutuhan konsum-
si daya listrik dengan satuan Watt (W) untuk menggerakkan motor, lampu pen-
erangan, memanaskan, mendinginkan atau menggerakkan kembali suatu
peralatan mekanik untuk menghasilkan bentuk energi yang lain.
Energi yang dihasilkan dapat berasal dari berbagai sumber, seperti air,
minyak, batu bara, angin, panas bumi, nuklir, matahari, dan lainnya. Energi ini
besarnya dari beberapa Joule sampai ribuan hingga jutaan Joule. biasanya dinya-
takan dalam Watt-jam atau kilo Watt-jam. Energi listrik merupakan salah satu
dari macam-macam energi yang bentuk transisinya berupa aliran elektron melalui
konduktor jenis tertentu. Energi listrik ini dapat disimpan sebagai energi medan
elektrostatis yang merupakan energi yang berkaitan dengan medan listrik yang
dihasilkan oleh terakamulasi muatan ele ktron pada pelat-pelat kapasitor. Energi
medan listrik sama dengan energi medan elektromagnetis, serta sama dengan en-

13
ergi yang berkaitan dengan medan magnet yang timbul akibat aliran elektron me-
lalui kumparan induksi.

Manfaat energy listrik bagi kehidupan manusia


Dalam kehidupan sehari-hari pun manusia mengandalkan listrik, mulai
dari memasak, belajar dan masih banyak lagi lainnya. Manusia membutuhkan en-
ergi listrik untuk kehidupannya. Banyak sekali manfaat energi listrik untuk ke-
hidupan ini, berikut ini berbagai macam-macam manfaatnya yang kita rasakan :
1. Sebagai Penerangan
Saat malam hari, manfaat energi listrik bisa dijadikan sebagai sumber pen-
erangan. Energi listrik bisa digunakan untuk menyalakan lampu. Dahulu kala
saat energi listrik belum masuk ke desa-desa, penerangan hanya dilakukan
menggunakan lampu minyak biasa. Saat ini harga minyak bumi mahal hargan-
ya, sehingga manfaat minyak bumi atau minyak tanah semakin langka dan se-
makin mahal.
2. Sumber Energi
Energi listrik dijadikan sebagai sumber energi. Disebut sumber energi karena
listrik bisa dijadikan sebagai penghasil energi. Misalnya saja adalah sumber
energi untuk menghidupkan berbagai macam peralatan rumah tangga dan juga
peralatan elektronik lainnya.
3. Sarana Hiburan
Sarana hiburan bisa menggunakan energi listrik, sebabnya adalah banyak alat-
alat dan media hiburan yang menggunakan energi listrik. Misalnya manfaat
sosial media dari smartphone, playstation atau game elektronik lainnya yang
membutuhkan listrik.
4. Penghasil Panas
Listrik bisa dijadikan sebagai penghasil panas, manfaat energi listrik banyak
digunakan berbagai macam keperluan rumah tangga. Listrik bisa dijadikan se-
bagai sumber panas, karena arus litrik bisa mengalir dengan manfaat nikel atau
elemen-elemen pemanas yang bisa menghasilkan panas. Panas yang dihasilkan
inilah yang digunakan dan juga dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.
Energi listrik yang menghasilkan panas bisa digunakan untuk kompor listrik,
penanak nasi dan juga digunakan untuk menyetrika. Semua peralatan tersebut
mengubah energi listrik menjadi panas.
14
5. Penghasil Gerak
Energi listrik yang ada di dalam kehidupan ini juga bisa dihasilkan sebagai
penghasil gerak. Banyak kebutuhan rumah tangga yang membutuhkan listrik
untuk menggerakkan sesuatu. Misalnya saja energi listrik yang diubah menjadi
energi gerak bisa digunakan untuk menggerakkan motor, mobil, kipas angin
dan masih banyak lagi lainnya. Saat mengubah energi gerak dibutuhkan arus
listrik untuk menggerakkan alat-alat tersebut.

3. Energi Elektromagnetik,
Energi Elektromagnetik adalah bentuk energi yang berkaitan dengan radiasi el-
ektromagnetik. Energi radiasi ini kemudian dinyatakan dalam satuan energi yang
sangat kecil, yaitu elektron volt (eV) atau bisa juga mega elektrovolt (MeV)
yang digunakan dalam evaluasi energi nuklir. Energi elektromagnetik ini meru-
pakan salah satu dari macam-macam energi.
 Radiasi elektromagnetik adalah bentuk energi murni dan tidak berkaitan
dengan massa. Energi transmisi yang bergerak dengan kecepatan cahaya
merupakan radiasi ini. Energi transmisi lebih besar atau semakin ener-
getik apabila panjang gelombangnya sangat pendek dan frekuensinya
lebih tinggi. Sumber radiasi atau panjang gelombang radiasi elektromag-
netik dibagi atas beberapa kelas di mana radiasi gamma merupakan jenis
radiasi yang paling energik dari energi elektromagnetik.
 Radiasi termal adalah radiasi elektromagnetik yang timbul akibat getaran
atom. Energi elektromagnetik ini sangat besar dalam kelompoknya, ter-
masuk radiasi ultraviolet atau radiasi temperatur tinggi, kelompok kecil
radiasi tembus pandang dan sekelompok radiasi temperatur rendah atau
sinar inframerah (infrared).
Radiasi gelombang milimeter dan gelombang mikro adalah bentuk
energi berikutnya dari jenis radiasi elektromagnetik, digunakan untuk ra-
dar dan juga microwave-cookers. Bentuk terakhir dari radiasi elektromag-
netik ialah radiasi gelombang radio.
Yang termasuk ke dalam contoh energi elektromagnetik adalah:
a. Sinar gamma i. Radiasi gelombang panjang
b. Sinar x j. Panas

15
c. Sinar ultraviolet
d. Cahaya tampak (merah, oranye, kuning, hijau, biru, nila, ungu)
e. Cahaya inframerah
f. Gelombang mikro
g. Radio
h. Sinyal televisi
4. Energi Kimia
Pengertian Energi Kimia adalah energi yang keluar sebagai hasil dari interaksi
antara elektron, yang dua atau lebih atom (molekul) berkombinasi sehingga
menghasilkan senyawa kimia yang stabil. Energi kimia merupakan salah satu dari
macam-macam energi. Energi kimia hanya dapat terjadi dalam bentuknya yang
tersimpan. Bila energi kimia dilepas dalam suatu reaksi, maka yang terjadi reaksi
yang disebut dengan reaksi eksotermis yang dinyatakan dalam satuan Kj, Btu
atau satuan kkal. Bila dalam reaksi kimia energinya terserap maka proses ini
disebut dengan reaksi endotermis. Sumber energi bahan bakar yang sangar pent-
ing bagi manusia adalah rekasi kimia eksotermis yang pada umumnya disebut
reaksi pembakaran. Reaksi pembakaran ini melalui proses oksidasi dari bahan
bakar fosil.
Pengertian lain mengenai energi kimia adalah proses suatu zat atau benda
yang berubah menjadi zat baru menjadi sifat yang baru. Seperti minyak tanah
yang cair menjadi nyala api apabila diberi dengan sedikit percikan api. Contoh
lain adalah tabung gas propane untuk memasak. Ketika gas propane dibakar di
atas panggangan, energi kimia yang tersimpan di dalam molekul propane akan
rusak dan akan melepaskan panas. Contoh lain adalah api unggun. Dalam api
unggun ini ada proses reaksi kimia yang tersimpan di dalam molekul kayu dan
akan melepaskan panas dan juga cahaya. Nama reaksi dari api unggun ini bersifat
radiasi yang memancarkan panas.
Energi kimia sendiri akan disimpan dan dilepas dengan cara membuat suatu fasil-
itas untuk pemecahan ikatan antara atom.
Biasanya hal ini akan dilepaskan ketika sebuah ikatan terbentuk dan diperlukan
untuk menghancurkannya. Umumnya ada banyak sekali contoh dari energi kimia
dalam kehidupan sehari-hari. Sudah dijelaskan, beberapa contohnya diantaranya
adalah baterai, api unggun serta tabung gas propane. Namun tahukah Anda tak
hanya itu saja contoh dari energi kimia, fotosintesis, pembakaran, respirasi serta
16
bahan peledak juga merupakan contoh dari jenis energi yang satu ini. Untuk lebih
jelasnya, simak ulasan berikut ini.:

 Fotosintesis
Tahukah Anda bahwa salah satu contoh terbaik dari penyimpanan
energi kmia adalah proses fotosintesis dari tumbuhan hijau. Dalam proses
yang satu ini sinar matahri sangat dibutuhkan untuk menggabungkan kar-
bon dioksida dari atmosfer dengan air untuk menghasilkan glukosa. Glu-
kosa atau gula sendiri digunakan tanaman sebagai bahan makanan. Proses
ini akan menghasilkan oksigen yang berguna bagi manusia.
 Pembakaran
Pembakaran sendiri merupakan salah satu contoh yang paling akrab
dengan energi kimia. Pembakaran sendiri merupakan reaksi di mana kar-
bon dan hidrogen dalam senyawa organik, seperti minyak ataupun kayu
yang kemudian akan bergabung dengan oksigen di udara untuk
menghasilkan karbon dioksida, cahaya, aie dan juga panas. Bahan bakar
yang biasa digunakan untuk proses pembakaran juga dapat dianggap se-
bagai penyimpan energi kimia

5. Energi Nuklir,
Pengertian Energi Nuklir adalah energi dalam bentuk energi yang tersimpan,
dimana dapat dilepas akibat interaksi partikel dengan atau di dalam inti atom. En-
ergi nuklir merupakan salah satu dari macam-macam energi. Energi nuklir ini
dilepas sebagai hasil usaha partikel-partikel untuk memperoleh kondisi yang
lebih stabil. Satuan yang digunakan untuk menyatakannya ialah juta elektron ra-
diasi. Pada reaksi nuklir dapat terjadi penghancuran radioaktif, fisi dan fusi.

Beberapa contoh penerapan dari energy nuklir :


1. Bidang Peternakan
Para peneliti Indonesia berhasil menggunakan isotop radioaktif untuk mendaya-
gunakan pakan sehingga dengan jumlah pakan yang sama akan dapat dikomsumsi
oleh lebih banyak ternak. Namanya adalah Urea Molasses Multinutrient Block

17
(UMMB) yang telah digunakan oleh para peternak di Jabar, Jateng, dan kawasan
timur Indonesia, khususnya Nusa Tenggara Barat.

2. Bidang Pertanian
Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) telah menghasilkan sejumlah varietas
unggul yang baru dengan cara mutasi oleh imbas radiasi, seperti varietas padi un-
tuk dataran rendah dan dataran tinggi, kedelai, dan kacang hijau.
3. Bidang Pertambangan.
Tritium radioaktif dan cobalt 60 digunakan untuk merunut alur-alur minyak
bawah tanah dan kemudian menentukan srategi yang paling baik untuk menyun-
tikkan air ke dalam sumur-sumur. Hal ini akan memaksa keluar minyak yang ter-
sisa di dalam kantung-kantung yang sebelumnya belum terangkat. Berjuta-juta
barrel tambahan minyak mentah telah diperoleh dengan cara ini.
4. Bidang kedokteran.
Dengan menggunakan radiasi dari isotop radioaktif cobalt pada dosis tertentu ter-
hadap sel-sel kanker, sel-sel ini akan mati, sedangkan sel-sel normal tidak begitu
terpengaruh selama pengobatan. Selain itu untuk mendiagnosa penyakit pasien
tanpa harus melakukan pembedahan, para dokter biasanya menggunakan sinar-X.

6. Energi Thermal,
Energi Termal adalah bentuk energi dasar, dimana semua energi dapat dikon-
versi secara penuh menjadi energi panas (kalor). Energi termal ialah salah satu
dari macam-macam energi. Pengonversian dari energi termal ke energi lain di-
batasi oleh hukum termodinamika kedua. Bentuk energi transisi dan energi termal
ialah energi panas dan dapat pula bentuk dari energi ini tersimpan sebagai kalor
“laten” atau kalor “sensibel” yang berbentuk entalpi.
Berikut ini beberapa contoh dari penerapan pemanfaatan energy thermal;

18
1. Kompor matahari (surya)

2.6 : Gambar kompor matahari

Kompor matahari merupakan salah satu aplikasi yang memanfaatkan panas dari
energi matahari untuk memenuhi kebutuhan memasak berbagai jenis makanan.
Kompor matahari merupakan pemanas yang sangat ramah lingkungan, karena
hanya membutuhkan sinar matahari sebagai sumber energinya. Kompor ini hemat
biaya dan bebas polusi dibandingkan kompor minyak, batubara, dan kayu bakar.
Penggunaan secara massal bisa mengurangi polusi udara dalam jumlah yang be-
sar.
Kompor matahari secara umum terbagi dalam dua, yaitu kompor parabola dan
kotak oven. Secara umum, kompor matahari memasak menggunakan tiga metode,
yaitu pemanasan, pemanggangan, dan pasteurisasi. Kompor parabola memasak
menggunakan metode pemanasan dan pasteurisasi, sementara kotak oven
metodenya pemanggangan.
Kompor parabola merupakan alat yang terbuat dari cermin (atau serupa cermin)
yang fungsinya menfokuskan panas matahari pada satu titik di pusat parabola. Di
titik inilah, panas dari energi matahari akan terkumpul. Panas yang terkumpul ini
bisa menghasilkan suhu ratusan hingga 600 derajat celsius. Tinggi rendahnya su-
hu yang dicapai tergantung teknologi cermin parabola yang dipakai.

19
Panas yang tinggi di pusat parabola inilah yang dimanfaatkan untuk memasak.
Untuk pemanfaatan langsung, alat pemasak seperti panci atau wajan ditempatkan
di pusat parabola. Sementara, penggunaan panas tidak langsung dilakukan
dengan mengalirkan panas di pusat parabola dengan menggunakan media
penghantar panas seperti logam, cairan, dan udara.
Kompor parabola juga dapat digunakan untuk proses pasteurisasi makanan. Pros-
esnya, panas yang dihasilkan di pusat parabola digunakan untuk memproduksi
uap dari proses pemanasan air. Uap inilah yang dimanfaatkan untuk proses
pasteurisasi.
Sementara kompor oven merupakan alat berbentuk kotak tertutup. Penutup atas
terbuat dari kaca bening yang memiliki dua fungsi, yaitu menyalurkan energi ma-
tahari ke dalam kotak dan menahan panas yang ada di dalam kotak agar tidak
keluar. Di bagian dalam kotak ada plat kolektor panas sinar matahari yang bi-
asanya terbuat dari logam. Panas dari logam inilah yang akan memanaskan oven.
Suhu yang dihasilkan kompor oven lebih rendah dibandingkan kompor parabola,
meski begitu pencapaiannya diatas 100 derajat celsiu sehingga cukup layak untuk
proses pemanggangan masakan.
Saat ini, sudah banyak negara di Afrika dan Asia yang menggunakan kompor ma-
tahari untuk memasak. India merupakan negara yang paling getol menggunakan
energi bersih dan sangat murah ini.

2. Pengering Matahari
Proses pengeringan dengan memanfaatkan sinar matahari sudah dipakai manusia
sejak dahulu. Mulai dari menjemur pakaian, mengeringkan bahan-bahan yang
basah, serta pengeringan produk pertanian dan perikanan. Sebagian besar pen-
geringan dilakukan secara tradisional, yaitu dengan cara menjemur di bawah terik
matahari di udara terbuka. Namun, cara ini sangat bergantung kepada cuaca. Saat
mendung proses pengeringan berlangsung lebih lama, sementara saat hujan pen-
geringan tidak bisa dilakukan.
Kendala cuaca inilah yang membuat peneliti mengembangkan pengering matahari
tertutup. Ada banyak teknologi pengering tertutup, dan yang kita akan bahas ada-
lah pengering sederhana. Disebut sederhana karena teknologi dan kontruksinya
sederhana, ukurannya kecil, tidak membutuhkan banyak bahan, pembuatanya tid-

20
ak rumit, dan yang terpenting biayanya murah, he he he... Pengering ini bisa
dibuat sendiri, meski perlu sedikit keahlian pertukangan.

Gambar 2.7 : Skema pengering surya (matahari)


Sumber : http://teknikcivil2.blogspot.com/2013/05/prisip-kerja-pengering-tenaga-surya.html

Prinsip kerja pengering tenaga surya:


Sinar matahari masuk menembus tutup kaca kemudian akan memanasi plat
kolektor yang ada pada dasar kotak pengering. Untuk pengering tenaga surya se-
derhana, ruang kolektor menjadi satu dengan kotak pengering. Karena diruangan
tertutup, panasnya kolektor membuat suhu ruangan meningkat. Selain kolektor,
pemanasan juga disumbang dari bahan pembuat kotak pengering yang biasanya
terbuat dari seng. Sinar matahari ini juga akan mengenai langsung bahan yang di
keringkan sekaligus menyebabkan udara di dalam kotak pengeringan tersebut
menjadi sangat panas.
Sementara itu udara luar akan masuk di dalam kotak lewat bawah mengalir ke
atas kemudian keluar lewat cerobong. Jadi bahan yang berada di kotak pengerin-
gan tersebut akan di keringkan langsung oleh sinar matahari, serta udara panas di
dalam kotak pengeringan tersebut, kemudian jika masih ada uap air akan terbawa
oleh udara yang masuk dari bawah menuju ke atas dan keluar melalui cerobong.
Jika sinar matahari tertutup awan udara di dalam kotak pengering tersebut akan
tetap panas. Sebab, kotak dibuat kedap dengan adanya isolator,meskipun sepanas
sewaktu sinar matahari terik. Jika matahari bersinar kembali, suhu di dalam kotak
pengering tersebut akan segera meninggi, tanpa memerlukan waktu yang lama.

21
Adapun pengering tenaga surya yang lebih kompleks, kotak kolektor akan
terpisah dengan ruangan pengering. Kolektor panas bisa terbuat dari plat datar,
tabung, lensa cekung, dan parabola.

4. Penghangat dan Pendingin Ruangan


Panas matahari juga dapat digunakan untuk menghangatkan dan mendinginkan
ruangan. Penghangat ruangan, dibutuhkan oleh masyarakat yang mengalami
musim dingin di negara empat musim. Berikutnya, masyarakat di pegunungan
yang suhunya dingin. Penghangat ruangan memanfaatkan panas yang diterima
kolektor panas (panel surya) untuk menghangatkan ruangan. Sementara pend-
ingin udara (air conditioning/AC) bekerja dengan cara mengalirkan panas dari sel
surya ke alat yang disebut chiller. Pada chiller, terjadi proses evaporasi gas untuk
menghasilkan suhu dingin.
Gambar dibawah menjelaskan penghangat dan penyejuk ruangan tenaga surya
yang banyak digunakan oleh masyarakat di negara-negara 4 musim. Mereka
membutuhkan kombinasi alat penghangat dan penyejuk udara karena mengealami
musim dingin dan panas. Kalau di Indonesia mungkin hanya dibutuhkan alat
penyejuk udara saja.

Gambar 2.8 : Penghangat dan pendingin ruangan

22
2.3 Fungsi dan Kegunaan energy
Fungsi energi sangat besar peranannya bagi kehidupan manusia. Untuk
melakukan aktivitas, setiap manusia tentu membutuhkan yang namanya energi. Energi
adalah sebuah kemampuan untuk melakukan usaha dalam setiap aktivitas. Energi tak
hanya dimiliki oleh manusia, karena sebuah benda juga memiliki energi yang tersimpan
di dalamnya.
Dengan demikian, bisa kita simpulkan bahwa manfaat energi ini adalah untuk membantu
berjalannya sebuah aktivitas. Energi memiliki sifat yang tak dapat diciptakan. Selain itu,
energi juga tak dapat dimusnahkan namun dapat berubah bentuknya dari bentuk energi
yang satu menjadi bentuk energi lainnya.

2.3.1 Fungsi Energi Bagi Kehidupan Manusia


Energi memiliki sifat yang kekal, pernyataan ini sesuai dengan bunyi
hukum termodinamika. Berdasarkan peranannya, fungsi energi memiliki peranan
yang sangat penting bagi kehidupan manusia bahkan untuk makhluk hidup yang
lainnya. Energi memiliki banyak manfaat untuk kita dalam melakukan berbagai
macam aktivitas. Adapun beberapa bentuk dan manfaat energi yang wajib kita
ketahui, antara lain:

1. Energi panas
Energi panas atau kalor adalah energi yang dihasilkan akibat perpindahan tempera-
tur. Contoh energi panas sendiri adalah api. Adapun manfaatnya, kita dapat me-
makai kompor sebagai penghasil panas yang dapat membantu aktivitas memasak
minuman maupun makanan untuk kehidupan kita sehari-hari.
Energi kalor juga bisa dihasilkan dari sumber energi terbesar yakni matahari.
Dengan memanfaatkan panas dari matahari ini, kita bisa menggunakannya untuk
menjemur pakaian secara alami dan juga bisa digunakan untuk proses fotosintesis.
Matahari juga termasuk energi alternatif yang ramah lingkungan.

2. Energi kimia
Energi kimia adalah sebuah energi yang dihasilkan atau diperoleh dari hasil reaksi
kimia. Adapun fungsi energi kimia dalam kehidupan sehari-hari ini adalah ketika
kita mengonsumsi makanan di setiap harinya. Di mana saat kita makan maka da-
lam tubuh akan terjadi reaksi kimia yang menghasilkan energi untuk beraktivitas.
23
Selain itu, mobil untuk dapat bergerak juga dihasilkan dari energi panas saat proses
pembakaran berlangsung pada bensin.

3. Energi cahaya
Energi cahaya juga merupakan salah satu bentuk energi yang terpenting dalam ke-
hidupan manusia. Tanpa adanya cahaya, maka kita akan kegelapan di malam hari.
Adapun sumber cahaya terbesar di bumi adalah matahari. Matahari adalah sumber
energi terpenting untuk kehidupan makhluk hidup di alam semesta.
Dengan adanya matahari, maka tumbuhan bisa melangsungkan proses fotosintesis
yang menghasilkan oksigen untuk dapat dihirup oleh semua makhluk hidup di
dunia. Selain cahaya matahari, energi cahaya juga tersimpan dalam lampu atau
listrik untuk penerangan di malam hari.

4. Energi listrik
Energi listrik juga tak kalah pentingnya bagi kebutuhan manusia. Listrik sangat
penting untuk menjalankan berbagai macam alat elektronik yang dibutuhkan saat
beraktivitas. Listrik berfungsi sebagai alat penerangan, selain itu fungsi energi
listrik juga penting untuk menghidupkan kipas angin, AC, mesin cuci dan berbagai
macam alat elektronik lainnya.

5. Energi air
Sumber energi yang tak kalah pentingnya bagi kehidupan manusia ataupun ma-
khluk hidup lainnya untuk kehidupan. Air berperan untuk mandi, mencuci, minum,
hingga industri pengolahan air. Selain itu, tenaga air juga berperan besar dalam
menghasilkan listrik untuk kehidupan umat manusia.
Tanpa adanya air, manusia dan makhluk hidup lainnya tak akan bisa bertahan
hidup. Energi air juga termasuk salah satu energi terbarukan yang tak akan ada
habisnya, kecuali kehidupan di bumi ini musnah. Air juga dapat digunakan secara
terus menerus dengan berkesinambungan untuk kehidupan setiap makhluk hidup.
Anda tentunya telah mengetahui bahwa matahari merupakan pusat tata surya kita.
Banyak pula sumber yang mengatakan bahwa salah satu faktor yang membuat
bumi kita ini dapat ditinggali adalah karena bumi mendapatkan paparan sinar ma-
tahari yang cukup. Sinar matahari sendiri mempunyai peran dan manfaat yang be-

24
gitu penting bagi kelangsungan hidup manusia di bumi. Adapun beberapa contoh
manfaat kegunaan dari energy matahari adalah sebagai berikut;

1. Membantu proses pengeringan


Untuk manfaat yang satu ini, sudah tidak perlu diragukan lagi, kita semua telah kita
ketahui secara pasti. Dengan panas matahari, kita dapat mengeringkan pakaian
yang kita cuci dan mendapatkan manfaat berlebih jika kita juga memanfaatkan ma-
tahari untuk membantu proses pengeringan kerupuk, ikan asin, serta membantu da-
lam proses pemanenan garam. Matahari juga membantu proses terbentuknya awan
dengan menguapkan permukaan yang berair sehingga air tersebut menguap dan
mengkristal membentuk awan. Setelah awan terbentuk, matahari terus me-
nyinarinya dan membuatnya kembali mencair menjadi peristiwa alam yang kita se-
but hujan.

2. Mengatur tata surya


Karena matahari merupakan pusat dari tata surya, maka planet dan satelitnya
berevolusi sambil berotasi mengelilingi matahari. Kenapa bisa demikian? Hal ini
dikarenakan oleh gaya gravitasi matahari yang menarik planet sedemikian hingga
planet-planet berevolusi mengelilinginya dan membentuk tatanan tata surya yang
kita sebut galaksi Bimasakti.

3. Membantu kita beristirahat dengan lebih baik


Beberapa sumber menyebutkan bahwa jika seseorang terpapar sinar matahari sela-
ma kurang lebih 6 jam setiap harinya, individu tersebut akan menjadi segar di
petang hari, terutama jika individu tersebut terpapar sinar matahari di sore hari. Se-
dangkan setelah petang, semakin malam agak larut, individu akan merasa
mengantuk seiring dengan mereka terpapar cahaya lampu atau cahaya buatan lain
yag membuat mereka merasa mengantuk, sehingga dapat beristirahat dengan baik

4. Berperan sebagai analgesik atau pereda rasa sakit


Berbagai penelitian yang dilakukan oleh universitas-universitas, terutama universi-
tas barat telah mencapai suatu penemuan bahwa sinar matahari juga dapat
digunakan sebagai obat pereda rasa sakit. Penelitian menunjukkan bahwa pasien
pasca operasi yang terpapar matahari di kamar rawatnya merasa lebih nyaman dan
25
tidak mudah stress serta merasakan lebih sedikit rasa sakit dibandingkan dengan
pasien yang kamarnya tidak terkena paparan matahari. Pasien juga dapat sedikit
berhemat dengan lebih sedikit mengkonsumsi obat pereda rasa sakit.
5. Membantu membakar lemak
Manfaat matahari bagi kehidupan yang lainnya adalah membantu membakar le-
mak. Lemak yang dimaksud tidak hanya lemak yang berada di bawah jaringan ku-
lit, tetapi juga lemak yang pada akhirnya akan berujung pada penyakit jantung dan
kolesterol. Lemak akan perlahan luruh dan menjauhkan pula berbagai macam pen-
yakit akibat lemak. Selain itu, cahaya matahari juga sedang diteliti karena ada
asumsi bahwa matahari dapat memaksimalkan fungsi metabolisme tubuh.

6. Membantu mengatur masa hidup manusia


Seperti topik yang kita bahas dalam bahasan ini yaitu manfaat matahari bagi ke-
hidupan, matahari juga mempunyai manfaat untuk mengatur masa hidup manusia.
Bagaimanakah maksudnya? Yang mengatur masa hidup manusia yang dimak-
sudkan disini adalah matahari melalui siklusnya. Dalam beberapa penelitian dise-
butkan bahwa siklus matahari yang nantinya mempengaruhi intensitas cahaya ma-
tahari yang sampai ke bumi. Hal ini sekaligus juga mempengaruhi genom manusia
yang menentukan lamanya seseorang hidup, berdasarkan pada di siklus matahari
yang mana seseorang lahir.

7. Sumber Energi Paling Besar


Matahari merupakan sumber energi paling besar bagi alam semesta/ tata surya,
terutama bagi bumi, seluruh makhluk yang ada di bumi tidak akan dapat hidup
tanpa matahari. Matahari merupakan sumber energi yang paling besar.

26
8. Matahari Sumber Energi Untuk Tumbuhan

Gambar 2.9 : Manfaat matahari

Matahari adalah sumber utama bagi setiap tumbuhan untuk melakukan fotosintesis,
tanpa matahari maka tumbuhan akan mati karena tidak dapat “memasak” untuk
kebutuhan dirinya. Jika tidak ada tumbuhan maka manusia juga akan binasa karena
tidak ada oksigen yang dihasilkan di bumi.

27
2.4 Jenis – Jenis dan Proses Kerja Mesin – Mesin Energy

2.4.1 Pengertian/ Definisi Mesin Konversi Energi


Mesin Konversi Energi adalah suatu alat yang menghasilkan suatu
gerak/kerja. Dari uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa Mesin Konversi Energi
adalah suatu alat yang mengubah suatu energi menjadi energi yang lain sehingga
menghasilkan suatu kerja/usaha yang dimanfaatkan untuk kepentingan manusia.
Mesin konversi energy dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu:
1. Mesin Konversi Energi Konvensional
2. Mesin Konversi Energi Non-konvensional

1. Mesin Konversi Energi Konvensional


Mesin konversi energi konvensional umumnya menggunakan sumber energi
konvensional yang tidak terbarui, kecuali untuk turbin hidropower. Mesin
konversi energi konvensional dapat diklasifikasi menjadi;
- motor pembakaran dalam (mesin diesel-solar, mesin otto-bensin,mesin wan-
kel)
- mesin-mesin fluida (pompa, blower, compressor)
- dan mesin pendingin/mesin refrigrasi (Lemari es, dispenser air, chiller dll)

2. Mesin Konversi Energi Non-konvensional


Mesin-mesin yang memanfaatkan sumber energy Terrestrial dan ExtraTer-
resterial yang berasal dari alam. Ada beberapa jenis Mesin konversi energy
non - konvensional;
- sistem pembangkit tenaga panas bumi,
- sistem pembangkit energi surya,
- pesawat pengkonversi tenaga angin (wind power),
- pesawat pengkonversi energi termal samudra (OTEC),
- pesawat pengkonversi energy pasang-surut,
- sistem pembangkit energi gelombang laut,
- pembangkit uap energi nuklir,
- dan pesawat magneto hydro dynamics (MHD).

28
2.4.2 Proses Kerja Mesin Mesin Energy
1. motor pembakaran dalam
Mesin pembakaran dalam adalah sebuah mesin yang sumber tenaganya berasal
dari pengembangan gas-gas panas bertekanan tinggi hasil pembakaran campuran
bahan bakar dan udara, yang berlangsung di dalam ruang tertutup dalam mesin,
yang
disebut ruang bakar (combustion chamber).
Sebuah mesin piston bekerja dengan membakar bahan bakar hidrokarbon atau hi-
drogen untuk menekan sebuah piston, sedangkan sebuah mesin jet bekerja dengan
panas pembakaran yang mendorong bagian dalam nozzle dan ruang pemba-
karan,
sehingga mendorong mesin ke depan.
Secara kontras, sebuah mesin pembakaran luar seperti mesin uap, bekerja ketika
proses pembakaran memanaskan fluida yang bekerja terpisah, seperti air atau uap,
yang kemudian melakukan kerja.
Mesin jet, kebanyakan roket dan banyak turbin gas termasuk dalam mesin pem-
bakaran dalam, tetapi istilah “mesin pembakaran dalam” seringkali menuju ke
“mesin piston”, yang merupakan tipe paling umum mesin pembakaran dalam.

Proses kerja mesin – otto (bensin) – four stroke


a) Langkah pemasukan dimu-
lai dengan katup masuk ter-
buka, piston bergerak dari titik
mati atas dan berakhir ketika
piston mencapai titik mati
bawah. Udara dan bahan bakar
terhisap ke dalam silinder.
Langkah ini berakhir hingga
katup masuk menutup

29
b) Langkah kompresi, diawa-
li ketika kedua katup tertutup
dan campuran di dalam
silinder terkompresi sebagian
kecil dari volume awalnya.
Sesaat sebelum akhir langkah
kompresi, pembakaran dimulai
dan tekanan silinder naik lebih
cepat.

c) Langkah kerja, atau


langkah ekspansi, yang dimu-
lai saat piston hampir men-
capai titik mati atas dan be-
rakhir sekitar 45o sebelum titik
mati bawah. Gas bertekanan
tinggi menekan piston turun
dan memaksa engkol berputar.
Ketika piston mencapai titik
mati bawah, katup buang ter-
buka untuk memulai proses
pembuangan dan menurunkan
tekanan silinder hingga men-
dekati tekanan pembuangan.

30
d) Langkah pembuangan,
dimulai ketika piston mencapai
titik mati bawah. Ketika katup
buang membuka, piston men-
dorong keluar sisa gas pemba-
karan hingga piston mencapai
titik mati atas. Bila piston
mencapai titik mati atas, katup
masuk membuka, katup buang
tertutup, demikian seterusnya..

Proses kerja mesin wankel (rotary)


Prinsip kerja mesin rotary dan mesin 4 langkah piston tidak jauh berbeda, karena
terdiri dari empat proses yaitu langkah hisap (intake), kompresi (compresion),
pembakaran (combustion), dan pembuangan (exhaust). Yang berbeda adalah
komponen penggeraknya, yaitu rotor berbentuk oval. Rotor ini membagi ruangan
silinder
menjadi 3 bagian.
Konstruksi mesin rotary lebih sederhana dibanding mesin piston. Komponen
utama mesin rotary adalah roda gila, rotor belakang, rotor depan, bobot penye-
imbang, dan poros eksentris. Antara ujung rotor dengan dinding silinder dilapisi
dengan sil khusus yang disebut apex. Komponen inilah yang menjadi pembatas
antara satu ruang silinder dengan yang lainnya. Bandingkan dengan model mesin
4 langkah piston yang memiliki banyak komponen seperti piston, ring piston,
timing chain, gigi sproket, poros kem, katup, pelatuk katup, per katup dan
lainnya. Itulah mengapa mesin rotary disebut mesin kompak dan bersuara halus.
Proses kerjanya secara sederhana adalah rotor segitiga bekerja memutari bagian
rumah silinder. Rotor berputar dan menggerakan poros yang disebut poros eksen-
tris. Semua komponen diletakan dengan pola yang sejajar. Berbeda dengan pis-
ton yang vertikal dan horisontal dalam menggerakan engkolnya.

31
Diawali dari langkah hisap yang memasukan bahan bakar ke dalam ruang
silinder. Seiring dengan pergerakan rotor melewati intake port, volume dalam ru-
angan bertambah besar sehingga menarik masuk campuran udara dan bahan ba-
kar. Setelah melewati intake port, ruangan tersebut ditutup oleh seal rotor (apex)
dan langkah kompresi pun dimulai.
Rotor berputar 90 derajad melakukan kompresi, kemudian masuk ke masa pen-
gapian busi, untuk melakukan proses pembakaran campuran udara dan bahan ba-
kar. Dalam proses pembakaran, mesin rotary memakai 2 busi yang menyala
secara berurutan. Ketika busi membakar campuran udara dan bahan bakar, maka
terjadi tekanan besar yang mendorong rotor untuk terus bergerak.
Tekanan ini bergerak 90 derajad yang membuat ruangan pembakaran menjadi
besar. Pembakaran terus berlangsung hingga mendorong rotor menuju ruangan
pembuangan dan menciptakan tenaga. Puncaknya adalah rotor meninggalkan
port exhaust atau lubang pembuangan. Karena rotor berbentuk segitiga maka da-
lam satu putaran rotor akan tercipta 3 kali prosedur pembakaran. Dampak nya
tenaga mesin rotary lebih besar dibandingkan mesin piston 4 langkah. Sedangkan
mesin piston 4 langkah dalam satu siklus kerjanya hanya menghasilkan satu tena-
ga.

Posisi rotor sisi a


merupakan proses langkah
hisap, pada langkah hisap
campuran udara dan bahan ba-
kar dihisap masuk ke ruang
vakum.

32
-Posisi rotor sisi b
awal merupakan proses
langkah kompresi, pada
langkah ini campuran udara
dan bahan bakar dikompresi-
kan, posisi rotor sisi b akhir
merupakan proses langkah
usaha, pada langkah ini busi
membakar campuran udara dan
bahan bakar, tekanan tinggi
hasil dari pembakaran
menghasilkan ledakan dan
menimbulkan tenaga untuk
menggerakkan rotor.

-Posisi rotor sisi c


merupakan proses langkah
pembuangan, pada langkah ini
tekanan tinggi hasil pemba-
karan keluar melalui exhaust
port menuju knlapot.
Kalau kalian ingin pakai me-
sin ini kalian harus jadi anak
Poltak Raja Minyak, karena
boros bahan bakar, namun me-
sin ini sangat cepat/kencang.

33
2. Mesin fluida
Mesin fluida adalah mesin yang berfungsi utuk merubah energi mekanik menjadi
energi potensial dan sebaliknya, merubah energi mekanik dalam bentuk fluida,
dimana fluida yang dimaksud adalah air, uap, dan gas. Berdasarkan pengertian
diatas maka secara umum mesin – mesin fluida dapat digolongkan dalam dua go-
longan yaitu :
1. Golongan mesin – mesin kerja , yaitu berfungsi untuk merubah energi
mekanis menjadi energi fluida, contohnya : pompa, blower, compressor, dll
2. Golongan mesin – mesin tenaga yaitu yang berfungsi untuk merubah energi
fluida menjadi energi mekanis seperti :
turbin air, turbin uap, kincir angin, dan lain – lain.

Proses kerja pompa

Cairan masuk ke impeler dengan arah aksial melalui mata impeler (impeller eye)
dan bergerak ke arah radial diantara sudu-sudu impeler (impeller vanes) hingga
cairan tersebut keluar dari diameter luar impeller (discharge). Ketika cairan terse-
but. meninggalkan impeler, cairan tersebut dikumpulkan di dalam rumah pompa
(casing). Salah satu desain casing dibentuk seperti spiral yang mengumpulkan
cairan dari impeler dan mengarahkannya ke discharge nozzle. Discharge nozzle
dibentuk seperti suatu kerucut sehingga kecepatan aliran yang tinggi dari impeler
secara bertahap turun. Kerucut ini disebut difuser (diffuser). Pada waktu
penurunan kecepatan di dalam diffuser, energi kecepatan pada aliran cairan diu-
bah menjadi energi tekanan.

34
Keuntungan dan kerugian pompa sentrifugal :
Keuntungannya :
 Merupakan jenis yang paling umum/ banyak digunakan
 Konstruksinya sederhana
 Operasinya andal
 Harganya murah
 Kapasitasnya besar
 Efisiensinya bagus
 Dapat digunakan untuk suhu tinggi
Kerugiannya :
 Cocok untuk cairan yang viskositasnya rendah
 Tidak self priming, walaupun dengan desain khusus dapat dibuat menjadi
self priming
 Tidak cocok untuk kapasitas yang kecil

35
Cara kerja compressor
1. Langkah Hisap : Udara masuk kompresor karena tekanan di dalam silinder
lebih rendah dari 1 atm
2. Langkah Kompresi : udara di dalam kompresor dikompresi, tekanan dan
temperature udara naik
3. Langkah Pengeluaran : Karena tekanan udara mampat katup keluar terbuka
danudara mampat ke luar silinder

Compressor secara sederhana bisa diartikan sebagai alat atau mesin yang
digunakan untuk memampatkan (menekan) udara atau gas.
Penggunaan Udara Kompressor
• Rem pada bis dan kereta api
• Pintu pneumatik pada bis dan kereta api

3. Mesin pendingin/refrigerator
Refrigerasi adalah suatu proses penyerapan panas dari suatu zat atau produk se-
hingga temperaturnya berada dibawah temperatur lingkungan. Mesin refrigerasi
atau disebut juga mesin pendingin adalah mesin yang dapat menimbulkan efek re-
frigerasi tersebut, sedangkan refrigeran adalah zat yang digunakan sebagai fluida
kerja dalam proses penyerapan panas. Secara umum bidang refrigerasi mencakup
kisaran temperatur sampai dengan 123 K. Sedangkan proses-proses dan teknik
36
yang beroperasi pada kisaran temperatur di bawah 123 K disebut Kriogenika
(cryogenics)[1]. Pembedaan ini disebabkan karena adanya fenomena-fenomena
khas yang terjadi pada temperatur dibawah 100K di mana pada kisaran tempera-
tur ini gas-gas seperti nitrogen, oksigen, hidrogen, dan helium dapat mencair.

Proses kerja chiller (pendingin ruangan)

pada dasarnya sistem yang digunakan pada AC Ruang, Kulkas, Freezer dan alat
pendingin lainya adalah sama, hanya bentuk dan ukurannya yang berbeda dis-
esuaikan dengan kebutuhannya. Pada dasarnya pendinginan yang terjadi pada
mesin pendingin adalah hasil dari refrigrasi atau proses perputaran refrigran,
tentu saja refrigran tidak akan berputar sendiri oleh karena itu dalam sistem
pendingin ada beberapa komponen untuk mengalirkan refrigran yaitu:
1. Kompresor
kompresor berfungsi untuk memompa refrigran sehingga refrigran dapat berputar
dalam sistem pendingin, kompresor bisa juga disebut jantung dari mesin pend-
ingin.
2. Kondensor
kondensor berfungsi untuk membuang panas yang dihisap oleh refrigran dari ru-
angan yang akan didinginkan, kondensor terletak setelah kompresor jadi refrigran
yang ditekan oleh kompresor akan masuk ke kondensor.
3. Filter
filter berfungsi untuk menyarin refrigran agar dalam keadaan bersih saat melewati

37
expansi, filter hanya sebagai tambahan sehingga boleh ada atau boleh tidak, letak
filer terdapat setelah kondensor.
4. Expansi
expansi berfungsi untuk menurunkan tekanan refrigran, expansi terletak setelah
filter.
5. Evaporator
evaporator berfungsi untuk menghisap panas yang ada diruangan yang akan did-
inginkan, evaporator terletak setelah expansi.
6. Akumulator
akumulator berfungsi sebagai penyaringan gas dari cairan, sehingga refrigran
yang masuk ke dalam kompresor dalam keadaan gas (kompresor dirancang untuk
memompa gas bukan cairan), akumulator hanya sebagai tambahan boleh ada atau
boleh tidak, akumulator terletak setelah evaporator dan sebelum kompresor.

Proses kerja turbin


Turbin adalah suatu mesin rotari yang berfungsi untuk mengubah energi potensial
aliran fluida menjadi energi gerak yang bermanfaat. Fluida yang digunakan untuk
menggerakkan turbin antara lain adalah gas, air, uap air, dan angin. Perbedaan
jenis fluida inilah yang membedakan tipe-tipe dari turbin, dimana salah satunya
adalah turbin gas.
Prinsip kerja dari turbin gas tidak jauh berbeda dengan turbin-turbin yang lain.
Putaran dari rotor turbin, diakibatkan oleh adanya gas bertekanan yang melewati
sudu-sudu turbin. Gas dengan tekanan tinggi didapatkan dari pembakaran bahan
bakar dengan udara, sesaat sebelum masuk turbin. Ekspansi udara hasil proses
pembakaran inilah yang digunakan untuk menggerakkan sudu-sudu turbin

38
1. Turbin gas menggunakan udara atmosfer sebagai media kerjanya. Udara masuk
melalui sisi inlet akibat terhisap oleh kompresor. Kompresor ini berfungsi untuk
memampatkan udara hingga mencapai tekanan tertentu. Biasanya, tekanan di
akhir sudu kompresor mencapai 30 kali tekanan inlet kompresor. Pada sisi akhir
kompresor udara bertekanan akan melewati difuser. Difuser ini berfungsi untuk
mendukung kompresor meningkatkan tekanan udara.
2. Proses selanjutnya adalah masuknya udara bertekanan yang keluar dari kom-
presor untuk menuju area pembakaran (biasa disebut combustion chamber). Di
area ini, dilakukan injeksi bahan bakar diikuti dengan proses pembakaran bahan
bakar tersebut di dalam udara. Pembakaran ini mengakibatkan terjadinya ekspansi
dari udara sehingga volume udara hasil pembakaran meningkat, dan tentu saja
temperaturnya yang juga meningkat. Proses pembakaran di dalam chamber tidak
akan meningkatkan tekanan udara, karena peningkatan volume udara akibat
pemanasan cepat mengakibatkan udara berekspansi ke sisi turbin. Sedangkan ke-
naikan suhu udara hasil pembakaran, mengindikasikan kandungan energi dalam
udara (entalpi) yang naik pula. Energi inilah yang akan dikonversikan menjadi
tenaga putaran poros oleh turbin gas.

3. Udara hasil pembakaran selanjutnya masuk ke sisi turbin. Turbin gas terdiri
atas beberapa stage sudu. Stage pertama yang dilewati oleh udara pembakaran
disebut sisi high pressure stage (tekanan tinggi), sedangkan sudu yang paling
akhir disebut dengan sisi low pressure stage (tekanan rendah). Sudu-sudu dari tiap

39
stage turbin uap berfungsi sebagai nozzle, yang akan mengubah energi panas
yang terkandung di dalam udara hasil pembakaran untuk menjadi energi gerak.
Selain sisi rotor, sudu turbin juga terdapat pada sisi stator. Untuk lebih memahami
bagaimana proses perubahan energi panas menjadi energi gerak putaran pada po-
ros turbin.
Kompresor pada sistem turbin gas, berada pada satu poros (shaft) dengan turbin.
Sebagian energi mekanis berupa rotasi poros yang dihasilkan oleh turbin,
digunakan untuk memutar rotor kompresor. Pada pembangkit listrik, sebagian en-
ergi mekanis digunakan untuk memutar generator yang juga berada satu poros
dengan turbin dan kompresor.

40
2.5 Energi baru dan terbarukan
2.5.1 Definisi “terbarukan”
Konsep energi terbarukan mulai dikenal pada tahun 1970-an, sebagai upaya
untuk mengimbangi pengembangan energi berbahan bakar nuklir dan fosil. Defin-
isi
paling umum adalah sumber energi yang dapat dengan cepat dipulihkan kembali
secara alami, dan prosesnya berkelanjutan. Dengan definisi ini, maka bahan bakar
nuklir dan fosil tidak termasuk di dalamnya.
Potensi alam yang banyak berasal dari temuan atau pengembangan teknologi sep-
erti accu (aki) atau baterai, nuklir, solar cell dan sejenisnya. Sumber daya non kon-
vensional tetap menggunakan bahan baku atau bahan yang bersumber dari alam
juga, hanya saja diproses dan diubah dalam bentuk yang lebih praktis untuk siap
digunakan.
Sumber daya alam non konvensioanal banyak berasal dari temuan atau pengem-
bangan teknologi seperti accu/baterai (aki), nuklir, solar cell dan sejenisnya. tapi
sumber daya non konvensional tetap menggunakan bahan baku atau sumber dari
alam juga, hanya diproses dan diubah dalam bentuk yang lebih praktis untuk siap
digunakan.

2.5.2 Energi berkelanjutan


Dari definisinya, semua energi terbarukan sudah pasti juga merupakan energi
berkelanjutan, karena senantiasa tersedia di alam dalam waktu yang relatif sangat
panjang sehingga tidak perlu khawatir atau antisipasi akan kehabisan sumbernya.
Para pengusung energi non-nuklir tidak memasukkan tenaga nuklir sebagai bagian
energi berkelanjutan karena persediaan uranium-235 di alam ada batasnya. ka-
takanlah ratusan tahun. Tetapi, para penggiat nuklir berargumentasi bahwa nuklir
termasuk energi berkelanjutan jika digunakan sebagai bahan bakar di [reaktor
pembiak cepat (FBR: Fast Breeder Reactor)] karena cadangan bahan bakar nuklir
bisa “beranak” ratusan hingga ribuan kali lipat. Alasannya adalah, cadangan nuklir
yang dibicarakan para pakar energi dalam ordo puluhan atau ratusan tahun itu
secara implisit dihitung dengan asumsi reaktor yang digunakan adalah reaktor bi-
asa (umumnya tipe BWR atau PWR), yang notabene hanya bisa membakar U-235.
Di satu sisi kandungan U-235 di alam tak lebih dari 0,72% saja, sisanya kurang
lebih 99,28% merupakan U-238. Uranium jenis U-238 ini dalam kondisi pemba-
41
karan “biasa” (digunakan sebagai bahan bakar di reaktor biasa) tidak dapat
menghasilkan energi nuklir, tetapi jika dicampur dengan U-235 dan dimasukan
bersama-sama ke dalam reaktor pembiak, bersamaan dengan konsumsi/ pemba-
karan U-235, U-238 mengalami reaksi penangkapan 1 neutron dan berubah wujud
menjadi U-239. Dalam hitungan menit U-239 meluruh sambil mengeluarkan
partikel beta dan kembali berubah wujud menjadi Np-239. Np-239 juga kembali
meluruh sambil memancarkan partikel beta menjadi Pu-239. Nah, Pu-239 inilah
yang meski tidak tersedia di alam tetapi terbentuk sebagai hasil sampingan pemba-
karan U-235, memiliki kemampuan membelah diri dan menghasilkan energi se-
bagaimana U-235. Bisa dibayangkan jika semua U-238 yang jumlahnya ribuan kali
lebih banyak daripada U-235, jika semuanya berhasil diubah menjadi Pu-239 be-
rapa terjadi peningkatan jumlah bahan bakar nuklir. Hal yang serupa juga terjadi
untuk atom [thorium -233] yang dengan reaksi penangkapan 1 neutron berubah
wujud menjadi U-233 yang memiliki kemampuan reaksi berantai (reaksi nuklir).
Itulah sebabnya kenapa negara-negara maju tertentu enggan meninggalkan nuklir
meski resiko radioaktif yang diterimanya tidak ringan. Itulah pula alasan kenapa
reaktor pembiak cepat seperti yang dimiliki oleh Korut mendapat pengawasan ketat
dari IAEA karena mampu memproduksi bahan bakar baru Pu-239 yang rentan dis-
alahgunakan untuk senjata pembunuh massal. Di sisi lain para penentang nuklir
cenderung menggunakan istilah “energi berkelanjutan” sebagai sinonim dari “en-
ergi te

Sumber-Sumber Energi
Sumber energi merupakan tempat muncul atau timbulnya energi yang dapat di-
manfaatkan untuk kehidupan manusia dipermukaan bumi. Sumber energi dapat
dibedakan sebagai berikut:
1. Berasal dari bumi (terresterial),
2. Berasal dari luar bumi (extra terresterial),
3. Berdasarkan sifatnya.

42
Sumber energi dari bumi dapat dikategorikan jenis renewable atau non-depleted
dan non-renewable atau depleted energy. Sumber energi yang renewable atau
dapat didaur ulang, misalnya kayu, biomassa, biogas. Sumber energi dari luar bumi
bersifat tidak habis atau non-depleted energy resource, misalnya energi surya dan
energi sinar kosmis. Sedangkan energi yang sifatnya tidak bisa diperbaharui atau
dapat habis (non-renewable atau depleted energy) adalah minyak bumi (mineral),
batu bara, dan gas alam.

a. Sumber-sumber Energi yang Dapat Habis


(Non-Renewable/Depleted Energy Re sources)

Sumber-sumber energi yang dapat habis dan langka daur ulang yang berasal dari
bumi (terresterial) adalah sumber-sumber energi konvesional yang pada umumnya
merupakan energi tambang atau energi fosil yang berasal dari perut bumi, seperti
minyak bumi, gas, batu bara, dan energi nuklir.
1) Sumber energi fosil
Energi fosil tersimpan dalam bentuk bahan bakar minyak, batu bara, dan gas.
Bahan bakar ini berasal dari fosil-fosil yang telah terbenam dalam perut bumi
miliyaran tahun yang silam, ada yang mengatakan minyak dan gas berasal dari
fosil-fosil binatang laut dan binatang darat, sedangkan batu bara dari fosil-fosil
kayu-kayu. Bahan bakar fosil ini diperoleh dengan jalan menambang dari da-

43
lam perut bumi, minyak dan gas melalui pengeboran, sedangkan batu bara di-
peroleh melalui pengalian permukaan atau dalam tanah.
Bahan bakar minyak diperkirakan akan habis pada akhir abad ke XXI. Gas alam
diprediksi oleh para ahli akan habis kurang lebih 100 tahun lagi, sedangkan ca-
dangan batu bara akan habis lebih kurang 200 sampai 300 tahun yang akan da-
tang. Ketiga jenis bahan bakar fosil tersebut dikategorikan sebagai energi yang
kurang akrab lingkungan karena kadar polusinya cukup tinggi. Kadar CO2 se-
makin meningkat akhir-akhir ini, menyebabkan suhu udara menjadi mening-
kat, mengakibatkan sebagian es di kutub mencair dan tinggi permukaan laut
terus meningkat yang lambat laun akan mengakibatkan banjir besar di kota-kota
yang berada di tepi pantai di seluruh dunia.

2) Sumber energi nuklir


Sumber energi ini merupakan sumber energi hasil tambang lainnya yang ter-
masuk jenis logam non-ferro. Energi nuklir dapat dibudidayakan melalui proses
fisi dan fusi. Energi nuklir walaupun bersih, tetapi mengandung resiko bahaya
radiasi yang dapat mematikan sehingga pengelolaannya harus ekstra hati-hati
dan juga memelukan modal yang besar untuk investasi awal.

b. Sumber-sumber Energi yang Dapat Didaur Ulang


(Renewable/Non-Depleted Energy Resources)

Di sini ada dua jenis energi, yaitu energi yang dapat didaur ulang (renewable ener-
gy) dan energy yang tidak habis sepanjang masa (non-depleted energy). Energi
yang dapat didaur ulang berasal dari bumi, antara lain biomassa, biogas, kayu ba-
kar, dll. Energi tidak habis sepanjang masa dari bumi (terreterial), panas bumi, air
laut, dan angin, sedangkan dari luar bumi, adalah energi matahari/surya.

1) Biomassa
Biomassa adalah proses daur ulang melalui fotosintesis di mana energi surya
memegang peranan. Daun menyerap energi surya untuk proses pertumbuhannya
dan mengeluarkan gas CO2. Energi surya yang diserap tumbuh-tumbuhan di-
proses menjadi energi kimia sebagai energi dalam bentuk tersimpan. Tumbuh-
tumbuhan tersebut akan mengeluarkan energi tersimpan-nya pada proses pen-
44
geringan maupun saat dibakar langsung. Dapat pula melalui proses untuk
menghasilkan bahan bakar yang cukup potensial, seperti etanol, metana, atau
gas lainnya, dan bahan bakar dalam bentuk cair (minyak nabati). Nilai
kalor/bakar dari tumbuh-tumbuhan kering dapat mencapai 4800 kkal/kg. Be-
berapa proses konversi dari biomassa menjadi bahan bakar, adalah melalui:
1. Proses Pirolisa
2. Proses Hidrogasifikasi
3. Proses Hidrogenisasi
4. Proses Distalasi Distrutif
5. Proses Hidrolisa Asam

Bahan bakar hasil dari proses biomassa, dikenal dengan istilah bahan bakar al-
ternatif. Contoh bahan bakar alternatif ini, adalah:
a) Buah Bitanggul yang bernama latin Umpilum, sebagai salah satu bahan baku
membuat energi alternatif. Biji buah bitanggul bisa menghasilkan biodiesel.
Mulanya biji buah Bitanggul dijemur seharian hingga kering. Setelah itu
dibungkus dengan kertas saring. Setelah didiamkan dalam sejam, lalu dimasuk-
kan ke dalam tabung. Setelah itu, biji buah bitanggul yang telah dibungkus da-
lam kertas diberi cairan Petrolium eter. Air yang menetes dari kertas saring ter-
sebut sudah menjadi biodiesel. Air yang berwarna merah tersebut, lalu diuapkan
agar berubah menjadi warna kuning bening agar terlihat seperti solar. "Lima
buah Bitanggul dapat menjadi 25 mililiter solar dalam waktu dua jam,"
b) Buah jarak merupakan tanaman yang sudah tidak asing bagi masyarakat In-
donesia. Tanaman ini digunakan sebagai bahan bakar pesawat Jepang saat men-
jajah Indonesia pada 1942 sampai 1945. Hampir semua bagian tanaman ini bisa
dimanfaatkan. Kandungan minyak jarak mempunyai rendemen minyak
(trigliserida) dalam inti biji sekitar 55 persen atau 33 persen dari berat total biji.
c) Jagung menjadi alternatif yang penting sebagai bahan baku pembuatan etha-
nol (bahan pencampur BBM). Karenanya, kebutuhan terhadap komoditas ini
pada masa mendatang diperkirakan mengalami peningkatan yang signif-
ikan.Bioetanol (C2H5OH) adalah cairan biokimia dari proses fermentasi gula
dari sumber karbohidrat menggunakan bantuan mikroorganisme. Produksi bio-
ethanol ini mencakup 3 (tiga) rangkaian proses, yaitu: Persiapan Bahan baku,
Fermentasi, dan Pemurnian.
45
2) Gas bio (Biogas)
Gas Bio (Biogas), adalah sumber energi yang bersih dan murah. Diproduksi dari
kotoran hewan dan sampah busuk melalui proses anaerobik melalui kegiatan
mikrobial aorganisme. Gas yang diperoleh mengandung 70 persen gas metan.
Suatu sistem gas bio terdiri dari:
1. Tanki pencampur
2. Pencerna (digester)
3. Tanki penyimpan gas
4. Pembakar gas
5. Kotoran hewan/sampah busuk sebagai bahan baku
Adapun proses terjadinya (diproduksinya) gas bio tersebut, adalah sebagai beri-
kut: Kotoran hewan (lembu)/sampah busuk dicampur dengan air, dimasukkan
ke dalam tanki pencampur, diaduk sampai rata sehingga membentuk lumpur
kotoran yang biasa disebut dengan slurry yang kemudian dimasukkan ke dalam
digester untuk menghasilkan gas bio. Gas yang terbentuk dikumpulkan dan
disimpan dalam tanki penyimpan gas. Suatu estimasi kasar memberikan gam-
baran bahwa kebutuhan masak-memasak dengan gas bio untuk konsumsi 30
orang, memerlukan 30 m³ gas per hari dengan kebutuhan kotoran binatang ter-
nak seberat 200 kg yang dapat dihasilkan oleh lebih kurang 40 ekor lembu.

3) Air
Air adalah sumber energi yang dapat didaur ulang yang dapat dibedakan
menurut tenaga air (hydropower). Suatu energi air penggerak turbin bergantung
kepada energi potensial air pada suatu ketinggian tertentu. Energi potensial air
dikonversikan menjadi energi mekanis melalui sebuah turbin yang kemudian
dikonversikan kembali ke dalam bentuk energi listrik melalui sebuah generator
listrik. Daya keluaran dari pusat listrik tenaga air bergantung dari aliran massa
air yang mengalir dan ketinggi jatuhnya air. Indonesia memiliki potensi tenaga
air yang cukup besar. Penggunaan potensi tenaga air skala kecil dan menengah
mulai dikembangkan dan digalakkan akhir-akhir ini untuk menghasilkan pusat
tenaga mini dan mikrohidro di daerah-daerah yang potensi sumber energi airnya
tidak terlampau besar. Sumber energi air dapat digolongkan sebagai bagian dari
sumber energi surya. Hal ini mengingat keberadaan air berasal dari proses pen-
46
guapan air laut melalui radiasi sinar matahari. Hasilnya berakumulasi menjadi
gumpalan awan tebal yang mengandung uap air untuk kemudian berubah men-
jadi air hujan. Air hujan ditampung dalam bendungan-bendungan sebagai sum-
ber energi air yang berpotensial tinggi.

4) Energi gelombang laut


Merupakan sumber energi yang berasal dari gelombang laut yang dikonversikan
melalui sistem mekanisme torak yang bekerja maju mundur mengikuti irama
gerak gelombang laut. Beberapa sistem energi gelombang laut sedang dikem-
bangkan dan akan menjadi alternatif untuk menghasilkan energi listrik.

5) Energi pasang surut


Sumber energi yang diperoleh dari adanya perbedaan air laut pada saat pasang
dan surut. Di dunia ini terdapat daerah-daerah yang mempunyai perbedaan
pasang-surut yang cukup signifikan, yaitu lebih dari 10 meter. Selisih ketinggian
tersebut cukup potensial untuk menggerakkan turbin air berskala besar dengan
ketinggian jatuh yang rendah, tetapi dapat menghasilkan tenaga listrik dengan
daya besar sampai ratusan megawatt.

6) Energi gradien suhu


Sumber energi yang berasal dari perbedaan suhu air laut di permukaan dan pada
ke dalaman laut tertentu. Perbedaan suhu ini dimanfaatkan untuk menghasilkan
sistem konversi energi. Gradien suhu air laut yang dikenal dengan istilah OTEC
(Ocean Thermal Energy Conversion). Teknik energi gradien suhu memanfaat-
kan suhu permukaan air laut yang diperoleh dari panas akibat pancaran mataha-
ri, jadi boleh dikatakan bahwa energi gradien suhu sebagai bagian dari energi
surya.

7) Energi angin
Merupakan sumber energi yang didapat dari perbedaan tekanan di permukaan
bumi sehingga terjadi aliran udara (angin). Perbedaan itu disebabkan adanya
radiasi matahari yang memanaskan permukaan bumi, akibatnya terjadi perbe-
daan temperatur dan rapat massa udara yang berdampak pada perbedaan

47
tekanan udara. Aliran udara (angin) tersebut dapat dipercepat dengan adanya
perputaran bumi pada porosnya dengan kecepatan putaran konstan.

8) Energi panas bumi


Merupakan energi terresterial yang berlimpah adanya dan dapat dimanfaatkan
sebagai pembangkit tenaga listrik – tenaga panas bumi. Secara alami temperatur
bumi meningkat 30°C pada kedalaman setiap kilometer kecuali yang dekat
dengan gunung berapi yang aktif, di mana aliran magma yang panas dapat mun-
cul ke permukaan bumi dengan panas yang mencapai 250°C. Temperatur panas
bumi pada kedalaman 25 km dari permukaan bumi dapat mencapai 750°C.
Secara ekonomis kedalaman yang ideal untuk eksploitasi sumber panas bumi
adalah kurang dari 10 km dengan temperatur kerja 150° - 300°C. Energi panas
bumi yang berada lebih kurang 10 km dari permukaan bumi berdasarkan esti-
masi mampu memberi sistem energi panas dengan kapasitas produksi 200 MW
selama 10.000 tahun. Energi panas bumi di daerah Kamojang Jawa Barat berka-
pasitas 150 MW.

9) Energi surya
Merupakan sumber energi yang berlimpah ruah, bersih, bebas polusi, dan tidak
akan habis sepanjang masa. Energi surya adalah energi di luar bumi (extra ter-
resterial energy) yang dapat dimanfaatkan melalui konversi langsung, seperti
pada fotovoltaik dan secara tidak langsung melalui pusat listrik tenaga surya.

48