Anda di halaman 1dari 57

BAGIAN ANGGARAN 024.

12

LAPORAN KEUANGAN
POLTEKKES BANJARMASIN
Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember 2015

JL.H.MISTAR COKROKUSUMO NO.1 A Telp.(0511) 4773267-4780516-4781619


Fax.(0511) 4772288 BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN 70714
e-mail : - keu_poltekkesbjm@yahoo.com
Sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2OO3
rpntang Keuangan Negara bahwa Menteri/Pimpinan Lembaga sebagai
kguna Anggaran /Barang mempunyai tugas antara lain menyusun dan
rnenyampaikan laporan keuangan Kementerian Negara/Lembaga yang
diptupinnya
Poltekkes Banjarmasin adalah salah satu entitas akuntansi di
hawah Badan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan yang berkewajiban
menlrelenggarakan akuntansi dan laporan pertanggUngjawaban atas
lrclaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Salah satu
pelaksanaannya adatah dengan menJrusun laporan keuangan berupa
L4oran Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Operasi, Laporan
krubahan Ekuitas dan Catatan atas Laporan Keuangan.
Pen5rusunan Laporan Keuangan Poltekl<es Banjarmasin mengacu
ala Peraturan Pemerintah Nomor 7l- Tahun 2010 tentang Standar
.fkuntansi Pemerintahan dan kaidah-kaidah pengelolaan keuangan yang
tehat dalam Pemerintahan. Laporan Keuangan ini telah disusun dan
dtisaiikan dengan basis akmal sehingga akan mampu meny4jikan
informasi keuangan yang transparan, akurat dan akuntabel.
la.poran Keuangan ini diharapkan dapat memberikan informasi
ymg berguna kepada para pengguna laporan $hususnya sebagai sarana
untuk meningkatkan akuntabilitas/ pertanggungiawaban dan
transparansi pengelolaan keuangan negara pada poltekkes Banjarmasin.
Di samping itu, laporan keuangan ini juga dimaksudkan untuk
mberikan informasi kepada manajemen dalam pengambilan keputusan
dalam usaha untuk mewujudkan tata kelola pemerintatran yang baili
*gd gouernancel.

8 Januari 2015
tekkes Banjarma*t

o161988031001
Sbkngantar
DAFTAR ISI

Hal
Kata Pengantar i
Daftar Isi ii
Pernyataan Tanggung Jawab iii
Ringkasan 1
I. Laporan Realisasi Anggaran 3
II. Neraca 4
III. Laporan Operasional 5
IV. Laporan Perubahan Ekuitas 6
V. Catatan atas Laporan Keuangan
A. Penjelasan Umum 7
B. Penjelasan atas Pos-pos Laporan Realisasi Anggaran 22
C. Penjelasan atas Pos-pos Neraca 31
D. Penjelasan atas Pos-pos Laporan Operasional 42
E. Penjelasan atas Pos-pos Laporan Perubahan Ekuitas 48
F. Pengungkapan Penting Lainnya 50
VI. Lampiran dan Daftar 51

Daftar Isi ii
Daftar Isi ii
FOLTTI{IIES SANJARUASIN
JI. H.MISTAR COKROKUSUMQ NO.lA BANJARBARU,
KALIMANTAN SFIAIAAI
TELEPON 051 1 4773267,47 8051 6,4781 61 9, FAXIM\ LE

PBRIIYLTAAIT TAITGGIIISG JAWAB

IGrralgal Poltekkes Banjarmasin yang terdiri dari: Laporan


Aagaran, Neraca, Laporan operasional, Laporan Perubahan
darr Catatan atas Lalroran Keuangan Tahun Anggaran 2015
terlampir, adalatr merupakan tanggung jawab kami'

Keualgan tersebut telatr disusun berdasarkan sistem


intern yang memadai, dan isinya telatr menyajikan informasi
enggaran dan posisi keuangan secara layak sesuai dengan
Akuntansi Pemerintahan.

Banjarbam, 8 Januari 20Ls


Kemenkes

tl !."
-Y

ill
@rmg fawab
RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN

Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015 ini telah disusun dan
disajikan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang
Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) dan berdasarkan kaidah-kaidah
pengelolaan keuangan yang sehat di lingkungan pemerintahan. Laporan
Keuangan ini meliputi:

1. LAPORAN REALISASI ANGGARAN

Laporan Realisasi Anggaran menggambarkan perbandingan antara anggaran


dengan realisasinya, yang mencakup unsur-unsur Pendapatan-LRA dan
Belanja selama periode 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2015.

Realisasi Pendapatan Negara pada TA 2015 adalah berupa Pendapatan Negara


Bukan Pajak sebesar Rp8.582.891.761 atau mencapai 104,14 persen dari
estimasi Pendapatan-LRA sebesar Rp8.241.735.000.

Realisasi Belanja Negara pada TA 2015 adalah sebesar Rp32.687.294.909 atau


mencapai 93,87 persen dari alokasi anggaran sebesar Rp34.823.482.000.

2. NERACA

Neraca menggambarkan posisi keuangan entitas mengenai aset, kewajiban,


dan ekuitas pada 31 Desember 2015 .

Nilai Aset per 31 Desember 2015 dicatat dan disajikan sebesar


Rp51.230.506.135 yang terdiri dari: Aset Lancar sebesar Rp274.262.585; Aset
Tetap (neto) sebesar Rp50.956.243.550.

Nilai Kewajiban dan Ekuitas masing-masing sebesar Rp1.105.177.914 dan


Rp50.125.328.221.

3. LAPORAN OPERASIONAL

Laporan Operasional menyajikan berbagai unsur pendapatan-LO, beban,


surplus/defisit dari operasi, surplus/defisit dari kegiatan nonoperasional,
surplus/defisit sebelum pos luar biasa, pos luar biasa, dan surplus/defisit-

Ringkasan Laporan Keuangan -1-


LO, yang diperlukan untuk penyajian yang wajar. Pendapatan-LO untuk
periode sampai dengan 31 Desember 2015 adalah sebesar Rp8.100.375.525,
sedangkan jumlah beban adalah sebesar Rp33.144.438.378 sehingga terdapat
Defisit dari Kegiatan Operasional senilai Rp25.044.062.853 Surplus Kegiatan
Non Operasional dan Defisit Pos-pos Luar Biasa masing-masing sebesar
Rp16.516.236 dan sebesar Rp0. sehingga entitas mengalami Defisit-LO
sebesar Rp25.027.546.617.

4. LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS


Laporan Perubahan Ekuitas menyajikan informasi kenaikan atau penurunan
ekuitas tahun pelaporan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Ekuitas
pada tanggal 01 Januari 2015 adalah sebesar Rp51.003.268.531 dikurangi
Defisit-LO sebesar Rp25.027.546.617 kemudian ditambah dengan
penyesuaian nilai asset senilai Rp3.620.730 dan ditambah Transaksi Antar
Entitas sebesar Rp24.145.985.577 sehingga Ekuitas entitas pada tanggal 31
Desember 2015 adalah senilai Rp50.125.328.221.

5. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) menyajikan informasi tentang


penjelasan atau daftar terinci atau analisis atas nilai suatu pos yang disajikan
dalam Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Operasional, dan Laporan
Perubahan Ekuitas. Termasuk pula dalam CaLK adalah penyajian informasi
yang diharuskan dan dianjurkan oleh Standar Akuntansi Pemerintahan serta
pengungkapan-pengungkapan lainnya yang diperlukan untuk penyajian yang
wajar atas laporan keuangan.

Dalam penyajian Laporan Realisasi Anggaran untuk periode yang berakhir


sampai dengan tanggal 31 Desember 2015 disusun dan disajikan berdasarkan
basis kas. Sedangkan Neraca, Laporan Operasional, dan Laporan Perubahan
Ekuitas untuk Tahun 2015 disusun dan disajikan dengan basis akrual.

Ringkasan Laporan Keuangan -2-


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015

I. LAPORAN REALISASI ANGGARAN

POLTEKKES BANJARMASIN
LAPORAN REALISASI ANGGARAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2015 DAN 2014

(Dalam Rupiah)
TA 2015 TA 2014
URAIAN CATATAN % thd Angg
ANGGARAN REALISASI REALISASI
PENDAPATAN
Penerimaan Negara Bukan Pajak B.1 8,241,735,000 8,582,891,761 104.14 8,049,922,431
JUMLAH PENDAPATAN 8,241,735,000 8,582,891,761 104.14 8,049,922,431

BELANJA B.2.
Belanja Pegawai B.3 18,140,826,000 18,110,936,628 99.84 17,315,637,771
Belanja Barang B.4 14,986,385,000 12,901,957,281 86.09 9,832,922,660
Belanja Modal B.5 1,696,271,000 1,674,401,000 98.71 895,950,950
JUMLAH BELANJA 34,823,482,000 32,687,294,909 93.87 28,044,511,381

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan ini -3-
Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
II. NERACA

POLTEKKES BANJARMASIN
NERACA
PER 31 DESEMBER 2015 DAN 2014
(DalamRupiah)
URAIAN CATATAN 2015 2014
ASET
ASET LANCAR
Kas di Bendahara Pengeluaran C.1 - -
Kas di Bendahara Penerimaan C.2 - -
Kas Lainnya dan Setara Kas C.3 - -
Persediaan C.4 274,262,585 172,766,302
Jumlah Aset Lancar 274,262,585 172,766,302

ASET TETAP
Tanah C.5 13,331,493,764 13,331,493,764
Peralatan dan Mesin C.6 16,630,114,331 14,565,467,543
Gedung dan Bangunan C.7 36,774,870,398 36,394,409,546
Jalan, Irigasi, dan Jaringan C.8 122,130,000 122,130,000
Aset Tetap Lainnya C.9 580,628,195 560,667,195
Konstruksi dalam pengerjaan C.10 606,328,000 606,328,000
Akumulasi Penyusutan Aset Tetap C.11 (17,089,321,138) (14,143,716,918)
Jumlah Aset Tetap 50,956,243,550 51,436,779,130

JUMLAH ASET 51,230,506,135 51,609,545,432


KEWAJIBAN
KEWAJIBAN JANGKA PENDEK
Uang Muka dari KPPN C.12 - -
Utang kepada Pihak Ketiga C.13 87,827,914 54,926,901
Pendapatan Diterima di Muka C.14 1,017,350,000 551,350,000
Jumlah Kewajiban Jangka Pendek 1,105,177,914 606,276,901
JUMLAH KEWAJIBAN 1,105,177,914 606,276,901
EKUITAS DANA
Ekuitas Dana Lancar - (433,510,599)
Ekuitas Dana Investasi - 51,436,779,130
Ekuitas C.15 50,125,328,221 -
JUMLAH EKUITAS DANA 51,003,268,531
JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS 51,230,506,135 51,609,545,432

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan ini -4-
Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
III. LAPORAN OPERASIONAL

POLTEKKES BANJARMASIN
LAPORAN OPERASIONAL
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2015 DAN 2014

(Dalam Rupiah)
URAIAN CATATAN 2015 2014
KEGIATAN OPERASIONAL
PENDAPATAN
Penerimaan Negara Bukan Pajak D.1 8,100,375,525 -
JUMLAH PENDAPATAN 8,100,375,525 -

BEBAN
Beban Pegawai D.2 18,124,722,793 -
Beban Persediaan D.3 709,709,509 -
Beban Barang dan Jasa D.4 7,877,590,261 -
Beban Pemeliharaan D.5 2,606,433,045 -
Beban Perjalanan Dinas D.6 1,180,419,989 -
Beban Barang untuk Diserahkan kepada Masyarakat - -
Beban Bantuan Sosial - -
Beban Penyusutan dan Amortisasi D.7 2,645,562,781 -
Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih - -
JUMLAH BEBAN 33,144,438,378 -
SURPLUS (DEFISIT) DARI KEGIATAN OPERASIONAL (25,044,062,853) -

KEGIATAN NON OPERASIONAL D.8


Pendapatan dari kegiatan Non Operasional Lainnya 16,516,236 -
Surplus Penjualan Aset Nonlancar - -
Defisit Penjualan Aset Non Lancar - -
Defisit Selisih Kurs - -
SURPLUS /DEFISIT DARI KEGIATAN NON OPERASIONAL 16,516,236 -
SURPLUS/DEFISIT SEBELUM POS LUAR BIASA (25,027,546,617) -

POS LUAR BIASA D.9


Pendapatan PNBP - -
Beban Perjalanan Dinas - -
Beban Persediaan - -
SURPLUS/DEFISIT LO (25,027,546,617) -

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan ini -5-
Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
IV. LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS

POLTEKKES BANJARMASIN
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2015 DAN 2014

(Dalam Rupiah)

URAIAN CATATAN 2015 2014


EKUITAS AWAL E.1 51,003,268,531 -
SURPLUS/DEFISIT LO E.2 (25,027,546,617) -
PENYESUAIAN NILAI TAHUN BERJALAN
Penyesuian Nilai Aset 3,620,730
Penyesuian Nilai Kewajiban
DAMPAK KUMULATIF PERUBAHAN
- -
KEBIJAKAN/KESALAHAN MENDASAR
LAIN-LAIN
KOREKSI NILAI PERSEDIAAN E.3 - -
KOREKSI NILAI ASET TETAP -
KOREKSI ATAS BEBAN - -
KOREKSI ATAS PENDAPATAN - -
KOREKSI LAIN-LAIN -- HIBAH MASUK/KELUAR -
Jumlah Lain-Lain - -
TRANSAKSI ANTAR ENTITAS 24,145,985,577 -
EKUITAS AKHIR E.4 50,125,328,221 -

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan ini -6-
Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015

V. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN


A. PENJELASAN UMUM

A.1. Profil dan Kebijakan Teknis Poltekkes Banjarmasin

Dasar Hukum Poltekkes Banjarmasin didirikan sebagai salah satu upaya


Entitas dan pemerintah untuk meningkatkan kualitas Laporan
Keuangan Kementerian Negara/Lembaga. Organisasi dan
Rencana
tata kerja entitas diatur dengan Peraturan Badan
Strategis
Akuntansi dan Pelaporan Keuangan No.
2005/BALAP.071/2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja
Instansi Vertikal Badan Akuntansi dan Pelaporan
Keuangan. Entitas berkedudukan di Jalan H. Mistar
Cokrokusumo No. 1A Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Poltekkes Banjarmasin mempunyai tugas dan fungsi dalam


memberikan bimbingan dan dukungan implementasi
akuntansi pemerintah berbasis akrual pada Kementerian
Negara/Lembaga. Melalui peran tersebut diharapkan
kualitas laporan K/L dapat ditingkatkan yang pada
akhirnya Laporan Keuangan Pemerintah Pusat dapat
disajikan dengan akuntabel, akurat dan transparan.

Untuk mewujudkan tujuan di atas Kantor Poltekkes


Kemenkes Banjarmasin berkomitmen dengan visi “Sebagai
Pusat Pendidikan Kesehatan Yang professional,Unggul
Dan bermoral Tahun 2020 .” Untuk mewujudkannya
akan dilakukan beberapa langkah-langkah strategis
sebagai berikut:

• Menyelenggarakan dan meningkatkan pendidikan


kesehatan yang professional.

Catatan atas Laporan Keuangan 7


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
• Meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian bidang
kesehatan.

• Meningkatkan kuantitas dan kualitas pengabdian


kepada masyarakat di bidang kesehatan.

• Membina civitas akademika yang selaras dengan


lingkungan berdasarkan pertimbangan moral dan
budaya.

• Memperkuat tata kelola penyelenggaraan pendidikan


yang bersih dan prima.

Pendekatan A.2. Pendekatan Penyusunan Laporan Keuangan


Penyusunan
Laporan Keuangan Tahun 2015 ini merupakan laporan
Laporan
yang mencakup seluruh aspek keuangan yang dikelola oleh
Keuangan
Poltekkes Banjarmasin. Laporan Keuangan ini dihasilkan
melalui Sistem Akuntansi Instansi (SAI) yaitu serangkaian
prosedur manual maupun yang terkomputerisasi mulai
dari pengumpulan data, pencatatan dan pengikhtisaran
sampai dengan pelaporan posisi keuangan dan operasi
keuangan pada Kementerian Negara/Lembaga.

SAI terdiri dari Sistem Akuntansi Instansi Berbasis Akrual


(SAIBA) dan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi
Barang Milik Negara (SIMAK-BMN). SAI dirancang untuk
menghasilkan Laporan Keuangan Satuan Kerja yang terdiri
dari Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan
Operasional, dan Laporan Perubahan Ekuitas. Sedangkan
SIMAK-BMN adalah sistem yang menghasilkan informasi
aset tetap, persediaan, dan aset lainnya untuk penyusunan
neraca dan laporan barang milik negara serta laporan

Catatan atas Laporan Keuangan 8


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
manajerial lainnya.

Basis A.3. Basis Akuntansi


Akuntansi
Poltekkes Banjarmasin menerapkan basis akrual dalam
penyusunan dan penyajian Neraca, Laporan Operasional,
dan Laporan Perubahan Ekuitas serta basis kas untuk
penyusunan dan penyajian Laporan Realisasi Anggaran.
Basis akrual adalah basis akuntansi yang mengakui
pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya pada saat
transaksi dan peristiwa itu terjadi, tanpa memperhatikan
saat kas atau setara kas diterima atau dibayarkan.
Sedangkan basis kas adalah basis akuntansi yang yang
mengakui pengaruhi transaksi atau peristiwa lainnya pada
saat kas atau setara kas diterima atau dibayar. Hal ini
sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) yang
telah ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71
Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.

Dasar A.4. Dasar Pengukuran


Pengukuran
Pengukuran adalah proses penetapan nilai uang untuk
mengakui dan memasukkan setiap pos dalam laporan
keuangan. Dasar pengukuran yang diterapkan Poltekkes
Banjarmasin dalam penyusunan dan penyajian Laporan
Keuangan adalah dengan menggunakan nilai perolehan
historis.

Aset dicatat sebesar pengeluaran/penggunaan sumber


daya ekonomi atau sebesar nilai wajar dari imbalan yang
diberikan untuk memperoleh aset tersebut. Kewajiban
dicatat sebesar nilai wajar sumber daya ekonomi yang
digunakan pemerintah untuk memenuhi kewajiban yang

Catatan atas Laporan Keuangan 9


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
bersangkutan.

Pengukuran pos-pos laporan keuangan menggunakan


mata uang rupiah. Transaksi yang menggunakan mata
uang asing dikonversi terlebih dahulu dan dinyatakan
dalam mata uang rupiah.

Kebijakan A.5. Kebijakan Akuntansi


Akuntansi
Penyusunan dan penyajian Laporan Keuangan Tahun 2015
telah mengacu pada Standar Akuntansi Pemerintahan
(SAP). Kebijakan akuntansi merupakan prinsip-prinsip,
dasar-dasar, konvensi konvensi, aturan-aturan, dan
praktik-praktik spesifik yang dipilih oleh suatu entitas
pelaporan dalam penyusunan dan penyajian laporan
keuangan. Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam
laporan keuangan ini adalah merupakan kebijakan yang
ditetapkan oleh Badan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan
yang merupakan entitas pelaporan dari Poltekkes
Banjarmasin. Disamping itu, dalam penyusunannya telah
diterapkan kaidah-kaidah pengelolaan keuangan yang
sehat di lingkungan pemerintahan.

Kebijakan-kebijakan akuntansi penting yang digunakan


dalam penyusunan Laporan Keuangan Poltekkes
Banjarmasin adalah sebagai berikut:

Pendapatan- (1) Pendapatan- LRA


LRA
• Pendapatan-LRA diakui pada saat kas diterima pada
Kas Umum Negara (KUN).

• Akuntansi pendapatan-LRA dilaksanakan


berdasarkan azas bruto, yaitu dengan membukukan
penerimaan bruto, dan tidak mencatat jumlah

Catatan atas Laporan Keuangan 10


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
nettonya (setelah dikompensasikan dengan
pengeluaran).

• Pendapatan-LRA disajikan menurut klasifikasi


sumber pendapatan.

Pendapatan- (2) Pendapatan- LO


LO
• Pendapatan-LO adalah hak pemerintah pusat yang
diakui sebagai penambah ekuitas dalam periode
tahun anggaran yang bersangkutan dan tidak perlu
dibayar kembali.

• Pendapatan-LO diakui pada saat timbulnya hak


atas pendapatan dan /atau Pendapatan direalisasi,
yaitu adanya aliran masuk sumber daya ekonomi.
Secara khusus pengakuan pendapatan-LO pada
Badan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan adalah
sebagai berikut:

o Pendapatan Jasa Pelatihan diakui setelah


pelatihan selesai dilaksanakan

o Pendapatan Sewa Gedung diakui secara


proporsional antara nilai dan periode waktu sewa.

o Pendapatan Denda diakui pada saat


dikeluarkannya surat keputusan denda atau
dokumen lain yang dipersamakan

• Akuntansi pendapatan-LO dilaksanakan


berdasarkan azas bruto, yaitu dengan membukukan
penerimaan bruto, dan tidak mencatat jumlah
nettonya (setelah dikompensasikan dengan
pengeluaran).

Catatan atas Laporan Keuangan 11


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
• Pendapatan disajikan menurut klasifikasi sumber
pendapatan.

Belanja (3) Belanja

• Belanja adalah semua pengeluaran dari Rekening


Kas Umum Negara yang mengurangi Saldo Anggaran
Lebih dalam periode tahun anggaran yang
bersangkutan yang tidak akan diperoleh
pembayarannya kembali oleh pemerintah.

• Belanja diakui pada saat terjadi pengeluaran kas dari


KUN.

• Khusus pengeluaran melalui bendahara


pengeluaran, pengakuan belanja terjadi pada saat
pertanggungjawaban atas pengeluaran tersebut
disahkan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan
Negara (KPPN).

• Belanja disajikan menurut klasifikasi ekonomi/jenis


belanja dan selanjutnya klasifikasi berdasarkan
organisasi dan fungsi akan diungkapkan dalam
Catatan atas Laporan Keuangan.

Beban (4) Beban

• Beban adalah penurunan manfaat ekonomi atau


potensi jasa dalam periode pelaporan yang
menurunkan ekuitas, yang dapat berupa
pengeluaran atau konsumsi aset atau timbulnya
kewajiban.

• Beban diakui pada saat timbulnya kewajiban;


terjadinya konsumsi aset; terjadinya penurunan

Catatan atas Laporan Keuangan 12


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
manfaat ekonomi atau potensi jasa.

• Beban disajikan menurut klasifikasi ekonomi/jenis


belanja dan selanjutnya klasifikasi berdasarkan
organisasi dan fungsi diungkapkan dalam Catatan
atas Laporan Keuangan.

Aset (5) Aset

Aset diklasifikasikan menjadi Aset Lancar, Aset Tetap,


Piutang Jangka Panjang dan Aset Lainnya.

Aset Lancar a. Aset Lancar

• Kas disajikan di neraca dengan menggunakan nilai


nominal. Kas dalam bentuk valuta asing disajikan di
neraca dengan menggunakan kurs tengah BI pada
tanggal neraca.

• Investasi Jangka Pendek BLU dalam bentuk surat


berharga disajikan sebesar nilai perolehan
sedangkan investasi dalam bentuk deposito dicatat
sebesar nilai nominal.

• Piutang diakui apabila menenuhi kriteria sebagai


berikut:

a) Piutang yang timbul dari Tuntutan


Perbendaharaan/Ganti Rugi apabila telah timbul
hak yang didukung dengan Surat Keterangan
Tanggung Jawab Mutlak dan/atau telah
dikeluarkannya surat keputusan yang
mempunyai kekuatan hukum tetap.

b) Piutang yang timbul dari perikatan diakui apabila


terdapat peristiwa yang menimbulkan hak tagih

Catatan atas Laporan Keuangan 13


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
dan didukung dengan naskah perjanjian yang
menyatakan hak dan kewajiban secara jelas serta
jumlahnya bisa diukur dengan andal

• Piutang disajikan dalam neraca pada nilai yang


dapat direalisasikan (net realizable value). Hal ini
diwujudkan dengan membentuk penyisihan piutang
tak tertagih. Penyisihan tersebut didasarkan atas
kualitas piutang yang ditentukan berdasarkan jatuh
tempo dan upaya penagihan yang dilakukan
pemerintah. Perhitungan penyisihannya adalah
sebagai berikut:

Kualitas
Piutang Uraian Penyisihan

Belum dilakukan
Lancar pelunasan s.d. tanggal 0.5%
jatuh tempo

Satu bulan terhitung


Kurang sejak tanggal Surat
10%
Lancar Tagihan Pertama tidak
dilakukan pelunasan

Satu bulan terhitung


sejak tanggal Surat
Diragukan 50%
Tagihan Kedua tidak
dilakukan pelunasan

a. Satu bulan terhitung


Macet sejak tanggal Surat 100%

Tagihan Ketiga tidak

Catatan atas Laporan Keuangan 14


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
dilakukan pelunasan

b. Piutang telah
diserahkan kepada
Panitia Urusan Piutang
Negara/DJKN

• Tagihan Penjualan Angsuran (TPA) dan Tuntutan


Perbedaharaan/Ganti Rugi (TP/TGR) yang akan
jatuh tempo 12 (dua belas) bulan setelah tanggal
neraca disajikan sebagai Bagian Lancar TP/TGR atau
Bagian Lancar TPA.

• Nilai Persediaan dicatat berdasarkan hasil


inventarisasi fisik pada tanggal neraca dikalikan
dengan:

harga pembelian terakhir, apabila diperoleh


dengan pembelian;

harga standar apabila diperoleh dengan


memproduksi sendiri;

harga wajar atau estimasi nilai penjualannya


apabila diperoleh dengan cara lainnya.

Aset Tetap b. Aset Tetap

• Aset tetap mencakup seluruh aset berwujud yang


dimanfaatkan oleh pemerintah maupun untuk
kepentingan publik yang mempunyai masa manfaat
lebih dari 1 tahun.

• Nilai Aset tetap disajikan berdasarkan harga

Catatan atas Laporan Keuangan 15


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
perolehan atau harga wajar.

• Pengakuan aset tetap didasarkan pada nilai satuan


minimum kapitalisasi sebagai berikut:

a. Pengeluaran untuk per satuan peralatan dan


mesin dan peralatan olah raga yang nilainya sama
dengan atau lebih dari Rp300.000 (tiga ratus ribu
rupiah);

b. Pengeluaran untuk gedung dan bangunan yang


nilainya sama dengan atau lebih dari
Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah);

c. Pengeluaran yang tidak tercakup dalam batasan


nilai minimum kapitalisasi tersebut di atas,
diperlakukan sebagai biaya kecuali pengeluaran
untuk tanah, jalan/irigasi/jaringan, dan aset tetap
lainnya berupa koleksi perpustakaan dan barang
bercorak kesenian.

• Aset Tetap yang tidak digunakan dalam kegiatan


operasional pemerintah yang disebabkan antara lain
karena aus, ketinggalan jaman, tidak sesuai dengan
kebutuhan organisasi yang makin berkembang,
rusak berat, tidak sesuai dengan rencana umum tata
ruang (RUTR), atau masa kegunaannya telah
berakhir direklasifikasi ke Aset Lain-Lain pada pos
Aset Lainnya.

• Aset tetap yang secara permanen dihentikan


penggunaannya, dikeluarkan dari neraca pada saat
ada penetapan dari entitas sesuai dengan ketentuan

Catatan atas Laporan Keuangan 16


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
perundang-undangan di bidang pengelolaan
BMN/BMD.

Penyusutan c. Penyusutan Aset Tetap


Aset Tetap
• Penyusutan aset tetap adalah penyesuaian nilai
sehubungan dengan penurunan kapasitas dan
manfaat dari suatu aset tetap.

• Penyusutan aset tetap tidak dilakukan terhadap:

a. Tanah;

b. Konstruksi dalam Pengerjaan (KDP); dan

c. Aset Tetap yang dinyatakan hilang berdasarkan


dokumen sumber sah atau dalam kondisi rusak
berat dan/atau usang yang telah diusulkan
kepada Pengelola Barang untuk dilakukan
penghapusan.

• Penghitungan dan pencatatan Penyusutan Aset


Tetap dilakukan setiap akhir semester tanpa
memperhitungkan adanya nilai residu.

• Penyusutan Aset Tetap dilakukan dengan


menggunakan metode garis lurus yaitu dengan
mengalokasikan nilai yang dapat disusutkan dari
Aset Tetap secara merata setiap semester selama
Masa Manfaat.

• Masa Manfaat Aset Tetap ditentukan dengan


berpedoman Keputusan Menteri Keuangan Nomor:
59/KMK.06/2013 tentang Tabel Masa Manfaat
Dalam Rangka Penyusutan Barang Milik Negara

Catatan atas Laporan Keuangan 17


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
berupa Aset Tetap pada Entitas Pemerintah Pusat.
Secara umum tabel masa manfaat adalah sebagai
berikut:

Penggolongan Masa anfaat Aset Tetap

Kelompok Aset Tetap Masa Manfaat

Peralatan dan Mesin 2 s.d. 20 tahun

Gedung dan Bangunan 10 s.d. 50 tahun

Jalan, Jaringan dan Irigasi 5 s.d 40 tahun

Aset Tetap Lainnya (Alat Musik


4 tahun
Modern)

Piutang d. Piutang Jangka Panjang


Jangka
• Piutang Jangka Panjang adalah piutang yang
Panjang
diharapkan/dijadwalkan akan diterima dalam jangka
waktu lebih dari 12 (dua belas ) bulan setelah
tanggal pelaporan.

• Tagihan Penjualan Angsuran (TPA), Tagihan


Tuntutan Perbendaharaan/Tuntutan Ganti Rugi
(TP/TGR) dinilai berdasarkan nilai nominal dan
disajikan sebesar nilai yang dapat direalisasikan.

Aset Lainnya e. Aset Lainnya

• Aset Lainnya adalah aset pemerintah selain aset


lancar, aset tetap, dan piutang jangka panjang.
Termasuk dalam Aset Lainnya adalah aset tak
berwujud, tagihan penjualan angsuran yang jatuh
tempo lebih dari 12 (dua belas) bulan, aset kerjasama

Catatan atas Laporan Keuangan 18


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
dengan pihak ketiga (kemitraan), dan kas yang
dibatasi penggunaannya.

• Aset Tak Berwujud (ATB) disajikan sebesar nilai


tercatat neto yaitu sebesar harga perolehan setelah
dikurangi akumulasi amortisasi.

• Amortisasi ATB dengan masa manfaat terbatas


dilakukan dengan metode garis lurus dan nilai sisa
nihil. Sedangkan atas ATB dengan masa manfaat
tidak terbatas tidak dilakukan amortisasi.

• Aset Lain-lain berupa aset tetap pemerintah


disajikan sebesar nilai buku yaitu harga perolehan
dikurangi akumulasi penyusutan.

Kewajiban (6) Kewajiban

• Kewajiban adalah utang yang timbul dari peristiwa


masa lalu yang penyelesaiannya mengakibatkan
aliran keluar sumber daya ekonomi pemerintah.

• Kewajiban pemerintah diklasifikasikan kedalam


kewajiban jangka pendek dan kewajiban jangka
panjang.

a. Kewajiban Jangka Pendek

Suatu kewajiban diklasifikasikan sebagai


kewajiban jangka pendek jika diharapkan untuk
dibayar atau jatuh tempo dalam waktu dua belas
bulan setelah tanggal pelaporan.

Kewajiban jangka pendek meliputi Utang Kepada


Pihak Ketiga, Belanja yang Masih Harus Dibayar,

Catatan atas Laporan Keuangan 19


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
Pendapatan Diterima di Muka, Bagian Lancar
Utang Jangka Panjang, dan Utang Jangka Pendek
Lainnya.

b. Kewajiban Jangka Panjang

Kewajiban diklasifikasikan sebagai kewajiban


jangka panjang jika diharapkan untuk dibayar
atau jatuh tempo dalam waktu lebih dari dua
belas bulan setelah tanggal pelaporan.

• Kewajiban dicatat sebesar nilai nominal, yaitu


sebesar nilai kewajiban pemerintah pada saat
pertama kali transaksi berlangsung.

Ekuitas (7) Ekuitas

Ekuitas merupakan merupakan selisih antara aset


dengan kewajiban dalam satu periode. Pengungkapan
lebih lanjut dari ekuitas disajikan dalam Laporan
Perubahan Ekuitas.

Implementasi (8) Implementasi Akuntansi Berbasis Akrual Pertama


Akuntansi Kali
Pemerintah
Mulai tahun 2015 Pemerintah mengimplementasikan
Berbasis
akuntansi berbasis akrual sesuai dengan amanat PP No.
Akrual
71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi
Pertama Kali
Pemerintahan. Implementasi tersebut memberikan
pengaruh pada beberapa hal dalam penyajian laporan
keuangan. Pertama, Pos-pos ekuitas dana pada neraca
per 31 Desember 2014 yang berbasis cash toward
accrual direklasifikasi menjadi ekuitas sesuai dengan

Catatan atas Laporan Keuangan 20


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
akuntansi berbasis akrual. Kedua, keterbandingan
penyajian akun-akun tahun berjalan dengan tahun
sebelumnya dalam Laporan Operasional dan Laporan
Perubahan Ekuitas tidak dapat dipenuhi. Hal ini
diakibatkan oleh penyusunan dan penyajian akuntansi
berbasis akrual pada tahun 2015 adalah merupakan
implementasi yang pertama.

Catatan atas Laporan Keuangan 21


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015

B. PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN


REALISASI ANGGARAN

Selama periode berjalan, Poltekkes Banjarmasin telah


mengadakan revisi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran
(DIPA) dari DIPA awal. Hal ini disebabkan oleh adanya
program penghematan belanja pemerintah dan adanya
perubahan kegiatan sesuai dengan kebutuhan dan
situasi serta kondisi pada saat pelaksanaan. Perubahan
tersebut berdasarkan sumber pendapatan dan jenis
belanja adalah sebagai berikut:

2015
Uraian ANGGARAN ANGGARAN
AWAL SETELAH REVISI
Pendapatan
Pendapatan dari Pengelolaan BMN 10,463,640 10,464,000

Pendapatan Jasa Lembaga Keuangan / Jasa Giro 14,500,000 14,500,000


Pendapatan Pendidikan 8,216,771,000 8,216,771,000
Pendapatan Lain-lain
Jumlah Pendapatan 8,241,734,640 8,241,735,000
Belanja
Belanja Pegawai 17,642,526,000 18,140,826,000
Belanja Barang 15,914,707,000 14,986,385,000
Belanja Bantuan Sosial 0 0
Belanja Modal 1,266,249,000 1,696,271,000
Jumlah Belanja 34,823,482,000 34,823,482,000

Realisasi B.1 Pendapatan


Pendapatan
Realisasi Pendapatan untuk periode yang berakhir pada
Rp8.582.891.761
31 Desember 2015 adalah sebesar Rp8.582.891.761
atau mencapai 104,14 persen dari estimasi pendapatan
yang ditetapkan sebesar Rp8.241.735.000. Pendapatan
Poltekkes Banjarmasin terdiri berupa Pendapatan
Penerimaan Negara Bukan pajak terdiri dari

Catatan atas Laporan Keuangan 22


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
Pendapatan dari pengelolaan BMN, Pendapatan Jasa
Lembaga keuangan/Jasa Giro, Pendapatan Pendidikan
dan Pendapatan lain-lain. Rincian estimasi pendapatan
dan realisasinya adalah sebagai berikut:

Rincian Estimasi dan Realisasi Pendapatan

2015
Uraian % Real
Anggaran Realisasi
Angg.
Pendapatan dari Pengelolaan BMN 10,464,000 10,299,372 98.43
Pendapatan Jasa Lembaga Keuangan
14,500,000 378,653
/ Jasa Giro 2.61
Pendapatan Pendidikan 8,216,771,000 8,555,697,500 104.12
Pendapatan Lain-lain 0 16,516,236 -
Jumlah 8,241,735,000 8,582,891,761 104.14

Realisasi Pendapatan dari Pengelolaan BMN s.d 31


Desember TA 2015 mengalami penurunan 91,56 persen
dibandingkan TA 2014. Hal ini disebabkan pada TA
2014 Poltekkes Banjarmasin memperoleh PNBP
Lainnya berupa pendapatan Penjualan asset lainnya
yang dihapuskan. Sedangkan TA 2015 pendapatan
dari pengelolaan BMN hanya berasal dari pendapatan
sewa tanah,gedung dan bangunan. Pendapatan Jasa
Giro TA 2015 mengalami penurunan 82,84 persen yang
disebabkan sejak bulan Maret 2015 Poltekkes
Banjarmasin Tidak lagi menerima jasa giro, hal ini
berdasarkan hasil pertemuan Bendahara Penerima
dengan KPPN Banjarmasin mengenai penyetoran
Negara dengan aplikasi SIMPONI bahwa Rekening
Pemerintah tidak dikenakan Jasa Giro. Oleh karena itu
satker Poltekkes Banjarmasin dianjurkan untuk
membuat Surat pembebasan Jasa giro kepada Bank
BRI cab. Martapura sebagai bank persepsi. Pendapatan

Catatan atas Laporan Keuangan 23


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
Lain-lain mengalami penurunan 93,07 persen yang
disebabkan pada TA 2014 Poltekkes Banjarmasin
memperoleh pendapatan lain-lain dari pengembalian
sisa pekerjaan yang tidak bisa
diselesaikan/wanprestasi atas perbaikan gedung.
Sedangkan TA 2015 pendapatan lain-lain hanya
berasal dari Penerimaan kembali belanja pegawai pusat
Tahun Anggaran Yang Lalu.

Perbandingan Realisasi Pendapatan 31 Desember TA


2015 dan 31 Desember 2014

NAIK
URAIAN REALISASI T.A. 2015 REALISASI T.A. 2014
(TURUN) %

Pendapatan dari Pengelolaan


BMN 122,027,112 -91.56
10,299,372
Pendapatan Jasa Lembaga
2,206,779 -82.84
Keuangan / Jasa Giro 378,653
Pendapatan Pendidikan 8,555,697,500 7,687,256,000 11.30
Pendapatan Lain-lain 16,516,236 238,432,540 -93.07
Jumlah 8,582,891,761 8,049,922,431 6.62

Realisasi Belanja B.2 Belanja


Negara Realisasi Belanja instansi pada TA 2015 adalah sebesar
Rp32.687.294.909 Rp32.687.294.909 atau 93,87 persen dari anggaran
belanja sebesar Rp34.823.482.000. Rincian anggaran
dan realisasi belanja TA 2015 adalah sebagai berikut;

Catatan atas Laporan Keuangan 24


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015

Rincian Anggaran dan Realisasi Belanja TA 2015


2015
Uraian % Real
Anggaran Realisasi
Angg.
Belanja Pegawai 18,140,826,000 18,119,289,822 99.88
Belanja Barang 14,986,385,000 12,943,507,481 86.37
Belanja Modal 1,696,271,000 1,674,401,000 98.71
Total Belanja Kotor 34,823,482,000 32,737,198,303 94.01
Pengembalian (49,903,394) -
Jumlah 34,823,482,000 32,687,294,909 93.87

Komposisi anggaran dan realisasi belanja dapat dilihat


dalam grafik berikut ini:

20,000,000,000
18,000,000,000
16,000,000,000
14,000,000,000
12,000,000,000
10,000,000,000 Anggaran
8,000,000,000
6,000,000,000 Belanja
4,000,000,000
2,000,000,000
-
Belanja Belanja Belanja
Pegawai Barang Modal

Dibandingkan dengan TA 2014, Realisasi Belanja TA


2015 mengalami kenaikan sebesar 16,56 persen
dibandingkan realisasi belanja pada tahun sebelumnya.
Hal ini disebabkan antara lain :

1. Peningkatan belanja pegawai berupa uang duka


wafat untuk beberapa pegawai dan tunjangan
profesi dosen karena adanya tambahan dosen yang
mendapat tunjangan dan adanya kenaikan Gaji
Pokok.

Catatan atas Laporan Keuangan 25


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
2. Peningkatan belanja barang berupa pemeliharan
gedung dan bangunan,pemeliharaan peralatan dan
mesin.
3. Peningkatan belanja modal berupa pengadaan
peralatan dan Mesin.

Perbandingan Realisasi Belanja TA 2015 dan 2014

NAIK
URAIAN REALISASI TA 2015 REALISASI TA 2014 (TURUN)
%
Belanja Pegawai 18,110,936,628 17,315,637,771 4.59
Belanja Barang 12,901,957,281 9,832,922,660 31.21
Belanja Modal 1,674,401,000 895,950,950 86.89
Jumlah 32,687,294,909 28,044,511,381 16.56

Belanja Pegawai B.3 Belanja Pegawai


Rp18.110.936.628 Realisasi Belanja Pegawai TA 2015 dan 2014 adalah
masing-masing sebesar Rp18.110.936.628 dan
Rp17.315.637.771. Belanja Pegawai adalah belanja atas
kompensasi, baik dalam bentuk uang maupun barang
yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-
undangan yang diberikan kepada pejabat negara,
Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan pegawai yang
dipekerjakan oleh pemerintah yang belum berstatus
PNS sebagai imbalan atas pekerjaan yang telah
dilaksanakan kecuali pekerjaan yang berkaitan dengan
pembentukan modal. Realisasi belanja TA 2015
mengalami kenaikan sebesar 4.59 persen dari TA 2014.
Hal ini disebabkan Peningkatan belanja pegawai
berupa uang duka wafat untuk beberapa pegawai dan
tunjangan profesi dosen karena adanya tambahan

Catatan atas Laporan Keuangan 26


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
dosen yang mendapat tunjangan dan adanya kenaikan
Gaji Pokok .

Perbandingan Belanja Pegawai TA 2015 dan 2014


NAIK
URAIAN REALISASI TA 2015 REALISASI TA 2014 (TURUN)
%
Belanja Gaji dan Tunjangan PNS 18,071,367,822 17,335,717,371 4.24
Belanja Lembur 47,922,000 0 #DIV/0!

Belanja Vakasi - 0 #DIV/0!


Jumlah Belanja Kotor 18,119,289,822 17,335,717,371 4.52
Pengembalian Belanja Pegawai (8,353,194) (20,079,600) (58.40)

Jumlah Belanja 18,110,936,628 17,315,637,771 4.59

Belanja Barang B.4 Belanja Barang


Rp12.901.957.281 Realisasi Belanja Barang TA 2015 dan 2014 adalah
masing-masing sebesar Rp12.901.957.281 dan
Rp9.832.922.660. Realisasi Belanja Barang TA 2015
mengalami kenaikan 31,21 persen dari Realisasi
Belanja Barang TA 2014.
Hal ini antara lain disebabkan meningkatnya belanja
barang operasional dan belanja pemeliharaan
sepanjang tahun 2015.
Perbandingan Belanja Barang TA 2015 dan 2014
NAIK
URAIAN REALISASI TA 2015 REALISASI TA 2014
(TURUN) %

Belanja Barang Operasional 2,704,546,144 1,917,612,020 41.04


Belanja Barang Non Operasional 5,346,133,977 4,862,694,216 9.94
Belanja Barang Persediaan 109,450,500 - #DIV/0!
Belanja Jasa 677,954,615 657,294,253 3.14
Belanja Pemeliharaan 2,925,002,056 1,122,360,196 160.61
Belanja Perjalanan Dalam Negeri 1,180,420,189 1,300,331,975 (9.22)
Jumlah Belanja Kotor 12,943,507,481 9,860,292,660 31.27
Pengembalian Belanja (41,550,200) (27,370,000) 51.81
Jumlah Belanja 12,901,957,281 9,832,922,660 31.21

Catatan atas Laporan Keuangan 27


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015

Belanja Modal B.5 Belanja Modal


Rp1.674.401.000 Realisasi Belanja Modal TA 2015 dan 2014 adalah
masing-masing sebesar Rp1.674.401.000 dan
Rp895.950.950. Belanja modal merupakan
pengeluaran anggaran untuk perolehan aset tetap dan
aset lainnya yang memberi manfaat lebih dari satu
periode akuntansi.

Realisasi Belanja Modal TA 2015 mengalami kenaikan


sebesar 86,89 persen dibandingkan TA 2014. Hal ini
disebabkan adanya penambahan peralatan dan mesin
dan asset tetap lainnya pada TA 2015.

Perbandingan Realisasi Belanja Modal TA 2015 dan


2014

REALISASI T.A. NAIK


URAIAN REALISASI T.A 2014
2015 (TURUN) %

Belanja Modal Tanah #DIV/0!


Belanja Modal Peralatan dan Mesin 1,654,440,000 891,028,550 85.68
Belanja Modal Gedung dan Bangunan #DIV/0!
Belanja Modal Jalan, Irigasi dan Jaringan #DIV/0!
Belanja Modal Lainnya 19,961,000 4,922,400 305.51
Jumlah Belanja Kotor 1,674,401,000 895,950,950 86.89
Pengembalian - - -
Jumlah Belanja 1,674,401,000 895,950,950 86.89

B.5.1 Belanja Modal Peralatan dan Mesin

Realisasi Belanja Modal Peralatan dan Mesin TA 2015


adalah sebesar Rp1.654.440.000, mengalami kenaikan
sebesar 85,68 persen bila dibandingkan dengan

Catatan atas Laporan Keuangan 28


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
realisasi TA 2014 sebesar Rp891.028.550. Hal ini
disebabkan oleh penambahan peralatan dan mesin
dalam rangka mendukung peningkatan penilaian
Akreditasi BAN-PT pada setiap jurusan Poltekkes
Banjarmasin. Adapun rincian belanja modal peralatan
dan mesin yang menjadi aset tetap (Intrakomptabel)
sebesar Rp1.638.962.000 dan Ekstrakomptabel
sebesar Rp.15.478.000

Perbandingan Realisasi Belanja Modal Peralatan dan


Mesin TA 2015 dan 2014

NAIK
URAIAN REALISASI TA 2015 REALISASI TA 2014
(TURUN) %
Alat Angkutan Darat Bermotor - 376,450,000 (100.00)
Alat Bengkel Bermesin - 3,671,250 (100.00)
Alat Ukur - 5,665,000 (100.00)
Alat Pengolahan - 17,490,000 (100.00)
Alat Kantor 193,980,000 84,417,850 129.79
Alat Rumah Tangga 525,451,000 102,248,800 -
Belanja Modal BLU - -
Alat Kedokteran 408,281,000 103,250,000 295.43
Unit Alat Laboratorium 222,150,000 134,150,500 65.60
Alat Laboratorium Lingkungan
- 4,510,000 (100.00)
Hidup
Alat Studio 25,015,000 - #DIV/0!
Alat Kesehatan Umum 4,284,000 - #DIV/0!
Unit laboratorium Kimia Nuklir 16,800,000
Komputer Unit 205,329,000 - #DIV/0!
Peralatan Komputer 53,150,000 10,500,150 406.18
Alat Eksplorasi Topografi - 5,500,000 (100.00)
Alat SAR - 37,950,000 (100.00)
Unit Peralatan Proses/Produksi - 990,000 (100.00)
Jumlah Belanja Kotor 1,654,440,000 891,028,550 85.68
Pengembalian - - -
Jumlah Belanja 1,654,440,000 891,028,550 85.68

B.5.2 Belanja Modal Lainnya

Realisasi Belanja Modal Lainya TA 2015 dan TA 2014


adalah masing-masing sebesar Rp19.961.000 dan
Rp4.922.400. Realisasi Belanja Modal Lainnya TA

Catatan atas Laporan Keuangan 29


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
2015 mengalami kenaikan sebesar 305.51 persen
dibandingkan Realisasi TA 2014. Hal ini disebabkan
pengadaan asset tetap lainnya berupa bahan
perpustakaan tercetak untuk mendukung kegiatan
belajar mengajar.

Perbandingan Realisasi Belanja Modal Lainnya TA


2015 dan 2014

NAIK
REALISASI REALISASI
URAIAN (TURUN)
TA 2015 TA 2014
%
Belanja Modal Tanah - - -
Bahan Perpustakaan
Tercetak 19,961,000 4,922,400 305.51
Jumlah Belanja Kotor 19,961,000 4,922,400 305.51
Pengembalian - - -
Jumlah Belanja 19,961,000 4,922,400 305.51

Catatan atas Laporan Keuangan 30


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015

C. PENJELASAN ATAS POS-POS NERACA

Kas di C.1 Kas di Bendahara Pengeluaran


Bendahara
Saldo Kas di Bendahara Pengeluaran per 31 Desember
Pengeluaran
2015 dan 2014 adalah masing-masing sebesar Rp0 yang
Rp0. merupakan kas yang dikuasai, dikelola dan berada di
bawah tanggung jawab Bendahara Pengeluaran yang
berasal dari sisa UP/TUP yang belum dipertanggung-
jawabkan atau belum disetorkan ke Rekening Kas Negara
per tanggal neraca. Rincian Kas di Bendahara
Pengeluaran adalah sebagai berikut:

Rincian Kas di Bendahara Pengeluaran

Keterangan TH 2015 TH 2014


Uang Tunai - -
Bank BRI Cab. Martapura - -
Jumlah - -

Kas di C.2 Kas di Bendahara Penerimaan


Bendahara
Saldo Kas di Bendahara Penerimaan per tanggal 31
Penerimaan
Desember 2015 dan 2014 adalah sebesar masing-masing
Rp0 Rp0. Kas di Bendahara Penerimaan meliputi saldo uang
tunai dan saldo rekening di bank yang berada di bawah
tanggung jawab Bendahara Penerimaan yang sumbernya
berasal dari pelaksanaan tugas pemerintahan berupa
Penerimaan Negara Bukan Pajak.

Catatan atas Laporan Keuangan 31


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015

Kas Lainnya C.3 Kas Lainnya dan Setara Kas


dan Setara Kas
Saldo Kas Lainnya dan Setara Kas per tanggal 31
Rp0.
Desember 2015 dan 2014 masing-masing sebesar Rp0.

Kas Lainnya dan Setara Kas merupakan kas pada


bendahara pengeluaran yang bukan berasal dari UP/TUP,
kas lainnya dan setara kas. Setara kas yaitu investasi
jangka pendek yang siap dicairkan menjadi kas dalam
jangka waktu 3 bulan atau kurang sejak tanggal
pelaporan.

Persediaan C.4 Persediaan


Rp274.262.585
Nilai Persediaan per 31 Desember 2015 dan 2014
masing-masing adalah sebesar Rp274.262.585 dan
Rp172.766.302.

Persediaan adalah aset lancar dalam bentuk barang atau


perlengkapan yang dimaksudkan untuk mendukung
kegiatan operasional pemerintah, dan/atau untuk dijual,
dan/atau diserahkan dalam rangka pelayanan kepada
masyarakat. Rincian Persediaan per 31 Desember 2015
dan 2014 adalah sebagai berikut:

Rincian Persediaan
Jenis TH 2015 TH 2014
Barang Konsumsi 246,314,588 151,969,680
Barang untuk Pemeliharaan 23,994,122 20,796,622
Bahan Baku 3,732,175 -
Suku Cadang 221,700 -
Persediaan Lainnya - -
Jumlah 274,262,585 172,766,302

Catatan atas Laporan Keuangan 32


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015

Semua jenis persediaan pada tanggal pelaporan berada


dalam kondisi baik.

Tanah C.5 Tanah

Rp13.331.493.764 Nilai aset tetap berupa tanah yang dimiliki Poltekkes


Banjarmasin per 31 Desember 2015 dan 2014 adalah
sebesar Rp13.331.493.764.

Rincian saldo Tanah per 31 Desember 2015 adalah


sebagai berikut:

Rincian Tanah

No Luas Lokasi Nilai


Jl. H. Mistar Cokrokusumo Komp. Kesehatan No. 6
76,166 m2 10,992,423,264
1 Banjarbaru
2 5,371 m2 Jl Garuda No.21 Banjarbaru 2,339,070,500
Jumlah 13,331,493,764

Tanah seluas 76.166 m2 yang terletak di Jl. H. Mistar


Cokrokusumo Komp. Kesehatan No. 6 Banjarbaru, pada
tanggal pelaporan Digunakan oleh pihak BTKL seluas
3.100 m2, Bapelkes Provinsi Banjarmasin 18.720 m2 ,dan
digunakan sendiri seluas 54.346 m2.

Peralatan dan C.6 Peralatan dan Mesin


Mesin
Saldo aset tetap berupa Peralatan dan Mesin per 31
Rp16.630.114.331
Desember 2015 dan 2014 adalah Rp16.630.114.331 dan
Rp14.565.467.543. Mutasi nilai Peralatan dan Mesin
tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

Catatan atas Laporan Keuangan 33


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015

Saldo Nilai Perolehan per 31 Desember 2014 14,565,467,543


Mutasi tambah:
Pembelian 1,638,962,000
Transfer Masuk 337,684,788
Kapitalisasi Aset Peraltan dan Mesin 88,000,000
Koreksi tambah
Mutasi kurang: 0
Penghentian dari penggunaan -
Saldo per 31 Desember 2015 16,630,114,331
Akumulasi Penyusutan s.d. 31 Desember 2015 (12,298,717,956)
Nilai Buku per31 Desember 2015 4,331,396,375

Penambahan peralatan dan mesin berasal dari Belanja


Modal TA 2015 adalah sebesar Rp1.654.440.000, yang
menambah asset peralatan dan mesin dineraca hanya
sebesar Rp1.638.962.000 (Intrakomptabel) sedangkan
sisanya sebesar Rp.15.478.000 (Ekstrakomptabel) tidak
menambah asset di neraca. Penambahan asset peralatan
dan mesin juga berasal dari transfer masuk Kantor Pusat
Penanggulan Krisis Kesehatan sebesar Rp332.157.288
dan Kantor Pusat Teknologi Biomedis sebesar
Rp5.527.500. Serta adanya kapitalisasi dari belanja
barang yang menjadi asset peralatan dan mesin sebesar
Rp88.000.000.

Mutasi transaksi penambahan peralatan dan mesin


berupa:

a. Alat Kantor sebanyak 55 unit dengan nilai


Rp193.980.000
b. Alat Rumah Tangga sebanyak 459 unit dengan nilai
Rp519,423,000 (Intrakomptabel) dan 22 unit dengan nilai
Rp.6.028.000 (Ekstrakomptabel)

Catatan atas Laporan Keuangan 34


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015

c. Alat Studio sebanyak 3 unit dengan nilai


Rp25.015.000
d. Alat Kedokteran sebanyak 154 unit dengan nilai
Rp398,831,000 (Intrakomptabel) dan 58 unit dengan
nilai Rp9.450.000
e. Alat Kesehatan Umum sebanyak 1 unit dengan nilai
Rp4.284.000
f. Unit Alat laboratorium sebanyak 33 unit dengan nilai
Rp22.150.000
g. Unit Alat laboratorium Kimia Nuklir sebanyak 1 unit
dengan nilai Rp16.800.000
h. Komputer Unit sebanyak 29 unit dengan nilai
Rp205.329.000
i. Peralatan Komputer sebanyak 25 unit dengan nilai
Rp53.150.000
j. Penerimaan Transfer Masuk dari Kantor Pusat
Penanggulan Krisis Kesehatan berupa Peralatan dan
Mesin senilai Rp332.157.288
k. Penerimaan Transfer Masuk dari Kantor Pusat
Teknologi Biomedis berupa Peralatan dan Mesin
senilai Rp5.527.500.
l. Kapitalisasi Aset Berupa Peralatan dan Mesin
merupakan Kapitalisasi Aset yang diperoleh dari
pekerjaan Pemeliharaan dengan Pekerjaan Pembuatan
dan Pemasangan Tempat Spanduk Menggunakan Besi
Galvanis dengan nilai Rp. 16.500.000. Dimana Nilai
Pekerjaan ini Lebih Besar dari Nilai Minimum
Kapitalisasi Aset Peralatan dan Mesin yaitu ≥
Rp.300.000 sehingga dilakukan kapitalisasi aset

Catatan atas Laporan Keuangan 35


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
peralatan dan mesin dicatat sebagai Pembelian Alat
Kantor Lainnya pada Aplikasi SIMAK BMN sebesar
Rp. 16.500.000
m. Kapitalisasi Aset Berupa Peralatan dan Mesin
merupakan Kapitalisasi Aset yang diperoleh dari
pekerjaan Pemeliharaan dengan Pekerjaan Pembuatan
Sekat Ruangan Jurusan Keperawatan dengan
menggunakan Lemari Buku Finishing Cat Deco
sebanyak 20 buah dengan harga satuan sebesar
Rp.3.575.000. Dimana Nilai Pekerjaan ini Lebih Besar
dari Nilai Minimum Kapitalisasi Aset Peralatan dan
Mesin yaitu ≥ Rp.300.000 sehingga dilakukan
kapitalisasi aset peralatan dan mesin dicatat sebagai
Pembelian Partisi pada Aplikasi SIMAK BMN sebesar
@ Rp.3.575.000

Rincian Peralatan dan Mesin disajikan pada Lampiran


Laporan Keuangan ini.

Gedung dan C.7 Gedung dan Bangunan


Bangunan
Nilai Gedung dan Bangunan per 31 Desember 2015 dan
Rp36.774.870.398 2014 adalah masing-masing sebesar Rp36.774.870.398
dan Rp36.394.409.546 . Mutasi transaksi terhadap
Gedung dan Bangunan pada tanggal pelaporan adalah
sebagai berikut:

Catatan atas Laporan Keuangan 36


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
Saldo Nilai Perolehan per 31 Desember 2014 36,394,409,546
Mutasi tambah:
kapitalisasi Aset 380,460,852
Mutasi kurang: -
Saldo per 31 Desember 2015 36,774,870,398
Akumulasi Penyusutan s.d. 31 Desember 2015 (4,729,236,154)
Nilai Buku per 31 Desember 2015 32,045,634,244

Mutasi transaksi penambahan peralatan dan mesin


berupa:

a. Kapitalisasi Aset Berupa Gedung dan Bangunan


merupakan Kapitalisasi Aset yang diperoleh dari
pekerjaan Pemeliharaan Gedung dengan Pekerjaan
Pembuatan Sekat Ruangan Jurusan Gizi, Kebidanan
dan Pemasangan Atap Selasar Jurusan Keperawatan.
Adapun Rincian Perkerjaan tersebut antara lain

- Pekerjaan Pemasangan Sekat Jurusan kebidanan


dari kayu permanen dan sekat ruang kelas
Jurusan Kebidanan dari Rolling door Besi
Rp.154,484,000
- Pekerjaan Pemasangan Sekat Jurusan Gizi dari
Kayu Permanen sebesar Rp. 140,886,297
- Pekerjaan Pemasangan Atap Selasar Jurusan
Keperawatan dengan Nilai Pekerjaan
Rp.85,090,555
Dicatat dalam Aplikasi SIMAK BMN sebagai
Pengembangan Aset secara Langsung pada Bangunan
Gedung Pendidikan Permanen NUP. 9 dan 14 sebesar
Rp. 380,460,851.69

Catatan atas Laporan Keuangan 37


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
Rincian aset tetap Gedung dan Bangunan disajikan pada
Lampiran Laporan Keuangan ini.

Jalan,Jaringan C.8 Jalan, Irigasi, dan Jaringan


dan Irigasi
Saldo Jalan, Irigasi, dan Jaringan per 31 Desember 2015
Rp122.130.000
dan 2014 adalah masing-masing sebesar Rp122.130.000.
Mutasi transaksi terhadap Jalan, Irigasi, dan Jaringan
pada tanggal pelaporan adalah sebagai berikut:

Saldo Nilai Perolehan per 31 Desember 2014 122,130,000


Mutasi tambah:
-
Mutasi kurang: -
Saldo per 31 Desember 2015 122,130,000
Akumulasi Penyusutan s.d. 31 Desember 2015 (53,684,753)
Nilai Buku per 31 Desember 2015 68,445,247

Rincian aset tetap Jalan, Irigasi dan Jaringan disajikan


pada Lampiran Laporan Keuangan ini.

Aset Tetap C.9 Aset Tetap Lainnya


Lainnya
Aset Tetap Lainnya merupakan aset tetap yang tidak
Rp580.628.195 dapat dikelompokkan dalam tanah,peralatan dan mesin,
gedung dan bangunan, jalan, irigasi dan jaringan. Saldo
Aset Tetap Lainnya per 31 Desember 2015 dan 2014
adalah Rp580.628.195 dan Rp.560.667.195. Mutasi
transaksi penambahan Aset Tetap Lainnya berupa buku
perpustakaan senilai Rp.19.961.000.

Catatan atas Laporan Keuangan 38


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
Saldo Nilai Perolehan per 31 Desember 2014 560,667,195
Mutasi tambah:
Penambahan bahan perpustakaan tercetak 19,961,000
Mutasi kurang: -
Saldo per 31 Desember 2015 580,628,195
Akumulasi Penyusutan s.d. 31 Desember 2015 (8,017,500)
Nilai Buku per 31 Desember 2015 572,610,695

Rincian Aset Tetap Lainnya disajikan pada Lampiran


Laporan Keuangan ini.

Konstruksi C.10 Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP)


Dalam
Saldo konstruksi dalam pengerjaan per 31 Desember
Pengerjaan
2015 dan 2014 adalah masing-masing sebesar
Rp606.328.000
Rp606.328.000 yang merupakan pekerjaan perencanaan
dan DED Pembangunan Gedung Poltekkes Kemenkes
Banjarmasin.

Rincian lebih lanjut terkait Konstruksi Dalam Pengerjaan


disajikan dalam lampiran.

Akumulasi C.11 Akumulasi Penyusutan Aset Tetap


Penyusutan
Saldo Akumulasi Penyusutan Aset Tetap per 31 Desember
Aset Tetap
2015 dan 2014 adalah masing-masing Rp17.089.656.363
Rp17.089.321.138
dan Rp14.143.716.918. Akumulasi Penyusutan Aset
Tetap merupakan alokasi sistematis atas nilai suatu aset
tetap yang disusutkan selama masa manfaat aset yang
bersangkutan selain untuk Tanah dan Konstruksi dalam
Pengerjaan (KDP).

Rincian Akumulasi Penyusutan Aset Tetap per 31


Desember 2015 adalah sebagai berikut:

Catatan atas Laporan Keuangan 39


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
Rincian Akumulasi Penyusutan Aset Tetap

Akumulasi
No Aset Tetap Nilai Perolehan Nilai Buku
Penyusutan
1 Peralatan dan Mesin 14,910,492,543 12,298,382,731 2,612,109,812
2 Gedung dan Bangunan 36,394,409,546 4,729,236,154 31,665,173,392
3 Jalan, Irigasi dan Jaringan 122,130,000 53,684,753 68,445,247
4 Aset Tetap Lainnya 580,628,195 8,017,500 572,610,695
Akumulasi Penyusutan 52,007,660,284 17,089,321,138 34,918,339,146

Rincian akumulasi penyusutan aset tetap disajikan pada


Lampiran A1 Laporan Keuangan ini.

Uang Muka dari C.12 Uang Muka dari KPPN


KPPN Rp0
Saldo Uang Muka dari KPPN per per 31 Desember 2015
dan 2014 masing-masing sebesar Rp0. Uang Muka dari
KPPN merupakan Uang Persediaan (UP) atau Tambahan
Uang Persediaan (TUP) yang diberikan KPPN sebagai uang
muka kerjadan masih berada pada atau dikuasai oleh
Bendahara Pengeluaran pada tanggal pelaporan.

Utang kepada C.13 Utang kepada Pihak Ketiga


Pihak Ketiga
Nilai Utang kepada Pihak Ketiga per 31 Desember 2015
Rp87.827.914 dan 2014 masing-masing sebesar Rp87.827.914 dan
Rp54.926.901. Utang kepada Pihak Ketiga merupakan
kewajiban yang masih harus dibayar dan segera
diselesaikan kepada pihak ketiga lainnya dalam waktu
kurang dari 12 (dua belas bulan) sejak tanggal pelaporan.
Adapun rincian Utang Pihak Ketiga pada Poltekkes
Banjarmasin per tanggal pelaporan adalah sebagai
berikut:

Catatan atas Laporan Keuangan 40


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
Uraian Jumlah Penjelasan

Belanja Pegawai yang kekurangan Gaji, Gaji terusan


19,067,075
Masih Harus Dibayar pegawai Desember 2015

Belanja Barang yang Langganan Daya dan Jasa


68,760,839
masih harus dibayar bulan Desember 2015

Total 87,827,914

Pendapatan C.14 Pendapatan Diterima di Muka


Diterima di Nilai Pendapatan Diterima di Muka per 31 Desember
Muka 2015 dan 2014 adalah masing-masing sebesar
Rp1.017.350.000 Rp1.017.350.000 dan Rp551.350.000. Pendapatan
Diterima di Muka merupakan pendapatan yang sudah
diterima pembayarannya, namun barang/jasa belum
diserahkan. Keseluruhan Pendapatan Diterima di Muka
tersebut bersumber dari Pendapatan Negara Bukan
Pajak, dengan rincian sebagai berikut:
Uraian Jumlah

Mahasiswa (Pendapatan Uang Pendidikan) 1,016,600,000


Bank BRI cab. Martapura (Pendapatan Sewa
750,000
Tanah (ATM))
Total 1,017,350,000

Ekuitas C. 15 Ekuitas

Rp50.125.328.221 Ekuitas per 31 Desember 2015 dan 2014 adalah masing-


masing sebesar Rp 50.125.328.221 dan
Rp51.003.268.531. Ekuitas adalah kekayaan bersih
entitas yang merupakan selisih antara aset dan
kewajiban.
Rincian lebih lanjut tentang ekuitas disajikan dalam
Laporan Perubahan Ekuitas.

Catatan atas Laporan Keuangan 41


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015

D. PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN


OPERASIONAL
Pendapatan
D.1 Pendapatan Penerimaan Negara Bukan Pajak
PNBP
Jumlah Pendapatan untuk periode yang berakhir pada
Rp8.100.375.525
31 Desember 2015 dan 2014 adalah sebesar
Rp8.100.375.525 dan Rp0. Pendapatan tersebut terdiri
dari:
Rincian Pendapatan Negara Bukan Pajak Tahun 2015 dan
2014
NAIK
URAIAN TH 2015 TH 2014 (TURUN)
%

Pendapatan dari Pengelolaan BMN - -


14,799,372
Pendapatan Jasa Lembaga
Keuangan / Jasa Giro - -
378,653
Pendapatan Pendidikan 8,085,197,500
Pendapatan Lain-lain -
Jumlah 8,100,375,525 - -
Pendapatan Pengelolaan BMN berasal dari Sewa Tanah,
Gedung, dan Bangunan berupa Sewa Rumah Dinas
Pegawai dan Sewa Tanah ATM BRI. Pendapatan
Pendidikan berasal dari Uang Pendidikan, Uang Ujian
Masuk, Kenaikan Tingkat, dan Akhir Pendidikan, dan
pendidikan lainnya.

Beban Pegawai D.2 Beban Pegawai


Rp18.124.722.793
Jumlah Beban Pegawai pada Tahun 2015 dan 2014
adalah masing-masing sebesar Rp 18.124.722.793 dan
Rp0. Beban Pegawai adalah beban atas kompensasi, baik
dalam bentuk uang maupun barang yang ditetapkan
berdasarkan peraturan perundang-undangan yang
diberikan kepada pejabat negara, Pegawai Negeri Sipil
(PNS), dan pegawai yang dipekerjakan oleh

Catatan atas Laporan Keuangan 42


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
pemerintahyang belum berstatus PNS sebagai imbalan
atas pekerjaan yang telah dilaksanakan kecuali
pekerjaan yang berkaitan dengan pembentukan modal.

Rincian Beban Pegawai Tahun 2015 dan 2014

NAIK
URAIAN JENIS BEBAN TH 2015 TH 2014 (TURUN)
%
Beban Gaji 10,016,804,280 - -

Beban Tunjangan-Tunjangan 8,059,996,563 - -


Beban Honorarium dan
Vakasi - -
Beban Lembur 47,922,000 - -
Jumlah 18,124,722,843 - -

Beban D.3 Beban Persediaan


Persediaan
Jumlah Beban Persediaan pada Tahun 2015 dan 2014
Rp709.709.509
adalah masing-masing sebesar Rp 709.709.509 dan Rp0.
Beban Persediaan merupakan beban untuk mencatat
konsumsi atas barang-barang yang habis pakai,
termasuk barang-barang hasil produksi baik yang
dipasarkan maupun tidak dipasarkan. Rincian Beban
Persediaan untuk Tahun 2015 dan 2014 adalah sebagai
berikut:

Rincian Beban Persediaan Tahun 2015 dan 2014

NAIK
URAIAN JENIS BEBAN TH 2015 TH 2014 (TURUN)
%
Beban Persediaan Konsumsi 451,281,575 - -
Beban Persediaan bahan baku 242,653,234 - -
Beban Persediaan Lainnya 15,774,700 - -
Jumlah Beban Persediaan 709,709,509 - -

Catatan atas Laporan Keuangan 43


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015

Beban Barang D.4 Beban Barang dan Jasa


dan Jasa
Jumlah Beban Barang dan Jasa Tahun 2015 dan 2014
Rp7.877.590.261
adalah masing-masing sebesar Rp7.877.590.261 dan
Rp0. Beban Barang dan Jasa terdiri dari beban barang
dan jasa berupa konsumsi atas barang dan/atau jasa
dalam rangka penyelenggaraan kegiatan entitas serta
beban lain-lain berupa beban yang timbul karena
penggunaan alokasi belanja modal yang tidak
menghasilkan aset tetap. Rincian Beban Barang dan
Jasa untuk Tahun 2015 dan 2014 adalah sebagai
berikut:

Rincian Beban Barang dan JasaTahun 2015 dan 2014

NAIK
URAIAN JENIS BEBAN TH 2015 TH 2014 (TURUN)
%
Beban Barang Operasional 7,160,646,798 - -
Beban Langganan Daya dan Jasa 579,015,463 -
Beban sewa 13,350,000 - -
Beban Jasa Profesi 104,900,000 - -
Beban Jasa Lainnya 4,200,000 - -
Beban Aset Ekstrakomtabel Peralatan dan Mesin 15,478,000 - -
Beban Aset Ekstrakomtabel Gedung dan Bangunan - - -
Beban Aset Ekstrakomtabel Aset Tetap Lainnya - - -
Jumlah 7,877,590,261 - -

Beban D.5 Beban Pemeliharaan


Pemeliharaan Beban Pemeliharaan Tahun 2015 dan 2014 adalah
Rp2.606.433.045 masing-masing sebesar Rp 2.606.433.045 dan Rp0.
Beban Pemeliharaan merupakan beban yang
dimaksudkan untuk mempertahankan aset tetap atau
aset lainnya yang sudah ada ke dalam kondisi normal.
Rincian beban pemeliharaan untuk Tahun 2015 dan
2014 adalah sebagai berikut:

Catatan atas Laporan Keuangan 44


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015

Rincian Beban Pemeliharaan Tahun 2015 dan 2014

NAIK
URAIAN JENIS BEBAN TH 2015 TH 2014 (TURUN)
%
Beban Persediaan Bahan Untuk Pemeliharaan 54,044,841
Beban Persediaan Suku Cadang 95,847,000
Beban Pemeliharaan Gedung dan Bangunan 1,465,421,763 - -
Beban Pemeliharaan Peralatan dan Mesin 991,119,441 - -
Beban Pemeliharaan Lainnya - -
Jumlah 2,606,433,045 - -

Beban D.6 Beban Perjalanan Dinas


Perjalanan
Beban Perjalanan Dinas Tahun 2015 dan 2014 adalah
Dinas
masing-masing sebesar Rp 1.180.419.989 dan Rp0.
Rp1.180.419.989
Beban tersebut merupakan beban yang terjadi untuk
perjalanan dinas dalam rangka pelaksanaan tugas,
fungsi, dan jabatan. Rincian Beban Perjalanan Dinas
untuk Tahun 2015 dan 2014 adalah sebagai berikut:

Rincian Beban Perjalanan Dinas Tahun 2015 dan 2014

NAIK
URAIAN JENIS BEBAN TH 2015 TH 2014 (TURUN)
%
Beban Perjalanan Biasa 1,131,566,989 - -
Beban Perjalanan Dinas Dalam Kota 30,315,000 - -
Beban Perjalanan Dinas Paket Meeting Dalam Kota 18,538,000 - -
Beban Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar Kota - -
Jumlah 1,180,419,989 - -

Beban D.7 Beban Penyusutan dan Amortisasi


Penyusutan
Jumlah Beban Penyusutan dan Amortisasi untuk Tahun
dan Amortisasi
2015 dan 2014 adalah masing-masing sebesar Rp
Rp2.645.562.781
2.645.562.781 dan Rp0.

Catatan atas Laporan Keuangan 45


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015

Beban Penyusutan merupakan beban untuk mencatat


alokasi sistematis atas nilai suatu aset tetap yang dapat
disusutkan (depreciable assets) selama masa manfaat
aset yang bersangkutan. Sedangkan Beban Amortisasi
digunakan untuk mencatat alokasi penurunan manfaat
ekonomi untuk Aset Tak berwujud. Rincian Beban
Penyusutan dan Amortisasi untuk tahun 2015 dan 2014
adalah sebagai berikut:

Rincian Beban Penyusutan dan Amortisasi Tahun 2015


dan 2014

URAIAN BEBAN PENYUSUTAN DAN NAIK


TH 2015 TH 2014
AMORTISASI (TURUN) %
Beban Penyusutan Peralatan dan Mesin 1,612,801,577 - -
Beban Penyusutan Gedung dan Bangunan 1,030,588,339 - -
Beban Penyusutan Jalan, Irigasi, Jaringan 2,172,865 - -
Beban Penyusutan Aset Tetap Lainnya - - -
Jumlah Penyusutan 2,645,562,781 - -

Beban Amortisasi Aset Tak Berwujud - - -


Beban Penyusutan aset lain-lain - - -
Jumlah Amortisasi - - -
Jumlah Beban Penyusutan dan Amortisasi 2,645,562,781 - -

Surplus dari D.8 Kegiatan Non Operasional


Kegiatan Non
Pos Surplus dari Kegiatan Non Operasional terdiri dari
Operasional
pendapatan dan beban yang sifatnya tidak rutin dan
Rp16.516.092
bukan merupakan tugas pokok Dan fungsi entitas.
Surplus dari Kegiatan Non Operasional Tahun 2015 dan
2014 adalah sebagai berikut:

Catatan atas Laporan Keuangan 46


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015

Rincian Kegiatan Non Operasional Tahun 2015 dan 2014

URAIAN TH 2015 TH 2014

Surplus Dari Kegiatan Non Operasional Lainnya


Pendapatan dari Kegiatan Non Operasional Lainnya 16,516,092 -

Surplus (Defisit) dari Kegiatan Non Operasional Lainnya 16,516,092 -

Defisit Selisih Kurs -


Surplus (Defisit) dari Kegiatan Non Operasional 16,516,092 -

Pos Luar Biasa D.9 Pos Luar Biasa


Rp0
Pos Luar Biasa terdiri dari pendapatan dan beban yang
sifatnya tidak sering terjadi, tidak dapat diramalkan dan
berada di luar kendali entitas.

Catatan atas Laporan Keuangan 47


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015

E. PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN


PERUBAHAN EKUITAS

Ekuitas Awal E.1 Ekuitas Awal


Rp51.003.268.531
Nilai ekuitas pada tanggal 1 Januari 2015 dan 2014
adalah masing-masing sebesar Rp51.003.268.531 dan
Rp0.

Defisit LO E.2 Surplus (Defisit) LO

Rp25.027.546.617. Jumlah Defisit LO untuk periode yang berakhir pada 31


Desember 2015 dan 2014 adalah sebesar Rp
25.027.546.617 dan Rp0. Defisit LO merupakan selisih
kurang antara surplus/deficit kegiatan operasional,
surplus/defisit kegiatan non operasional, dan pos luar
biasa.

Koreksi Nilai E.3 Koreksi Nilai Persediaan


Persediaan Rp0
Koreksi Nilai Persediaan mencerminkan koreksi atas nilai
persediaan yang diakibatkan karena kesalahan dalam
penilaian persediaan yang terjadi pada periode
sebelumnya. Koreksi tambah atas nilai persediaan untuk
tahun 2015 dan 2014 adalah masing-masing sebesar
Rp0. Rincian Koreksi Nilai Persediaan untuk tahun 2015
adalah sebagai berikut:

Catatan atas Laporan Keuangan 48


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
Rincian Koreksi Nilai Persediaan

Jenis Persediaan Koreksi

Barang Konsumsi -
Suku Cadang -
Jumlah -

Ekuitas Akhir E.4 Ekuitas Akhir


Rp50. 125.328.221
Nilai Ekuitas pada tanggal 31 Desember 2015 dan 2014
adalah masing-masing sebesar Rp 50.125.328.221 dan
Rp51.003.268.531

Catatan atas Laporan Keuangan 49


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015

A. PENGUNGKAPAN-PENGUNGKAPAN LAINNYA.

F.1 KEJADIAN-KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL


NERACA

Tidak Ada

F.2 PENGUNGKAPAN LAIN-LAIN


Temuan Hasil Audit Inspektorat Jenderal Kemenkes RI s.d
Per 31 Desember 2015 belum ditindak lanjuti meliputi :
1. Tahun Anggaran 2012 No. PS.02.01/II.2/2262/2013
Tgl.01 April 2013 terdapat 2 temuan dengan kerugian
negara Rp0,-.
2. Tahun Anggaran 2012 dan 2013
No.PS.02.01/III.2/3186/2013 Tgl 29 Agustus 2013,
terdapat 7 temuan dengan Kerugian Negara sebesar
Rp27.456.000,-.

Catatan atas Laporan Keuangan 50


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015
Lampiran A1

Poltekkes Banjarmasin
Rincian Nilai Perolehan, Beban Penyusutan/Amortisasi,
Akumulasi Penyusutan/Amortisasi dan Nilai Buku Aset Tetap
Untuk Periode yang Berakhir pada 31 Desember 2015
Masa Akm. Peny. Beban Peny. Akm. Peny. Nilai Buku
No Aset Tetap Nilai Perolehan
Manfaat Per 31-12-2014 Tahun 2015 Per 30-11-2015 Per 31-12-2015
131111 TANAH

2.01.01 TANAH PERSIL 13,331,493,764 0 - 0 13,331,493,764

Jumlah 13,331,493,764 0 0 0 13,331,493,764


132111 PERALATAN DAN MESIN

3.01.01 ALAT BESAR DARAT 256,625 256,625 0


10 256,625 -
3.01.03 ALAT BANTU 384,946,788 216,402,172 54,881,591
7 271,283,763 113,663,025
3.02.01 ALAT ANGKUTAN DARAT BERMOTOR 3,237,418,516 2,147,353,721 252,965,646
7 2,400,319,367 837,099,149
3.02.02 ALAT ANGKUTAN DARAT TAK BERMOTOR 1,771,000 1,771,000 0
2 1,771,000 -
3.03.01 ALAT BENGKEL BERMESIN 98,508,625 45,794,144 8,983,840
10 54,777,984 43,730,641
3.03.02 ALAT BENGKEL TAK BERMESIN 519,977,431 361,613,386 102,895,041
5 464,508,427 55,469,004
3.03.03 ALAT UKUR 60,891,153 39,160,731 7,850,472
5 47,011,203 13,879,950
3.04.01 ALAT PENGOLAHAN 49,886,217 24,162,967 8,540,300
4 32,703,267 17,182,950
3.05.01 ALAT KANTOR 1,438,415,367 860,280,762 172,462,210
5 1,032,742,972 405,672,395
3.05.02 ALAT RUMAH TANGGA 3,211,286,055 1,847,691,997 395,671,969
5 2,243,363,966 967,922,089
3.06.01 ALAT STUDIO 88,293,775 49,503,275 7,483,500
5 56,986,775 31,307,000
3.06.02 ALAT KOMUNIKASI 115,404,146 72,031,546 20,363,600
5 92,395,146 23,009,000
3.06.03 PERALATAN PEMANCAR 9,284,705 2,321,175 928,470
10 3,249,645 6,035,060
3.06.04 PERALATAN KOMUNIKASI NAVIGASI 12,713,800 1,784,718 847,588
15 2,632,306 10,081,494
3.07.01 ALAT KEDOKTERAN 1,998,090,551 1,299,298,334 150,207,123
5 1,449,505,457 548,585,094
3.07.02 ALAT KESEHATAN UMUM 472,668,144 448,230,943 9,443,829
5 457,674,772 14,993,372
3.08.01 UNIT ALAT LABORATORIUM 2,163,040,093 1,374,672,677 123,191,593
8 1,497,864,270 665,175,823
3.08.02 UNIT ALAT LABORATORIUM KIMIA NUKLIR 86,897,328 23,587,500 5,089,667
15 28,677,167 58,220,161
3.08.06 ALAT LABORATORIUM LINGKUNGAN HIDUP 121,594,607 77,876,817 10,280,118
7 88,156,935 33,437,672
3.08.08 ALAT LABORATORIUM STANDARISASI 43,746,228 34,846,098 2,149,905
KALIBRASI & INSTRUMENTASI 10 36,996,003 6,750,225
3.10.01 KOMPUTER UNIT 1,914,920,590 1,420,764,515 200,480,450
4 1,621,244,965 293,675,625
3.10.02 PERALATAN KOMPUTER 4 360,651,492 245,974,386 40,065,914
286,040,300 74,611,192
3.11.01 ALAT EKSPLORASI TOPOGRAFI 5,500,000 550,000 1,100,000
5 1,650,000 3,850,000
3.11.02 ALAT EKSPLORASI GEOFISIKA 98,132 98,132 0
10 98,132 -
3.12.01 ALAT PENGEBORAN MESIN 93,930,000 32,875,500 9,393,000
10 42,268,500 51,661,500
3.13.02 PRODUKSI 52,992,000 18,547,200 5,299,200
10 23,846,400 29,145,600
JUMLAH DIPINDAHKAN PERALATAN &
MESIN 16,543,183,368 3,573,412,504 1,590,575,026 12,238,025,347 4,305,158,021

Catatan atas Laporan Keuangan 51


Laporan Keuangan Poltekkes Banjarmasin Tahun 2015

Masa Akm. Peny. Beban Peny. Akm. Peny. Nilai Buku


No Aset Tetap Nilai Perolehan
Manfaat Per 31-12-2014 Tahun 2015 Per 31-12-2015 Per 31-12-2015

JUMLAH DIPINDAHAN
16,543,183,368 3,573,412,504 1,590,575,026 12,238,025,347 4,309,767,571
PERALATAN & MESIN
3.13.03 PENGOLAHAN DAN 745,000 422,172 49,666
PEMURNIAN 15 471,838 273,162
3.15.02 ALAT PELINDUNG 2,119,578 2,119,578 0
5 2,119,578 -
3.15.03 ALAT SAR 37,950,000 9,487,500 18,975,000 28462500 9,487,500
2
3.15.04 ALAT KERJA 7,173,099 1,075,965 717,310 1,793,275 5,379,824
10
PENERBANGAN
3.17.01 UNIT PERALATAN 22,054,604 8,261,936 2,484,575 10,746,511 11,308,093
PROSES/PRODUKSI 8
3.19.01 PERALATAN OLAH RAGA 16,763,682 16,763,682 0 16,763,682 -
3
6.02.03 TANDFA PENGHARGAAN 125,000 0 0 - 125,000
BIDANG OLAH RAGA 0

Jumlah 16,630,114,331 3,598,438,122 1,612,801,577 12,298,382,731 4,336,341,150


133111 GEDUNG DAN BANGUNAN
-
4.01.01 BANGUNAN GEDUNG 33,570,859,261 3,149,984,411 908,663,132 4,058,647,543
TEMPAT KERJA 50 29,512,211,718
4.01.02 BANGUNAN GEDUNG 3,204,011,137 548,663,404 121,925,207 670,588,611
TEMPAT TINGGAL 50 2,533,422,526

Jumlah 36,774,870,398 3,698,647,815 1,030,588,339 4,729,236,154 32,045,634,244

134111 JALAN DAN JEMBATAN


-
5.01.01 JALAN 41,734,000 41,734,000 0 41,734,000 -
10
5.01.02 JEMBATAN 80,396,000 9,777,888 2,172,865 11,950,753 68,445,247
50
122,130,000 51,511,888 53,684,753 68,445,247
Jumlah 2,172,865
135121 ASET TETAP LAINNYA
-
BAHAN PERPUSTAKAAN 0 0 558,915,945
6.01.01 0 558,915,945 0
TERCETAK
BAHAN PERPUSTAKAAN 0 - 10,415,000
6.01.02 TEREKAM DAN BENTUK 0 10,415,000 0
MIKRO
KARTOGRAFI, NASKAH, 0 - 3,190,000
6.01.03 0 3,190,000 0
DAN LUKISAN
BARANG BERCORAK 0 8,017,500 -
6.02.01 4 8,017,500 8,017,500
KESENIAN
0 - 89,750
6.05.01 TANAMAN 0 89,750 0
580,628,195 8,017,500 - 8,017,500 572,610,695
Jumlah

Total 54,107,742,924 7,356,615,325 2,645,562,781 17,089,321,138 37,023,031,336

* Beban Amortisasi

Catatan atas Laporan Keuangan 52