Anda di halaman 1dari 3

NAMA : ANGRAENY

NIM : 217200037
KELAS : AKUNTANSI 3.A

Pertemuan 10
Berikut ini ikhtisar transaksi informasi yang berhubungan dengan modal saham PT. Samarinda
dan PT. Minahasa, untuk keperluan pelaporan modal saham dalam neraca perusahaan. Kedua
perusahaan tersebut satu sama lainnya tidak saling berhubungan.
1. PT. Samarinda : Manajemen perusahaan menyetujui pengeluaran 25.000 leembar saham biasa
dengan nilai nominal Rp.5.000 per lembar. Semua saham dijual pada harga Rp.6.000 lembar.
Pada tahun 1999 dan tahun 2000, perusahaan menderita rugi masing-masing sebesar
Rp.30.000.000 dan Rp.14.000.000. pada tahun 2001 dan 2002, perusahaan memperoleh laba
bersih masing-masing sebesar Rp.8.000.000 dan 41.000.000, perusahaan tidak mengumumkan
pembagian deviden selama empat tahun tersebut!
2. PT. Minahasa : Manajemen perusahaan menyetujui pengeluaran 5.000 lembar saham preferen
5%, dengan nilai nominal Rp.100.000 perlembar dan 500.000 lembar saham biasa tanpa nilaai
nominal. Perusahaan menjual saham preferen sebanyak 1.000 dengan harga Rp.105.000 per
lembar dan 200.000 lembar saham biasa dengan harga Rp.300.000.000. pada awal tahun 2002,
saldo rekening laba ditahan perusahaan menunjukkan saldo sebesar Rp.120.000.000. Selama
tahun 2002, perusahaan memperoleh laba bersih sebesar Rp.65.000.000 dan perusahaan hanya
mengurangi saldo laba ditahan akhir tahun, untuk deviden saham preferen sebanyak 5%.
Diminta :
Bagaimana pelaporan modal saham dalam neraca untuk kedua perusahaan pada tanggal 31
Desember 2002. Tunjukkan perhitungannya!
Jawaban :

1.PT. SAMARINDA
1999
Kas Rp.95.000.000
Disagio saham Rp.30.000.000
Modal saham Rp.125.000.000

2000
Kas Rp.81.000.000
Disagio saham Rp.14.000.000
Modal saham Rp.95.000.000

2001
Kas Rp.89.000.000
Modal saham Rp.81.000.000
Agio saham Rp. 8.000.000
2002
Kas Rp.130.000.000
Modal saham Rp.89.000.000
Agio saham Rp.41.000.000

2. PT. MINAHASA
Saham preferen
Rp.100.000 @ 1000 lembar beredar = Rp.100.000.000
Agio saham = Rp. 5.000.000
Rp.105.000.000
Saham tanpa nilai tetap
200.000 lembar = Rp.300.000.000
Rp.300.000.000
Jumlah Rp.405.000.000
Coba ditahan Rp.120.000.000
Jumlah modal Rp. 525.000.000
Pertemuan 11
Pada tanggal 1 Januari 2005 Tuan A membeli obligasi PT. X. Nilai nominal obligasi yang dibeli
sebesar Rp.300.000.000,-. Bunga 8% per tahun dengan harga beli Rp.278.000.000. Bunga
obligasi jatuh tempo tiap tanggal 1 juli dan 1 januari. Obligasi itu jatuh tempo pada tanggal 1
januari 2008. Investasi ini akan memberikan hasil pada Tuan A sebesar 24%.
Diminta :
Buatlah tabel pendapatan bunga dan amortisasi disagio dengan metode :
a. Garis lurus
b. Bunga efektif
Buatlah jurnal untuk mencatat penerimaan bunga dan amortisasi disagio pada tanggal 1 januari
2005 dengan metode :
a. Garis lurus
b. Bunga efektif
Jawaban :
Tabel Akumulasi Disagio Obligasi Metode Garis Lurus

Tahun Bunga Obligasi Akumulasi Disagio Jumlah Pendapatan Bunga


2005 Rp.54.000.000 Rp.5.500.000 Rp.59.500.000
2006 Rp.54.000.000 Rp.5.500.000 Rp.59.500.000
2007 Rp.54.000.000 Rp.5.500.000 Rp.59.500.000
2008 Rp.54.000.000 Rp.5.500.000 Rp.59.500.000
Rp.216.000.000 Rp.22.000.000 Rp.238.000.000

1. Rp.300.000.000 X 18% = Rp.54.000.000


2. Rp.300.000.000 – 278.000.000 = Rp.22.000.000 = Rp.5.500.000
4
3. Rp.54.000.000 + Rp.5.500.000 = Rp.59.500.000
Tabel Akumulasi Disagio Obligasi Metode Bunga Efektif Dengan Tarif Efektif Sebesar 24%

Tahun Bunga obligasi Jumlah obligasi Akumulasi disagio Nilai buku obligasi
01-01-05 Rp.278.000.000
31-12-05 Rp.54.000.000 Rp.66.720.000 Rp.12.720.000 Rp.265.280.000
31-12-06 Rp.54.000.000 Rp.63.667.200 Rp.9.667.200 Rp.255.612.000
31-12-07 Rp.54.000.000 Rp.61.347.072 Rp.7.347.072 Rp.248.265.728
31-12-08 Rp.54.000.000 Rp.59.583.774 Rp.5.503.174 Rp.242.681.954