Anda di halaman 1dari 3

Infeksi pada Umbilikus

No. Dokumen : SOP


No. Revisi :
SOP
Tanggal Terbit :

Halaman : 1/2

YULIA KARTIKA
Puskesmas Tragah
NIP 19800315 200903 2 002

1. Pengertian Infeksi pada umbilikus adalah suatu infeksi yang mengenai tali pusat dan jaringan
kulit di sekitarnya.
2. Tujuan Sebagai acuan dalam penatalaksanaan Infeksi pada umbilikus di Puskesmas
Tragah.
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Tragah Tentang
4. Refrensi Permenkes no. 5 tahun 2014 tentang Panduan Praktik Klinik bagi Dokter di
Fasyankes Primer.
5. Alat dan Bahan 1. Alat Tulis
2. Buku Regsiter
3. Rekam Medis
6. Prosedur / 1. Petugas menanyakan keluhan dan gejala yang dirasakan oleh pasien.
Langkah-langkah 2. Petugas mencatat hasil anamnesa di kartu status pasien.
3. Lakukan pemeriksaan fisik pada pasien dimulai dengan pemeriksaan
kepala/leher, dada, perut dan ekstrimitas.
4. Membawa sampel darah ke DKK untuk pemeriksaan morbili.
5. Penegakan diagnosis infeksi pada umbilikus.
6. Penatalaksanaan
6.1. Perawatan lokal:

a. Pembersihan tali pusat dengan menggunakan larutan antiseptik (iodium


povidon 2,5%) dengan kain kasa yang bersih delapan kali sehari sampai tidak
ada nanah lagi pada tali pusat.

b. Setelah dibersihkan, tali pusat dioleskan dengan salep antibiotik 3-4 kali
sehari.

6.2. Perawatan sistemik:

Bila tanpa gejala sistemik, pasien diberikan antibiotik seperti kloksasilin oral
selama lima hari Bila anak tampak sakit, harus dicek dahulu ada tidaknya
tanda-tanda sepsis. Anak dapat diberikan antibiotik kombinasi dengan
aminoglikosida. Bila tidak ada perbaikan, pertimbangkan kemungkinan
Meticillin Resistance Staphylococcus aureus (MRSA). Kontrol kembali bila
tidak ada perbaikan atau ada perluasan tanda-tanda infeksi dan komplikasi
seperti bayi panas, rewel dan mulai tak mau makan.

7. Kriteria Rujukan:

1/3
a. Bila intake tidak mencukupi dan anak mulai tampak tanda dehidrasi.

b. Terdapat tanda komplikasi sepsis.

7. Diagram Alir
Mulai

Anamnesa & pemeriksaan Kartu status


fisik ( TTV, kepala / leher,
dada, perut & ekstermitas

Penegakkan diagnose : Kartu status

Infeksi umbilikus

Pemberian terapi :
 Perawatan lokal:

a. Pembersihan tali pusat dengan menggunakan larutan antiseptik


(iodium povidon 2,5%) dengan kain kasa yang bersih delapan
kali sehari sampai tidak ada nanah lagi pada tali pusat.

b. Setelah dibersihkan, tali pusat dioleskan dengan salep antibiotik


3-4 kali sehari.

 Perawatan sistemik:

Bila tanpa gejala sistemik, pasien diberikan antibiotik seperti


kloksasilin oral selama lima hari. Bila anak tampak sakit, harus
dicek dahulu ada tidaknya tanda-tanda sepsis. Anak dapat diberikan
antibiotik kombinasi dengan aminoglikosida. Bila tidak ada
perbaikan, pertimbangkan kemungkinan Meticillin Resistance
Staphylococcus aureus (MRSA). Kontrol kembali bila tidak ada
perbaikan atau ada perluasan tanda-tanda infeksi dan komplikasi

KIE

Apotek Kertas resep

Selesa
i

1. Unit Terkait 1. UGD


2. Poli Umum
2/3
3. KIA/Kb/Imunisasi

2. Rekaman No Yang dirubah Isi perubahan Tanggal mulai diberlakukan


Historis

3/3