Anda di halaman 1dari 4

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

PEMERIKSAAN KUALITAS AIR RO (REVERSE OSMOSIS)


RUMAH SAKIT UNIVERSITAS AIRLANGGA
NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN

00 1/ 5
RumahSakit
UniversitasAirlangga
Surabaya

DITETAPKAN OLEH
DIREKTUR,

STANDAR PROSEDUR TANGGAL TERBIT


OPERASIONAL
1 April 2019
Prof.Dr.Nasronudin,dr.,Sp.PD,
K-PTI,FINASIM
NIP. 195611031984031001
1. PENGERTIAN pengambilan sampel air adalah upaya kegiatan pengambilan sampel air yang
akan diperiksa kualitasnya secara mikrobiologis, fisika maupun kimia.

2. TUJUAN 1. Tujuan Umum


Sebagai penerapan acuan langkah-langkah untuk pengambilan
sampel air di rumah sakit
2. Tujuan Khusus
a. Memastikan kualitas air yang dipakai untuk dialysis sesuai
standar yang ditentukan
b. Menjaga keamanan pasien
3. KEBIJAKAN 1. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
1204/MENKES/SK/X/2004 Tentang Persyaratan Kesehatan
Lingkungan Rumah Sakit
2. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2019
tentang kesehatan lingkungan rumahsakit

4. PROSEDUR A. Pelaksanaan Pengambilan dan Pemeriksaan Sampel


Ruang RO lantai 1 dan 6
B. Jenis Pemeriksaan Laboratorium
1. Pemeriksaan air bersih secara mikrobiologis 1x dalam 1 bulan
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
PEMERIKSAAN KUALITAS AIR RO (REVERSE OSMOSIS)
RUMAH SAKIT UNIVERSITAS AIRLANGGA
NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN

00 1/ 5
RumahSakit
UniversitasAirlangga
Surabaya

2. Pemeriksaan air bersih secara kimia fisika 2x dalam 1 tahun


C. JadwalPengambilanSampel
1. Pengambilan sampel air bersih secara bakteriologi dilakukan
tiap 1bulan sekali
2. Pengambilan sampel air bersih secara kimia fisika dilakukan
tiap 6 bulan sekali yaitu bulan bulan Januari dan bulan Juli
D. TitikPengambilanSampel
1. Titik pengambilan Sampel Air RO
a. tandon RO
b. port keluar air RO ke mesin HD

E. ProsedurPengambilanSampel
1. Air RO
a. Bersihkan kran dari setiap benda yang menempel
danmengganggu, dengan kain bersih, bersihkan ujung kran
dari setiap kotoran atau debu.
b. Putar sampai kran terbuka sehingga air mengalir secara
maksimal dan bairkan air mengalir selama 1 – 2 menit.
c. Petugas pengambil sampel menggunakan APD (Masker dan
handscoon) kemudian mengusap tangan dengan
menggunakan alcohol 70% agar mencegah terjadinya
kontaminasi
d. Sterilkan mulut kran dengan cara memanaskan mulut kran
menggunakan korek api atau lilin selama 1-2 menit
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
PEMERIKSAAN KUALITAS AIR RO (REVERSE OSMOSIS)
RUMAH SAKIT UNIVERSITAS AIRLANGGA
NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN

00 1/ 5
RumahSakit
UniversitasAirlangga
Surabaya

e. Buka plastik pembungkus pada mulut botol.


f. Buka tutup botol dengan tangan kiri, botol dipegang tangan
kanan. Untuk mencegah masuknya debu yang mungkin
mengandung mikroorganisme, penutup dipegang dengan
muka menghadap ke bawah. Sambil memegang penutup air
kran ditampung hingga ¾ bagian botol. Diisi hanya ¾ bagian
botol (dengan menyisakan udara diatasnya) dengan maksud
agar air dapat dikocok sebelum dianalisa.
g. Tutup botol dengan hati – hati kemudian beri label dan segera
kirim kelaboratorium untuk dilakukan analisa
F. Evaluasi
1. Membandingkan hasil dengan standar baku mutu yang telah
ditetapkan.
2. Menindak lanjuti hasil pemeriksaan yang tidak memenuhi
persyaratan dengan melakukan evaluasi sistem pengolahan serta
melakukan perbaikan bila diperlukan.

G. Pelaporan
Melaporkan hasil pemeriksaan kepada Direktur setiap bulan.
5. UNIT 1. Unit SanitasidanKesehatanLingkungan
TERKAIT 2. Unit IPS
3. Komite PPI

6. DOKUMEN
1. SPO Pemantauan Lingkungan
TERKAIT
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
PEMERIKSAAN KUALITAS AIR RO (REVERSE OSMOSIS)
RUMAH SAKIT UNIVERSITAS AIRLANGGA
NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN

00 1/ 5
RumahSakit
UniversitasAirlangga
Surabaya

2. SPO Pemeriksaan Kualitas Unsur Lingkungan Dasar