Anda di halaman 1dari 2

Keracunan Makanan

No. Dokumen : SOP


No. Revisi :
SOP
Tanggal Terbit :

Halaman : 1/2

YULIA KARTIKA
Puskesmas Tragah
NIP 19800315 200903 2 002

1. Pengertian Penanganan keracunan makanan merupakan serangkaian tindakan untuk mengatasi


sindroma yang ditandai dengan mual, muantah, diare, bahkan disertai dehidrasi
dan syok setelah makan atau minum yang terjadi lebih dari 1 orang.
2. Tujuan Sebagai acuan dalam penatalaksanaan keracunan makanan di Puskesmas Tragah.
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Tragah Tentang
4. Refrensi Permenkes no. 5 tahun 2014 tentang Panduan Praktik Klinik bagi Dokter di
Fasyankes Primer.
5. Alat dan Bahan 1. Alat Tulis
2. Buku Regsiter
3. Rekam Medis
6. Prosedur / 1. Petugas menerima pasien keracunan makanan.
Langkah-langkah 2. Petugas menanyakan keluhan dan gejala yang dirasakan oleh pasien
(anamnesa : mendadak, lebih dari 1 orang, bersama-sama sesudah pesta atau
sesudah istirahat makan berupa gejala mual-mual, muntah kram perut dan
diare).
3. Petugas mencatat Anamnesa di rekam medik.
4. Lakukan pemeriksaan fisik pada pasien :
a. Keadaan umum : tampak lemah, kesadaran menurun
b. Suhu tubuh : demam ?
c. Nadi : meningkat
d. Pernafasan : meningkat
e. Kepala leher: mata cowong
f. Dada : adakah retraksi dinding dada, kelainan paru dan jantung
g. Perut : adakah kelainan seperti turgor menurun, perut cekung dan lain-lain
5. Catat hasil pemeriksaan di rekam medik.
6. Penegakan diagnosis keracunan makanan.
7. Menentukan derajat keparahan dari penyakit.
Sangat bervariasi tergantung derajat dehidrasi
a. Keracunan ringan-sedang :
Istirahat di tempat tidur, banyak minum air garam (oralit), diberikan karbon
aktif (norit 1x 4 tablet)
b. Keracunan berat :
Sama dengan a ditambah pasang infuse RL sampai Syok teratasi, dilanjutkan terapi
oral (oralit), kalau perlu dirujuk RS.

Penatalaksanaan terapi:
7. Diagram Alir
a. Keracunan ringan-sedang
Mulai :
Istirahat di tempat tidur, banyak minum air
garam (oralit), diberikan karbon aktif (norit 1x
4 tablet)
b. Keracunan berat : &
Anamnesa Kartu status 1/2
Pemeriksaan fisik,
Sama dengan aMembai
Menentukan
Penegakkan derajat pasang infuseForm
ditambah
diagnose:
Lembar
RL informed
observasi
Kartu status
amati tanda bahaya
Selesa
Monitoring & evaluasi
k makanan rujukan
consent px
sampaiKeracunan
Syok teratasi,
keparahan dilanjutkan terapi Rujuk
penyakit oral RS
Ya i Tidak
(oralit),
1. Unit Terkait 1. UGD
2. Poli Umum
3. KIA/Kb/Imunisasi

2. Rekaman No Yang dirubah Isi perubahan Tanggal mulai diberlakukan


Historis

2/2