Anda di halaman 1dari 8

MODEL PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKAT-

KAN KETERAMPILAN MENULIS SEJARAH WANITA PADA


MAHASISWA

Hany Nurpratiwi, Hermanu Joebagio, Nunuk Suryani


Pascasarjana Pendidikan Sejarah, Universitas Sebelas Maret

Abstrak: Pembelajaran sejarah wanita penting diterapkan di universitas untuk


memberikan kesadaran mahasiswa tentang peran dan kedudukan wanita. Namun
selama ini kajian dan tulisan sejarah wanita masih terbatas pada tema-tema besar.
Sejarah wanita dari tingkat lokal masih jarang diteliti. Sehingga perlu dikem-
bangkan sebuah model pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan menulis
sejarah wanita pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan
model project based learning dalam meningkatkan keterampilan menulis sejarah
wanita pada mahasiswa. Metode yang digunakan adalah quasi experiment dengan
satu kelas kontrol dan satu kelas eksperimen. Sampel yang diambil adalah maha-
siswa semester 7 Prodi Pendidikan Sejarah FIS UNY angkatan 2013. Berdasarkan
hasil uji statistik diperoleh rerata post test kelas eksperimen 85,70 dan kelas kontrol
sebesar 61,41. Sedangkan nilai untuk uji T diperoleh 6,843 dengan taraf signif-
ikansi 0,00. Taraf signifikansi 0,00 < 0,025.

Kata-kata kunci: pembelajaran berbasis proyek, keterampilan menulis, sejarah


wanita

Abstract: Teaching of woman history is important to be implemented in university


to shape the student’s awareness on the role and position of woman. However all
this study and writing history of women still limited to large themes. Woman his-
tory in the local level is ralely to be studied. Therefore, we should develop a learn-
ing model to increase skills of writing woman history for student. This study used
quasi experiment with a control class and exsperiment class. The sample is the
fourth year students, Study Proggramme of History Education FIS UNY. Based on
result of statistical test. It was obtained that the post test average of experiment
class is 85,70 and control class is 61,41. While value to test T is obtained of 6,843
with the significance of 0.00. The level of significance is 0.00 < 0,025.

Keywords: project based learning, writing skills, woman history

Pembelajaran sejarah merupakan gambaran dapat menjadi manusia yang bijaksana (Ro-
dari peristiwa masa lampau yang dibawa swe, 2014). Penulisan sejarah wanita dapat
oleh pendidik ke dalam kelas dan tidak dikatakan ketinggalan dari ilmu-ilmu sosial
semua peristiwa sejarah dapar diajarkan lainnya, seperti sosiologi dan demografi
kepada peserta didik, yakni peristiwa yang (Kuntowijoyo, 2003). Seringnya sejarah di-
ikut menentukan jalannya sejarah umat pergunakan sebagai alat legitimasi untk
manusia (Widja, 1989). Pembelajaran se- memperkokoh Identitas nasional atau
jarah mempunyai manfaat, antara lain: en- kolektif menjadi salah satu faktor ku-
couraging the highest excellence of charac- rangnya kajian sejarah wanita (Nordholt,
ter, lingking to life, lingking us to our past, dkk, 2008).
helping develop skills and inspiring to Dalam proses pembelajaran di uni-
greatness (Bage, 2002). Melalui pembelaja- versitas mahasiswa harus terlibat dan
ran sejarah diharapkan mahasiswa dapat mengambil tanggung jawab yang cukup be-
terinspirasi dari proses pembelajaran dan sar atas pembelajaran mereka. Artinya apa

1
2 SEJARAH DAN BUDAYA, Tahun Kesebelas, Nomor 1, Juni 2017

yang dilakukan sendiri oleh mahasiswa dalam pembelajaran sejarah harus menjadi
lebih penting dari pada yang dilakukan salah satu indikator yang harus dicapai.
dosen untuk menentukan hasil belajar. Se- Pendidikan dituntut mampu mem-
hingga informasi yang didapat dan di olah berikan pengaruh baik kepada peserta didik,
oleh mahasiswa dapat digunakan atau di pengarauh tersebut tidak hanya yang bersi-
implementasikan. Tidak kalah penting bagi fat akademik dan dapat di ukur dengan
dosen untuk memahami bagaimana maha- angka sebagai nilai. Tetapi perubahan yang
siswa belajar dan bagaimana penyerapan in- dituntut dalam proses pendidikan adalah pe-
formasi mahasiswa, sehingga pemilihan rubahan moral dan tata kehidupan peserta
metode pengajaran yang sesuai dengan didik yang lebih baik. Pendidikan adalah
kriterian mahasiswa perlu menjadi pertim- aktivitas yang dengannya seseorang dapat
bangan dalam proses pembelajaran berusaha mendapatkan pengalaman dan ex-
(Nurpratiwi, 2017). Pembelajaran sejarah di periment yang akan menjadikan setiap ak-
Universitas sebaiknya mampu menyajikan tivitas masa depannya lebih baik dan lebih
sejarah-sejarah kecil yang belum diangkat sempurna (Bagley dalam Badrun Zaman,
atau belum dikembangkan. Mahasiswa se- dkk, 2005).
mestinya sudah mampu menyajikan tuli- Karena rendahnya keterampilan
san-tulisan sejarah dari berbagai sumber. menulis sejarah wanita, maka dikem-
Dalam menulis skripsi historis, mahasiswa bangkan model pembelajaran yang ber-
dibebaskan untuk memilih tema, beberapa tujuan meningkatkan keterampilan menulis
diantara mereka yang telah menempuh sejarah wanita pada mahasiswa. Model
mata kuliah sejarah wanita akan mengambil pembelajaran yang dikembangkan
tema –tema tersebut. Mata kuliah sejarah dilengkapi dengan sintak, SAP dan hand
wanita tidak banyak ditawarkan di prodi- out. Model yang dikembangkan telah dis-
prodi pendidikan sejarah atau sejarah di uni- esuaikan dengan kebutuhan di prodi pen-
versitas di Indonesia. didikan sejarah FIS UNY. Dalam proses
Selama ini proses pembelajaran Se- pengembangan model peneliti juga
jarah Wanita prodi Pendidikan Sejarah FIS melakukan validasi dengan tim ahli dan uji
UNY dilakukan melalui penugasan pembu- coba kepada mahasiswa.
atan makalah, presentasi dan diskusi kelas. PjBL (Project based learning) meru-
Sedangkan mata kuliah Teori dan Metod- pakan strategi belajar mengajar yang meli-
ologi Penelitian Sejarah dilakukan dengan batkan siswa untuk mengerjakan sebuah
pembuatan draf proposal skripsi, diskusi ke- proyek yang bermanfaat untuk masyarakat
lompok serta presentasi. Selain itu ada ujian atau lingkungan (Ridwan A. Sani, 2015:
tertulis pada ujian tengah semester dan ujian 172). Pembelajaran ini memungkinkan pe-
akhir semester. Dalam diskusi kelas dosen serta didik untuk mengembangkan kreativi-
bertindak sebagai fasilitator dan diakhir tasnya dalam proses merancang dan mem-
diskusi dosen memberikan penguatan ter- buat proyek yang dapat dimanfaatkan untuk
hadap hasil diskusi serta mengingatkan ke- mengatasi permasalahan. Project based
lompok/mahasiswa yang bertugas presen- learning menjadi sangat penting dalam
tasi minggu berikutnya. Padahal keterampi- proses belajar mengajar untuk meningkat-
lan menulis dalam pembelajaran sejarah kan kemampuan akademik mahasiswa.
sangat diperlukan karena proses pembelaja- Secara garis besar model pembelajaran
ran sejarah hampir tidak bisa lepas dari his- PjBL memberikan peluang pada sistem
toriografi. Sehingga keterampilan menulis pembelajaran yang berpusat pada maha-
Hani Nurpratiwi, Hermanu Joebagio, Nunuk Suryani, Model Project Based Learning untuk…. 3

siswa, lebih kolaboratif dan mahasiswa ter- dalam. Sebagai fasilitator dosen harus me-
libat secara aktif dalam menyelesaikan mastikan permasalahan yang relevan se-
proyek-proyek secara mandiri serta beker- hingga mahasiswa dapat terlibat secara
jasama dengan tim dan mengintegrasikan mental; (2) Membuat perencanaan. Dosen
masalah yang nyata (Rais, 2010: 247). perlu merencanakan standar kompetensi
Model pembelajaran PjBL membiasakan yang akan dikaji ketika membahas perma-
mahasiswa untuk menyelesaikan proyek- salahan. Kompetensi yang dikaji sebaiknya
proyek secara mandiri dan bekerjasama da- mencakup konsep penting yang ada dalam
lam tim/kelompok, sehingga akan mem- kurikulum. Mahasiswa dilibatkan dalam
bantu mahasiswa menyesuaikan diri proses bertanya, membuat perencanaan dan
dengan lingkungan kerjanya kelak. melengkapi rencana kegiatan pembuatan
Mengutip laporan hasil penelitian proyek. Tahap perencanaan melibatkan
“the AutoDesk Foundation” dari Global diskusi antara dosen dan mahasiswa yang
SchoolNet (2000) tentang karakteristik pro- mendukung inkuiri dalam menyelesaikan
ject based learning sebagai berikut; (1) pe- permasalahan; (3) Menyusun penjadwalan.
serta didik membuat keputusan tentang se- Mahasiswa harus membuat penjadwalan
buah kerangka kerja; (2) adanya permasala- pelaksanaan proyek yang disepakati ber-
han atau tantangan yang diajukan kepada sama dosen. Mahasiswa mengajukan taha-
peserta didik; (3) peserta didik mendesain pan pengerjaan proyek dengan menetapkan
proses untuk menentukan solusi atas perma- acuan laporan; (4) Memonitor pembuatan
salahan yang diberikan; (4) peserta didik proyek. Pelaksanaan pekerjaan mahasiswa
secara kolaboratif bertanggung jawab untuk harus dimonitor dan difasilitasi prosesnya.
mengakses dan mengelola informasi untuk Dosen perlu melakukan mentoring pelaksa-
memecahkan permasalahan; (5) proses naan proses, serta menyediakan rubrik dan
evaluasi dijalankan secara berkelanjutan; instruksi tentang apa yang harus dilakukan
(6) peserta didik secara berkala melakukan untuk setiap konten pembelajaran; (5)
refleksi atau aktivitas yang sudah dijalan- Melakukan penilaian. Penilaian dilakukan
kan; (7) produk akhir aktivitas belajar die- secara autentik dan dosen perlu memvaria-
valuasi secara kualitatif; (8) situasi pem- sikan jenis penilaian yang digunakaan.
belajaran sangat toleran terhadap kesalahan Penilaian proyek merupakan kegiatan
atau perubahan. Model pembelajaran PjBL penilaian terhadap suatu tugas yang harus
mencakup kegiatan problem solving, diselesaikan dalam periode tertentu sesuai
pengambilan keputusan, keterampilan in- batas waktu yang telah disepakati. Tugas
vestigasi dan keterampilan membuat tersebut berupa investigasi sejak proses
prakarya (Sani, 2015: 173). perencanaan, pengumpulan data, pen-
Proses pembelajaran dengan model gorganisasian, pengelolaan dan penyajian
PjBL dilaksanakan dalam beberapa tahap data. Penilaian proyek dapat digunakan un-
yang dapat dirinci sebagai berikut; (1) Pen- tuk mengetahui pemahaman, kemampuan
yajian permasalahan. Permasalahan di- melakukan penyelidikan dan kemampuan
ajukan dalam bentuk pertanyaan dimana menerapkan keterampilan membuat produk
pertanyaan awal yang diajukan bersifat es- atau karya; (6) Evaluasi. Proses evaluasi di-
sensial sehingga memotivasi mahasiswa maksudkan untuk memberikan kesempatan
untuk terlibat belajar. Permasalahan yang pada siswa dalam melakukan refleksi pem-
dibahas adalah permasalahan dunia nyata belajaran yang telah dilakukan baik secara
dan membutuhkan proses investigasi men- individual maupun kelompok. Mahasiswa
perlu berbagi perasaan dan pengalaman,
4 SEJARAH DAN BUDAYA, Tahun Kesebelas, Nomor 1, Juni 2017

mendiskusikan apa yang sukses dan apa Tahap akhir eksperimen. Dalam penelitian
yang perlu dirubah, dan berbagai ide yang ini dikembangkan dua buah perangkat pem-
mengarah pada inkuiri baru (Sani, 2015: belajaran yaitu Satuan Acuan Perkuliahan
173-174). (SAP) dan handout. Data yang diperlukan
Berdasarkan deskripsi di atas, dalam penelitiaan ini adalah nilai rata-rata
penelitian ini bertujuan untuk menguji prestasi belajar siswa. Nilai prestasi belajar
keefektifan model pembelajaran berbasis siswa diukur menggunakan metode tes. In-
project based learning untuk meningkatkan strumen yang digunakan untuk mem-
keterampilan menulis sejarah wanita. Selain peroleh data tentang hasil belajar maha-
itu penelitian ini berusaha memberikan siswa dalam penelitian ini berupa tes hasil
sumbangan tulisan sejarah wanita yang ada belajar yang dikembangkan disesuaikan
di daerah-daerah dan belum banyak diteliti. dengan jenjang kemampuan kognitif. Ben-
Melalui sumber-sumber sejarah yang tuk tes kognitif yang digunakan adalah tes
digunakan sebagai media pembelajaran di- essay, menulis sejarah jugun ianfu dengan
harapkan sejarah wanita di tingkat lokal pendekatan gender.
dapat ditulis kembali dengan prespektif In- Desain pembelajaran berkenaan
donesiasentris. dengan proses yang menentukan tujuan
pembelajaran, strategi dan teknik untuk
METODE mencapai tujuan serta merancang media
yang digunakan untuk efektivitas pen-
Penelitian ini menggunakan quasi capaian tujuan (Wina Sanjaya, 2012: 65).
eksperiment, penelitian ini bertujuan untuk Dalam penelitian ini mengadopsi desain
menguji model pembelajaran project based pengembangan Dick and Carey. Subyek
learning dalam meningkatkan prestasi penelitian adalah mahasiswa semester VII
akademik mahasiswa prodi Pendidikan Se- angkatan 2013 jurusan Pendidikan Sejarah
jarah FIS UNY. Populasi penelitian ini ada- FIS UNY. Jumlah mahasiswa yang
lah mahasiswa Pendidikan Sejarah FIS digunakan dalam kelas eksperimen adalah
UNY angkatan 2012 dan angkatan 2013. 30 mahasiswa.
Dari empat kelas yang ada akan dipilih dua Penelitian ini dipusatkan pada eval-
kelas sebagai kelas kontrol dan kelas ek- uasi terhadap penerapan model project
sperimen dengan teknik random class based learning dalam meningkatkan ket-
setelah diketahui tingkat kesetaraan setiap erampilan menulis sejarah wanita melalui
kelas. sumber-sumber jugun ianfu. Kegiatan eval-
Dalam penelitian ini terdapat perbe- uasi terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap untuk
daan perlakuan antara kelompok eksperi- menguji kualitas model pembelajaran
men dan kelompok kontrol. Kelompok ek- secara teoritis: (1) uji ahli, baik uji ahli ma-
sperimen dikenakan rancangan pembelaja- teri, uji ahli model dan uji ahli hand out; (2)
ran dengan project based learning, se- uji coba kelompok kecil; (3) uji coba ke-
dangkan kelompok kontrol dikenakan lompok besar; dan (4) uji coba kelompok
rancangan pembelajaran dengan strategi luas. Untuk menjaring informasi dari
konvensional. Ada 3 tahapan dalam berbagai sumber digunakan metode
penelitian yang akan dilaksanakan untuk pengumpul data berupa angket. Metode
dapat mengungkapkan secara tuntas terkait angket digunakan pada uji ahli model pem-
permasalahan yang diajukan dalam belajaran, uji ahli materi pembelajaran dan
penelitian ini yakni: 1) Tahap awal eksperi- uji ahli kelayakan hand out. Selain itu juga
men, 2) Tahap pelaksanaan eksperimen, 3)
Hani Nurpratiwi, Hermanu Joebagio, Nunuk Suryani, Model Project Based Learning untuk…. 5

digunakan tes uraian dalam uji coba ke- Di sisi lain, Nygren mengemukakan
lompok besar dan kelompok luas. penulisan sejarah siswa mungkin di-
pengaruhi oleh penggunaan sumber dari
HASIL DAN PEMBAHASAN arsip tradisonal dibandingkan dengan
mereka yang menggunakan sumber digital
Pembelajaran berbasis sumber-sum- pada database (2014:78). Hasil dari
ber jugun ianfu melalui project based learn- penelitian menunjukkan bahwa
ing mengantarkan mahasiswa untuk belajar penggunaan arsip merupakan pengalaman
secara mandiri dan menggunakan teori se- yang positif bagi sebagian besar siswa,
bagai alat analisis. Penerapan model pem- bahkan menantang. Menurut sebagian besar
belajaran ini untuk meningkatkan ket- siswa, penggunaan arsip digital sama
erampilan menulis sejarah wanita pada ma- baiknya dengan penggunaan arsip dalam
hasiswa diuji dengan uji statistik. Dari uji bentuk digital. Secara umum, mereka san-
statistik perbedaan rerata sebelum dan gat mengapresiasi penggunaan arsip, baik
setelah perlakuan pada kelas eksperimen tradisional maupun digital sebagai sumber
dengan bantuan SPSS 19 diperoleh hasil pembelajaran sejarah dan menjadi bahan
nilai rerata pre test sebesar 54, 53 dan nilai dalam penugasan (2014: 98-99).
rerata post test 85,70. Sedangkan hasil uji T Penelitian lain adalah penelitian
diperoleh nilai sebesar 0,720 dengan taraf Marcelo A. C. Fernandes dalam Hindawi
signifikansi 0,00. Dikarenakan uji T dengan Publishing Corporation Mathematical
taraf signifikansi lebih kecil dari α = 0,05. Problems in Engineering Volume 2015, Ar-
Dengan taraf signifikansi 0,00 < 0,05 maka ticle ID 236749, 8 pages,
dapat disimpulkan bahwa terdapat http://dx.doi.org/10.1155/2015/236749.
pengaruh yang signifikan sebelum dan Judul penelitiannya adalah Project-Based
setelah diberikan perlakuan. Berdasarkan Learning Laboratory for Teaching Embed-
kedua perbandingan tersebut. Keputusan ded System. Sementara Fernandes (2015)
tersebut bersifat kuat dan positif dikare- menjelaskan fungsi embedded system se-
nakan korelasi berada pada angka 0,581. bagai kontrol suhu udara. Mahasiswa
Temuan penelitian ini sejalan dengan diberikan tugas untuk membuat proyek da-
penelitian Minandar (2014: iii) yang lam laboratorium mengenai industrial drier.
mengembangkan model pembelajaran se- Proyek yang diimplementasikan dengan
jarah berbasis arsip-dokumen untuk sistem digital oleh mahasiswa semester 2,
meningkatkan kemampuan eksplanasi ma- 2012 dalam setiap kelompok terdiri dari
hasiswa STKIP-PGRI Pontianak Kaliman- empat orang. Tujuannya supaya mahasiswa
tan Barat. Hasil uji efektivitas menunjukkan dapat memberikan solusi dari masalah di
hasil perhitungan uji T 2,510 dengan taraf daerah embedded system. Melalui pendeka-
signifikansi 0,016 < 0,02. Dapat disimpul- tan project based learning mahasiswa dapat
kan model pembelajaran sejarah berbasis menyelesaikan tugas yang diberikan
arsip-dokumen efektif untuk meningkatkan dengan baik. Selain itu dalam, dalam ling-
kemampuan eksplanasi mahasiswa. kup project based learning tenaga pengajar
Dengan demikian, model pembelajaran atau dosen bertindak sebagai fasilitator,
yang berbasis arsip efektif dalam mening- merancang kegiatan belajar, menyediakan
katkan kemampuan mahasiswa, baik dalam sumber belajar dan mendorong mahasiswa
eksplanasi maupun keterampilan menulis. serta menasehatinya dalam melakukan
proses pembelajaran untuk menemukan in-
quiry baru.
6 SEJARAH DAN BUDAYA, Tahun Kesebelas, Nomor 1, Juni 2017

Keterampilan menulis tidak bisa melalui sumber-sumber jugun ianfu akan


lepas dalam pembelajaran sejarah. Ket- menjadi tulisan sejarah dengan fakta baru.
erampilan adalah kemampuan berbuat Penelitian yang dilakukan dapat
sesuatu dengan baik, berbuat dapat berarti mendorong aktivitas di antara kelompok
secara jasmaniah (menulis, berbicara dan dengan tema proyek penulisan yang ber-
sebagainya) dan dapat pula berarti rohaniah beda antara satu sama lain. Mahasiswa ter-
(membedakan, menganalisis), biasanya libat aktif dalam setiap tahapan project
kedua aspek tersebut tidak terlepas satu based learning. Secara berkelompok maha-
sama lain. Kendatipun tidak selalu siswa berdiskusi dengan sumber-sumber
demikian adanya (Oemar Hamalik dalam jugun ianfu dan menggunakan pendekatan
Harjanto, 2011: 221). Keterampilan menu- gender sebagai alat analisis. Mahasiswa
lis sejarah wanita menggunakan tahapan mulai membuat kerangka tulisan secara
metodologi penelitian sejarah sebagai alat mandiri pada pertemuan pertama sampai
atau acuannya. penyelesaian tulisannya pada pertemuan
Dalam model pembelajaran sejarah ketiga.
yang dikembangkan, melalui penulisan se- Belajar secara bermakna dalam
jarah berbasis sumber-sumber jugun ianfu project based learning dapat ditemukan
akan dapat meningkatkan keterampilan melalui kegiatan perencanaan, penemuan,
menulis sejarah wanita pada mahasiswa. diskusi kelompok, penyelesaian masalah,
Melalui pendekatan gender, mahasiswa tukar ide, memberikan penilaian dan
diberikan tugas selain menulis sejarah melakukan kerja proyek dari sumber-sum-
wanita bertema jugun ianfu juga ber dan hand out yang telah diberikan
menganalisis permasalahan jugun ianfu dari dosen. Menurut Yahya (2008) pengem-
kacamata gender. Penindasan terhadap bangan PjBL digunakan untuk memberikan
jugun ianfu adalah ketidakadilan gender kesempatan pada guru dan mahasiswa da-
dan kekerasan HAM. Perempuan yang lam menentukan permasalahan evaluasi
menjadi jugun ianfu dianggap sebagai pembelajaran, mengekplorasi khasanah te-
sosok yang lemah sehingga mereka dijadi- oritis, mengidentifikasi praktik evaluasi dan
kan budak seks tentara Jepang. Para merefleksikannya. Penelitian ini mencoba
prempuan jugun ianfu diperlakukan dengan menggali aspek dari perkembangan perkuli-
semena-mena, baik ketika menjadi jugun ahan Evaluasi Pembelajaran dengan pen-
ianfu maupun setelah Indonesia merdeka. dekatan PjBL dengan pengaruhnya ter-
Parahnya setelah Indonesia merdeka nasib hadap capaian siswa-guru.
mantan jugun ianfu tidak ada kejelasan,
masyarakat banyak yang menolak ke- SIMPULAN
hadirannya. Mereka dianggap rasum atau
pelacur pada masa pendudukan Jepang, pa- Perancangan model project based
dahal banyak di antara mantan jugun ianfu learning yang dikembangkan telah memen-
adalah korban budak seks tentara Jepang. uhi kriteria dari validator dan uji coba. Im-
Pelurusan sejarah jugun ianfu perlu dil- plementasi model pembelajaran berbasis
akukan supaya masyarakat mengetahui sumber-sumber jugun ianfu melalui PjBL
fakta yang sebenarnya. Meskipun hampir yang dikembangkan telah melalui kriteria
semua mantan jugun ianfu telah meninggal keefektifan. Berikut adalah hal-hal yang
dunia. Sehingga tugas penulisan sejarah ditemukan dari hasil pengkajian implemen-
wanita yang diberikan kepada mahasiswa tasi perancangan model PjBL: (1) model
project based learning dapat diterapkan
Hani Nurpratiwi, Hermanu Joebagio, Nunuk Suryani, Model Project Based Learning untuk…. 7

oleh dosen dalam sub pokok pembelajaran Jakarta: Yayasan Obor Indo-
tertentu untuk meningkatkan prestasi akad- nesia.
emik mahasiswa dan keterampilan menulis Nurpratiwi, H. 2017 “Learning History of
sejarah pada mahasiswa; (2) model project Women in History Education
based learning membuat mahasiswa termo- FIS UNY”. Dalam Proceed-
tivasi untuk belajar dan membuat tulisan se- ings ICTESS (1) 1.
jarah, sikap belajar yang kolaboratif, ke- Nygren, A. 2014. The Public Library as a
mampuan mahasiswa memecahkan masa- Community Hub for Con-
lah dan sikap belajar mandiri; (3) penerapan nected Learning. Sweden:
model project based learning menuntut sa- Stockholm Public Library.
rana dan prasana belajar yang memadahi Tersedia di: http://li-
sesuai dengan kompetensi dasar dan pokok brary.ifla.org/1014/
bahasan perkuliahan yang akan dibahas, se-
Rais, M. 2010. Model Project based learn-
hingga dosen harus menyediakan sumber-
ing sebagai Upaya Mening-
sumber pembelajaran.
katkan Prestasi Akademik
Mahasiswa. Jurnal Pendidi-
RUJUKAN kan dan Pengajaran. (43) 3..
_______. 2010. Project based learning:
Bage, G. 2002. Narrative Matters: Teach-
Inovasi Pembelajaran yang
ing History through Story.
Berorientasi Soft Skill.
New York: Routledge.
(Online). Tersedia:
Global School Net. 2000. Introduction to
http://digilib.unm.ac.id/down-
Networked Project-Based
load.php?id=19
Learn-
Sani, R. A. 2015. Pembelajaran Saintifik
ing.http://www.gsn.org/web/
untuk Implementasi Kuriku-
pbl/whatis.htm
lum 2013. Jakarta: PT. Bumi
Harjanto. 2011. Perencanaan Pengajaran.
Aksara.
Jakarta: PT Rineka Cipta
Sani, R. A. 2015. The Gender Dimension in
Heater, F. dkk. 2013. Handbook Teaching
Learning Achievement and
and Learning,a.b. Ahmad
Transition to Stem. Medan:
Asnawi. Riau: Zanafa Pub-
Unimed Press.
lishing.
Sanjaya, W. 2012. Strategi Pembelajaran
Kuntowijoyo. 2013. PengantarIlmuSe-
Berorientasi Standar Proses
jarah. Yogyakarta: Tiara
Pendidikan. Jakarta: Kencana
Wacana.
Prenada Media Group.
Minandar, F. 2014. “Model Pembelajaran
Sudarya, Y. 2008. Jurnal Pendidikan Da-
Sejarah Berbasis Arsip Doku-
sar. Pengembangan Project
men untuk Meningkatkan Ek-
based learning dalam Mata
splanasi Sejarah Mahasiswa
Kuliah Evaluasi Pembelajaran
STKIP PGRI Pontianak Kali-
di PGSD Bumi Siliwangi
mantan Barat”. Jurnal Agas-
UPI. No. 10-Oktober 2008.
tya. (1) 1
Sugiono. 2015. Metode Penelitiandan
Nordholt, H.S. dkk. 2008. Perspektif Baru
Pengembangan RnD, Ban-
Penulisan Sejarah Indonesia.
dung: Alfabeta.
8 SEJARAH DAN BUDAYA, Tahun Kesebelas, Nomor 1, Juni 2017

Zaman, B. 2005. Media dan Sumber Bela-


jar TK. Jakarta: Universitas
Terbuka.