Anda di halaman 1dari 6

Nama : Kristina Santi Dewi Siahaan

NomorPeserta:19072218010092

Tugas: Tugas Akhir Modul 2 TUGAS AKHIR MODUL 2

1. a. Menentukan FPB(1488,868) dengan menggunakan Algoritma Pembagian Bilangan Bulat


Jika a = 1488 dan b = 868, maka diperoleh :
1488 = 868.1 + 620
868 = 620.1 + 248
620 = 248.2 + 124
248 = 124.2 + 0
Jadi, diperoleh FPB(1488,868) = 124

b. Menentukan nilai m dan n sehingga FPB(1488,868) = 1488 x m + 868 x n


Diperoleh FPB (1488,868) = 124 sehingga
124 = 620 – 248.2
= 620 – (868 – 620). 2
= 620. 3 – 868. 2
= (1488 – 868.1).3 – 868.2
124 = 1488.3 – 868.5
Jadi m = 3 dan n = -5 sehingga 124 = 1488 x m + 868 x n

c. Menentukan KPK [1488,868]


a.b
Berdasarkan teorema: jika a dan b bilangan bulat positif maka KPK [a,b] =
FPB(a, b)
Diketahui bahwa FPB(1488,868) = 124 maka
1488.868
KPK[1488,868] = = 10416
124
Jadi, KPK dari [1488,868] adalah 10416

ax  2 y  0
2. Diketahui SPL 
3x  y  0
a. Ditunjukkan bahwa untuk setiap nilai a, maka SPL tersebut selalu konsisten.
𝑎𝑥 − 2𝑦 = 0
Jelas untuk a = 0 SPL { memiliki solusi x = 0 dan y = 0
3𝑥 + 𝑦 = 0
Untuk 𝑎 ≠ 0
2𝑦
𝑎𝑥 − 2𝑦 = 0 ⇔ 𝑥 =
𝑎
Dengan melakukan substitusi ke persamaan ke 2 diperoleh :
2𝑦 6𝑦 𝑎𝑦 𝑦(6 + 𝑎)
3𝑥 + 𝑦 = 0 ⇔ 3 ( ) + 𝑦 = 0 ⇔ + =0⇔ =0⇔𝑦=0
𝑎 𝑎 𝑎 𝑎
𝑎𝑥 − 2𝑦 = 0
Jadi untuk 𝑎 ≠ 0 SPL { memiliki solusi x = 0 dan y = 0
3𝑥 + 𝑦 = 0

b. Menentukan nilai a agar SPL tersebut hanya mempunyai solusi trivial.


𝑎𝑥 − 2𝑦 = 0
Pada bagian a telah ditunjukkan untuk 𝑎 ≠ 0 SPL { memiliki solusi x = 0
3𝑥 + 𝑦 = 0
dan y = 0
𝑎𝑥 − 2𝑦 = 0
Jadi SPL { memiliki solusi trivial jika 𝑎 ≠ 0
3𝑥 + 𝑦 = 0

c. Menentukan nilai a, agar SPL tersebut mempunyai tak hingga banyak solusi.
𝑎𝑥 − 2𝑦 = 0
SPL { memiliki solusi tak hingga banyak jika determinan matriksnya 0
3𝑥 + 𝑦 = 0
𝑎 −2
Det (A) = | | = 0 ⇔ 𝑎 = −6
3 1
𝑎𝑥 − 2𝑦 = 0
Jadi SPL { akan memiliki solusi tak hingga banyak jika a = –6
3𝑥 + 𝑦 = 0

3. Bukti bahwa semua basis dari suatu ruang vektor berdimensi hingga mempunyai banyak
vektor yang sama.
Ambil sembarang vektor A, B ∈ 𝑉𝑛 sedemikian sehingga A dan B merupakan basis dari 𝑉𝑛
𝐴 = {𝑎1 , 𝑎2 , 𝑎3 … 𝑎𝑛 } dan 𝐵 = {𝑏1 , 𝑏2 , 𝑏3 … 𝑏𝑛 } dengan A dan B merupakan basis dari 𝑉𝑛
Karena A basis maka A bebas linear
Karena B basis maka B bebas linear
Karena A basis dan B bebas linear maka m  n......(i)
Karena B basis dan A bebas linear maka n  m.....(ii)
Dari (i) dan (ii) maka m = n.
Jadi terbukti bahwa semua basis dari suatu ruang vector berdimensi hingga mempunyai
banyak vektor yang sama.

4. Membuktikan bahwa masalah program linear berikut ini merupakan kasus penyelesaian tidak
terbatas.
Maks: Z = 3x – 4y + 3z
 x  y  z  3
h.m :  2 x  3 y  4 z  5
 3 x  2 y  z  3
x, y , z  0
Z  3x  4 y  3z  0
 x  y  z  S1  3  x  y  z  S1  3
 2 x  3 y  4 z  S 2  5  2 x  3 y  4 z  S 2  5
 3 x  2 y  z  S 3  3  3 x  2 y  z  S 3  3
x, y , z , S 1 , S 2 , S 3  0
NB X Y z S1 S2 S3 Solusi Rasio

Z -3 4 -3 0 0 0 0 -

S1 -1 1 1 1 0 0 -3 -

S2 -2 -3 4 0 1 0 -5 -

S3 -3 2 -1 0 0 1 -3 3

Nilai baris kunci baru


NB X Y z S1 S2 S3 Solusi Rasio

S1

S2

z -3 2 -1 0 0 1 -3
Baris baru
Z -3 4 -3 0 0 0 0

-3 -3 2 -1 0 0 1 -3

-12 10 0 0 0 -3 -9

S1 1 -1 -1 1 0 0 3

-1 3 -2 1 0 0 1 3

4 1 0 1 0 1 6

S2 2 3 -4 0 1 0 5

-4 3 -2 1 0 0 1 3

14 -5 0 0 1 4 17

NB X Y z S1 S2 S3 Solusi Rasio

Z 6 -2 0 0 0 3 9 -

‘. 4 1 0 1 0 1 6 6

S2 14 -5 0 0 1 4 17 -

z 3 -2 1 0 0 1 3 -
NB X Y z S1 S2 S3 Solusi Rasio

y 4 1 0 1 0 1 6

S2

Z 6 -2 0 0 0 3 9

-2 4 1 0 1 0 1 6

14 0 0 2 0 5 21

S2 14 -5 0 0 1 4 17

-5 4 1 0 1 0 1 6

34 0 0 5 1 9 47

z 3 -2 1 0 0 1 3

-2 4 1 0 1 0 1 6

11 0 0 2 0 3 15

NB x Y z S1 S2 S3 Solusi Rasio

Z 14 0 0 2 0 5 21

y 4 1 0 1 0 1 6

S2 34 0 0 5 1 9 47

z 11 0 0 2 0 3 15
5. Bukti bahwa jika G grup komutatif dengan elemen identitas e, maka merupakan 𝐻 =
{𝑥 ∈ 𝐺|𝑥 2 = 𝑒}subgrup G sebagai berikut :
Karena e ∈ 𝐺 berarti e.e = e2 = e ∈ 𝐻 jadi H tak kosong.
Ambil sembarang a, b ∈ 𝐻
𝑎2 = 𝑒 dan 𝑏 2 = 𝑒
Ditunjukkan bahwa 𝑎𝑏 −1 ∈ 𝐻
Jelas (𝑎𝑏 −1 )2 = (𝑎𝑏 −1 )(𝑎𝑏 −1 ) = 𝑎2 (𝑏 −1 )2 = 𝑎2 (𝑏 2 )−1 = 𝑒. 𝑒 −1 = 𝑒
Sehingga berakibat:
𝑎𝑏 −1 = 𝑒
karena 𝑒 ∈ 𝐻 maka terbukti bahwa 𝑎𝑏 −1 ∈ 𝐻 sehingga dapat disimpulkan bahwa H subgraf G